harapanrakyat.com,- Somasi pertama yang dilayangkan warga Garut terkait jalan Provinsi yang butut (rusak) pada 9 Maret 2023 lalu, tak direspon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Warga Garut pun kembali melayangkan surat somasi kedua.
Somasi tersebut diinisasi Dedi Ahmad Fudholi yang keberatan dengan kondisi jalan Provinsi di Garut. Sejumlah ruas jalan rusak dan berlubang mengakibatkan banyak terjadi kecelakaan, bahkan korban jiwa.
“Jawaban somasi belum ada kalau dari Ridwan Kamil langsung, cuma ada yang komunikasi dari tim suksesnya, menyebut akan dijawab oleh Pemerintah Daerah lewat bidang hukum, tapi sampai saat ini belum ada. Kita masih menunggu somasi terbuka ini. Jika belum ada jawaban di Minggu ini, kita akan melakukan somasi kedua,” kata Evan Saepul, kuasa somasi warga Garut, Jumat (17/3/2023).
Saat ini perbaikan jalan, terutama di jalur Provinsi, seperti di jalan raya Leles-Kadungora, memang telah dikebut perbaikannya. Namun Evan menilai, subtansi keberatan warga atas kebijakan Ridwan Kamil belum terjawab secara terbuka.
“Somasi kedua sama surat terbuka, jadi itu atas nama koalisi masyarakat, kita kan hanya mendampingi. Ya somasi itu kan akibat jalan rusak, tapi di sisi lain untuk objek jalan sudah dikerjakan perbaikannya. Kita juga tidak memperhatikan keseluruhannya, yang tadinya jalan bolong-bolong mulai diperbaiki. Untuk substansi somasi masih terus maju,” terangnya.
Terkait Jalan Butut, Warga Garut Bukan Hanya Somasi Gubernur Jabar
Sementara itu masalah jalan rusak di Garut bukan hanya berbuntut somasi terhadap Gubernur Jawa Barat.
Bupati Garut Rudy Gunawan pun harus kena imbas. Rudy kena bully warganya, lantaran Pemerintah Daerah Garut seolah tak bisa memperjuangkan nasib rakyatnya.
Apalagi saat jalan masih banyak yang rusak, Rudy malah menggelar off road dalam rangka Hari Jadi Garut (HJG) ke-210 di kawasan Gunung Guntur.Â
Warga Garut menganggap tak perlu off road di Gunung. Lantaran warga Garut setiap hari sudah off road di jalan-jalan rusak dan berlubang.
“Ini juga jalan off road Pak, tiap hari kita off road di jalan raya,” cetus netizen yang mengunggah kondisi jalan di Garut, saat Rudy Gunawan menggelar off road. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)
Hoaks surat suara merusak proses demokrasi di Indonesia. Kabar bohong surat suara ini ditemukan beredar pada Pemilu 2014 dan 2019. Jelang Pemilu 2024, potensi penyebaran hoaks terkait surat suara Pemilu di media sosial masih ada. Lantas apa yang harus dilakukan?
Hoaks Surat Suara Pemilu di Media Sosial
Kasus hoaks surat suara sudah terjadi sejak Pemilu 2014. Salah satunya, pada 7 Juli 2014, akun Twitter @Auliasyzhrr mengunggah gambar surat suara yang hanya ada pasangan Prabowo dan Hatta Rajasa, tanpa ada gambar pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla.
Dalam keterangannya, pemilik akun menyebut surat suara itu ditemukan di Hongkong. Sejumlah akun juga terlihat membagikan unggahan senada pada bulan Juli 2014.
Namun, hasil penelusuran Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) tidak menemukan surat suara yang hanya memuat satu pasangan calon.
Tangkapan layar hoaks surat suara pada 7 Juli 2014. Foto: Twitter/Auliasyzhrr
Selain itu, hoaks surat suara juga ditemukan pada Pemilu 2019. Hoaks menyebutkan 7 kontainer surat suara Jokowi-Ma’ruf sudah tercoblos berasal dari Cina, ditemukan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Mengutip cekfakta.com, penelusuran KPU bersama Cyber Crime Polri menemukan hoaks 7 kontainer ini beredar pertama kali pada 2 Januari 2019. Hoaks ini beredar melalui rekaman suara dan pesan berantai di WhatsApp.
