Beranda blog Halaman 554

Wabup Minta ASN Visioner Rumuskan RPJPD Ciamis 2025-2045 

Wabup-Minta-ASN-Visioner-Rumuskan-RPJPD-Ciamis-2025-2045.jpeg

Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra, meminta ASN Ciamis visioner dan bersungguh-sungguh dalam membuat formulasi RPJPD Ciamis 2025-2045 atau arah kebijakan pembangunan Kabupaten Ciamis untuk 20 tahun kedepan.

Hal itu Yana sampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan Kick Off Meeting penyusunan RPJPD Kabupaten Ciamis Tahun 2025-2045, Selasa (05/09/2023).

Yana menuturkan, Kick Off Meeting merupakan langkah awal proses dan tahapan penyusunan dokumen RPJPD Kabupaten Tahun 2025-2045. 

Melalui kegiatan ini, Yana berharap adanya kesamaan persepsi dan pemahaman para stakeholder dalam penyusunan dokumen RPJPD.

Tentunya, kata Yana, proses penyusunan RPJPD tersebut menyesuaikan dengan peraturan dan kaidah perumusan kebijakan pembangunan jangka panjang. 

Menurut Yana, penyusunan RPJPD Ciamis harus mampu mengantisipasi dan memperhatikan dinamika dan perubahan zaman yang terus berkembang.

“Baik dalam tataran lokal, regional, nasional maupun global,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, mengatakan, RPJPD Kabupaten Ciamis disusun sejalan dengan RPJPN dan RPJPD Provinsi Jawa Barat.

Nanang juga berpesan, misi dalam RPJPD Kabupaten Ciamis harus memperhatikan lingkungan sosial dan tidak merusak alam, serta untuk kesejahteraan masyarakat Ciamis.

Dalam paparannya, Kepala Bappeda Kabupaten Ciamis, David Firdha, S.H., M.H, menyampaikan beberapa hal.

Antara lain terkait hasil evaluasi terhadap RPJPD periode tahun 2005-2025, perkembangan indikator makro Kabupaten Ciamis 20 tahun ke belakang serta agenda dan tahapan penyusunan RPJPD Kabupaten Tahun 2025-20245. 

Selain itu, David juga menyampaikan hasil penjaringan aspirasi masyarakat yang telah pihaknya himpun sebelumnya.

Dari pantauan di lapangan, kegiatan Kick Off Meeting penyusunan RPJPD Ciamis 2025-2045 dihadiri narasumber dari Kemendagri dan Bappeda Provinsi Jawa Barat. (Fahmi/R4/HR-Online)

Pesona Gua Jegles Kediri, Dulu Angker Kini Eksotis Bak Green Canyon

Goa-Jegles-Kediri.jpg

Gua Jegles Kediri, pesona alam yang tak hanya memikat mata, tetapi juga merangkul jiwa para pelancong dengan sensasi yang memukau. Lokasi berada di Dusun Jegle, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. 

Saat para wisatawan memasuki lorong-lorong tersembunyi yang menghiasi bukit bebatuan, panorama yang menawan membentang di hadapan mereka. Seperti menerawang ‘Green Canyon’ khas Amerika Serikat, goresan alam bebatuan menjulang tinggi menciptakan pemandangan yang eksotis.

Tidak hanya tentang keindahan, Gua Jegles memiliki sejarah mistis yang tersembunyi di baliknya. Cerita rakyat yang berkembang dari masa lalu pernah membuat tempat ini terbengkalai selama lebih dari 20 tahun. 

Cerita Gua Jegles Kediri

Menjelajahi Gua Jegles bukanlah sekadar perjalanan biasa. Setiap pengunjung bisa merasakan kehidupan bawah tanah sambil menikmati cahaya matahari yang memancar lewat celah-celah bukit batu di sekitar gua.

Di balik keindahannya, Gua Jegles juga menyimpan aura magis yang memikat hati. Menurut kisah dari masa lampau, tempat ini pernah digunakan sebagai tempat penguburan jenazah. 

Seiring dengan cerita ini menyebar, masyarakat setempat punya pandangan hati-hati terhadap gua ini, bahkan beberapa orang menganggapnya sebagai tempat keramat.

