Beranda blog Halaman 1560

Telkomsel meluncurkan Mobile Network Verification (MNV)

Screenshot_2022-06-29-06-21-18-051_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x512.jpg

review1st.com – Aktivitas digital masyarakat yang semakin berkembang perlu diimbangi oleh penguatan keamanan dari ancaman kejahatan siber.

Berdasarkan data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat disepanjang tahun 2021 telah terjadi 1,6 miliar serangan siber di Indonesia yang meliputi peretasan, phishing, scam dan lain sebagainya.

Mengingat besarnya potensi kejahatan siber di berbagai sektor industri digital, mendorong Telkomsel untuk terus bergerak maju dalam menghadirkan solusi keamanan digital yang komprehensif.

Dengan menghadirkan Mobile Network Verification (MNV) yang merupakan bagian dari solusi Telkomsel Authentication Protection (TAP) untuk membantu meningkatkan keamanan data informasi digital di segmen korporasi (enterprise).

Sehingga para pelanggan enterprise dapat meningkatkan pengalaman pelanggannya, khususnya dalam menciptakan ekosistem gaya hidup digital yang aman dan terlindungi.

Solusi keamanan digital TAP-MNV memungkinkan pengguna melakukan otentikasi menggunakan URL yang diverifikasi melalui nomor telepon (MSISDN) dengan memanfaatkan jaringan operator selular secara real-time.

Sistem TAP-MNV akan melakukan validasi URL tersebut hanya diketahui oleh device atau merchant dan TAP-MNV sehingga menghilangkan faktor interaksi oleh pengguna untuk keamanan yang lebih baik.

Validasi URL juga tidak terbatas hanya pada jaringan Telkomsel saja, tapi bisa dilakukan walaupun pengguna menggunakan Wi-Fi atau bahkan operator selain telkomsel.

Teknologi tersebut merupakan bentuk otentikasi implisit oleh jaringan operator dan menghapus sistem verifikasi dua langkah yang selama ini masih berisiko diretas dan cukup menyita waktu. 

Vice President Enterprise Business Management Telkomsel Hanang Setiohargo mengatakan, “Melalui solusi keamanan digital TAP-MNV, Telkomsel berupaya untuk membangun metode pengamanan yang lebih baik dibandingkan metode One Time Password (OTP) yang saat ini banyak diterapkan oleh perusahaan di Indonesia.

Layanan TAP-MNV hadir untuk menjawab kebutuhan keamanan data informasi digital yang telah menjadi prioritas bisnis bagi pelanggan enterprise seiring dengan masifnya penyebaran dan kompleksitas data informasi digital pada operasional bisnisnya.

Dengan hadirnya solusi keamanan digital terkini tersebut, Telkomsel juga turut membantu pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat dalam mereduksi berbagai tindak kejahatan siber yang sangat merugikan, baik secara moral maupun materi.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai leading digital telco dalam memperkuat ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi terdepan.”

TAP-MNV memiliki 3 fitur unggulan yang dapat memberikan keamanan secara komprehensif. Pertama seamless authentication, dimana proses otentikasi tidak melibatkan pengguna sama sekali.

Kedua secure authentication, tidak ada informasi keamanan yang diterima pengguna, sehingga menghilangkan kemungkinan pihak ketiga mengakses pada perangkat lain.

Ketiga, easier to develop, tidak memerlukan banyak resource untuk pengembangannya karena proses otentikasi terjadi melalui carrier network.

Dengan semua keunggulan tersebut, solusi keamanan digital TAP-MNV akan semakin meningkatkan kepercayaan dan pengalaman pelanggannya, karena proses otentikasi dilakukan dengan cepat, serta dapat mengurangi resiko pencurian data atau pengambilalihan akun.

Dalam momen peluncuran solusi layanan ini, keunggulan teknologi keamanan digital yang dihadirkan TAP-MNV akan segera diimplementasikan oleh PT Benefit Vantage Limited sebagai perusahaan konsultan IT yang telah menjalin kolaborasi dengan Telkomsel.

Melalui kolaborasi ini, Benevit Vantage Limited akan memanfaatan solusi digital MNV untuk meningkatkan keamanan data informasi digital di operasional bisnisnya, sehingga perusahaan dapat lebih mengoptimalkan dan fokus pada pengembangan bisnis ke depannya.

Chief Executive Officer PT Benefit Vantage Limited, Stefan Kostic menyampaikan, “Saya sangat bangga mengumumkan bahwa kami telah menjalin kolaborasi dengan Telkomsel untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui dukungan produk dan layanan yang berorientasi pada customer-centricity.

Melalui kolaborasi ini, kami bersama Telkomsel akan membuka peluang lebih luas bagi seluruh pelanggan, umumnya masyarakat Indonesia untuk mendapatkan solusi verifikasi pengguna dan akses otentikasi seluler yang lebih aman.”

“Kami juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan oleh PT Benefit Vantage Limited terhadap solusi keamanan digital yang dihadirkan oleh Telkomsel.

Semoga kolaborasi strategis ini dapat berdampak positif pada terciptanya keamanan digital yang madani bagi seluruh lapisan masyarakat,”pungkas Hanang.

Informasi lebih lanjut mengenai solusi layanan digital TAP-MNV untuk korporasi yang dihadirkan oleh Telkomsel Enterprise dapat diakses di tsel.me/MobileNV.

Tiga Minggu, PT DFT Belum Bisa Tunjukkan Izin Pengambilan Mata Air di Blok Lebak Lewang

Yan-Mahal-Rizzal.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUMEDANG – Tiga minggu setelah dipanggil Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang, ternyata PT DFT belum juga bisa menunjukkan izin pengambilan air di Blok Lebak Lewang, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung. Padahal, berdasarkan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, bahwa permohonan persetujuan perizinan, maksimal adalah 14 hari.

“Belum ada, harusnya sudah ada hasil. Berdasarkan Undang-undang Nomor 30 tahun 2014 tentang Adminsitrasi Pemerintahan, bahwa permohonan persetujuan perizinan itu sebagaimana SOP dari Kementerian maksimal 14 hari, sudah bisa mengeluarkan kegiatan itu disetujui atau ditolak,” kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah, Satpol PP Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal hari ini.

Untuk itulah, menurut Rizzal, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang terus melakukan pengawasan dan melarang PT DFT memanfaatkan mata air di Blok Lewang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

“Tidak dulu dilakukan pengambilan untuk airnya. Tetapi, silakan proses terkait dengan perizinan sebagaimana keputusan yang nanti akan dikeluarkan kementerian tentang sumber daya air. Sedangkan pengawasan dilakukan oleh desa, kecamatan, dan kabupaten,” imbuh Rizzal.

