Beranda blog Halaman 959

Waroeng Bakso Cepot BKR, Ngebaso dengan Konsep Prasmanan

Waroeng-Bakso-Cepot-BKR-Tasikmalaya.jpg

Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya merupakan cabang ketiga dari restoran pertamanya pada Jumat, (4/3) lalu. Pecinta kuliner Tasikmalaya kini bisa menikmati bakso dengan konsep prasmanan harga terjangkau.

Restoran bertempat di Jalan BKR, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Sementara cabang lainnya berada Cibodas Cisayong dan Mangunreja Singaparna.

Sebelum berkunjung ke Waroeng Bakso Cepot BKR, berikut poin-poin menarik yang perlu diperhatikan ketika datang ke lokasi. 

Ngebaso di Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya

Menurut owner, H Jajang Koswara, target pasar yang bagus dalam hal kuliner. Alasannya karena terdapat beberapa kampus yang berdekatan dengan wilayah tersebut.

Konsep Prasmanan Murah Meriah

Perihal rasa dan menu, Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya masih mempertahankan ciri khas seperti cabang-cabang lainnya. Menu yang menjadi favorit pelanggan adalah bakso bima. Selain itu, ada juga baso urat, baso aci, dan mie ayam.

Sebagai pelengkapnya, tersedia jus buah, sop durian, dan aneka minuman segar lainnya yang membangkitkan selera. Untuk bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, setiap memberlakukan harga yang murah meriah.

Baca Juga: Pecel Oranye Asli Tasikmalaya, Kuliner Jadul Langganan None Belanda

Harga makanan berkisar dari Rp 12 ribu hingga Rp 54 ribu per porsi. Sedangkan untuk minuman berkisar dar Rp 5 ribu hingga Rp 18 ribu per item. Adapun budget untuk sop duren tersedia mulai dari Rp 4 ribu hingga Rp 90 ribu, sesuaikan dengan kebutuhan.

Ngebaso Sambil Nonton Bola

Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya memiliki tiga area, yaitu indoor, outdoor, dan lesehan. Bagian indoor restoran memiliki meja buffet tempat pelanggan bisa mengambil bakso sepuasnya kemudian membayar di kasir.

Ciri khas dari bakso tersebut selalu menampilkan tokong wayang legendaris pada tema ruangan.

Di bagian outdoor biasanya jadi tempat meeting karena dapat menampung orang lebih banyak. Sedangkan di bagian lesehan, para pembeli bisa menyantap bakso sambil menonton permainan sepak bola.

Halaman belakang Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya memang memiliki lapangan mini soccer. Biasanya lapangan ini menjadi lokasi untuk pertandingan antar sekolah, sehingga banyak guru dan orang tua murid menggunakan area lesehan. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kasus Ibu Eksploitasi Anak di Karawang, Duduk Manis di Warung Anaknya Ngemis di Jalanan

Kasus-Ibu-Eksploitasi-Anak-di-Karawang-Duduk-Manis-di-Warung-Anaknya-Ngemis-di-Jalanan.jpg

Kasus ibu eksploitasi anak terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kejadian itu menjadi perbincangan publik saat videonya viral di media sosial, Rabu (15/3/2023).

Dalam sebuah  unggahan video  akun Twitter @Heraloebss, tampak seorang ibu berpakaian cokelat tengah duduk manis di sebuah warung.

Usut punya usut, ternyata ibu tersebut menunggu setoran anaknya yang sedang mengemis di jalan alun-alun Kabupaten Karawang.

Kemudian, datang beberapa laki-laki merekam ibu yang sedang duduk santai itu, sambil mencecar dengan sejumlah pertanyaan.

“Kalau mau, Ibu yang kerja ngemis, bukan anaknya!,” ujar salah satu pria dalam rekaman video.

Baca Juga : DPK3AB Jabar Catat 268 Kasus Kekerasan Anak Selama 2022

Mereka lantas akan memviralkan ibu tersebut sembari berencana akan melaporkan ke pihak bagian perlindungan anak.

