Beranda blog Halaman 1028

Hadiri Peringatan Isra Mi'raj, Wakil Bupati Subang Harap Wujudkan Generasi Penerus Yang Hebat Dan Berakhlak

Hadiri Peringatan Isra Mi'raj, Wakil Bupati Subang Harap Wujudkan Generasi Penerus Yang Hebat Dan Berakhlak

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri acara peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1444 H di SDIT Bahrul Ulum Sompi Subang, Kamis (23/2). Ia berharap dengan adanya peringatan tersebut mampu mewujudkan generasi penerus yang hebat dan berakhlak.

Sebelumnya, untuk menyambut peringatan Isra Mi'raj terdapat beberapa rangkaian lomba yang diselenggarakan mulai dari lomba adzan, mewarnai hingga lomba pidato.

Kepala Sekolah SDIT Bahrul Ulum Hartoni mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Wakil Bupati Subang yang telah menyempatkan hadir dalam peringatan Isra Mi'raj di SDIT Bahrul Ulum.

Ia berharap dengan adanya acara tersebut mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan keimanan dari peserta didik. Terkait SDIT Bahrul Ulum, ia juga berharap kedepannya mampu melangkah maju dan bisa menyediakan pendidikan yang bermutu serta murah meriah namun berkualitas.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Bahrul Ulum Drs. Iman Solihat juga berharap SDIT Bahrul Ulum semakin maju dan diminati oleh seluruh masyarakat serta mampu bersaing.

Sementara itu, Wakil Bupati Subang menyampaikan apresiasinya kepada Bahrul Ulum yang masih tetap eksis dari tahun 1960an. Ia berharap dengan adanya SDIT cikal bakal akan adanya SMPIT dan SMAIT serta mampu bersaing mewujudkan Indonesia Emas pada 2045.

Terkait hal tersebut, ia juga mengingatkan kepada para ibu muda harus lebih peka terhadap gizi generasi penerus bangsa sehingga mampu menekan angka stunting baik sekarang mapun di masa depan.

Menutup sambutannya, ia berharap kedepannya Bahrul Ulum jauh lebih baik dan lebih hebat lagi sehingga kelak anak-anak generasi penerus mampu menjadi pemimpin yang handal baik tingkat Subang maupun Nasional.

"Mari sama-sama membangun Subang lebih maju dan wujudkan Subang Jawara. Jangan jadikan ini sebatas mimpi namun juga sebuah kenyataan," ajaknya.

Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Fazry Fauzan RF dengan tema Memupuk Generasi Milenial Yang Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW.

Puskesmas Cikalapa Gelar Lokakarya Mini Sekaligus Penandatangan Komitmen Bersama Lintas Sektoral

Puskesmas Cikalapa Gelar Lokakarya Mini Sekaligus Penandatangan Komitmen Bersama Lintas Sektoral

UPTD Puskesmas Cikalapa menggelar kegiatan Lokakarya Mini Triwulan Lintas Sektoral sekaligus Penandatanganan Komitmen Bersama di Aula Puskesmas Cikalapa, Selasa (21/2).

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan sinergitas antar stakeholder serta komitmen bersama lintas sektoral di lingkungan Puskesmas Cikalapa dalam upaya mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan UPTD Puskesmas Cikalapa.

Kepala Puskesmas Cikalapa dr.Wahyuni menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk evaluasi peningkatan kualitas layanan UPTD Puskesmas Cikalapa sekaligus penandatanganan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu puskesmas.

Selanjutnya, Camat Subang Sumardi menjelaskan mengenai perintah agar masyarakat lebih sadar akan kebersihan dan tidak menumpukkan sampah secara berlebihan.

"Saya selalu menekankan pentingnya kesehatan bukan tugasnya puskemas tapi kita semua," ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa selama masa re-akreditasi Puskesmas Cikalapa diharapkan bisa mendapatkan nilai yang paripurna seperti RSUD Subang. Ia juga mengingatkan kepada seluruh pihak untuk terus menjaga kesehatan sesuai dengan arahan rakorda yang telah dilaksanakan dengan fokus pada tiga item penting yaitu penanganan inflasi, stunting dan kemiskinan extrem.

Sementara itu, Kapolsek Subang Yayah menjelaskan banyak program yang telah dilaksanakan salah satunya mengenai penanganan stunting di Kabupaten Subang.

