Beranda blog Halaman 250

Glamping Legok Kondang Lodge Ciwidey, Nuansa Bali di Puncak Pegunungan

Glamping-Legok-Kondang-Lodge-Ciwidey.jpg

Bagi Anda yang menginginkan pengalaman menginap yang tak terlupakan dengan nuansa Bali yang kental, Glamping Legok Kondang Lodge di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat adalah pilihan yang tepat. Tempat ini menawarkan pemandangan alam yang mempesona dan sarapan lezat.

Sebelum memutuskan untuk merencanakan perjalanan ke daerah Ciwidey, penting untuk melakukan pemesanan jauh-jauh hari sebelum tanggal kedatangan. Minat yang tinggi dari para wisatawan membuat Glamping Legok Kondang Lodge selalu dipenuhi pengunjung. 

Pesona Glamping Legok Kondang Lodge Ciwidey di Kabupaten Bandung

Meski harganya cukup tinggi, namun semua yang Anda dapatkan sepadan dengan nilai yang Anda bayar. Mengapa demikian?

Baca Juga: Igloo Camp Ranca Upas, Ketenangan di Pelukan Alam Bandung Selatan

Fasilitas Lengkap dengan Kolam Renang Pribadi

Pertama-tama, fasilitas yang tersedia di Glamping Legok Kondang Lodge Ciwidey sangat memukau. Kamar-kamar yang luas dan bersih memberikan kenyamanan tersendiri. Berbagai perlengkapan dan fasilitas tersedia dengan lengkap. 

Untuk glamping tipe royal suite tent hanya ada satu unit, Anda bisa menikmati kolam pribadi berair hangat yang bersih. Kolam ini membuat seluruh keluarga betah berlama-lama menikmati suasana santai di dalamnya.

Tak hanya itu, pemandangan alam di sekitar Glamping Legok Kondang Lodge begitu indah. Hutan dan taman yang eksotis menciptakan suasana tenang dan damai. Keindahan alam sekitar yang luar biasa merupakan salah satu daya tarik utama dari tempat glamping ini.

Baca Juga: Cerita Mistis Gunung Patuha, Legenda Pak Tua dan Kawah Putih

Floating Breakfast, Sajikan Sarapan Lezat

Tak kalah penting, pelayanan yang diberikan menjadi alasan tempat ini banyak peminat. Mulai dari proses pemesanan hingga pengantaran dengan odong-odong ke lokasi glamping, semuanya berjalan lancar. 

Salah satu hal unik yang menjadi daya tarik adalah adanya layanan floating breakfast di pagi hari. Anda dapat menikmati hidangan sarapan yang lezat sambil mengapung di kolam pribadi, menciptakan pengalaman makan yang tak terlupakan.

Dengan segala fasilitasnya, Glamping Legok Kondang Lodge Ciwidey adalah destinasi yang sesuai bagi para wisatawan yang menginginkan pengalaman menginap dengan nuansa Bali yang eksotis. Pastikan Anda melakukan pemesanan dari jauh-jauh hari agar bisa mendapatkan kesempatan menginap di tempat istimewa yang berlokasi di Jalan Kurunangan, Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey ini. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Polres Kota Banjar Respon Keluhan Masyarakat Terkait Knalpot Brong

Polres-Kota-Banjar-Respon-Keluhan.jpg

harapanrakyat.com,- Polres Kota Banjar, Polda Jabar, respon keluhan masyarakat terkait penggunaan knalpot brong. Hal itu seringkali disampaikan masyarakat saat kegiatan Jumat Curhat. Penggunaan knalpot brong memang sangat mengganggu dan tidak sesuai dengan standar pabrikan.

Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto, melalui Kaurbinops Lantas Iptu Sugeng Sulendro mengatakan, sebagai respon terhadap keluhan masyarakat, Polres Kota Banjar berhasil mengamankan sejumlah pengendara yang menggunakan knalpot brong.