“Ku urang viral keun siah, bejakeun ka bagean perlindungan anak (sama saya akan diviralkan sekaligus melaporkannya ke bagian perlindungan anak),” kata salah satu pria.

Ekonomi Sulit, Alasan Ibu Eksploitasi Anak di Karawang 

Mendengar komentar pria yang datang tiba-tiba itu, sang ibu mengelak. Alasan Ia memaksa anak mengemis karena terbentur dengan kondisi ekonomi yang sulit.

Menurut pengakuannya, Ia sudah tidak memiliki suami yang biasa menafkahinya. Sedangkan kondisi anaknya merupakan anak yatim yang enggan ditinggalkan.

“Kalau anak itu mau saya tinggalkan, saya pasti bakal kerja,” ujarnya ngotot.

Baca Juga : Kekerasan Anak di Cimahi, DP3A Kota Bandung Berikan Pendampingan Korban

Berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, video itu terjadi di wilayah Kuningan Jawa Barat.

Namun, setelah menelusuri dari berbagai sumber, video itu terjadi di wilayah Karawang Jawa Barat.

Dinas P3A Karawang Angkat Bicara

Melansir dari berbagai sumber, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Karawang, Ridwan Salam menanggapi video viral kejadian ibu yang memaksa anaknya mengemis itu.

Menurut Ridwan, Sejauh ini pihaknya telah menangani kasus tersebut. Pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penjangkauan dan memanggil ibu yang bernama Kesih itu untuk mengklarifikasi.

“Ibu Kesih sudah kami klarifikasi, pengakuannya benar memang dia terpaksa menyuruh anaknya mengemis karena faktor ekonomi sulit,” kata Ridwan.

Baca Juga : Dapat Dukungan Penuh Bupati, HPN 2023 Tingkat Jabar Digelar di Karawang

Saat tim dari Dinas P3A menginterogasi, Ibu Kesih pun berjanji di hadapan RT setempat tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Sedangkan Dinas P3A berencana akan menindak lanjuti kasus tersebut dengan melakukan pendampingan yang intens.

“Sebagaimana dalam Undang-undang, tugas seorang ibu itu adalah mendidik anaknya, memelihara anaknya dan melindungi anaknya,” paparnya.

Karena itu, Ridwan pun berkomitmen akan menindaklanjuti setiap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Seperti pada kasus ibu yang mengeksploitasi anak di Kabupaten Karawang yang viral tersebut. (Aji/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Awas! Jambret Beraksi di Kota Banjar, Pelaku Rampas Uang dan Emas Milik Warga

Aksi-Jambret.jpg

harapanrakyat.com,- Jambret beraksi di Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (15/03/2023). Aksi penjambretan terjadi di area perkebunan karet Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, sekitar pukul 15.00 WIB.

Lia Yuliawati, warga Dusun Cigadung, RT 3, RW 3, Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, menjadi korban aksi penjambretan. Uang, kalung emas hingga surat-surat penting miliknya raib dibawa kabur pelaku.

Saudara korban, Risma Anjani mengatakan, awalnya korban hendak mengantar pesanan melon dari Ponpes Bustanul Ulum, Desa Karyamukti, ke Kantor Kecamatan Pataruman. Korban melewati jalan area perkebunan karet Batulawang.

Saat dalam perjalanan, kondisi jalan waktu itu dalam keadaan sepi. Kemudian, tiba-tiba ada sepeda motor datang dari arah belakang dan langsung berusaha merampas tas milik korban.

Setelah tas terseret, lanjut Risma, korban terjatuh dari sepeda motor. Pelaku jambret pun langsung kabur membawa tas milik korban.

Baca Juga: Pelaku Jambret Kalung Emas di Tasikmalaya Jadi Bulanan-bulanan Warga

“Kondisi jalan sepi. Pelaku jambret merampas tas milik Lia dari belakang. Kejadiannya sekitar pukul 3 sore,” tutur Risma kepada harapanrakyat.com, Kamis (16/03/2023).

