Beranda blog Halaman 1083

Langgar Aturan Pemasangan, Bapenda dan Satpol PP Ciamis Tertibkan Reklame

Langgar-Aturan-Pemasangan-Bapenda-dan-Satpol-PP-Ciamis-Tertibkan-Reklame.jpg

harapanrakyat.com,- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan pencabutan reklame yang melanggar aturan, setelah diberikan peringatan terhadap pemilik reklame.

Dadan Kasubid Penilaian dan Penetapan Pajak Daerah, Bapenda Ciamis mengatakan, penertiban reklame ini dilakukan lantaran sudah tiga kali kita tegur namun tidak digubris oleh pemiliknya.

“Terpaksa kami lakukan pencabutan reklame tersebut. Terlebih seluruhnya terpasang dan dipaku di pohon penghijauan jalur utama kota Ciamis, sehingga masuk kategori pelanggaran,” ungkapnya Rabu (8/2/2023).

Lanjut Dadan, dari hasil penertiban tersebut, pihaknya mendapatkan sebanyak 100 reklame.

“Reklame yang ditertibkan itu kita amankan dulu, nanti diberikan lagi kepada pemiliknya dengan kata lain, silahkan pasang namun di tempat yang sudah ditentukan tentunya,” jelasnya.

Sebelum menertibkan reklame tersebut kata Dadan, pihaknya memberikan pemberitahuan terlebih dulu kepada pemiliknya.

“Perusahan pemilik reklame ini melakukan pembayaran pajak setelah reklamenya di pasang. Seharusnya ke Bapenda dulu, dan nanti kita akan tentukan dimana penempatannya. Agar tidak melanggar aturan,” ungkap Dadan.

Baca juga: Bupati Herdiat Sebut Hadirnya Bapenda Ciamis untuk Tingkatkan Kinerja

Meski Bayar Pajak, Jika Langgar Aturan, Reklame di Ciamis Tetap Ditertibkan

Dadan menambahkan, meski pemilik membayar pajak, jika menyalahi aturan maka harus ditertibkan.

Pihaknya sudah mengimbau supaya tidak dipasang dengan cara dipaku, karena harus ada izin dari dari Dinas Lingkungan Hidup (LH).

“Ternyata memang tidak ada izin, maka kami tertibkan,” tegasnya.

Dadan menambahkan, Bapenda Ciamis saat ini memiliki program penertiban reklame satu minggu sekali.

“Ini sebagai antisipasi banyaknya pemasangan reklame bodong tidak bayar pajak dan masa kadaluarsa reklame,” pungkasnya.

Sementara itu Kasatpol PP Ciamis, Uga Yugaswara, menyebut, penertiban reklame yang dilakukan anggotanya dalam rangka mendampingi petugas dari Bapenda, setelah ada pemberitahun untuk penertiban.

“Karena melanggar aturan maka kami lakukan penertiban membantu Bapenda. Terlebih pemasangan reklame tidak mendapatkan izin pula dari LH, meski katanya sudah bayar pajak,” katanya.

Reklame yang sudah ditertibkan kata dia, bisa diambil kembali pemiliknya. “Tapi kita imbau, jika ingin pasang reklame dekat pohon, alangkah baiknya menggunakan tiang sendiri dari bambu misalnya,” pungaksaya. (es/R8/HR Online/Editor Jujang)

Pulang dari Mengaji, Bocah Tertabrak Motor di Pangandaran

Bocah-Tertabrak-Motor-di-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang bocah tertabrak motor di perempatan Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (8/2/2023) siang.

Bocah bernama Yuyun tersebut diketahui baru pulang mengaji dari madrasah saat tertabrak motor di perempatan Cikembulan-Sidamulih Pangandaran.

Awal kejadian, Yuyun yang baru pulang mengaji siap-siap mau menyebrang di jalan raya, tiba-tiba sebuah motor menabraknya.

Akibatnya Yuyun dan pengendara motor pun terjatuh. Beruntung keduanya selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Baca Juga: Motornya Mau Dirampok, Seorang Perempuan Duel Lawan Begal di Pangandaran

Nardi salah seorang saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, Yuyun merupakan warga desa Cikembulan.

