Beranda blog Halaman 1063

Dua Karyawan Saung Situ Rawa Gede Bekasi Tenggelam, Ditemukan Tak Bernyawa

Dua-Karyawan-Saung-Situ-Rawa-Gede-Bekasi-Tenggelam-Ditemukan-Tak-Bernyawa.jpg

harapanrakyat.com,- Dua karyawan saung di Wisata Air Situ Rawa Gede, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi tenggelam. Tim SAR menemukan kedua korban dalam keadaan tak bernyawa.

Awalnya, petugas SAR menemukan korban pertama atas nama Ahmad Gunawan (50) sekitar radius 5 meter dari lokasi kejadian pada Selasa (14/2/23) pukul 22:45 WIB.

Kemudian, pada Rabu (15/2/23) pukul 08:25 WIB petugas kembali menemukan korban kedua atas nama Putra (32) pada radius 5 Meter dari lokasi kejadian.

Baca Juga : 2 Orang Warga Pataruman Kota Banjar Terbawa Arus Sungai Citanduy

Kepala Kantor SAR Jakarta sekaligus sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), Fazzli mengatakan, petugas langsung membawa jasad korban ke rumah duka.

“Melalui proses penyelaman di kedalaman 4 meter, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam yang terakhir,” katanya, Rabu (15/02/23).

Menurut Fazzli, tim SAR gabungan sejak kemarin melakukan pencarian terhadap korban dengan membagi tim menjadi 2 bagian.

Tim pertama melakukan pencarian di bawah permukaan air menggunakan aqua eye serta Underwater Search Device (USD) di sekitar lokasi kejadian.

“Tim kedua Melakukan pencarian visual melalui jalur darat pada radius 50 Meter di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.

Baca Juga : Minibus Belok Mendadak, Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Truk di Kota Bekasi

Sementara itu, Kepala Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Bekasi, Karsono mengungkapkan, kedua korban tenggelam merupakan karyawan saung di Situ Rawa Gede.

Menurut Karsono, peristiwa tenggelamnya kedua korban berawal saat Ahmad Gunawan berenang menyeberangi sungai, namun tidak menggunakan pelampung.

Saat sampai di tengah danau, diduga kaki korban mengalami kram. Kemudian meminta tolong kepada rekannya Putra yang berada di pinggir danau.

“Lalu, korban kedua berniat menolong Ahmad Gunawan. Namun Ia ikut tenggelam.” Pungkasnya. (Setiawan/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Dua Pelaku Kejahatan Jalanan di Bandung Diringkus Polisi

begal-bandung.jpeg

harapanrakyat.com,- Dua pelaku kejahatan jalanan begal di Kota Bandung Jawa Barat, berinisial ON dan CA terciduk polisi saat menjalankan aksinya.

Polisi terpaksa menembak kaki kanan salah satu pelaku kejahatan jalanan berinisial ON, lantaran berusaha menyerang polisi saat penangkapan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, polisi menangkap kedua pelaku ini setelah menjalankan aksi kejahatan jalanannya di Jalan Cikawao, Lengkong, Kota Bandung beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Kejari Limpahkan Berkas Perkara Dugaan Korupsi Kades Mekarwangi Bandung Barat

Dalam aksinya, lanjut Aswin, pelaku kerap mengancam korbannya dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau dapur. Bahkan, pelaku pun tidak segan melukai korbannya jika melawan.

“Saat melakukan aksi begalnya, kedua pelaku berhasil merampas ponsel milik seorang warga,” kata Aswin, saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Rabu (15/2/2023).

Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, pelaku ON rupanya seorang residivis dalam kasus yang sama. ON, kata Kapolrestabes, tercatat pernah melakukan tujuh kali aksi pembegalan.

Dari tangan pelaku, lanjut Aswin, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti kejahatan berupa pisau dapur, beberapa telepon genggam hasil kejahatan pelaku, dan satu unit sepeda motor.

Baca Juga : Mundur dari Wakil Bupati Indramayu, Gubernur Jabar Segera Panggil Lucky Hakim

Akibat tindakannya itu, kini kedua pelaku harus mendekam di balik jeruji besi Mapolrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan kepolisian.