Lanjutnya menyebutkan, bagian tubuh korban berdarah karena terjatuh dari sepeda motor. Korban pun sempat mengejar pelaku jambret sampai ke pertigaan pangkalan ojek.

Namun tukang ojek di lokasi tersebut tidak ada yang melihat pelaku. Kemungkinan pelaku melewati jalan gang.

Polisi Selidiki Kasus Jambret Beraksi di Kota Banjar

Risma menyebutkan, pelaku jambret menjalankan aksinya sendirian, menggunakan sepeda motor Nmax warna hitam. Jenis kelaminnya laki-laki, masih berusia muda dan berambut ikal.

Baca Juga: Diduga akan Lakukan Percobaan Pencurian, Seorang Pria di Kota Banjar Diamankan Polisi

Akibat kejadian tersebut, tas milik korban berisi dompet, STNK sepeda motor Nmax, kartu BPJS, dan uang sekitar Rp 1,5 juta serta perhiasan berupa 3 gram kalung emas raib dirampas pelaku.

Saat ini, imbuh Risma, korban sudah membuat laporan atas kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor Pataruman (Polsek).

“Tas berisi uang dan surat penting juga emas 3 gram punya korban dibawa kabur sama jambret. Korban sekarang masih trauma,” kata Risma.

Terpisah, Kapolsek Pataruman AKP. Hadi Winarso, membenarkan adanya laporan terkait jambret beraksi di Kota Banjar. Tepatnya di area perkebunan Batulawang.

Saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan kasus tersebut. “Iya. Masih dalam proses penyelidikan,” singkatnya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Harga Daging Ayam di Pasar Manis Ciamis Naik, Capai Rp 40 Ribu

Harga-Daging-Ayam-di-Pasar-Manis-Ciamis-Naik.jpg

harapanrakyat.com,- Harga Kebutuhan Pokok saat ini mulai mengalami kenaikan menjelang bulan suci Ramadhan. Salah satunya harga daging ayam yang saat ini naik di Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat. 

Ryan, salah satu pedagang daging ayam di Blok A Pasar Manis Ciamis mengaku, saat ini pihaknya menjual daging ayam dengan harga Rp 40 ribu per kilogramnya, sebelumnya Rp 38 ribu.

“Harga Rp 40 ribu itu baru 4 hari ini, sebelumnya hanya Rp 38 ribu per kilogramnya. Pasalnya harga di kandang juga sudah naik, maklum sebentar lagi bulan puasa harga kebutuhan pokok pasti naik,” katanya, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Manis Ciamis Mulai Naik

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh Yati, pedagang daging ayam di Blok C Pasar Manis Ciamis, saat ini pihaknya menjual daging ayam dengan harga yang sama yaitu Rp 40 ribu per kilogramnya.

“Iya udah seminggu Rp 40 ribu, kalau sebelumnya itu Rp 37-38 ribu per kilogramnya,” katanya.

Menurutnya, harga dari kandang juga saat ini naik, kemudian saat ini menjelang bulan suci Ramadhan, sehingga harga kebutuhan pokok pasti naik. 

“Biasanya kalau beberapa hari lagi bulan puasa harga daging ayam suka naik lagi, tahun ini juga kami prediksi akan naik lagi mungkin 3-4 hari lagi jelang puasa,” tuturnya.

Yati mengaku, dengan adanya kenaikan harga ini membuat pembeli sepi. Dalam satu hari ini pihaknya hanya bisa menjual 9 ekor, kalau biasanya itu 25 ekor dalam sehari.

“Maka dari itu kami harap harga kembali turun, kemudian bisa banyak pembeli. Karena dengan harga saat ini, kasihan juga sama pembeli,” ucapnya.

Sementara itu, untuk harga daging sapi sampai saat ini masih stabil tidak ada kenaikan atau pun penurunan. Harga daging sapi saat ini di kisaran Rp 135 ribu per kilogramnya.

