Beranda blog Halaman 839

BPKD Ciamis Sebut Anggaran OPD Sudah Sesuai Standar Satuan Harga

BPKD-Ciamis-Sebut-Anggaran-OPD-Sudah-Sesuai-Standar-Satuan-Harga-1.jpg

harapanrakyat.com,- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ciamis, Asep Dedi mengklaim, bahwa anggaran kegiatan masing-masing OPD sudah sesuai dengan Standar Satuan Harga (SSH) Tahun 2023.

Pasalnya, Asep Dedi menjelaskan, bahwa SSH sendiri merupakan harga yang masing-masing OPD ajukan yang BPKD terima.

“Sebab, dalam menyusun suatu dokumen perlu adanya standarisasi. Hal tersebut agar adanya keseragaman antara dokumen yang satu dengan yang lainnya, termasuk pula dalam penyusunan APBD,” jelasnya kepada harapanrakyat.com, Jumat (5/5/2023).

Menurutnya, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perangkat daerah, SSH ini sangat perlu. Hal tersebut sesuai dengan Permendagri Nomor 77/2020.

Permendagri tersebut mengatur tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah mengatur bahwa Standar Harga Satuan, digunakan sebagai pedoman penganggaran berdasarkan kinerja dalam penyusunan RKA Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Baca Juga: Amankan Aset Negara, BPKD Ciamis Kejar Target Sertifikasi Tanah Milik Pemda Ciamis

“Oleh karenanya, penyusunan SSH ini dilakukan sebelum disetujuinya Rancangan APBD tahun berikutnya,” ujarnya.

Lanjutnya menerangkan, bahwa dalam perencanaan anggaran, Standar Harga Belanja Daerah memiliki fungsi sebagai batas tertinggi, yang besarannya tidak dapat dilampaui dalam penyusunan RKA SKPD.

“Selain itu, sebagai bahan penghitungan pagu indikatif APBD,” terangnya.

Namun, sambungnya, estimasi prakiraan besaran biayanya bisa dilampaui dalam pelaksanaan APBD. Akan tetapi dengan catatan, mempertimbangkan proses pengadaan dan harga pasar, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kemudian, ketersediaan alokasi anggaran serta  prinsip ekonomis, efektivitas dan efisiensi,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan Perpres Nomor 33/2020 Pasal 33, tentang SSH Regional, mengamanatkan bahwa kepala daerah menetapkan SSH perjalanan dinas, biaya honorarium dan lainnya, berpedoman pada SSH regional, dengan memperhatikan prinsip efektivitas, efisiensi, kepatutan serta kewajaran.

“Tapi, kepala daerah bisa menetapkan standar harga satuan selain dengan memperhatikan prinsip tersebut. Asalkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Aturan Standar Satuan Harga Belanja Daerah di Lingkup Pemkab Ciamis Tahun Anggaran 2023

Lanjutnya mengatakan, bahwa dalam rangka penyusunan RKA SKPD di Kabupaten Ciamis tahun 2023, Bupati Ciamis telah menetapkan Peraturan Bupati Ciamis Nomor 41/22.

Perbup tersebut mengatur tentang Standar Harga Belanja Daerah di Lingkungan Pemkab Ciamis tahun anggaran 2023.

Baca Juga: Kepala BPKD Ciamis Jelaskan Mekanisme Penghapusan Kendaraan Operasional Dinas

Adapun di dalam Perbup Ciamis Nomor 41/22 mengatur tentang Standar Satuan Harga. Kemudian, Standar Biaya Umum (SBU).

“SBU ini merupakan harga satuan setiap unit non barang/jasa. Seperti honorarium dan perjalanan dinas yang berlaku di lingkungan Pemkab Ciamis,” jelasnya.

Selanjutnya, Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK). Kepala BPKD Ciamis menerangkan, bahwa HSPK ini merupakan harga komponen kegiatan fisik/non fisik.