Menurut Rizzal, Satpol PP Sumedang akan menunggu surat izin tersebut untuk mendapatkan kejelasan dari perizinan lokasi pemanfaatan mata air sehingga masyarakat mendapatkan kepastian. “Kalau dari kita baru sebatas itu, tindaklanjut dengan pengawasan dan pengamatan data administrasi dan lapangan. Adapun kegiatan APH di luar kemampuan kami, sesuai kewenangan masing-masing,” katanya.

Sebelumnya, sekitar tiga minggu lalu, Satpol PP Kabupaten Sumedang memang memanggil PT DFT. Pemanggilan terkait dugaan pelanggaran perizinan pengambilan air di kawasan mata air. Pada pemanggilan tersebut, PT DFT tidak bisa menunjukkan izin di Blok Lebak Lewang, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung. Padahal menurut informasi warga, pengambilan air di Blok Lebak Lewang, sudah dilakukan secara masif mulai 2016.

Ketika itu Rizzal menjelaskan, sesuai aturan, selama izin belum keluar tentu tidak boleh adanya kegiatan pengambilan mata air. Jika tetap beroperasi, tentunya pihak yang berwenang dari kementerian dan kepolisian bisa memberikan sanksi tegas. Bahkan, bisa terancam denda dan pidana.

“Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, dapat dikenakan pidana denda dan penjara. Namun kewenangan tersebut bukan pada Satpol PP,” lanjut Rizzal ketika itu.

Dugaan kasus tersebut memang menjadi perhatian publik. Dan bahkan, sudah menjadi isu nasional. Sebab, pelanggaran diduga, tidak sebatas pengambilan air tanpa izin. Selain itu, PT DFT juga diduga melakukan penjualan air ke industri-industri secara komersial tanpa izin.

Beberapa pihak sudah menyuarakan agar kasus tersebut segera diselesaikan. Antara lain anggota DPR RI TB Hasanuddin, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, WALHI Jawa Barat, Direktur Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah, pakar kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah, pakar hukum Universitas Trisakti Yenti Garnasih. Bahkan, tokoh Jawa Barat yang juga mantan anggota Komisi III DPR, Deding Ishak Ibnu Sudja, juga mendesak agar dugaan kasus tersebut segera diproses hukum. Apalagi, kasus tersebut juga diduga berpotensi merugikan keuangan negara. (*)

ZTE Pamerkan Lebih Banyak Penggunaan 5G di XL Axiata

Screenshot_2022-06-29-06-08-57-975_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x512.jpg

review1st.com – ZTE Corporation (0763.HK/000063.SZ), pemasok global terkemuka untuk solusi TIK terintegrasi yang melayani operator global, mitra bisnis, dan konsumen untuk terminal, memamerkan rangkaian lengkap solusi dan produk inovatif di XL Axiata Technology Days 2022 untuk mempercepat skala kolaborasi antara kedua belah pihak. 

Acara ini merupakan acara tahunan bagi karyawan XL Axiata untuk memperluas pengetahuan mereka tentang teknologi yang sedang berkembang.

Tema acara tahun ini adalah bekerja sama untuk mewujudkan visi XL Axiata untuk menjadi operator terkonvergensi pertama.

Dalam acara ini, ZTE memamerkan serangkaian perangkat dan solusi, mulai dari terminal pengguna hingga peralatan jaringan, aplikasi dan kasus penggunaannya, yang mencakup skenario ujung ke ujung (end-to-end).

ZTE juga berpartisipasi dalam diskusi panel mengenai smart city, jaringan dan layanan konvergen, broadband seluler dan rumahan generasi berikutnya, dan kasus penggunaan vertikal 5G.

Dalam acara ini, ZTE memamerkan serangkaian smartphone-nya yang diumumkan di Mobile World Congress (MWC) di Barcelona Maret lalu, termasuk seri ZTE Blade dan AXON, serta CPE 5G terbaru.

Untuk mendukung distribusi jaringan 4G dan 5G di rumah dan kantor kecil hingga menengah, ZTE memamerkan router Customer Premises Equipment (CPE).

ZTE 5G Indoor CPE MC801A mendukung teknologi akses Wi-Fi 6 terbaru, meningkatkan akses jaringan 5G secara bersamaan, dan memungkinkan konsumen untuk menikmati keunggulan jaringan dan layanan 5G yang sangat cepat, termasuk untuk streaming yang imersif, game, dan pengalaman hiburan melalui virtual reality, augmented reality dan teknologi 3D.

Sementara itu, ZTE 4G CPE MF286R dapat menghubungkan hingga 64 pengguna untuk menggunakan internet secara bersamaan, menjadikan CAT 6 sebagai perangkat sempurna untuk rumah atau kantor kecil.

ZTE juga memamerkan solusi AAU 5G berkinerja terbaik, ditambah RRU Dual/Tri-band untuk menyederhanakan situs RAN.

Bersama dengan baseband dengan kapasitas terbesar, ZTE dapat menyediakan situs paling terintegrasi untuk pelanggan solusi unisite, dengan menggunakan peralatan paling sedikit.

Untuk mengkonsolidasikan jalan menuju digitalisasi, solusi jaringan all-optical ZTE dapat mewujudkan jaringan optik E2E, yang mendukung DCI hingga skenario ultra-long haul multi-service, yang mendukung mulai dari 100G hingga 1,2T panjang gelombang tunggal berkapasitas tinggi dan semua jaringan optik otomatis.

Solusi ini sepenuhnya memenuhi kebutuhan pelanggan di era 5G.

Richard Liang Weiqi, Presiden Direktur ZTE Indonesia mengatakan, “ZTE telah bermitra dengan XL Axiata dalam pengembangan jaringan seluler.

Hari ini, kami senang dapat ikut berpartisipasi dalam XL Axiata Technology Days 2022.

Kami menghadirkan perangkat dan peralatan jaringan seluler dan broadband rumahan untuk memperkenalkan teknologi mutakhir kami yang mendukung jaringan 4G dan 5G kepada para pengunjung.

Sebagai mitra, ZTE juga mendukung perjalanan XL Axiata menuju jaringan konvergensi dan strateginya dalam layanan konvergensi.”

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, “Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah berpartisipasi di acara rutin tahunan untuk karyawan, XL Axiata Technology Days 2022.