Baca Juga: Hutan Angker di Jawa Timur, Dipercaya Tempat Jin hingga Bikin Linglung

Akses Menuju Lokasi

Akses menuju Gua Jegles Kediri  tidaklah sulit, berlokasi tidak jauh dari jalan raya. Desa Keling dapat dicapai melalui Jalan Pare-Kandangan sebelum Jalur Kediri-Malang lewat Jalan Raya Kasembon. 

Perjalanan menuju Gua Jegles hanya memakan waktu sekitar 1 kilometer dari jalan utama.

Jika berkunjung ke Gua Jegles, Anda pasti akan melihat coretan-coretan nama dan gambar yang terukir di dinding bagian atas gua. Coretan-coretan ini merupakan bukti bahwa sejak tahun 1980-an, anak-anak setempat telah menggunakan gua ini sebagai tempat bermain.

Gua Jegles Kediri pada dasarnya adalah celah di permukaan bumi, di mana struktur batuan alami terbentuk akibat perubahan iklim dan fenomena geografi. Selama musim hujan, lumut dan tanaman menambah keeksotisan pada bebatuan, menciptakan suasana yang lebih menawan.

Transformasi dari Tempat Sampah Jadi Objek Wisata

Kini, usaha perbaikan dan pengembangan telah mengubahnya menjadi destinasi yang menarik.

Walau awalnya hanya merupakan retakan di permukaan tanah, Gua Jegles telah bertransformasi menjadi daya tarik wisata yang mengagumkan. 

Dari upaya pembersihan sampah hingga transformasi menjadi destinasi wisata, Gua Jegles telah meraih penghargaan sebagai nominator Anugerah Desa Kabupaten Kediri pada tahun 2019.

Tidak hanya Gua Jegles, tetapi juga kawasan sekitarnya memiliki potensi wisata yang menarik. Berbagai gua seperti Gua Sumber, Gua Lowo, dan Gua Arung, di samping Gua Jegles, menambah kekayaan potensi wisata di daerah ini. 

Meski fasilitas pendukung wisata belum sepenuhnya tersedia, akses untuk melihat keadaan gua tetap terbuka bagi pengunjung. Dengan panorama yang memukau dan daya tarik yang unik, Gua Jegles merupakan destinasi yang menarik saat berada di Kediri. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Dampak El Nino Ancam Produksi Beras Indonesia

Dampak-El-Nino-Ancam-Produksi-Beras-Indonesia.jpg

harapanrakyat.com,- Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, memperingatkan bahwa Indonesia berpotensi mengalami kekeringan hebat akibat El Nino. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kekeringan diperkirakan akan terjadi pada bulan Agustus hingga Oktober.

Arief mengungkapkan bahwa sentra produksi beras di Indonesia, termasuk Pulau Jawa, Sumsel, Sulsel dan NTB, bisa terdampak oleh fenomena ini.

“Ini mesri perhatian bersama lantaran ada potensi kekeringan terparah terjadi pada wilayah-wilayah sentra produksi beras. Seperti di Pulau Jawa, sebagian Sumsel, Sulawesi Selatan, dan juga NTB,” kata Arief dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPR RI pada Senin (4/9/2023).

Baca juga: Akibat Harga Terus Naik, Jokowi Instruksikan Bantuan 21,3 Juta Ton Beras untuk KPM

Puncak El Nino di Indonesia

Menurut Arief, puncak kekeringan akibat El Nino diperkirakan akan mencapai 60 hingga 80 persen dalam periode September hingga Oktober. Dalam periode Januari hingga Oktober 2023, produksi beras diprediksi lebih rendah sebanyak 660 ribu ton. Dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Arief Prasetyo Adi juga mencatat bahwa produksi beras di tahun 2022 pada periode Januari hingga Oktober mencapai 28,5 juta ton. Sementara di tahun 2023 diprediksi hanya akan mencapai 27,8 juta ton.

Sebelumnya, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, telah mengungkapkan bahwa Indonesia dihadapkan pada tantangan besar akibat iklim ekstrim, termasuk El Nino. Dampak iklim ekstrim tersebut diperkirakan akan berdampak pada produksi dan ketersediaan pangan secara global, termasuk di Indonesia.