“Setiap hari anaknya selalu belajar mengaji di madrasah bersama teman-temannya yang lain. Tapi tadi ketika mau pulang dan menyeberang jalan di perempatan Cikembulan-Sidamulih tiba-tiba ada motor dari arah Pangandaran menabrak Yuyun. Anaknya waktu itu siap-siap mau menyeberang,” jelas Nardi kepada harapanrakyat.com, Rabu (8/2/2023).

Menurut Nardi, warga yang berada di lokasi sempat histeris saat menyaksikan kecelakaan tersebut.

“Tadi, warga yang ada di lokasi lihat tabrakan itu pada histeris. Anaknya langsung dibopong ke pinggir jalan biar menenangkan diri. Begitu juga si pengendara motor tadi ditolong warga ke pinggir jalan. Tidak ada luka serius, tapi anaknya sempat shock,” katanya.

Sementara itu pihak keluarga Yuyun pun tidak menuntut pengendara motor yang menabrak anaknya tersebut.

“Kedua belah pihak sepakat untuk damai, yang nabraknya juga tadi meminta maaf. Damai ya, karena tidak ada yang fatal dari kecelakaan tadi itu,” terangnya.

Nardi pun mengimbau para pengguna jalan untuk berhati-hati saat melewati jalan raya yang ramai.

“Apalagi yang menuju ke arah Parigi ataupun sebaliknya, harus hati-hati. Terutama di perempatan Cikembulan-Sidamulih, arus lalu lintas kendaraan selalu ramai,” katanya. (Entang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Motornya Mau Dirampok, Seorang Perempuan Duel Lawan Begal di Pangandaran

Perempuan-Duel-Lawan-Begal-di-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Enung, perempuan asal Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat nekat duel lawan begal yang mencoba merampok sepeda motornya di Jalan Raya Sidamulih-Pangandaran, Rabu (8/2/2023).

Akibat berusaha mempertahankan sepeda motornya, Enung menderita luka di beberapa bagian tubuhnya, Enung pun dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Enung mengaku dipepet motor Beat warna biru putih yang ditumpangi dua orang laki-laki tak dikenal. Saat melewati tanjakan, motor Enung tiba-tiba ditendang dari arah belakang.

Sontak saja Enung tersungkur ke sebuah selokan. Salah seorang pria turun lalu berusaha merebut motor Enung. Sementara pria lainnya tancap gas ke arah Kalipucang.

“Saat mau dibawa, saya lawan begal itu. Cekcok juga sampai sempat berkelahi,” ujar Enung kepada harapanrakyat.com, Rabu (8/2/2023).

Baca Juga: Berkedok Jualan Kopi, Warga Pendatang di Pangandaran Jual Pil Terlarang

Beruntung saat perempuan tangguh itu duel lawan begal, seorang warga Pangandaran lainnya lewat.

“Ketika tahu ada warga, si begal langsung kabur dan masuk ke dalam hutan,” jelasnya.

Warga lainnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian langsung menolong Enung yang nyaris jadi korban pembegalan.

Enung pun dibawa ke Puskesmas, karena luka yang dideritanya saat melawan begal, Enung harus menerima tiga jahitan.

“Begal itu ciri-cirinya kulitnya hitam, pakai celana pendek. Usianya kelihatan masih muda, sekitar 20 tahunan,” jelas Enung.

Sementara itu, Adi Harto warga Pangandaran yang menolong Enung mengimbau warga hati-hati dan waspada saat membawa kendaraan di jalan yang sepi. Hal itu lantaran, tempat sepi rawan perampokan.

“Terutama bagi wanita yang bawa motor, saat lewat jalan sepi harus waspada. Beruntung ini, korban (Enung) selamat baik dirinya maupun harta bendanya yaitu motor bisa selamat,” tandasnya. (Entang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Jomblo, Alasan Seorang Pria Tasikmalaya Onani di Tempat Umum

Pria-Tasikmalaya-Onani-di-Tempat-Umum.jpg

harapanrakyat.com,- Purnama (23), pria asal Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat nekat onani di tempat umum. Setelah diamankan polisi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Purnama mengaku alasan dirinya melakukan perbuatan asusila tersebut lantaran jomblo atau tak punya pacar.

Sebelumnya aksi Purnama viral di media sosial setelah terekam kamera CCTV, Minggu (5/2/2023) lalu. 

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat Purnama mengangkat sarung yang dikenakannya, ia kemudian asyik onani. Purnama tak sadar ada kamera CCTV yang merekam perbuatan asusilanya tersebut.

Pria Tasikmalaya tersebut onani di tempat umum, tepatnya di konter HP jalan Ciakar, Kelurahan Ciakar, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 

Polisi dari Satreskrim Polres Tasikmalaya gerak cepat dengan mengamankan Purnama pada Rabu (8/2/2023).

Baca Juga: Seorang Pria di Tasikmalaya Nekat Onani di Konter, Aksinya Terekam CCTV

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota telah berhasil mengamankan satu orang diduga pelaku perbuatan asusila di tempat umum.

“Motifnya masih kita dalami, namun dugaan awal bahwa yang bersangkutan melakukan onani karena sakit hati tidak punya pacar atau tidak punya kekasih,” ungkapnya di Halaman Mako Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (8/2/2023).

Lanjut Aszhari, Polres Tasikmalaya Kota akan memproses pelaku secara hukum. Barang bukti juga sudah diamankan.

“Barang bukti yang diamankan, seperti halnya di dalam video yang viral. Ada sepeda motor yang digunakan, helm, jaket dan sarung yang digunakan oleh pelaku,” ujarnya.

Purnama, pria Tasikmalaya yang onani di tempat umum tersebut terancam pasal 281 tentang perbuatan melanggar kesusilaan.

“Sementara untuk pelaku kita akan sangkakan pasal 281 KUHP tentang perbuatan yang melanggar kesusilaan,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

DMS+ Berikan Layanan Hiburan dan Informasi Misteri di Indonesia

DMS_copy_800x450.jpg

review1st.com – Sejak kemunculan perdana pada 2018 sebagai horror and mystery entertainment program di YouTube channel milik Sara Wijayanto, Diary Misteri Sara (DMS) menjelma menjadi konten hiburan horor dan misteri yang telah diminati lebih dari 9,5 juta subscriber.

Kali ini DMS hadir memberikan pengalaman baru bagi para penonton dan penggemarnya melalui aplikasi pertama dan terbesar di Indonesia yang akan menjadi pusat informasi tentang misteri yaitu DMS+.

Aplikasi ini akan mengajak para penggemar konten horor dan misteri untuk masuk ke dalam horror cinematic universe, mengenal lebih jauh tentang ‘mereka’ dan dunianya.

Konten-konten misteri DMS+ menyajikan kemampuan unik Sara Wijayanto bersama Demian Aditya, Wisnu Hardana, dan Fadi Iskandar dalam berinteraksi dengan makhluk astral melalui penelusuran misteri yang menarik dan menegangkan.

Tidak hanya itu, dalam penelusuran DMS juga akan berkolaborasi dengan para content creator horor dan misteri Indonesia seperti Jurnal Risa, Om Hao, hingga Mongol untuk menyajikan konten-konten menarik, interaktif, dan berkualitas.

Demian Aditya, Founder DMS+ mengungkapkan “Kabar bahagia untuk para penggemar horor dan misteri, hari ini DMS+ telah resmi hadir sebagai aplikasi pertama dan terbesar yang memberikan layanan hiburan serta informasi seputar horor dan misteri terlengkap di Indonesia.

Melalui DMS+ kami ingin mengajak para penggemar untuk masuk ke dalam horror cinematic universe dan mengenal lebih jauh tentang ‘mereka’ dan dunianya.” Terdapat dua kategori dukungan untuk DMS+ yakni support bulanan Rp 45.000,- dan support tahunan Rp 320.000,-.

Dengan mendukung DMS+, penggemar sudah dapat menikmati konten-konten menarik seperti Nelusur+, JurnalKisahMisteri+, behindDMS+ (VLOG), SosokPedia, News Update, hingga Event Update hanya di aplikasi DMS+.

Konten video DMS+ akan diupload seminggu sekali dan dapat ditonton secara eksklusif melalui aplikasi DMS+ karena konten yang ada nantinya tidak akan diupload ke YouTube channel DMS.

“Pada aplikasi DMS+, nantinya user dapat menggunakan fitur seperti Video on Demand dan Live Stream+ dimana mereka dapat menonton langsung konten video yang diinginkan. Selain itu, DMS+ juga dilengkapi fitur Merchandise++, dimana user bisa membeli official merchandise dari DMS+ tanpa harus datang ke official store lagi.

Tim DMS+ juga akan tour keliling kota menelusuri tempat-tempat bermisteri, karenanya fitur Event Ticket juga kami sediakan untuk para penggemar bertemu dan saling sharing mengenai fakta dan cerita misteri dengan para host DMS.” ujar Sukmanagara, Co-Founder DMS+.

Dalam pelaksanaan pengerjaan DMS+, Demian juga dibantu oleh tim yang berpengalaman di bidangnya seperti Sukmanagara, Syahrizal, Pinkan Veronika, dan Teguh Arifianto sebagai Co-Founder.

Aplikasi DMS+ sudah dapat di download oleh pengguna smartphone Android melalui Google Play Store, sedangkan untuk pengguna iOS dapat mendownload melalui AppStore mulai minggu depan.

Untuk menjangkau para penggemar horor dan misteri lebih luas, aplikasi DMS+ juga dapat diakses di seluruh dunia.

“Saya berharap dengan adanya aplikasi DMS+ ini, semakin memberikan semangat pertumbuhan industri kreatif Indonesia melalui konten-konten hiburan, khususnya horor dan misteri.

Lebih jauh, mari bersama-sama ciptakan sinergi positif antara berbagai pelaku industri kreatif tanah air.” tutup Demian.

Temukan keseruan yang berbeda dalam mengakses berita dan perjalanan misteri DMS Team hanya dalam satu aplikasi serta update fitur-fitur terbaru dari DMS+ setiap minggunya.

Untuk informasi lebih lanjut seputar konten video terbaru, promo, infografis misteri, dan quiz dari DMS+ silakan kunjungi website www.dmsplus.id, serta akun media sosial resmi DMS+ di Instagram @dmsplus.id; Twitter @dmsplus_id; YouTube @dmsplus; dan TikTok @dmsplus. 

Tertarik Belajar Coding? Yuk Daftar Kelas Coding Gratis Ini!

Foto1_copy_800x533.jpg

review1st.com – Di era transformasi digital yang semakin berkembang pesat, kesenjangan keterampilan digital dan ketersediaan talenta masih menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia.

DBS Foundation bersama Bank DBS Indonesia menghadirkan ‘DBS Foundation Coding Camp 2023’, program pemberian beasiswa untuk pelatihan coding online.

Melalui program ini, DBS Foundation ingin membekali talenta Indonesia, terutama kalangan menengah ke bawah, agar dapat berkembang dan siap bersaing di bidang ekonomi digital.

DBS Bank Ltd (Bank DBS) memiliki tiga pilar keberlanjutan sebagai dasar pemikirannya, yaitu Responsible Banking, Responsible Business Practice dan Create Impact Beyond Banking.

Program DBS Foundation Coding Camp 2023 merupakan perwujudan pilar keberlanjutan ketiga Bank DBS.

Head of Group Strategic Marketing Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengatakan, “DBS Foundation Coding Camp 2023 hadir untuk membekali masyarakat Indonesia dengan future-ready skills termasuk keterampilan digital untuk menghadapi tantangan dan kebutuhan industri di masa depan.

Hal ini sejalan dengan visi DBS Foundation untuk membangun dunia yang lebih baik bagi generasi saat ini dan mendatang. Dengan kurikulum yang disusun oleh tim ahli bersama para praktisi industri, kami berharap para peserta dapat menjadi programmer berstandar global.

Ke depannya, kami akan terus menghadirkan beragam program edukasi digital guna memperluas inklusi finansial dan digital di Indonesia.” Laporan Temasek, Bain dan Google tahun 2023 menyatakan perekonomian digital berhasil menciptakan 160 ribu pekerjaan berketerampilan tinggi dan secara tidak langsung mendukung hampir 30 juta pekerjaan.

Selain itu, pengeluaran TI global diproyeksikan akan mencapai USD 4,6 triliun pada tahun 2023, meningkat 5,1% dari tahun 20221.

Bertujuan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih setara, DBS Foundation memprakarsai chapter Community Impact dengan total pendanaan sebesar SGD 5,6 juta untuk 10 program di Singapura, Tiongkok, Hong Kong, India, Indonesia dan Taiwan, salah satunya adalah DBS Foundation Coding Camp 2023 untuk mempercepat akselerasi transformasi digital dan berbagai potensinya.

Di Indonesia, program ini menargetkan sebanyak 102,000 warga negara Indonesia (WNI) sebagai penerima manfaat dan terbagi menjadi tiga kategori, yaitu tenaga pengajar (guru, dosen ataupun pengajar di bidang IT non-instansi pendidikan resmi), siswa dan mahasiswa, serta masyarakat umum.

Berkolaborasi dengan Dicoding, sebuah yayasan yang bergerak di bidang penyediaan platform edukasi teknologi, program ini berupaya menghasilkan impact dengan memberikan literasi digital guna mempersiapkan masyarakat untuk masa depan.

“Seiring dengan percepatan transformasi digital, peran programmer menjadi semakin penting, seperti dalam hal membuat aplikasi atau program yang tepat untuk membantu pertumbuhan perusahaan. Ini diiringi dengan peningkatan minat masyarakat dalam mempelajari ilmu coding.

Oleh karena itu, kami sangat menantikan terwujudnya program kolaborasi DBS Foundation Coding Camp 2023 yang diresmikan hari ini.

Program ini akan membantu para peserta untuk mengasah kemampuan coding mereka yang akan berguna di masa sekarang dan masa depan,” ungkap Founder dan CEO of Dicoding Indonesia Narenda Wicaksono.

Mulai hari ini, peminat dapat melakukan registrasi hingga tanggal 25 Mei 2023 di laman https://go.dbs.com/dbsfcodingcamp untuk secara otomatis mendapatkan konfirmasi via email dan akses belajar coding tanpa biaya di level basic dan beginner.

Setelah menyelesaikan level basic dan beginner, peserta dapat mengikuti tahap selanjutnya, yakni level intermediate dan expert dengan persyaratan tertentu.

Para peserta dapat memilih satu pilihan pembelajaran, yakni Back-End Developer atau DevOps Engineer:

Back-End Developer

  • Materi 1: Cloud Practitioner Essentials (Belajar Dasar AWS Cloud)
  • Materi 2: Dasar Pemrograman JavaScript
  • Materi 3: Membuat Aplikasi Back-End untuk Pemula
  • Materi 4: Architecting on AWS (Membangun Arsitektur Cloud di AWS)
  • Materi 5: Fundamental Aplikasi Back-End
  • Materi 6: Menjadi Back-End Developer Expert

DevOps Enginee

  • Materi 1: Dasar-Dasar DevOps
  • Materi 2: Jaringan Komputer untuk Pemula
  • Materi 3: Menjadi Linux System Administrator
  • Materi 4: Implementasi CI/CD
  • Materi 5: Membangun Arsitektur Microservices

Peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh materi di level basic dan beginner selambatnya pada 31 Mei 2023 secara mandiri (self-paced) akan mendapatkan sesi code review oleh Developer Expert serta berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa di level lanjutan (intermediate dan expert) dengan jumlah terbatas.

Di level intermediate dan expert, peserta dapat mengakses Live Session dan forum diskusi online untuk membantu proses pembelajaran. Penerima beasiswa lanjutan akan diseleksi berdasarkan nilai tugas akhir, durasi belajar, serta profil pendaftar.

“Kami melihat bahwa dunia memerlukan bank yang berbeda pascapandemi, sehingga Bank DBS Indonesia bertransformasi menjadi lebih seperti perusahaan teknologi, dan tak lagi melihat dirinya sebagai bank konvensional.

Bank DBS Indonesia tidak hanya senantiasa berinovasi menghadirkan solusi perbankan digital cerdas dan intuitif, tetapi juga memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengembangkan potensi keterampilan digital mereka.

Diinspirasi oleh misi Bank DBS Indonesia untuk ‘Live more, Bank less’, kami berambisi untuk menjadi ‘More like an innovator, less like a bank’,” tutup Mona Monika.

Tak Terima Rakyatnya Dianiaya dan Dijarah di Sumsel, Wabup Garut: Proses Hukum Harus Berlanjut

Wakil-Bupati-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman, tak terima rakyatnya jadi bulan-bulanan massa saat jualan jaket di Desa Sukaraja, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel).

Menurutnya, proses hukum harus berlanjut, meski akan ada upaya damai dari pihak terkait. Upaya hukum itu merupakan langkah agar ada efek jera kepada para pelaku yang nekat main hakim sendiri atas tuduhan penculikan.

Rupanya kasus penganiayaan dan penjarahan terhadap lima pria warga Garut, Jawa Barat, yang dituduh sebagai penculik di Muratara Sumsel, langsung sampai ke telinga orang nomor dua di Kabupaten Garut.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyatakan, pihaknya akan mengutus Dinas Sosial untuk proses penjemputan terhadap para korban.

Selain itu, Helmi meminta aparat Kepolisian menindaklanjuti proses hukum, agar para pelaku jera atas kasus bar-bar yang menimpa warganya.

“Terus terang saya sangat terpukul, prihatin dan menyesalkan kejadian ini. Masyarakat kami banyak yang merantau di pulau-pulau yang ada di Indonesia ini, dan tentu kami ingin tidak terulang lagi, ingin ada kenyamanan dimana pun,” kata Helmi, Rabu (8/2/2023).

Baca Juga: Kasus Pembakaran Masjid Leles SP3, Kapolres Garut: Pelaku Gila

Selain mengambil langkah untuk proses evakuasi warganya yang menjadi korban penganiayaan dan penjarahan, Wabup Garut menyatakan agar proses hukum di Negeri ini bisa berjalan sesuai keadilan.

“Jadi untuk hal ini sudah menugaskan Dinas Sosial untuk melakukan penjemputan, jadi ingin memulangkan dulu ke keluarganya dulu untuk menenangkan. Ada hak dari pada korban, untuk berdamai atau tidak saya akan hormati. Proses hukum pun harus berjalan, agar ada efek tidak terulang lagi,” tegas Helmi.

Kelima korban penganiayaan dan penjarahan asal Garut itu bernama Yosef Mulyana, Lucki Wanda, Dadang Wahyudi, Taufik Lubis dan Asep Erwin. Mereka jadi korban amukan masyarakat setelah diteriaki sebagai penculik, padahal mereka sedang berjualan jaket keliling di wilayah Muratara, Sumatera Selatan. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Maling Gondol 29 Pipa Besi Tenda Hajatan di Bekasi

Maling-Gondol-29-Pipa-Besi-Tenda-Hajatan-di-Bekasi.jpg

harapanrakyat.com,- Maling menggondol 29 pipa besi tenda hajatan milik Salwa Wedding Organizer di Perumahan Bumi Bebelan Jaya 3, Jalan Haji Sair, Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (08/02/23).

Aksi pencurian tersebut terekam CCTV, dalam video rekaman terlihat 2 orang pelaku menggotong pipa besi untuk hajatan yang berukuran panjang.

Selain itu, pelaku beberapa kali kembali untuk mengambil besi pipa tersebut sambil berjalan dengan santai.

Pemilik Salwa Wedding Organizer, Nurhayati mengatakan, aksi pencurian tenda hajatan miliknya terjadi pada pukul 03:30 WIB dini hari, saat itu kondisi sedang gerimis.

Baca Juga : Kepergok Maling Helm, Dua Pria Bertato Dimasukan ke Dalam Selokan

Ia menduga para pelaku berjumlah tiga orang, dua orang sebagai eksekutor, sementara satu pelaku lainnya menunggu di kendaraan yang digunakan untuk mengangkut tenda.

“Jadi saya masih tidur ya, Fahry cucu saya gedor-gedor. ‘bangun-bangun’, ‘apaan si?, ‘Ada maling, ada maling’ loncat saya bangun ‘di mana?’. Nah terus di situ ada bocah 3, dia habis ngejar tapi udah gak kekejar,” kata Nurhayati, Rabu (08/02/23).

Menurutnya, maling berhasil menggondol 29 pipa besi tenda hajatan dan 2 besi meja makan untuk prasmanan.

Usai kejadian, Nurhayati langsung melaporkan kasus pencurian besi tenda hajatan tersebut ke Polsek Babelan.

Sementara itu, Kapolsek Babelan, Kompol Sutrisno mengatakan, setelah menerima laporan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian.

Kemudian, polisi memeriksa sejumlah cctv di lokasi kejadian dan meminta keterangan saksi-saksi. “Kita masih selidiki kasus tersebut.” Pungkasnya. (Setiawan/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Sopir Ngantuk, Mobil Avanza Tabrak Motor dan Warung di Kecamatan Tegalbuleud

mobil-ringsek.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUKABUMI – Akibat sopir mengantuk kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza dengan nopol B 1932 PZA mengalami kecelakaan, tepatnya terjadi di Jalan Raya Cibatu Desa Buniasih Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi

Menurut Kapolsek Tegalbueud Ajun Komisaris Polisi (AKP) Aap Saripudin mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

“Lakalantas tersebut juga melibatkan kendaraan roda dua di mana mobil jenis avanza terbut menabrak kendaraan roda dua yang sedang terparkir di bahu jalan dengan nomor kendaraan B 5919 KC,” kata Aap, Rabu (08/02/2023).

Masih menurut dia, kronologis kejadiannya pengendara roda empat yang dikendarai oleh Saudara Samingan mengantuk dan akibatnya kendaraan mengalami oleng ke sebelah kanan, sehingga menabrak kendaraan yang terparkir di bahu jalan dan kendaraan berhenti setelah menabrak warung milik saudara Yayu.

“Akibatnya mobil tidak terkendali sehingga terjadi lakalantas tersebut, dari kejadian lakalantas tersebut pemilik kendaraan roda dua saudara Badrudin dan pemilik warung saudara yayu mengalami kerugian material, masih beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian lakalantas hari ini,” pungkas Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian lakalantas tersebut kemudian mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari beberapa orang saksi yang kebetulan berada di lokasi. (Eka Lesmana)

Mahasiswa Unpad Bantu Hidupkan Lagi Wisata Wonderhill Jojogan Pangandaran

Wisata-Wonderhill-Jojogan.jpg

harapanrakyat.com,- Belasan mahasiswa Universitas Padjadjaran bantu hidupkan lagi wisata Wonderhill Jojogan  yang terletak di Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. 

Wonderhill Jojogan yang merupakan salah satu objek wisata alam di Pangandaran sebelumnya ramai pengunjung.

Apalagi di lokasi tersebut selain menawarkan pesona alam yang asri, terdapat juga body rafting, camping ground maupun jalur tracking. Namun, saat ini kondisinya sepi.

Baca juga: Libur Tahun Baru Imlek, Kunjungan Wisatawan ke Pangandaran Meningkat

Aidin Fitrah, mahasiswa Unpad mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk menghidupkan lagi wisata tersebut bersama 15 mahasiswa lainnya yang tengah melaksanakan KKN. 

Strateginya, kata Aidin, pihaknya menggunakan cara pendekatan community based tourism (CBT). 

CBT, jelasnya, merupakan pembangunan pariwisata berkelanjutan dengan menitikberatkan peran masyarakat lokal, serta keuntungan yang diperoleh masyarakat melalui wisata.

“Kami melakukan penyuluhan sadar wisata dan berhasil membentuk kelembagaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis),” ujarnya, Rabu (8/2/23).

Selain membentuk Pokdarwis, pihaknya juga berdiskusi panjang untuk membahas program kerja ke depan serta membersihkan lokasi wisata tersebut bersama masyarakat.

Pihaknya menilai, wisata alam Jojogan selain memiliki keindahan alam yang luar biasa juga kaya dengan kearifan lokalnya.

Seperti halnya Ronggeng Gunung, Seni ketuk Tilu dan Jaipongan menurutnya masih sangat melekat dengan warga dan bisa menjadi daya tawar bagi wisatawan.

“Makanya kami juga akan memfasilitasi kearifan lokal yang ada untuk dipertontonkan dalam tajuk pesta rakyat sebagai upaya melestarikan budaya lokal,” imbuhnya.

Dengan begitu, lanjutnya, pihaknya berharap objek wisata Wonderhill Jojogan akan kembali ramai seperti dulu. (Ceng/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Recent Posts