“Kedua pelaku kejahatan jalanan ini, kami menjeratnya dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” kata Aswin. (Ecep/R13/HR-Online)

Mundur dari Wakil Bupati Indramayu, Gubernur Jabar Segera Panggil Lucky Hakim

Gubernur-Jabar-Ridwan-Kamil-1.jpeg

harapanrakyat.com,- Dalam waktu dekat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil segera memanggil Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim. Gubernur, akan meminta penjelasan Lucky Hakim yang mengundurkan diri sebagai Wakil Bupati Indramayu.

Selain memanggil Lucky Hakim, Ridwan Kamil juga akan turut memanggil Bupati Indramayu Nina Agustina.

Akan tetapi, gubernur tidak menjelaskan lokasi pemanggilan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu itu akan digelar di Gedung Sate atau Gedung Negara Pakuan.

Baca Juga : Profil Lucky Hakim, Aktor yang Mundur dari Wakil Bupati Indramayu

“Saya akan memanggil keduanya (Bupati dan Wakil Bupati Indramayu). Hal ini untuk mengetahui ada persoalan apa yang membuat Lucky Hakim mundur dari jabatannya,” ungkap Ridwan Kamil seusai Coffee Morning di Polda Jabar, Rabu (15/2/2023).

Ridwan Kamil menambahkan, selaku pembina kepala daerah ia berharap keduanya tabayyun. Ridwan Kamil pun mengimbau seluruh kepala daerah di Jawa Barat menjaga kondusifitas masing-masing wilayahnya.

“Imbauan saya kepada seluruh kepala daerah, jagalah kondusifitas di lingkungan kerjanya dan di lingkungan antara orang nomor satu dan orang nomor duanya,” ucap Ridwan Kamil.

Sebagai informasi, Lucky Hakim mengajukan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu. Surat pengunduran dirinya pun ia sampaikan ke DPRD Indramayu pada Senin (13/2/2023) lalu.

Pada tahun 2021, pria yang memiliki nama lahir Lukman Hakim ini menjadi Wakil Bupati Indramayu berpasangan dengan Nina Agustina sebagai Bupati Indramayu. Jabatan tersebut untuk periode 2021-2026.

Baca Juga : Kejari Limpahkan Berkas Perkara Dugaan Korupsi Kades Mekarwangi Bandung Barat

Pria kelahiran 1978 tersebut, ternyata sudah lama memilih terjun ke dunia politik. Pada tahun 2012, ia juga sempat mencalonkan dirinya sebagai Wakil Wali Kota Bekasi. Namun pengajuannya kali ini berujung gagal.

Dalam profil Lucky Hakim, ia juga menjelaskan sempat bergabung dengan Partai PAN. Namun, ia mengundurkan diri dari partai tersebut karena adanya sebuah konflik.

Hingga saat ini, kabarnya sang aktor sekaligus politikus ini sejak tahun 2021 lalu bergabung dengan Partai Demokrat. (Ecep/R13/HR-Online)

Kejari Limpahkan Berkas Perkara Dugaan Korupsi Kades Mekarwangi Bandung Barat

kades-korupsi.jpeg

harapanrakyat.com,- Kasus dugaan korupsi seorang oknum Kepala Desa (kades) di Kecamatan Lembang Bandung Barat, Jawa Barat berinisial YS, memasuki tahapan baru.

Tim Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, resmi menyerahkan tersangka dan barang bukti ke penuntut umum untuk segera menghadapi persidangan.

Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mumuh Ardiyansyah mengatakan, kasus ini bermula saat YS menjabat Kades Mekarwangi, Kecamatan Lembang.

Baca Juga : Kejati Serahkan Tersangka Korupsi BOS Kemenag Jawa Barat

YS sebagai kades, diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan cara menggadaikan sertifikat tanah milik desa dengan luas 2.500 meter persegi senilai Rp 200 juta.

Sertifikat tanah tersebut, lanjut Mumuh, tersangka menggadaikannya tanpa sepengetahuan dan persetujuan perangkat desa lainnya. YS, diduga menggadaikan sertifikat asli tanah desa tersebut untuk kepentingan pribadinya.

“Setelah penyerahan ini, tim segera berkoordinasi dengan pengadilan untuk persidangan,” ungkap Mumuh di Kejari Kabupaten Bandung, di Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (15/2/2023).

Sebagai informasi, YS yang saat itu menjabat sebagai Kades Mekarwangi, menggadaikan sertifikat tanah milik desa itu kepada Christ Firman.

Tanah desa itu merupakan tanah hibah dari RH Maman Abdul Rahman dengan sertifikat Nomor 1324 atas nama Edi Permadi selaku kuasa ahli waris. Penyerahan tanah hibah itu terjadi pada 2012.

Berdasarkan Surat Keterangan Kepala Desa Mekarwangi Nomor 593.21/32/Pem, pemerintah desa menyepakati bahwa tanah hibah tersebut menjadi aset desa.

“Pada 7 Mei 2022, YS meminjam uang kepada Christ Firman sebesar 200 juta rupiah. YS menggadaikan sertifikat tanah desa itu dengan maksud untuk kepentingan pribadi. Hingga saat ini, sertifikat tanah 1324 tersebut masih dalam penguasaan Christ Firman,” ungkap Mumuh.

Dugaan Korupsi Kades Mekarwangi, Jaksa Siapkan Pasal Ini

Mumuh Ardiyansyah menjelaskan, atas tindakan dugaan tindak pidana korupsi oleh YS yang saat itu menjabat kades, bertentangan dengan Permendagri Nomor 1/2016. Permendagri itu mengatur tentang pengelolaan aset tanah milik desa.

Baca Juga : Kejati Jabar Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi BPR Intan Jabar Garut

Selain itu, Peraturan Bupati Bandung Barat Nomor 30/2016 tentang pengelolaan aset desa.

“Kami menjerat YS dengan pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 Undang-undang 20/2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagai pasal dakwaan primer,” katanya.

Sedangkan untuk subsider pertama, lanjut Mumuh, pihaknya menjerat YS dengan pasal 3 juncto pasal 18 Undang-undang 20/2021. Atau pasal 8 juncto pasal 18 Undang-undang Nomor 20/2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagai pasal dakwaan subsider kedua.

Setelah penyerahan tahap II ini, Kepala Kejari Kabupaten Bandung resmi menahan YS di Lapas Narkotika Kelas II A Bandung selama 20 hari ke depan.

Penahanan kepada tersangka YS ini sesuai dengan surat perintah penahanan Nomor: Print-06/M.2.19/F.2/02/2023.

“Penahanan kepada oknum kades yang menjadi tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi ini terhitung mulai 13 Februari 2023 hingga 4 Maret 2023,” ungkap Mumuh. (Ecep/R13/HR-Online)

Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Amankan Terduga Pengedar Obat Berbahaya

IMG_20230215_191857.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUKABUMI – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota mengamankan VA (27), terduga penyalahgunaan sediaan farmasi tanpa izin edar di Jalan Lingkar Selatan Baros Kota Sukabumi, Selasa (14/2/2023) sore.

Dari tangan VA, Polisi berhasil mengamankan 500 butir obat-obatan jenis Tramadol HCI dan Satu unit telepon genggam.

Kepada petugas, VA mengaku membeli barang tersebut secara online dari salah satu market place untuk dijual dan diedarkan kembali di wilayah Sukabumi.

Atas perbuatannya, VA terancam pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) Subsider pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, Akp Yudi Wahyudi mengatakan, pengungkapan tersebut berhasil dilakukan berkat informasi dari masyarakat.

“Alhamdulilah, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, tepatnya hari Selasa kemarin, kami berhasil mengungkap dan menangkap terduga penyalahgunaan obat-obatan tanpa ijin edar beserta barang bukti obat-obatan jenis Tramadol HCI sebanyak 500 butir,” ujar Akp Yudi kepada awak media, Rabu (15/2/2023).

“Tentunya pengungkapan ini sangat bagus sehingga bisa mencegah peredaran sediaan farmasi tanpa ijin yang tentunya sangat berbahaya bagi yang mengkonsumsi,” sambungnya.

“Kami dari pihak Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari narkoba maupun obat-obatan tanpa ijin edar. Mari sama-sama kita wujudkan Kota Sukabumi ini menjadi kota yang disiplin dan zero Narkoba.” pungkasnya. (Eka Lesmana)

Siswa SMAN 2 Banjarsari Ciamis Olah Kacang Panjang Jadi Keripik 

Kacang-Panjang-jadi-keripik.jpg

harapanrakyat.com,- Siswa SMAN 2 Banjarsari di Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, buat terobosan baru membuat kacang panjang jadi keripik. 

Inovasi siswa SMA tersebut merupakan salah satu langkah sekolah dalam membimbing dan mengembangkan siswanya agar mampu berinovasi yang bernilai ekonomi. 

Kepsek SMAN 2 Banjarsari Teti Gumiarti bersama Guru Prakarya dan Kewirausahaan Toyib mengatakan, saat ini pihaknya sedang meluncurkan inovasi makanan ringan yang terbuat dari bahan dasar kacang panjang menjadi sesuatu yang berbeda. 

Baca juga: MAN 4 Ciamis Kini Miliki Gedung Praktik Keterampilan Baru, Ini Fungsinya

“Kita namakan Kojang atau kreativitas inovasi kacang panjang. Kebetulan ini ada dua jenis, yakni Vigna Crispy dan Sweet Pong Beans,” terangnya, Rabu (15/2/23). 

Toyib menjelaskan, untuk Vigna Crispy sendiri terbuat dari daun kacang panjang. Sedangkan Sweet Pong Beans berbahan kulit kacang panjang.

Menurutnya, bahan dasar kacang panjang sangat mudah mendapatkannya, apalagi di sekitar sekolah ada lahan kosong yang bisa dimanfaatkan.

Bahkan, lanjutnya, di sekolah menyediakan tempat khusus untuk praktik maupun produksi.

Inovasi Kacang Panjang Jadi Keripik 

Sementara itu, Ketua Inovator Prakarya Kewirausahaan Budi Darmansyah mengatakan, program kewirausahaan tersebut bertujuan mendidik siswa dan agar lebih matang dalam berwirausaha.

“Ini juga bagian dari kurikulum di sekolah. Beberapa waktu lalu kita juga berinovasi memproduksi keripik madu dan wedang rindu. Nah, sekarang yang baru ada keripik Kojang yang berbahan dasar kacang panjang,” jelasnya. 

Tak hanya itu, lanjutnya, ke depan selain memaksimalkan siswa dan guru, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan PKK supaya programnya makin berkembang.

“Kami yakin ini bisa berkembang, apalagi memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” katanya.

Tokoh masyarakat Banjaranyar yang juga Kepala UPTD Puskesmas Banjaranyar Ari Angga Rianto mengaku bangga atas adanya inovasi SMAN 2 Banjarsari.

Menurutnya, masih jarang sekolah yang menerapkan program semacam itu. Apalagi bahan baku yang mereka gunakan adalah yang ada di sekitar lingkungan.

“Dengan terobosan seperti ini, para siswa bisa belajar berwirausaha yang nantinya bisa kita kembangkan di sini. Sehingga ke depan di Banjaranyar bisa menjadi sentra produk UMKM kebanggaan Ciamis,” ujarnya.

Ia berharap, sekolah bisa berkolaborasi dengan masyarakat untuk lebih mengembangkan potensinya. 

“Kami lihat produk kacang panjang jadi keripik ini dari sisi kemasan sudah sangat layak sekali untuk bisa kita pasarkan. Lalu dari sisi higienis serta rasa, produk KOJANG ini memang sangat luar biasa sekali, enak renyah dan mempunyai cita rasa yang khas” pungkasnya. (Suherman/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Dulu Susah, Sekarang Pendaftar Vaksin Booster di Banjarsari Ciamis Membludak

Dulu-Susah-Sekarang-Pendaftar-Vaksin-Booster-di-Banjarsari-Ciamis-Membludak.jpg

harapanrakyat.com,- Dulu susah, sekarang masyarakat yang mendaftar vaksin booster di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat membludak.

Vaksin booster saat ini tidak seperti tahap-tahap vaksinasi sebelumnya, yang mana sebelumnya petugas sampai harus mencari warga yang mau divaksin.

Kepala UPTD Puskesmas Banjarsari, Emay Marlina mengatakan, peserta vaksin booster di Kecamatan Banjarsari saat ini meningkat pesat. Bahkan, pihaknya mengaku kadang kewalahan.

“Untuk hari ini saja sudah banyak yang daftar tunggu,” katanya kepada harapanrakyat.com, Rabu (15/2/2023).

Menurut Emay, pelaksanaan vaksin booster saat ini terasa sangat berbeda dengan pelaksanaan vaksin pada tahap satu, dua dan tiga.

Bahkan, dulu pihaknya harus mencari masyarakat yang mau vaksin dengan mengadakan kegiatan vaksin door to door. Hasilnya pun tetap tidak maksimal.

“Berbeda dengan pelaksanaan booster saat ini, justru masyarakat yang datang ke PKM, malahan sampai harus daftar tunggu,” terangnya.

Baca Juga : Vaksinasi Booster Kedua di Kota Bandung Targetkan 1300 Orang

Emay menjelaskan, karena yang mendaftar vaksin booster membludak, dari 10 vial vaksin booster yang ada, bisa habis dalam waktu tidak sampai dua hari.

Sehingga, supaya dapat melakukan vaksinasi, pihaknya harus menunggu kiriman vaksin selanjutnya.

“Dari dua hari pelayanan yang full hanya hari pertama, hari kedua jam 10 vaksin nya sudah habis,” jelasnya.

Emay melanjutkan, pihaknya tidak mengetahui penyebab antusias warga untuk melaksanakan vaksin meningkat, apakah karena kesadaran atau memang butuh untuk bepergian.

“Yang jelas peserta vaksin setiap hari selalu banyak yang datang ke PKM, sampai sampai sudah banyak yang rela daftar tunggu.” Pungkasnya. (Suherman/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Antisipasi Banjir, Pemkot Bandung Bangun Rumah Pompa Cironggeng

rumah-pompa-cironggeng.jpeg

harapanrakyat.com,- Mengantisipasi banjir di kawasan Cironggeng, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung Jawa Barat, Pemkot Bandung membangun rumah pompa Cironggeng.

Selain itu, Pemkot Bandung juga melakukan perbaikan drainase sebagai penanganan banjir di kawasan tersebut.

“Dengan adanya ini, maka dalam hitungan jam, banjir di wilayah ini akan surut,” ungkap Wali Kota Bandung, Yana Mulyana seusai meresmikan Rumah Pompa Cironggeng, Kota Bandung, Rabu (15/2/2023).

Baca Juga : Pemkot Tambah Kolam Retensi Atasi Banjir di Kota Bandung

Kendati munculnya infrastruktur penanganan banjir, Yana tetap mengimbau warga dalam memperlakukan dan mengelola sampah. Karena sampah berkaitan dengan penanganan banjir.

“Kami berharap masyarakat jangan buang air limbah domestik ke drainase. Sebab ini bisa mempengaruhi terjadinya banjir,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisi C DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi menjelaskan bahwa fasilitas ini bisa menjadi salah satu solusi, dalam permasalahan banjir masyarakat di Jalan Cingised.

Rumah pompa ini, kata Yudi, mampu menyedot pada hitungan 40 menit ke Sungai Cironggeng

“Selama kurang lebih 7 tahun ini, kegelisahan masyarakat di daerah jalan Cingised yang sering terhambat karena ada genangan air. Dengan adanya pompa air ini, mudah-mudahan menjadi solusi,” katanya.

Baca Juga : Kota Bandung Terapkan Aturan Tata Ruang Baru

Yudi menuturkan, kondisi tata ruang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung semakin berat. Dari target 20 persen, saat ini baru tercapai 12 persen.

Kapasitas Olah Rumah Pompa Cironggeng

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi menerangkan ada dua pompa di Rumah Pompa Cironggeng yang masing-masing memiliki kapasitas 150 liter per detik, atau total 300 liter per detik.

Dengan kapasitas tersebut, diperkirakan bahwa genangan air atau banjir dapat surut dalam kurun waktu sekitar 40 menit.

“Jadi kita bisa sebut ini sebagai percontohan tempat di Kota Bandung yang berhasil atasi banjir,” ujarnya.

Lebih jauh, Pemkot Bandung berupaya meningkatkan upaya penanganan banjir lewat perbaikan drainase.

“Untuk yang terdekat, wilayah Cibaduyut ditargetkan memiliki rumah pompa sebagai upaya penanganan banjir di sana,” katanya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Evaluasi Kinerja BLUD RSUD Subang Tahun 2022, Kang Akur: Pelayanan Harus Prima

IMG_20230215_191314.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi membuka evaluasi kinerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Subang Tahun 2022 yang dilaksanakan di Fave Hotel, Rabu (15/2/2023).

Asisten Administrasi Pembangunan Dr. Nunung Suhaeri menyampaikan bahwa tujuan dari diadakannya kegiatan tersebut yaitu untuk melakukan evaluasi kinerja RSUD untuk mengukur tingkat capaian kinerja RSUD sebagai Badan Layanan Umum Daerah yang mencakup aspek keuangan, kinerja, pelayanan dan pelaksanaan standar pelayanan minimal.

“Bahwa hal-hal yang akan dievaluasi yaitu pelaksanaan program, evaluasi permasalahan yang ada hingga evaluasi pemecahan masalah,” kata Dr. Nunung.

Sementara itu, Wakil Bupati Subang menyampaikan bahwa lewat kegiatan evaluasi tersebut mampu mengukur tentang kinerja yang telah dilakukan.

Kang Akur menyampaikan terima kasih kepada Direktur RSUD Subang beserta jajaran atas akreditasi paripurna yang telah didapatkan.

Kang Akur juga menambahkan bahwa Melalui momentum tersebut, ia berharap seluruh pegawai mampu mengevaluasi kinerja yang selama ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat kedepannya.

Diakhir sambutannya, Kang Akur mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama membangun RSUD lebih baik sesuai dengan visi yang dimiliki yaitu terwujudnya rumah sakit daerah pilihan dan terpercaya melalui pelayanan prima.

“Mari terus bekerja sama untuk membangun RSUD lebih baik lagi, sesuai dengan visinya yaitu terwujudnya rumah sakit daerah pilihan dan terpercaya melalui pelayanan prima,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asda I, Direktur RSUD Subang beserta jajaran, Dewan BLUD RSUD Subang, Kepala BKAD, Inspektur IRDA Subang, perwakilan Dinkes Kabupaten Subang dan tamu undangan lainnya.

Perampok Minimarket di Tasikmalaya Ditangkap, Ternyata Tukang Parkir

Perampok-Minimarket.jpg

harapanrakyat.com,- Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil meringkus perampok minimarket yang berada di Jalan Raya Karangnunggal, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (15/2/2023).

Pelakunya tak lain ternyata adalah SS (35) yang merupakan seorang tukang parkir di salah satu toko yang dekat dengan minimarket tersebut. 

Bahkan tempat tinggalnya tidak jauh dari minimarket yang jadi sasaran perampokan tersebut.

Baca juga: Ibu Kandung yang Aniaya Anak Balita di Tasikmalaya Terancam Penjara 5 Tahun

Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto mengatakan,pihaknya berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan kekerasan.

” Pada saat menjalankan aksinya di minimarket, pelaku mengancam kasir minimarket menggunakan sebilah golok. Pelaku mengambil rokok dan uang Rp 2 juta lebih,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, lanjutnya, aksi pelaku terekam CCTV di minimarket tersebut. Anggota Satreskrim pun langsung melakukan penyelidikan selama empat hari dan setelah sepekan berhasil mengungkapnya.

“Pelaku mengetahui kondisi sedang sepi dan karyawan akan membereskan barang dan menghitung uang,” ucapnya.

Menurut Suhardi, ternyata pelaku merupakan tukang parkir toko yang lokasinya tidak jauh dari minimarket tersebut.

“Motif pelaku, alasannya mencuri untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari. Termasuk kebutuhan anaknya, yakni untuk membeli sepeda anaknya,” ujarnya.

Suhardi menambahkan, pihaknya menangkap pelaku di sekitaran TKP pencurian minimarket.

“Perampok minimarket ini kita kenakan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman sembilan tahun penjara,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Recent Posts