Tentunya dengan partisipasi dan dukungan yang diberikan pada kegiatan ini menjadi dorongan dan semangat tersendiri bagi kami.

Khususnya karyawan dalam meningkatkan pengetahuan mengenai perkembangan teknologi dan juga kompetensi.

Sehingga bisa mendukung XL Axiata untuk bisa mempercepat mewujudkan visi perusahaan menjadi operator konvergensi terdepan (#1 converged operator) di Indonesia.

Termasuk juga untuk mendukung penyediaan layanan internet tercepat bagi pelanggan dan masyarakat “XL Axiata Ada Untuk Indonesia”.

Kami berharap semangat kolabroasi pada kegiatan ini dapat terus dilakukan ke depan di setiap waktu dan kesempatan,” paparnya. 

Dalam acara ini, ZTE juga berpartisipasi dalam diskusi panel tentang Jakarta Smart City (JSC) untuk berbagi mengenai cita-cita dan kasus bisnis dalam kerjasama dengan XL Axiata.

Bersama dengan banyak mitra, ZTE membagikan cetak biru smart city dengan manajemen perkotaan yang efisien, layanan publik penuh waktu, dan pengembangan ekonomi hijau dengan berbagai vertikal bisnis dan sosial berdasarkan konsep pervasive connection, layanan hebat, kecerdasan tinggi, dan ekosistem yang komprehensif.

Technology Days 2022 XL Axiata diselenggarakan secara online dan offline (hybrid), menyasar seluruh karyawan XL di semua sesi.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari seratus orang baik online maupun offline, dengan mitra XL Axiata berkontribusi dalam diskusi panel dan pameran.

Kolaborasi Telkomsel dengan BNI dan MCAS Group, Perkuat Transformasi Ekosistem Digital

wp-1656406261732.jpg

review1st.com â€“ Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai leading digital telco dengan mengoptimalkan aset ekosistem digital yang dimiliki untuk mendukung transformasi digital di lintas sektor industri.

Hal tersebut kini diwujudkan Telkomsel dengan menjalin kolaborasi bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT M Cash Integrasi Tbk(MCAS Group) dalam memperkuat ekosistem digital di sektor perbankan melalui inisiatif kerja sama pemanfaatan solusi digital dalam mendukung BNI Go Global.

Kolaborasi yang terjalin antara Telkomsel, Bank BNI, dan MCAS Group tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Jakarta, (27/6).

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Kolaborasi bersama BNI dan MCAS Group sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai connectivity enabler dalam menghadirkan solusi digital inovatif di berbagai sektor termasuk perbankan yang lebih berdampak pada kemajuan dan penguatan ekosistem digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsel akan senantiasa mengoptimalkan seluruh aset ekosistem digital yang dimiliki dalam menghadirkan berbagai solusi digital yang dibutuhkan untuk mengakselerasi transformasi digital BNI.

Mulai dari digitalisasi pelayanan pelanggan, akses terintegrasi, hingga pemanfaatan big data akan mampu meningkatkan kapabilitas digital BNI dan #MelesatPasti guna menjadi salah satu Bank BUMN yang go global.”

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, “Perseroan Telkomsel dan MCAS Group memiliki tujuan sama dalam transformasi digital dalam proses bisnis termasuk customer on-boardingin-app customer engagement, modernisasi tranksaksi dan layanan, hingga pemanfaatan big data.

“Oleh karena itu, perseroan berharap kerjasama ini akan terus berjalan untuk memperluas ekosistem digital di Indonesia.

“BNI sebagai bank yang memiliki visi menjadi Lembaga Keuangan yang unggul dalam Layanan dan Kinerja secara berkelanjutan, juga terus melakukan inovasi dan kolaborasi untuk memenuhi kebutuhan Nasabah khususnya dalam transaksi finansial.

“BNI akan terus melakukan kolaborasi strategis bersama mitra bisnis dalam wujud upaya akselerasi transformasi digital serta pencapaian bisnis bagi BNI dan mitra bisnis.”

Direktur Utama PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), Martin Suharlie menyampaikan “Kami bangga dapat turut berkolaborasi dengan kedua perusahaan terkemuka di Indonesia yaitu BNI dan Telkomsel.

“Sebagai digital enabler, kami selalu memastikan untuk mengiringi setiap inisiasi kerja sama dengan dukungan infrastruktur digital yang massive dan terdepan dari MCAS Group.

“Kami sepenuhnya yakin dapat mendukung transformasi digital dalam proses modernisasi bisnis BNI dan Telkomsel.

“Berbagai inisiatif yang kami lakukan baik dengan BNI dan Telkomsel tentunya memberikan mutual benefit. Dengan kapabilitas infrastruktur digital yang kami kembangkan dan didukung oleh tim IT yang kuat, ke depannya kami akan terus melakukan berbagai inisiatif untuk mewujudkan sinergi yang semakin handal dengan banyak pihak.”

“Melalui kerja sama ini, BNI dan Telkomsel akan semakin tangguh dan terintegrasi dengan dukungan MCAS Group sebagai sebagai penyedia sistem distribusi digital yang memastikan pendistribusian cross-products & services antara BNI dan Telkomsel dapat berjalan dengan lancar, salah satunya adalah penjualan kartu perdana Telkomsel oleh Agen46 BNI.

“Selain itu, MCAS Group juga memberdayakan ekosistem digitalnya untuk bersinergi dengan BNI melalui kerjasama sharing biller, layanan drop point logistik melalui Agen46 BNI, utilisasi IP Bumi Langit pada kartu uang elektronik TapCash dan kedepannya membuka aksesbilitas Sistem Ganti Baterai EV Volta yang berkelanjutan,” tambah Martin.

Dalam kolaborasi ini, Telkomsel akan memperkuat kapabilitas Bank BNI khususnya mencakup di bidang account management business, banking and financial account management, dan corporate account management.

Telkomsel juga akan mengoptimalkan ekosistem dan layanan Telkomsel Enterprise untuk membantu BNI mengakselerasi transformasi digital dalam proses customer on-boarding, in-app customer engagement, modernisasi transaksi dan layanan, hingga pemanfaatan big data.

Hal ini sejalan dengan komitmen Telkomsel yang terus berupaya membuka peluang lebih luas bagi sektor perbankan untuk dapat berkembang hingga berdaya saing global melalui pemanfaatan teknologi solusi digital terdepan Telkomsel.

Selain itu, tujuan kolaborasi ini tak terbatas hanya pada peningkatan ekosistem digital BNI, melainkan juga Telkomsel dan MCAS Group.