“Harga masih normal Rp 135 ribu, tidak tahu kalau beberapa hari lagi puasa. Kalau biasanya itu jika jelang puasa dan lebaran suka naik harganya. Mungkin tahun ini juga akan naik,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pemkab Subang Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2024

Pemkab Subang Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2024

Bupati Subang H. Ruhimat didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri sekaligus membuka Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Kabupaten Subang Penyusunan RKPD 2024, bertempat di Aula Sawala Ageung Fave Hotel Subang, Kamis (16/3).

Kaban BP4D Kabupaten Subang Hari Rubiyanto selaku Ketua Pelaksana melaporkan tujuan kegiatan Musrenbang dilaksanakan di tahun ini, karena 2024 adalah tahun yang krusial, karena 5-10 tahun ke depan akan menghadapi tantangan, yaitu generasi Y dan Z. 
Maka dari itu RKPD tahun depan harus bisa menjawab tantangan tersebut, terlebih penggunaan internet tertinggi di Indonesia tertinggi di Jawa Barat.

"Kita selaku pemerintah harus bisa memberikan pelayanan yang serba cepat untuk generasi sekarang," ungkap Hari.

Hari juga menegaskan peran pemerintah sangat penting untuk masyarakat. Maka dari itu dirinya berpesan agar para Camat memastikan program pemerintah daerah tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. 

Hari juga mengapresiasi langkah berani Bupati Subang dalam membangun SDM di Kabupaten Subang, yang berani mengangkat 3.089 PPPK Guru, terbanyak diantara kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

Hari pun menghaturkan rasa terima kasih kepada para mitra CSR Pemkab Subang yang telah bersama-sama mendukung pembangunan di Kabupaten Subang. Saat ini Mitra CSR Pemkab Subang telah bergabung 28 perusahaan, dari yang semula 15 perusahaan.

Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini akan dibuat Perda CSR sebagai payung hukum untuk memfasilitasi pemerintah daerah bersama pengusaha membangun Kabupaten Subang.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Forum Anak serta penyerahan simbolis pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Subang.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Penandatanganan Berita Acara Rumusan Hail Musrembang Kab. Subang Tahun 2023 untuk RKPD Kab. Subang Tahun 2024 serta Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Inovasi.

Dalam Sambutannya, Bupati Subang menyampaikan apresiasi dan rasa syukur para pemangku kepentingan di Kabupaten Subang dapat bersama-sama berdiskusi dan bersepakat menyusun dokumen perencanaan pembangunan.

"Hari ini adalah puncak dari rangkaian proses yang sangat panjang. Musrenbang RKPD tahun 2023 ini, adalah wadah untuk merangkum, menyelaraskan serta mensinergikan semua program kita agar bisa mendapatkan dokumen RKPD 2024 yang berkualitas, terintegrasi dan responsif," ujarnya.

Ia berpesan kepada para perangkat daerah dan seluruh stakeholder terkait agar mendukung keberhasilan pembangunan dari desa sampai kabupaten, dengan menjalin sinergitas dan kolaborasi yang baik melalui langkah-langkah inovasi maupun melalui perluasan jejaring pembangunan lintas sektor.

Juga, berpesan agar para perangkat daerah tetap perhatikan target yang sudah ada dalam RPMJD serta memperhatkan hasil evaluasi RKPD tahun lalu dan tetap pertimbangkan program strategis tingkat nasional dan provinsi.

"Kita harus  seiya dan sekata untuk memajukan Kabupaten Subang ini. Sehingga dengan demikian, penyelenggaraan pembangunan pada 2024 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel sekaligus mampu menjawab isu-isu yang strategis dan tantangan yang ada, secara tepat dan tuntas," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Subang juga memberikan penghargaan Anugerah Angracana Raharja, CSR award dan penghargaan kepada perangkat daerah yang mempunyai inovasi dengan harapan melalui berbagai award ini bisa meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Subang, sehingga mampu mewujudkan Subang Jawara.

Perwakilan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat Ira Maulani menjelaskan bahwa Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, dengan total 28% penduduk ada di Jawa Barat.

"Angka harapan hidup di Jawa Barat cukup tinggi, maka dari kita dihadapi dengan proporsi jumlah lansia yang akan meningkat, serta bonus demografi mempunyai sisi positif dengan angkatan kerja cukup banyak, maka dari itu penting sekali investasi masuk ke daerah kita," ungkap Ira.

Ira juga menuturkan tantangan di masa depan dengan banyaknya jumlah angkatan kerja di masa depan, terlebih dengan hadirnya Pelabuhan Patimban dan kawasan industri di Kabupaten Subang, harus diimbangi dengan pembekalan kemampuan dan softskill agar mereka mampu bersaing di dunia kerja.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Anugerah Angracana Raharja, CSR award dan penghargaan kepada perangkat daerah yang mempunyai inovasi.

Perangkat Daerah Terbaik Kategori Dinas/ Badan Angracana Award 2023 : 
• Terbaik I = Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
• Terbaik II =  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
• Terbaik III = Inspektorat Daerah

Kategori Kecamatan
• Terbaik I : Kecamatan Cibogo
• Terbaik Il : Kecamatan Kasomalang
• Terbaik Ill : Kecamatan Subang 

Perangkat Daerah Terinovatif jatuh kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Kecamatan Kalijati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0605, Kajari Subang, Ketua PN Subang, DanYonif 312 Kala Hitam, Perwakilan Forkopimda, perwakilan BP4D Jabar, Perwakilan BRIN Subang, Kepala Perangkat Daerah beserta Camat Se- Kabupaten Subang, unsur perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Subang serta tamu undangan lainnya.

Bupati Hadiri Pelantikan PWI Dan IKWI Kabupaten Subang Periode 2022-2025

Bupati Hadiri Pelantikan PWI Dan IKWI Kabupaten Subang Periode 2022-2025

Bupati Subang H Ruhimat menghadiri pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Subang Periode 2022-2025 yang mengangkat tema Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat. Bertempat di Aula Pemda, Kamis (16/3). 

Mengawali sambutannya, Bupati Subang mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Subang Periode 2022-2025.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh wartawan yang aktif berkontribusi memberikan informasi kepada masyarakat. Mengingat peran penting pers demi kemajuan negara sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. 

Senada dengan itu, ia mengajak seluruh PWI dan IKWI Kabupaten Subang untuk bersama-sama mensukseskan pembangunan dan bekerja secara smart, optimal dan profesional sesuai kode etik jurnalistik.

"Mari kita bersama bahu membahu mengangkat harkat dan martabat Kabupaten Subang baik secara mental, rohani dan fisik," ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Subang oleh Ketua PWI Jawa Barat dan Ketua IKWI Jawa Barat.

Ketua PWI Kabupaten Subang menyampaikan Zaenal Mutaqin mengucapkan terima kasih kepada Ketua PWI dan IKWI Jawa Barat atas kehadirannya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Subang atas dukungan dan bantuan yang diberikan terhadap program kerja PWI.

Ia meminta bimbingan dan arahannya kepada seluruh jajaran termasuk Ketua PWI Jawa Barat untuk menjalankan program kerja kedepannya serta mengucapkan selamat kepada pengurus IKWI dan berharap mampu tumbuh dan berkembang menjalankan program-programnya termasuk program sosial.

Ketua IKWI Kabupaten Subang Hj. Rika Pertawati mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan sebagai Ketua IKWI dan berharap dirinya mampu menjalankan tugas sebaik-baiknya dan membangun keluarga IKWI dan pers Kabupaten Subang.

Ketua IKWI Jawa Barat Jiean Ajiyanpi menyampaikan selamat kepada pengurus yang telah dilantik serta memberikan semangat kolaborasi untuk membangun hal-hal positif yang bermanfaat.

"Hakikatnya kami disini untuk memajukan organisasi IKWI Jawa Barat. Sebaran anggota sampai hari ini ada 11 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat," ujarnya,

Ketua PWI Jawa Barat H. Hilman Hidayat juga mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan PWI dan IKWI Kabupaten Subang periode 2022-2025. Ia berharap mampu memajukan organisasi dan menyebarkan informasi yang aktual sesuai dengan aturan yang berlaku.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Subang, Kepala DP2KBP3A, sejumlah camat dan tamu undangan lainnya.

Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Manis Ciamis Mulai Naik

Harga-Kebutuhan-Pokok-di-Pasar-Manis-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Menjelang bulan suci Ramadhan, harga kebutuhan pokok di Pasar Manis Ciamis saat ini mengalami kenaikan harga, seperti halnya cabe rawit dan juga bawang merah dan putih.

Salah satu pedagang sayuran di Blok A Pasar Manis Ciamis, Iis mengatakan, ada beberapa jenis sayuran yang saat ini harganya naik seperti halnya cabe rawit jenis domba, tomat, bawang merah dan putih. 

Adapun harga cabe rawit domba saat ini itu yakni Rp 100 ribu dari sebelumnya Rp 90 ribu per kilogram. Sedangkan bawang merah itu Rp 40 ribu dari Rp 30 ribu per kilogramnya, bawang putih Rp 35 ribu dari Rp 25 ribu per kilogramnya.

“Kalau harga tomat itu Rp 10 ribu dari sebelumnya Rp 6.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut baru beberapa hari ini,” katanya, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga: Nama Wabup Ciamis Dicatut Penipu, Dalih Akan Bantu Cairkan Dana Hibah

Menurutnya, kenaikan harga biasanya suka naik lagi jelang beberapa hari lagi bulan suci Ramdhan. Maka dari itu, pihaknya memprediksi kemungkinan untuk tahun ini juga nantinya akan ada kenaikan harga. 

“Biasanya setiap tahun seperti itu, kalau seminggu lagi mau puasa suka naik, dan beberapa hari lagi puasa harga kembali naik,” tuturnya.

Selain harga sayur mayur yang saat ini naik, namun harga kebutuhan pokok seperti telur ayam mulai merangkak naik di Pasar Manis Ciamis. 

“Iya, telur ayam juga naik yang tadinya Rp 27-28 ribu per kilogramnya saat ini Rp 30 ribu per kilogramnya,” ucapnya. 

Iis menambahkan, terkait pembeli, meskipun beberapa harga kebutuhan pokok naik, namun pembeli masih ada, mengingat untuk sayuran seperti cabe, bawang merah dan putih itu merupakan kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat.

“Alhamdulilah kalau pembeli masih ada, namun kami berharap agar harga kembali normal lagi karena kasihan kepada pembeli,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Surat Kematian Jadi Kendala Pendataan Pemilih, Ini Kata Disdukcapil Kota Banjar

Surat-Kematian-jadi-kendala-pendaftaran-pemilih.jpg

harapanrakyat.com,- KPU Kota Banjar menyebutkan surat keterangan kematian menjadi salah satu kendala petugas penyelenggara Pemilu dalam melakukan pendataan daftar pemilih. Hal itu terjadi karena warga yang meninggal belum memiliki akta kematian.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar, Jawa Barat, menyebut proses untuk mengurus administrasi berupa akta kematian bagi orang yang meninggal cukup mudah dan cepat.

Kepala Disdukcapil Kota Banjar Heri Sapari melalui Kabid. Pelayanan Informasi Administrasi Kependudukan, Iwan Kustiawan, mengatakan, proses untuk mengurus administrasi berupa akta kematian bagi orang yang sudah meninggal cukup mudah dan cepat.

Baca Juga: KPU Kota Banjar Merespon Soal Warga Meninggal Masuk Daftar Pemilih

Prosesnya cepat hanya sekitar 15 menit dengan catatan warga ataupun pihak keluarga yang akan mengurus akta kematian tersebut sudah formulir dan menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

“Prosesnya cukup mudah sebetulnya. Sekitar 15 menit bisa selesai asalkan persyaratannya sudah lengkap,” kata Iwan kepada harapanrakyat.com, Kamis (16/3/2023).

Iwan menyebutkan, persyaratan yang harus dilengkapi oleh warga yang akan mengurus akta kematian tersebut yaitu identitas diri KTP dan kartu keluarga (KK) warga yang meninggal dan identitas diri pihak pelapor atau keluarga.

Proses Pembuatan Akta Kematian Disdukcapil Kota Banjar

Setelah persyaratan lengkap, kemudian tinggal mengisi formulir data kematian. Formulir tersebut sudah tersedia di setiap masing-masing desa/kelurahan, baik cetak maupun elektronik (digital).

Setelah datanya lengkap, lanjutnya, pihak desa/kelurahan akan mengirimkan data tersebut ke Disdukcapil. Warga yang akan mengurus administrasi akta kematian tersebut juga bisa datang langsung sendiri ke kantor Disdukcapil.

“Setelah persyaratannya lengkap nanti dari kami Disdukcapil yang menerbitkan akta kematian tersebut. Jadi pengambilannya di kantor Disdukcapil,” katanya.

Lebih lanjut terkait problem administrasi surat kematian yang menjadi salah satu kendala dalam pendataan daftar pemilih pemilu, menurutnya, perlu ada koordinasi dengan instansi terkait untuk kemudian bisa ditindaklanjuti oleh desa/kelurahan.

Menurut Iwan, untuk membuat akta kematian tersebut harus ada dasar pelaporan. Selain itu juga perlu keterangan kematian dari warga melalui desa/kelurahan baru kemudian bisa diproses.

Ia pun menegaskan data warga meninggal tidak bisa dihapus kecuali dengan membuat akta kematian.

“Data tidak bisa dihapus kalau tidak membuat akta kematian. Untuk mengurus itu harus kita lihat datanya. Harus ada laporan dari desa/kelurahan baru bisa proses penerbitan akta kematian,” tandasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Wakapolda Jabar Cek Sarana Prasarana Jalur Mudik Alternatif di Tasikmalaya

Jalur-Mudik.jpg

harapanrakyat.com,- Wakapolda Jawa Barat melakukan pengecekan sarana prasarana jalur mudik alternatif di Tasikmalaya. Pengecekan jalur tersebut dalam rangka menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun 2023.

Saat melakukan pemantauan, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Bariza Sulfi didampingi Kapolres Tasikmalaya AKBP. Suhardi H Haryanto.

Bariza Sulfi melakukan pemantauan langsung kesiapan sarana prasarana di jalur alternatif Bandung-Tasikmalaya via Salawu, Tasikmalaya.

“Tadi pagi kami sudah rapat dengan Bapak Kapolda Jabar dan Jasa Marga mengenai kesiapan Polda Jabar dan jajarannya dalam menghadapi Operasi Ketupat,” kata Bariza Sulfi, Kamis (16/03/2023).

Lanjutnya mengatakan, Operasi Ketupat identik dengan arus mudik dan arus balik. Oleh karena itu, pihaknya harus memperhatikan sarana dan prasarana yang ada di jalur-jalur alternatif mudik Lebaran.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2023 Gratis dari Kemenhub, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Jajaran Polda Jabar mengecek kesiapan sarana prasarana jalan dari mulai Bandung sampai Tasikmalaya. Hal itu untuk mengetahui apakah jalur tersebut cukup memadai atau perlu perbaikan.

“Kalau memang perlu perbaikan, kita nanti akan kerjasama dengan pemerintah kabupaten maupun provinsi, atau pusat. Dengan begitu, kesiapan pada jalur alternatif mudik di Tasikmalaya sebagai penunjang jalan utama bisa benar-benar siap pemudik gunakan,” terangnya.

Jika ada jalur-jalur alternatif yang sudah siap digunakan, maka nanti petugas mengarahkan pemudik untuk melalui jalur tersebut.

Saat ini pihaknya masih mengecek sarana prasarana jalur mudik alternatif. Baru setelah itu mengecek kesiapan dari para petugasnya dan lain sebagainya. Tujuannya untuk menunjang kelancaran arus mudik yang baik. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Bagaimana Ramadan memengaruhi pengalaman jaringan seluler

202303_ramadan_graph2.jpg

review1st.com – Dalam analisis Opensignal ini, kami melihat bagaimana perubahan perilaku selama bulan Ramadhan memengaruhi pengalaman seluler di lima negara dengan populasi Muslim yang besar.

Sholat subuh menandakan dimulainya puasa setiap hari, dan jatuh antara jam 3 pagi dan 6 pagi. Lebih banyak orang yang bangun lebih awal berkorelasi dengan perubahan kecepatan unduh rata-rata 4G.

Kecepatan pengunduhan 4G menunjukkan variasi antara bulan Ramadhan dan bulan sebelumnya. Rata-rata, malam dan dini hari (tengah malam-9 pagi) lebih lambat daripada siang hari (9 pagi-tengah hari). Pada periode sebelum fajar (3-6 pagi), kecepatannya menurun lebih dari 15% di Mesir, Indonesia, Pakistan, dan Kerajaan Arab Saudi.

Periode tiga jam Ramadhan adalah kesempatan terakhir untuk makan sebelum puasa. Doa pertama di hari itu diucapkan pada waktu ini. Lebih banyak orang terjaga dan lalu lintas jaringan meningkat, mengurangi kecepatan pengunduhan. Namun, kecepatan meningkat setelah periode ini karena orang menghabiskan lebih sedikit waktu di ponsel.

Rata-rata kecepatan pengunduhan bulanan selama periode 3-6 pagi dibandingkan bulan sebelum dan sesudahnya. Meskipun penurunan tajam terjadi di Mesir, Indonesia, Pakistan, dan Kerajaan Arab Saudi, angka harian menunjukkan sedikit perbedaan dari tren. Bahkan, terdapat sedikit peningkatan di kelima negara tersebut, menunjukkan bahwa periode aktivitas dan kemacetan pengguna di pagi hari diimbangi dengan pengurangan penggunaan jaringan selama sisa hari.

Negara-negara dengan populasi Muslim tinggi mengalami perubahan besar selama Ramadan. Pakistan dan Kerajaan Arab Saudi memiliki populasi Muslim 96% dan 93% masing-masing. Kecepatan pengunduhan 4G di kedua negara tersebut turun lebih dari 20% selama periode 3-6 pagi dibandingkan dengan bulan sebelumnya, menunjukkan peningkatan lalu lintas selama periode ini.

Keduanya mengalami ayunan terbesar ke arah lain, menjadi dua dari sedikit negara yang mengalami peningkatan kecepatan lebih dari 15% — pada sore hari (12-3 sore) untuk Kerajaan Arab Saudi, dan di pagi hari (9 pagi-tengah hari) dan sore hari (3-6 sore) untuk Pakistan.

Populasi Mesir diperkirakan sekitar 90% [3] Muslim, sementara Indonesia dilaporkan memiliki 87% mayoritas Muslim.

Kedua negara ini mengalami penurunan signifikan dalam kecepatan 4G yang disebabkan oleh kemacetan di pagi hari — masing-masing sebesar 18,5% dan 16,7%.

Jika dibandingkan dengan Malaysia, dengan populasi Muslim 64% yang kurang berdampak, perubahan kebiasaan yang dipengaruhi oleh bulan Ramadhan jelas menonjol.

Ramadhan adalah waktu refleksi dan pengabdian, di mana perubahan signifikan dalam pola perilaku diamati di seluruh populasi. Perubahan pengalaman seluler di negara-negara dengan populasi mayoritas Muslim menunjukkan bahwa sebagian besar orang mengubah rutinitas mereka di sekitar bulan suci ini.

Recent Posts