Beranda blog Halaman 1089

Sayap Bendungan Bungur di Cipaku Ciamis Hampir Ambrol, Pemdes Minta Pemda Perbaiki

Sayap-Bendungan-Bungur-di-Cipaku-Ciamis-Hampir-Ambrol-Pemdes-Minta-Pemda-Perbaiki.jpg

harapanrakyat.com,- Sayap Bendungan Bungur di Dusun Sindanggirang Desa/Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jabar, kondisinya nyaris ambruk.

Ironisnya, meski sudah berlangsung lama, namun sayap bendungan itu tidak kunjung mendapat perbaikan.

“Sebelum kerusakannya semakin bertambah parah, diharapkan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui instansi terkait dapat segera memperbaikinya,” ujar Asep warga Desa Cipaku, Selasa (7/2/2023).

Baca juga: Saluran Cikeletik di Cipaku Ciamis Meluap, Kolam Ikan Milik Warga Jebol

Menurutnya, apabila tidak secepatnya ditangani maka dapat dipastikan sayap bendungan itu lambat laun akan ambruk.

Kepala Desa Cipaku, Juhana melalui Kasi Pemerintahan Endang membenarkan, kondisi sayap Bendungan Bungur tersebut sudah rusak dan nyaris ambruk.

Untuk mendapat perbaikan, Pemerintah Desa sudah mengusulkan permohonan bantuan ke Pemda Ciamis.

“Akan tetapi belum diketahui kapan akan terealisasinya. Semoga saja, sebelum kerusakannya semakin melebar dan bertambah parah, bantuan untuk biaya perbaikannya dapat segera digelontorkan,” ucap Endang. (Edji/R8/HR Online/Editor Jujang)

Nanang Permana Panen Raya Jagung MSP Bersama Warga Margajaya Ciamis

Nanang-Permana-Panen-Raya-Jagung-MSP-Bersama-Warga-Margajaya-Ciamis.jpeg

harapanrakyat.com,- Ketua DPRD Ciamis, Jawa Barat, H Nanang Permana MH, melakukan panen raya jagung MSP (Mari Sejahterakan Petani), bersama petani di Desa Margajaya, Kecamatan Sukadana, Selasa (7/2/2023).

Pada kesempatan itu, Nanang menuturkan, jagung MSP yang dipanen ini merupakan hasil tanam masyarakat bersama Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis dan Kwartir Sukadana.

“Ini merupakan perdana jagung bersama masyarakat Desa Margajaya Ciamis, dengan luas garapan 8 hektar dan dikelola oleh 100 petani di Desa Margajaya,” ujar H Nanang.

Nanang mengatakan, selain memberikan benih jagung MSP, pihaknya juga memberikan pembinaan kepada masyarakat Margajaya.

“Kami berikan edukasi tentang tata cara menanam jagung yang hasilnya lebih baik,”ungkapnya.

Menurut Nanang, kelebihan jagung MSP ini adalah jagung hasil panennya bisa ditanam ulang oleh para petani. Berbeda dengan jagung jenis lainnya, karena tidak bisa dijadikan benih.

“Jadi para petani tak lagi harus membeli benih bilamana lahannya akan ditanami jagung kembali,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Ciamis ini.

Lanjut Nanang, hasil dari panen perdana menggunakan benih MSP, masyarakat merasa puas. Lantaran hasilnya lebih dari biasanya.

Baca juga: Nanang Permana Resmikan Rumah Budaya Puri Cipanawuan di Desa Dayeuhluhur Ciamis

Nanang Prihatin Petani Margajaya Ciamis Tak Miliki Mesin Cultivator

Dalam kesempatan itu, Nanang mengaku prihatin karena masyarakat petani di Margajaya tidak memiliki mesin Cultivator atau mesin pertanian yang digunakan untuk pengolahan tanah. Padahal luas garapan sangat luas.

Sehingga Nanang berharap, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian bisa datang langsung ke lokasi dan melihat kondisi para petani, dari segi sarana dan prasarana.

“Coba lihat mereka (petani Margajaya), jangan sampai pemerintah malah memberikan bantuan kepada kelompok saja. Akan tetapi berikanlah bantuan kepada masyarakat yang semangat bertani seperti masyarakat Desa Margajaya ini,” tegasnya.