Untuk mengatasi dampak El Nino, Kementerian Pertanian telah melaksanakan Gerakan Nasional (GERNAS) Penanggulangan El Nino di 10 provinsi dengan luas mencapai 500 ribu hektare. Gerakan ini diharapkan bisa  mengkompensasi penurunan produksi padi sebanyak 3 juta ton GKG (Gabah Kering Giling) atau setara dengan 1,5 juta ton beras.

Situasi ini memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup di tengah ancaman El Nino yang berpotensi mengganggu produksi beras Indonesia. Semoga upaya penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah dapat mengatasi tantangan ini dengan baik dan menjaga stabilitas pangan negara. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Gibran Rakabuming Akhirnya Bicara Soal Peluang Menjadi Cawapres

Gibran-Rakabuming-Akhirnya-Bicara-Soal-Peluang-Menjadi-Cawapres.jpg

harapanrakyat.com,- Gibran Rakabuming, putra sulung Presiden Jokowi, akhirnya berbicara mengenai peluangnya menjadi Calon Wakil Presiden atau Cawapres.

Pada Minggu, 3 September 2023, Gibran mengungkapkan bahwa ia telah membahas hal ini bersama Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.

“Ya, tentu saja kami membicarakan peluang saya menjadi cawapres. Ketika bertemu dengan sesama senior, pembahasan mengenai langkah ke depan menjadi hal yang wajar. Apalagi, kami harus membicarakannya secara serius,” ungkap Gibran saat ditemui di Loji Gandrung pada Senin(4/9/2023).

Meskipun namanya telah muncul dalam radar cawapres yang mendampingi Ganjar Pranowo yang telah ditetapkan sebagai calon presiden oleh PDIP, Gibran menegaskan bahwa ia tidak pernah secara aktif menawarkan diri sebagai bacawapres. Ia menganggap wacana ini dengan sikap santai.

“Saya tidak pernah secara langsung mengajukan diri sebagai calon wakil presiden. Namun, saya tunduk pada keputusan elite partai, termasuk jika saya diberi tugas sebagai bacawapres. Saya hanya mengikuti instruksi dari Mbak Puan, dan kami akan melaksanakannya sesuai dengan petunjuknya,” jelasnya.

Baca juga: Puan Maharani dan Gibran Pamerkan Kedekatan, Semobil dan Makan Soto Bareng

Soal Cawapres, Gibran Terganjal Umur

Namun, ada kendala yang harus diatasi. Saat ini, Gibran berusia 35 tahun, sedangkan batas usia minimum untuk calon presiden atau wakil presiden adalah 40 tahun. Meskipun beberapa pihak telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengubah batas usia ini, Gibran tetap pesimis bahwa gugatan tersebut akan dikabulkan.

“Belum pasti gugatan ini akan berhasil. Terkadang keputusan tidak sesuai dengan harapan, dan saya bukan seorang dukun yang dapat meramalkan hasilnya,” ungkapnya.

Meskipun belum ada keputusan resmi dari MK, nama Gibran sudah masuk dalam bursa Cawapres. Namun, ia merasa pesimis akan memenangkan pemilihan jika ia menjadi Cawapres yang mendampingi Ganjar Pranowo.

“Menurut saya, peluang untuk menang bukanlah hal yang pasti. Saya tahu diri, dan jika saya kalah, saya akan menerima dengan lapang dada,” tambahnya.

Ia juga menyatakan rasa terima kasihnya atas masuknya namanya dalam bursa calon wakil presiden, meskipun ia sadar bahwa usianya masih belum memenuhi syarat. “Saya menghargai kesempatan ini, meskipun saat ini usia saya belum mencukupi,” tegasnya.

Pembicaraan Gibran dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, memang menjadi sorotan. Namun, Gibran enggan mengungkapkan secara detail isi dari pembicaraan tersebut, apakah soal Cawapres atau bukan. “Saya memilih untuk merahasiakan isi pembicaraan saya dengan Mbak Puan. Itu adalah rahasia antara kami,” tutupnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Litbang Kompas Sebut, Prabowo Subianto Unggul dalam Skenario Dua Calon

Litbang-Kompas-Sebut-Prabowo-Subianto-Unggul-dalam-Skenario-Dua-Calon.jpg

harapanrakyat.com,- Litbang Kompas, memprediksi pemenang Pilpres 2024 adalah Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra.

Meskipun Pemilu tersebut belum diadakan, beberapa lembaga survei telah menyajikan pandangan mereka mengenai Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang mungkin akan memenangkan kontestasi politik tersebut.

Waktu pendaftaran Capres dan Cawapres 2024 semakin mendekat, dan pertanyaan muncul. Apa yang akan terjadi jika hanya ada dua pasangan capres dan cawapres yang akan bersaing dalam Pilpres 2024?

Pendaftaran Capres dan Cawapres untuk Pemilu 2024 akan dibuka mulai 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023. Pada tanggal 14 Februari 2024, masyarakat yang memiliki hak pilih akan memberikan suaranya untuk calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pilihan mereka. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

Saat ini, ada tiga tokoh yang telah mengumumkan niat mereka untuk maju dalam Pilpres 2024. Salah satunya adalah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Menurut survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas pada Mei 2023, Prabowo memiliki peluang besar untuk menang jika Pilpres 2024 hanya melibatkan dua pasangan calon.

Dalam simulasi pertarungan head-to-head, Prabowo diperkirakan akan memenangkan kontestasi dengan Anies Baswedan dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Dengan perbandingan 62 persen untuk Prabowo dan 38 persen untuk Anies. Selisih ini lebih tinggi dari survei sebelumnya yang dilakukan pada Januari.

Jika Prabowo bertarung melawan Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, Prabowo juga masih unggul dengan perbandingan 51,1 persen untuk Prabowo dan 48,9 persen untuk Ganjar. Meskipun selisihnya tidak begitu besar, ini tetap menunjukkan dominasi Prabowo dalam simulasi dua calon.

Berdasarkan survei Litbang Kompas itu, Prabowo Subianto diperkirakan memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilpres 2024 dalam skenario dua calon. Namun, dinamika politik bisa saja mengubah hasil ini seiring berjalannya waktu. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Launching Aplikasi Sistem Informasi Persetujuan Lingkungan & Launching Teknologi Alat Pemusnah Sampah

Launching Aplikasi Sistem Informasi Persetujuan Lingkungan & Launching Teknologi Alat Pemusnah Sampah

Bupati Subang H. Ruhimat menghadiri acara Launching dan Seremoni Aplikasi Sistem Informasi Persetujuan Lingkungan dan Teknologi Alat Pemusnahan Sampah yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, bertempat di Pendopo Rumdin Bupati, Selasa (05/09).

Aplikasi Sistem Informasi Persetujuan Lingkungan (SiJuLing) merupakan aplikasi yang berbais website untuk memudahkan badan usaha ataupun perorangan dalam membuat persetujuan ligkungan di Kabupaten Subang.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang Hari Rubianto, salah satu dampak positif hadirnya aplikasi Si JuLing tersebut selain memudahkan para pelaku usaha dalam membut perizinan lingkungan, keuntungan lainnya yaitu dokumen-dokumen yang dibuat akan secara otomatis diamankan melalui sistem dan secara fisik tidak akan rusak.

Selanjutnya pada kesempatan yang sama, ia mengucapkan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang sudah memberikan inovasi melalui alat pemusnah sampah secara masal dan nantinya akan dibagikan di seluruh desa di Kabupaten Subang.

Alat pemusnah sampah tersebut merupakan hasil inovasi dari Pusat Riset Teknologi Tepat Guna BRIN RI dan secara produksinya berkolaborasi dengan SMKN 1 Cibogo.

Kedepannya alat tersebut akan dianggarkan melalui dana desa dan dana operasional pengelolaan sampah di desa masing-masing untuk disebarkan secara menyeluruh di seluruh Kecamatan dan DLH Subang juga akan menyiapkan tempat berupa TPS Regional dengan berbagai fasilitias pengelolaan sampah mulai dari alat pencacah hingga peleleh plastik.

Ia berharap dengan hadirnya inovasi tersebut pengelolaan sampah akan terorganisir dari hulu ke hilir sehingga tidak akan terjadi kembali penumpukan sampah di TPA tingkat Kabupaten, dan akan menjadi tambahan penghasilan dari Bumdes yang ada di masing-masing Desa.

Selanjutnya, Asda II H. Hidayat sekaligus sebagai inisiator dari hadirnya beberap inovasi di Dinas Lingkungan Hidup sebelumnya menyampaikan bahwa dibuatnya Aplikasi Si JuLing tersebut nantinya pihak yang ingin berinvestasi atau pengusaha yang akan membangun usaha di Kabupaten Subang tidak memakan waktu lama dalam mebuat perizinan lingkungan.

Ia pun memberikan apresiasi dan dukungan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup untuk meneruskan inovasi-inovasi selanjutnya dalam efesiensi pengelolaan sampah, salah satunya melalui alat pemusnah sampah yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi udara.

Sementara itu, Bupati Subang H. Ruhimat menyampaikan dukungannya dan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berinovasi dalam pembuatan Aplikasi Sistem Informasi Persetujuan Lingkungan dan pembuatan Teknologi Alat Pemusnah Sampah.

Dengan hadirnya Aplikasi Sistem Informasi Persetujuan Lingkungan tersebut ia berharap para investor dan pelaku usaha di Kabupaten Subang semakin nyman.

“Kepada para pengusaha, investor dan masyarakat yang meminta surat perijinan lingkungan tidak lagi harus bertemu dengan saya ataupun kepala dinas lain yang terkait” Ujarnya.

Selanjutnya ia pun mengatakan terkait alat pemusnah sampah diharapkan bisa dilakukan di setiap desa dan kecamatan agar pemusnahan sampah tidak mengakibatkan polusi terhadap lingkungan. 

“Dengan memulai tahap demi tahap mudah-mudahan tidak ada masalah kurang luasnya lahan TPA apabila saat pengangkutan sudah berbentuk abu..” Ujarnya.

Ia juga mengajak kepada para pesrta yang hadir dan kepada masyarakat untuk sadar akan pentingnya menjaga lingkungan khususnya di Kabupaten Subang agar di masa yang akan datang, generasi penerus kita masih bisa menikmati.  

Acara dilanjutkan dengan pemberian secara simbolis bantuan teknologi alat pemusnah sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang kepada Desa Sadawarna Kecamatan Cibogo. Dan dilanjutkan presentasi oleh pihak Pusristek Tepat Guna BRIN mengenai pengoperasian alat pemusnah sampah.

Turut hadir dalam acara tersebut Kadiskominfo Kabupaten Subang, Camat Cibogo, jajaran Pusristek Tepat Guna BRIN, para pimpinan perusahaan swasta dan tamu undangan lainnya.

Tiang Listrik Tiba-Tiba Ambruk dan Timpa Rumah Warga di Banjaranyar Ciamis

Tiang-Listrik-tiba-tiba-ambruk-di-Banjaranyar-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah tiang listrik tiba-tiba ambruk dan menimpa rumah warga di Desa Pasawahan, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (05/09/2023).

Ambruknya tiang listrik tersebut akibat pohon tumbang yang menimpa jalur kabel. Tiang listrik terseret dan ambruk menimpa rumah milik Sarimin (65) di Dusun Ciakar, RT 06, RW 01, Desa Pasawahan.

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis Deni Permana mengatakan, ambruknya tiang listrik tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

“Kejadian ini akibat pohon petai yang sudah mati roboh, lalu menimpa kabel listrik, sehingga kabel listrik tertarik oleh beban pohon hingga mengakibatkan tiang listrik patah dan menimpa atap rumah korban di bagian depan,” katanya.

Baca Juga: Ketua DPRD Ciamis Beri Edukasi Petani Bawang di Desa Sindangrasa Banjaranyar

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tiang listrik tiba-tiba ambruk tersebut. Namun, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 2.000.000 (dua juta rupiah). Sementara kejadian tersebut masih dalam penanganan petugas PLN Unit Banjarsari.