Untuk tahap awal kolaborasi, Telkomsel bersama BNI dan MCAS Group akan fokus dalam meningkatkan solusi perusahaan digital melalui peningkatan project yang sedang berjalan dan mengoptimalkan berbagai peluang pengembangan terbarukan.

Adapun beberapa kolaborasi Telkomsel yang sudah dan sedang berjalan bersama BNI saat ini meliputi solusi layanan Mobile EDC & EDC Android, konektivitas BNI Agen46, dan Compact Enterprise.

Kemudian untuk berbagai peluang baru yang akan dioptimalkan di antaranya Direct Peering, Fraud Prevention (SIM Swap dan SIM Recycle), Customer Engagement Platform (CEP) Solution, Video API, Header Enrichment, Network Prioritization (GBR), Omni Channel dan Digital Games partnership.

“Kami berharap, kolaborasi ini menjadi langkah awal bagi Telkomsel untuk bergerak bersama-sama dengan para pemangku kepentingan lainnya dalam mengakselerasi negeri menuju kedaulatan digital di sektor perbankan.

“Semoga melalui kolaborasi ini, akan semakin terbuka berbagai peluang yang dapat mendorong inovasi layanan kepada masyarakat dan mampu mengoptimalkan berbagai potensi untuk dikembangkan dalam memperkuat ekosistem digital sektor perbankan Tanah Air,” pungkas Hendri.

KemenPPPA Kunjungi Korban Kekerasan Seksual Anak di Subang, Pastikan Korban Dapat Pendampingan

IMG-20220628-WA0001.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Menindaklanjuti kasus kekerasan seksual terhadap anak inisial E (16) yang diduga dilakukan oleh gurunya, pengasuh pondok pesantren inisial KHD (45) di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang Jawa Barat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) melakukan kunjungan layanan penjangkauan korban.

Kunjungan untuk memastikan kondisi korban, memastikan pendampingan layanan pemenuhan hak korban, antara lain layanan psikologis, pemenuhan hak pendidikannya, kondisi orangtua dan lingkungan masyarakat sekitarnya.

Asisten Deputi Pelayanan Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus, KemenPPPA, Robert Parlindungan Sitinjak dalam kunjungannya menegaskan penanganan kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak menjadi perhatian serius KemenPPPA karena merupakan salah satu program prioritas yang harus dituntaskan 2020 – 2024.

“KemenPPPA terus mengawal seluruh kasus-kasus kekerasan yang terjadi pada anak dan perempuan, termasuk kekerasan seksual terhadap anak yang masih terus terjadi. Kami ingin memastikan, penegakan hukum seluruh kasus berjalan baik dan ada pendampingan psikologis terhadap korban anak,” kata Robert, saat kunjungannya ke rumah keluarga korban E, Minggu, (26/06/2022).

Turut hadir Kapolres Subang AKBP Sumarni; Kanit PPA Satreskrim Polres Subang Aipda Pol. Nenden Nurpatimah; Kabid PA pada DP2KBP3a Kab Subang Upit Nurhayati; Kepala UPTD PPA Kecamatan Kalijati Entin Suartini; dan didampingi oleh Ketua RT setempat.

Kasus kekerasan seksual terhadap korban E telah mendapat penanganan dari Polres Subang, setelah mendapat laporan dari ibu korban. Korban mendapat kekerasan seksual persetubuhan oleh terduga pelaku KHD saat menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Kelakuan tercela pelaku diketahui oleh ibu korban, karena curiga dengan korban setelah membaca catatan harian korban. Awal mula kejadian di bulan Desember 2021 ketika korban mulai bersekolah dijemput bapaknya tiba-tiba memeluk bapaknya sambil nangis minta pindah sekolah. Saat itu, orang tuanya tidak merasa curiga ada apa-apa. Pada Januari korban masuk pondok lagi seperti biasa dan kembali lagi ke rumah pas libur lebaran pada tanggal 1 Mei 2022 dan tanpa sengaja ibu korban menemukan catatan harian korban dari dalam tasnya. Setelah dibaca isinya sangat mengejutkan keluarga dan setelah selesai membaca, ibu korban baru paham kenapa korban minta pindah sekolah. Bertepatan hari itu adalah hari lebaran, ibu korban berusaha menunda dulu laporan, karena tidak mau merusak momen kebahagiaan lebaran keluarga. Pada 10 Mei 2022, ibu korban datang ke UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak) Kecamatan Kalijati untuk melaporkannya. UPTD koordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Subang terkait kasus yang dilaporkan dan sekaligus memastikan proses hukum pelaku.

Kapolres Subang menyampaikan terima kasih atas kunjungan serta pemberian motivasi oleh jajaran Kementerian PPPA kepada korban, apalagi memastikan UPTD PPA Kec. Kalijati bersama OPD terkait, memberikan layanan pemenuhan hak pendidikannya.

“Kita sama sama mengutuk keras tindakan pelaku dan tidak akan mentolerir perbuatan pelaku terhadap korban. Semoga kasus ini menjadi pelajaran bersama untuk kita selalu memberikan perlindungan kepada anak anak kita dan mempersiapkan mereka sebagai generasi emas penerus kepemimpinan bangsa Indonesia nantinya,” kata Kapolres.

Lebih lanjut Robert mengatakan KemenPPPA mengapresiasi Polres Subang yang cepat merespon pengaduan pihak keluarga serta menangkap pelaku dan UPTD PPA Kecamatan Kalijati dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Subang, yang melakukan pendampingan terhadap kasus ini.

Lebih lanjut Robert mengatakan korban saat ini berada di rumah orang tua. Kondisi korban dapat berkomunikasi dengan baik. UPTD PPA Kecamatan Kalijati bersama psikolog telah melakukan pendampingan psikologis kepada korban dan keluarga.

Robert meminta orang tua yang mengetahui anaknya menjadi korban kekerasan seksual agar melaporkan kepada pihak yang berwajib. Orang tua perlu memahami bahwa dengan melaporkan tindak kekerasan seksual yang dialami oleh anaknya, maka akan ada bantuan dari berbagai pihak untuk memastikan anak tersebut dipenuhi hak-haknya.

“Kalau tidak lapor, hal ini bisa mengakibatkan hal buruk lainnya, maka keberanian ini yang harus sama-sama didorong, sehingga siapapun yang melihat, mendengar bahkan mengalami sendiri untuk berani melapor,” kata Robert.