"Jangan sampai kasus stunting ini data-datanya ada yang terlewat terlebih banyak masyarakat yang tidak sadar akan penanganan stunting pada anak," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan terkait sosialisasi stunting yang harus terus dilakukan sehingga menghapus paradigma masyarakat mengenai stunting yang menyerang warga kurang mampu namun dapat menyerang balita siapapun.

"Kita harus mensosialisasikan stunting agar tidak ada keluarga yang menutupi hal tersebut," ujarnya

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Masyur berharap menjelang penilaian re-akreditasi Puskesmas Cikalapa mampu mendapatkan nilai terbaik dan terus meningkat dalam pelayanan kesehatan.

"Saya berharap pencapaian SPM bisa berjalan bersamaan sehingga mencapai nilai yang bagus," ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kawasan tanpa rokok atau KTR dalam arahannya dilarang merokok, memproduksi, menjual rokok dikawasan tertentu seperti dalam PP No 109/2012; pasal 50 KTR diberlakukan pada tempat ibadah, mall, pasar, belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat kerja dan angkutan umum.

Juga, dilanjutkan dengan forum diskusi dan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama lintas sektor dalam upaya mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan UPTD Puskesmas Cikalapa oleh stakeholder.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim PKK, Tim Puskesmas Sukarahayu dan Tim Puskesmas Cikalapa, Dinas Kesehatan, perwakilan Diskominfo Subang, Danramil, Lurah Soklat, Lurah Pasirkareumbi, Lurah Parung, Lurah Sukarahayu, Lurah Wanareja serta tamu undangan lainnya.

Bupati Lantik Dan Kukuhkan 159 Pejabat di Lingkup Pemkab Subang

Bupati Lantik Dan Kukuhkan 159 Pejabat di Lingkup Pemkab Subang

Bupati Subang H. Ruhimat melantik dan mengukuhkan 159 pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (20/2).

Kegiatan tersebut dilakukan di empat tempat diantaranya di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati, Aula DPKP Kabupaten Subang, Aula Disnakertrans Kabupaten Subang dan Aula Disdukcapil Kabupaten Subang.

Adapun jumlah pejabat yang dilantik sebanyak 138 orang diantaranya Eselon IIIa, Eselon IIIb, Eselon IVa, Eselon IVb, Penyesuaian Penyetaraan Jabatan Fungsional, P2UPD dan Guru Pertama. Sementara itu, sebanyak 21 orang dikukuhkan antara lain Eselon IIb, Eselon IIIa, Eselon IIIb, Eselon IVa dan Eselon IVb.

Pelantikan dan pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Subang. Selanjutnya penandatanganan dilakukan oleh dua perwakilan pejabat yang  dilantik dan dikukuhkan, disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Kepala Bkpsdm Kabupaten Subang dan rohaniawan.

Dalam amanatnya, Bupati Subang mengucapkan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik dan dikukuhkan. Ia berharap mampu menjalankan tugas dengan amanah dan profesional.

"Saya inginkan dan saya percaya kepada saudara-saudara yang hari ini dilantik bisa menjalankan tugas dengan amanah dan profesional," ujarnya.

Ia juga meminta dukungan seluruh pihak terkait rotasi, mutasi dan promosi di Kabupaten Subang tidak menggunakan biaya sedikitpun alias zero rupiah.

Namun, ia menambahkan apabila terjadi ketidakprofesionalan maka akan dilakukan perubahan kembali.

"Mari kita sama-sama membangun Subang hari esok lebih baik lagi," tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah III Kabupaten Subang, Inspektur IRDA Kabupaten Subang, Kepala Disdikbud Kabupaten Subang dan tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Memimpin Briefing Staf Lingkup Pemkab Subang

Wakil Bupati Memimpin Briefing Staf Lingkup Pemkab Subang

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi memimpin briefing staf didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati II, Senin (20/2).

Kegiatan tersebut dimoderatori oleh Asda II Setda Kabupaten Subang dr. Nunung Suheri dan membahas perihal tindaklanjut dari Rakorda Forkopimda yaitu inflasi daerah yang berimbas pula terhadap penduduk miskin.