“Terkait keluhan masyarakat tentang knlapot brong, kami tindaklanjuti dan berhasil mengamankan sejumlah pengendara sepeda motor,” kata Sugeng Sulendro, Senin (8/1/2024).

Baca Juga: Polres Kota Banjar Lakukan Pengamanan Sidang Perdana Kasus Pembunuhan oleh WNA

Menurutnya, anggota Satlantas Polres Kota Banjar, berhasil mengamankan sebanyak 8 unit sepeda motor yang tidak sesuai standar pabrikan, termasuk menggunakan knalpot brong.

“Hari ini kami mengamankan sebanyak delapan unit kendaraan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong,” terangnya.

Sugeng menjelaskan, selain diberikan sanksi teguran, para pelanggar juga diberikan sanksi tilang.

“Semuanya yang berhasil diamankan diberikan sanksi tilang karena menggunakan knalpot brong,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, para pelanggar tersebut juga diminta untuk menujukkan surat-surat kendaraan dan membawa knalpot yang sesuai standar.

“Kita juga meminta mereka untuk mengganti knalpot yang standar. Sementara itu, knalpot brong kita sita untuk dimusnahkan,” tambahnya.

Sugeng berharap, bagi para pemilik kendaraan bisa mengikuti aturan yang berlaku. Tidak menggunakan knalpot brong yang bisa mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Imbauan untuk masyarakat khususnya yang mempunyai kendaraan sepeda motor agar tidak menggunakan knalpot brong. Ayo kita bersama-sama ciptakan kenyamanan dan kondusifitas,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Gerebek Pria di Cibiuk Garut, Polisi Temukan Ratusan Pil Haram dan Alat Hisap Sabu

Polisi-memeriksa-pria-asal-Cibiuk-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Satuan Reserse Narkoba Polres Garut, Jawa Barat, kembali menggerebek seorang pria asal Cibiuk yang diduga bandar pil haram. 

Pelaku mengedarkan pil haram tersebut di perkampungan. Selain ratusan pil berbagai jenis, petugas juga menemukan “bong” atau alat hisap sabu.

AP (28) pria asal Kampung Pasanggrahan, Desa Majasari Kecamatan Cibiuk Garut, digerebek polisi di kediamannya. Ia tak bisa berkutik setelah beberapa anggota polisi berpakaian preman mencokok dirinya bersama barang haramnya berupa pil haram.

“Menindaklanjuti informasi, anggota Sat Res Narkoba Polres Garut, berhasil mengamankan satu orang laki-laki tersangka pengedar obat keras tertentu dengan inisial AP (28) warga Kecamatan Cibiuk di kediamannya,” kata Ipda Adi Susilo, Kasi Humas Polres Garut, Senin (8/1/2024).

Baca Juga: Update Terbaru Kasus Oknum Satpol PP Garut Deklarasi Dukung Cawapres Gibran

Pada saat penggeledahan terhadap tersangka ditemukan barang bukti berupa pil haram sebanyak 440 butir, jenis tramadol, satu buah alat hisap sabu atau bong yang terbuat dari botol air mineral kemasan, satu buah sedotan plastik dan dua buah plastik klip bening.

“Menurut keterangan tersangka ia mendapatkan obat tersebut dari ZM (29) warga Limbangan yang sudah berhasil diringkus juga oleh Sat Narkoba Polres Garut,” tambahnya.

Menurutnya, pria asal Cibiuk tersebut mendapatkan narkotika jenis sabu dari media sosial Instagram.

“Pelaku dapat dari media sosial, transaksinya pun tidak menggunakan darat, tapi sistem online,” tutupnya. 

Kini pelaku tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polres Garut. Ia bisa dikenakan Undang-Undang Narkotika dan Undang-Undang Kesehatan. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Rumah Warga di Langkaplancar Pangandaran Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Rumah-warga-pohon-tumbang.jpeg

harapanrakyat.com,- Rumah Abdul Mahrum warga Dusun Gorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, rusak gegara tertimpa pohon tumbang. Peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut, Senin (8/1/2024) siang.

Agus Salim, warga Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, mengatakan, hujan deras dengan angin kencang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Imbas dari angin kencang itu membuat pohon besar tumbang dan menimpa rumah warga.

“Hujan disertai angin kencang mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan salah satunya menimpa rumah warga,” katanya.

Agus menyebut pohon tersebut menimpa bagian atap rumah milik Abdul Mahrum. Kondisi atap rumah Abdul mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Meski saat kejadian pemilik rumah sedang berada di dalam, namun alhamdulilah tidak mengakibatkan korban luka. Hanya saja perabotan di dalam rumah terkena hujan, karena saat kejadian kondisinya hujan lebat,” jelasnya.

Setelah hujan mereda, pemilik rumah dan warga langsung mengevakuasi pohon tersebut. Warga kemudian memasang terpal pada bagian atap yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: Hujan Tak Turun-Saluran Air Bocor, Petani di Pangandaran Terancam Gagal Panen

Kejadian pohon tumbang saat hujan deras dengan angin kencang sering terjadi. Untuk itu warga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

“Saat ini cuaca ektrim, saya ingatkan kepada semua warga terutama yang rumahnya dekat dengan pohon tinggi atau di dekat tebing untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita harapkan terjadi. Jika merasa tidak aman sebaiknya mengindari daerah-daerah rawan bencana longsor,” pungkasnya. (Enceng/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Duh, ASN Guru SD di Tasikmalaya Joget Dukung Prabowo Gibran

ASN-Guru-SD-di-Tasikmalaya-Joget-Dukung-Prabowo-Gibran.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang guru SD berstatus ASN di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat joget sambil nyanyi dukung Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Videonya kemudian viral di media sosial.

Video dengan durasi 4 menit 28 detik memperlihatkan seorang guru berbaju merah mendeklarasikan dukungannya kepada paslon nomor urut 2. 

Belakangan diketahui, guru tersebut mengajar di SDN 3 Gobras, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya berinisial IN.

Dalam video yang beredar, IN memperkenalkan diri dan menyebut dirinya akan menyanyikan lagu berjudul PSG atau Prabowo Bersama Gibran. “Siap? Cus!” katanya mengawali video. 

“Mari-mari coblos Prabowo-Gibran, nomor 2 janganlah lupa. Mari coblos Prabowo-Gibran, Februari tanggal 14,” IN pun mulai bernyanyi, tak lupa sambil berjoget ria.

Baca Juga: Geger! Belasan Satpol PP Garut Diduga Dukung Cawapres Gibran Rakabuming

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar Surahman menyayangkan beredarnya video guru SD ASN yang terang-terangan menyatakan dukungan pada Prabowo Gibran.

“Saya prihatin dan kecewa dengan adanya video viral tersebut,” kata Ucu, Senin (8/1/2024).

Menurut Ucu, pihak sekolah sempat melarang video tersebut disebarkan. Namun, IN malah mengunggahnya di status WhatsApp, bahkan diunggah di YouTube.

“Video yang beredar tersebut sempat dilarang terlebih dahulu oleh pihak kepala sekolah untuk disebarkan. Namun, yang bersangkutan malah memposting di YouTube dan dijadikan status WhatsApp pribadinya. Kemudian viral, kami kaget, kecewa, dan sedih sekali,” terangnya.

Ucu juga menegaskan, ASN harus bersikap netral dan tidak menunjukkan sikap keberpihakan pada pada salah satu calon. 

“Mau itu presiden, mau legislatif. Saya berharap keberpihakan seperti itu tidak terjadi. Tapi, ini malah diduga memakai ruang kelas sebagai tempat yang bersangkutan melakukan tindakan yang tidak terpuji seperti itu,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Angin Kencang Terpa Bogor, 77 Rumah Dilaporkan Rusak

Angin-Kencang-Terpa-Bogor-77-Rumah-Dilaporkan-Rusak.jpg

harapanrakyat.com,- 77 rumah warga dilaporkan rusak pasca angin kencang terpa wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/1/2024).

Adapun 77 rumah yang rusak tersebut, di antaranya 1 rusak berat, 3 unit mengalami kerusakan sedang, dan 73 rumah rusak ringan.

Musibah angin kencang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah sekitar Kabupaten Bogor, pada jam 15.30 WIB.

Akibatnya, 77 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 227 jiwa terdampak musibah tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun terluka, namun gegara angin kencang yang terpa wilayah Kabupaten Bogor, membuat 1 KK atau 5 jiwa mengungsi ke rumah orang tuanya.

“4 RT di Gunung Sindur yang terdampak angin kencang,” kata Muhammad Adam Hamdani, selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Senin (8/1/2204).

Adapun kerusakan akibat bencana tersebut, rata-rata rumah yang rusak pada bagian dinding dan atap.

Lanjutnya menambahkan, setelah angin kencang, pihaknya melakukan kaji cepat. Selain itu juga berkoordinasi dengan aparat setempat, guna melakukan penanganan bencana lebih lanjut.

Sedangkan rumah terdampak angin kencang, saat ini sudah ada beberapa rumah yang diperbaiki.

BMKG juga mengeluarkan peringatan waspada akan potensi hujan deras disertai angin kencang dan petir, masih bisa terpa Kabupaten Bogor.

Potensi tersebut bisa terjadi dua hari kedepan atau sampai Rabu (10/1/2024), dalam rentang dari siang sampai malam. (Adi/R5/HR-Online)

Akses Tol Gedebage Ditutup Sementara, DPRD Kota Bandung Ungkap Ini!

ketua-dprd-kota-bandung-tedy-rusmawan.jpeg

harapanrakyat.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Jasa Marga, resmi menutup sementara akses tol Gedebage KM 149 pada Senin, (1/1/2024). Hal tersebut, karena adanya perbaikan infrastruktur jembatan flyover di sekitar pintu masuk tol.

Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan berharap, proses perbaikan akses tol tersebut bisa berlangsung dengan cepat.

Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan akses tol tersebut dalam mengurangi kepadatan di kawasan Gedebage pada waktu tertentu.

Baca Juga : Kisruh Relokasi PKL Dalem Kaum Bandung, DPRD Keluarkan Nota Komisi

Menurutnya, hingga saat ini masih ada belum ada kejelasan dan kepastian hingga kapan penutupan sementara akses tol tersebut.

“Kami berharap, proses perbaikan akses tol ini bisa secepatnya (selesai). Ada baiknya juga jika PUPR dan Jasa Marga, memberikan informasi detail kapan warga bisa menggunakan akses tol ini lagi,” ungkapnya di Kota Bandung, Senin (8/1/2024).

Pihaknya juga meminta Pj Gubernur Jawa Barat memantau kondisi arus lalu lintas di Gedebage saat ad apenutupan semenatar akses tol tersebut.

Lebih jauh, Ia berharap pada masa kepemimpinan Bey Machmudin ini, pelebaran jalan di kawasan Gedebage selatan dapat terealisasi. Hal tersebut, untuk menunjang volume kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

“Pak Pj gubernur bisa melakukan pengawasan dan pemantauan melihat dampak dari penutupan sementara (akses tol Gedebage) ini. Belum lagi pada Januari ini akan ada peluncuran salah satu mal di kawasan Gedebage. Tentunya ini akan berdampak pada arus lalu lintas,” ujarnya.

Baca Juga : PT KAI Tanggung Biaya Perawatan Korban Tabrakan Kereta Api di Cicalengka Bandung

Selain itu, ketika proses perbaikan akses tol tersebut rampung, ia berharap waktu operasional dapat lebih maksimal.

“Ketika beroperasi kembali (akses tol Gedebage), maka waktu operasionalnya bisa 24 jam. Karena akses ini penting bagi masyarakat, yang tentunya akan kami terus suarakan,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Bencana Tanah Longsor di Subang, Satu Warga Meninggal Dunia

Bencana-Tanah-Longsor-di-Subang-Satu-Warga-Meninggal-Dunia.jpg

harapanrakyat.com,- Bencana tanah longsor di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menelan korban jiwa. Musibah tanah longsor tersebut terjadi di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, pada Minggu (7/1/2024) sore hari.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD, Enda mengatakan, peristiwa longsor terjadi pasca hujan yang mengguyur wilayah tersebut dengan intensitas yang tinggi dan cukup lama.

“Kejadiannya di wisata Mata Air Cipondok sekitar pukul 17.45 WIB, setelah hujan yang cukup lama,” katanya Minggu (7/1/2024).

Lebih lanjut Enda mengungkapkan, bahwa satu orang yang meninggal akibat bencana tanah longsor di Subang tersebut, datanya masih sementara dan belum teridentifikasi.

“Adapun yang lainnya masih dalam proses kaji cepat atau pendataan,” ungkapnya.

Sementara untuk mempercepat penanganan darurat, pihaknya mendirikan posko darurat yang lokasinya ada di dekat longsor.

Adapun wilayah yang terdampak bencana tanah longsor di Subang, ada di lereng bukit. Sedangkan di bawah bukit tersebut ada areal persawahan.

Menurut informasi yang BPBD Subang terima, material longsor yang menimbun sejumlah bangunan tersebut, berupa lumpur yang masih terlihat masif.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan imbauan, agar masyarakat di wilayah Subang tetap waspada.

Pasalnya, BMKG memperkirakan bahwa wilayah Subang dan sekitarnya masih terjadi hujan dengan intensitas sedang sampai tinggi sampai hari Selasa (9/1/2024).

Selain itu, BNPB juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di bawah bukit, lereng tebing, untuk mengevakuasi diri sementara waktu, agar tidak menjadi korban bencana tanah longsor. Hal tersebut jika hujan deras dengan rentang waktu lebih dari 1 jam.

Sementara itu, Pj Gubernur Jabar, Bey, Machmudin mengatakan, sampai saat ini ada sekitar 49 warga yang masih bertahan di pengungsian.

Warga Subang yang ada di pengungsian tersebut masih takut bencana tanah longsor susulan akan terjadi kembali.  (Adi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Kisruh Relokasi PKL Dalem Kaum Bandung, DPRD Keluarkan Nota Komisi

Demo-PKL-Dalem-Kaum.jpg

harapanrakyat.com – Kisruh penolakan relokasi PKL Dalem Kaum Bandung, Jawa Barat ke Basement Alun-alun Bandung, memantik respon kalangan legislatif. Komisi B DPRD Kota Bandung, mengeluarkan nota komisi terkait penolakan para PKL tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Folmer Siswanto M Silalahi mengatakan, nota komisi tersebut berisi beberapa rekomendasi. Salah satunya berisi agar para PKL masih bisa beraktivitas sementara di Kawasan Dalem Kaum.

DPRD mengambil rekomendasi tersebut, sambil menunggu perbaikan dan pembenahan Basement Alun-alun Bandung, yang dinilai tidak representatif sebagai bangunan komersial.

Baca Juga : Masih Ada PKL Tolak Relokasi, Pemkot Bandung Bakal Gelar Audiensi

“Hasil audiensinya, kita akan menerbitkan nota komisi. Agar teman-teman PKL Dalem Kaum bisa beraktivitas sementara atau paruh waktu di Kawasan Dalem Kaum,” ungkapnya di Kota Bandung, Senin (8/1/2023).

Ia mengungkapkan hal tersebut seusai menggelar audiensi Komisi B DPRD Kota Bandung dan PKL Dalem Kaum terkait penolakan relokasi PKL.

Sebelumnya, ratusan PKL Dalem Kaum melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bandung. Mereka menuntut adanya keadilan bagi para PKL terkait relokasi ke Basement Alun-alun Bandung.

Folmer menilai, tempat relokasi PKL Dalem Kaum belum representatif untuk bangunan komersil. Mengingat dalam mengalih-fungsikan bangunan, maka adanya kriteria tertentu yang harus dipenuhi.

“Basement Alun-alun Bandung awalnya untuk tempat parkir. Tapi sekarang menjadi tempat komersial. Tentunya ini harus ada pembedanya. Seperti sirkulasi udaranya, lokasi, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Baca Juga : DPRD Anggap Relokasi PKL Dalem Kaum Bandung Hal Keliru, Kenapa?

“Jadi yang membuat pengunjung tidak datang bukan karena barangnya mahal. Tapi tempatnya yang tidak nyaman. Maka ini perlu ada perbaikan dan pembenahan,” katanya menambahkan.

Seorang perwakilan Paguyuban PKL Dalem Kaum, Beri Sobar mengatakan, mereka ingin mendapat solusi secepatnya terkait kondisi para pedagang. Karena mereka tidak bisa beraktivitas dan kesulitan ekonomi. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

PT KAI Tanggung Biaya Perawatan Korban Tabrakan Kereta Api di Cicalengka Bandung

Tabrakan-Kereta-Api-di-Cicalengka.jpg

harapanrakyat.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menanggung seluruh biaya perawatan maupun pengobatan korban tabrakan kereta api Turangga dan lokal Bandung Raya Commuter 350.

Sebagai informasi, pada Jumat (5/1/2024), terjadi kecelakaan tabrakan antara Kereta Api Turangga dengan Lokal Bandung Raya Commuter 350. Kejadian itu terjadi di KM 181+5/4 Stasiun Cicalengka dan Haurpugur Kabupaten Bandung.

Dalam kejadian itu, empat orang petugas menjadi korban. Para petugas tersebut, terdiri dari 2 masinis, 1 pegawai, dan 1 orang petugas keamanan kereta api.

Baca Juga : Tabrakan Kereta Api di Cicalengka, PT KAI: Semua Penumpang Selamat

“Kami akan menanggung seluruh pengobatan korban, termasuk yang masih dirawat. Kita lakukan CT Scan (korban kecelakaan) untuk melihat dampaknya,” ungkap Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo di Kota Bandung, Senin (8/1/2024).

Ia mengatakan, dari 33 penumpang yang menjadi korban tabrakan kereta api tersebut, dua orang di antaranya masih melakukan perawatan di rumah sakit.

Menurutnya, salah satu korban yang saat ini mendapat perawatan di rumah sakit, baru selesai melahirkan seusai terlibat kecelakaan kereta api itu.

“Saat ini, masih ada dua orang yang masih mendapat perawatan medis di rumah sakit. Satu orang selesai melahirkan ada memar. Satu lagi (korban) adalah ibu hamil 8 bulan,” ujarnya.

PT KAI Berikan Santunan Korban Tewas Tabrakan Kereta Api

Direktur Utama PT KAI itu juga menerangkan, untuk empat petugas yang tewas dalam kecelakaan kereta api tersebut, pihaknya telah memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Kita memberikan sesuai dengan hak-hak yang bersangkutan, termasuk yayasan. Jadi beasiswa pada anak-anak almarhum yang masih sekolah hingga selesai sekolah dan kuliahnya,” katanya.

Baca Juga : Adu Banteng KA Turangga Vs KA Lokal di Cicalengka, Penumpang di Stasiun Leles Garut Terlantar

Ia menambahkan, pihaknya akan segera meningkatkan soal standar keselamatan agar kejadian serupa tidak terjadi kembali kedepannya.

“Kejadian ini (tabrakan) merupakan pengingat bagi kita semua, dalam rangka meningkatkan keselamatan kereta api. Serta akan berkomitmen meningkatkan keselamatan. Sehingga, kejadian yang seperti ini tidak akan terulang lagi di kemudian hari,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Recent Posts