Beranda blog Halaman 985

Tahun 2023, Pemkab Pangandaran Targetkan Bangun 100 Masjid

Bupati-Pangandaran-Jeje-Wiradinata.jpg

harapanrakyat.com,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, Jawa Barat menargetkan pembangunan 100 masjid pada tahun 2023. Namun, renovasi masjid rusak akan diutamakan.

Hal itu disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata. Ia mengatakan, saat ini ada 10 masjid yang sedang dibangun di Pangandaran.

“Salah satunya masjid yang berada di Desa Babakan ya masjid tersebut kita tuntaskan mengingat pembangunannya sempat terbengkalai. Atas laporan yang masuk ke Pemkab Pangandaran, kita langsung mendatangi lokasi dan sekaligus kita bangun kembali masjid tersebut,” ujar Jeje saat meninjau pembangunan masjid di Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga: Bupati Pangandaran Sebut Izin Galian C Kewenangan Provinsi, Kalau Mau Urus Perizinannya Tinggal ke MPP

Jeje menegaskan, dari target pembangunan 100 masjid, Pemkab Pangandaran akan mendahulukan membangun masjid yang rusak. Selain itu, Pemkab Pangandaran juga akan mengutamakan masjid yang proses pembangunannya terhenti di tengah jalan.

“Pemkab memberikan bantuan berupa material untuk pembangunan masjid seperti semen, pasir dan yang lainnya. Namun, selebihnya swadaya masyarakat,” katanya.

Untuk mempercepat proses pembangunan masjid yang rusak dan pembangunan terbengkalai, Pemkab Pangandaran bekerjasama dengan perusahaan melalui program CSR dan bank BPR BKPD Pangandaran.

“Dengan menjalin kerjasama dalam hal yang positif, otomatis pembangunan masjid akan cepat terselesaikan,” katanya.

Hal senada diungkapkan Direktur Utama bank BPR BKPD Pangandaran H Surman. Ia menegaskan, melalui program CSR, pihaknya menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Salah satunya melalui bantuan untuk pembangunan masjid. 

“Kita berikan bantuan CSR tersebut kepada yang membutuhkannya dengan dibantunya keinginan masyarakat, secara tidak langsung proses pembangunan tempat ibadah yakni masjid bisa cepat terselesaikan,” katanya. (Entang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Heboh Dugaan Mega Skandal Kemenkeu, Ada Transaksi Janggal Rp 300 Triliun

Mahfud-MD.jpg

harapanrakyat.com,- Dugaan mega skandal Kemenkeu (Kementerian Keuangan) RI mencuat ke publik, usai Menteri Koordinator Politik dan Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mensinyalir adanya transaksi janggal Rp 300 triliun.

Dugaan mega skandal tersebut imbas dari adanya kasus eks pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, yang menggegerkan publik belakangan ini.

Akibatnya, Kemenkeu menjadi sorotan banyak pihak hingga banyak yang mendalami transaksi keuangan kementerian tersebut.

460 Orang Terlibat dalam Dugaan Mega Skandal Kemenkeu

Menurut Mahfud, transaksi janggal itu mencapai Rp 300 triliun yang melibatkan 460 orang dalam 160 laporan dari tahun 2009 hingga 2023.

“Sejak 2009, sebanyak 160 laporan. Itu pun belum ada lagi respon atau perkembangan informasinya,” ujar Mahfud dalam kanal YouTube Kemenko Polhukam RI, dikutip Kamis (09/03/2023).

Baca Juga: Hindari Hilang Potensi Pajak di Kota Bandung, Legislator Desak Optimalisasi Pendapatan Daerah

Menurut mantan Ketua MK itu, uang janggal biasanya dapat respon dari Kemenkeu ketika sudah ada kasus yang mencuat ke publik. Misalnya, kasus pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo atau kasus suap Angin Prayitno Aji.

Puji Menteri Sri, Kemenkeu Butuh Sistem yang Baik

Meskipun begitu, Mahfud berbaik sangka kepada Kemenkeu atas tidak meresponnya terkait uang janggal sebesar Rp 300 triliun rupiah. Sehingga Kemenkeu perlu sistem yang baik.

“Saya kira soal itu, Kemenkeu sedang punya kesibukan yang luar biasa, butuh sistem yang baik,” katanya.

Mahfud juga memberikan apresiasi kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani yang telah gesit membersihkan transaksi janggal tersebut. Karena, lanjutnya, uang sebanyak itu sudah lama, bahkan ganti menteri sudah empat kali.

“Salut kepada Bu Sri Mulyani yang begitu hebat,” ujar Mahfud.

PPATK Langsung Respon Transaksi Janggal Rp 300 T

Setelah Mahfud MD angkat bicara soal transaksi janggal Rp 300 triliun, tak lama berselang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) langsung memberikan laporan ke Kemenkeu.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, merespon terkait transaksi janggal itu. Menurutnya, uang janggal tersebut berdasarkan data yang telah dihimpun sebanyak 200 hasil analisis.

“Data tersebut sudah kami serahkan,” kata Ivan.

Ia pun menjelaskan alasan memberikan data ke Kemenkeu karena data laporan tersebut terkait internal Kemenkeu. “Itu data internal Kemenkeu,” sambungnya.

Itulah dugaan mega skandal Kemenkeu terkait adanya transaksi janggal Rp 300 triliun yang bikin geger publik. (Aji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Banjir Sungai Cikidang Tasikmalaya: 1.500 Terendam, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir-Sungai-Cikidang-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Banjir luapan sungai Cikidang dan Citanduy di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (9/3/2023) merendam 1.500 rumah. Akibat bencana tersebut, puluhan warga terpaksa memilih mengungsi ke tempat lebih aman.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya bersama pemerintah Desa mulai menyalurkan bantuan nasi bungkus dan air mineral untuk korban banjir. Bantuan diberikan salah satunya kepada pengungsi di sebuah Madrasah.

“Mayoritas korban banjir memilih tinggal di rumahnya walau tergenang air, selain sudah sering terkena banjir, banyak warga yang memilih bertahan dan belasan KK mengungsi,” Kata Kades Tanjungsari Amas di lokasi, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga: Sungai Cikidang dan Citanduy Meluap, Ratusan Rumah di Tasikmalaya Terendam Banjir

Menurut Amas, ketinggian air akibat luapan sungai Cikidang dan Citanduy tersebut mencapai 80 centimeter.

“Jadi banjir hari ini sudah genangin 1.500 rumah, 1.100 KK, sebanyak belasan kepala keluarga memilih mengungsi ke rumah kerabat dan fasilitas keagamaan. Mereka berharap agar pemerintah daerah mengatasi banjir langganan yang membuat nelangsa warga,” ungkapnya.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Tasikmalaya menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir yang mengungsi. Selain menggunakan perahu karet, makanan berat dibawa dengan jalan kaki menerjang banjir.

“Ada 8 sampai 10 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kita berikan nasi bungkus dan air mineral. BPBD mengimbau agar korban banjir bersedia dievakuasi. Karena dikhawatirkan air akan semakin tinggi jika hujan kembali melanda,” ucap Kasat Pusdalop BPBD Kabupaten Tasikmalaya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Banjir di Sukaresik Tasikmalaya Sudah Dianggap Biasa

Banjir-di-Sukaresik-Tasikmalaya-Sudah-Dianggap-Biasa.jpg

harapanrakyat.com,- Ribuan rumah di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terendam Banjir. Banjir tersebut akibat meluapnya sungai Cikidang dan Citanduy, pada Kamis (9/3/2023).

Ternyata, banjir yang terjadi di Desa Tanjungsari tersebut sudah menjadi  pemandangan biasa untuk warga setempat. Hal tersebut lantaran menjadi langganan setiap setahun sekali saat musim hujan turun.