Berdasarkan data P3KE Kemenko, Kemiskinan Kabupaten Subang berada diangka 126.290 KK / 473.798 individu. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BP4D Kabupaten Subang Hari Rubiyanto.

Selain itu, ia juga menyampaikan terkait beberapa program yang bisa menekan atau mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Subang yaitu dengan mengurangi bebannya atau meningkatkan pendapatannya.

Dalam mengurangi bebannya terdapat beberapa program diantaranya PKH, BLT, PBI JKN dan Bantuan Pangan Sembako. Sementara itu, untuk meningkatkan pendapatannya terdapat beberapa program diantaranya padat karya, pelatihan ketenagakerjaan, pengembangan UMKM, bantuan kelompok/individu dan efektivitas program KUR.

Senada dengan itu, ia meminta seluruh pihak untuk mengontrol jalannya berbagai program yang ada untuk menekan angka kemiskinan ekstrem salah satunya dengan menempelkan data penerima program sosial di setiap Kantor Desa.

Ia juga meminta seluruh stakeholder untuk bersinergi menurunkan angka kemiskinan ekstrem tersebut dengan cara mengikuti perkembangan zaman termasuk melek digital.

"Kita sebagai pelayan masyarakat, dibeberapa tahun kedepan akan melayani masyarakat dengan generasi yang melek akan digital sehingga apa-apanya harus digital," ujarnya.

Sementara itu, Asda II Dr. Nunung Suheri menyampaikan terkait inflasi daerah terjadi penurunan angka inflasi nasional namun angka inflasi provinsi mengalami kenaikan.

Tercatat terdapat beberapa penyebab dari kenaikan inflasi tersebut yaitu ketersediaan komoditas pangan, adanya peraturan mengenai kenaikan tarif PDAM, kenaikan tarif transportasi, kelangkaan minyak goreng dan LPG hingga penyesuaian harga BBM.

Ia juga menyampaikan terkait 20 komoditas yang diawasi oleh pemerintah dan Kabupaten Subang termasuk kabupaten yang bagus dalam laporannya.

"Inflasi ini berimplikasi kepada hal lainnya, jadi mohon sinergitas dari seluruh pihak terkait untuk menekan inflasi ini," ujarnya.

Terkait data kemiskinan ekstrem, Wakil Bupati Subang meminta seluruh pihak terkait untuk memverifikasi data di lapangan sehingga tidak terjadi ketidaksinkronan data yang ada.

Ia juga meminta agar seluruh stakeholder untuk bekerjasama untuk mengurangi angka kemiskinan dengan program yang ada serta melek digital.

Selain itu, terkait inflasi daerah ia terus meminta seluruh pihak bersinergi dan berkolaborasi untuk menekan angka inflasi daerah.

Lepas Kontingen Sepak Bola Putri, Bupati Subang: Semoga Bisa Mendapatkan Hasil Yang Baik

Lepas Kontingen Sepak Bola Putri, Bupati Subang: Semoga Bisa Mendapatkan Hasil Yang Baik

Bupati Subang H. Ruhimat berharap Tim Sepak Bola Putri mendapatkan hasil yang baik pada ajang Piala Pertiwi Tingkat Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut disampaikannya saat pelepasan kontingen Sepak Bola "Princess Wijaya Saputra" di Rumah Dinas Bupati Subang, Jumat (17/2).
 
Princess Wijaya Saputra merupakan tim Sepak Bola Putri yang sudah lama malang melintang dengan dimanageri oleh Alex dan dilatih oleh Diki, Irfan dan Risda. Adapun jumlah pemain yang akan ikut bertanding sebanyak 25 orang dengan 10 official dan pelatih.
 
Senada dengan itu, Kepala Bidang Keolahragaan Disparpora Subang Muhammad Assidiq menyampaikan bahwa kali ini Tim Princess Wijaya Saputra tersebut akan mengikuti event tahunan Provinsi Jawa Barat yaitu Piala Pertiwi yang akan digelar di Sumedang.
 
"Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan restu untuk bermain di Sumedang dan mendapatkan prestasi yang diharapkan dan hari Minggu merupakan pembukaan eventnya," lanjutnya.
 