“Ini sekarang ada 7 kontainer di Tanjung Priok, sekarang lagi geger. Marinir sudah turun, dibuka satu (kontainer). Isinya kartu suara yang dicoblos nomor 01, Dicoblos Jokowi. Itu kemungkinan dari China itu. 1 kontainer 10 juta suara, kalau ditotal dari 7 kontainer berarti ada 70 juta suara sudah tercoblos untuk paslon nomor 1,” bunyi pesan suara yang beredar di WhatsApp.
Kemudian, hoaks ini beredar melalui media sosial seperti Facebook dan Twitter dalam bentuk narasi. Kepolisian menyebut, akun penyebar informasi bohong ini anonim atau tidak jelas identitasnya dan menghilang tiba-tiba.
Sejumlah tokoh seperti almarhum Tengku Zulkarnain juga mengunggah hoaks tersebut di twitter pribadinya @tengkuzulkarnain.
Saat itu, Tengku Zulkarnain masih menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam unggahannya, Ia menggunakan narasi yang diakhiri dengan tanda tanya, seperti tertera dalam foto unggahan twitter Tengku Zulkarnain berikut ini.
Tangkapan layar Twitter Tengku Zulkarnain yang mengunggah cuitan terkait hoaks 7 kontainer surat suara Pemilu dari Cina. Foto: Twitter/ustadtengkuzul
Selain Tengku Zulkarnain, Andi Arief yang saat itu menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat juga mengunggah hoaks tersebut di akun twitternya pada 2 Januari 2019.
Andi Arief menuliskan narasi yang seolah meminta klarifikasi pada warganet di akun twitter @AndiArief_.
Tangkapan layar Twitter Andi Arief yang seolah mempertanyakan kabar 7 konteinaer surat suara. Foto: Twitter/AndiArief__
Dalam kasus ini, sejumlah orang ditahan. Termasuk Bagus Bawana Putra penyebar pertama hoaks 7 kontainer surat suara. Bagus yang mengaku sebagai Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional Prabowo, mengunggah rekaman suara yang disebarkan ke Whatsapp Group dan sejumlah platform media sosial yang kemudian menjadi viral.
Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan Bagus maupun Jaksa Penuntut Umum. Bagus dibui dua tahun penjara. Rekaman hoaks yang beredar melalui WhatsApp identik 99,2 persen dengan suara Bagus.
Adanya hoaks tersebut dapat merugikan berbagai pihak, Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 2019 menemukan masih ada 7,7 juta pemilih di Indonesia yang mempercayai hoaks tersebut.
Banyaknya pemilih yang percaya hoaks ini, KPU menyebut, menjadikan hoaks salah satu strategi kampanye di tahun politik 2019 untuk menjatuhkan lawan politik.
Hoaks Surat Suara Lainnya pada Pemilu Tahun 2019
Pada pemilu tahun 2019, hoaks seputar surat suara tidak hanya tentang penemuan 7 kontainer surat suara dari China. Tapi, beredar juga hoaks lainnya melalui Facebook.
Pada tanggal 5 Januari 2019 beredar hoaks tentang surat suara yang sudah tercetak sebelum 1 Januari 2019.
Berdasarkan laporan penelitian kepemiluan KPU Jawa Tengah yang dimuat di situs jurnal.kpu.or.id, narasi dalam hoaks surat suara sudah dicetak sebelum 1 Januari berbeda konteks dengan foto yang beredar, sehingga termasuk dalam hoaks kategori disinformasi.
Narasi dalam hoaks ini menyebut, surat suara sudah dicetak sebelum tanggal 1 Januari dan fotonya berasal dari kegiatan validasi KPU tanggal 2 Januari.
Diverifikasi dalam laporan tersebut, foto yang beredar merupakan contoh surat suara untuk keperluan validasi dan persetujuan pada 4 Januari 2019. Sementara, surat suara yang asli belum dicetak.
Berikut salah satu postingan hoaks surat suara sudah dicetak sebelum tanggal 1 Januari 2019 yang menjadi sampel di situs turnbackhoaks.id.