“Dan terakhir Analisis Standar Belanja (ASB). ASB ini adalah penilaian kewajaran atas beban kerja serta biaya yang digunakan untuk melaksanakan suatu kegiatan,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Pemkab Subang Gelar Halal Bihalal 1444 H Bersama DPC Apdesi

Pemkab Subang Gelar Halal Bihalal 1444 H Bersama DPC Apdesi

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menggelar halal bihalal bersama DPC APDESI Kabupaten Subang yang mengangkat tema Lempengkeun Niat, Nguatkeun Ukhuwah Ngawangun Desa Jawara. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (4/5).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Subang Dadan Dwiyana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan silaturahmi yang dilakukan untuk meningkatkan sinergitas antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC Apdesi Kabupaten Subang Nunung Nuraeni menyampaikan terima kasih  atas undangan halal bihalal yang diberikan.

Atas nama pribadi dan organisasi, ia juga mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 1444 H mohon maaf lahir dan batin. Ia berharap dengan sering diadakannya silaturahmi seperti ini mampu mempererat antara pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk mewujudkan Subang Jawara.

Bupati Subang H. Ruhimat juga mengucapkan minal aidzin walfaidzin kepada seluruh kepala desa serta menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan dan kekhilafan selama menjabat dan berinteraksi.

Dalam momentum tersebut ia meminta kepada seluruh kepala desa agar menjalankan tugas yang diamanatkan dengan penuh tanggungjawab sehingga mampu dirasakan oleh masyarakat.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas sinergitas selama ini dan berharap akan terus terjalin demi mewujudkan Subang lebih baik di masa depan.

Sementara itu, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjabat terdapat kekhilafan. Juga, mengajak seluruh kepala desa se-Kabupaten Subang untuk mengoptimalkan kinerjanya dengan penuh tanggung jawab sehingga masyarakat terpuaskan.

"Ayo kita bersinergi untuk membangun Subang Jawara dan mari kita optimalkan BUMDes nya," tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah dari Asda II H. Hidayat mengenai niat dan ukhuwah islamiah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Plt Asda III, Kepala BKAD Kabupaten Subang dan tamu undangan lainnya.

Amankan Aset Negara, BPKD Ciamis Kejar Target Sertifikasi Tanah Milik Pemda Ciamis

BPKD-Ciamis-Kejar-Target-Sertifikasi-Tanah-Milik-Pemda-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Pemkab Ciamis, Jawa Barat, terus melakukan upaya dalam kejar target sertifikasi aset tanah milik pemerintah daerah.

Sebagai informasi, bahwa total kepemilikan aset tanah Pemda Ciamis yang tersebar di 27 kecamatan dan luar Kabupaten Ciamis, sebanyak 1.022 bidang tanah (Persil).

Sampai tahun 2023 ini, Pemkab Ciamis sendiri sudah melakukan sertifikat tanah hak pakai Pemda sebanyak 249 bidang tanah.

Baca Juga: Kepala BPKD Ciamis Jelaskan Mekanisme Penghapusan Kendaraan Operasional Dinas

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ciamis, Asep Dedi, didampingi Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKD Ciamis, Muhamad Juanda.

Ia mengungkapkan, tahun 2023, dari total keseluruhan aset tanah milik Pemda Ciamis yang sudah disertifikat sebanyak 682 bidang, dengan target capaian 78%.

“Tahun ini kita kejar target sertifikasi sebanyak 150 bidang tanah atau berjumlah 78 persen,” terangnya, Kamis (4/5/2023).

Sementara dalam program sertifikat hak pakai tanah pemda, pihaknya melakukan koordinasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN). Yaitu, dengan mengikuti Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

“Ketika Pemda Ciamis melakukan pensertifikatan kepada aset tanah milik Pemda, kita harus mempunyai data dukung yang kuat. Terutama dokumen alas hak atas tanah,” terangnya.

“Kalaupun tidak lengkap, kita dari bidang aset meminta bantuan kepada pihak PPAT/ Notaris,” tambahnya.

Baca Juga: Kepala BPKD Ciamis Sebut Pendapatan Asli Daerah sebagai Cermin Kemandirian Daerah

Selain itu, untuk kejar target sertifikasi tanah milik Pemda, maka pihaknya juga membutuhkan koordinasi yang intens bersama pihak pemerintah desa, provinsi maupun pusat.

“Setelah data dukung atau dokumen lengkap, kita langsung melakukan koordinasi bersama pihak BPN,” katanya.