Bahkan, saat ribuan rumah terendam banjir setinggi 80 sentimeter, warga tidak mengungsi. Karena menurut beberapa warga, banjir bakal surut dengan sendirinya.

Kepala Desa Tanjungsari, Amas mengatakan, awal mula debit air naik dan sampai merendam rumah pada pukul 01.30 WIB.

Banjir yang terjadi di Desa Tanjungsari, Sukaresik Tasikmalaya tersebut meredam 3 dusun. Antara lain Dusun Bojong soban, Hegarsari dan Mekarsari.

“Ada sekitar 1.500 rumah dan 1.100 KK yang terendam banjir,” katanya kepada harapanrakyat.com, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga: Sungai Cikidang dan Citanduy Meluap, Ratusan Rumah di Tasikmalaya Terendam Banjir

Lanjutnya menambahkan, sampai saat ini warga belum ada yang mengungsi karena masih bertahan di rumahnya masing-masing.

Bahkan, karena sudah menjadi langganan sehingga warga sudah menyiapkan tempat masak.

“Karena sering terjadi banjir, makanya masyarakat bersiap siap-siap untuk menyediakan tempat masak,” ungkapnya.

Banjir di Sukaresik Tasikmalaya Sudah Jadi Langganan dari Dulu

Menurut Amas, dari semenjak ia menjabat di Desa Sukaresik, sudah biasa wilayahnya menjadi langganan banjir. Hal tersebut lantaran banjir dari luapan sungai Citanduy tersebut, belum ada tindakan dari pihak BBWS.

Bahkan, ia pernah ke Gedung Sate Bandung untuk mengkoordinasikan terkait masalah banjir yang ada di Desa Tanjungsari ini.

“Saya sangat prihatin, karena banjir sering terjadi di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik Tasikmalaya,” ucapnya.

Baca Juga: Banjir Luapan Sungai Citanduy Rendam Ratusan Rumah di Ciamis 

Menurutnya bahwa musibah banjir tersebut bukan kali ini saja. Jadi, setiap musim penghujan, pasti rumah warga akan terendam banjir.

“Banjir yang paling parah pada tahun 2013, karena jebolnya tanggul yang ada di Desa Tanjungsari. Saat itu air sampai atap rumah,” terangnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak BBWS untuk segera melaksanakan penyodetan atau pengerukan.

“Mudah-mudahan itu bisa sedikitnya mengurangi banjir di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik Tasikmalaya,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Delapan Model Velg JDM Besutan HSR Wheel Resmi Diluncurkan

rockomotif-rockomotif-velg-jdm-hasr-wheel.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Untuk memenuhi segala kebutuhan konsumen terkait kehadiran velg JDM yang kini sedang naik daun, HSR Wheel resmi menawarkan delapan model yang bisa merepresentasikan selera para pemilik mobil yang ingin tampil stylish.

Aliran modifikasi bergaya Japanese Domestic Market ini, memang tengah menjadi inspirasi dari para penggemar modifikasi mobil. Tidak hanya lewat penampilannya yang keren, namun desain yang dihadirkan lewat pelek tersebut juga mampu memberikan tampilan yang lebih mumpuni.

Adapun delapan velg JDM yang kini ditawarkan oleh HSR Wheel antara lain HSR Boroko Series, HSR NX Series. Untuk model Boroko, di antaranya terdiri dari tipe DL, TJH, SRD, STY, GRY, ENDE dan Pente. Sementara untuk HSR NX, model ini hanya menawarkan satu tipe yakni NX SPO.

Dengan hadirnya produk anyar ini, maka turut melengkapi line up yang ditawarkan kepada penggemar modifikasi. Di samping itu, tidak hanya lewat desain yang menarik, namun untuk harga yang dibanderol kabarnya juga tidak menguras kantong.

Velg JDM yang diproduksi secara lokal ini, menawarkan beberapa macam ukuran, di mana tersedia mulai dari 15 inci, 16 inci, 17 inci dan 18 inci. Untuk memberikan kemudahan serta tampilan yang proper, maka mereka juga menawarkan komponen tambahan single PSC untuk baut empat PCD 114,3 dan 100 mm sampai baut 5 PCD 114,3 dan 100 untuk lubang 10 baut.

“Sampai saat ini, kami sudah memiliki total sekitar 70 desain original dari HSR Wheel”, ujar Hendra Wijaya, Direktur Marketing HSR Wheel, singkat dalam keterangan resminya.

Perihal harga yang ditawarkan, velg JDM ini ditawarkan dengan rentang harga mulai dari Rp5-9 jutaan dan tergantung pada dari ukuran diameter yang dipilihnya.

Sebagai informasi, produk buatan HSR Wheel tidak hanya mengutamakan dari segi tampilan. Seluruh produk HSR Wheel telah melewati uji kelayakan produk dengan sertifikasi SNI, JWL dan VIA. Selain itu, daya tahan atau durabilitasnya telah dibuktikan dengan digunakannya  produk HSR Wheel pada ajang balap mobil di Indonesia sampai ke pilihan model pilihan modifikator mobil.

Banjir Luapan Sungai Citanduy Rendam Ratusan Rumah di Ciamis 

Banjir-Luapan-Sungai-Citanduy-Rendam-Ratusan-Rumah-di-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Banjir dari luapan sungai Citanduy merendam ratusan lebih rumah warga di Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Ciamis, Jawa Barat.

Musibah banjir tersebut terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Panumbangan dan sekitarnya, sejak hari Rabu (8/3/2023) kemarin. Bahkan, sampai Kamis (9/3/2023) dini hari tadi, hujan belum juga berhenti.

Akibatnya, ada sekitar 156 rumah yang terendam banjir karena air Sungai Citanduy meluap.

Adapun dusun yang terendam banjir dari luapan sungai Citanduy tersebut, yakni Dusun Panoongan, Cikopeh, Sukapulang Wetan dan Sukapulang Kulon. 

Sekretaris Daerah Ciamis, Tatang, menyebut kondisi terakhir, sebagian daerah di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis yang terendam banjir saat ini sudah mulai surut. 

Baca Juga: Hujan Deras, 3 Desa di Kecamatan Panumbangan Ciamis Terendam Banjir

Namun, masih ada sebagian rumah di dua RT di Dusun Panoongan yang masih terendam banjir

Menurutnya, kebutuhan mendesak untuk korban banjir saat ini adalah kebutuhan logistik, kedaruratan dan air bersih.

“Kita sedang upayakan hal tersebut. Masyarakat setempat, Polri/TNI, pemdes setempat dan Tagana serta BPBD Ciamis gerak cepat dalam penanganan masyarakat saat banjir,” tuturnya.

Berdasarkan informasi, Tatang menyebut ada ratusan rumah yang terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Citanduy di Desa Kertaraharja, Ciamis ini.

Baca juga: Banjir Setinggi 50 Sentimeter Landa Pamokolan Ciamis, Akses Jalan Terganggu

Adapun jumlah yang terdampak akibat banjir tersebut yakni, di Dusun Cikopeh ada 24 KK atau rumah ada sebanyak 74 jiwa. Kemudian, Dusun Panoongan 84 KK ada 137 jiwa.

Selanjutnya Dusun Sukapulang Wetan 34 KK ada 105 jiwa, dan Dusun Sukapulang Kulon ada 14 KK ada 32 jiwa.

“Tidak ada warga yang mengungsi. Karena kondisi terakhir saat ini sudah mulai surut. Sedangkan untuk kerugian akibat banjir dari luapan sungai Citanduy ini belum bisa dijumlahkan,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Jelang Ramadan, Pemkot Bandung Kembali Gelar Pasar Murah Bahan Pokok

Lebih-Murah-KPM-BST-di-Pangandaran-Pilih-Belanja-Sembako-ke-Grosir.jpg

harapanrakyat.com – Jelang Ramadan, Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat akan kembali menggelar operasi pasar murah bahan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas). Operasi pasar murah kepokmas tersebut akan menyasar di 30 kecamatan di Kota Bandung.

Kabid Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Pemkot Bandung, Meiwan Kartiwa mengatakan, upaya tersebut bentuk penyediaan stok kepokmas, dengan menjual di bawah standar minimal harga pasaran.

Menurutnya, mekanisme pelaksanaan pasar murah bahan pokok tersebut, nantinya akan terbagi ke dalam 2 sesi. Yakni sesi pertama pada tanggal 13-17 Maret dan sesi kedua pada 3-7 April 2023.

Baca Juga : Stabilisasi Harga Sembako, Pemkab Bandung Barat Segera Lakukan Operasi Pasar Murah

“Jadi sesi pertama itu, 1 hari di 3 kecamatan, sehingga totalnya 15 kecamatan. Pelaksanaannya mulai jam 8 pagi hingga jam 2 siang. Untuk sesi kedua, mekanismenya sama dengan sesi 1,” ungkapnya di Kota Bandung, Kamis (9/3/2023).

Meiwan menuturkan, Disdagin Kota Bandung akan bekerjasama dengan beberapa penyedia bahan pokok, terkait barang yang tersedia di pasar murah. Seperti Perum Bulog, PT. Pertamina, Wilmar Group dan lain sebagainya.

Lebih jauh, pada pasar murah kali ini, pihaknya akan menjual barang per komoditas. Sehingga, lanjut Meiwan, pihaknya akan memberikan kuota untuk setiap warga terkait jumlah barang kepokmas yang bisa masyarakat beli.

“Nantinya setiap orang hanya bisa membeli sesuai jatah yang kita berikan. Untuk beras dari bulog itu hanya bisa membeli 1 bag, Minyakita itu jatahnya 2 per orang, LPG 1 tabung per orang, dan bahan pokok lain 1 per orang. Jadi per komoditi untuk setiap warga,” katanya.

Tak Perlu Khawatir, Persediaan Bahan Pokok Masyarakat Aman

Kendati demikian, ia belum bisa memastikan terkait harga kepokmas saat pasar murah tersebut. Namun, pihaknya akan mengupayakan harga seluruh bahan pokok nantinya di bawah harga standar pasar.

Baca Juga : Gelar Operasi Pasar Murah, Pemkot Bandung Salurkan 600 Ton Beras

“Kita sedang mengupayakan harga kepokmas saat pasar murah yang nanti kami jual itu harganya di bawah standar pasar,” ujarnya.

Meiwan juga menambahkan menjelang Ramadan, ketersediaan bahan pokok di pasaran akan aman. Terutama bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya di bulan puasa nanti.

“Kita pastikan dan upayakan terus, agar ketersediaan bahan pokok bisa terus terjaga di pasaran,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Dua Napiter di Lapas Banjar Nyatakan Ikrar Setia pada NKRI

Dua-Napiter-di-Lapas-Banjar-Nyatakan-Ikrar-Setia-pada-NKRI.jpg

harapanrakyat.com,- Dua narapidana terorisme (napiter) di Lapas Kelas II B Kota Banjar, Jawa Barat, mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Kanwil Kemenkumham Jabar, melalui Kepala Bidang Pembinaan Bimbingan Kemasyarakatan, Gunawan Sutrisnadi mengatakan, 2 napiter tersebut dapat mengikuti program pembinaan di Lapas sebagai warga binaan. Hal tersebut setelah mengucapkan janji setia kepada NKRI.

Ia berharap, apa yang keduanya ikrarkan betul-betul berangkat dari kesadaran dan kesungguhan penuh, untuk kembali ke jalan yang lurus. Setelah sebelumnya berada di jalan yang salah.

Baca Juga: Inovasi Lapas Kelas II B Banjar, Warga Binaan Dilatih Jadi Barista

Densus dan BNPT, kata Gunawan, masih akan melakukan pengawasan ketika nantinya dua napiter tersebut bebas dari Lapas Banjar. Pengawasan tersebut, untuk sesuatu yang positif menjaga dari hal yang tidak diinginkan.

“Kami harap ini betul-betul kesungguhan dari hati. Dan saya berharap setelah bebas dapat diterima di masyarakat,” kata Gunawan kepada wartawan, Kamis (9/3/23).

Pengakuan Napiter di Lapas Kelas II B Kota Banjar

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Banjar, Muhammad Maulana, membeberkan upaya untuk menyadarkan 2 narapidana terorisme itu, sehingga mengucapkan janji setia kembali ke NKRI.

“Salah satunya adalah dengan memberikan pemahaman tentang deradikalisasi dan melakukan pembinaan secara inten,” bebernya, Kamis (9/3/2023).

Setelah mengucapkan ikrar setia terhadap NKRI kedua napiter tersebut bisa mendapatkan hak-haknya sebagai warga binaan. Seperti hak mendapatkan remisi, pembebasan bersyarat, dan program pembinaan lainnya.

Baca Juga: Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Apresiasi Inovasi Lapas Banjar

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga kerja sama dengan BNPT dan Densus dalam melakukan pembinaan terhadap napiter tersebut.

“Mereka sudah kembali je jalan yang lurus. Kami hanya memberikan pembinaan dan komunikasi secara intens. Setelah ini mereka mendapatkan hak-haknya sebagai warga binaan,” katanya.

Baca Juga: Capaian Kinerja Lapas Banjar 2022, Lahirkan Inovasi Hingga Peningkatan Pelayanan

Sementara itu, salah seorang napiter mengaku awalnya kerap mengikuti aksi demonstrasi di Jakarta. Dan mengklaim sempat melihat kekerasan yang oknum petugas lakukan kepada peserta aksi.

Ia pun berpikir, jika hal itu menimpanya tak bisa berbuat apa-apa. Berangkat dari itu, berbekal bakat yang ia miliki dalam hal bidang kimia, ia pun membuat bom dan bahan peledak untuk melawan petugas jika terjadi aksi anarkis.

“Karena saya memang dari dulu sejak sekolah SMK punya bakat di bidang kimia. Kemudian saya berpikir untuk membuat bahan peledak. Tapi sebelum terjadi saya sudah ketangkap duluan,” kata napiter di Lapas Kota Banjar. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Pangandaran Jadi Wilayah Terbanyak Kasus Kematian Akibat Penyakit Leptospirosis

Tanaman-Pengusir-Tikus-Paling-Ampuh-Rumah-Jadi-Lebih-Aman.jpg

harapanrakyat.com – Kabupaten Pangandaran menjadi daerah terbanyak kasus kematian akibat penyakit leptospirosis di Jawa Barat. Sepanjang 2022, sebanyak 29 orang meninggal akibat penyakit yang bersumber dari kencing tikus ini.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Pemprov Jabar, Rochayadi menuturkan, ada dua wilayah lainnya lagi di Jawa Barat dengan kasus kematian akibat leptospirosis tersebut. Dua daerah itu yakni Kota Tasikmalaya dan wilayah Bandung raya.

“Selama 2022, total kasus kematian akibat leptospirosis di Jawa Barat tercatat ada 33 kasus. Paling banyak di Pangandaran,” ungkap Rochayadi di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga : Cegah Penyakit Leptospirosis, Puskesmas Cigugur Gencar Melakukan Sosialisasi

Dalam kasus penyakit akibat leptospirosis ini, kata Rochayadi, pihaknya menerima laporan sebanyak 189 kasus selama periode 2022. Ia juga menegaskan, dengan jumlah laporan kasus leptospirosis ini terbilang tinggi.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya mengklaim saat ini sudah melakukan upaya penanganan agar penyakit kencing tikus yang mematikan itu tidak mewabah.