Tim SAPA 129 KemenPPPA akan terus berkoordinasi dengan UPTD PPA Kecamatan Kalijati dan Dinas P2KBP3A Kabupaten Subang untuk memastikan pendampingan terhadap korban berjalan baik, baik secara hukum dan pendampingan psikologis untuk pemulihan psikis dan mental korban.

Robert mendorong aparat penegak hukum dapat memberikan sanksi hukuman kepada pelaku berdasarkan UU yang berlaku. Penegakan hukum sangat perlu agar menimbulkan efek jera bagi pelaku dan siapapun sehingga kasus serupa tidak berulang, dengan menjatuhkan sanksi pidana maksimal terhadap pelaku disertai membayar denda dan restitusi ganti kerugian kepada korban oleh pelaku, apabila perbuatan pelaku terbukti melakukan persetubuhan sebagaimana dimaksud, yang dapat diancam pasal-pasal berlapis yaitu Pasal 76D UU 35 tahun 2014 jo Pasal 81 ayat (1), (2), (3), (6) UU 17 tahun 2016 jo Penetapan Perpu 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU 23/2002 Perlindungan Anak, menjadi Undang-Undang; jo Pasal 64 KUHP. Pelaku dikenakan pemberatan pidana, karena Pelaku adalah pengasuh/guru pesantren korban, maka pidananya maksimal 20 tahun penjara ditambah denda paling banyak Rp 5 miliar

Selain hukuman diatas, pelaku ditambah lagi hukuman pidana tambahan berupa pengumuman identitas pelaku, setelah terpidana selesai menjalani hukuman penjaranya paling lama 20 tahun.

Selain itu, sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), korban dalam upaya pemulihan berhak mengajukan biaya restitusi yang akan dibayarkan oleh pelaku, yang penilaian besaran biayanya dilakukan oleh LPSK. Apabila harta kekayaan pelaku yang disita tidak mencukupi untuk membayar biaya restitusi maka pelaku dikenai pidana penjara pengganti yang tidak melebihi ancaman pidana pokoknya dan negara memberikan kompensasi sejumlah restitusi yang kurang bayar kepada korban, sesuai dengan putusan pengadilan.

Tersangka sudah ditahan di rutan Polres Subang. SPDP tanggal 9 Juni 2022 sudah diberitahukan penyidikannya ke Kejaksaan Negeri Subang, untuk selanjutnya diteliti berkas perkara penyidikannya oleh Jaksa Penuntut Umum, sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Subang untuk disidangkan.

Lini Masa, 1 Dekade KOTASUBANG.com

kotasubang-01.jpg

Sebenarnya ceritanya jauh dari 10 tahun yang lalu. Berawal dari kegelisahan saya ketika berselancar di dunia maya. Dalam setiap pencarian kata Subang di mesin pencari ketika itu, seringkali yang banyak muncul adalah hal-hal negatif tentang Subang. Prostitusi, korupsi, atau kecelakaan mewarnai pemberitaan-pemberitaan tentang Subang saat itu. Sangat jarang media mainstream nasional yang mengulas tentang potensi Subang. Media lokal pun ketika itu belum seramai sekarang. Website resmi Pemkab pun ketika itu seperti tidak ada yang mengurus.

Dari sana lah saya kemudian mulai berfikir untuk menyajikan sisi lain Subang melalui dunia maya. Bahwa banyak hal lain yang juga menarik untuk diangkat tentang Subang dan perlu disampaikan kepada masyarakat luas. Kota tercinta ini harus dikenal karena potensinya bukan karena prostitusi dan kasus korupsinya.

Mulailah saya ketika itu membuat blog, sekitar tahun 2009. Blog terakhir saya adalah tatarsubang.blogspot.com, masih bisa dibuka hingga saat ini. Isinya lebih banyak terkait wisata dan budaya. Blog inilah yang kemudian menjadi cikal-bakal KOTASUBANG.com. Hingga sekitar tahun 2013 ada sahabat yang berbaik hati memberikan domain dan hosting secara gratis kepada saya. Namanya Musthari pemilik kedai Paste, pionir kedai kopi saat itu sebelum kedai-kedai kopi menjamur seperti saat ini. Lalu jadilah KOTASUBANG.com, semua artikel yang ada di blog saya ketika itu kemudian dipindahkan ke website baru.

Sebelumnya, sejak 26 Juni 2012 saya membuat akun twitter dengan nama @kotasubang, kontennya tentu saja berbagi informasi terutama hal positif tentang Subang. Ketika itu twitter sangat efektif sebagai media komunikasi. Melalui akun tersebut bahkan bisa langsung direspon cepat oleh wakil gubernur, gubernur hingga menteri ketika menyampaikan berbagai urusan penting terkait Subang ketika itu. Dari sinilah nama KOTASUBANG.com kemudian juga dipilih menjadi nama domain. Dan tanggal pertama menulis status di twitter inilah yang kemudian dijadikan tanggal lahir KOTASUBANG.com. Meskipun pada awal kemunculannya banyak yang mengkritisi nama KOTASUBANG.com, namun nyatanya nama ini bertahan hingga saat ini.

Sejak saat itu KOTASUBANG.com terus berupaya menyajikan sudut pandang lain tentang Subang, lebih banyak membahas terkait wisata, budaya, sejarah dan berbagai potensi lainnya yang dimiliki Kabupaten Subang. Berbagai penjuru Kabupaten Subang telah kita jejaki mulai dari ujung muara Cilamaya yang sungainya bau dan menghitam hingga situ Talun Talagasari, dari muara kali Sewo Patimban hingga danau sakral Cipabeasan di Bukanagara. Dari Cimayasari perbatasan Purwakarta yang banyak terdapat lubang-lubang raksasa bekas galian pasir hingga Sanghyang Tikoro sungai Cipunagara perbatasan Sumedang. Di mana di antara tempat-tempat tersebut terdapat berbagai potensi dan hal menarik yang bisa diceritakan yang tentunya membuat kami lebih memahami Subang.

Selanjutnya KOTASUBANG.com kemudian banyak berpartisipasi bersama gerakan-gerakan komunitas sosial budaya. Medio 2014 kami memulai ekspedisi pencarian sang maestro Toleat, alat musik yang diakui sebagai alat musik khas Subang. Hingga kemudian kami menemukan tempat perisirahatan terkahir sang maestro yang ternyata kondisi kehidupannya terbilang memprihatinkan diakhir hayatnya. Dari sini, Pemkab Subang kemudian mengelar Rekor MURI Toleat.

Tahun 2015 – 2016 kami concern berbartisipasi pada gerakan sosial budaya yang mengangkat sejarah Kabupaten Subang. Diantaranya menggelar diskusi-diskusi untuk menjadikan corak pada artefak bejana perunggu untuk menjadi motif batik khas Subang. Bejana perunggu sendiri menjadi artefak penting yang menggambarkan betapa tingginya peradaban Subang pada masa prasejarah. Dari gerakan ini kemudian lahirlah Perda Batik Khas Subang, salah satu Perda tentang budaya yang pernah dibuat DPRD Subang.

Tahun 2016 – 2017 KOTASUBANG.com banyak terlibat dalam gerakan sosial kemasyarakatan. Bersama para akademisi, peneliti, serikat buruh dan masyarakat terlibat dalam penelitian dampak industrialisasi di Subang dan diskusi-diskusi terkait kesiapan Subang dalam menghadapi Industrialisasi dan dibangunnya Pelabuhan Patimban. Dari berbagai diskusi, gerakan ini kemudian mendorong untuk dibuatnya Perda Ketenagakerjaan. Dari gerakan ini kemudian lahir buku Manifesto Perubahan #Subangbaru.

Tahun 2018 KOTASUBANG.com mulai mengoptimalkan multimedia untuk liputan pariwisata bersama tim konten kreator Emzy Ardiwinata, Wisnu Setia Ramdani, Rully Ramadhan, Andre, Saeful Anwar dan Sandy Hallymansyah. Kami mulai membuat liputan potensi keindahan pelosok Subang. Potensi wisata pertama yang kami liput adalah bukit Pamoyanan. Hasilnya luar biasa. Dari hasil liputan itu, bukit Pamoyanan tiba-tiba booming. Hal ini kemudian sedikit banyak memicu munculnya lokasi-lokasi wisata baru yang berbasis di desa di berbagai pelosok Kabupaten Subang.

Tahun 2019 KOTASUBANG.com mulai concern untuk memunculkan potensi Ekonomi Kreatif di Kabupaten Subang. Dari berbagai pelosok Subang ternyata banyak tersimpan generasi kreatif Subang yang harus diperkenalkan lebih luas. Tahun itu juga bahkan kami mempersembahkan sebuah lagu karya kolaborasi untuk hari jadi Kabupaten Subang berjudul Subang Kita Semua.

Dapat ditelusuri, KOTASUBANG.com juga kemudian menjadi semacam referensi dari berbagai pihak yang melakukan penelitian tentang Subang. Bukan hanya di dalam negeri, namun ternyata hingga ke mancanegara. Bukan hanya KOTASUBANG.com yang menyadur artikel dari Belanda dan ternyata juga sebaliknya dapat ditelusuri ada pula media Belanda yang menyadur dari KOTASUBANG.com.

Tahun 2021 lalu bahkan KOTASUBANG.com dihubungi oleh peneliti dari Belgia yang meminta bantuan untuk memberikan informasi terkait artefak bejana perunggu. Selama beberapa bulan kami sering berkomunikasi membahas Bejana Perunggu, yang katanya hanya ada 20 buah di dunia. Jika peneliti luar negeri saja intens untuk mencari informasi terkait benda peninggalan sejarah itu, maka pastilah artefak itu memiliki arti yang sangat penting untuk Subang.

Hingga saat ini KOTASUBANG.com terus concern untuk mengangkat keindahan alam, budaya, sejarah dan potensi kabupaten Subang lainnya, karena inilah kekayaan Subang yang harus orang ketahui. Kami melihat citra Subang itu menjadi buruk karena oknum-oknum pejabat korup. Namun nama Subang harum oleh karya maestro Toleat yang bahkan miris diakhir hayatnya harus mengamen dari pasar ke pasar. Nama Subang harum oleh ratusan seniman Sisingaan yang mengenalkan Subang hingga ke mancanegara. Nama Subang harum oleh penabuh gembyung, genjring, sinden-sinden kahot, dan ribuan seniman lainnya.

Nama Subang harum oleh sahabat-sahabat kreatif pengrajin replika robot di Ciasem, pengrajin seeng dan golok di Tanjungsiang, musisi yang tampil hingga ke mancanegara, petani muda dari Pabuaran yang mengajarkan petani di perbatasan negara dan banyak lagi talenta-talenta lainnya yang harus diangkat melalui media.

KOTASUBANG.com akan terus berkembang. Saat ini exposure media sosial KOTASUBANG.com baik Instagram, Twitter, Youtube dan Facebook telah menjangkau jutaan pemirsanya. Jangkauan halaman Facebook Kota Subang misalnya, bulan ini sudah hampir mencapai 10 juta orang. Hal ini tentunya sebuah kepercayaan yang harus balas dengan karya yang lebih berkualitas.

Terimakasih kami ucapkan kepada pihak-pihak yang memahami kami dan percaya dan mohon maaf atas segala ketidaksempurnaan. Terimakasih juga kepada semua orang-orang baik dibelakang layar KOTASUBANG.com, yang tidak bisa disebutkan di sini.

Doakan kami agar tetap konsisten mengenalkan potensi dan membangun citra baik tentang Subang serta menebarkan energi positif….

-Budiana Yusuf-

Wow! Permintaan Hunian Sewa di Mamikos Melonjak Drastis

wp-1656403083773.jpg

review1st.com â€“ Mamikos, aplikasi pencari kos no.1 di Indonesia mencatatkan kenaikan permintaan sewa kamar lebih dari 125% pada kuartal – I 2022.

Terdapat lebih dari 5 juta chat yang masuk melalui platform Mamikos dengan 7 juta pencari kos setiap bulannya.

Mamikos saat ini menawarkan 3 juta kamar dengan menggandeng lebih dari 200 ribu pemilik kos atau Mitra Mamikos yang tersebar di lebih dari 150 kota dan Kabupaten di seluruh Indonesia.

“Kondisi pandemi yang berangsur-angsur membaik, dimana bisnis dan sekolah perlahan-lahan mulai dibuka kembali serta kebutuhan hunian sewa yang selalu bertumbuh turut berkontribusi positif terhadap kinerja bisnis Mamikos.

“Mamikos terus melakukan berbagai upaya agar geliat bisnis kos dapat berkembang dengan berfokus pada solusi kemudahan dan kenyamanan baik bagi pemilik maupun penyewa kos.

“Kami juga melihat tren hunian sewa di luar kota-kota besar mengalami peningkatan dan rencananya Mamikos akan menggaet lebih banyak lagi Mitra Mamikos yang berada di kota-kota tersebut,” jelas Maria Regina Anggit, Co-founder dan CEO Mamikos.

Solusi kemudahan dan kenyamanan bagi penyewa kos oleh Mamikos diwujudkan melalui 3 pilihan kos, yakni kos Singgahsini dan Apik yang merupakan kos yang dikelola oleh Mamikos dengan standar eksklusif yang mengedepankan kenyamanan, keamanan dan terjamin seperti, listing info dan harga serta foto pasti sama, perjanjian sewa yang jelas, fasilitas penunjang yakni wifi dan air, serta kelengkapan fasilitas kamar dan umum.

Hal tersebut karena mengikuti standar kelola Mamikos dan dikontrol langsung oleh tim Mamikos. Layanan Kos Singgahsini dan Apik tersedia 600 properti, dengan 10.000 kamar yang berada di Jabodetabek, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Solo, dan Malang.

Sangat mudah bagi penyewa dalam menemukan kos Singgahsini atau Apik. Penyewa cukup login akun pencari kos, kemudian pilih kos berlogo Singgahsini atau Apik yang diinginkan.

Kedua adalah kos Andalan yang tersebar di seluruh kota di Indonesia dengan berbagai tipe kamar kos mulai dari putra, putri, campur, hingga pasutri.

Semua pilihan tersedia untuk memanjakan dan memenuhi kebutuhan berbagai tipe calon penyewa kos. Berbeda dengan kos Singgasihsini dan Apik, kos Andalan dikelola langsung oleh Mitra Mamikos namun Mamikos bersama Mitra memastikan bahwa informasi yang diberikan atas listingan adalah valid, lengkap serta selalu diperbaharui.

Saat ini, jumlah kos di Mamikos berjumlah 200.000 properti, 3.000.000 kamar, terdapat di 150 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Untuk proses pengajuan sewa dan pembayaraan pun terjamin aman melalui platform Mamikos. Penyewa pun mendapat fleksibilitas untuk mengganti detail sewa atau mengajukan pegembalian dana apabila ada perubahan mendadak atau kos tidak sesuai dengan foto yang akan di bantu prosesnya dan ditinjau oleh tim Mamikos.

Terakhir adalah kos pilihan yaitu kos yang menampilkan kos selain Singgahsini dan Apik yang selalu diperbaharui.

Tidak hanya itu saja, berbagai fitur yang memudahkan pencarian kosan juga dihadirkan oleh Mamikos seperti booking langsung, virtual tour, serta kemudahan pembayaran secara cashless.

Mamikos telah menyediakan sistem pembayaran dengan berbagai metode pembayaran mulai dari transfer bank, kartu kredit hingga e-wallet. Penyewa dapat langsung membayar tanpa harus menghubungi si pemilik kos.

Di sisi lain, para Mitra Mamikos juga dapat memanfaatkan berbagai layanan dari Mamikos sehingga dapat menjangkau lebih banyak pencari kos serta menaikkan tingkat okupansi bisnis properti mereka melalui layanan MamiAds, GoldPlus, Singgahsini, Apik dan Elite.

Kemudahan dalam pengelolaan kos juga dihadirkan dengan tampilan dashboard terbaru dengan pemetaan fitur-fitur yang lebih user friendly. Terbukti dengan adanya peningkatan okupansi yang signifikan.

“Di tahun ini, Mamikos menyuarakan kampanye #EnaknyaNgekos untuk mengkomunikasikan solusi kemudahan bagi para pemilik kos dalam mengelola dan penyewa kos dalam mencari kos.

“Kami harap lewat berbagai upaya yang dilakukan, dapat berdampak positif bagi pemilik dan penyewa kos. Selain itu, Mamikos juga turut mendukung pemilik kos lainnya untuk go digital sehingga dapat menggaet lebih banyak lagi penyewa kos serta memudahkan pengelolaan kos lewat pemanfaatan teknologi,” tutup Anggit.

739 Orang Dapat SK P3K Guru Tahap Dua di Subang

penyerahan-SK-pppk-guru-subang.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyerahkan Petikan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Jabatan Fungsional Guru Tahap 2 Formasi Tahun 2021 Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, di Aula Pemda Subang pada Senin (27/6/2022).

Kepala BKPSDM Subang Drs. H. Cecep Supriatin, M.Si mengungkapkan penerima SK P3K Jabatan Fungsional Guru Tahap 2 Formasi Tahun 2021 berjumlah 739 orang dengan rincian guru SMP 528 orang, dan guru SD 211 orang, yang tersebar di 6 titik lokasi, 5 lokasi lainnya adalah Aula Puri Kitri Cadika, BKPSDM, Gedung PGRI Subang, SMKN 1 Subang, dan SMPN 1 Subang.

“Subang termasuk yang terbanyak di Jawa Barat, sebagai perhatian pak Bupati, pak Wakil dan pimpinan Pemkab Subang kepada tenaga guru. Kami bekerja setiap minggunya agar semua proses penerimaan hingga penyerahan SK dapat terlaksana sebaik-baiknya, dan rampung sebelum bulan Juli.” katanya.

Cecep pun kembali menegaskan seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya. Sesuai dengan amanat Bupati Subang untuk rotasi mutasi dan promosi Zero Rupiah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Tatang Komara, S.Pd., M.Si. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Subang yang telah memberikan kesempatan untuk pengangkatan P3K guru formasi 2021 demi pembangunan SDM di Kabupaten Subang.

“Tidak semua kepala daerah berani mengambil resiko, dan Subang pun bukan Kabupaten terkaya di Jawa Barat, namun dibalik itu kebutuhan guru sangat tinggi. 1700 lebih (P3K) sudah diangkat tahun ini. Mudah-mudahan kebaikan Pak Bupati, Pak Wakil Bupati dibalas oleh Tuhan. Mari kita P3K juga harus berpihak pada pemerintah. Teruslah berinovasi, tanpa inovasi kita akan terlindas oleh zaman,” ujar Tatang penuh haru dan semangat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Bupati Subang tentang pengangkatan PPPK fungsional guru formasi tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, yang dilanjutkan dengan penyerahan SK kepada 4 orang perwakilan PPPK formasi tahun 2021, serta penandatanganan perjanjian kerja antara Pemda Subang dengan PPPK formasi 2021 yang diwakili oleh Endah Wulansari, S.Pd., Cecep Jaenurdin, S.Ag., Cucu Rukoyah, S.Pd., Karnita, S.Pd.

Dalam sambutannya Bupati Subang yang akrab disapa Kang Jimat mengucapkan selamat kepada 739 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang telah menerima SK. Dirinya pun mengamanahkan pembangunan SDM Kabupaten Subang demi masa depan Subang yang lebih baik.

“Saya tidak akan mendetail mengenai apa yang harus bapak / ibu lakukan di tupoksinya masing-masing, mohom yang tadi disampaikan oleh kepala BKPSDM dan Kepala Disdikbud Subang, diingat dan dipahami. Anggaran yang terbatas dialokasikan untuk saudara-saudara demi membangun moral bangsa. Saya ingin saudara-saudari menjadi guru dan mendorong agar anak-anak didik dapat berkreasi, selain itu, mohon dapat mengedukasi masyarakat, berinovasi dan menciptakan solusi untuk kebaikan bersama,” katanya.

​​Turut hadir dalam penyerahan SK tersebut Sekretaris Daerah, Para Asisten Daerah, Kepala BKPSDM, Kepala Disdikbud, para staf ahli, kepala BP4D, kepala BKAD, Pimpinan & perwakilan BJB Cabang Subang, dan para penerima SK P3K Guru baik secara langsung maupun hybrid.

Terbanyak di Jabar, Pemkab Subang Sudah Berikan SK Kepada 1700 P3K Guru

IMG-20220628-WA0027.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang H. Ruhimat didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyerahkan Petikan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Jabatan Fungsional Guru Tahap 2 Formasi Tahun 2021 Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, di Aula Pemda Subang Senin 27 Juni 2022.

Kepala BKPSDM Subang Drs. H. Cecep Supriatin, M.Si mengungkapkan penerima SK P3K Jabatan Fungsional Guru Tahap 2 Formasi Tahun 2021 berjumlah 739 orang dengan rincian guru SMP 528 orang, dan guru SD 211 orang, yang tersebar di 6 titik lokasi, 5 lokasi lainnya adalah Aula Puri Kitri Cadika, BKPSDM, Gedung PGRI Subang, SMKN 1 Subang, dan SMPN 1 Subang.

“Subang termasuk yang terbanyak di Jawa Barat, sebagai perhatian pak Bupati, pak Wakil dan pimpinan Pemkab Subang kepada tenaga guru. Kami bekerja setiap minggunya agar semua proses penerimaan hingga penyerahan SK dapat terlaksana sebaik-baiknya, dan rampung sebelum bulan Juli.”

Cecep pun kembali menegaskan seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya. Sesuai dengan amanat Bupati Subang untuk rotasi mutasi dan promosi Zero Rupiah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Tatang Komara, S.Pd., M.Si. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Subang yang telah memberikan kesempatan untuk pengangkatan P3K guru formasi 2021 demi pembangunan SDM di Kabupaten Subang.

“Tidak semua kepala daerah berani mengambil resiko, dan Subang pun bukan Kabupaten terkaya di Jawa Barat, namun dibalik itu kebutuhan guru sangat tinggi. 1700 lebih (P3K) sudah diangkat tahun ini. Mudah-mudahan kebaikan Pak Bupati, Pak Wakil Bupati dibalas oleh Tuhan. Mari kita P3K juga harus berpihak pada pemerintah. Teruslah berinovasi, tanpa inovasi kita akan terlindas oleh zaman.” Ujar Tatang penuh haru dan semangat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Bupati Subang tentang pengangkatan PPPK fungsional guru formasi tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, yang dilanjutkan dengan penyerahan SK kepada 4 orang perwakilan PPPK formasi tahun 2021, serta penandatanganan perjanjian kerja antara Pemda Subang dengan PPPK formasi 2021 yang diwakili oleh Endah Wulansari, S.Pd., Cecep Jaenurdin, S.Ag., Cucu Rukoyah, S.Pd., Karnita, S.Pd.

Dalam sambutannya Bupati Subang yang akrab disapa Kang Jimat mengucapkan selamat kepada 739 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang telah menerima SK. Dirinya pun mengamanahkan pembangunan SDM Kabupaten Subang demi masa depan Subang yang lebih baik.

“Saya tidak akan mendetail mengenai apa yang harus bapak / ibu lakukan di tupoksinya masing-masing, mohom yang tadi disampaikan oleh kepala BKPSDM dan Kepala Disdikbud Subang, diingat dan dipahami. Anggaran yang terbatas dialokasikan untuk saudara-saudara demi membangun moral bangsa. Saya ingin saudara-saudari menjadi guru dan mendorong agar anak-anak didik dapat berkreasi, selain itu, mohon dapat mengedukasi masyarakat, berinovasi dan menciptakan solusi untuk kebaikan bersama.

Turut hadir dalam penyerahan SK tersebut Sekretaris Daerah, Para Asisten Daerah, Kepala BKPSDM, Kepala Disdikbud, para staf ahli, kepala BP4D, kepala BKAD, Pimpinan & perwakilan BJB Cabang Subang, dan para penerima SK P3K Guru baik secara langsung maupun hybrid.

Wisata Subang Populer, D’Castello Milik Dewi Persik

d-Castello.jpg

MEDIAJABAR.COM – Salah satu objek wisata di Kabupaten Subang D’Castello yang berada di bagian selatan saat ini kian populer.

Tempat wisata yang menurut informasi salah satu pemiliknya adalah pedangdut Dewi Persik tersebut menawarkan suasana alam Subang yang menawan.

Lokasi wisata D’Castello yang tidak jauh dari pemandian air panas Sari Ater Subang tersebut berada di pinggir jalan Kecamatan Ciater.

Objek wisata tersebut memiliki areal parkir yang luas dan berbagai macam spot foto ciamik.

Untuk konsep wisata yang ditawarkan oleh D’Castello adalah menghadirkan aura negeri dongeng, saat pengunjung masuk ke dalam.

Di areal objek wisata terdapat bangunan kastel warna-warni yang memadukan arsitektur ala Belanda dan Turki. Tentunya ini akan menjadi spot foto yang bagus.

Selain itu, objek wisata milik Dewi Persik di Subang ini menawarkan panorama alam Subang Selatan yang mempesona dan enak di lihat mata.

Wisata yang baru dibuka ini saat ini menjadi salah satu tempat wisata populer di Subang.

Banyak wisatawan lokal dan luar daerah Subang yang berbondong-bondong mengunjungi tempat wisata D’Castello.

Apalagi saat ini musim liburan, D’Castello selalu banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Bagi yang akan berkunjung ke D’Catello, tenang saja objek wisata di Kecamatan Ciater, Subang ini memiliki areal parkir yang luas.

Selain itu banyak aneka jajanan yang bisa dibeli oleh para pengunjung.

Recent Posts