Beranda blog Halaman 183

Peringati Hakordia 2024, DAHANA Sosialisasi Update SMAP

Peringati Hakordia 2024, DAHANA Sosialisasi Update SMAP

Peringati Hakordia 2024, DAHANA Sosialisasi Update SMAP. PT DAHANA menggelar Sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dengan berbagai penyempurnaan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024. Vice President Manajemen Human Capital DAHANA Bayu Anggoro membuka acara yang berlangsung secara daring melalui zoom meeting pada Senin, 9 Desember 2024.

Dalam sambutannya, Bayu mengutarakan bahwa DAHANA telah menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sesuai arahan dari Kementerian BUMN melalui Surat Edaran Menteri BUMN No.S-35/MBU/02/2020, tanggal 10 Januari 2020 tentang Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan di BUMN sebagai Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2018 tentang Strategis Nasional Pencegahan Korupsi.

“Sebelumnya PT DAHANA sudah menyelenggarakan sosialisasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia dan hari ini kita semua hadir dalam acara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2024 yang selalu diperingati setiap tanggal 9 Desember. Hal itu semuanya merupakan langkah penting yang harus kita laksanakan dengan harapan dapat mencegah dan meminimalisir permasalahan terkait dengan korupsi, agar dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan,” ujar Bayu.

Pada Hakordia 2024, Komisi Pemberantasan Korupsi mengangkat tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju” yang bemakana Indonesia membutuhkan penguatan komitmen dari seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu memberantas korupsi demi terwujudnya tujuan pembangunan nasional dengan memanfaatkan tiga momentum besar di Indonesia: pergantian kepemimpinan nasional; pembangunan Ibu Kota Baru Nusantara; dan menuju Indonesia Emas 2045.

“Dengan demikian, peringatan HAKORDIA tahun 2024 di PT DAHANA ini sebagai reminder bagi keluarga besar DAHANA agar terus ada wujud kepedulian SMAP. Harapannya agar SMAP tidak hanya slogan atau sertifikasi semata, namun menjadi budaya baru dalam aktivitas bapak/ibu semuanya di PT DAHANA,” tambah Bayu.

Sementara itu, Asisten Manajer Legal dan Tata Kelola Perusahaan Fajar Pratama yang didapuk sebagai pemateri sosialisasi menyampaikan tentang update Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP) beserta struktur organisasi FKAP Periode 2024-2026, update sertifikat ISO 37001:2016 yang berlaku sejak 31 Maret 2024 hingga 4 Oktober 2026.

Fajar juga menyampaikan tentang pakta integritas personil, formulir komitmen anti penyuapan rekan bisnis, dan formulir kuisioner uji kelayakan anti penyuapan rekan bisnis dalam format terbaru. Menjelaskan perbedaan antara gratifikasi, suap, dan pemerasan, mekanisme pelaporan, hingga jaminan perlindungan untuk pelapor.

“KPK telah merilis 9 nilai anti korupsi yang harus kita teladani bersama, yaitu Jumat Bersepeda KK atau jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Kita harus mencontoh Pak Menteri Agama Nasaruddin Umar yang melaporkan gratifikasi ke KPK,” pungkas Fajar Pratama.

Informasi:
Juli Jajuli
Senior Manajer Legal & Komunikasi Perusahaan
PT DAHANA
Email : julijajuli@dahana.id
Mobile: 082111546999

DAHANA Serahkan Bantuan Bibit Tanaman ke Bandung Barat

DAHANA Serahkan Bantuan Bibit Tanaman ke Bandung Barat

DAHANA Serahkan Bantuan Bibit Tanaman ke Bandung Barat. Setelah selesai menyerahkan bantuan bencana banjir dan longsor di Sukabumi yaitu di Wilayah Pelabuhanratu di dekat wilayah Pertambangan Emas PT GMB selaku Konsumen Divisi Tambang Umum PT DAHANA. Tim TJSL dan Komunitas Bikers (Kombi) DAHANA melanjutkan kegiatan dengan menyerahkan bantuan 700 bibit tanaman keras dan buah-buahan untuk warga Cisokan Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.

Bantuan diserahkan oleh Unang Harun selaku Penanggung Jawab Operasi (PJO) Project PLTA Upper Cisokan kepada Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan Sukaresmi Harun dan Divisi Lingkungan CDW-JV Aditya Nugroho, pada Minggu, 8 Desember 2024.

Direktur Operasi DAHANA Yusep Nugraha menuturkan, bantuan penyerahan bibit merupakan bukti komitmen hijau perusahaan sekaligus warisan untuk generasi yang akan datang. Pihaknya berharap, bantuan dapat berfungsi secara maksimal untuk perbaikan lingkungan serta dapat menambah pemasukan bagi masyarakat.

“Setelah kemarin memberikan bantuan untuk warga korban banjir Sukabumi, hari ini Tim TJSL dan Kombi DAHANA bergerak ke Site Project PLTA Upper Cisokan untuk memberikan bantuan bibit tanaman, semoga hal ini dapat bersumbangsih terhadap perbaikan lingkungan dan peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Yusep Nugraha.

Rencananya, 700 bibit ini akan ditanam sebagai bentuk reboisasi di area Bukit Nangkod Upper Dam, PLTA Upper Cisokan. Yusep juga berharap, tanaman ini nantinya dapat berperan untuk menanggulangi potensi longsor yang berada di site project PLTA Upper Cisokan, sebagaimana diketahui bahwa DAHANA juga berkontribusi dalam pembangunan PLTA Upper Cisokan.

Sementara itu, Ketua Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DAHANA Eman Suherman menambahkan, komitmen hijau DAHANA dapat terlihat dari berbagai aktivitas perusahaan baik pembangunan Kampus dengan sertifikat Green Building, produk bahan peledak hijau, hingga program lingkungan TJSL.

Bagi TJSL DAHANA, penyerahan bantuan tanaman merupakan wujud komitmen DAHANA terhadap Tujuan Program Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) terutama Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta Tujuan 15: Kehidupan di Darat, Melindungi, merestorasi, dan mempromosikan penggunaan berkelanjutan ekosistem daratan.

“Komitmen hijau DAHANA ini sudah tercermin sejak dalam pembangunan kantor pusat perusahaan. Kami juga sering terlibat dalam berbagai kegiatan penanaman pohon baik di Subang, maupun Jawa Barat pada umumnya, hingga menanam mangrove di pantai utara Subang,” pungkas Eman Suherman.

Informasi:
Juli Jajuli
Senior Manajer Legal & Komunikasi Perusahaan
PT DAHANA
Email : julijajuli@dahana.id
Mobile: 082111546999

DAHANA Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sukabumi

DAHANA Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sukabumi

DAHANA Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sukabumi. Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bersama dengan Komunitas Bikers (Kombi) DAHANA menyerahkan bantuan untuk korban banjir bandang yang melanda Kabupaten Sukabumi. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Eman Suherman, Ketua TJSL DAHANA kepada Kepala Desa Sangrawayang Muktar di Kantor Desa, Sangrawayang, Sukabumi, pada Sabtu, 7 November 2024.

Direktur Utama DAHANA Syaifuddin menuturkan, bantuan dari PT DAHANA merupakan bentuk respon aksi cepat tanggap Perusahaan Peledak dengan tagline Service the nation better ini terhadap situasi bencana, sekaligus upaya untuk meringankan beban yang dihadapi oleh korban. Ia berharap, situasi dapat kembali pulih, dan masyarakat mampu bangkit melewati musibah.

“Keluarga besar DAHANA menghaturkan rasa duka yang mendalam terhadap korban banjir bandang Sukabumi. Semoga yang meninggal mendapat tempat yang baik di sisi Allah SWT, yang hilang dapat segera ditemukan, serta masyarakat Sukabumi yang harus mengungsi semoga lekas bangkit melewati musibah ini,” ujar Syaifuddin.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, hingga Sabtu (7/12/), daerah yang terdampak meningkat dari 34 kecamatan menjadi 39 kecamatan, meliputi 137 titik longsor, 76 titik banjir, 21 titik angin kencang, dan 83 titik bencana pergerakan tanah. Banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pergerakan tanah dipicu oleh hujan dengan intensita sedang hingga lebat yang mengguyur Sukabumi sejak Rabu (4/12).

Sementara itu, warga yang terdampak mencapai 3.153 keluarga atau 4.892 jiwa. Sebanyak 2.859 warga di antaranya mengungsi ke tempat yang aman, sebanyak 1.254 rumah rusak serta 1.090 rumah terendam banjir. Di sisi lain, sebanyak 34 ruas jalan yang terputus serta 79 bangunan fasilitas umum yang terdampak, seperti jembatan saluran air, tempat ibadah, dan sekolah.

Eman Suherman menyampaikan, tim TJSL dan Kombi DAHANA bergerak dari Subang sejak Sabtu pagi, pihaknya membawa bantuan berupa sembako, makanan siap saji, susu anak, pamper, hingga alat mandi untuk disalurkan ke wilayah yang terdampak parah di sekitar Pelabuhanratu, Sukabumi.

“Alhamdulillah tim dengan selamat sampai di Desa Sangrawayang Pelabuhanratu Sukabumi, kami langsung menyerahkan bantuan ke Kepala Desa untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang, dan tanah longsor yang mendera wilayah Sukabumi. Kami berharap semoga kita sama-sama bisa kuat menghadapi musibah ini,” ungkap Eman.

Informasi:
Juli Jajuli
Senior Manajer Legal & Komunikasi Perusahaan
PT DAHANA
Email : julijajuli@dahana.id
Mobile: 082111546999

Pj. Bupati Subang Berikan 1.000 Porsi Makan Siang Gratis pada Acara Festival ANTV Rame (FAR)

Pj. Bupati Subang Berikan 1.000 Porsi Makan Siang Gratis pada Acara Festival ANTV Rame (FAR)

Pj. Bupati Subang Berikan 1.000 Porsi Makan Siang Gratis pada Acara Festival ANTV Rame (FAR). Subang – Penjabat (Pj.) Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd., membuka kegiatan Pembagian Makan Siang Gratis, yang merupakan bagian dari rangkaian acara Festival ANTV Rame (FAR). Kegiatan ini berlangsung meriah pada Sabtu siang, 7 Desember 2024, di Alun-Alun Subang.

Sebanyak 1.000 porsi makan siang gratis disiapkan dan dibagikan kepada anak-anak tingkat SD dan SMP yang turut hadir memeriahkan acara. Menu makan siang ini terdiri dari nasi, daging ayam, sosis, dan sayuran bergizi.

Pj. Bupati Subang didampingi oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ny. Rosnelly, S.KM, dan Ketua DWP Kabupaten Subang, Hj. Siti Nuraeni Nuroni, S.IP, menyerahkan langsung paket makan siang kepada anak-anak yang hadir.

Dalam sambutannya, Dr. Imran menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Subang atas partisipasi dan antusiasmenya. “Terima kasih atas antusiasme masyarakat. Saya berharap masyarakat Kabupaten Subang bisa bergembira dan menikmati sajian yang ditampilkan di acara Festival ANTV Rame ini,” ujar Dr. Imran.

Pj. Bupati Subang Buka Senam Bersama dalam Rangka Festival ANTV Rame (FAR)

Pj. Bupati Subang Buka Senam Bersama dalam Rangka Festival ANTV Rame (FAR)

Pj. Bupati Subang Buka Senam Bersama dalam Rangka Festival ANTV Rame (FAR). Subang – Penjabat (Pj.) Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd., secara resmi membuka rangkaian acara Festival ANTV Rame (FAR) dengan kegiatan Senam Bersama yang berlangsung meriah pagi ini, Sabtu, 7 Desember 2024, di Alun-Alun Subang.

Acara yang dipandu oleh MC Yudha, Zein, Diva, dan Adam Al Malik tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Kepala Disparpora, Kadishub, ketua DWP, dan perwakilan Polres Subang.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Imran mengajak masyarakat Subang untuk menjadikan acara ini sebagai momen rekreasi yang menyenangkan, dengan tetap menjaga kesehatan, keamanan, dan kebersihan.

“Selamat menikmati acara ini, selamat melepas penat. Tapi saya mohon pada warga Subang yang bersenam, tetap jaga kesehatan, jaga keamanan, dan jaga kebersihan. Selamat bersenang-senang,” ungkapnya.

Kegiatan senam pagi ini menjadi pembuka dari rangkaian acara Festival ANTV Rame, yang meliputi masak bersama, pembagian makan siang gratis, serta acara musik di malam hari yang menampilkan Band J-Rocks, Rafael Tan, dan seniman nasional maupun lokal.

Dengan disiarkannya festival ini melalui televisi nasional, diharapkan potensi dan branding Kabupaten Subang dapat semakin dikenal secara luas. Acara ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan Subang sebagai daerah yang kaya akan energi kebersamaan dan daya tarik yang unik, sekaligus memberikan hiburan dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pj. Bupati Subang Ajak Serius Memahami Pengelolaan Keuangan pada Workshop Evaluasi

Pj. Bupati Subang Ajak Serius Memahami Pengelolaan Keuangan pada Workshop Evaluasi

Pj. Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd., membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2024 di Aula Pemda Subang, pada Jumat, 6 Desember 2024.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPKP Jawa Barat ini mengangkat tema “Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel dalam Rangka Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Koordinator Pengawasan Bidang APD 1 Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Risnandar, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pegawai pemerintah daerah dan perangkat desa dalam pengelolaan keuangan desa.

“Tujuan kegiatan ini adalah mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa yang baik serta pengelolaan keuangan desa agar lebih transparan dan akuntabel,” ujar Risnandar.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendukung aparatur desa dalam menghadapi transformasi ekonomi yang lebih pesat. “Kami mendorong pemerintah desa untuk melaksanakan transformasi ekonomi yang berkelanjutan sesuai kewenangan desa,” tambahnya.

Sebagai bagian dari agenda, penghargaan diberikan dalam tiga kategori:

  • Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2023:

Terbaik 1: Pemerintah Desa Tanjungsari Barat, Kec. Cikaum
Terbaik 2: Pemerintah Desa Cibeusi, Kec. Ciater
Terbaik 3: Pemerintah Desa Gembor, Kec. Pagaden

  • Pengelolaan BUMDes Tahun 2023:

Terbaik 1: Pemerintah Desa Wantilan, Kec. Cipeundeuy
Terbaik 2: Pemerintah Desa Kertajaya, Kec. Tambakdahan
Terbaik 3: Pemerintah Desa Kawunganten, Kec. Cikaum

  • Pengelolaan Aset Desa Tahun 2023:

Terbaik 1: Pemerintah Desa Rancasari, Kec. Pamanukan
Terbaik 2: Pemerintah Desa Gempol, Kec. Pusakanagara
Terbaik 3: Pemerintah Desa Compreng, Kec. Compreng

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Subang menegaskan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap Undang-Undang Desa, khususnya UU No. 6 Tahun 2014 yang telah diubah dengan UU No. 3 Tahun 2024. Undang-undang ini bertujuan mendorong pembangunan desa yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Beliau juga menyoroti pentingnya pengelolaan dana desa secara optimal untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa.

“Saya sangat optimis bahwa anggaran desa dapat menjadi stimulan pembangunan desa. Sistem yang dirancang pemerintah saat ini juga memungkinkan penerapan tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Ia berharap melalui workshop ini, kapasitas kepala desa dan perangkatnya terus meningkat. “Tanpa pelatihan yang berkelanjutan, bisa muncul kelalaian. Oleh karena itu, kompetensi kepala desa beserta jajarannya perlu terus ditingkatkan,” tambahnya.

Pj. Bupati juga mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, dan desa untuk memaksimalkan pengelolaan keuangan agar Kabupaten Subang dapat terus meningkat kualitasnya.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat dari BPKP Jawa Barat kepada Pj. Bupati Subang, serta sebaliknya.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Subang, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Kepala Kanwil DJPB Provinsi Jawa Barat, Panit 2 Unit IV Subdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Jawa Barat, Kepala Bidang Pengembangan Potensi Dinas DPMD Provinsi Jawa Barat, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Subang, Inspektur Daerah Kabupaten Subang, para kepala OPD Kabupaten Subang, camat, dan kepala desa.

DAHANA Aktif Mengembangkan Produk Alutsista Indonesia

DAHANA Aktif Mengembangkan Produk Alutsista Indonesia

DAHANA Aktif Mengembangkan Produk Alutsista Indonesia – SUARASUBANG. PT DAHANA terus melakukan pengembangan produk dalam mendukung Alutsista Indonesia memasuki tahun 2025. DAHANA yang bergerak di bidang bahan berenergi tinggi ini tengah gencar melanjutkan pembangunan Pabrik Propelan, mengembangkan Smart Bomb dan juga Guided Rocket.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT DAHANA Syaifuddin di Kampus Dahana Subang pada Jumat, 6 Desember 2024. Menurutnya, saat ini pihaknya tengah menggenjot penyelesaian pembangunan industri propelan di kawasan Energetic Material Center DAHANA di Subang Jawa Barat.

“Propelan itu adalah material strategis yang merupakan komponen utama Munisi Kaliber Kecil (MKK), Munisi Kaliber Besar (MKB) dan roket. Hadirnya industri propelan menjadi salah satu langkah penting dan strategis dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan nasional,” ungkap Syaifuddin.

Pemerintah memiliki komitmen yang tinggi dalam mendukung pembangunan pabrik propelan di Indonesia yang tentunya akan meningkatkan kemandirian sistem alutsista nasional khususnya dibidang munisi dan roket serta daya saing industri pertahanan di kawasan regional.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DAHANA Suhendra Yusuf RPN mengatakan bahwa saat ini DAHANA sedang mengembangkan smart bomb untuk memperkuat sistem pertahanan udara. Setelah baru-baru ini, salah satu produk andalan dari varian Bomb P Series yaitu Bom P-100L digunakan dalam latihan Fire Power Demo TNI AU yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI, KASAU, KASAD dan KASAL pada Selasa (3/12/24) di Air Weapon Range Lumajang, Jawa Timur. DAHANA memiliki varian Bomb P Series meliputi Bomb P-100L, Bomb P-250L dan Bomb P-500L

“Kami sangat bangga, bom P-100L milik DAHANA turut digunakan dalam latihan Angkasa Yudha 2024, dan turut menunjukkan hasil yang baik. Salah satu keunggulan dari produk dalam negeri yang memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi, yaitu mencapai 86,32%, kolaborasi antara PT Sari Bahari adalah efisien dalam penggunaannya karena tidak menggunakan bahan peledak untuk melepaskan bom dari bomb rack (impulse cartridge),” ujar Suhendra Yusuf RPN.

Bom P-100L merupakan bahan peledak kaliber 100 dengan panjang 1.100 mm dan berdiameter body 273 mm. Berat bom sendiri 100-125 kg dengan isian bahan peledak military explosives. Selain itu, bom ini memiliki kemudahan dalam perawatan dan penyimpanan di gudang.

Pada latihan tersebut, pilot pesawat TNI AU melakukan berbagai macam atraksi dan manuver di langit Lumajang sebagai latihan untuk menghancurkan kekuatan musuh yang memiliki nilai strategis. Terlihat 1 pesawat Sukhoi TNI AU membawa 18 Bom P 100-L DAHANA dan menjatuhkannya tepat sasaran dengan daya ledak yang memuaskan.

Informasi:
Juli Jajuli
Senior Manajer Legal & Komunikasi Perusahaan
PT DAHANA
Email : julijajuli@dahana.id
Mobile: 082111546999

Wayang Kulit Semarakkan Upacara Ruwat Bumi di Desa Manyingsal Subang: Tradisi Penuh Makna

Wayang Kulit Semarakkan Upacara Ruwat Bumi di Desa Manyingsal Subang: Tradisi Penuh Makna
Kepala Desa Manyingsal Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang beserta para tokoh masyarakat Tokoh Agama banbinkantibmas babinsa dan jajaran pemdes melaksanakan syukuran Ruatan Bumi/H.Yaman/PR Subang /

Wayang Kulit Semarakkan Upacara Ruwat Bumi di Desa Manyingsal Subang: Tradisi Penuh Makna – SUARASUBANG. Di sebuah sudut Kabupaten Subang, tepatnya di Desa Manyingsal, Kecamatan Cipunagara, suasana begitu meriah. Warga desa berkumpul untuk menggelar upacara Ruwat Bumi, sebuah tradisi sakral yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, kali ini, acara menjadi semakin istimewa karena diramaikan dengan pagelaran wayang kulit yang memukau para penonton.

Tradisi Sebagai Wujud Syukur

Ruwat Bumi adalah tradisi penting bagi masyarakat Desa Manyingsal. Dalam sambutannya, Kepala Desa Manyingsal, Cepi Sahroni, menjelaskan bahwa acara ini bukan sekadar ritual, tetapi juga sarana untuk mempererat kebersamaan antarwarga.

“Acara ini menjadi wujud rasa syukur atas berkah yang telah diberikan Tuhan, sekaligus doa agar desa kami dijauhkan dari segala marabahaya,” ujar Cepi.

Pagelaran wayang kulit menjadi sorotan utama dalam upacara ini. Dipimpin oleh Ki Datim, seorang dalang ternama, cerita pewayangan yang dibawakannya sarat dengan nilai-nilai luhur dan pesan moral.

Wayang Kulit yang Memukau Hati

Di bawah langit malam yang cerah, ratusan warga dan tamu undangan dari desa tetangga tampak terpukau oleh aksi Ki Datim. Dengan suara yang lantang, gerakan wayang yang lincah, dan alur cerita yang menarik, ia sukses menghidupkan suasana.

“Ki Datim berhasil menyampaikan pesan moral dengan cara yang menghibur sekaligus mendidik,” puji Cepi Sahroni.

Cerita-cerita pewayangan yang dibawakan, seperti kisah kepahlawanan dan kebijaksanaan, memberikan pelajaran berharga kepada semua yang hadir. Salah satu warga, Mang Ulu, mengungkapkan rasa antusiasnya.

“Saya sangat terhibur. Selain menyenangkan, cerita-ceritanya mengajarkan kami tentang pentingnya hidup dengan nilai-nilai kebaikan,” katanya.

Harapan Melalui Tradisi Ruwat Bumi

Selain menjadi ajang hiburan, upacara Ruwat Bumi ini juga sarat makna. Warga Desa Manyingsal menjadikannya sebagai doa bersama untuk keberkahan dan perlindungan bagi desa mereka.

Acara seperti ini tidak hanya memperkuat rasa kebersamaan, tetapi juga menjaga tradisi agar tidak hilang ditelan zaman. Dengan adanya wayang kulit, generasi muda pun diajak untuk lebih mengenal seni budaya yang sarat makna.

Ruwat Bumi: Lebih dari Sekadar Ritual

Bagi Desa Manyingsal, upacara Ruwat Bumi bukan hanya tradisi, melainkan warisan budaya yang harus dilestarikan. Kehadiran wayang kulit memberikan warna baru sekaligus mengingatkan semua orang tentang pentingnya menjaga nilai-nilai luhur.

Jika Anda mencari pengalaman budaya yang autentik, Desa Manyingsal adalah tempat yang tepat untuk merasakan kehangatan tradisi dan kekayaan seni.

Sumber : Pikiran Rakyat

15 Destinasi Wisata Edukasi di Subang untuk Liburan Keluarga yang Seru

15 Destinasi Wisata Edukasi di Subang untuk Liburan Keluarga yang Seru
Smart Hill Camp, Cisaat Photo : Youtube/Dunia Fatih Arrasyid

15 Destinasi Wisata Edukasi di Subang untuk Liburan Keluarga yang Seru – SUARAUSUABANG. Ketika berbicara tentang liburan keluarga, menjadi salah satu destinasi yang menawarkan kombinasi keindahan alam dan pelajaran berharga. Bukan hanya tempat rekreasi, tetapi Subang juga punya banyak tempat wisata edukasi yang cocok untuk semua usia. Berikut adalah 15 tempat wisata di Subang yang wajib dikunjungi bersama keluarga!

1. Ciater Hot Spring

Pernahkah kamu membayangkan belajar tentang geotermal sambil berendam air panas? Di sini, kamu bisa menikmati pemandian alami sekaligus memahami proses terbentuknya sumber air panas dari gunung berapi. Anak-anak pasti akan penasaran!

2. Capolaga Adventure Camp

Capolaga tak hanya untuk berkemah. Dengan air terjun indah dan area bermain yang luas, anak-anak bisa belajar tentang lingkungan dan keanekaragaman hayati. Aktivitas seperti outbond juga melatih keterampilan sosial mereka.

3. Museum Wisma Karya

Bawa keluarga ke sini untuk perjalanan waktu! Museum ini memperlihatkan sejarah dan budaya Subang yang kaya. Dengan koleksi peninggalan masa lalu, anak-anak akan mendapatkan wawasan tentang bagaimana kehidupan di Subang tempo dulu.

4. Agrowisata Blanakan

Suka ikan? Di Blanakan, kamu dan keluarga bisa belajar tentang budidaya ikan dan ekosistem mangrove. Jangan lupa mencicipi kuliner laut segar yang menggoda selera!

5. Kebun Teh Tambak Dahan

Menghirup udara segar sambil menikmati hamparan hijau kebun teh memang tak pernah membosankan. Di sini, anak-anak bisa belajar tentang proses pengolahan teh dari daun hingga menjadi minuman favorit.

6. Planet Waterboom

Meski lebih dikenal sebagai taman air, Planet Waterboom juga memiliki area edukasi tentang pentingnya menjaga sumber air bersih. Liburan jadi lebih seru sekaligus mendidik.

7. Perkebunan Nanas Subang

Tahukah kamu bahwa Subang adalah salah satu penghasil nanas terbaik di Indonesia? Ajak keluarga untuk melihat langsung perkebunan nanas dan proses panennya. Jangan lupa beli oleh-oleh nanas madu!

8. Rumah Kreatif Subang

Di sini, kreativitas anak-anak akan diasah. Mereka bisa belajar membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang. Tempat ini juga mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan.

9. Wisata Kampung Adat Banceuy

Mengenal budaya Sunda lebih dekat dengan mengunjungi Kampung Adat Banceuy. Anak-anak akan belajar tentang tradisi lokal, rumah adat, dan nilai-nilai kearifan lokal.

10. Situ Cibogo

Nikmati keindahan danau alami sambil mengajarkan anak-anak tentang ekosistem air tawar. Area ini juga menyediakan tempat bermain yang menyenangkan.

11. Curug Cileat

Meskipun sedikit membutuhkan usaha untuk trekking, Curug Cileat menawarkan pemandangan alam yang luar biasa. Dalam perjalanan, anak-anak bisa belajar tentang flora dan fauna lokal.

12. Kampung Toga

Tidak hanya rekreasi, Kampung Toga juga menawarkan wisata edukasi tentang tanaman obat keluarga. Siapa tahu, anak-anak jadi terinspirasi untuk menanam herbal di rumah!

13. Wisata Edukasi Peternakan Sapi Perah Subang

Ajak si kecil untuk melihat proses pemerahan susu sapi. Tempat ini juga memberikan pengetahuan tentang beternak dan pentingnya mengonsumsi susu segar.

14. Pusat Pengrajin Anyaman Tradisional

Subang memiliki banyak pengrajin lokal yang membuat anyaman cantik. Anak-anak dapat belajar tentang proses pembuatannya dan bahkan mencoba sendiri.

15. Taman Wisata Alam Manglid

Tempat ini adalah perpaduan wisata alam dan edukasi. Dengan area bermain anak dan hutan kecil, keluarga bisa belajar tentang pentingnya pelestarian hutan.

Kenapa Harus Berwisata Edukasi di Subang?

Selain menikmati keindahan alam, wisata edukasi memberikan pengalaman berharga yang tidak terlupakan. Anak-anak bisa belajar sambil bermain, sedangkan orang tua merasa puas dengan waktu berkualitas yang bermanfaat.

Jika Anda sedang mencari tempat liburan yang berbeda, Subang adalah jawabannya. Pastikan untuk menyiapkan kamera dan semangat petualangan karena keindahan alam dan budaya Subang siap menyambut Anda sekeluarga!

Anggota DPRD Subang Komisi IV, Sri Wahyuningsih Reses Perdana di Sagalaherang

suarasubang.com – Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Komisi IV, Sri Wahyuningsih, memulai langkah perdananya dalam menjalankan reses di Kampung Gudang Garam, Jalan Raya SMP 1 Sagalaherang Kaler, pada Senin, 2 Desember 2024.

Sebagai politisi dari Fraksi PKS, Sri menegaskan pentingnya kegiatan reses sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat sesuai amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Fokus pada Aspirasi dan Masalah Masyarakat

Dalam reses ini, Sri Wahyuningsih mendapatkan berbagai aspirasi dari masyarakat, termasuk isu-isu sosial, ekonomi, hingga infrastruktur.

Keluhan utama datang dari para ibu-ibu yang mengkhawatirkan maraknya pinjaman online (pinjol) dan praktik bank emok yang kerap menjerat masyarakat dengan bunga tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Sri menyampaikan komitmennya untuk mendorong program pemberdayaan masyarakat guna mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman berisiko tersebut.

“Kami akan membuat program pemberdayaan masyarakat, khususnya untuk memberdayakan UMKM bagi para ibu-ibu, sehingga mereka tidak lagi bergantung pada pinjol dan bank emok,” ujar Sri Wahyuningsih.

Selain itu, meski permasalahan infrastruktur tidak menjadi lingkup kerja Komisi IV, Sri berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pihak yang bertanggung jawab, sebagai bentuk keberpihakannya terhadap kebutuhan masyarakat.

Bidang Prioritas Komisi IV

Sebagai anggota Komisi IV, Sri Wahyuningsih fokus pada berbagai bidang, termasuk:

  • Kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan.
  • Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
  • Sosial, keagamaan, tenaga kerja, dan transmigrasi.
  • Kepemudaan, olahraga, serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

Komitmen ini sejalan dengan harapannya agar hasil reses dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan yang tepat sasaran.

Dalam menghadapi tantangan ekonomi masyarakat, Sri menekankan pentingnya pengembangan UMKM sebagai solusi nyata.

Dengan melibatkan masyarakat, terutama perempuan, dalam kegiatan ekonomi kreatif, diharapkan akan tercipta kemandirian finansial yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kami ingin memastikan bahwa program pemberdayaan ini tidak hanya menjadi janji, tetapi benar-benar dilaksanakan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai bentuk akuntabilitas, hasil reses akan dituangkan dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Pemkab Subang.

Sri Wahyuningsih juga memastikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan terus dikawal hingga mendapatkan tindak lanjut yang konkret.

Recent Posts