Beranda blog Halaman 978

Empat Desa di Rokan Hulu Riau Terdampak Banjir, 999 Rumah Terendam

Banjir-Rokan-Hulu-Riau.jpeg

harapanrakyat.com – Sebanyak 999 rumah warga di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, terdampak banjir luapan Sungai Rokan pada Selasa (21/3/2023) malam. Korban banjir itu tersebar di 4 desa di Kecamatan Rambah.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, ketinggian banjir yang menggenangi rumah warga terdampak mencapai 150 sentimeter.

“Daerah terdampak banjir yakni Desa Babussalam, Desa Pematang Berangan, Desa Koto Tinggi dan Kelurahan Pasir Pengairan,” ungkap Muhari, Rabu (22/3/2023).

Baca Juga : Tak Terima Sistem COD, Konsumen Ngamuk Hendak Pukul Kurir Paket Pakai Tongkat

BPBD Kabupaten Rokan Hulu bersama tim gabungan, kata Muhari, langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban terdampak. BPBD juga telah menerjunkan beberapa perahu karet untuk mempermudah pergerakan masyarakat terdampak banjir itu.

Muhari melanjutkan, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, wilayah Rokan Hulu pada Rabu (22/3/2023) akan mengalami cuaca cerah berawan hingga hujan ringan. Sementara itu Kamis (23/3/2023), akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Ia mengimbau warga, khususnya yang terdampak banjir untuk melakukan upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi dengan adanya potensi hujan lebat tersebut.

“Kami mengimbau pemerintah daerah melakukan langkah kesiapsiagaan. Misalnya penguatan tanggul menggunakan sandbag di sekitar daerah aliran sungai untuk mengurangi luapan debit air,” tuturnya.

Kemudian bagi masyarakat yang tinggal di sempadan sungai, kata ia, agar membentuk tim penanganan bencana tingkat desa, memantau informasi cuaca dan debit air sungai secara aktual untuk mengurangi potensi risiko ketika terjadi banjir.

Baca Juga : Kembali Berulah, Bule Ngajak Ribut Warga saat Upacara Adat di Bali

“Diharapkan dengan melakukan upaya mitigasi bencana tersebut, dapat meminimalisir dampak bencana banjir, khususnya di empat desa yang terdampak luapan Sungai Rokan itu,” ucapnya (Ecep/R13/HR Online)

Tak Terima Sistem COD, Konsumen Ngamuk Hendak Pukul Kurir Paket Pakai Tongkat

KURIR-PAKET-DITOMBAK.jpeg

Viral di media sosial, sebuah video memperlihatkan seorang kurir paket mengantarkan barang pesanan kepada konsumen seorang bapak-bapak. Namun, tak terima ketika dijelaskan metode pembayaran Cash On Delivery (COD) atau bayar ditempat, bapak ini malah hendak menyerang kurir tersebut dengan menggunakan tongkat.

Video viral tersebut diunggah akun TikTok @kang_pake pada hari Selasa (21/03/2023). Kejadian ini diketahui terjadi di kawasan Kota Bandar Lampung.

Dalam video terlihat bapak tersebut nampak sedang melakukan unboxing (membuka paket-red) barang pesanannya. Namun, bapak itu belum melakukan pembayaran COD kepada sang kurir paket.

Sang kurir mencoba menjelaskan dari awal bahwa pesanan produk bapak itu menggunakan metode pembayaran COD ketika kurir tiba mengantarkan barang pesanan konsumen.

“Besok gak usah beli melalui online lagi pak,” kata kurir tersebut kepada bapak pemesan baju.

“Bukan begitu, kita kan pengen (produk) sesuai ekspektasi,” ujar si bapak berdalih.

Baca Juga: Perempuan Indonesia Rekam Momen saat Pegang Ka’bah, Netizen: Mau Ibadah atau Ngonten?

“Iya, kalau bapak buka dulu paketnya gak bisa pak,” terang sang kurir.

Dalam tayangan video itu terlihat si bapak tetap ngotot tak ingin membayar baju yang ia pesan karena tidak sesuai harapan.

“Kalau bapak ini gak jadi kan jadi saya yang bayar pak,” jelas sang kurir paket.

“Gak ada yang namanya dibayar,” ketus bapak itu.

“Ya di pasar aja (belanjanya) nanti, jangan online,” ujar sang kurir.

“Gak ada yang bayar, bisa dipulangin (dikembalikan barangnya) kok,” celetuk si bapak konsumen.

“Kata siapa pak,” tanya kurir.

“kata saya kok,” jawab si bapak.

Tiba-tiba bapak tersebut nampak marah kepada istrinya yang juga duduk di sampingnya pada saat itu.

“Sudah-sudah, tenang-tenang, Bi..!!!,” ucap istrinya memanggil si bapak.

Baca Juga: Ibu-Ibu Ngamuk ke Petugas SPBU Gegara Tumpahkan Setetes Bensin

Konsumen Marah Nyaris Pukul Kurir Paket Gegara COD

Lalu, bapak itu bergegas masuk ke dalam rumahnya. Tiba-tiba si bapak nampak membawa tongkat panjang berwarna hitam, dan hendak menyerang kurir paket tersebut.

Sontak, kurir tersebut kaget dan langsung berdiri dari tempat duduk sambil membawa barang pesanan konsumennya itu.

“Bapak kok gitu mau mukul, saya videoin, bapak pake kekerasan ya. Saya laporin bapak, bapak udah mau mukul saya ya. Tunggu di sini pak, jangan kemana-mana,” ujar sang kurir nampak kaget dengan kejadian tersebut.

Terlihat dalam tayangan akhir video itu, si bapak akhirnya balik lagi ke rumahnya sambil membawa tongkat tadi, dan kurir tersebut mengakhiri rekaman video.

Jumlah yang nonton video tersebut mencapai 2,5 juta kali, mendapatkan 100 ribu lebih likes dan 7 ribu lebih komentar dari netizen.

Baca Juga: Nyesek! Sudah Dinyatakan Lulus, Pria Ini Malah Dapat Email Tak Penuhi Syarat Seleksi BUMN

Tanggapan Netizen: Cash or Duel!

Sejumlah netizen ramai berkomentar atas kejadian yang menimpa kurir tersebut. Banyak netizen berpendapat, memang kerap kali terjadi kejadian cekcok antara kurir dengan konsumen yang belum mengerti tentang metode pembayaran COD.

“Namanya juga COD (Cash Or Duel),” ungkap akun @faujan***.

“7 pekerjaan paling berbahaya salah satunya kurir paket,” tulis netizen dengan akun @ehyat***.

“kalau gini terus yang beli bisa-bisa via cod nggak diberlakukan,” ujar @resysad***.

“dan terjadi lagi.,” kata akun @intotheunknown0***.

:Rasanya sulit kasih pemahaman ke orang-orang terkait sistem COD. Sebagai seller juga jangan nyusahin kasih produk nggak sesuai dengan orderan,” saut akun @ichawats***.

“Hapus aja cod, indomaret, alfamart sudah menjamur, kalau nggak punya mbanking kan bisa bayar melalui minimarket. Kasian babang kurir kalau ketemu buyer norak begini,” tulis @mayetikame***.

“Hapus saja sistem COD, SDM kita masih keterbelakangan. Belum siap sama sistem simple COD-aan,” tukas @one_challenger.r***. (Gumilang/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Halodoc Menerima PPKM Award atas Kontribusinya dalam Penanganan COVID-19

Foto-Jonathan-Sudharta-CEO-dan-Co-Founder-Halodoc-Membawa-Penghargaan-PPKM-Award_800x523.jpg

review1st.com – Halodoc, platform layanan kesehatan digital terkemuka, hari ini menerima PPKM Award dari pemerintah atas kontribusinya dalam menangani pandemi COVID-19 selama masa pembatasan sosial. Penerimaan penghargaan ini mendorong Platform ini untuk berinovasi dan meningkatkan layanan demi Indonesia yang lebih sehat.

Jonathan Sudharta, CEO dan Co-Founder Halodoc, mengatakan bahwa penghargaan ini hasil gotong royong Halodoc bersama pemangku kepentingan dan mitra strategis dalam menangani pandemi COVID-19.

Platform ini bangga dan terhormat menerima penghargaan ini, yang menunjukkan bahwa teknologi berperan penting dalam sistem kesehatan.

Mereka juga ingin mendedikasikan penghargaan ini untuk tenaga kesehatan yang luar biasa pengabdiannya bagi Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya mengatakan, “Keberhasilan ini adalah kerja keras dari seluruh bangsa. Penanganan pandemi menunjukkan kekuatan besar kita. Selamat kepada yang menerima PPKM Award, mari terus berkontribusi.”

Halodoc dan mitra strategisnya fokus pada teknologi untuk tangani COVID-19. Mereka siapkan isolasi mandiri di berbagai daerah bagi pasien dengan gejala ringan. Data Kemenkes RI menunjukkan 40% pasien memanfaatkan telemedisin.

Platform kesehatan ini berkomitmen untuk edukasi lawan hoaks pandemi COVID-19. Fokus bukan hanya membangun “rumah sakit tanpa dinding” bagi masyarakat, namun juga memberikan informasi yang benar.

Halodoc meluncurkan 7 inovasi layanan mulai dari chatbot mandiri hingga layanan konsultasi kesehatan mental.

Halodoc turut memfasilitasi vaksinasi COVID-19 drive thru pertama di Indonesia. Layanan ini tersedia di 590 lokasi yang tersebar di 15 kota/kabupaten. Platform ini bekerja sama dengan pemerintah, ATENSI, dan mitra strategis lainnya. Halodoc berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia.

Penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia terkendali. WHO, John Hopkins, dan dunia internasional mengakui keberhasilan Indonesia dalam penanganan COVID-19. Ekonomi menunjukkan tren positif setelah dicabutnya kebijakan PPKM pada Desember 2022.

OYO Hadirkan Program “OPOR” Menyambut Ramadan

Photo-2_800x600.jpg

review1st.com – Masyarakat Indonesia antusias menyambut bulan Ramadan suci yang penuh berkah. Penduduk Muslim Indonesia memiliki banyak tradisi dalam memperingati bulan ini. OYO, platform akomodasi global terkemuka, turut memeriahkan bulan Ramadan melalui program “OPOR” atau “OYO Promo Ramadan”. Program ini berlaku mulai 10 Maret hingga 20 April 2023.

OYO memberikan apresiasi pada wisatawan Ramadan dengan hadiah menarik berupa emas dan uang tunai. Pemenang akan dipilih dari 2.500 properti eksklusif di 180 kota, termasuk Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

OYO Hadirkan Program "OPOR" Menyambut Ramadan

OYORAMADAN

Ada 20 pemenang yang akan dipilih berdasarkan masa inap mereka selama bulan Ramadan. Properti ini menawarkan pengalaman menginap yang unik dan eksklusif di kota-kota populer seperti Medan, Palembang, Semarang, dan Magelang.

Para tamu yang memesan kamar di OYO dengan kode promo “OYORAMADAN” ikut program kompetisi “OPOR”. Pemenang utama, tamu yang inap di OYO selama 12 hari atau lebih, dapat emas batangan. 17 pemenang lain dapat hadiah uang tunai dengan kategori yang berbeda.

  • 6 tamu dengan masa inap minimal 5 hari akan mendapatkan uang tunai senilai Rp75.000,-
  • 5 tamu dengan masa inap minimal 6 hari akan mendapatkan uang tunai senilai Rp100.000,-
  • 4 tamu dengan masa inap minimal 8 hari akan mendapatkan uang tunai senilai Rp125.000,-
  • 2 tamu dengan masa inap minimal 10 hari akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp150.000,-

Tamu dapat ikut program dengan unduh aplikasi OYO, klik “Terdekat” atau masukkan kota tujuan. Setelah 3 ketukan, tamu masukkan kode kupon ‘OYORAMADAN’ untuk diskon kamar hingga 70% dan selesaikan pemesanan.

Pelanggan dapat memesan melalui aplikasi atau situs web OYO dan berinteraksi dengan layanan pelanggan 24 jam melalui Yo!Chat.