Sementara itu, Yusuf Sidik Kepala Desa Margajaya, Kabupaten Ciamis, membenarkan bahwa petani di Desa Margajaya belum mempunyai Cultivator, untuk membantu para petani dalam menggarap tanahnya. Saat ini masyarakat masih menggunakan metode konvensional.

“Memang sangat dibutuhkan alat Cultivator ini, karena lahan garapan jagung di kita ada seluas 8 hektar,” katanya.

Yusuf menerangkan, terkait dengan penggunaan benih jagung MSP, memang ada perbedaan.

Tapi untuk mengetahui perbedaan tersebut, masyarakat akan kembali menanam jagung yang biasanya (hibrida). Sehingga akan terlihat sebuah perbedaannya.

“Masyarakat merasa jagung MSP ini sangat berbeda sekali. Tadinya kalau panen hibrida satu pohon itu paling satu bonggol, sekarang pakai jagung MSP 1 pohon menjadi 2 atau 3 bonggol. Nanti masyarakat tinggal memilih saja,” pungkasnya. (Fahmi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Honda Kembali Kolaborasi dengan Red Bull Group Sebagai Pemasok Mesin

rockomotif-red-bull-racing-2023.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Red Bull Racing dan Scuderia Alpha Tauri kembali menggaet Honda sebagai pemasok mesin mereka untuk musim balap Formula 1 2023.

Lewat kerjasama yang terjalin ini, turut memberikan pandangan yang optimis bagi kedua tim tersebut dalam memperebutkan sebagai yang terbaik pada musim ini.

Pada musim 2022 lalu, Red Bull Racing, berhasil menapaki podium tertinggi sebagai Juara Dunia Konstruktor dan Juara Dunia pembalap lewat kedigdayaan Max Verstappen yang tampil mendominasi sepanjang musim.

Melalui mobil balap terbarunya, RB19, tim yang berbasis di Milton Keynes, Inggris, optimis dapat mempertahankan gelar prestisius tersebut dengan mengandalkan performa mesin Formula 1 racikan dari Honda.

Logo Honda sebagai pemasok mesin akan disematkan di bagian engine cover pada mobil Red Bull Racing dan Scuderia Alpha Tauri, sementara untuk Honda Racing Corporation (HRC), juga akan disematkan di bagian hidung mobil balap RB19.

Tidak sampai di situ, logo Honda nantinya juga akan disematkan pada bagian baju balap, untuk menandakan sebuah komitmen di antara kedua belah pihak.

Pada musim balap F1 2023, tim Oracle Red Bull Racing masih diperkuat dengan susunan pembalapnya yaitu juara dunia F1 dua kali tahun 2021 dan 2022 yaitu Max Verstappen dan rekan setimnya yaitu Sergio Perez.

Selain itu juga Daniel Ricciardo kembali memperkuat tim ini sejak terakhir kali tahun 2018. Kali ini ia akan berperan sebagai pembalap ketiga / cadangan / penguji untuk tim.

Tim Oracle Red Bull Racing akan memulai musim balap F1 2023 dengan melakukan sesi tes resmi pra musim F1 2023 bertempat di Bahrain International Circuit, Sakhir, Bahrain pada tanggal 23 hingga 25 Februari 2023 mendatang untuk menguji performa mobil baru RB19.

Adapun, seri perdana musim balap F1 2023 akan dimulai pada tanggal 5 Maret 2023 di Grand Prix Bahrain dan akan berakhir pada tanggal 26 November 2023 di Grand Prix Abu Dhabi.

Pemilik RM Purnama Apresiasi Jimat-Akur Mau Selesaikan Utang Mamin Rp 3,5 Miliar

RM-Purnama.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Putra Sulung Pemilik Rumah Makan Purnama, Pepen Purnama sangat mengapresiasi terhadap Bupati Subang H. Ruhimat dan Wakilnya Agus Maskur Rosyadi.

Yang mana Pemerintah Daerah Kabupaten Subang telah berniat baik menyelesaikan utang pemerintah terhadap rumah makan Purnama sebagai penyedia jasa mamin.

Menurut Pepen Purnama, bahwa Pemerintah Kabupaten Subang memiliki utang terhadap pihak ketiga yakni RM Purnama itu bukan utang baru, melainkan utang dimulai jamannya Bupati Eep.Hidayat, dan terus menerus disetiap pergantian bupati berikutnya, hingga sekarang zamannya Bupati Subang H. Ruhimat dan Wakilnya Agus Maskur Rosyadi.

Timbulnya utang Pemerintah Daerah terhadap pihak ke-3 yakni RM. Purnama disebabkan terlalu kecilnya anggaran untuk belanja makan dan minum, sedangkan kegiatan cukup banyak.

Ditambahkan Pepen, pihak penyedia disaat anggaran sudah habis selalu memberikan kabar, namun pihak Rumah Tangga Setda Subang menyatakan siap akan diajukan dalam anggaran perubahan.

“Tetapi faktanya tidak, disitulah awal mula utang terus menerus membengkak, kami selaku penyedia yang sudah lama menjalin kerjasama dengan pihak pemerintah, dari dulu merasa tidak tega jika harus menyetop kebutuhan mamin di pertengahan jalan walaupun anggaran sudah habis,” katanya.

Atas kepercayaan dan niat bantu pihak Pemerintah Kabupaten Subang. “Padahal pihak kamipun sebenarnya bisanya bertahan bekerja sama dengan Pemkab Subang itu sangat dipaksakan,” katanya.

Karena modalnya juga tetap dapat pinjem dari bank, sedangkan pihak bank tahu sendiri tidak mau tahu lancar atau tidak yang penting setiap nasabah bank harus setor lancar.

Selain itu pula dikatakan Pepen Purnama, demi jalannya perusahaan yang sudah digeluti oleh orang tuanya Simon Purnama yang kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Subang sejak jamannya Bupati Subang dijabat Ir Kanda Sasmita hingga Bupati Rohimat tidak pernah ada masalah utang piutang.

“Namun sejak jaman Bupati Eep Hidayat hingga sekarang H. Ruhimat baru muncul utang,” katanya.

“Perlu diketahui munculnya utang tersebut banyaknya kegiatan yang tidak terduga,” terang Pepen.

Pengakuan Pepen pun dibenarkan Hj. Gusyeti dan beberapa mantan pejabat di Bagian Rumah Tangga Setda Subang.

“Benar apa yang disampaikan anak Sulung pemilik RM.Purnama, bahwa munculnya utang pemerintah dari tahun ketahun ke RM.Purnama, disebabkan terlalu kecilnya anggaran untuk penyediaan mamin, sedangkan kegiatan terlalu padat,” katanya.

Bahkan banyak sekali kegiatan tamu dari pusat yang datang Ke Subang yang tidak terencanakan.

“Seperti di zamannya Presiden Susilo Bambang Yudoyono, wakil Presiden Yusuf Kala, apalagi sudah dibangunnya Pelabuhan Patimban berapakali Pak Presiden, wakil.Presiden berikut Para Mentri, investor yang jadi tamu Pemerintah Kabupaten Subang, kan jelas harus di jamu,” terang Gusyeti dan beberapa mantan Pejabat di Bagian Rumah Tangga.

Yang jadi persoalan pada saat itu, Bagian Rumah Tangga mengajukan anggaran untuk membayar utang ke Purnama selalu dicoret.

Sementara Kepala Irda Subang, Memed MZ Hidmat saat dimintai penjelasan masalah utang ke pihak Purnama, menurutnya bahwa bupati melalui Wakil Bupati Subang telah memerintahkan menyelesaikan persoalan utang pemerintah terhadap pihak ketiga yakni penyedia jasa Mamin RM. Purnama.

Pada saat itu diadakan pertemuan antara Pemerintah Daerah dimpimpin Wakil Bupati Agus Maskur Rosyadi, Sekda, IRDA dan BP4D, bersama pemilik RM. Purnama.

Keterbukaan disampaikan pihak Purnama kepada Pemerintah dan dicarikan solusinya karena utang harus secepatnya diselesaikan.

Pihak Irda membentuk Tim dan melakukan audit terhadap kedua belah pihak yakni ke Purnama dan ke Bagian Rumah Tangga, dan selanjutnya pihak Purnama melalui Pengacara yqang ditunjuknya akan digelar Sidang mediasi di PN Subang.

“Dan tim dari Irda sendiri telah menyelesaikan hasil dari audit dan telah diserahkan ke Pak Sekda,” terang Memed.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang H. Asep Nuroni S.Sos belum memberikan keterangan.

Konon Bisa Mudahkan Jodoh, Wisata Batu Sodong Kalijati Pangandaran Ramai Dikunjungi

Konon-Bisa-Entengkan-Jodoh-Wisata-Batu-Sodong-Kalijati-Pangandaran-Ramai-Dikunjungi.jpeg

harapanrakyat.com,- Batu Sodong Kalijati atau lebih dikenal dengan nama Grand Valley yang terletak di kawasan wisata alam Grand Valley, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, semakin ramai dikunjungi wisatawan, baik wisatawan lokal atau dari luar daerah.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Kalijati, Mardio mengatakan, membenarkan lokasi wisata Grand Valley makin banyak dikunjungi wisatawan.

Terlebih di lokasi tersebut terdapat sebuah batu di bukit, yang disebut masyarakat sekitar sebagai batu ajaib.

Batu itu dinamai batu Sodong. Kononnya, sejak dulu batu ini dipercaya oleh masyarakat dapat meningkatkan kekuatan dan stamina.

Ia menuturkan, persis di atas batu itu ada sumur. Apabila bisa naik sampai di atasnya, lalu mengambil air dari sumur itu, untuk kaum pria dipercaya bisa menambah kejantanan dan vitalitas.

“Nah, untuk yang belum memiliki pasangan atau masih jomblo, maka diyakini akan segera memiliki pasangan,” ujar Mardio, Senin (6/2/2023).

Baca juga: Batu Sodong Kalijati Wisata Baru di Kabupaten Pangandaran

Maka lanjut Mardio, tak heran para pengunjung yang datang kesini akan berusaha untuk menaiki batu tersebut.

“Para pengunjung yang datang ke wisata ini baik laki- laki atau perempuan selalu berusaha untuk menaiki batu tersebut,” tambahnya.

Selain menyimpan banyak cerita, dari atas batu tersebut, para pengunjung bisa melihat keindahan alam di sekelilingnya dan bisa melihat hamparan pantai Pangandaran. (Enceng/R8/HR Online/Editor Jujang)

Badan Kesbangpol Ciamis Dapat Penghargaan dari Provinsi Jawa Barat

IMG_20230207_142447_0su77MCK7L_cYNuqx7V7M.jpeg

harapanrakyat.com,- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut sebagai Juara 1 Kategori kabupaten terbaik dalam pengelolaan data sektoral bidang Kesbangpol di Jawa Barat tahun 2022.

Penghargaan itu diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja kepada Kepala Bada Kesbangpol Ciamis Yadi Tisyadi. Penyerahan penghargaan itu berlangsung di Novena Hotel, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (7/2/2023).

Kepala Badan Kesbangpol Ciamis Yadi Tisyadi mengatakan selama ini pihaknya memaksimalkan pengelolaan Sistem Komunikasi Daerah (Sikonda). Kesbangpol Ciamis setiap hari mengelola Sikonda untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Terutama perkembangan apa saja yang terjadi pada setiap daerah Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Awal Tahun 2023, Bupati Ciamis Kembali Raih Penghargaan dari Kemendes PDTT

Penghargaan tersebut tentunya berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 46 tahun 2019 tentang atas perubahan Permendagri nomor 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan dini di daerah.

Kemudian tentang peraturan Gubernur Jawa Barat nomor 40 tahun 2011 tentang kewaspadaan dini masyarakat. Juga Peraturan Bupati Ciamis nomor 81 tahun 2021 tentang tugas fungsi dan tata kerja unsur organisasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

“Untuk sumber informasi kami yang terima itu dari berbagai elemen yang sudah menjadi mitra kami yakni, media partner dan jurnalistik. Termasuk forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) baik tingkat kabupaten sampai desa,” katanya.

Selain itu, Badan Kesbangpol Ciamis juga bermitra dengan intelijen wilayah Kabupaten Ciamis, FKUB, FPK serta PPWK. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Hilang Seminggu, Motor Warga Tasikmalaya Ini Berhasil Dibawa Pulang, Terima Kasih Pak Polisi

Hilang-Seminggu-Motor-Warga-Tasikmalaya-Ini-Berhasil-Dibawa-Pulang-Terima-Kasih-Pak-Polisi.jpg

harapanrakyat.com,- Warga Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, bernama Jeje, tidak menyangka jika motornya bisa kembali lagi ke tangannya, usai hilang dicuri seminggu lalu.

Jeje merupakan salah satu pemilik dari 16 sepeda motor yang diamankan Polres Tasikmalaya, dari 7 pelaku curanmor yang sudah berhasil diringkus petugas.

Jeje menuturkan, motor miliknya ada yang mencuri saat dipakai adiknya ke pesantren.

Sempat putus asa, namun keberuntungan masih menghampiri Jeje. Motornya bisa kembali dibawa pulang dari Polres Tasikmalaya.

“Saya tidak menyangka, Pak polisi sangat gercep (gerak cepat) menangkap pelaku.  Saya sampaikan beribu ribu terima kasih buat pak Polisi, semoga semakin sukses dan kaya semuanya,” ujar Jeje, Selasa (7/7/2023) saat mengambil sepeda motornya di Mapolres.

Baca juga: Polres Tasikmalaya Tangkap 7 Pelaku Pencurian Motor, 1 Masih DPO

Sementara itu, AKBP Suhardi Hery Haryanto Kapolres Tasikmalaya mengatakan, para pelaku yang ditangkap merupakan berasal dari 4 kelompok pencuri sepeda motor yang biasa beroperasi di Tasikmalaya.

Mereka biasanya beraksi di berbagai wilayah, seperti di Kecamatan Karangnunggal, Cikatomas, Cipatujah, Kota Tasikmalaya dan Kota Bandung.

“Dari 4 kelompok ini, ada dua kelompok yang di dalamnya ada dua orang residivis,” katanya.

Sementara itu, pantauan HR Online, selain Jeje, warga Tasikmalaya lainnya pun mengambil sepeda motor yang berhasil diamankan Polres Tasikmalaya. (Apip/R8/HR Online/Editor Jujang)

Dear Penderita Kanker di Pangandaran, Pemerintah Gratiskan Biaya Pengobatan

Dear-Penderita-Kanker-di-Pangandaran-Pemerintah-Gratiskan-Biaya-Pengobatan.jpg

harapanrakyat.com,- Pemkab Pangandaran, Jabar, memastikan penderita kanker akan mendapat pengobatan gratis dari pemerintah.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pangandaran, Ida Nurlaela Wiradinata membenarkan hal itu, saat mengunjungi salah satu penderita kanker di Kecamatan Mangunjaya dan Kalipucang.

YKI bersama Dinas Kesehatan Pangandaran rutin melakukan advokasi ke penderita kanker, termasuk salah satunya dalam rangka memperingati hari kanker sedunia.

Ketua YKI Pangandaran Ida Nurlaela berharap, mengidap kanker bersedia untuk berobat agar bisa sembuh dari penyakitnya.

“Masyarakat yang bersedia untuk berobat, biayanya akan ditanggung oleh Pemkab Pangandaran,” ujar Ida Selasa (7/2/2023).

Baca juga: Selain Ujang Endin, Istri Bupati Jeje Nyatakan Siap Maju di Pilkada Pangandaran 2024, Asal…

Pihaknya mengaku terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak Pemkab.

“Alhamdulillah direspon baik, untuk itu warga Pangandaran penderita kanker yang bersedia untuk berobat tidak usah memikirkan administrasi dan pembiayaan, karena pihak pemkab yang akan menangani hal tersebut,” jelas istri Bupati Pangandaran ini.

Ida menuturkan, pihaknya rutin door to door memberikan edukasi ke warga Pangandaran, terutama penderita kanker.

Edukasi itu dilakukan dalam rangka menekan angka penderita kanker di Pangandaran.

“Salah satu upaya mencegah penyakit kanker adalah dengan menerapkan pola hidup sehat,” pungkasnya. (Entang/R8/HR Online/Editor Jujang)

Ingat! Polres Ciamis Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 2023, Ini Sasarannya 

Polres-Ciamis-Laksanakan-Operasi-Keselamatan-Lodaya-2023.jpg

harapanrakyat.com,- Jajaran Polres Ciamis melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya tahun 2023, Selasa (7/2/2023), yang berlangsung di Halaman Mapolres Ciamis. 

Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro menjelaskan, operasi tersebut tujuannya untuk cipta kondisi menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2023.

Sedangkan untuk sasarannya, adalah mendisiplin masyarakat dan menertibkan masyarakat atas peraturan-peraturan lalu lintas. 

“Kemudian juga mengurangi segala risiko-risiko yang ada pada jalan raya, seperti halnya kecelakaan,” jelasnya Selasa (7/2/2023).

Menurutnya, dalam rangkaian apel ini juga, jajaran Polres Ciamis meningkatkan kemampuan anggota tentang tata cara bagaimana menangani adanya kejadian kecelakaan.

Kapolres berharap, selama berlangsung, tujuan dari Operasi Keselamatan Lodaya bisa tercapai. Kemudian juga, kepatuhan masyarakat akan akan peraturan lalu lintas akan lebih baik lagi.

Baca Juga: Beredar Isu Penculikan di Medsos, Ini Imbauan Kapolres Ciamis

Sementara terkait dengan penindakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas, pihaknya  masih mengedepankan edukasi.

“Dan juga penindakannya menggunakan tilang secara elektronik atau ETLE, kami masih menunggu instruksi dari pusat,” terangnya.

Sasaran Operasi Keselamatan Lodaya 2023 di Ciamis

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Ciamis, AKP Asep Iman Hermawan mengatakan, operasi tersebut akan berlangsung mulai hari Selasa tanggal 7 sampai 20 Februari 2023.

Ia menjelaskan, ini dalam operasi ini, pihak kepolisian mengedepankan tindakan preventif, preemtif, edukatif dan persuasif.

“Tujuan dari Operasi Keselamatan Lodaya tahun 2023 ini, untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan lalu lintas, fatalitas. Selain itu juga untuk mendisiplinkan masyarakat pengguna jalan,” jelasnya.

Baca Juga: Operasi Zebra Lodaya di Ciamis, Ini Prioritas Jenis Pelanggar yang akan Ditindak

Lanjut Asep menambahkan, sasaran dari operasi tersebut yakni pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI. Kemudian, berpotensi mengundang kemacetan, salah satunya menerobos rambu perboden dan parkir tidak pada tempatnya.

Sasaran selanjutnya, tidak menggunakan plat nomor, knalpot bising, menggunakan handphone saat berkendara. Lalu, belum cukup umur saat berkendara, dan berboncengan lebih dari satu orang.

“Jadi intinya sasaran pada operasi keselamatan Lodaya ini yang sifatnya kasat mata aja. Kalau masalah tentang surat-surat kendaraan itu sudah pasti,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Diduga akan Lakukan Percobaan Pencurian, Seorang Pria di Kota Banjar Diamankan Polisi

Diduga-akan-Lakukan-Percobaan-Pencurian-Seorang-Pria-di-Kota-Banjar-Diamankan-Polisi.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang pria yang diduga akan melakukan percobaan pencurian gagal menjalankan aksinya. Pasalnya, pria tersebut ketahuan saat hendak melakukan aksinya di salah satu kos-kosan, di Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (7/2/2023).

Apesnya lagi, pria yang diduga akan melakukan pencurian itu masuk ke kos-kosan yang dihuni anggota polisi.

Kapolres Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo, melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Banjar, Aipda Nandi Darmawan, membenarkan adanya kejadian itu.

“Iya benar tadi ada kejadian seorang pria melakukan percobaan pencurian,” kata Nandi Darmawan, Selasa (7/2/2023).

Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat pelaku hendak melakukan percobaan mencuri, namun kepergok oleh anggota polisi.

Baca Juga: Diduga Curi Laptop, Pria Penumpang KRL di Jaksel Diamankan Petugas

Kemudian, pria yang dicurigai itu sempat lari dan dikejar oleh anggota polisi. Pria tersebut berhasil ditangkap di wilayah Lingkungan Jelat, tepatnya di dekat Masjid Al Amanah.

“Belum sempat diambil baru percobaan pencurian, karena keburu ketahuan. Pria tersebut sempat lari dan dikejar oleh anggota,” terangnya.

Ia menjelaskan, pelaku berinisial N (28), merupakan warga, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.

Saat ini, pria berinisial N yang diduga akan melakukan percobaan pencurian itu sudah diamankan ke Polres Banjar, Polda Jabar.

“Sekarang sudah diamankan ke Polres,” ungkapnya.

Baca Juga: Kepergok Hendak Mencuri, Seorang Wanita di Tasikmalaya Sandera Nenek 90 Tahun

Lebih lanjut Nandi menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap N, diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Hal itu berdasarkan keterangan keluarganya.

“Nggak lama setelah diamankan, keluarga pria berinisial N datang ke Polres. Pihak keluarga menerangkan, bahwa yang bersangkutan merupakan ODGJ. Hal itu dibuktikan dengan berkas rekam medis,” katanya

“Selanjutnya pria yang diduga melakukan percobaan pencurian akan dikembalikan kepada keluarganya,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts