Beranda blog Halaman 979

Realme C55 NFC Smartphone Champion di Lini C Series

Screenshot_2023-03-12-10-18-41-492_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x499.jpg

review1st.com – Realme C55 NFC sebagai smartphone champion di lini C Series dan di segmen harganya berhasil sold out dalam 10 menit saat penjualan perdananya melalui Flash Sale.

Ponsel varian memori 6GB+6GB|128GB tersedia untuk dibeli oleh para anak muda dengan harga Rp2.499.000. Sedangkan varian memori 8GB+8GB|256GB tersedia untuk dibeli seharga Rp2.999.000.

Sebagai kelanjutan dari sambutan yang meriah atas sold outnya C55 NFC, realme mengadakan Champion Pop-up Store yang berlangsung pada tanggal 9-12 Maret 2023 di Gandaria City, Jakarta, dengan berbagai aktivitas seru dan hadiah menarik.

Kemarin, Sabtu 11 Maret 2023 realme juga mengadakan puncak acara open sale yang akan dimeriahkan dengan kegiatan seperti live unboxing realme C55 NFC bersama Gabriel Prince.

Ada beberapa keseruan juga di Champion Pop-up Store seperti Experience Area yang berisi berbagai produk terbaru dari realme, sehingga para anak muda bisa mencoba langsung keunggulan fitur dan spesifikasi yang diberikan realme salah satunya ke smartphone champion realme C55 NFC.

Ada pula Champion Challenge hingga Lucky Draw berhadiah menarik seperti realme Smart TV 4K 50 inci dan masih banyak lagi.

Masih ada kesempatan untuk kalian para Realme Fans yang ingin berkunjung ke event Champion Pop-up Store ini, karena hari ini hari terakhir event ini diadakan, Jangan sampe kelewatan merasakan langsung smartphone champion dari Realme.

Pantai Terindah di Garut, Ada Dermaga Peninggalan Belanda

Pantai-Terindah-di-Garut.jpg

Ada beberapa pantai terindah di Garut yang sering menjadi destinasi wisata bagi wisatawan asing maupun lokal, khususnya Jawa Barat.

Tempat wisata yang berada di kawasan Garut Selatan atau Garsel ini menyajikan panorama laut dengan suasana menenangkan, sehingga menjadi candu bagi wisatawan yang butuh anti depresan alami. Apalagi jika Anda memiliki segudang kesibukan di setiap jam, maka mengambil jeda beberapa hari tidaklah buruk.

Kabar baiknya, tidak perlu jauh-jauh ke Bali untuk menjernihkan pikiran atau relaksasi jiwa. Karena beberapa pantai di Garut menyediakan semua yang Anda butuh, mulai dari penginapan terpencil hingga kuliner yang enak.

Akses menuju lokasi pun terbilang mudah, karena dengan kendaraan roda dua sekalipun sudah bisa diakses.

Bagi Anda yang tertarik untuk merencanakan liburan ke Kota Intan, berikut ini adalah rekomendasi pantai terindah di Garut versi Harapanrakyat.com.

Simak 5 Pantai Terindah di Garut

Garut tidak hanya terkenal dengan dodol, jeruk, atau jaket kulitnya. Kawasan pegunungan yang mendapat julukan Swiss van Java ini ternyata menawarkan beberapa pantai selatan dengan keindahan masing-masing.

Baca Juga: Pantai Santolo Garut, Pasir Putih dengan Ombak Tinggi

Pantai Santolo

Salah satu pantai terindah di Garut adalah Santolo. Boleh jadi, Santolo merupakan destinasi liburan utama ketika wisatawan berkunjung ke Garut. Pantai ini terkenal dengan dermaga peninggalan Belanda, sehingga menghadirkan nuansa Eropa yang kental.

Dulunya, orang Eropa melafalkan nama Cilauteureun dengan sebutan Santolo. Nama itu pun menjadi permanen hingga sekarang karena pantai tersebut memajukan perekonomian Garut dari sektor pariwisata.

Di Pantai Santolo, pengunjung bisa menyewa perahu, menaiki banana boat, dan beragam aktivitas seru lainnya. Penginapannya pun lumayan banyak dan dikelola dengan baik, sehingga cocok untuk momen liburan panjang seperti Natal dan Tahun Baru.

Pantai Sayang Heulang

Tidak kalah menarik, Sayang Heulang pun turut menjadi pantai terindah di Garut khususnya setelah renovasi.

Kini wisatawan bisa menikmati pemandangan di pantai ini dengan menelusuri jembatan khusus pejalan kaki, menjajal area kuliner, dan berswafoto di menara pandang. Selain itu, ada monumen sayap elang raksasa yang menjadi ciri khas pantai ini.

Sayang Heulang sendiri memiliki sejarah di balik namanya. Dahulu kala, pantai ini menjadi sarang (sayang) bagi burung-burung elang (heulang). Meski burung-burung elang tersebut sudah punah, namun keindahan pantainya masih terjaga hingga sekarang.

Konon, warga setempat meyakini bahwa Pantai Sayang Heulang dijaga oleh seekor kuda putih. Meski tidak terlihat, namun pihak pengelola wisata menghimbau wisatawan untuk menghormati keyakinan tersebut.

Baca Juga: Pantai Sayang Heulang Garut, Eksotik dan Kian Mempesona

Puncak Guha

Menikmati pemandangan laut dari tepi pantai mungkin sudah biasa. Akan tetapi, bagaimana jika Anda bisa melihat pantai dari atas seperti layaknya sebuah kamera drone? Rasanya pasti jadi lebih puas, karena Anda bisa melihat sekeliling dengan view 360 derajat.

Jika demikian, pantai terindah di Garut yang perlu Anda kunjungi adalah Puncak Guha. Sesuai namanya, tempat ini adalah puncak yang terletak di atas gua karang. Karena berdiri di puncak, maka seluruh pemandangan laut bisa Anda saksikan dari atas.

Pantai Karang Papak

Tak jauh dari Santolo, ada Pantai Karang Papak yang hanya berjarak 1 km. Pantai ini memiliki batu-batu karang datar yang memenuhi tepi pantai, sehingga wisatawan bisa menemukan spot foto dengan latar anti mainstream.

Saat air laut sedang surut, wisatawan bisa melihat kepiting-kepiting yang berkeliaran di sekitar batu karang.

Karang Papak menjadi salah satu pantai terindah di Garut, khususnya bagi wisatawan yang menyukai camping. Beberapa pengunjung membawa tenda dan perlengkapan sendiri untuk bermalam di tepi pantai.

Saat malam hari, pemandangan di tempat ini akan jauh lebih indah dan Anda bisa bersantai dengan suara ombak menemani.

Baca Juga: Pantai Ranca Buaya Garut, Bisa Foto Cantik dengan Latar Gunung

Pantai Ranca Buaya

Meski namanya terdengar angker, Ranca Buaya sebenarnya memiliki rupa yang cantik. Pantai ini memiliki batas pesisir yang cekung, dengan dua baris batu karang saling berseberangan.

Banyak wisatawan singgah di Ranca Buaya ketika mengunjungi Garut Selatan, karena memang tempat ini menyajikan pemandangan sunrise terbaik.

Sebelum jadi objek wisata, pantai ini merupakan rawa (ranca) tempat buaya berkumpul. Seiring berjalannya waktu, pantai ini lebih cocok menjadi tempat wisata daripada habitat buaya. Oleh karena itu, wisatawan bisa mengunjungi Ranca Buaya sebagai pantai terindah di Garut. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

48 Island Tasikmalaya, Serasa Nongkrong di Hawaii

48-Island-Tasikmalaya.jpg

48 Island Tasikmalaya merupakan cafe estetik yang menyuguhkan suasana seperti layaknya di pulau tropis. Konsep eksterior dan interior cafe menciptakan nuansa yang eksotis sehingga pengunjung merasa seperti berada di Hawaii.