Sementara itu, warga bekerja sama dengan Anggota Babinsa Koramil 1317/Banjarsari dan Bhabinkamtibmas setempat  berupaya membantu korban untuk membersihkan puing-puing bangunan dengan menggunakan peralatan seadanya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Guru Diancam akan Dibunuh oleh Siswa, FP3 Kota Banjar Angkat Bicara

SMP-Negero-8-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Forum Pemuda Peduli Pendidikan (FP3) Kota Banjar, Jawa Barat, memberikan tanggapan terkait guru SMP Negeri 8 Kota Banjar yang diduga diancam akan dibunuh oleh seorang siswa.

Pasalnya, tindakan pengancaman pembunuhan melalui rekaman suara di aplikasi percakapan WhatsApp tersebut bisa masuk ke dalam tindak pidana.

Ketua FP3 Kota Banjar, Diky Agustaf mengaku sangat prihatin dan miris karena pengancaman tersebut dilakukan oleh seorang pelajar.

“Hanya gara-gara ditegur seorang pelajar berani mengancam seorang guru, mendengar hal itu jujur kami sangat merasa prihatin dan miris,” kata Diky Agustaf, Selasa (5/9/2023).

Menurutnya, peristiwa itu harus menjadi perhatian serius oleh berbagai pihak dalam penanganannya karena dilakukan oleh seorang pelajar.

Ia menjelaskan, tujuan pendidikan itu mengubah budi pekerti peserta didik bukan malah menjadikan seorang pelajar menjadi berandalan.

“Apa yang akan terjadi terhadap nasib bangsa ke depan kalau misal penerus masa depan bangsanya malah seperti berandalan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Diky menambahkan, jika berkaca pada sistem pendidikan beberapa tahun ke belakang, di mana pendidikan karakter memiliki persentase terbesar, yakni 60 persen.

“Kemudian persentase keterampilan 20 persen, tapi mana hasilnya dan siapa yang harus disalahkan jika ada peristiwa seperti ini? Harus segera menemukan penyebabnya agar ada solusinya,” tambahnya.

Baca Juga: Waduh, Seorang Pelajar di Kota Banjar Ancam akan Membunuh Gurunya

Guru Diancam akan Dibunuh, FP3 Kota Banjar Sarankan Para Pihak Duduk Bersama

Sementara itu, ia menyarankan pihak terkait duduk bersama untuk membahas masalah ini.

“Kami juga menyarankan kepada seluruh kasepuhan guru untuk tidak segan melapor kalau memang terjadi hal seperti itu. Karena tidak cukup hanya dibereskan secara kekeluargaan, harus dilakukan penindakan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Rikma Dewangga, seorang guru di SMP Negeri 8 Kota Banjar, diancam oleh seorang pelajar yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP swasta di wilayah Desa Kujangsari.

Hal itu terjadi lantaran pada Sabtu sore (26/8/2023), guru tersebut menemukan anak SMP Negeri 8 Kota Banjar sedang bermain di kawasan simpang empat Djarum.

Kemudian, guru tersebut menginformasikan kepada wali kelas agar memeriksa siswanya yang belum pulang. Diduga tak terima, dua orang siswa dari sekolah tersebut dan siswa dari SMP swasta berkomunikasi melalui grup Whatsapp. Para siswa ini mengancam akan membunuh guru tersebut. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Jelang Jatuh Tempo, Desa/Kelurahan di Kota Banjar Belum Lunas PBB-P2

PBB-P2-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Menjelang berakhirnya masa jatuh tempo Pembayaran Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2, Desa/Kelurahan di Kota Banjar, Jawa Barat, masih belum melunasi pembayaran PBB-P2.

Sedangkan masa jatuh tempo Pembayaran Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 akan berakhir pada tanggal 30 September 2023 mendatang.

Kepala Bidang Pendapatan BPKPD Kota Banjar, Jody Kusmajadi, mengatakan, mendekati masa jatuh tempo pembayaran PBB-P2 pada akhir bulan September mendatang, belum ada desa/kelurahan yang melunasi kewajiban pembayaran pajak.

Banyaknya desa/kelurahan yang belum melunasi pembayaran pajak tersebut menyebabkan pendapatan daerah dari sektor PBB-P2 pada tahun ini belum maksimal. Baru terealisasi sebesar 51,54 persen.

Menurutnya, belum tercapainya target maksimal pendapatan dari sektor PBB-P2, karena beberapa faktor. Salah satunya adalah kondisi keuangan masyarakat belum pulih setelah masa pandemi. 

“Mendekati jatuh tempo belum ada desa/kelurahan yang melunasi pembayaran pajak PBB-P2,” kata Jody kepada harapanrakyat.com, Selasa (5/9/2023).

Pembayaran PBB-P2 Kota Banjar Baru Terealisasi 51,54 Persen 

Lanjut menyebutkan, berdasarkan data laporan realisasi PBB-P2 sampai dengan 5 September 2023 pendapatan daerah dari sektor PBB-P2 baru tercapai sebesar Rp4.222.218.813 miliar atau 51,54 persen.

Adapun target pendapatan daerah sektor PBB-P2 berdasarkan nilai pokok pajak yang telah ditetapkan pada tahun ini sebesar Rp8.192.307.729. Nilai tersebut didapat dari jumlah Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) sebanyak 118.530 lembar.

Baca Juga: Darmadji Angkat Suara Soal Usulan Pj Walikota Banjar

Realisasi pembayaran pajak tersebut, lanjutnya, merupakan jumlah keseluruhan PBB-P2 yang dikelola oleh Desa/Kelurahan maupun Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).

Adapun PBB-P2 yang dikelola oleh Desa/Kelurahan yaitu sebesar Rp 6.157.955.657 miliar dan sampai saat ini baru terealisasi sebesar 53,15 persen.

“Untuk yang dikelola oleh Desa/Kelurahan dari target Rp 6,1 miliar lebih baru tercapai 53,15 persen. Adapun secara keseluruhan realisasi PBB-P2 baru tercapai sebesar 51,54 persen,” katanya.

Lebih lanjut ia mengingatkan wajib pajak untuk segera membayar kewajibannya atas PBB-P2. Masyarakat diharapkan bayar PBB-P2 sebelum masa jatuh tempo berakhir yaitu tanggal 30 September mendatang. 

Apabila melewati masa jatuh tempo tanggal 30 September maka wajib pajak akan terkena denda atas keterlambatan pembayaran pajak tersebut.

“Bagi wajib pajak yang melewati masa jatuh tempo tentu itu ada dendanya. Makannya kami imbau untuk segera melakukan pembayaran. Semoga target tahun ini bisa tercapai maksimal,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Mobil Pick Up Tabrak Tiang Listrik dan Pagar Rumah di Jalan Sudirman Ciamis

Mobil-pick-up-tabrak-tiang-listrik-dan-pagar-rumah-warga.jpg

harapanrakyat.com,- Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (5/9/2023). 

Mobil pick up dengan nopol Z 8557 WT itu menabrak tiang listrik dan tembok pagar rumah warga setempat. 

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja pengemudi kendaraan mengalami luka ringan.

Salah seorang warga, Iwan mengatakan, mobil pick up tersebut datang dari arah Barat atau Tasikmalaya menuju arah timur. Saat di lokasi kejadian mobil tersebut hilang kendali dan oleng ke sebelah kanan. 

“Jadi mobilnya itu seperti hilang kendali dan oleng ke sebelah kanan. Kemudian menabrak tiang listrik dan tembok pagar rumah yang berada di pinggir jalan,” katanya.

Baca Juga: Kecelakaan Truk dan Motor di Ciamis, Satu Orang Meninggal Dunia

Menurutnya, kecelakaan tunggal itu terjadi diduga karena sopir mobil pick up itu mengantuk. Kemudian, mengemudikan kendaraannya lumayan kencang. 

“Pas tabrak tiang listrik dan tembok pagar rumah itu suaranya kencang, setelah menabrak sopir langsung keluar dibantu oleh warga, di dalam mobil hanya sopir satu orang,” tuturnya.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut bagian depan mobil pick up itu mengalami kerusakan cukup parah, karena menabrak tiang listrik dan juga tembok pagar rumah.

Saat ini peristiwa kecelakaan tunggal di Jalan Sudirman tersebut sudah ditangani oleh petugas dari Satlantas Polres Ciamis. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts