Beranda blog Halaman 281

Polres Kota Banjar Lakukan Pengamanan Sidang Perdana Kasus Pembunuhan oleh WNA

Polres-Kota-Banjar-Lakukan-Pengamanan-Sidang-Perdana-Kasus-Pembunuhan-oleh-WNA.jpg

harapanrakyat.com,- Polres Kota Banjar, Polda Jabar, lakukan pengamanan sidang perdana kasus pembunuhan yang dilakukan oleh WNA berinisial ALW, Rabu (27/12/2023).

Sidang perdana tersebut berlangsung di Pengadilan Negeri Kota Banjar, dengan dijaga oleh personel dari kepolisian.

Kapolres Kota Banjar AKBP Danny Yulianto mengatakan, pengamanan proses sidang tersebut sebagai bentuk antisipasi hal yang tidak diinginkan selama persidangan.

“Agendanya adalah pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum, dan hari ini sengaja kami hadir untuk memantau juga mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang mengganggu jalannya sidang,” kata Danny Yulianto.

Baca juga: Kasus WNA yang Habisi Mertuanya di Kota Banjar, Imigrasi Tasikmalaya Tunggu Proses Hukum

Dalam pengamanan proses persidangan, polisi dengan senjata lengkap juga berjaga di depan pintu masuk ruang sidang.

“Sebetulnya personel yang menggunakan senjata memang bisa dipersiapkan untuk melakukan pengawalan dan pengamanan karena pertimbangan tertentu,” terangnya.

Ia menjelaskan, segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu jalannya proses persidangan dapat dicegah dengan adanya pengamanan dari personel kepolisian.

“Kita juga menjaga agar terdakwa jangan sampai terpancing emosinya, jadi semua tindakan yang kami nilai untuk bisa mencegah potensi gangguan kami laksanakan,” pungkasnya.

Sementara itu, proses sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut berjalan kurang lebih satu jam dengan aman dan lancar.

Berdasarkan informasi yang didapat harapanrakyat.com, terdakwa ALW ini sering emosi dan melampiaskan amarahnya. (Sandi/R8/HR Online/Editor Jujang)

3 Keunggulan Ini Bikin Konsumen Kepincut Chery Omoda E5

rockomotif-keunggulan-mobil-listrik.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Selain tidak perlu mengeluarkan biaya untuk keperluan konsumsi bahan bakar, keunggulan mobil listrik lainnya yang membuat konsumen tertarik adalah teknologi serta efisiensinya.

Biaya perawatan yang lebih mudah juga menjadi salah satu poin penting sebelum membeli EV. Terbukti, dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan mesin pembakaran internal, biaya perawatan EV jauh lebih efisien.

Vice President PT Chery Sales Indonesia, Harry Kamora, menjelaskan melalui keunggulan mobil listrik yang ditawarkan oleh pihaknya mampu menarik banyak konsumen. Terlebih pada saat perkenalannya pada Agustus 2023 lalu, sudah ada 400 konsumen yang memesan Chery Omoda E5 meskipun belum ada informasi terkait harga resminya.

“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki pertimbangan yang semakin tinggi untuk menggunakan EV karena ramah lingkungan, terutama yang memiliki banyak benefit seperti Chery Omoda E5,” ujarnya.

Adapun tiga keunggulan mobil listrik Omoda E5 yang ditawarkan kepada konsumen terbagi menjadi tiga poin, mulai dari design, fitur keselamatan dan intelegensi, serta performa yang bertenaga dan efisien.

1. Desain

Salah satu yang membuat konsumen kepincut adalah tampilan futuristik dan sporty lantaran model ini lahir dari DNA Omoda 5 yang memiliki karakter khas. Dengan X Future Technology Front Face, model ini menjadi semakin modern dan pantas disebut sebagai kendaraan dari masa depan.