Lokasi berada di Jalan Sule Setianegara, Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, KOta Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Melansir situs resminya, 48 Island merupakan pengembangan dari bisnis pertamanya, 48 Street.

Akan tetapi, 48 Island Tasikmalaya memiliki target pasar berbeda berkat konsepnya yang lebih mewah. Maka dari itu, Anda perlu menyiapkan budget ekstra mengingat harga makanan dan minumannya yang sedikit pricey.

Baca Juga: Dream Cafe and Resto Cisinga Tasikmalaya, Nongkrong di Atas Mall

Daya Tarik 48 Island Tasikmalaya

Sesuai tagline “Feeling The Tropical Island”, cafe ini memberikan nuansa di pulau tropis dengan ornamen-ornamen khas Hawaii. Cafe ini menjadi rekomendasi wisata kuliner bagi Anda yang gemar berburu spot foto instagramable namun masih berada di sekitar kota.

Serasa Nongkrong di Pantai

48 Island Tasikmalaya memiliki area indoor dan outdoor dengan nuansa eksotis. Dekorasi dinding, hiasan lampu, bahkan taplak meja semuanya merupakan kerajinan tangan yang sering kita temui di pesisir pantai.

Selain itu, kursi yang terbuat dari anyaman bambu di beberapa spot menambah kesan tropis pada cafe ini. Terdapat pohon palem dan kaktus yang membuat cafe mirip seperti villa di Waikiki, salah satu pantai terindah di kepulauan Hawaii.

Baca Juga: Kadaka Coffee Tasikmalaya, Kafe Dekat Curug Badak

Pengunjung bisa menghabiskan waktu berjam-jam di tempat ini, mengingat suasana cafe dan fasilitasnya yang lengkap.

Menyantap Hidangan Eksotis

Tak hanya konsep bangunan yang memanjakan mata, 48 Island Tasikmalaya juga menyajikan makanan dan minuman unik untuk kepuasan pengunjung.

Penamaan menu pada setiap item terinspirasi dari wisata bahari di Yunani, seperti Ikari, Lefkada, dan yang terbaru Santorini.

Sementara untuk makanannya, pengunjung bisa menemukan olahan salmon, pasta, steak, pizza, dan salad. Harga berkisar dari Rp 23 hingga 110 ribu per item, namun rasa yang didapat benar-benar sepadan. Jadikan cafe ini sebagai salah satu destinasi wisata kuliner untuk Anda bersama keluarga.(R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Ijtima Ulama di Tasikmalaya, Muhaimin Iskandar Didorong Maju Capres 2024

Ijtima-Ulama-Jawa-Barat-di-Aula-Universitas-Cipasung-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim hasil Ijtima Ulama Jawa Barat yang digelar di Aula Universitas Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (11/3/2023) mendorong Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) pada tahun 2024 mendatang.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, Ijtima Ulama Jawa Barat yang digelar di Tasikmalaya tersebut merupakan kelanjutan Ijtima Ulama Nusantara yang digelar di Jakarta.

“Ijtima ulama ini merupakan upaya memberikan sumbangsih kepada negara. Indonesia secara umum, khususnya untuk PKB. Perjalanan PKB dan Gus Muhaimin untuk maju jadi calon presiden,” katanya.

Baca Juga: Geger Penemuan Bayi dalam Kresek Hitam di Tasikmalaya

Menurut Jazilul Fawaid, ulama dari berbagai daerah memberikan dukungan melalui Ijtima. Bukan hanya masalah politik, ada juga masalah kekinian dibahas dalam Ijtima Ulama.

“Jadi ulama di mana-mana memberikan dukungan melalui  Ijtima ulama ini, selain itu ada masalah-masalah kebaruan, kekinian yang juga dibahas di dalam ijtima ulama. Sebagai apa namanya, bentuk tanggung jawab para ulama kepada persoalan yang berkembang di masyarakat,” lanjutnya.

Ijtima Ulama di Tasikmalaya dan Komitmen PKB terkait Pemilu 2024

Terkait Pemilu 2024, menurut Jazilul, PKB berkomitmen Pemilu dilaksanakan sesuai konstitusi. Apalagi saat ini PKB sudah melakukan rekrutmen bakal calon anggota DPRD, provinsi maupun pusat sudah hampir rampung.

“Sedangkan untuk Jawa Barat yang jelas menggembirakan hasilnya, karena telah kami lakukan survei kenaikannya sangat signifikan. Caleg yang mendaftar juga memiliki potensi menang dan solid, tidak ada konflik,” katanya.

Jazilul juga menyebutkan sejumlah nama calon kepala daerah yang akan diusung dalam gelaran Pilkada Jawa Barat.

“Untuk gubernur tentu ada dua nama, yang pertama tokoh Jawa Barat yang ada di Jakarta adalah Pak Saiful Huda ketua Komisi X, sekaligus ketua DPW PKB Jawa Barat, dan Cucun Ahmad Sahrizal ketua Fraksi PKB DPR RI,” katanya.

Menurut Jazilul, kedua nama dinilai layak untuk maju sebagai calon gubernur Jabar. Pencalonan kedua tokoh tersebut bahkan tinggal menunggu keputusan PKB.

“Tinggal diputuskan saja oleh DPP PKB, libatkan kyai, siapa diantara nama itu yang memang dimandatkan untuk maju di Pilgub, atau diberi kesempatan. Karena potensinya, dari trek record, dari pengalaman, dari kompetensi untuk menjadi Gubernur Jabar,” tegasnya.

Jazilul juga menegaskan, PKB tidak akan mengusung calon gubernur dari luar. Apalagi jika target PKB terpenuhi.

“Saya pastikan kalau calon internal sudah ada, kita tidak mengusung calon Gubernur dari luar. Apalagi kalau target PKB terpenuhi 24 atau 18 kursi DPRD dan Provinsi. Tetapi yang paling rasional 18 kursi, kebutuhan untuk nyalon gubernur kan 20 kursi, tinggal dua kursi lagi. Apalagi kalau tembus kursi 20, saya pastikan PKB akan calon gubernur sendiri,” tandasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kaca Film Wincos Hadir di GJAW 2023 Tawarkan Harga Hemat

wincos3-scaled.jpeg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Bagi pengunjung yang datang ke Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) juga bisa mencari aksesoris atau produk pendukung otomotif seperti kaca film. Nah, ada satu produk kaca film asal Jepang yaitu Wincos yang menawarkan harga hemat dengan kualitas terbaik di GJAW 2023.

“Wincos melihat peluang besar untuk bisa hadir kembali ke masyarakat, khususnya konsumen di Jakarta melalui GJAW 2023. Masih besarnya pangsa pasar kaca film mendorong kami untuk hadir di pameran ini,” terang Michael Wibowo, Marketing Manager PT. Krisant Pundimas Sejahtera, Sole Distributor Kaca Film Wincos, di GJAW 2023, Sabtu (11/3/2023).

Kaca film untuk mobil di Indonesia memiliki peran penting, paling utama adalah kondisi iklim tropis yang tentunya membutuhkan kaca film sebagai penangkal panas. Kemudian juga bisa mencegah terjadinya kejahatan pencurian barang di dalam mobil.

promo kaca film wincos di gjaw 2023

Baca juga: Outlet Baru Wincos Diresmikan di Bandung

Di sini peran kaca film Wincos yang menawarkan berbagai keunggulan yakni mampu menolak panas matahari secara maksimal, lebih gelap sehingga ruang kabin tidak mudah terlihat dari luar dan juga menjaga suhu di dalam kabin lebih dingin sehingga tidak perlu menghidupkan AC secara berlebih yang tentu akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar kendaraan.

Wincos menghadirkan seri produk Premium lewat beberapa Experience Spot, seperti Spot Tolak Panas, Spot View dan Spot di dalam kabin mobil yang bisa dicoba langsung selama GJAW.

Pengunjung yang hadir di booth Wincos bisa secara langsung merasakan pengalaman menggunakan kaca film Wincos dan merasakan juga perbedaan antara kabin mobil yang sudah terpasang kaca film Wincos dengan kabin mobil yang tidak menggunakan kaca film dalam urusan menolak panas.

Wincos juga menawarkan promo berupa diskon pembelian produk sebesar Rp. 200.000,- untuk kaca depan, Rp. 500.000,- untuk kaca samping belakang, hingga diskon Rp. 800.000,- untuk full block.

Baca juga: Diumumkan di GJAW Harga Toyota Agya Lebih Mahal Dari Wuling Alvez

promo kaca film wincos di gjaw 2023

“Tidak cuma itu, kami juga akan memberikan merchandise menarik kepada konsumen yang membeli produk kaca film Wincos selama pameran berlangsung,” pungkasnya.

Hadirnya Wincos di GJAW 2023 diharapkan semakin banyak konsumen yang bisa merasakan keunggulan yang dimiliki oleh kaca film ini serta menjadi solusi tepat bagi konsumen pemilik kendaraan roda empat dalam menjaga keamanan serta membantu terjadinya proses berkendara dengan lebih hemat bahan bakar.

Jambore Maskara di Pangandaran Cetak Rekor MURI

Jambore-Maskara-di-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Jambore Maskara (Mobil Serba Guna Masyarakat Kampung Juara) yang digelar di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mencetak rekor MURI (Museum Rekor Indonesia), Sabtu (11/3/2023).

Ratusan Mobil Maskara dari berbagai desa di Jawa Barat dikumpulkan di Lapang Katapang Doyong, Pantai Timur Pangandaran.

Pemprov Jawa Barat sendiri telah memberikan 398 mobil Maskara kepada sejumlah desa. Rencananya pada tahun 2023 ini, akan ada 75 mobil Maskara lainnya yang akan dibagikan kepada desa-desa di Jawa Barat.

Baca Juga: Kabar Baik Buat Warga Pangandaran, Kini Uji KIR Mobil Tak Perlu ke Ciamis

Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum mengatakan, Jambore Maskara di Pangandaran mencetak rekor MURI merupakan suatu kebanggaan masyarakat.

Menurut Uu, mobil Maskara diberikan sebagai hadiah untuk Desa Mandiri. Peningkatan Desa Mandiri sendiri salah satunya diupayakan oleh para kepala daerah.

“Ada peran kepala daerah meningkatkan Desa Sangat Tertinggal dan Desa Tertinggal ke Desa Mandiri, tanpa dibantu tidak mungkin bisa meningkat,” katanya saat hadir dalam acara Karnaval SCTV di Pangandaran, Sabtu (11/3/2023).

Uu melanjutkan ada 1.130 Desa Mandiri di Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, baru setengahnya menerima mobil Maskara.

“Rekor MURI berprestasi sebagai hadiah untuk masyarakat di Jawa Barat. Sebanyak 1.130 Desa Mandiri setengahnya baru diberi mobil Maskara, selanjutnya ke depan perlu waktu,” ungkap Uu Ruzhanul.

Lebih lanjut Uu Ruzhanul Ulum menambahkan, mobil Maskara multifungsi, bisa digunakan untuk panggung acara, mengantar orang sakit, da keperluan lain sesuai sikon daerahnya masing-masing.

“Mobil Maskara ini multifungsi dan multiguna, bisa dimanfaatkan apa saja tergantung kebutuhan masyarakat di daerah tersebut,” katanya.

Bupati Pangandaran Apresiasi Jambore Maskara

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan terima kasih Pangandaran ditunjuk sebagai tuan rumah Jambore Maskara. Menurutnya, Jambore Maskara bukan sekedar pemberian mobil saja, tetapi juga memotivasi Desa Mandiri.