Sementara mengenai aset tanah milik pemda, menurutnya, memang menjadi salah satu area intervensi Korsupgah KPK (Koordinator Supervisi Pencegahan Korupsi).

“Jadi sertifikasi tanah Pemda Ciamis pada tahun 2023 ini sudah mencapai 67 persen, dengan target akhir tahun berjumlah 78 persen,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Puluhan Warga Panumbangan Ciamis Mengungsi, Ada Apa?

Warga-Panumbangan-Ngungsi.jpg

harapanrakyat.com,- Puluhan warga Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tepatnya di Dusun Nyangkokot, Desa/Kecamatan Panumbangan, terpaksa mengungsi akibat terjadi luapan air hulu Gunung Sawal pada Kamis (04/05/2023) sore. Luapan tersebut dikhawatirkan berpotensi menyebabkan longsor dan banjir bandang.

Camat Panumbangan Edy Yulianto membenarkan adanya sejumlah warga Dusun Nyangkokot mengungsi ke bale desa dan rumah warga yang jauh dari lokasi rawan longsor. Maupun potensi banjir bandang akibat luapan air hulu Gunung Sawal.

“Untuk Dusun Nyangkokot memang letaknya berada di kaki Gunung Sawal. Di daerah tersebut terjadi intensitas curah hujan tinggi yang mengakibatkan luapan air hulu Gunung Sawal tinggi. Ditakutkan berpotensi terjadi banjir bandang maupun longsor. Karena itulah, puluhan warga mengungsi ketempat yang lebih aman,” terangnya saat dikonfirmasi harapanrakyat.com, Kamis (04/05/2023).

Menurut Edy, intensitas hujan tinggi di wilayah Kecamatan Panumbangan terjadi pada sore hari sekitar pukul 14.15 WIB.

Baca Juga: Hujan Deras, 3 Desa di Kecamatan Panumbangan Ciamis Terendam Banjir

Luapan air dari kubangan yang berada pada bagian atas wilayah Dusun Nyangkokot sangat besar. Bahkan sudah ada tanah longsor di sebagian wilayah dusun tersebut.

“Warga langsung melakukan koordinasi bersama pemerintah desa, Babinsa, Babinkamtibmas maupun pemerintah kecamatan untuk melakukan evakuasi sementara ke balai desa. Atau ke rumah warga yang jauh dari potensi longsor dan banjir bandang,” kata Edy.

Evakuasi warga kami lakukan karena khawatir hujan akan terus turun saat malam hari. Dan mengakibatkan luapan dari kubangan tersebut tak bisa lagi menahan air dari hulu Gunung Sawal yang terus menerus turun.

“Kita himbau agar masyarakat tidak panik dan mengajak untuk mengungsi ke wilayah yang jauh dari kubangan air di Dusun Nyangkokot,” pungkasnya. (Fahmi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Konflik Militer di Sudan, WNI Perempuan Asal Kota Banjar Berhasil Pulang

Warga-Banjar-Pulang-dari-Sudan.jpg

harapanrakyat.com,- Di tengah konflik militer di Sudan, seorang perempuan asal Kota Banjar, Jawa Barat, berhasil pulang ke kampung halaman. Ia menjadi mahasiswi di negara Sudan sejak bulan November 2016 lalu.

Perempuan itu bernama Risma Kuraisyin (25), warga Lingkungan Jelat, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Seperti diketahui bahwa saat ini di negara Sudan tengah terjadi konflik senjata antar dua kelompok militer yang membuat suasana menjadi mencekam.

Risma mengatakan, dirinya berhasil pulang ke Kota Banjar setelah melalui proses dan perjalanan yang cukup panjang untuk bisa keluar dari zona berbahaya.

“Perjalanan pulang cukup panjang. Kita naik bus dari Kota Khartoum, keluar dari zona merah ke tempat yang ada pelabuhan dengan memakan waktu sekitar 16 jam perjalanan darat,” tutur Risma Kuraisyin kepada harapanrakyat.com di rumahnya, Kamis (04/05/2023).

Kemudian, di tempat tersebut ia harus menginap selama satu hari untuk bisa melanjutkan perjalanan menuju Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sudan.

Baca Juga: Rumah Warga Cibuluh Banjar Nyaris Tertimbun TPT Ambruk

“Kita melanjutkan perjalanan menggunakan kapal ke Jeddah, dan memakan waktu sekitar 20 atau 24 jam perjalanan. Setelah itu kita disambut oleh Pemerintah Saudi dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah,” terangnya.

Masuk Pemulangan Kloter Pertama saat Konflik Militer di Sudan

Selanjutnya, ia diterbangkan ke Indonesia menggunakan pesawat Garuda bersama dengan 300 WNI lainnya yang masuk ke dalam pemulangan kloter pertama.

“Saya masuk kloter pertama karena bersama anak-anak, jadi diprioritaskan. Ada sekitar 800 orang, termasuk TKI dan mahasiswa. Kurang lebih 5 hari perjalanan sampai bisa ke Indonesia,” ungkapnya.

Lanjut Risma, awalnya ia berangkat ke Sudan pada bulan November 2016 lalu untuk mengenyam pendidikan.

“Saya pribadi awalnya kuliah, tapi alhamdulillah sudah selesai dua tahun yang lalu. Kemudian menikah dan sekarang ikut suami. Tapi suami masih di Sudan karena bekerja di Kantor KBRI,” imbuhnya.

Risma pun sangat berterimakasih kepada Pemerintah Indonesia, karena saat ini sudah bisa beraktivitas dengan tenang dan berkumpul bersama keluarga.

“Alhamdulillah sekarang sudah sampai rumah dan berkumpul dengan keluarga. Terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang sudah memfasilitasi kepulangan saya dan dua anak saya,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Ratusan Warga Panumbangan Ciamis Mengungsi, Ada Apa?

Warga-Panumbangan-Ngungsi.jpg

harapanrakyat.com,- Ratusan warga Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tepatnya di Dusun Nyangkokot, Desa/Kecamatan Panumbangan, terpaksa mengungsi akibat terjadi luapan air hulu Gunung Sawal pada Kamis (04/05/2023) sore. Luapan tersebut dikhawatirkan berpotensi menyebabkan longsor dan banjir bandang.

Camat Panumbangan Edy Yulianto membenarkan adanya sejumlah warga Dusun Nyangkokot mengungsi ke bale desa dan rumah warga yang jauh dari lokasi rawan longsor. Maupun potensi banjir bandang akibat luapan air hulu Gunung Sawal.

“Untuk Dusun Nyangkokot memang letaknya berada di kaki Gunung Sawal. Di daerah tersebut terjadi intensitas curah hujan tinggi yang mengakibatkan luapan air hulu Gunung Sawal tinggi. Ditakutkan berpotensi terjadi banjir bandang maupun longsor. Karena itulah, ratusan warga mengungsi ketempat yang lebih aman,” terangnya saat dikonfirmasi harapanrakyat.com, Kamis (04/05/2023).

Menurut Edy, intensitas hujan tinggi di wilayah Kecamatan Panumbangan terjadi pada sore hari sekitar pukul 14.15 WIB.

Baca Juga: Hujan Deras, 3 Desa di Kecamatan Panumbangan Ciamis Terendam Banjir

Luapan air dari kubangan yang berada pada bagian atas wilayah Dusun Nyangkokot sangat besar. Bahkan sudah ada tanah longsor di sebagian wilayah dusun tersebut.

“Warga langsung melakukan koordinasi bersama pemerintah desa, Babinsa, Babinkamtibmas maupun pemerintah kecamatan untuk melakukan evakuasi sementara ke balai desa. Atau ke rumah warga yang jauh dari potensi longsor dan banjir bandang,” kata Edy.

Evakuasi warga kami lakukan karena khawatir hujan akan terus turun saat malam hari. Dan mengakibatkan luapan dari kubangan tersebut tak bisa lagi menahan air dari hulu Gunung Sawal yang terus menerus turun.

“Kita himbau agar masyarakat tidak panik dan mengajak untuk mengungsi ke wilayah yang jauh dari kubangan air di Dusun Nyangkokot,” pungkasnya. (Fahmi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Bupati Ciamis Tinjau Warga Panumbangan yang Ngungsi Khawatir Banjir Bandang

IMG_20230504_232100_kcomFd411j_rP0ukaPe9Q.jpeg

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya gerak cepat meninjau puluhan warga Desa Panumbangan, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ngungsi di Masjid Miftahul Solihin, Kamis (4/5/2023) malam.

Diketahui, puluhan warga Panumbangan tersebut mengungsi karena khawatir terjadi bencana banjir bandang saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Mengingat beberapa tahun ke belakang di lokasi itu pernah terjadi banjir bandang hingga menelan korban jiwa.

Pada saat hujan deras, terjadi luapan air dari hulu sungai di Gunung Sawal. Di lokasi tersebut juga rawan bencana tanah longsor. Sehingga pada saat hujan mengguyur dengan intensitas waktu cukup lama, warga pun langsung meninggalkan rumah dan mengungsi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya berbincang langsung dengan warga yang mengungsi di masjid. Herdiat pun memberikan bantuan paket sembako serta bekal untuk dapur umum. Juga memberikan bantuan makanan siap saji dan pasokan air bersih.

“Setelah mendapat laporan ada potensi bencana di Dusun Nyangkokot Desa Panumbangan, langsung datang meninjau dan mengunjungi warga yang mengungsi,” ujar Herdiat.

Warga Panumbangan
Bupati Ciamis meninjau warga Panumbangan yang mengungsi.

Herdiat pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap bencana. Mengingat cuaca ekstrim masih akan melanda wilayah Ciamis dan sekitarnya.

Baca Juga: Irigasi Sungai Ciaren di Benteng Ciamis Jebol, Dua Rumah Warga Terendam Air

Bupati Ciamis pun menginstruksikan BPBD Ciamis, Camat, Kepala Desa, serta instansi terkait lainnya untuk selalu siaga 24 jam. Sehingga apabila terjadi bencana bisa segera melakukan penanganan, guna meminimalisir korban jiwa.

“Warga yang mengungsi sekarang ini sebagai salah satu langkah antisipasi bencana,” jelasnya. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Bihun Baso Dorokdok Citarasa Tasikmalaya, Porsinya Bikin Kenyang

Bihun-Baso-Dorokdok-Citarasa-Tasikmalaya.jpg

Bihun Baso Dorokdok Citarasa menjadi target kuliner Tasikmalaya terbaru yang telah buka sejak 1 April 2023 lalu. Jika mie baso sudah terlalu mainstream, kini warga Tasikmalaya bisa merasakan enaknya bihun dengan baso khas Bandung yang telah berdiri sejak tahun 1945.

Outlet berada di Komplek Ruko Mayasari Plaza, Jalan Cihideung nomor 39, Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Karena outlet buka mulai dari pukul 11.00 hingga 20.00 WIB, maka lebih cocok untuk makan siang atau malam.

Sejak dulu, bihun yang terbuat dari tepung beras ini lumayan populer di negara-negara Asia termasuk Indonesia. Berbeda dengan mie, makanan yang berasal dari Tiongkok ini lebih mudah dicerna dan memiliki tekstur kenyal dan transparan.

Baca Juga: Es Coklat Bahagia Tasikmalaya, Coklatnya Bikin Happy

Outlet Bihun Baso Dorokdok Citarasa

Sementara itu, dorokdok merupakan jenis penganan kering yang sering dijadikan lauk oleh masyarakat Jawa Barat. Penambahan baso sebagai topping menjadikan hidangan di outlet ini semakin menarik, sehingga mengundang antusiasme penggiat kuliner untuk berkunjung.

Review Singkat Food Vlogger

Melalui unggahan video short akun Youtube @videonyaangga4780 pada 11 April 2023 lalu, beredar review singkat outlet Bihun Baso Citarasa Tasikmalaya. “Pertama kalinya makan bihun baso khas Bandung di Tasik,” ungkap Angga dalam videonya.  

Dalam satu porsi seharga Rp 30 ribu rupiah, pembeli bisa mendapatkan dorokdok, baso, daging sapi, lobak, dan bihun. Saat mencoba kuahnya, Angga berkomentar, “Wow, kaldunya enak banget.”

Untuk bumbunya, tersedia saus bawang khas Tasik, sambal merah, dan sambal cabe ijo. “Kalau ke sini, harus coba kedua sambalnya karena asli sedap,” tambahnya.

Baca Juga: Saung Ranggon Tasikmalaya, Lesehan Sunda yang Wajib Coba

Porsinya Bikin Kenyang

Menurut Angga, porsinya sudah bisa bikin kenyang karena mengandung nutrisi lengkap. “Karbohidratnya ada bihun, proteinnya ada daging sapi dan baso, seratnya ada lobak, kriuknya ada dorokdok,” imbuhnya.

Sebagaimana kita ketahui, dorokdok adalah kerupuk yang terbuat dari kulit sapi. Cara pengolahannya yang unik membuat orang Sunda sangat menyukai dorokdok. Selain itu, orang Sunda juga suka makan baso.

Dengan penggabungan rasa yang cukup kompleks, Bihun Baso Dorokdok Citarasa Tasikmalaya layak masuk ke dalam daftar kunjungan Anda di akhir pekan. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

OPPO Find N2 Flip Hadir dengan Kekuatan Engsel dan Daya Tahan Layar Terbaik

IMG-20230504-WA0068_copy_800x449.jpg

review1st.com – Smartphone lipat selalu dihadapkan pada permasalahan ketahanan serta visibilitas dari penggunaan teknologi lipat perangkat tersebut. Kemunculan hp lipat pertama OPPO di Indonesia, OPPO Find N2 Flip berhasil mengatasi permasalahan ini.

Perangkat ini menghadirkan era baru ketahanan hp lipat pada bagian engsel dengan teknologi New Generation Flexion Hinge. Teknologi yang tersemat di OPPO Find N2 Flip ini diproduksi di pabrik OPPO Indonesia yang canggih dan berstandar internasional.

Mengandalkan teknologi engsel generasi terbaru tersebut, desain engsel OPPO Find N2 Flip menjadi lebih compact sehingga hp lipat ini bisa hadir dengan layar penutup yang lebih besar, baterai kapasitas lebih besar, serta pengisian daya yang lebih cepat.

OPPO Find N2 Flip juga dilengkapi dengan fitur FlexForm Mode untuk memberikan kebebasan bagi pengguna dalam memilih sudut saat ingin mengambil foto ataupun video.

Chief Marketing Officer OPPO Indonesia, Patrick Owen menyampaikan “Pasar smartphone layar lipat atau foldable semakin meningkat dari tahun ke tahun. Melalui OPPO Find N2 Flip, OPPO berupaya menghadirkan teknologi untuk memenuhi keinginan penggunanya, khususnya terkait hp lipat yang mengombinasikan keunggulan dari segi daya tahan dan desain.

Dengan teknologi New Generation Flexion Hinge, smartphone ini menawarkan desain yang compact, fleksibel, dan tanpa celah engsel ketika ditutup, sehingga meminimalisir masuknya debu ke smartphone.

Hal tersebut sekaligus menghadirkan pengalaman layar utama yang halus, menghilangkan kecemasan pengguna terhadap ketahanan maupun kenyamanan memaksimalkan sebuah hp lipat.

Salah satu kelebihan teknologi New Generation Flexion Hinge adalah memungkinkan OPPO Find N2 Flip tampil dengan layar dengan bekas lipatan paling dangkal pertama kalinya pada perangkat hp lipat di Indonesia.

Ketika dibuka, engsel OPPO Find N2 Flip memungkinkan kedalaman lipatan pada layar utama hanya 0.11 mm/ 1.29°, yang secara signifikan lebih dangkal bahkan hampir tersembunyi jika dibandingkan hp lipat lainnya.

Teknologi ini akan membuat aktivitas penggunaan layar utama Find N2 Flip terasa lebih nyaman dibanding smartphone lipat lain yang ada di pasaran. 

OPPO membawa ketahanan engsel dari Find N2 Flip ke level selanjutnya dengan sertifikasi dari TÜV Rhineland, di mana OPPO melakukan pengujian secara ekstrim terhadap engsel Find N2 Flip, yang mampu bertahan hingga 400.000 kali lipatan.

Ini setara dengan penggunaan lebih dari 10 tahun, dengan pembukaan dan penutupan layar sebanyak 100 kali dalam sehari.

“Antusiasme akan OPPO Find N2 Flip sangat tinggi, sehingga kami berupaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen premium Indonesia. Seluruh komponen perangkat OPPO Find N2 Flip juga sudah diproduksi di pabrik OPPO Indonesia.

Ini merupakan bentuk keseriusan OPPO terhadap market Indonesia dengan menghadirkan produksi smartphone flagship untuk pertama kalinya di tanah air sehingga kami dapat melayani konsumen dengan semakin baik lagi. Kami tidak sabar memperkenalkan OPPO Find N2 Flip kepada konsumen premium Indonesia,” tutup Patrick.

Smartfren Komitmen Lahirkan Ratusan Kreator Digital Muda

ProgramTemanPintarIndonesiadariSmartfrendiBlora_copy_800x533.jpg

review1st.com – Smartfren terus memperluas jangkauan program Teman Pintar Indonesia, yang merupakan ajang pengembangan bakat kreator digital untuk pelajar. Pengembangan minat dan bakat merupakan salah satu aspek pendidikan ekstrakurikuler yang jadi perhatian dalam Kurikulum Merdeka.

Melalui program ini, Smartfren telah bekerja sama dan memberikan dukungan bagi para pelajar muda di berbagai sekolah untuk menggali potensi dirinya sebagai kreator digital.

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional beberapa waktu lalu, Smartfren membuka peluang untuk melibatkan lebih banyak sekolah dalam program Teman Pintar Indonesia.

Harapannya, pada 2023 ini Teman Pintar Indonesia dapat menjangkau lebih dari 450 sekolah serta perguruan tinggi di Indonesia dan melahirkan ratusan kreator digital muda.

Mereka yang ikut serta dalam program tersebut, berkesempatan mendapatkan banyak sekali dukungan pengembangan minat dan bakat non-akademik, seperti mentoring, pelatihan, jejaring kreator digital, sampai dukungan berupa kuota internet dari Smartfren.

Dani Akhyar, Head of Community Development Smartfren mengatakan, “Ini adalah program yang kami rancang 100% untuk Indonesia guna mendukung terwujudnya cita-cita luhur pendidikan. Tahun ini, selain memperluas jangkauan kota dan sekolah, kami juga menarget untuk menyelenggarakan program ini di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.”

Sepanjang 2022, Teman Pintar Indonesia telah berhasil diselenggarakan di lebih dari 35 kota di total 360 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dalam program ini, Smartfren memberikan pelatihan untuk mengajak mereka melakukan berbagai kegiatan positif, meningkatkan kompetensi digital, serta pengembangan minat dan bakatnya. Salah satunya adalah cara berkreasi menggunakan medium foto, video dan media sosial.

Sebelumnya, sepanjang Ramadan 2023 ini, Smartfren telah menjalankan program Teman Pintar Indonesia di lebih dari 15 kota. Ada berbagai sekolah islam (seperti madrasah) yang dikunjungi.

Di sana, para pelajar diajak untuk belajar membuat konten dengan tema spesifik, seperti bercerita mengenai “keberkahan”atau “berbagai kebaikan”.

Selain mendapatkan pelatihan, para pelajar yang ikut serta dalam program Teman Pintar Indonesia juga diajak berkompetisi membuat konten positif yang bermanfaat untuk masyarakat.

Para pemenang kompetisi inilah yang kemudian mendapat kesempatan mengembangkan diri sebagai kreator digital melalui berbagai pelatihan lanjutan dari Smartfren, hingga dukungan-dukungan lainnya.

“Dulunya kreator digital hanya dipandang sebagai hobi. Namun di masa sekarang, kreator digital telah tumbuh menjadi salah satu profesi yang menjanjikan bagi banyak orang.

Dengan mengikuti Teman Pintar Indonesia ini Smartfren ingin memberikan wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan minat, bakat dan potensi non-akademik mereka untuk menjadi kreator digital,” imbuh Dani Akhyar.

Recent Posts