Beranda blog Halaman 158

DAHANA Perkuat Budaya Keselamatan Kerja Lewat Talkshow dan Site Inspection

DAHANA Perkuat Budaya Keselamatan Kerja Lewat Talkshow dan Site Inspection

Subang – Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional, PT DAHANA menggelar rangkaian kegiatan “Talkshow dan Site Inspection” di berbagai lokasi operasional.

Acara ini berlangsung dari 1 hingga 21 Februari 2025, mencakup beberapa wilayah strategis seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Jawa.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang lebih kuat di seluruh lini operasional.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh VP Energetic Material Center (EMC) Teja Sukmara serta Senior Manajer Produksi PT DAHANA, Shahibudin Ma’ruf. Tim K3LH bertanggung jawab dalam melakukan inspeksi, memberikan edukasi, serta memastikan setiap pekerja memahami pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas operasional.

Meningkatkan Kesadaran K3 Lewat Talkshow Interaktif

Selama talkshow, tim DAHANA membahas berbagai materi terkait keselamatan kerja dengan fokus utama pada konsep Total Safety Culture. Budaya keselamatan ini menekankan bahwa aspek K3 bukan sekadar aturan perusahaan, melainkan harus menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam keseharian pekerja.

Dengan mengedepankan kesadaran, kepatuhan, dan intervensi terhadap tindakan tidak aman, lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif dapat terwujud.

Tim juga menyoroti dampak buruk dari kelalaian terhadap prosedur keselamatan. Mengabaikan risiko kecil dapat memicu efek domino yang berujung pada kecelakaan kerja.

Oleh karena itu, setiap individu di lingkungan kerja memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun rekan kerja.

Inspeksi Lapangan: Menganalisis Risiko dan Peningkatan Keselamatan

Selain talkshow, tim K3LH juga melakukan inspeksi lapangan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan memastikan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

Observasi ini mencakup kondisi lingkungan kerja, kesiapan alat pelindung diri (APD), serta efektivitas sistem pengendalian bahaya.

Berdasarkan hasil inspeksi, tim memberikan rekomendasi perbaikan untuk menekan tingkat risiko dan meningkatkan keselamatan kerja secara menyeluruh.

Keselamatan sebagai Tanggung Jawab Bersama

Menutup rangkaian kegiatan, Teja Sukmara menegaskan kembali bahwa keselamatan kerja adalah tanggung jawab bersama. Dengan membangun kesadaran dan kebiasaan perilaku aman, budaya keselamatan akan semakin kuat, mendukung produktivitas kerja tanpa mengorbankan kesehatan dan keselamatan para pekerja.

“Sebagai perusahaan bahan peledak dengan risiko tinggi, PT DAHANA selalu menjadikan K3 sebagai prioritas utama. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat komitmen bersama antara perusahaan dan karyawan dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan berkelanjutan,” pungkas Teja.

Jalur Pantura Subang Kembali Rusak, Ancaman Serius bagi Pemudik Lebaran

Jalur Pantura Subang Kembali Rusak, Ancaman Serius bagi Pemudik Lebaran
www.metrotvnews.com

Subang – Jalur Pantura Subang, Jawa Barat, kembali mengalami kerusakan meski baru sepekan lalu diperbaiki dengan metode tambal sulam. Retakan dan lubang kembali bermunculan di sepanjang ruas Sukamandi hingga Pamanukan, menimbulkan ancaman bagi para pengendara, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

Kondisi ini semakin memperbesar risiko kecelakaan, terutama bagi pengguna sepeda motor. Bagi pemudik yang hendak melintasi jalur ini menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan, terutama saat berkendara di malam hari.

Sebagai salah satu jalur utama yang sering disebut “jalur tengkorak,” Pantura Subang kembali menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Para pengguna jalan pun mengungkapkan kekhawatiran mereka atas cepatnya jalan kembali rusak setelah perbaikan dilakukan.

“Jalan nasional Pantura Subang kembali berlubang dan berbahaya bagi pengendara, khususnya roda dua. Ini benar-benar mengancam keselamatan,” ujar Yusup, salah seorang pengguna jalan, Kamis, 27 Februari 2025.

Harapan besar kini tertuju pada pemerintah pusat agar segera mengambil langkah konkret. Warga dan pengguna jalan mendesak perbaikan lebih menyeluruh agar arus mudik mendatang dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Kami ingin jalan ini segera diperbaiki secara serius, bukan sekadar tambal sulam. Mudik nanti harus lancar dan selamat,” ungkap Jajat, warga setempat.

Berdasarkan pantauan di jalur Pantura arah Cirebon menuju Jakarta, setidaknya terdapat 12 titik jalan berlubang dalam kondisi parah di wilayah Kecamatan Pamanukan dan Sukamandi. Sementara di jalur sebaliknya, ditemukan 17 titik kerusakan serupa. Dengan kondisi seperti ini, tindakan segera sangat diperlukan untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak akibat infrastruktur yang tidak layak.

Media Metro Buana Disomasi, Diminta Klarifikasi dan Minta Maaf

Media Metro Buana Disomasi, Diminta Klarifikasi dan Minta Maaf
M.Irwan Yustiarta dan Ema Ratna Sari kuasa Hukum terlapor menuntukan surat bukti surat somasi kepada Dadang Hidayat sebagai pimpinan perusahaan media online sekaligus wartawan.(Foto: Harun/ triberita.com)

Subang – Media online Metro Buana tengah menjadi sorotan setelah menerima somasi terbuka dari Kantor Hukum M. Irwan Yustiarta, S.H. & Rekan. Somasi ini diajukan oleh dua pengacara, M. Irwan Yustiarta, S.H. dan Ema Ratnasari, S.H., terkait dugaan penyebaran berita tidak akurat dalam sebuah video yang diunggah di platform TikTok.

Video yang dimaksud diduga dipublikasikan pada 12 Februari 2025 dan dianggap bertentangan dengan fakta yang diperoleh dari Bareskrim Mabes Polri. Pihak pengacara menegaskan bahwa pemberitaan tersebut merugikan klien mereka, yakni Data alias Darta, Budi Rahayu, Yosep Suyono, dan Mohammad Harun.

Dalam somasi yang diajukan, pihak kuasa hukum menuntut Metro Buana untuk menghapus video yang telah beredar serta menyampaikan permintaan maaf secara tertulis kepada klien mereka. Mereka juga mengingatkan agar media tersebut lebih berhati-hati dalam memberitakan informasi yang berkaitan dengan proses hukum di masa mendatang.

“Kami meminta Metro Buana untuk segera mengklarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf dalam bentuk tertulis. Jika dalam waktu 3×24 jam tuntutan ini tidak dipenuhi, kami akan mengajukan keberatan tertulis kepada Dewan Pers di Jakarta,” tegas Irwan Yustiarta.

Lebih lanjut, Irwan juga menekankan bahwa setiap media wajib mematuhi kode etik jurnalistik dan undang-undang pers demi menjaga integritas pemberitaan. Hal ini penting, terutama dalam kasus yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pemilik sekaligus pemimpin redaksi Metro Buana, Dadang Hidayat alias Dadang Metro, belum memberikan tanggapan atas permintaan hak jawab dari pihak terlapor. Hak jawab sendiri merupakan bagian dari prinsip etika jurnalistik yang wajib dipenuhi dalam setiap pemberitaan.

Somasi ini dikirimkan dalam bentuk tertulis dan bersifat terbuka, dengan tanda tangan dari kedua pengacara yang mewakili pihak terlapor. Surat tersebut telah disampaikan langsung ke kantor redaksi Metro Buana di Subang. Kini, publik menanti langkah yang akan diambil Metro Buana dalam menyikapi somasi ini.

Polres Subang Sikat Peredaran Miras Ilegal, 239 Botol Diamankan!

Polres Subang Sikat Peredaran Miras Ilegal, 239 Botol Diamankan!
Foto: analisnews.co.id

Subang – Upaya memberantas peredaran minuman beralkohol ilegal terus digalakkan oleh Polres Subang. Dalam operasi yang digelar Rabu (26/2), Satuan Reserse Narkoba berhasil mengamankan 239 botol miras berbagai merek di sejumlah lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba AKP Udiyanto, S.H., dan dimulai sejak pukul 16.00 WIB. Petugas menyisir tiga lokasi yang diduga menjual minuman keras tanpa izin.

Di toko milik Sdr. Leo (48) di Jl. Raya Lembang-Subang, berbagai jenis miras berhasil disita, di antaranya AO kecil (15 botol), Anggur Merah kecil (16 botol), Atlas (19 botol), Kawa-kawa kecil (15 botol), Anggur Merah besar (19 botol), dan Smirnoff kecil (19 botol).

Tak berhenti di situ, tim kepolisian juga menyasar toko milik Sdr. Ahmad Rozi Efendi (35) di lokasi yang sama. Hasilnya, petugas menyita Mansion House (16 botol), AO kecil (19 botol), serta Anggur Putih (13 botol).

Sementara itu, di toko milik Sdr. Fajar Muhamad Sidik (29) yang berlokasi di Ciater-Subang, petugas mengamankan AO kecil (68 botol) dan AO besar (18 botol).

Secara keseluruhan, operasi ini berhasil menyita 239 botol miras yang diduga diedarkan secara ilegal. Polres Subang menegaskan bahwa razia semacam ini akan terus dilakukan guna menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan bebas dari peredaran miras ilegal.

Kasat Res Narkoba AKP Udiyanto, S.H., mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan. Jika menemukan indikasi penjualan miras tanpa izin di sekitar lingkungan mereka, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwajib agar tindakan pencegahan bisa segera dilakukan.

Polres Subang Gerebek Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,67 Gram

Polres Subang Gerebek Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,67 Gram
Foto: mediajabar.com

SUBANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Dalam operasi yang digelar pada Selasa, 25 Februari 2025, sekitar pukul 06.00 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka beserta sejumlah barang bukti sabu.

Tersangka berinisial Y.M (24), seorang wiraswasta, ditangkap di rumahnya yang berlokasi di Dusun Rangdu Utara, Desa Rangdu, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang. Penggerebekan ini dilakukan berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP-A/15/II/2025/JABAR.

Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan Y.M dalam jaringan peredaran narkoba.

Di antaranya, satu kantong kecil hitam berisi plastik klip bening berisi sabu, empat plastik klip berisi sabu yang dibungkus aluminium foil dan lakban coklat, serta lima plastik klip sabu yang disimpan dalam sedotan berwarna muda.

Selain itu, satu unit handphone Redmi Note 8 yang digunakan untuk transaksi turut diamankan. Total barang bukti narkotika jenis sabu yang ditemukan mencapai 1,67 gram.

Atas perbuatannya, Y.M dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di kantor Sat Res Narkoba Polres Subang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berhubungan dengan narkotika.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib,” ujar Kapolres.

Dengan tindakan tegas ini, Polres Subang berharap dapat menekan angka peredaran narkotika dan menciptakan lingkungan yang lebih aman serta bebas dari ancaman narkoba.

Peluang Emas Mengabdi! BAZNAS Subang Buka Seleksi Pemimpin Baru di 2025

Peluang Emas Mengabdi! BAZNAS Subang Buka Seleksi Pemimpin Baru di 2025
Kantor Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Subang. (Foto: Yudy H Juanda/ subang.inews.id)

Subang – Bagi putra-putri terbaik Subang yang ingin berkontribusi bagi kemaslahatan umat, inilah kesempatan emas! Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang akan menggelar seleksi terbuka (open bidding) untuk mencari pemimpin baru di akhir tahun 2025.

Proses ini diharapkan melahirkan figur kompeten yang mampu membawa BAZNAS Subang ke level yang lebih tinggi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemda Subang, Saeful Arifin, mengungkapkan bahwa tahapan seleksi akan mulai dirancang pada Maret 2025. “Sesuai arahan Bapak Bupati, kami akan segera membentuk Panitia Seleksi (Pansel),” ujarnya, Kamis, 27 Februari 2025.

Sejumlah persyaratan telah ditetapkan bagi calon peserta, di antaranya berusia minimal 40 tahun, memiliki rekam jejak bersih dari tindak pidana, tidak merangkap jabatan, serta tidak terlibat dalam politik praktis.

“Persyaratan seleksi ini tidak akan jauh berbeda dengan yang sebelumnya,” tambah Saeful.

Potensi ZIS di Kabupaten Subang sangat besar, dengan dana yang berhasil dihimpun mencapai puluhan miliar rupiah setiap tahunnya.

Dana tersebut disalurkan untuk berbagai program kemanusiaan, mulai dari pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga bantuan bagi korban bencana alam. Hal ini menjadikan peran BAZNAS Subang sangat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

Saat ini, kepemimpinan BAZNAS Subang dipegang oleh KH. Musyfik Amarullah, H. Rokib, Mugni, Asep Iwan, dan Iteng Sukarya. Namun, KH. Musyfik Amarullah dan Mugni tidak dapat mencalonkan diri kembali karena telah menjabat selama dua periode.

Dengan kantor pusat yang berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim Nomor 6, Subang, BAZNAS selalu aktif dalam mengelola dan menyalurkan dana ZIS kepada yang berhak. Bagi masyarakat yang merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi dalam pengelolaan dana zakat, inilah momentum yang tepat untuk bergabung dan membawa perubahan bagi Subang yang lebih sejahtera.

DAHANA Gelar Media Gathering: Perkuat Sinergi dan Bangun Narasi Positif

DAHANA Gelar Media Gathering: Perkuat Sinergi dan Bangun Narasi Positif

Subang – PT DAHANA kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang harmonis dengan media melalui Media Gathering yang berlangsung hangat di RM Bale Desa, Subang, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Februari 2025.

Acara ini dihadiri oleh para wartawan Kabupaten Subang sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antara media dan industri dalam menyebarkan informasi yang akurat dan inspiratif.

Juli Jajuli, Senior Manager Legal & Komunikasi Perusahaan DAHANA, menegaskan pentingnya kolaborasi antara media dan industri di era informasi yang berkembang pesat.

Menurutnya, sinergi ini tidak hanya memastikan transparansi informasi tetapi juga berperan dalam membangun optimisme di tengah masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dengan rekan-rekan jurnalis, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan. Ini adalah momentum yang tepat untuk berbagi, menguatkan persaudaraan, dan menyebarkan semangat positif.

“Semoga ‘Munggahan Bersama Media’ ini menjadi kabar gembira bagi kita semua, khususnya di Kabupaten Subang,” ujar Juli Jajuli.

Pada kesempatan tersebut, DAHANA juga membawa kabar baik terkait perkembangan bisnisnya. Perusahaan tengah mempersiapkan ekspor bahan peledak, sebuah langkah strategis yang semakin mengukuhkan posisinya di pasar global.

Selain itu, DAHANA turut berpartisipasi dalam program Rekrutmen Bersama BUMN yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN, membuka peluang lebih luas bagi talenta muda Indonesia.

Sebagai bagian dari kepedulian sosial, DAHANA bersama unit TJSL, Masjid Hijau, dan Tatali Wargi DAHANA meluncurkan Program Harmoni Ramadhan DAHANA.

Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti Tarhib Ramadhan dengan Marbot Bahagia, Masjid Berseri, Lomba Hadroh, serta program DAHSYAT (Dahana Sayang Anak Yatim) yang akan menyasar lima panti asuhan di Subang, Jakarta, dan beberapa proyek DAHANA di berbagai daerah. Tak hanya itu, akan ada Mudik Gratis, Bantuan Sembako untuk Lansia, Takjil Gratis, Pesantren Ramadhan, Oase Ramadhan, dan I’tikaf.

Apresiasi datang dari Dally Kardilan, wartawan senior, yang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas keterbukaan informasi yang diberikan DAHANA kepada awak media, khususnya di Kabupaten Subang.

Menurutnya, transparansi yang dijaga oleh DAHANA sangat membantu dalam menunjang kerja jurnalistik dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang kredibel dan inspiratif.

“Terima kasih kepada DAHANA yang selalu membuka akses informasi bagi kami. Semoga DAHANA semakin maju, berkembang, dan terus menginspirasi,” ujar Dally Kardilan.

Melalui Media Gathering ini, DAHANA berharap dapat terus mempererat hubungan dengan media, membangun narasi yang positif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Gerebek Sarang Narkoba di Pusakajaya, Polisi Tangkap Pria Muda dengan 1,67 Gram Sabu

Gerebek Sarang Narkoba di Pusakajaya, Polisi Tangkap Pria Muda dengan 1,67 Gram Sabu
Foto: tintahijau.com

SUBANG – Upaya pemberantasan narkotika di Kabupaten Subang kembali membuahkan hasil. Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil meringkus seorang pemuda yang kedapatan memiliki sabu seberat 1,67 gram dalam operasi yang digelar pada Selasa (25/2/2025) dini hari.

Penggerebekan berlangsung di sebuah rumah di Dusun Rangdu Utara, Desa Rangdu, Kecamatan Pusakajaya. Dalam operasi ini, polisi menangkap seorang pria berinisial YM (24) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Kasat Narkoba Polres Subang, AKP Udiyanto, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan polisi dengan nomor LP-A/15/II/2025/JABAR. Berdasarkan informasi tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penggerebekan di lokasi yang dicurigai.

“Saat dilakukan penggeledahan, kami menemukan barang bukti berupa 1,67 gram sabu dari tangan tersangka YM. Ia langsung diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” terang AKP Udiyanto.

Atas perbuatannya, YM dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di kantor Sat Res Narkoba Polres Subang guna penyelidikan lebih lanjut.

Polres Subang menegaskan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya. AKP Udiyanto mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika.

Polres Subang Gencar Kampanyekan Anti-Bullying di Sekolah

Polres Subang Gencar Kampanyekan Anti-Bullying di Sekolah
Foto: tribratanews.jabar.polri.go.id

Subang – Upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah semakin digencarkan oleh Polres Subang. Kali ini, Polsek Sagalaherang bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimda) menggelar sosialisasi anti-bullying di SDN II Sagalaherang, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, pada Selasa (25/02/2025).

Kapolsek Sagalaherang, AKP Irfan Firmansyah, S.Pd., M.M., memimpin langsung kegiatan ini bersama Camat Sagalaherang, Agus Hermawan, SSTP, serta Ketua Korwil Pendidikan Kecamatan Sagalaherang, Asep Syarifudin, S.Pd. Hadir pula Kepala Sekolah SDN II Sagalaherang, Dede Darniaty, S.Pd., M.M., yang turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini.

Menurut AKP Irfan Firmansyah, kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari langkah preventif yang bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi para siswa. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah instruksi langsung dari Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, sebagai upaya untuk menekan angka tindak kekerasan di sekolah.

“Sosialisasi ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran pelajar terhadap bahaya bullying. Kami ingin memastikan bahwa mereka memahami dampak buruknya, baik secara psikologis maupun sosial,” ujar Kapolsek Sagalaherang.

Selain meningkatkan kesadaran siswa, Polsek Sagalaherang juga mengajak sekolah dan orang tua untuk lebih aktif dalam mengawasi anak-anak. Menurut Kapolsek, keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan agar lingkungan sekolah terbebas dari praktik perundungan yang dapat merugikan banyak pihak.

“Kami berharap orang tua dan pihak sekolah dapat berkolaborasi dalam mengawasi anak-anak. Dengan begitu, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan jauh dari perilaku bullying,” tambahnya.

Kampanye anti-bullying ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan, termasuk orang tua siswa, pelajar, dan tenaga pendidik. Mereka sepakat bahwa sosialisasi semacam ini sangat diperlukan untuk membangun generasi muda yang lebih peduli dan bertanggung jawab.

Dengan langkah-langkah strategis seperti ini, diharapkan angka kasus perundungan di sekolah dapat terus ditekan. Polres Subang berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan pendampingan agar lingkungan belajar tetap kondusif dan aman bagi seluruh siswa.

Kang Rey Ikuti Retret Kepemimpinan di Akmil Magelang, Siap Gaspol Bangun Subang

Kang Rey Ikuti Retret Kepemimpinan di Akmil Magelang, Siap Gaspol Bangun Subang

Suarasubang – Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita B R, S.IP., atau yang akrab disapa Kang Rey, tengah menjalani Retret Kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Program ini berlangsung selama delapan hari, dari 21 hingga 28 Februari 2025, dan digelar atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.

Lebih dari 500 kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan ini guna memperkuat kapasitas kepemimpinan dan meningkatkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam retret ini, para peserta menerima pembekalan dari sejumlah tokoh nasional. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan materi tentang kebijakan kepemimpinan daerah dan arah pembangunan nasional.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzili mengupas tuntas isu geopolitik dan wawasan global. Tak kalah penting, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan tentang Asta Cita dan sistem pertahanan negara.

Materi-materi ini dirancang untuk memperkaya wawasan kepala daerah dalam merancang strategi pembangunan di wilayah masing-masing.

Kang Rey mengaku terkesan dengan program ini. “Luar biasa! Retret ini sangat menginspirasi dan membuka wawasan baru. Setelah selesai nanti, saya siap menerapkan ilmu yang didapat untuk membangun Subang lebih maju,” ungkapnya penuh semangat.

Menariknya, selama retret, Kang Rey berbagi kamar dengan sejumlah kepala daerah lain, seperti Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, dan Bupati Bekasi Ade Kunang.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan pelatihan ala militer, melainkan lebih kepada penguatan kepemimpinan. “Banyak yang mengira kami dilatih secara fisik seperti tentara, padahal ini lebih kepada pembelajaran dan diskusi strategis untuk kemajuan daerah,” tambahnya.

Kang Rey juga meminta doa dan dukungan masyarakat Subang agar ia dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Saya di sini belajar untuk Subang. Mohon doa dan dukungannya. Begitu selesai, saya akan langsung action, ngabret, dan ngegas untuk membangun Subang lebih baik,” ujarnya penuh optimisme. Ia juga memastikan roda pemerintahan tetap berjalan lancar di bawah kendali Wakil Bupati Subang, Kang Agus Masykur.

Menutup pernyataannya, Kang Rey menyampaikan salam hangat kepada masyarakat Subang. “Cing sarehat, Subang Ngabret, Jawa Barat Istimewa!” serunya dengan penuh semangat.

Recent Posts