2. Fitur Keselamatan dan Intelegensi Canggih

Sebagai daya tarik, keunggulan mobil listrik Omoda E5 lainnya adalah dari aspek keselamatan yang mumpuni. Di mana, model ini telah dibekali dengan fitur keselamatan tinggi karena sudah tersertifikasi EURO NCAP Bintang Lima, serta dilengkapi dengan 17 Advance Driving Assistance System (ADAS) sebagai fitur keselamatan dengan intelegensi yang tinggi sehingga memberikan kenyamanan.

3. Performa yang Bertenaga dan Efisien

Berbekal baterai berkapasitas 61 kWh dan motor listrik berdaya 150 kW, konsumsi baterai dari mobil ini hanya berkisar 15,3 kWH per 100 kilometer sehingga Chery Omoda E5 mampu diandalkan untuk berkelana hingga 430 kilometer dalam keadaan baterai penuh. Tentu, ini sudah menjadi keunggulan mobil listrik sehingga konsumen tidak perlu lagi khawatir saat berpergian jauh. (*)

Polres Garut Targetkan Zero Miras di Malam Tahun Baru, Mission Impossible?

Polres-Garut-Targetkan-Zero-Miras-di-Malam-Tahun-Baru-Mission-Impossible.jpg

harapanrakyat.com,- Jajaran Polres Garut, Jawa Barat tengah melakukan misi khusus, membuat zero minuman keras (miras) di malam tahun baru.

Namun apakah misi agar setetes miras tidak bisa beredar menjelang malam pergantian tahun baru tersebut menjadi mission impossible (misi yang mustahil)?

Adapun alasan Polres Garut tak main-main dengan misi tersebut, tujuannya agar malam tahun baru tak dijadikan ajang buat onar oleh kaum pemabuk.

Oleh karena itu, langkah ini menjadi atensi agar polsek-polsek yang ada di wilayah Polres Garut terus melakukan operasi peredaran miras.

Namun kemungkinan misi khusus zero miras di malam tahun baru akan menjadi mission impossible Polres Garut.

Pasalnya, tidak sedikit penjual atau bandar miras di Garut, kerap curi-curi kesempatan dan cara, agar barang haram tersebut tetap laku.

Dari beberapa kasus yang harapanrakyat.com pantau, sejumlah penjual atau bandar ada yang membuat bunker (tempat penyimpanan bawah tanah) untuk menyimpan miras. Bahkan, penjual juga menyimpan minuman haram tersebut di gerobak pemulung.

Kasi Humas Polres Garut Ipda Adi Susilo mengatakan, memang tujuan utama menjelang malam pergantian tahun adalah peredaran miras.

“Tiap polsek sudah mulai bergerak melakukan operasi dan merazia pedagang miras. Tujuannya, agar nanti saat pergantian malam tahun baru zero atau tak setetes miras pun,” katanya Rabu (27/12/2023).

Lanjutnya menambahkan, bahwa pihaknya bersama masyarakat tak menganggap sepele dengan peredaran miras di Garut. Karena hampir seluruh tindakan kejahatan jalanan, pemicunya adalah miras.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar zero miras di malam tahun baru di garut terlaksana, maka masyarakat ikut membantu tugas kepolisian. Caranya, dengan segera melaporkan titik-titik yang masih menjual miras.

“Saya pastikan petugas akan segera membersihkannya. Kami ingin menjaga masyarakat tetap tenang di saat perayaan malam tahun baru. Tanpa miras dijamin tak akan ada perusuh atau pembuat onar, seperti yang sudah-sudah,” pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Kelompok Bermotor di Tasikmalaya Kembali Berulah, Konvoi Sambil Geber Knalpot Bising

Kelompok-Bermotor-di-Tasikmalaya-Kembali-Berulah.jpg

harapanrakyat.com,- Kelompok bermotor di Tasikmalaya, Jawa Barat kembali berulah. Begundal jalanan ini membuat onar di Jalan Perikanan Darat (DEPAN SMA 1 Singaparna), Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (26/12/2023) malam.

Bahkan, aksi berandalan bermotor yang bikin resah pengguna jalan lainnya tersebut, sempat viral di media sosial.

Selain menggeber-geberkan motor, begundal jalanan ini juga berdiri sambil membawa bendera.

