Beranda blog Halaman 1084

Bakar Ban Bekas di Tol Cimanggis-Cibitung, Cara Warga Jatikarya Bekasi Tuntut Ganti Rugi

Bakar-Ban.jpg

harapanrakyat.com,- Bakar ban bekas dilakukan sejumlah warga saat blokade akses keluar Tol Cimanggis-Cibitung di Jatikarya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (08/02/2023).

Warga yang melakukan pembakaran ban itu merupakan ahli waris yang menuntut uang ganti rugi atas pembangunan tol tersebut. Mereka ingin uang ganti rugi segera dibayarkan.

Selain membakar ban bekas, dalam aksinya warga Kota Bekasi itu juga menghalangi akses jalan keluar menuju Cibubur dengan kayu balok.

Salah seorang warga yang merupakan ahli waris, Gugun mengatakan, aksi ini sudah warga lakukan berulang kali. Namun, hingga sekarang belum menemukan titik penyelesaian.

Ia menilai aksi tersebut bukan menutup akses tol, melainkan menduduki lahan yang masih menjadi hak warga.

Baca Juga: Wanita Lansia Tanpa Identitas Tewas Tertemper Kereta di Bekasi

“Bakar ban bekas ini lanjutan aksi kemarin dan sebelum-sebelumnya. Pada intinya kami ini pemilik tanah, ahli waris yang sah mohon segera bayar uang penggantian tanah. Cuma itu tuntutan kami, mohon segera bayar. Perlu diketahui pula bahwa kami ini tidak menutup jalan tol,” ungkapnya.

Tapi, kata Gugun, warga cuma menguasai apa yang masih menjadi hak miliknya. Karena tanah tersebut belum dibayar.

Lanjutnya mengatakan, aksi tersebut akan berlanjut sampai dengan ahli waris mendapatkan haknya atas pembangunan tol tersebut.

Warga menduga ada oknum yang menghambat proses pencairan uang konsinyasi. Pihak Kementerian PUPR telah membayar dan menitipkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bekasi.

Namun, dalam proses pencairan itu, PN Bekasi meminta surat rekomendasi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi.

“Tuntutan kami sekarang bayar dulu. Setelah itu silahkan pakai lagi jalan tolnya,” pungkas Gugun. (Setiawan/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Oknum Dosen Unsil Tasikmalaya Diduga Lakukan Kekerasan Seksual ke Mahasiswi

Oknum-Dosen-Unsil.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang oknum dosen Unsil Tasikmalaya Fakultas Ekonomi diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mahasiswinya. Bahkan, dugaannya korban lebih dari satu orang.

Berdasarkan informasi, oknum dosen yang berinisial EDH tersebut sudah mengabdi sekitar 30 tahun di Unsil. Sementara kasusnya saat ini tengah ditangani Satgas Penanggulangan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Univesitas Siliwangi.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsil Gumilar Mulya membenarkan di kampusnya ada kasus dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen.

Karena adanya laporan, kata Gumilar, Satgas langsung bergerak cepat melakukan investigasi, termasuk menampung laporan dari korban serta mengumpulkan berbagai bukti seperti CCTV.

Baca juga: Marak Korban Investasi Bodong di Tasikmalaya, Pemerintah Harus Edukasi Masyarakat

“Sementara oknum tersebut dinonaktifkan sementara sambil menunggu hasil investigasi. Jika hasilnya tidak terbukti, maka kami wajib merehabilitasi. Namun jika terbukti, maka Kementerian Pendidikan yang memutuskan seperti apa nantinya,” terang Gumilar, Rabu (8/2/23). 

Satgas Laporkan Oknum Dosen Unsil ke Kementerian

Satgas, kata Gumilar, sudah melaporkan secara resmi ke Kementerian dan dari pusat membentuk tim. Sementara di dalam tim tersebut di antaranya ada 4 orang dari Unsil.

“Kalau korban lebih dugaannya lebih dari satu sesuai pengaduan. Tapi kami tidak bisa menyampaikan secara jelas di sini,” imbuhnya.

Pada prinsipnya, lanjutnya, kekerasan seksual di manapun tempatnya, tidak ada toleransi. Bahkan, bersiul saja masuk dalam pelanggaran, apalagi jika ada tindakan fisik.

Sementara itu, korban yang melapor ke pihaknya merupakan mahasiswi Indonesia yang tengah bertugas di Jerman sebagai diaspora dan bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi Unsil.

“Korban bertugas sampai Minggu depan. Kalau ini salah satu buktinya ada di rekaman CCTV,” ungkapnya.

Dalam video CCTV tersebut, tambahnya, korban tengah berjalan menuju toilet di lorong sekitar 2 meter. Namun, tiba-tiba oknum dosen Unsil tersebut menabrakkan ke bahu korban.

“Makanya untuk bertabrakan kan tidak mungkin, kan lorongnya 2 meter. Tapi entah itu sengaja atau tidak. Saat itu korban setelah kejadian bertanya, kenapa? oknum itu pun menjawab yang kurang enak ke korban. Sehingga korban melaporkan kejadian itu ke Satgas,” terangnya.

Mempersilakan Lapor ke Satgas

Gumilar mengaku pihaknya tidak akan menuduh sembarangan sebelum ada bukti maupun laporan dari korban.

Bahkan, pihaknya mempersilakan siapa saja melaporkan ke Satgas jika ada indikasi yang mengarah pada kekerasan seksual, baik mahasiswa, alumni, dosen, tenaga kependidikan maupun masyarakat.

“Tapi, tolong laporan ke kami yang lengkap. Karena kami sudah ada satgasnya, maka itu adalah kewajiban kami. Apalagi kami diaudit oleh Inspektorat. Jadi ini terus dikawal oleh inspektorat dan sekarang Pak Rektor pun dengan satgas sedang ke Jakarta untuk menindaklanjuti kejadian ini.” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Kekerasan Anak di Cimahi, DP3A Kota Bandung Berikan Pendampingan Korban

kekerasan-terhadap-anak-1-540x350.jpg

harapanrakyat.com,- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Jawa Barat, akan memberikan pendampingan kepada remaja AM (12) yang menjadi korban penganiayaan ayah kandungnya, Ade Nanda (37).

Selain AM, ada pula AH (10) yang menjadi korban penganiayaan pelaku. Namun, AH yang masih kecil, harus meregang nyawa akibat mengalami luka serius dari perlakuan kasar ayahnya itu. Sedangkan AM berhasil bertahan meski mengalami luka cukup berat.

Kepala DP3A Kota Bandung Uum Sumiati mengatakan, pendampingan kepada AM yang menjadi korban penganiayaan itu sangat penting, lantaran korban merupakan warga Kota Bandung.

Akan tetapi, ayah korban (pelaku) membawa korban untuk tinggal bersamanya di rumah kontrakan di wilayah Kota Cimahi.

Baca Juga : Pelaku Penganiayaan Bocah di Cimahi Terancam Hukuman Berat

Upaya pendampingan kepada AM itu, kata Uum, setelah proses perawatan medis kepada korban selesai.

“Maka sekarang kita menunggu dulu, biar proses penyembuhan secara medis. Saat ini, perawatan medis AMsedang berjalan, masih dirawat. Setelah proses itu selesai, kami akan langsung melakukan pendampingan kepada korban (penganiayaan) terutama dari sisi psikologis dan psikis pasca terjadinya kekerasan itu,” ungkapnya di Kota Bandung, Rabu (8/2/2023).

Menurutnya, ketika melakukan pendampingan tersebut, pihaknya akan melihat sejauh mana tingkat trauma yang dialami korban penganiayaan setelah mendapatkan tindakan kekerasan.

“Kami akan melihat sejauh mana secara psikis terganggunya. Selain itu, kami juga mungkin akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya, seperti kelanjutan pendidikannya. Karena ketika kami tanya, memang kelihatannya semangatnya untuk sekolahnya masih tinggi,” ungkapnya.

Pendampingan Pulihkan Kondisi Psikis Korban Penganiayaan

Uum menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia terima, pelaku melakukan tindak kekerasan kepada korban bukan hanya satu kali. Melainkan sudah berulang kali.

“Jadi dari pihak keluarga (korban) kebetulan ada kemarin, dan memang bukan yang pertama, tapi sering. Kami belum menggali sejauh itu, tapi yang pasti bukan untuk yang pertama dan kejadian yang kemarin itu yang terparah,” katanya.

Oleh karena itu, upaya pendampingan untuk memulihkan kembali kondisi korban penganiayaan ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan psikolog hingga konselor untuk melakukan pendampingan.

“Nanti kita akan lihat sejauh mana (dampaknya), barangkali berat tidaknya atau secara psikis terganggunya. Dari sisi traumanya atau juga sesuatu yang negatif, karena mungkin kami khawatir kekerasan itu dianggap sudah biasa. Jadi kami harus mengedukasi,” ungkapnya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

5 Pedagang Jaket Asal Garut Dituduh Penculik hingga Diamuk Massa di Sumsel

5-Pedagang-Jaket-Asal-Garut-Dituduh-Penculik-Hingga-Diamuk-Massa-di-Sumsel.jpg

harapanrakyat.com,- Ramainya isu penculikan mulai memakan korban, 5 pria pedagang jaket asal Garut, Jawa Barat dituduh penculik hingga dianiaya warga di Sumatera Selatan pada Senin (6/2/2023) lalu.

Kelima pria pedagan jaket asal garut tersebut yakni Yosef Mulyana, Lucki Wanda, Dadang Wahyudi, Taufik Lubis dan Asep Erwin.

Mereka mengalami penganiayaan di wilayah Desa Sukaraja, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.

Selain mengalami penganiayaan, sisa jaket yang mereka jual juga ikut raib dan kendaraan untuk berdagang pun rusak.

Video detik-detik warga mengamuk kepada para korban sempat viral. Keluarga korban pun tak terima atas perlakuan masyarakat yang menganiaya dan menjarah barang dagangan tersebut.

Salah satunya Haryati, istri korban bernama Dadang Wahyudi warga Kecamatan Sukawening, Garut mengaku tidak menerima perlakuan tersebut.

“Gak terima pak, suami saya dan 4 temannya sedang berdagang jaket,” kata Haryati kepada harapanrakyat.com, Rabu (8/2/2023) di kediaman korban.

Baca Juga : Viral Warga Tangkap Pelaku Penculikan di Bekasi, Ini Penjelasan Polisi

Haryati melanjutkan, Ia mendapat kabar suaminya mengalami penganiayaan dan penjarahan pada Senin (6/2/2023) pasca kejadian.

“Babinsa di sana telpon ke sini, katanya suami ibu mengalami penjarahan gitu, warga menuduh suami saya culik, tapi selamat,” lanjutnya.

5 Pedagang Jaket Asal Garut Baru Merantau 1 Bulan

Haryati menjelaskan, korban merantau sejak bulan Januari 2022 dan berencana pulang bulan Maret sebelum puasa.

“Berangkat bulan januari untuk menjual jaket, jumlahnya 1.000, terakhir sebelum kejadian, suami bilang pulang mau bulan Maret sebelum puasa,” katanya.

“Biar bawa uang banyak katanya, tapi ada yang menjarah jaketnya, ada 360 jaket lagi habis,” tambahnya.

Baca Juga : Beredar Video Penculikan Anak di Cineam Tasikmalaya, Ternyata Hoax

Atas adanya peristiwa penganiayaan terhadap 5 pedagang jaket asal garut karena dituduh penculik itu, Haryati meminta penegak hukum menangkap para pelaku.

“Ya harus mendapat hukuman para pelakunya, masa menuduh suami saya culik padahal sedang jualan jaket, terus jaketnya mereka ambil, masa penculik bawa barang dagangan,” ujarnya.

“Mobil juga sampai rusak, kan tahu di mobil banyak jaket, masa penculik bawa jaket dagangan, pokoknya harus mendapat hukuman para pelaku itu,” Pungkasnya. (Pikpik/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Transformasi Digital untuk Percepatan Pertumbuhan Sektor Perdagangan Indonesia

Capture.png

review1st.com – Nilai barang dagangan bruto di pasar dagang Indonesia dari tahun 2010 hingga 2020 mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 3,4 persen CAGR, mencapai Rp 2.357 juta.

Namun, terdapat permasalahan utama yang menghambat Indonesia dalam memaksimalkan potensi pertumbuhan sektor tersebut.

Industri ini masih berpotensi tumbuh dua kali lipat menjadi 7 persen jika dibandingkan dengan negara-negara tetanggaseperti India, Singapura, dan Malaysia. Percepatan adopsi transformasi digital akan mempertahankan daya saing Indonesia, menurut laporan berjudul “Capturing the growth of Indonesia’s digital trade sector” oleh Kearney.

“Sektor perdagangan Indonesia mencakup berbagai pemain, termasuk sekitar 70 persen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Empat masalah utama memengaruhi mereka: kurangnya akses pembiayaan, operasi bisnis yang tidak efektif, persaingan penjualan dan pemasaran yang ketat, serta adopsi transaksi nontunai yang rendah,” ujar Ishan Nahar, Principal di Kearney.

“Isu-isu ini terkait dengan struktur sektor perdagangan Indonesia. Transformasi digital adalah jawaban yang jelas. Hal ini membuka peluang bagi pelaku sektor perdagangan, khususnya UMKM, untuk meningkatkan produktivitas dengan operasional bisnis yang lebih efektif.”

Sumber pendanaan dan investasi yang memadai sangat penting untuk memacu transformasi digital di sektor perdagangan Indonesia.

Pada tahun 2020, investasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sektor perdagangan dibatasi sebesar Rp5 triliun, dan perkiraan tahun 2030 hanya sebesar Rp15 triliun – atau setara dengan 0,03 hingga 0,04 persen dari PDB.

Investasi TIK rata-rata di negara-negara tetanggaregional dan negara-negara terkemuka dengan transformasi digital yang efektif – seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang – adalah 0,25 persen dari PDB.

“Dengan memperluas investasi TIK pada sektor perdagangan untuk mencapai standar tingkat negara-negara tetangga dan terkemuka, pasar e-commerce Indonesia dapat tumbuh sekitar 20 persen CAGR atau mencapai Rp3.729 triliun hingga Rp4.148 triliun,” kata Ishan.

Belajar dari praktik terbaik negara-negara pembanding, laporan ini mengidentifikasi bahwa terdapat empat hal dan inisiatif yang dapat dilakukan untuk mengalihkan sektor perdagangan Indonesia secara digital:

?      Mempercepat adopsi layanan digital canggih dalam pelaksanaan operasional para pemain utama di sektor perdagangan

Adopsi digital di sektor perdagangan Indonesia belum merata; adopsi saat ini masih terbatas hanya pada pemain terkemuka.

Digitalisasi akan menguntungkan bisnis ritel dengan adanya peningkatan efektivitas operasi bisnis dan peningkatan pengalaman berbelanja para pelanggan.

Peluang untuk memperluas pilihan barang, seperti integrasi online-to-offline dan analisis prediktif, masih perlu dimanfaatkan dalam operasi perdagangan di Indonesia.

?      Memperkuat industri digital dengan platform UMKM yang kuat dan meningkatkan kompetensi digitalnya

Para pelaku super-app Indonesia, seperti Tokopedia dan Bukalapak, sudah mulai membangun platform UMKM. Namun, masih ada peluang untuk meningkatkan platform mereka dengan memperluas cakupan layanan ke seluruh rantai operasi.

Selain itu, pelaku super-app akan mendapat manfaat apabila pemerintah membentuk platform UMKM nasional.

Pelaku super-app dapat menerima data UMKM yang terintegrasi dari seluruh negeri. Di samping itu, masih ada ruang untuk meningkatkan kompetensi digital di kalangan UMKM dengan pelatihan berkualitas tinggi dan solusi yang disesuaikan.

?      Memperluas jangkauan pasar para pemain teknologi regional selain kota-kota besar

Perusahaan teknologi Indonesia memiliki peluang besar untuk berekspansi ke kota-kota tier 2-4, sehingga menawarkan akses ke pelanggan yang lebih luas dan menciptakan lebih banyak ruang untuk berkembang.

Kota-kota tier 2-4 di Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 230 juta jiwa, jauh lebih besar daripada jumlah penduduk kota tier 1 yang hanya sekitar 40 juta jiwa.

?      Peningkatan tata kelola, pendanaan, dan lingkungan regulasi yang kondusif

Pemerintah telah menyediakan investasi langsung kepada pemain teknologi tahap awal melalui Startup Inovasi Indonesia. Namun, pemerintah dapat meningkatkan investasi swasta dengan menciptakan lingkungan yang mendukung.

Misalnya, memberikan insentif subsidi kepada UMKM untuk mempercepat adopsi solusi digital dan angel investor dengan kredit pajak.

Penting juga bagi lembaga pemerintah untuk berkolaborasi dan mengembangkan program digitalisasi terpadu yang memberikan panduan dan pelatihan yang lebih tepat untuk UMKM.

Pemerintah Indonesia saat ini sedang mengimplementasikan berbagai program, seperti UMKM Go dan PaDi UMKM.

Yang paling penting, pemerintah perlu segera menyempurnakan kebijakan keamanan data untuk memungkinkan pembagian data yang aman dan mudah antara lembaga dan aplikasi super.

“Untuk mencapai Visi Indonesia 2045, Indonesia harus mengimplementasikan inisiatif nasional yang tepat untuk menyempurnakan struktur sektor perdagangan, terutama dalam meningkatkan UMKM dan layanan pelanggan, memperluas ekosistem sektor perdagangan, serta memperkuat tata kelola, pendanaan, dan lingkungan regulasi.

“Transformasi digital akan berdampak signifikan terhadap PDB dan mengarah pada pertumbuhan perdagangan digital nasional dalam nilai perdagangan bruto,” ujar Ishan.

Untuk mempelajari lebih lanjut temuan penting lainnya mengenai peningkatan digitalisasi sektor perdagangan Indonesia dari negara-negara benchmark – Amerika Serikat, Cina, Jepang, India, Singapura, dan Malaysia – baca laporan lengkap Kearney di sini.

Pelaku Penganiayaan Bocah di Cimahi Terancam Hukuman Berat

ayah-aniaya-anak-di-cimahi.jpeg

harapanrakyat.com,- Pelaku penganiayaan anak di bawah umur di Kota Cimahi, Jawa Barat, terancam hukuman berat bahkan hingga hukuman mati. Hal itu lantaran salah satu dari dua korban penganiayaan, meninggal.

Pelaku bernama Ade Nanda (37) yang merupakan ayah dari korban, tidak hanya satu kali melakukan penganiayaan kepada anaknya berinisial AH (10) dan AM (12). Akibatnya, AH meninggal setelah mendapat perlakuan kasar pelaku.

Sebagai informasi, polisi meringkus Ade Nanda yang telah menganiaya anaknya sendiri di rumah kontrakannya yang berlokasi di Jalan Pesantren Kelurahan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Senin (6/2/2023).

Baca Juga : Dua Bocah di Cimahi Dianiaya Ayahnya, Satu Korban Meninggal

Pelaku mengatakan, ia memukul dan menendang korban AH (korban meninggal) sebanyak 15 kali. Sedangkan kepada korban AM, pelaku menendang dan memukulinya sebanyak 7 kali.

Kepada polisi, pelaku mengaku emosi lantaran anaknya mengambil uang sebesar Rp 450 ribu tanpa izin untuk jajan.

Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono menjelaskan, pengungkapan kasus ini terbilang cepat karena warga langsung mengamankan pelaku seusai menganiaya anak kandungnya itu.

Atas tindakannya itu, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 80 ayat 2, 3, 4, Undang-undang 17/2016 tentang Perlindungan Anak. Selain itu, polisi juga menjerat pelaku dengan Pasal 44 ayat 2 dan ayat 3 Undang-undang Nomor 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga subsider Pasal 340 dan atau Pasal 338 dan atau Pasal 351 ayat 2 dan 3 KUHPidana.

“Kami mengenakan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, karena pelaku tidak hanya satu kali melakukan penganiayaan kepada dua anaknya itu. Sehingga konstruksinya memasang pasal 340,” ucap Kapolres Cimahi kepada wartawan, Rabu (8/2/2023).

Baca Juga : Kolam Retensi Masjid Al Jabbar Bandung Dipenuhi Bungkusan Sampah Pengunjung

Bahkan dari hasil catatan kepolisian, Aldi mengatakan, pelaku ini merupakan residivis kasus pencurian dan sudah dua kali masuk penjara.

Aniaya Anaknya Sendiri, Pelaku Mengaku Menyesal

Sementara itu, seusai ekspose media terhadap kasusnya, pelaku mengaku menyesal telah menganiaya anaknya sendiri. Terlebih dari tindakannya itu menyebabkan salah satu anaknya meninggal.

“Saya menyesal,” ungkap Ade Nanda yang tertunduk lesu saat ditanya wartawan.

Ade mengaku emosi kepada anaknya yang tidak pernah menggubris perkataannya untuk tidak mengambul uang tanpa sepetahuannya.

“Pernah saya omongin baik-baik tapi (anak) tidak menuruti perkataan saya,” katanya. (Ecep/R13/HR-Online)

IOH Serah Terimakan Hadiah Pemenang IMPoin, total Rp1,7 Miliar

IMPoin_1_800x533.jpg

reiew1st.com – Hari ini, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 menyelenggarakan seremonial pemberian hadiah kepada para pemenang IMPoin Pesta Hadiah 2022 di  KPPTI (Kantor Pusat PT Indosat).

IMPoin Pesta Hadiah 2022 merupakan program penghargaan dengan total hadiah hingga Rp1,7 miliar bagi para pelanggan setia IM3 yang memperoleh Loyalty Points dengan melakukan isi ulang atau membeli paket IM3 dari semua channels dan menukarkan poin tersebut di periode Desember 2022 lalu.

IOH Serah Terimakan Hadiah Pemenang IMPoin, total Rp1,7 Miliar

Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Ritesh Kumar Singh, mengungkapkan ”Kami mempersembahkan program IMPoin Pesta Hadiah  untuk mengapresiasi pelanggan setia yang telah memilih dan mempercayakan IM3 dalam memenuhi kebutuhan komunikasi digital mereka.

“Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen kami sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang ingin selalu dekat kepada pelanggannya. Kami berharap program ini dapat memberikan keuntungan dan manfaat lebih bagi mereka yang telah setia menggunakan layanan dan produk IM3.”

Pada acara seremoni penyerahan hadiah hari ini, delapan pelanggan yang merupakan perwakilan pemenang dari masing-masing kategori turut hadir menerima hadiah secara langsung.

Mereka datang dari berbagai daerah sebagai pemenang untuk menerima hadiah Hyundai IONIQ 5, Paket perjalanan wisata ke Raja Ampat, EV NIU Gova 03,  Element Folding Pikes Gen II, Macbook Pro M2 13.3 inch, iPhone 13 Pro, Apple Watch Series 6, Oculus Quest 2, dan Tokopedia Gift Card senilai 10 juta.

Daftar pemenang  IMPoin Pesta Hadiah 2022 telah diumumkan secara langsung dan transparan pada acara pengundian yang diselenggarakan 11 Januari 2023 lalu.

Sebanyak 250 pelanggan yang beruntung mendapatkan hadiah dari lima kategori, mulai dari Hyundai IONIQ 5, paket perjalanan wisata (Raja Ampat, Bali, dan Yogyakarta), NIU Gova 03, Folding Bike (Element Folding Pikes Gen II 6 Speed), Gadget (iPhone 13 Pro, MacBook Pro M2 13.3 inch, Apple Watch Series 6, Oculus Quest 2), dan Tokopedia Gift Card.

Lebih dari itu, seluruh pajak hadiah ditanggung oleh IM3 sehingga pemenang tidak dipungut biaya apa pun.

Proses pengundian dan pengumuman pemenang IMPoin Pesta Hadiah 2022 telah berjalan memenuhi semua mekanisme pengundian dengan ketentuan yang berlaku dan melibatkan beberapa perwakilan dari Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, notaris dan pihak kepolisian.

Proses pengundian telah dilakukan pada 11 Januari 2023 dan didokumentasikan dengan baik oleh IM3 dan lembaga terkait sebagai bukti transparansi.

Daftar pemenang IMPoin Pesta Hadiah 2022 selengkapnya dapat dilihat melalui .

Bupati Subang Resmikan Sodetan Jimat Kahuripan Legonkulon

IMG_20230208_180000.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat, melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Legonkulon, bertempat di Halaman Kantor Desa Karangmulya. Rabu (8/2/2023).

Kepala Desa Karangmulya, Yaya, A.Md dalam ucapan selamat datangnya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Kang Jimat ke Desa Karangmulya.

“Terima kasih sudah bisa hadir ke tempat ini, mudah mudahan langkahnya dicatat sebagai satu kebaikan, aamiin,” katanya.

Selain itu, Yaya juga menyatakan bahwa di masa kepemimpinan Kang Jimat-Akur, sodetan yang diinginkan oleh masyarakat demi mengatasi banjir, bisa terealisasi sehingga banjir dapat diurai dengan baik.

“Ingin ada sodetan, Alhamdulillah oleh Kang Jimat dikabul, insha allah kalau air cipunagara meluap, bisa mengurai air yang meluap, sehingga Alhamdulillah dengan adanya sodetan tersebut, desa kita bisa selamat. Hari ini kita akan resmikan sodetan tersebut, yang diberi nama ‘Sodetan Jimat Kahuripan’,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan 2 Mesin potong rumput bantuan dari Bank BJB kepada Paguyuban Emak Emak Rempong, serta pembagian kartu tani sebanyak 131 kartu yang secara simbolis diserahkan kepada 10 orang petani Desa Karangmulya.

Dalam sambutannya, Kang Jimat menyampaikan permohonan maaf atas tidak maksimalnya pembangunan di Kabupaten Subang akibat adanya covid19.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah, hapunten Bapak Ibu sadayana 4 tahun jadi Bupati saya dan wakil bupati tidak mampu maksimal dalam rangka pembangunan di Kabupaten Subang karena begitu dilantik 3 bulan terjadi musibah datangnya covid19.
3 tahun memimpin, anggaran terkuras digunakan untuk mengobati masalah covid. Insha Allah dengan tidak ada lagi covid, jonjon membangun,” katanya.

Kang Jimat pun menyampaikan terkait adanya Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang yang akan menjadi magnet bagi investasi, sehingga menjadi optimisme bagi dirinya untuk masa depan Subang.

“Dengan hadirnya Pelabuhan Patimban, itu akan sangat mengundang dan menjadi magnet sendiri untuk hadirnya industri di Kabupaten Subang. Nanti perusahaan akan berduyun-duyun datang ke Subang. Di Cipunagara dan Cipeundeuy akan dibangun Kawasan Industri. Minimal ke depan anakku cucu kita tidak akan susah mencari pekerjaan,” katanya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada warga yang hadir, untuk mempersiapkan anak cucunya, dan berpesan untuk selalu bersungguh sungguh dalam belajar.

“Saya titip untuk anak cucu kita yang masih sekolah, tolong sungguh sungguh, supaya nanti tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri,” katanya.

Selain itu, Kang Jimat pun menyampaikan terkait pembangunan di Kabupaten Subang, dimana Kang Jimat beserta jajaran membangun jalan tersebut untuk masa depan Subang.

“Mohon doa restu, dalam tahun ini akan dimulai pembangunan akses jalan Pamanukan-Tegalurung, Tahun ini akan dimulai pembebasan lahan. Selanjutnya Sedang dibangun Jalan Cipeundeuy Serang panjang insya Allah itupun akan dibangun selebar 20 m. Yang ketiga insya Allah tahun ini akan dimulai pembangunan untuk Jalan lingkar Kota Subang. Selanjutnya pembangunan cisalak Bukanagara yang nanti akan keluar di Cikole dan itu sudah selesai. ini semua pemerintah daerah berjuang untuk persiapan menyambut hari ini maupun hari esok untuk anak cucu kita,” katanya.

Kang Jimat pun mengajak semua warga untuk menjalankan gotong royong, karena dengan gotong royong dapat menciptakan kebaikan.

“Yuk urang mumule yang disebut gotong royong, yuk urang sauyunan untuk kebaikan kita bersama. Insha Allah hayu kita bersama sama. Insya Allah dengan gotong royong, mudah-mudahan bisa terwujud bagaimana apa yang didambakan semoga bisa tercapai” katanya.

Acara ditutup dengan peresmian sodetan sungai Cipunagara ‘Jimat Kahuripan’ oleh Kang Jimat dengan menandatangani plakat serta peresmian dimulainya pembongkaran aula Desa Karangmulya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis LH, Kadis Pertanian, Direktur Bank BJB, Kepala Desa Karangmulya dan muspika kecamatan Legonkulon.

Tidak Gunakan Helm, Sejumlah Pengendara di Sukaraja Sukabumi Ditegur Polisi

razia-polisi.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUKABUMI – Sejumlah pengendara sepeda motor yang lalai tidak menggunakan helm keselamatan ditegur Polisi saat melintas di kawasan Bunderan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/2/2023).

Selain teguran, para pengendara sepeda motor yang nekad melanggar peraturan Lalulintas tersebut menerima edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan Lalulintas dalam mengurangi fatalitas kecelakaan Lalulintas.

Sementara itu, PS. Panit 2 Lantas Polsek Sukaraja, Aiptu Nadi Sugandi mengatakan kegiatan yang dilakukannya tersebut merupakan rangkaian kegiatan selama operasi Keselamatan Lodaya 2023.

“Seperti yang sudah disampaikan pa Kapolres saat apel gelar pasukan kemarin, bahwa pola kegiatan yang dilakukan selama operasi Keselamatan Lodaya 2023 adalah kegiatan preemtif dan preventif serta penegakan hukum secara terbatas,” kata Aiptu Nadi Sugandi kepada awak media.

“Jadi kita mengedepankan upaya preemtif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran Lalulintas) sehingga bisa menurunkan angka kecelakaan atau fatalitas kecelakaan Lalulintas.” pungkasnya. (Eka Lesmana)

Kajari Subang yang Baru Resmi Dilantik, Kang Akur Ucapkan Terima Kasih ke Kajari Lama Atas Dedikasi dan Pengabdiannya

wabup-subang-dan-mantan-kajari.jpg

MEDIAJABAR.COM, BANDUNG – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dr. Asep Mulyana resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Dr. Akmal Kodrat, SH., M.Hum sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang yang baru yang dilaksanakan di Aula Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Rabu (8/2/2023).

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir pada kegiatan tersebut didampingi oleh Kabag Umum Setda Subang, Agus Rahmat.

Kepala Kejaksaan Negeri Subang Dr. Akmal Kodrat, SH., M.Hum menggantikan I Wayan Sumertayasa, S.H., M.H yang mendapatkan promosi sebagai Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Di tempat terpisah, Kang Akur bersama Kabag Umum berkesempatan melakukan pertemuan dengan I Wayan Sumertayasa, S.H., M.H selaku Ketua Kejaksaan Negeri Subang yang pindah tugas tersebut sekaligus untuk memberikan kenang-kenangan Cendramata sebagai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kinerja serta pengabdiannya selama menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Subang.

“Kami juga mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru,” katanya.

I Wayan Sumertayasa pada kesempatan tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang sudah bersinergi dengan Kajari Subang yang telah dipimpinnya selama 1 tahun 7 bulan.

Recent Posts