Konten hoaks surat suara Pemilu. Foto: turnbackhoaks.id
Hoaks tak mereda bahkan setelah hari pemungutan suara. Pada 23 April 2019, akun Facebook Adellia Jane Jr memposting hoaks yang menyebut FPI menemukan 4 ton surat suara di Makassar milik Surya Paloh belum tercoblos.
Mengutip situs turnbackhoaks.id, hoaks ini termasuk kategori disinformasi atau salah konteks. Sebab, kabar tersebut tidak sepenuhnya benar.
Faktanya, foto itu adalah surat suara yang rusak dan seharusnya sudah dimusnahkan. Dari sekitar 4 ton surat suara, baru sebagian yang dimusnahkan.
Pada 20 April 2019, FPI (ormas yang saat ini dilarang) bersama Relawan Prabowo-Sandi didampingi TNI dan Polri menemukan surat suara tersebut di gudang percetakan Tribun Timur milik PT Kompas Gramedia, Kota Makassar.
Dari 4 ton surat suara yang ditemukan, sebagian sudah dimusnahkan dan sisanya akan dimusnahkan hari itu juga oleh KPU Kota Makassar.
Tangkapan layar unggahan akun Adellia Jane Jr terkait hoaks surat suara Pemilu 2019. Foto: Facebook/Adelia Jane JR
Berdasarkan penelusuran harapanrakyat.com, akun Adellia Jane Jr hingga saat ini masih bisa ditemukan. Terakhir membagikan postingan pada 31 Oktober 2019, akun ini tampak aktif membagikan postingan seputar politik dan pemerintah.
Berdasarkan keterangan di profil akun tersebut, Adellia Jane Jr mulai bergabung dengan partai Gerindra pada 28 Juli 2019.
Pola Penyebaran Hoaks
Dari beragam hoaks surat suara yang beredar pada Pemilu 2014 dan 2019, ditemukan pola penyebaran hoaks surat suara seperti berikut ini:
Konten bisa berupa narasi yang disertai foto dan pesan audio.
Hoaks disebar dan diduplikasi melalui media sosial, umumnya Facebook dan Twitter.
Hoaks juga ditemukan beredar melalui pesan suara di aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Pelaku umumnya menggunakan akun anonim.
Narasi memancing emosi pembaca, biasanya diakhiri dengan tanda tanya, atau memohon klarifikasi.
Foto umumnya asli, namun dinarasikan berbeda sehingga konteks informasi salah.
Dengan temuan pola tersebut dan seiring masifnya perkembangan media sosial saat ini, maka potensi berulangnya hoaks surat suara pada Pemilu 2024 amat besar. Mari lebih bijak menggunakan media sosial dan bersama-sama melawan hoaks. Kalau ragu akan informasi yang beredar, bisa cek kebenarannya di cekfakta.com. (Eva/R7/HR-Online/Editor-Ndu)
harapanrakyat.com,- Dalam kurun waktu 3 bulan, Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota mengungkap 22 kasus penyalahgunaan Narkoba dan meringkus 24 orang tersangka.
“Hitungan kurang 3 bulan Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba Sebanyak 22 kasus,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan saat rilis di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (17/3/2023).
Pengungkapan kasus narkoba tersebut berlangsung sejak bulan Januari hingga Maret 2023. Pada bulan Januari terdapat 8 kasus, Februari 6 kasus dan Maret hingga hari ini 8 kasus.
Aszhari melanjutkan, dari 22 kasus tersebut 5 kasus terkait penyalahgunaan sabu – sabu, 3 kasus penyalahgunaan psikotropika jenis ganja dan 14 kasus sisanya terkait penyalahgunaan sediaan Farmasi.
“Kami sudah menetapkan 24 orang tersangka, 23 orang laki – laki dan 1 perempuan. Ada satu orang yang pernah menjalani hukuman dari 24 orang tersebut,” lanjutnya.
Selain itu, dari kasus tersebut polisi juga mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 15,24 gram dan ganja 10,07 gram. Kemudian, pil warna kuning bertuliskan NF atau eximer sebanyak 8.160 butir dan pil Kalmed Alprazolam sebanyak 35 butir.
Menurut Azhari, 24 tersangka dijerat dengan hukuman berbeda berdasarkan kasus, untuk kasus Narkotika, terjerat UU No 35/2009 tentang Narkotika.
“Lalu, untuk kasus terkait sediaan Farmasi kita jerat dengan undang-undang kesehatan, ada juga yang kita kenakan undang-undang tentang psikotropika.” Pungkasnya. (Apip/R12/HR-Online/Editor-Rizki)
harapanrakyat.com,- Dalam menyambut bulan suci Ramadan, sejumlah warga Kampung Kerukunan, Kelurahan/Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melaksanakan bebersih tempat ibadah di Kampung Kerukunan, Jumat (17/3/2023).
Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya umat Islam saja yang melaksanakan bersih-bersih. Akan tetapi ada juga umat kristen, katolik dan juga khonghucu.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Ciamis, dan juga Badan Kesbangpol Kabupaten Ciamis.
Berdasarkan pantauan harapanrakyat.com, sejumlah masyarakat dari berbagai agama itu sangat antusias melaksanakan bersih-bersih tempat-tempat ibadah.
Sebagai informasi, Kampung Kerukunan di Ciamis ini terdapat 4 tempat ibadah, yakni masjid, gereja, klenteng dan Li Tang Khonghucu.
Jadi, tidak hanya masjid saja yang warga Kampung Kerukunan Ciamis bersihkan. Tapi juga tempat ibadah lainnya, seperti gereja dan juga klenteng.
Sekretaris Badan Kesbangpol Ciamis, Dadang Mulyatna mengatakan, kegiatan tersebut merupakan refleksi kebersamaan antar lintas agama, dalam menjelang bulan suci Ramadhan.
“Nantinya kedepannya bukan hanya menjelang bulan ramadhan saja. Tapi nanti kita juga laksanakan seperti ini menjelang hari besar keagamaan yang lain, baik itu natal, Imlek dan lainnya. Supaya betul-betul bahwa di Ciamis ini memupuk kebersamaan toleransi antar umat beragama,†katanya.
Menurutnya, pada kegiatan ini bukan hanya diikuti oleh umat Islam. Tapi ada juga hadir warga Kampung Kerukunan dari pemeluk agama lain, seperti kristen, katolik dan khonghucu.
“Tadi juga kita makan-makan yang berkaitan dengan tradisi munggahan jelang bulan puasa. Tapi bukan hanya umat Islam saja, namun ada juga dari kristen, katolik dan konghucu. Ini refleksi kebersamaan betul terjalin,†tuturnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Ciamis, Koko Komarudin berharap, melalui kerukunan ini semuanya jadi terbiasa melindungi kerukunan beragama ini sebagai budaya yang masif.
“Sehingga nantinya muncul rasa toleransi antar umat beragama, dan juga kebersamaannya,” harapnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)
harapanrakyat.com,- Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Dapil Jabar X, Agun Gunandjar Sudarsa menyakini bahwa pada Pemilu 2024 ini menjadi peluang kebangkitan Golkar kembali dan menang.
“Saya meyakini bahwa tahun 2024 ini, ya tidak mendahului, tapi sepertinya ini peluang Golkar bangkit kembali dan menang,” kata Agun, Jumat (17/3/2023).
Menurut Agun Gunandjar Sudarsa, Partai Golkar Kabupaten Ciamis telah melakukan tahapan konsolidasi dan pendidikan politik. Hal tersebut tentunya menjadi modal awal bagi Partai Golkar Ciamis dalam menghadapi Pemilu 2024. Selain itu, Partai Golkar Ciamis pun kini tengah melakukan proses pencalegan.
“Dari pandangan saya bahwa situasi Partai Golkar Ciamis tahapan konsolidasi sudah dilakukan dan tahapan pendidikan politik juga sudah dilakukan,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Agun pun berbicara soal pelaksanaan Pemilu. Agun menegaskan sejak awal Partai Golkar tidak setuju dengan sistem proporsional tertutup. Pihaknya memilih secara terbuka yang saat ini bertahan dengan apa yang telah rakyat nikmati saat ini.
“Proposional terbuka itulah yang terbaik, karena kita memilih wakil rakyat tidak seperti memilih katak dalam tempurung. Dari awal kita sudah statment bahwa kita tidak setuju proporsional tertutup,” ucapnya.
Agun menambahkan, proporsional tertutup itu adalah kemunduran demokrasi. Hal itu membahayakan bisa jadi politik uang lebih masif lagi. Nanti orang hanya akan berebut nomor.
“Kalau tertutup jadi lebih baik dia beli nomor, itu yang lebih bahaya,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)
review1st.com – Tradisi Ramadan selalu hubungkan masyarakat Indonesia. Mulai dari perang sarung, ngabuburit, berburu takjil, pawai obor, hingga sungkeman. IM3 mengajak para pelanggan dan masyarakat Indonesia merayakan keseruan tradisi dan momen silaturahmi dengan lebih maksimal.
IM3 menghadirkan promo Sensasi Ramadan dengan Freedom Internet 100GB seharga Rp125.000 (harga normal Rp150.000).
Promo ini mendukung aktivitas internetan selama Ramadan dan Idul Fitri seperti video call keluarga, streaming hiburan dan mencari resep hidangan berbuka, hingga mencari rute mudik terbaik.
Ritesh Kumar Singh, Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengungkapkan, “Ramadan adalah momen yang menggembirakan bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan keseruan tradisional bersama.
“Kami memahami kebutuhan internet meningkat selama Ramadan, dan hadirkan Freedom Internet dengan kuota utama 100GB agar pelanggan bisa menikmati momen Ramadan tanpa khawatir kehabisan kuota.”
“Semoga inisiatif kami ini semakin melengkapi kemeriahan Ramadan tahun ini.â€
IM3 mempersembahkan video kampanye Serunya Silaturahmi dengan kolaborasi musisi Ari Lesmana, Baskara Putra (Hindia), Feby Putri, dan Fiersa Besari yang merepresentasikan tradisi khas masyarakat Indonesia.
Keempat musisi berperan dalam membawakan cerita tentang keseruan Ramadan di daerah asal mereka dengan lagu Kembali Untuk Mengulang.
Lagu tersebut diciptakan oleh keempat musisi, Iga Massardi, dan Vega Antares selama Collabonation Mini Camp. Video kampanye ini bisa ditonton di YouTube IM3, sementara lagu dapat didengarkan di layanan musik digital favorit.
IM3 akan merayakan Ramadan tahun 2023 dengan interaksi lebih dekat dengan pelanggan dan masyarakat. Rangkaian kegiatan meliputi Pasar Ramadan IM3 di 16 kota di Indonesia seperti Bekasi, Yogyakarta, dan Makassar.
Kegiatan yang bisa diikuti adalah berbagai kuis dan games, promo pembelian produk IM3, hadiah berbagai voucher dengan total nilai ratusan juta rupiah. Masyarakat juga dapat menikmati food bazaar dan penampilan musisi Collabonation di beberapa kota.
Lebih dari itu, IM3 juga akan melakukan SIDAK Outlet IM3 yang akan mengunjungi dan bersilaturahmi ke 2000 outlet di Indonesia dengan Bus Ramadan.
Dapatkan Promo Sensasi Ramadan Freedom Internet 100GB dengan 100% kuota utama yang bisa dinikmati 24 jam selama Ramadan.
Tersedia di berbagai channel pembelian, seperti outlet, IM3 Official WhatsApp (08551000185), e-commerce, convenient store, *123#, dan aplikasi myIM3.
Pelanggan juga bisa ikut berpartisipasi dalam program Serunya Silaturahmi yang menawarkan berbagai aktivitas digital seru dan hadiah menarik. Segera dapatkan promo ini sebelum 30 April 2023!
Rayakan kembali Serunya Silaturahmi didukung dengan paket Freedom Internet yang simple dan transparan.
Nikmati kembali Serunya Silaturahmi dengan paket Freedom Internet yang simple dan transparan. Informasi lebih lanjut tentang Freedom Internet, termasuk kuota utama 100GB dengan harga promo Sensasi Ramadan Rp125.000 dan berbagai promo lainnya, selama Ramadan di im3.id/serunyasilaturahmi.
harapanrakyat.com – Pemerintah Provinsi dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat, turut menyoroti fenomena aksi sayat tangan di kalangan remaja yang viral belakangan ini.
Sebagai informasi, sebanyak 52 pelajar di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, menyayat tangan mereka sendiri dengan silet secara massal.
Pemprov Jabar melalui Setda Bidang Kemasyarakatan dan SDM serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Barat menaruh perhatian terhadap fenomena aksi sayat tangan tersebut.
“Kita lihat yang lagi tren misalnya remaja yang menyayat tangan bersama. Tentu ini harus kita luruskan bersama,” ujar Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr Siska Gerfianti, seusai launching Besti Jabar, di Menara Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (17/3/2023).
Menurutnya, konten semacam self harm (menyakiti diri sendiri) ini, dapat terbilang cukup banyak di media sosial. Termasuk munculnya fenomena menyayat tangan sendiri di Bengkulu.
Siska menegaskan, Pemprov Jabar sangat mendukung kehadiran podcast Besti Jabar atas gagasan IDI Jabar. Sebab, kini begitu banyak informasi hoaks di bidang kesehatan.
IDI Jabar Luruskan Informasi Salah Tentang Kesehatan Termasuk Fenomena Aksi Sayat Tangan
Ketua IDI Wilayah Jawa Barat, dr Eka Mulyana menegaskan, pihaknya sangat setuju penayangan podcast Besti Jabar di YouTube, Instagram, dan TikTok. Hal itu akan menjadi bagian sosialisasi mental health atau kesehatan mental, termasuk masalah kesehatan lainnya.
“Besti Jabar adalah Bersama Sehat Teman IDI Jawa Barat. Ini adalah program edukasi dan sosialisasi tentang kesehatan,” kata Eka.
Eka menjelaskan, Besti Jabar adalah media komunikasi karena pada era digital ini banyaknya informasi kesehatan yang keliru.
Dari informasi yang dihimpun, aksi massal sayat tangan yang terjadi di Bengkulu, diduga karena pengaruh media sosial. Saat ini, kasus ini pun masih dalam penyelidikan polisi. Bahkan aksi serupa juga terjadi juga di Bali.
Aksi miris remaja di Bengkulu ini terjadi pada Rabu (8/3/2023). Aksi sayat tangan itu mencuat setelah salah seorang guru di sekolah itu mengetahui aksi para muridnya. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)
harapanrakyat.com,- Aksi pencurian terjadi di Kota Banjar, Jawa Barat, Jumat (17/3/23) sekitar pukul 02.30 WIB. Aksi pencurian tersebut terjadi saat penghuni rumah tengah tertidur lelap. Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara congkel jendela.
Akibatnya, uang Rp 1 juta lebih dan satu buah handphone milik Ayo Wahyo warga Dusun Sinargalih, RT 38 RW 8 Desa Sinartanjung, raib.
Kepala Desa Sinartanjung Asep Hendra Sugiarto mengatakan, berdasarkan keterangan korban, aksi pencurian dengan congkel jendela terjadi sekitar pukul 02.30 Wib. Saat itu korban baru saja tertidur setelah bergadang sampai pukul 02.00 WIB.
Sebelum tidur, pemilik rumah meletakkan dompet dan handphone miliknya atas meja yang berada pada ruang utama rumah.
Pada saat bangun tidur, sekitar pukul 06.00 WIB istri korban hendak mengambil uang jajan untuk anaknya yang akan berangkat ke sekolah. Tetapi mendapati uang dalam dompet sudah tidak ada. Handphone milik suaminya merek Samsung juga sudah hilang.
Setelah mengecek isi rumah ternyata jendela bagian belakang rumah korban sudah dalam keadaan rusak. Kemungkinan pencuri masuk dengan cara mencongkel jendela.
“Dari penuturan korban tahu setelah bangun tidur. Isterinya mau ambil uang dalam dompet tapi uangnya sudah tidak ada,” kata Asep.
Saat kejadian, anggota keluarga tidak ada yang mendengar suara mencurigakan. Saat itu semua anggota keluarga tengah tidur dalam kamar.
“Kalau dompetnya mah ada. Uangnya saja yang dibawa sekitar satu juta lebih sama handphone. Kemungkinan pelaku masuk mencongkel jendela rumah,” katanya.
Korban dan warga heran dengan aksi pencuri tersebut. Sebab saat kejadian, di dalam bagasi rumah terdapat dua mobil dan dua unit sepeda motor.
Akan tetapi pelaku hanya mengambil dompet berisi uang dan handphone yang tergeletak. Pelaku Juga tidak mengambil barang-barang berharga lainnya.
“Sekarang sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisan,” katanya (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)
harapanrakyat.com,- Kasus narkoba yang menjerat Kepala Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, inisial AA , ternyata menyeret ASN lainnya. Hasil pemeriksaan polisi, terungkap sebanyak 3 ASN yang lainnya juga positif narkoba jenis sabu.
Ketiganya adalah FR dan TS merupakan pegawai Bappelitbangda dan AN pegawai salah satu kelurahan Kecamatan Cibeureum, Pemkot Tasikmalaya.
“Iya ada empat orang ASN yang positif sabu dari hasil tes urine. 3 orang dari Bappelitbangda, dan satu orang perempuan inisial TS. Sementara satu lagi inisial AN pegawai kelurahan Kecamatan Cibeureum,” ujar AKP Ihwan, Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya, saat press rilis di Mako Polres Tasikmalaya, Jumat (17/3/2023).
Kasat menerangkan, pengungkapan kasus ini berawal dari pengungkapan polisi terhadap kasus narkoba. Polisi menahan seorang pria bernama DN dari daerah Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (11/3/2023).
“Awalnya kami melakukan penangkapan terhadap pelaku DN. Dari tersangka ini kami mengamankan satu paket sabu. Kemudian kita kembangkan dan mengarah kepada pelaku AL, seorang office boy Bappelitbangda Tasikmalaya,” katanya.
Setelah memeriksa DN, ia mengaku mendapatkan barang dari AL yang tak lain adalah office boy Bappelitbangda. Dari tangan mantan sopir Kepala Bappelitbangda AA ini, polisi mendapatkan tiga paket sabu. Kemudian berkembang dan terungkap 3 ASN yang berdasarkan hasil pemeriksaan positif narkoba.
“DN dan AL ini dapat kami katakan sebagai jaringan pengedar. Langsung kami amankan dan lakukan interogasi,” pungkasnya. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)
harapanrakyat.com – Memberikan layanan dan edukasi kesehatan melalui platform media sosial, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat meluncurkan podcast Besti Jabar.
Ketua IDI Wilayah Jawa Barat, dr Eka Mulyana menjelaskan, Besti Jabar merupakan sebuah program podcast atau rekaman audio visual. Masyarakat bisa menyimak podcast ini melalui media internet.
“Besti Jabar adalah Bersama Sehat Teman IDI Jawa Barat. Ini adalah program edukasi dan sosialisasi tentang kesehatan,” ungkap Eka Mulyana, seusai peluncuran podcast Besti Jabar, di Menara Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (17/3/2023).
Media penyiarannya, kata Eka, yakni pada platform YouTube, Instagram, dan TikTok. Besti Jabar ini adalah podcast IDI wilayah Jawa Barat, baik untuk internal maupun eksternal dokter di Jawa Barat.
Eka mengatakan, dalam peluncurannya, Besti Jabar mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program Japri atau Jabar Punya Informasi.
“Besti Jabar ini adalah media komunikasi. Karena sekarang di era digital ini banyak informasi berkeliaran yang mesti diluruskan, ternyata banyak sekali hoaks tentang kesehatan,” katanya.
Dalam podcast ini, lanjut Eka, pihaknya siap membahas banyak tema. Misalnya mengenai stunting, bahaya narkoba, dan isu-isu lainnya.
Pemprov Dukung Podcast Besti Jabar Edukasi Kesehatan Masyarakat
Sementara itu Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr Siska Gerfianti mengatakan, Pemprov Jabar sangat mendukung kehadiran podcast ini. Hal itu karena banyak sekali hoaks atau berita bohong di bidang kesehatan.
“Maka kami mendukung peluncuran program Besti Jabar ini untuk mengedukasi masyarakat dan menciptakan SDM yang unggul,” kata Siska.
Siska mengatakan, Pemprov Jabar bahkan bisa menitipkan sosialisasi berbagai program kesehatan ke program Besti, seperti masalah stunting, Tuberculosis, HIV, dan lainnya.
“Dan jangan lupa pembunuh nomor satu penyakit tidak menular misalnya jantung atau hipertensi, harus menjadi prioritas tematik pada podcast Besti Jabar. Bagi Pemprov Jabar, ini menjadi sesuatu yang luar biasa,” ungkap Siska. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)