Beberapa orang juga tampak kontak fisik hingga membuat pengendara lain berhenti dan ketakutan.

Salah seorang warga Tasikmalaya, Irpan Wahab, mengaku resah dengan aksi kelompok bermotor tersebut.

Ia pun meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak berandalan bermotor tersebut. Pasalnya, Irpan sangat takut ketika keluar malam hari bersama anak dan istrinya.

Polres Tasikmalaya dan Brimob Batalyon D pun gerak cepat dengan menurunkan anggotanya langsung ke lapangan menjawab keresahan warga.

Konvoi koboi jalanan yang bikin warga resah dan terganggu karena membuat kebisingan ini pun berhasil petugas halau.  

Beberapa orang berusaha melarikan diri dari kejaran petugas, namun gagal. Alhasil empat anggota kelompok berandal bermotor diamankan petugas ke Mako Polres Tasikmalaya.

“Empat orang kami amankan malam tadi, bersama Brimob Batalyon D Tasikmalaya. Tiga orang sudah dewasa, 1 masih anak-anak,” kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Iptu Ridwan Budiarta, Rabu (27/12/2023).

Menurut Ridwan, kelompok bermotor tersebut tidak berniat membuat keonaran, melainkan konvoi biasa di Tasikmalaya.

Namun meski begitu, mereka membuat resah warga atau pengguna jalan lainnya dengan menggeber-geberkan knalpot bising motornya.

“Mereka ngakunya tidak mau membuat onar. Tapi kan faktanya ada konvoi. Meski begitu kita antisipasi saja, jangan sampai terjadi gesekan dengan masyarakat,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Pemkot Cimahi Luncurkan PSC 119, Tangani Pasien Gawat Darurat

Penjabat-Wali-Kota-Cimahi-Dicky-Saromi.jpg

harapanrakyat.com – Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, meluncurkan pelayanan Public Safety Center (PSC) 119 yang terintegrasi dengan pusat pelayanan kesehatan.

Sebagai informasi, PSC 119 adalah mekanisme pelayanan terhadap masyarakat luas dalam melayani pasien atau korban gawat darurat. Baik akibat kecelakaan maupun sakit.

Dinas Kesehatan Kota Cimahi resmi meluncurkan PSC 119 ini dalam memperkuat Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) bagi masyarakat.

Baca Juga : Insiden Kebakaran Rumah di Garut, Satu Orang Tewas Terpanggang

“SPGDT memiliki tujuan untuk memberi kemudahan dan peningkatan akses serta mutu pelayanan kegawatdaruratan. Selain itu SPGDT juga berfungsi mempercepat waktu penanganan kepada korban atau pada pasien gawat darurat. Pada akhirnya dapat menurunkan angka kematian atau kecacatan,” ucap Penjabat Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, Rabu, (27/12/2023).

Ia juga mengatakan, PSC 119 ini merupakan inovasi untuk meningkatkan keselamatan dan juga peningkatan terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Penyelenggaraan SPGDT ini, kata Pj Wali Kota Cimahi, terdiri atas gabungan sistem komunikasi tanggap gawat darurat. Meliputi sistem penanganan korban atau pasien gawat darurat, termasuk sistem transportasi untuk gawat darurat.

“Layanan ini memiliki tujuan untuk memberikan respons cepat pada situasi yang darurat, dan memberi informasi, serta bantuan dalam keadaan kritis,” katanya.

Baca Juga : Waspada! Bencana Hidrometeorologi Mengintai Kabupaten Bandung

PSC 119 juga dapat menjadi sebuah wadah koordinasi untuk pemberian pelayanan gawat darurat secara tepat, cepat, dan cermat bagi masyarakat luas di Kota Cimahi. Layanan ini juga tersedia secara online setiap saat.

“Harapannya, masyarakat umum yang akan jadi bagian integral dalam kesuksesan peluncuran layanan ini. Kedepannya, akan semakin mengenal dan memahami pentingnya kehadiran PSC 119 dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan bersama menekan angka kematian,” tuturnya. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Simak Perawatan Motor Listrik Agar Performanya Tetap Maksimal

rockomotif-perawatan-motor-listrik-01.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Untuk memberikan performa yang maksimal, meskipun minim pengecekan tidak seperti motor konvensional, perawatan motor listrik tetap harus dilakukan.

Alasannya adalah supaya beberapa komponen penting seperti baterai atau komponen lainnya, dapat terpantau dengan cukup baik. Sehingga, saat digunakan kendaraan tersebut dapat memberikan performa yang mumpuni.

PT Terang Dunia Internusa, sebagai produsen United E-Motor, membagikan beberapa hal terkait perawatan motor listrik untuk menunjang mobilitas harian serta untuk memastikan kinerjanya tetap optimal dan umur pakainya maksimal.

“Motor listrik tetap perlu perawatan, namun tidak serumit motor bensin, jauh lebih mudah. Paling utama seputar baterai dan kelistrikan,” ungkap Andry Dwinanda, General Manager PT Terang Dunia Internusa.

Berikut adalah beberapa tips perawatan motor listrik yang dapat dilakukan oleh pemilik kendaraan:

1. Menjaga Kondisi Baterai
Baterai adalah komponen paling penting pada motor listrik. Sebaiknya gunakan jenis charger yang disediakan oleh pabrikan atau charger yang direkomendasikan. Pastikan untuk selalu mengisi daya baterai sesuai dengan petunjuk yang ada pada buku manual panduan penggunaan. Hindari overcharging. Hal ini dapat merusak sel baterai dan memperpendek umur baterai. Selain itu, hindari penggunaan motor listrik sampai baterai habis sepenuhnya. Hal tersebut dapat mengurangi umur pakai baterai.

2. Pemeriksaan Rem
Rem yang baik adalah kunci keselamatan bagi pengguna kendaraan. Lakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan sistem pengereman berfungsi dengan baik. Pastikan kampas rem memiliki ketebalan yang cukup. Segara ganti jika memang kampas sudah tipis. Pastikan kondisi cakram rem dan kinerjanya tetap prima dengan memastikan tidak ada goresan atau deformasi yang dapat memengaruhi proses pengereman.

3. Pengecekan Tekanan Ban
Tekanan udara yang tepat pada ban adalah kunci kenyamanan dan keamanan berkendara. Pastikan tekanan udara pada ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Tekanan yang tepat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan kestabilan kendaraan.

4. Metode Penyimpanan
Parkirkan kendaraan di tempat yang kering dan terlindung dari cuaca ekstrem. Selalu gunakan penutup untuk melindungi dari debu dan kotoran. Jika motor listrik tidak digunakan untuk waktu yang lama, simpanlah baterai pada daya sekitar 50%. Letakkan baterai di tempat yang jauh dari paparan sinar matahari secara langsung dengan suhu yang sejuk.

5. Melakukan Pengecekan Rutin
Lakukan pemeriksaan visual secara rutin terhadap semua komponen sepeda motor, termasuk kabel-kabel, lampu, dan bagian lainnya. Pastikan sistem elektrik berfungsi dengan baik. Segera ganti lampu yang mati. Periksa kabel-kabel untuk memastikan tidak ada korsleting atau kabel yang terkelupas.

6. Perhatikan Kondisi Jalan
Kendarai dengan perlahan dan berhati-hati saat melewati jalan rusak. Hindari jalan berlubang dan rusak. Kondisi jalan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada suspensi dan bagian-bagian komponen lainnya.

7. Memeriksa Aplikasi atau Software Tambahan
Beberapa pabrikan, seperti United E-Motor, memberikan tambahan fitur aplikasi atau software yang memiliki berbagai fungsi. Periksa selalu pembaruan aplikasi untuk memastikan bahwa koneksi dan integrasi dengan motor listrik berjalan dengan aman dan lancar.

Selalu gunakan buku panduan pengguna yang disediakan oleh pabrikan motor listrik sebagai petunjuk perawatan yang lebih spesifik. Menerapkan cara merawat motor listrik dengan baik, artinya kamu dapat memastikan kinerjanya secara optimal dan memperpanjang umur pakai komponen utamanya.

Reses di Bandung Barat, Ace Hasan Soroti Soal Pemanfaatan Bantuan PKH

Wakil-Ketua-Komisi-VIII-DPR-RI-Ace-Hasan-Syadzily.jpg

harapanrakyat.com – Stunting, pendidikan, dan pemanfaatan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi topik utama saat reses Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Tubagus Ace Hasan Syadzily di Sindangkerta, Bandung Barat, Jawa Barat. Saat ini, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana PKH se Indonesia senilai Rp 29 triliun.

Ace menegaskan, para penerima bantuan PKH agar bisa menggunakannya sebijak mungkin, baik untuk kesehatan maupun pendidikan. Dengan demikian, kata Ace, bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Tujuan pemerintah memberikan bantuan PKH ini agar masyarakat yang berpenghasilan rendah bisa memenuhi hak mendasarnya,” ungkap Ace, Rabu (27/12/2023).

Baca Juga : Puluhan KPM PKH di Desa Margajaya Ciamis Dilatih Membuat Kerajinan Bambu

Ace mencontohkan bantuan PKH untuk ibu hamil. Maka, lanjut ia, seyogianya penerima manfaat PKH ibu hamil ini dapat menggunakannya untuk membeli pemenuhan nutrisi ibu hamil. Dengan demikian, kata ia, bayi yang masih dalam kandungan itu memperoleh makanan bergizi.

“Dengan demikian, bayi yang nantinya lahir akan terhindar dari stunting dan terjamin kesehatannya,” ucap Ace.

Demikian halnya juga dengan bantuan PKH pendidikan. Ia mengharapkan masyarakat dapat menggunakan dana PKH itu untuk membeli kebutuhan pendidikan untuk anaknya. Ia tidak mengharapkan jika dana PKH pendidikan itu digunakan untuk membeli kebutuhan lain selain pendidikan.

“Sehingga dengan bantuan PKH pendidikan ini tidak ada lagi anak putus sekolah. Saya tidak ingin di Indonesia ini buta huruf karena tidak sekolah,” katanya.

Baca Juga : Usahanya Cimpringnya Maju, KPM PKH di Pangandaran Graduasi Mandiri

“Ibu-ibu disini harus bersyukur sudah menerima bantuan PKH. Karena PKH hanya untuk 10 juta keluarga dari total 270 juta jiwa masyarakat Indonesia,” ucap Ace menambahkan.

Ace pun mengharapkan agar penerima manfaat PKH ini bisa mencairkan dana melalui orang lain melainkan harus oleh penerima langsung. Karena penyaluran dana PKH ini langsung ke rekening penerima. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Insiden Kebakaran Rumah di Garut, Satu Orang Tewas Terpanggang

Insiden-Kebakaran-Rumah-di-Garut-Satu-Orang-Tewas-Terpanggang.jpg

harapanrakyat.com,- Satu orang tewas dalam insiden kebakaran rumah di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (26/12/2023).

Polisi menemukan korban sudah hangus di antara bekas reruntuhan bangunan rumah yang terbakar.

Ating, perempuan tua warga Kampung Nangoh Tonggoh, Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, tewas mengenaskan. Ia tak bisa diselamatkan, setelah terjebak api yang sudah mengepung kediamannya.

“Awal mula kejadian kebakaran rumah tersebut diduga berasal dari konsleting arus jaringan listrik,” kata Kasi Humas Polres Garut Ipda Adi Susilo, Rabu (27/12/2023).

Lanjutnya menambahkan, korban sempat memberitahukan kepada cucunya bernama Linda, bahwa telah terjadi kebakaran. Linda pun sontak kaget dan bergegas menyelamatkan diri keluar rumah.

Menurut keterangan Linda, neneknya itu pergi ke arah dapur bertujuan hendak memadamkan api.

Namun dalam insiden kebakaran rumah di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, korban tidak sempat untuk menyelamatkan diri.

“Api membesar dengan cepat, hingga merambat ke dua rumah tetangga korban, dan turut menghanguskan kedua rumah lainnya,” terangnya.

Anggota Polsek Kadungora bersama warga sekitar pun bergotong royong padamkan api dengan alat seadanya, hingga si jago merah berhasil padam.

Setelah api padam, anggota Polsek Kadungora melakukan olah tempat kejadian perkara, dan menemukan jasad Ating hangus terbakar di ruangan dapur rumahnya.

Sementara itu, dari insiden kebakaran di Kecamatan Kadungora, Garut ini menelan 1 orang meninggal dunia dan total kerugian materil sekitar Rp 130 juta.

“Sehubungan dengan kejadian tersebut, keluarga korban menerima kejadian itu sebagai musibah. Pihak keluarga juga menolak untuk melakukan autopsi kepada jasad korban,” tutupnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

DPRD Anggap Relokasi PKL Dalem Kaum Bandung Hal Keliru, Kenapa?

Relokasi-PKL-Kawasan-Dalem-Kaum.jpg

harapanrakyat.com – DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, menilai upaya relokasi pedagang kaki lima (PKL) Dalem Kaum ke Basement Alun-Alun Bandung adalah hal keliru. DPRD menganggap, relokasi tersebut bakal merugikan PKL.

Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Folmer SM Silalahi mengatakan, relokasi PKL Dalem Kaum bahkan akan menurunkan omzet pedagang. Selain itu, kondisi di basement yang masih digunakan untuk parkir kendaraan, dapat menimbulkan dampak kesehatan.

“Dampaknya bisa mengganggu kesehatan, karena gas kendaraan itu mengandung karbon monoksida, nitrogen oksida dan lain sebagainya. Akibatnya bisa berdampak pada kesehatan, baik pengunjung maupun pedagang,” ungkapnya di Kota Bandung, Rabu (27/12/2023).

Baca Juga : Tersisa 32 PKL Kawasan Dalem Kaum Bandung Masih Berproses Relokasi

Ia menerangkan, dengan kondisi tersebut maka akan membuat pengunjung malas datang ke tempat para PKL relokasi. Sehingga akan berdampak pada sisi ekonomi para pedagang.

“Bagaimana pengunjung mau datang dan berlama-lama di sana (tempat relokasi PKL Dalem Kaum). Saya saja 10 menit di bawah (Basement Alun-alun Bandung) itu langsung sesak nafas. Apalagi para pedagang yang bisa berjam-jam di sana,” katanya.

Selain asap kendaraan, Folmer menuturkan, minimnya saluran udara membuat udara di tempat relokasi bisa sangat berbahaya bagi para PKL di masa yang akan datang.

“Sirkulasi udara juga harus dipikirkan, karena ini kan kita bicara aktivitas di dalam ruangan,” ujarnya.

Relokasi PKL Dalem Kaum ke Basement Alun-alun tak Sesuai Rancangan Awal

Folmer juga akan meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Bandung melakukan pengecekan kualitas udara di Basement Alun-alun Bandung yang menjadi tempat relokasi PKL itu.

Meski demikian, Folmer mendukung upaya relokasi PKL Dalem Kaum ini dalam rangka menjaga estetika Kota Bandung, untuk terlihat indah dan tertata. Namun tempat relokasi pun harus memberikan keuntungan bagi para pedagang.

Baca Juga : Lakukan Penertiban, PKL Kawasan Dalem Kaum Bandung dan Satpol PP Terlibat Bentrok

“Jangan sampai asal pindah saja, tapi kita harus memikirkan bagaimana dampak kesehatannya, dan akses pengunjungnya. Rancangan awalnya, Basement Alun-alun Bandung itu untuk tempat parkir, bukan untuk relokasi PKL Dalem Kaum. Maka kalau seperti ini tidak sesuai dengan rancangan awalnya,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Polres Ciamis Tangani 2 Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur oleh Oknum Guru Ngaji

Polres-Ciamis-Tangani-2-Kasus-Dugaan-Pencabulan-Anak-di-Bawah-Umur-oleh-Oknum-Guru-Ngaji.jpg

harapanrakyat.com,- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis, Jawa Barat, saat ini sedang menangani dua kasus dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur.

Kedua pelaku dari dua wilayah berbeda itu, sudah berhasil Satreskrim Polres Ciamis amankan. Saat ini sedang dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. 

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Joko Prihatin mengatakan, kedua kasus tersebut dari dua lokasi berbeda namun satu wilayah hukum Kabupaten Ciamis.

Adapun kedua pelaku tindak pidana pencabulan anak itu, yakni AR (31) dan ZM (61), yang merupakan oknum guru ngaji.

“Masih dalam penyelidikan dua kasus perbuatan pencabulan anak di bawah umur sejenis, jadi bukan lawan jenis,” katanya kepada HR Online, Rabu (27/12/2023).

“Pertama itu oknum guru ngaji di salah satu ponpes di Ciamis. Pelaku kedua juga sama oknum guru ngaji, cuma itu ngaji di rumah,” tambahnya.

Modus Pelaku Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Ciamis

Lanjut Joko menjelaskan, untuk pelaku AR (31) korbannya ada sebanyak 10 orang. Polres Ciamis sudah melakukan visum kepada 5 korban.

Adapun modus AR, jadi pelaku menyuruh korban-korbannya untuk menggaruk tubuhnya, dari mulai badannya hingga ke bawah. Namun akhirnya korban harus memegang alat vital pelaku.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku mengiming-imingi korban dengan uang kisaran Rp 10 sampai Rp 50 ribu.

“Korban yang disetubuhi itu ada sebanyak 5 orang. Ada yang sudah disetubuhi 3 kali, 2 kali dan satu kali. Dugaan pencabulan anak di bawah umur oleh pelaku AR ini dilakukan di kobong pesantren,” tuturnya.

Lebih lanjut Joko mengungkapkan, bahwa pelaku AR telah melakukan perbuatan bejatnya tersebut sudah sejak tahun 2021 lalu.

Untuk korban sendiri yang sudah teridentifikasi ada sebanyak 10 orang, yang semuanya masih di bawah umur.

Awal mula terungkapnya kasus tersebut, ketika ada satu korban yang cerita ke keluarganya. Bahwa korban diperlakukan seperti itu (dicabuli).

“Dari situ akhirnya merembet ke beberapa orang. Kemudian kita lakukan pengembangan dan penyelidikan,” ungkapnya.

Jumlah Korban Dugaan Pencabulan oleh ZM

Sementara untuk pelaku ZM (61), juga sama AR. Namun untuk oknum guru ngaji ini, korban datang ke rumah pelaku.

Sedangkan untuk korban pelaku ZM, baru ada dua orang dan saat ini masih dalam penyelidikan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Ciamis, pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur ini tidak sampai melakukan persetubuhan.

“Karena pelaku usianya sudah tua. Sehingga alat kelaminnya tidak bisa sampai tegang sekali dan hanya di-loli saja,” katanya.

Joko mengungkapkan, untuk modus pelaku ZM sendiri hampir sama, yaitu bujuk rayu supaya pintar dan diiming-imingi sejumlah uang. Pelaku melakukan aksinya itu di rumah pelaku sehabis mengaji.

Terungkapnya kasus ini, karena ada salah satu anak yang menolak untuk mengaji ke rumah pelaku.

“Lalu orang tua korban mendesak agar korban cerita. Akhirnya korban mengaku bahwa telah diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku,” ungkapnya.

Pihaknya mensinyalir, bahwa kasus pencabulan yang pelaku ZM lakukan masih ada korban-korban lain. “Hanya saja kemungkinan korban takut untuk melaporkan,” terangnya.

Joko menambahkan, saat ini Polres Ciamis juga sudah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Ciamis. Selain itu juga berkoordinasi dengan Dinas P2KBP3A Ciamis untuk trauma healing korban dugaan pencabulan anak di bawah umur.

“Bahkan kami juga akan mendatangkan psikolog dari Bandung, untuk trauma healing para korban,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts