Beranda blog Halaman 105

Fokus Pemeliharaan Infrastruktur, PJ Bupati Subang Tinjau Penerangan dan Sarana PJU

Fokus Pemeliharaan Infrastruktur, PJ Bupati Subang Tinjau Penerangan dan Sarana PJU

Subang – PJ Bupati Subang, Drs. Ade Afriandi, M.T., bersama jajaran Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, serta Olahraga Kabupaten Subang, meninjau sejumlah titik penerangan di Alun-alun Subang, Senin (03/02/2025). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kualitas pencahayaan di pusat kota, khususnya di kawasan strategis seperti Gerbang Alun-alun dan Tugu Benteng Pancasila.

Dalam tinjauan tersebut, perhatian khusus diberikan pada pemeliharaan sarana penerangan jalan umum (PJU). Beberapa area dengan mobilitas tinggi seperti Alun-alun Subang, Pasirkareumbi, Blok Malandang, dan Jalan Ahmad Yani (Wisma Karya) menjadi fokus utama untuk memastikan pencahayaan yang optimal demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Selain itu, PJ Bupati Subang menegaskan bahwa pemeliharaan PJU merupakan langkah penting untuk menjaga estetika dan keamanan kota, terutama pada malam hari. Penerangan yang baik tidak hanya berperan dalam mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga menciptakan suasana kota yang lebih tertata dan nyaman bagi warga.

Tak hanya soal pencahayaan, pemerintah daerah juga mengambil langkah proaktif dalam peningkatan sarana lalu lintas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemasangan water barrier di kawasan Wisma Karya. Langkah ini bertujuan untuk memperlancar arus kendaraan serta mengurangi potensi kemacetan, terutama pada jam sibuk. Dengan pengaturan lalu lintas yang lebih baik, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan aman.

Drs. Ade Afriandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang akan terus berkomitmen dalam menjaga dan meningkatkan infrastruktur publik. Selain pemeliharaan PJU, peningkatan kualitas jalan serta fasilitas umum lainnya juga akan terus dilakukan demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat Subang.

Dua Pelaku Curas di Pamanukan Diringkus, Polisi Ungkap Modusnya

Dua Pelaku Curas di Pamanukan Diringkus, Polisi Ungkap Modusnya
Dok. Humas Polsek Pamanukan

SUBANG – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) di Pamanukan, Subang, akhirnya terungkap. Unit Reskrim Polsek Pamanukan berhasil meringkus dua pelaku yang merampas sepeda motor milik seorang warga.

Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin, menjelaskan bahwa para pelaku mengincar Yamaha NMax putih milik Wigiyanto, warga Dusun Sarimukti, Desa Rancasari, Kecamatan Pamanukan. Kejadian tragis itu berlangsung pada 11 Desember 2024.

Pelaku Beraksi dengan Modus Mengadang Korban

Modus kejahatan yang digunakan cukup berbahaya. Kedua pelaku, Nasrul Ramdani alias Boby (28) dan Tatang Koswara (26), menghadang korban di jalan pematang sawah. Ketika korban berusaha melawan, ia kalah jumlah dan akhirnya memilih melarikan diri demi keselamatan. Akibat insiden ini, korban mengalami kerugian hingga Rp 18 juta.

Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap keduanya pada 1 Februari 2025. “Nasrul kami amankan di kontrakannya di Desa Bojongkeding, sementara Tatang ditangkap di rumah kontrakannya di Subang,” ungkap AKP Udin Awaludin pada Senin (3/2/2025) petang.

Barang Bukti Diamankan, Pelaku Terancam 9 Tahun Penjara

Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor hasil curian. Saat ini, mereka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Pamanukan. “Pelaku dikenakan Pasal 363 Ayat 1 ke-4 dan ke-5 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tegas Udin.

Imbauan untuk Warga Agar Lebih Waspada

Kapolsek Pamanukan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di malam hari. “Jika melewati jalan sepi, usahakan tidak sendirian. Selalu waspada terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga mengimbau pemilik kendaraan untuk menggunakan kunci ganda saat parkir demi mencegah aksi pencurian. “Jika melihat atau mencurigai tindakan kriminal, segera laporkan ke polisi agar bisa segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

Subang Percepat Pembangunan: Fokus Penanganan Sampah dan Pelayanan Publik

Subang Percepat Pembangunan: Fokus Penanganan Sampah dan Pelayanan Publik
Foto: www.timenews.co.id

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang terus bergerak cepat dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan. Dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Subang, M. Ade Afriandi, Rapat Pimpinan (Rapim) digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Senin (3/2/2025). Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran kepala OPD, camat, serta kepala bagian lingkup Setda Subang untuk membahas isu-isu strategis yang membutuhkan solusi segera.

Evaluasi Tata Kelola dan Target MCP KPK

Salah satu topik utama dalam rapat ini adalah hasil Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Inspektur Daerah Kabupaten Subang, R. Memet Hikmat, melaporkan bahwa MCP KPK Subang tahun 2024 mencatat skor 89. Meski belum mencapai target 90, capaian ini menunjukkan tren positif dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya mencapai 64 pada 2021 dan 86 pada 2022 serta 2023.

Kang Ade—sapaan akrab Pj Bupati Subang—menekankan bahwa MCP KPK adalah indikator penting dalam penilaian tata kelola pemerintahan yang baik. Ia menginstruksikan seluruh kepala OPD dan camat untuk lebih serius dalam pemenuhan administrasi agar target yang ditetapkan dapat tercapai.

“Jika ini tidak diperhatikan, kepercayaan publik bisa menurun. Semua pihak harus bekerja sama untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintahan,” tegasnya.

Lima Isu Prioritas untuk Subang

Dalam pertemuan ini, Kang Ade juga menyoroti lima permasalahan utama yang menjadi fokus pemerintah daerah, yaitu:

  • Perbaikan jalan – Infrastruktur transportasi yang lebih baik untuk mobilitas masyarakat.
  • Jembatan – Akses vital yang menghubungkan berbagai wilayah.
  • Penerangan Jalan Umum (PJU) – Demi keamanan dan kenyamanan warga.
  • Pendidikan – Peningkatan mutu layanan dan fasilitas sekolah.

Menurut Kang Ade, isu-isu ini tidak bisa ditangani secara parsial dan memerlukan kolaborasi lintas sektor.

“Kita harus satu pemikiran bahwa ini adalah masalah bersama yang harus diselesaikan dengan sinergi kuat,” ungkapnya.

Menata Kota, Mengatasi Sampah di Pujasera

Sampah di kawasan Pujasera menjadi perhatian serius dalam rapat ini. Data menunjukkan lebih dari 2.160 orang membuang sampah di area tersebut setiap 12 jam. Kang Ade menegaskan bahwa masalah ini harus segera diatasi karena Kota Subang merupakan wajah dari Kabupaten Subang.

“Kalau kita bisa mengelola sampah di Pujasera dengan baik, maka lokasi lain pun pasti bisa kita tangani lebih efektif,” ujarnya.

Untuk menangani persoalan ini, pemerintah daerah mengambil langkah-langkah konkret, di antaranya:

  • Membentuk tim gabungan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah.
  • Meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah secara konsisten.
  • Menambah kendaraan operasional minimal empat unit tambahan.
  • Memperketat pengawasan agar kebijakan berjalan optimal.

Dengan strategi ini, diharapkan pengelolaan sampah di Subang dapat lebih tertata, sehingga memberikan dampak positif bagi kebersihan dan kenyamanan kota.

“Pelayanan publik yang baik adalah cerminan pemerintahan yang berkualitas. Kita harus terus berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkas Kang Ade.

Reynaldy Putra-Agus Masykur Resmi Dilantik 20 Februari 2025, Pemkab Subang Matangkan Persiapan

Reynaldy Putra-Agus Masykur Resmi Dilantik 20 Februari 2025, Pemkab Subang Matangkan Persiapan
Foto: Istimewa

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang tengah mempersiapkan pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Reynaldy Putra-Agus Masykur Rosyadi, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2025. Persiapan ini mencakup berbagai aspek teknis guna memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar dan efektif sejak hari pertama.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemkab Subang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Senin (3/2/2025) secara daring melalui Zoom. Rakor ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang Asep Nuroni, Ketua DPRD Subang Victor Wirabhuana, Sekretaris DPRD, Kepala Badan Kesbangpol, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem).

Sekda Asep Nuroni menegaskan bahwa peran aktif seluruh perangkat daerah sangat penting dalam memastikan kelancaran proses pelantikan. Ia juga menyoroti bahwa kesiapan tidak hanya terbatas pada kepala daerah terpilih, tetapi juga mencakup istri Bupati yang akan memimpin Tim Penggerak PKK serta organisasi terkait lainnya.

Dalam rakor tersebut, turut dibahas mekanisme pelantikan, pengesahan oleh DPRD, serta koordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi. Dengan koordinasi yang matang, diharapkan pemerintahan baru dapat langsung bekerja efektif setelah pelantikan.

Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen penuh untuk menyukseskan proses ini, sehingga kepemimpinan yang baru dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan dukungan dari semua pihak, pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Subang.

Razia Truk ODOL di Subang: Langkah Tegas Tekan Kerusakan Jalan dan Kecelakaan

Foto: Istimewa

Subang – Jalanan di Kabupaten Subang terus menjadi korban akibat maraknya truk over dimension over loading (ODOL). Tak hanya merusak infrastruktur, truk-truk dengan kapasitas berlebih ini juga meningkatkan risiko kecelakaan. Untuk mengatasi permasalahan ini, Satlantas Polres Subang menggelar razia kendaraan secara berkala.

Pada Senin (3/2/2025), razia besar-besaran dilakukan di perempatan Wisma Karya, Subang Kota. Bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Subang, petugas menindak tegas truk-truk yang tidak memenuhi standar operasional. Hasilnya, puluhan truk bermasalah terjaring dalam operasi ini.

Modifikasi Ilegal dan Pelanggaran Dokumen

Dalam razia tersebut, petugas menemukan berbagai pelanggaran, mulai dari surat kendaraan mati hingga truk yang telah dimodifikasi secara ilegal. Beberapa kendaraan bahkan diketahui menambah dimensi bak hingga 30-40 sentimeter, yang jelas melanggar regulasi dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Banyak kendaraan yang melakukan modifikasi di luar batas ketentuan. Hal ini tidak hanya merusak jalan, tetapi juga meningkatkan potensi kecelakaan,” ujar Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu.

Tak hanya itu, sejumlah sopir juga kedapatan membawa fotokopi STNK sebagai pengganti dokumen asli. Kondisi ini membuat petugas harus bertindak tegas dengan memberikan tilang serta menahan kendaraan yang melanggar di terminal Subang. Para pemilik kendaraan pun diwajibkan mengembalikan spesifikasi truk sesuai dengan standar yang berlaku.

Dampak ODOL: Jalan Rusak dan Keselamatan Terancam

Kasatlantas Polres Subang AKP Sudirianto menegaskan bahwa truk ODOL adalah penyebab utama kerusakan jalan di Subang. Jalur provinsi yang menghubungkan Subang-Pamanukan serta Subang-Kalijati-Cipeundeuy kini dalam kondisi memprihatinkan akibat tonase berlebih yang melintas setiap hari.

“Kami meminta kendaraan pengangkut material tambang untuk tidak melebihi batas tonase, yakni 8 hingga 13 ton. Ini untuk menjaga umur jalan agar tidak cepat rusak,” kata Sudirianto.

Untuk meningkatkan kepatuhan, uji KIR kendaraan bahkan telah digratiskan sejak Januari lalu. Namun, masih banyak pemilik kendaraan yang abai terhadap aturan ini. Oleh karena itu, razia semacam ini akan terus dilakukan secara rutin.

Upaya Berkelanjutan: Panggilan untuk Pengusaha Tambang

Tak hanya razia di lapangan, Polres Subang juga mengambil langkah lebih lanjut dengan memanggil pengusaha tambang serta pemilik truk guna meningkatkan kesadaran mereka terhadap aturan lalu lintas. Mereka diminta untuk menaati peraturan bupati terkait jam operasional dan batasan tonase agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas.

“Semoga dengan adanya razia dan koordinasi dengan para pengusaha, truk-truk pengangkut material tambang bisa lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas,” tutup Sudirianto.

Dengan penegakan hukum yang lebih ketat, diharapkan kondisi jalan di Subang dapat kembali membaik, arus lalu lintas lebih lancar, serta angka kecelakaan bisa ditekan secara signifikan.

Membangun Tim, Mewujudkan Keselamatan: Keseruan Team Building PT DAHANA di Pangalengan

Membangun Tim, Mewujudkan Keselamatan: Keseruan Team Building PT DAHANA di Pangalengan

Subang – Dalam semangat memperingati Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), PT DAHANA menggelar kegiatan “Safety Begins With Teamwork” di Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada 1 Februari 2025.

Acara ini menjadi wadah bagi karyawan produksi dan pergudangan untuk mempererat kebersamaan sekaligus menanamkan budaya keselamatan kerja.

Pjs. VP Energetic Material Center (EMC) DAHANA, Teja Sukmara, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen terhadap keselamatan kerja. Ia menekankan bahwa disiplin dalam menerapkan prosedur keselamatan harus menjadi kebiasaan, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.

“Sebagai perusahaan dengan tingkat risiko kerja yang tinggi, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Dengan kesadaran kolektif, kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mencapai target zero accident,” ujar Teja Sukmara.

Hal senada disampaikan oleh Senior Manajer Produksi DAHANA, Shahibudin Ma’ruf, yang menyoroti peran kerja sama tim dalam menjaga keselamatan kerja. Menurutnya, tim yang solid tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membangun kepedulian terhadap keselamatan sesama rekan kerja.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Setiap individu harus memiliki kesadaran untuk saling mengingatkan dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan di tempat kerja,” ungkapnya.

Momen puncak acara diisi dengan berbagai fun games yang dirancang untuk mengasah kerja sama dan komunikasi antar peserta. Permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting dalam bekerja sebagai tim.

Salah satu tantangan yang paling menarik adalah lomba menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan benar dan rapi, yang sekaligus menguji kepatuhan peserta terhadap standar keselamatan.

Antusiasme peserta begitu terasa dalam setiap permainan. Mereka bersemangat menyelesaikan tantangan yang mengasah koordinasi dan kebersamaan. Acu Wardana, salah satu karyawan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini semakin membuka wawasannya tentang pentingnya komunikasi efektif dalam dunia kerja.

“Kami juga mengadakan sesi refleksi untuk mengaitkan pengalaman dari fun games dengan kondisi kerja sehari-hari. Setiap peserta berbagi pengalaman dan wawasan tentang bagaimana kerja sama yang solid dapat mewujudkan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman,” ujar Acu Wardana.

Dengan penuh semangat dan kebersamaan, acara team building ini tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta, tetapi juga memperkuat komitmen PT DAHANA dalam menciptakan budaya kerja yang aman, solid, dan penuh kolaborasi.

Subang Siap Sambut Kepala Daerah Baru, Sekda Asep Nuroni Tekankan Koordinasi Matang

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang semakin intensif mempersiapkan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024.

Sekretaris Daerah (Sekda) Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelantikan yang digelar secara daring pada Senin (03/02/2025) melalui Zoom.

Dalam rakor tersebut, berbagai tahapan teknis dibahas secara mendalam guna memastikan prosesi pelantikan berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni 20 Februari 2025.

Kang Asep—sapaan akrab Sekda Subang—menekankan pentingnya sinergi dan proaktivitas seluruh perangkat daerah agar transisi kepemimpinan berjalan mulus tanpa hambatan.

Tidak hanya kepala daerah dan wakil kepala daerah yang perlu bersiap menjalankan tugas sejak hari pertama, tetapi juga organisasi terkait seperti Tim Penggerak PKK yang dipimpin oleh istri bupati.

Dengan koordinasi yang solid, diharapkan pemerintahan bisa langsung bergerak efektif untuk melayani masyarakat.

Rakor ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Subang Victor Wirabhuana, Sekretaris DPRD, Kepala Badan Kesbangpol, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem).

Agenda utama yang dibahas mencakup mekanisme pelantikan, proses pengesahan oleh DPRD, hingga koordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh tahapan berlangsung sesuai regulasi yang berlaku.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi dari seluruh pihak terkait, Pemerintah Kabupaten Subang optimistis dapat menyelenggarakan pelantikan dengan sukses.

Kepala daerah yang baru diharapkan segera berkontribusi nyata bagi kemajuan Subang dan kesejahteraan masyarakatnya.

KTP-mu Bisa Dapat Saldo Dana Rp 1,5 Juta! Begini Cara Cek Penerima Bansos PKH Februari 2025

KTP-mu Bisa Dapat Saldo Dana Rp 1,5 Juta! Begini Cara Cek Penerima Bansos PKH Februari 2025

Subang – Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kembali cair pada Februari 2025. Jika kamu memenuhi syarat, saldo sebesar Rp 1,5 juta bisa langsung masuk ke rekeningmu! Cara ceknya pun mudah, cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP melalui ponsel.

PKH bukan sekadar bantuan tunai, melainkan program strategis pemerintah untuk membantu keluarga kurang mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi. Dengan dana ini, penerima bisa memenuhi kebutuhan dasar dalam berbagai aspek kehidupan.

PKH dan Perannya dalam Kehidupan Masyarakat

Dana PKH berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam sektor kesehatan dan pendidikan. Tanpa bantuan ini, banyak keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok mereka.

1. Bidang Kesehatan
Biaya pengobatan yang mahal menjadi beban bagi keluarga berpenghasilan rendah. Dengan dana PKH, penerima bisa mendapatkan layanan medis yang lebih baik, seperti pemeriksaan rutin dan pengobatan penting. Ini membantu mengurangi risiko kesehatan yang bisa berdampak lebih buruk jika tidak ditangani.

2. Bidang Pendidikan
PKH memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak. Bantuan ini bisa digunakan untuk membayar biaya sekolah, membeli perlengkapan belajar, hingga menunjang kebutuhan akademik lainnya. Dengan demikian, anak-anak bisa terus bersekolah tanpa terhambat biaya.

Kemudahan Akses dan Manfaat Sosial

Selain untuk kesehatan dan pendidikan, dana PKH juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok lainnya, seperti makanan bergizi. Program ini bertujuan agar keluarga penerima manfaat (KPM) memiliki akses lebih baik terhadap gizi seimbang yang mendukung pertumbuhan anak serta kesehatan keluarga secara keseluruhan.

Tak hanya memberikan uang tunai, PKH juga bertujuan memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri. Dalam jangka panjang, pemerintah berharap program ini bisa menciptakan perubahan sosial yang positif, membantu keluarga keluar dari garis kemiskinan, dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

KTP-mu Bisa Dapat Saldo Dana Rp 1,5 Juta! Begini Cara Cek Penerima Bansos PKH Februari 2025
Foto: kemensos.go.id

Cek Status Penerima Bansos PKH Secara Online

Kini, pengecekan penerima bansos PKH bisa dilakukan dengan mudah melalui ponsel. Ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Akses Situs Resmi Kemensos
    Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id untuk mendapatkan informasi resmi terkait status penerimaan bansos.
  2. Pastikan Koneksi Internet Stabil
    Agar proses pengecekan berjalan lancar, pastikan perangkatmu terhubung ke internet yang stabil.
  3. Isi Data yang Diperlukan
    Masukkan data berikut sesuai KTP:
    • NIK (Nomor Induk Kependudukan)
    • Nama lengkap
    • Wilayah tempat tinggal (provinsi, kabupaten, kecamatan, desa)
  4. Verifikasi dan Cari Data
    Setelah mengisi data dengan benar, klik “Cari Data” dan tunggu proses verifikasi.

Jika terdaftar sebagai penerima, informasi pencairan dana akan muncul di layar perangkatmu. Dengan sistem ini, masyarakat kini bisa lebih mudah memastikan status bansos mereka tanpa perlu datang ke kantor pemerintahan.

Rincian Bantuan PKH Berdasarkan Kategori Penerima

Bantuan PKH diberikan berdasarkan kategori tertentu, dengan rincian sebagai berikut:

  • Ibu hamil: Rp 750.000/bulan (Rp 3.000.000/tahun)
  • Anak usia dini (0-6 tahun): Rp 750.000/bulan (Rp 3.000.000/tahun)
  • Anak SD/sederajat: Rp 225.000/bulan (Rp 900.000/tahun)
  • Anak SMP/sederajat: Rp 375.000/bulan (Rp 1.500.000/tahun)
  • Anak SMA/sederajat: Rp 500.000/bulan (Rp 2.000.000/tahun)
  • Lanjut usia (70 tahun ke atas): Rp 600.000/bulan (Rp 2.400.000/tahun)
  • Disabilitas berat: Rp 600.000/bulan (Rp 2.400.000/tahun)

PKH: Langkah Nyata Menuju Indonesia Sejahtera

PKH bukan sekadar program bantuan jangka pendek, tetapi juga investasi sosial yang membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang. Dengan memastikan distribusi bantuan tepat sasaran melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), pemerintah berupaya mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan daya saing nasional.

Melalui kebijakan berkelanjutan, PKH diharapkan terus memberi manfaat luas bagi masyarakat, menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Jangan lupa cek status penerimaanmu sekarang dan manfaatkan bantuan ini dengan bijak!

Polres Subang Luncurkan Hotline ‘Lapor Pak Kapolres’, Warga Bisa Langsung Laporkan Gangguan Keamanan

Foto: tribratanews.jabar.polri.go.id

Subang – Demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, Polres Subang kini menghadirkan layanan hotline “Lapor Pak Kapolres”. Masyarakat dapat langsung melaporkan berbagai gangguan ketertiban melalui nomor 08113110110.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. “Silakan laporkan setiap gangguan kamtibmas atau ancaman yang meresahkan. Kami siap menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” ujarnya.

Nomor hotline ini telah disebarluaskan ke seluruh wilayah hukum Polres Subang serta diumumkan melalui media sosial resmi kepolisian. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah mengakses layanan ini kapan saja dibutuhkan.

Kapolres juga mengimbau agar masyarakat tidak ragu untuk melapor. Setiap informasi yang diberikan akan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.

“Layanan ini mempermudah anggota kami dalam merespons laporan masyarakat dengan cepat dan tepat,” tambahnya.

Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang lebih terbuka, diharapkan tingkat keamanan di Kabupaten Subang semakin meningkat.

Siap-Siap CPNS 2025! Cek Formasi dan Instansi dengan Peluang Lulus Terbesar

Siap-Siap CPNS 2025! Cek Formasi dan Instansi dengan Peluang Lulus Terbesar
Ilustrasi: Seleksi CPNS /istimewa

Subang – Pendaftaran CPNS 2025 semakin dekat! Bagi yang belum lolos di tahun sebelumnya, jangan khawatir—kesempatan besar menanti di tahun ini. Simak cara cek formasi, daftar instansi dengan peluang lulus tertinggi, serta jadwal seleksi yang diprediksi berlangsung mulai Februari 2025.

Prediksi Jadwal Seleksi CPNS 2025

Berdasarkan pola seleksi tahun sebelumnya, berikut prediksi jadwal CPNS 2025:

  • Pengumuman Formasi: 20 – 25 Februari 2025
  • Pendaftaran Administrasi: 3 – 8 Maret 2025
  • Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 17 – 26 Maret 2025

Meskipun jadwal resmi belum diumumkan, ada baiknya calon peserta mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Pemerintah tengah menyusun kebutuhan formasi, terutama untuk mengakomodasi perubahan dalam struktur kementerian di bawah pemerintahan baru.

30 Instansi dengan Peluang Lulus Lebih Besar

Berdasarkan seleksi CPNS 2024, beberapa instansi menawarkan peluang lebih besar bagi pelamar. Pemilihan instansi yang tepat bisa meningkatkan peluang lolos seleksi. Pastikan untuk meneliti formasi yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan minat karier Anda.

Dokumen dan Syarat yang Wajib Disiapkan

1. Dokumen Persyaratan

Sebelum pendaftaran dibuka, siapkan dokumen berikut dalam format yang ditentukan:

  • Kartu Keluarga (KK)
  • KTP (maksimal 200 KB, format jpeg/jpg)
  • Pas foto berlatar merah (maksimal 200 KB, format jpeg/jpg)
  • Swafoto (maksimal 200 KB, format jpeg/jpg)
  • Ijazah + Serdik/STR (maksimal 800 KB, format pdf)
  • Transkrip Nilai (maksimal 500 KB, format pdf)
  • Surat Penugasan Guru untuk THK-2 (maksimal 500 KB, format pdf, jika berlaku)

Setiap instansi memiliki persyaratan khusus, jadi pastikan untuk membaca ketentuannya dengan teliti.

2. Syarat Pendaftaran

Beberapa syarat utama yang harus dipenuhi meliputi:

  • Warga Negara Indonesia berusia 18-35 tahun (maksimal 40 tahun untuk jabatan tertentu seperti dokter dan dosen)
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak pernah dipidana dengan hukuman penjara lebih dari 2 tahun
  • Tidak diberhentikan tidak hormat dari PNS, TNI, Polri, atau pegawai swasta
  • Tidak terlibat politik praktis
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

Setiap instansi bisa menetapkan syarat tambahan, jadi penting untuk membaca setiap ketentuan sebelum mendaftar.

Cara Daftar CPNS 2025 Secara Online

Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buat akun di SSCASN dengan memasukkan NIK, Nomor KK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta email aktif.
  2. Lengkapi data pendaftar dan pastikan informasi sudah benar.
  3. Pilih instansi dan formasi sesuai dengan latar belakang pendidikan.
  4. Unggah dokumen persyaratan sesuai ketentuan.
  5. Cek kembali resume pendaftaran dan pastikan semua data benar sebelum dikirim.
  6. Cetak kartu pendaftaran dan kartu informasi akun sebagai bukti telah mendaftar.
  7. Tunggu pengumuman hasil seleksi administrasi sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

Kesempatan Karier sebagai ASN

Menjadi ASN bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga pengabdian bagi negara. Dengan mempersiapkan diri sejak dini, peluang untuk lolos semakin besar. Pastikan Anda sudah memiliki dokumen lengkap dan memahami tata cara pendaftaran agar tidak terlewat kesempatan emas ini.

Jangan sampai tertinggal! Pantau terus informasi terbaru di situs resmi SSCASN dan instansi yang diminati.

Recent Posts