Salah satu pelatih yaitu Diki juga menyampaikan bahwa tim Sepak Bola tersebut pernah bermain di berbagai event baik tingkat provinsi maupun nasional. Bahkan ia melanjutkan terdapat beberapa anak didiknya yang ikut Timnas dan berlatih di luar negeri.
 
Sementara itu, atas nama pribadi maupun pemerintah, Bupati Subang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada manajer dan para pelatih atas hadirnya Tim Sepak Bola Putri. 
 
Ia juga menyampaikan aprsiasinya kepada para pemain yang telah bersungguh-sungguh berlatih untuk membawa nama baik Kabupaten Subang.
 
Senada dengan itu, ia mengucapkan selamat bertanding kepada para pemain di ajang Piala Pertiwi Tingkat Provinsi Jawa Barat dan berharap mampu mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan semangat latihan yang telah dilakukan.
 
"Semoga kalian bisa mendapatkan hasil yang baik dan membawa nama besar Kabupaten Subang. Selamat jalan dan bertanding. Semoga hasil dari latihan bisa membawa kepuasan," ujarnya.
 
Menutup arahannya, ia berpesan kepada seluruh pemain untuk mengedepankan sportivitas dan terus berlatih sehingga mampu meningkatkan level kearah yang lebih baik lagi.
 
Turut hadir daam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asda I Setda Kabupaten Subang, Kepala Disparpora Subang, Camat Ciasem dan tamu undangan lainnya.

Hadiri Peringatan 1 Abad NU di Banjaranyar Ciamis, Nanang Permana: Jangan Bermusuhan Karena Beda Pilihan

Hadiri-Peringatan-1-Abad-NU-di-Banjaranyar-Ciamis-Nanang-Permana.jpg

harapanrakyat.com,- Ketua DPRD Ciamis, Jawa Barat, H Nanang Permana MH menghadiri kegiatan memperingati satu abad NU yang diadakan oleh pengurus MWC NU Kecamatan Banjaranyar, di halaman kantor desa Banjaranyar, Minggu (26/2/2023).

Kegiatan peringatan satu abad NU tersebut bersamaan dengan pelantikan pengurus MWC NU Kecamatan Banjaranyar masa khidmat 2022-2027, Yaumul ijtima’ PAC Muslimat NU Kecamatan Banjaranyar dan  Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah.

Turut hadir dalam acara tersebut Asda II Kabupaten Ciamis H. Wasdi Ijudin, Ketua PC NU Kabupaten Ciamis KH. Arief Ismail Chowas, Camat Banjar Anyar, Kepala Desa se Banjaranayar, Danramil, Kapolsek, dan Muslimat NU se kecamatan Banjaranyar.

Pada kesempatan itu, H Nanang Permana berpesan kepada masyarakat yang hadir, agar tidak bermusuhan karena beda pilihan.

Hal itu Nanang sampaikan, mengingat saat ini sudah masuk tahun politik. Sudah banyak calon wakil rakyat yang melakukan sosialisasi dan kampanye ke masyarakat.

“Partainya apapun dan orangnya siapapun, terima mereka dengan ramah. Jika mau menolak, sampaikan dengan halus, jangan sampai melukai hatinya,” ungkap H Nanang.

Baca juga: Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana Bicara Soal Kepemimpinan Rasulullah

Dihadapan Muslimat NU, Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana Ajak Jangan Saling Menjelekan

Kemudian lanjut Nanang, jika mengkampanyekan calon yang didukung, sampaikan program-program baiknya. “Dan jangan menjelekan atau membuka aib orang yang tidak kita dukung,” jelasnya.

Karena kata Nanang, dengan saling menjelekan atau membuka borok calon, bangsa ini akan terbelah. Contohnya saja saat Pilpres 2019. Hingga saat ini masih muncul permusuhan antara yang disebut Cebong dan Kadrun.

“Ini yang akan menjadi penyebab terjadinya perpecahan antar bangsa. Tidak boleh saling menjelekan, apalagi menyebut dengan kata yang tidak pantas.  Itu haram hukumnya menurut Al-Quran,” ucap Ketua DPC PDI Perjuangan Ciamis ini.

Nanang menyatakan, hal ini perlu disampaikan kepada masyarakat, karena merupakan tanggung jawabnya sebagai Ketua DPRD. Sebagai unsur pimpinan di Ciamis, pihaknya ingin di Ciamis ini damai tidak ada pertikaian dan perselisihan, gara gara Pemilu.

“Boleh beda pilihan, yang tidak boleh itu kita bermusuhan gara-gara beda pilihan,” pungkas H Nanang Permana MH dihadapan masyarakat dan muslimat NU. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Pantai Sodong Lalay Garut, Wisata Selfie Anti Mainstream

Pantai-Sodong-Lalay-Garut.jpg

Pantai Sodong Lalay Garut adalah tempat wisata tersembunyi yang berada di Kampung Cigoa, Desa Karangwangi, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kawasan pantai ini berada di atas tebing batu yang miring, sehingga wisatawan bisa menyaksikan pemandangan indah.

Kawasan Pantai Sodong Lalay masih berstatus objek wisata baru di daerah Garut Selatan. Berawal dari beberapa orang wisatawan yang menemukan tempat ini dari informasi warga sekitar. Hingga menyebar lewat media sosial, semakin banyak wisatawan yang berkunjung.

Sejak itu, pengembangan lahan menjadi objek wisata pun diupayakan untuk mengoptimalkan potensi yang ada.

Sebagaimana pantai-pantai selatan lainnya yang memiliki keunikan tersendiri, kawasan Sodong Lalay punya karakteristik pasir hitam dengan pelataran batu karang sebagai pembatas alami.

Baca Juga: Pantai Sancang Garut, Serasa Pulau Pribadi

Daya Tarik Pantai Sodong Lalay Garut

Bagi Anda yang menyukai fotografi, berburu hidden gem dengan background anti mainstream menjadi kegiatan menarik. Di tempat ini, setiap wisatawan bisa melakukan swafoto dengan latar batu karang dengan rumput hijau, pasir hitam dan laut biru.

Bersantai di Atas Rumput

Daya tarik Pantai Sodong Lalay Garut terletak pada permukaan tebing yang miring dan penuh rumput. Wisatawan bisa menikmati pemandangan sambil selonjoran, berjemur di pagi hari, dan merasakan angin semilir. Ada juga wisatawan yang membawa bekal dari rumah dan makan di atas tikar bersama keluarga.

Baca Juga: Papandayan Camping Ground Garut, Camping Asik di Kota Dodol

Jika diperhatikan, di bawah tebing ada banyak goa. Penduduk memang sengaja membuatkan goa-goa tersebut untuk menarik burung walet bersarang. Dengan demikian, penduduk bisa memanfaatkan sarang burung walet yang berkhasiat.

Rute ke Pantai Sodong Lalay

Untuk mengakses Pantai Sodong Lalay Garut, dari pusat kota bisa mengambil rute Cikajang – Bungbulang – Mekarmukti lalu tiba di lokasi. Sedangkan wisatawan yang berasal dari Jawa Tengah, Ciamis, dan Tasikmalaya bisa ambil jalur ke Pameungpeuk.

Sementara itu, wisatawan yang berangkat dari Jakarta dan Bandung sebaiknya pilih jalur alternatif melalui  Pangalengan – Cisewu. Setelah tiba di Rancabuaya, masuk ke Mekarmukti dan tujuan Anda akan semakin dekat.

Fasilitas yang ada masih sangat terbatas karena belum sepopuler Pantai Ranca Buaya, Santolo, atau Sayang Heulang. Selain itu, warga sekitar juga menghimbau para wisatawan agar tidak mengganggu habitat burung walet. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Mixue Unsil Tasikmalaya, Es Krim Murah Harga Pelajar

Mixue-Unsil-Tasikmalaya.jpg

Mixue Unsil adalah gerai es krim dan minuman yang bertempat di Jalan Siliwangi nomor 28, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Lokasi gerai ini ada di dekat kampus Universitas Siliwangi sehingga kebanyakan pengunjung berasal dari kalangan mahasiswa atau pelajar.

Sebagaimana kita ketahui, Mixue adalah perusahaan F&B (food and beverage) asal China yang menjual es krim dengan berbagai topping.

Harga murah dan konsep gerai ceria membuat gerai Mixue selalu ramai pengunjung. Apalagi varian menunya banyak, sehingga pengunjung bisa memilih produk dengan rasa yang paling sesuai selera masing-masing.