“Ini kumpulan desa 50 persen saja di Jawa barat sudah luar biasa. Di Pangandaran baru 14 desa yang mendapatkan mobil Maskara. Sementara ada 93 Desa di Pangandaran masih ketinggalan, perlu inovasi desa untuk maju menjadi Desa Mandiri,” jelas Jeje. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pengamat Pemerintahan Kota Banjar: Tanpa Perwal, Perda Bantuan Hukum Mandul

Pengamat-Pemerintahan-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Dosen dan Pengamat Pemerintahan Kota Banjar, Sidik Firmadi mengingatkan pemerintah kota Banjar akan pentingnya peraturan walikota (Perwal) sebagai tindak lanjut atas terbitnya suatu peraturan daerah atau Perda. Salah satunya Perda Bantuan Hukum warga tidak mampu yang baru disahkan oleh DPRD Kota Banjar memerlukan Perwal.

Menurut Sidik, peraturan daerah masih bersifat umum sehingga membutuhkan peraturan walikota (Perwal). Tujuannya untuk mengatur secara rinci mekanisme ketentuan yang sudah tertuang dan diatur dalam Perda.

Baca Juga: Perda Bantuan Hukum Kota Banjar Ditetapkan, Warga Bisa Dapat Bantuan Hukum, Kriterianya?

Apabila Perda tersebut tidak segera ditindaklanjuti dengan peraturan walikota/perbub sudah barang tentu perda tersebut menjadi mandul dan tidak akan berjalan secara maksimal.

“Harus ditindaklanjuti dengan Perwal. Soalnya Perda itu tidak mengatur secara rinci. Sulit nanti untuk pelaksanaannya dan berpotensi Perda itu menjadi mandul,” kata Sidik kepada harapanrakyat.com, Sabtu (11/3/2023).

Kriteria Warga Kota Banjar Penerima Bantuan Hukum Sesuai Perda

Sidik mengatakan, setidaknya ada beberapa catatan yang perlu diatur melalui Perwal sebagai peraturan turunan dari Perda Bantuan Hukum tersebut. Salah satunya berkaitan dengan kriteria dan persyaratan masyarakat tidak mampu yang akan menjadi calon penerima bantuan.

Berikutnya, juga perlu diatur instansi mana yang berhak memberikan surat keterangan miskin sebagai dasar pemberian bantuan hukum. Apakah dari pihak desa atau dari pihak dinas sosial ataupun lainnya.

Kemudian, lanjut Sidik, berkaitan dengan jumlah anggaran yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Banjar untuk membiayai pendampingan hukum. Harus dijelaskan anggaran bantuan setiap kasusnya.

“Misalnya harus ada jumlah pasti berapa anggaran bantuan untuk setiap kasusnya, dan dalam satu tahun berapa jumlah anggaran yang disediakan. Hal ini menjadi sangat penting agar pengelolaan anggaran pemerintah menjadi efektif dan efisien,” kata Sidik.

Lebih lanjut ia mengatakan, lahirnya peraturan daerah (Perda) tentang penyelenggaraan bantuan hukum di Kota Banjar patut diapresiasi. Karena hal tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakatnya.

Terutama masyarakat tidak mampu yang kesulitan mengakses jasa bantuan hukum (pengacara) karena terkendala keterbatasan secara ekonomi.

“Hadirnya perda bantuan hukum ini patut diapresiasi. Ini menunjukkan pemerintah memiliki keberpihakan terhadap masyarakat terutama masyarakat miskin yang membutuhkan akses bantuan hukum,” ujarnya.

Sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar pada Rabu 8 Maret 2023 telah menetapkan peraturan daerah tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum untuk warga tidak mampu. Pelaksanaan atas Perda tersebut masih menunggu terbitnya peraturan walikota atau perwal.

Terpisah, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Banjar, Asep Yani Taruna, mengatakan, untuk menindaklanjuti Perda tentang Penyelenggaraan Hukum tersebut pihaknya menunggu pengajuan rancangan Perwal dari instansi terkait yang membidangi.

Hal itu karena untuk mekanisme pembuatan Perwal teknisnya dari OPD terkait yang mengajukan ke Bagian Hukum. Setelah itu, baru bisa ditindaklanjuti tahap kajian dan sebagainya.

“Terkait perwal itu OPD terkait yang mengajukan ke Bagian Hukum untuk diproses dan itu prosesnya tidak lama,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Geger Penemuan Bayi dalam Kresek Hitam di Tasikmalaya

IMG_20230311_223103_z2OVU7kN9W_35rjAwQj18.jpeg

harapanrakyat.com,- Warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan bayi jenis kelamin perempuan dalam kresek hitam di toilet depan rumah salah seorang warga di Kampung Bojongnangka, Keluarahan Sukamanah, Kecamatan Purbaratu. Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/3/2023) malam.

Kondisi bayi malang ini diduga baru dilahirkan 2 jam, lantaran ari-ari masih menempel dalam perut bayi. Beruntung bayi malang tersebut berhasil selamat. Warga bernama Ujang Juhana yang menemukannya langsung membawanya ke Puskesmas Purbaratu.

Ujang Juhana mengatakan, awalnya melihat kresek warna hitam di lantai tepat di pintu masuk toilet. Ia pun kemudian melihatnya dan ternyata ada bayi.

“Gak di kira apa-apa karena ada gerak-gerak dalam kresek, langusng saya ternyata benar saja bayi. Pas diambil tidak ada suaranya hanya gerak-gerak saja,” ungkapnya.

Ujang pun mengaku kaget dengan penemuan bayi dalam kresek hitam tersebut. Sepengetahuannya tidak ada yang hamil di kampungnya.

Baca Juga: Roedjak Bali Tasikmalaya, Makanan Khas Pulau Dewata

“Kaget sekali saya mah kang pas menemukan bayi itu. Saya engga tahu kalau di kampung saya ada yang hamil sebelumnya juga,” katanya.

Sementara itu, Uken Sukendarsih Bidan Puskesmas Purbaratu menjelaskan menurut hasil pemeriksaan luar bayi lahir dalam keadaan prematur. Cirinya kulit dan alat kelaminnya masih belum sempurna.

Kondisi bayi dalam keadaan kedinginan atau hipotermia terlihat dari badannya yang membiru. Pihak Puskesmas langsung memberikan pertolongan dengan memasukannya ke dalam inkubator.

“Setelah kami masukkan ke dalam inkubator dan memberinya oksigen, bayi langsung menangis sedikit tapi masih belum sempurna. Kalau yang ibu hamil semunya udah pada punya suami. Biasanya kalau yang di buang begini diduga hasil hubungan gelap biasanya,” ungkapnya.

Uken menyatakan pihak puskesmas akan merawat bayi yang ditemukan dalam kresek hitam itu semaksimal mungkin.

“Barusan kita melaksanakan pertolongan pertama saja sesuai dengan prosedur,” pungkasnya. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Truk Pengangkut Besi Masuk Jurang di Tanjakan Panganten Garut

IMG_20230311_220440_awm1xE0O1f_iHAaYxhb3B.jpeg

harapanrakyat.com,- Kecelakaan kembali terjadi di wilayah Tanjakan Panganten, Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (11/3/2023). Truk pengangkut besi diduga mengalami rem blong hingga masuk ke jurang dengan kedalaman 80 meter.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi dan 2 penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan. Sedangkan truk mengalami kerusakan cukup parah.

Truk pengangkut besi mengalami kecelakaan tunggal di Tanjakan Panganten, Pamulihan, Kabupaten Garut. Truk bernomor polisi H 8532 OV, yang dikemudikan Ahmad Munir itu masuk ke dalam jurang sedalam 80 meter. Usai kendaraan yang ia kemudikan diduga mengalami rem blong.

“Ada 3 orang korban, mengalami luka ringan, jadi menurut pengemudi, truk yang ia bawa mengalami rem blong,” kata Iptu Wawan, Kapolsek Pamulihan, Sabtu (11/3/2023).

Selain Ahmad Munir, 2 korban lainya yang merupakan kernet dan penumpang truk yang bernama Ahmad Ansori, dan Lukmansyah.

Baca Juga: Julukan Garut Kota Intan Tercoreng Sampah yang Berserakan

Kapolsek menjelaskan kronologis kecelakaan itu berawal dari truk yang dikemudikan korban, melaju dari arah Garut dengan tujuan Jayanti Cianjur.

“Laka lantas tunggal di Raya Provinsi tepatnya di Kampung Cisandaan, Desa Pananjung di Turunan Panganten. Kendaraan berasal dari Jatilawang Banyumas, dengan memuat besi bulat dengan tujuan Pantai Jayanti,” tambahnya.

Seluruh korban berhasil selamat, namun truk pengangkut besi itu masih sulit dievakuasi. Para korban kini dirawat di puskesmas terdekat. (Pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Disparbud Tutup Jalan ke Obyek Wisata Grand Pangandaran, Ini Alasannya

IMG_20230311_214543_mwW8rGQP17_XDp7AxYq7k.jpeg

harapanrakyat.com,- Pemkab Pangandaran melalui Disparbud terus berupaya meminimalisir kebocoran wisata. Salah satunya dengan menutup jalan masuk ke kawasan obyek wisata Grand Pangandaran, Jawa Barat, mulai Sabtu (11/3/2023).

Jalan tersebut kerap dimanfaatkan oleh oknum calo tiket sebagai jalan tikus menuju obyek wisata. Sehingga wisatawan bebas masuk tanpa membeli tiket. Selain itu, karena keterbatasan petugas pemungut retribusi.

Wagino, warga Bulak Laut Pangandaran, memprotes penutupan jalan tersebut. Menurutnya, jalur tersebut merupakan akses jalan umum. Masyarakat sering menggunakan jalan tersebut untuk beraktivitas.

Baca Juga: Tahun 2023, Pemkab Pangandaran Targetkan Bangun 100 Masjid

“Kalau memang buat wisata tinggal buat pintu tiket saja kan bisa. Ini sangat mengganggu saya harus muter pulang ke rumah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari mengungkapkan alasan penutupan jalan tersebut. Menurutnya jalan itu kerap menjadi jalan tikus menuju obyek wisata Grand Pangandaran oleh oknum calo tiket.

“Intinya tanah itu bukan pintu masuk milik Pemda. Dan juga jalan tersebut sering digunakan oleh oknum calo tiket yang membawa tamu masuk ke obyek wisata Pantai Pangandaran. Tidak membeli tiket,” kata Tonton Guntari.

Tonton Guntari menambahkan surat jelas permohonan sudah ditujukan ke PT Pancajaya Makmur Bersama (Grand Pangandaran). Perihal penutupan jalan akses masuk ke obyek wisata Pantai Pangandaran.

“Saya berfikir jalan itu sering jadi jalan tikus oleh oknum. Itu memang bukan jalan umum tapi jalan komplek. Kan gak ada pemukiman, ada pun kalau ada yang tinggal di sekitar situ cari jalan lain,” ungkap Tonton Guntari.

Wisatawan dan oknum calo tiket biasanya menjebol pintu saat subuh, kemudian memasukan bus ke obyek wisata tanpa melalui pintu tiket (Tol gate).

“Prinsipnya penutupan jalan tersebut sering jadi jalan tikus oleh oknum karena keterbatasan personil penunggu tiket tidak bisa 24 jam. Kalau masyarakat silahkan dan atas seijin yang pemilik tanah mau ada jalan motor atau mobil,” jelasnya. (Madlani/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Recent Posts