Meski berbagai upaya telah ia lakukan, namun hal itu belum sepenuhnya berhasil menghilangkan leptospirosis. Pasalnya, sejak Januari hingga Februari 2023, kata Rochayadi, pihaknya masih menemukan kasus serupa di Jawa Barat.

Bahkan, kata Rochayadi, sejak awal tahun 2023, sudah terjadi dua kasus kematian dan beberapa di antaranya masih berstatus suspek leptospirosis.

“Suspek ada sekitar sepuluh kasus,” katanya.

Dari beberapa kabupaten kota di Jawa Barat, tujuh daerah di antaranya terbilang cukup tinggi dengan rasio rata-rata satu kasus dalam tiga bulan terakhir ini.

Penyakit Kasus Leptospirosis Dapat Diobati

Menurutnya, penyakit akibat kencing tikus pada dasarnya bisa sembuh. Namun, apabila lambat dalam penanganan, maka infeksi leptospirosis ini sangat berbahaya. Hal itu karena bisa segera menyebar ke beberapa bagian inti tubuh manusia.

“Kalau tidak segera mendapat penanganan medis, kasus penyakit leptospirosis bisa langsung merusak fungsi ginjal, jantung, hingga ke bagian otak,” katanya.

Baca Juga : Kenali Penyakit yang Disebarkan Oleh Tikus ke Manusia

Berbeda halnya apabila kasus penyakit leptospirosis lebih cepat terdeteksi dengan pemberian antibiotik yang cepat. Pasien, kata Rochayadi, bisa sembuh.

Dengan demikian, Rochayadi menegaskan, mengantisipasi terjangkitnya penyakit leptospirosis ini, ia mengimbau masyarakat senantiasa waspada dan menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Terutama selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan rutin membersihkan rumah, dan segera berkonsultasi dengan dokter ketika merasakan adanya gejala penyakit leptospirosis,” ungkapnya. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Sungai Cikidang dan Citanduy Meluap, Ratusan Rumah di Tasikmalaya Terendam Banjir

Sungai-Citanduy-meluap.jpg

harapanrakyat.com,- Akibat sungai Cikidang dan Citanduy meluap, ratusan rumah di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, terendam banjir, Kamis (9/3/2023). 

Fasilitas umum seperti pesantren, masjid, jalan, lahan sawah turut terendam air dengan ketinggian 80 centimeter sampai satu meter lebih.

Sebanyak 600 rumah warga terendam banjir hingga Kamis (9/3/2023) siang. Banyak warga yang gagal menyelamatkan perabotan rumah mereka. Apalagi air merendam kursi, lemari, hingga barang elektronik sampai tempat tidur.

Baca juga: Banjir di Tasikmalaya yang Merendam Ratusan Rumah Warga Sudah Surut

Kasat Pusdalop BPBD Kabupaten Tasikmalaya Herman Suherman mengatakan, data sementara yang terendam banjir ada sekitar 600 KK dari 9 RT.

Sementara itu, untuk yang mengungsi tidak ada, karena memang kenaikan debit  airnya ternyata memang setelah pagi-pagi menjelang siang.

“Tinggi air mencapai 80 centimeter. Selain rumah yang terendam, ada fasilitas di antaranya dua pesantren yang sekarang berangsur surut. Kemudian fasilitas umum masjid dan dua sekolah SDN,” ungkapnya di lokasi, Kamis (9/3/2023).

Sedangkan untuk sawah yang terendam, kata Herman, ada hektaran. Karena itu, saat ini pihaknya hanya melakukan imbauan dan menyisir apabila ada warga yang terdampak untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.  Namun sampai saat ini masih terbilang aman.

“Penyebabnya seperti tahun sebelumnya, karena memang hujan yang beberapa jam dari malam hingga pagi. Ternyata dari hulu hujan deras, kemudian debit air meluap ke rumah rumah warga,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Recent Posts