Baca Juga: Tong Tji Tea House Tasikmalaya, Kedai Teh di Mall Asia Plaza

Gerai Mixue Unsil Tasikmalaya

Sejak buka pada Januari 2022 lalu, Mixue Unsil Tasikmalaya menjadi salah satu tempat nongkrong wajib bagi remaja. Dengan harga Rp 8 ribu saja, pengunjung sudah bisa menikmati satu es krim cone di tempat.

Es Krim dengan Aneka Topping

Bagi penggemar es krim, jajanan manis satu ini memang cukup ampuh dalam memperbaiki suasana hati. Di Mixue Unsil Tasikmalaya, pengunjung bisa menemukan es krim Sundae dengan aneka topping dan saus.

Salah satu menu terpopuler ialah Bobba Sundae, es krim dalam cup dengan taburan boba dan saus gula aren. Pengunjung bisa mencoba es krim dengan harga Rp 16 ribu per porsi, namun akan ada biaya tambahan jika memesan lewat aplikasi.

Selain boba, ada juga es krim sundae dengan topping irisan buah mangga, taburan biskuit renyah, atau saus coklat.

Baca Juga: Cafe dengan Teh Premium di Tasikmalaya, Tongkrongan Sultan

Olahan Teh, Susu, dan Buah

Apabila bosan dengan es krim, pengunjung yang datang ke Mixue Unsil Tasikmalaya bisa memesan minuman. Ada banyak jenis minuman yang tersedia, yaitu teh susu (milk tea), teh segar (fresh tea), dan teh rasa buah (fruit tea).

Apabila melakukan transaksi langsung di tempat, pengunjung bisa mendapatkan satu cup besar Earl Grey atau Jasmine Tea dengan harga Rp 10 ribu saja. Minuman teh premium memang saat ini kian banyak peminat karena menjadi alternatif obat penenang alami selain kopi.

Meski lahan parkir masih terbatas, namun gerai ini memiliki area yang ramah anak di lantai satu. Sedangkan di lantai dua, pengunjung bisa nongkrong dengan view Gunung Galunggung. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Hari Ini Google Doodle Kenang Didi Kempot sebagai Bapak Patah Hati Sedunia

Didi-Kempot.jpg

harapanrakyat.com,- Hari ini Google Doodle menampilkan sosok sang ‘Bapak Patah Hati’, Didi Kempot (Didik Prasetyo), yang juga dikenal sebagai maestro lagu campursari (Jawa).

Tampilan Google Doodle itu untuk mengenang artis Indonesia Didi Kempot yang mendapat julukan ‘Bapak Patah Hati’ atau Godfather of Broken Hearts. Karena 3 tahun lalu, tepatnya 26 Februari 2020, menerima Billboard Indonesia Lifetime Achievement Award.

Sepanjang karirnya, ia telah menulis lebih dari 700 lagu Jawa atau campursari. Maka tak heran jika ia mendapat julukan sebagai maestro lagu campursari.

Selain itu, Didi Kempot juga mendapat julukan sebagai Bapak Patah Hati karena lagu-lagu ciptaannya berlirik romantis serta menyayat hati.

Profil Didi Kempot Sang Bapak Patah Hati Sedunia

Didi Kempot lahir pada bulan Desember 1966 di Surakarta. Ia lahir dari keluarga seniman, bapak dan kakaknya merupakan komedian. Sedangkan ibunya penyanyi tradisional lagu-lagu Jawa.

Baca Juga: Cara Menggunakan Google Classroom, User Friendly bagi Pemula

Didi Kempot sendiri sudah terjun ke dunia musik sejak usia 18 tahun. Kemudian, ia bersama temannya membentuk grup band jalanan dengan nama bandnya Kelompok Pengamen Trotoar (Kempot). Jadi, dari grup band tersebut munculnya nama Kempot.

Sebagai vokalis, Sang Bapak Patah Hati ini sering merekam lagu ciptaannya menggunakan kaset kosong, lalu ia kirimkan ke studio rekaman.

Meski kerap tak pernah diterima oleh studio rekaman, namun ia terus berjuang tak kenal lelah. Hingga akhirnya pada tahun 1989 ia menandatangani kontraknya dengan sebuah label musik.

Sukses Menjadi Penyanyi Kelas Dunia

Berangkat dari mencari nafkah dengan cara mengamen selama dua dekade di jalanan Surakarta maupun Jakarta, Didi Kempot pun sukses menjadi penyanyi kelas dunia.

Single hit perdananya berjudul Cidro sangat populer di Suriname dan Belanda. Kedua negara tersebut merupakan diaspora Jawa terbesar.

Baca Juga: Catherine Wilson Operasi Kuret, Alami Pendarahan Tiada Henti

Hal itu menjadi sebuah peluang untuk musik campursari mendobrak pasar mainstream. Bahkan, saat ia tampil di Negeri Kincir Angin (Belanda) tahun 1993, Bapak Patah Hati ini sangat terharu menyaksikan para penggemarnya yang sudah hafal lirik lagunya.

Usai melakukan perjalanan ke Suriname dan Belanda ia pun kembali melanjutkan merilis 10 lagu di kedua negara tersebut.

Popularitas musik campursari Didi Kempot terus mengalami kebangkitan di kalangan usia muda dalam beberapa tahun terakhir.

Lagu-lagu ciptaannya selalu menyentuh mereka yang berhati romantis dan sedang patah hati di seluruh dunia.

Terima Penghargaan Kategori Seumur Hidup

Kemudian, pada tanggal 26 Februari 2020, Bapak Patah Hati itu berhasil menerima sebuah penghargaan bergengsi, yakni penghargaan dengan kategori seumur hidup (Billboard Indonesia Lifetime Achievement Award).

Karena itulah, tepat hari ini Minggu (26/02/2023), Google Doodle menampilkan Didi Kempot untuk mengenangnya.

Sang maestro musik campursari yang juga sebagai Bapak Patah Hati itu meninggal dunia pada tanggal 5 Mei 2020, saat usianya 53 tahun. Ia meninggal lantaran terserang sudden cardiac arrest (henti jantung). (Eva/R3/HR-Online)

Barang Berharga Korban Pembunuhan di Bogor Turut Lenyap

wanita-korban-pembunuhan-di-bogor.jpg

harapanrakyat.com,- Barang berharga milik Rina Riwangsih (33) yang menjadi korban pembunuhan di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (25/2/2023) dini hari lalu, turut hilang.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian di lapangan, salah satu barang berharga milik korban berupa handphone turut hilang. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya korban yang merupakan warga Garut itu.

Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen membenarkan hal tersebut kepada wartawan saat dikonfirmasi Minggu (26/2/2023).

Baca Juga : Polisi Ungkap Identitas Wanita Korban Pembunuhan di Bogor

“Barang berharga milik korban yang turut hilang itu satu unit handphone. Kasusnya masih dalam penyelidikan Polres Bogor,” ungkap Zulkarnaen.

Sebagai informasi, sesosok jasad wanita bersimbah darah menggegerkan warga sekitar. Warga menduga, jasad wanita itu merupakan korban pembunuhan. Hal itu lantaran adanya luka sabetan senjata tajam pada leher korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi terhadap beberapa saksi, korban awalnya hendak pergi bekerja. Pada Sabtu sekitar pukul 00.00 WIB, korban sempat berkomunikasi melalui pesan singkat WhatsApp dengan pacarnya berinisial H.

Warga menemukan jasad korban pembunuhan itu di sebuah warung kopi milik Sumintro pada Sabtu (25/2/2023) sekitar pukul 2.00 WIB. Penjual kopi pun membenarkan jika korban sempat memesan kopi di warungnya pada Jumat (24/2/2023) sekitar pukul 22.30 WIB.

Akan tetapi, penjual lantas menutup warungnya lantaran ia mengantuk dan sudah larut malam. Sedangkan korban duduk di kursi yang tersedia di depan warung kopi tersebut.

Baca Juga : Cek Rekomendasi Tempat Wisata Murah di Kabupaten Bandung

Namun, pada Sabtu dini hari, Sumintro mendengar ada suara tangisan wanita dari luar warung. Sumintro terbangun dan langsung memeriksa asal suara tersebut.

Saat Sumintro membuka pintu warungnya, ia pun mengaku terkejut lantaran wanita yang sempat memesan kopi di warungnya itu sudah meninggal bersimbah darah.

Sumintro pun langsung melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian terkait temuan korban pembunuhan itu. (Arief/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Recent Posts