OPOR

Selain itu, OYO juga meluncurkan program “OPOR” untuk memeriahkan bulan Ramadan dan memulihkan industri pariwisata di Indonesia. Tujuannya adalah mendorong lebih banyak perjalanan dan mendukung upaya pemerintah.

Perusahaan tech-hospitality, OYO, mengumumkan inisiatif terbaru untuk memperkuat perayaan Ramadan dan dukungan pemulihan pariwisata Indonesia.

“Kita ingin merayakan bulan suci yang penting bagi masyarakat Indonesia,” ujar Hendro Tan, Country Operation Head OYO.

Sejak 2018, OYO telah tumbuh pesat di Indonesia dengan lebih dari 13 juta pelanggan. Perusahaan ini terus memperkuat identitasnya sebagai katalisator dalam industri pariwisata dengan dukungan CHSE pada Patron, sanitized stay, VaccinAid, dan check-in tanpa kontak. OYO juga menawarkan program loyalitas OYO Wizard dengan diskon khusus hingga menginap gratis.

Sebagai perusahaan tech-hospitality terkemuka di Indonesia, OYO ingin memperkuat kehadirannya dengan layanan terbaik. Mereka mendukung pemulihan industri pariwisata dengan memeriahkan Ramadan dan mendorong perjalanan.

OYO menerapkan CHSE dan sanitized stay untuk memastikan keamanan pelanggan. Properti dengan staff yang sudah divaksinasi diberikan status VaccinAid. Program loyalitas OYO Wizard menawarkan diskon khusus dan kesempatan gratis menginap sebagai apresiasi kepada pelanggan setia.

Lapas Kuningan terima Penghargaan Dwi Warna Treasury Award dari DJPB Jawa Barat

Lapas Kuningan terima Penghargaan Dwi Warna

Suarasubang.com . BANDUNG – Lapas Kelas IIA Kuningan mendapat penghargaan peringkat kedua “Dwi Warna Treasury Award” sebagai satuan kerja dengan capaian nilai kinerja pelaksanaan anggaran terbaik kategori satker pengelola Pagu 5-20 Milyar dari Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat

Pengharhaan ini diberikan berbarengan dengan rapat koordinasi antara satuan kerja dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan di Aula Soekarno Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat. Selasa(21/3)

Adapun agenda yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut yaitu penyerahan apresiasi “Dwi Warna Treasury Award” kepada satker dan Kementerian dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksana Anggara (IKPA) terbaik TA 2022, evaluasi nilai IKPA TA 2022, dan strategi langkah-langkah peningkatan nilai IKPA TA 2023

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan Kurnia Panji Pamekas sangat mengapresiasi kinerja pegawainya, “Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kuningan khususnya jajaran keuangan atas kinerjanya selama ini, mudah-mudahan tahun depan kita bisa lebih baik lagi dan mendapatkan predikat yang lebih tinggi”, ungkapnya

Menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan bisa meraih penghargaan bergengsi antar Kementerian/Lembaga di Wilayah Jawa Barat. Semoga kinerja terbaik yang telah dicapai bisa terus ditingkatkan dengan tetap menjaga sinergitas dan kolaborasi antar lembaga.

Kemenkumham Jabar
Kakanwil Kemenkumham Jabar
R. Andika Dwi Prasetya

Tutup Tahap Dasar Bhayangkara, Sekolah Polisi Negara Lampung Gelar Tradisi Pemakaian Baret

Tutup-Tahap-Dasar-Bhayangkara-Sekolah-Polisi-Negara-Lampung-Gelar-Tradisi-Pemakaian-Baret.jpeg

harapanrakyat.com,- Tradisi pemakaian baret untuk para Bintara, digelar Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung pada hari Rabu (21/3/2023).

Tradisi tersebut dalam rangka penutupan tahap Dasar Bhayangkara. Adapun pemakaian baret kepada para Bintara dilakukan oleh para orang tua.

Bagi orang tua yang tidak bisa hadir, pemakaian baret dilakukan Kombes Frenky Yusandhy, Sik.,MA, selaku Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Lampung.

Pada kesempatan itu, Kombes Frenky menuturkan, jika tahap dasar Bhayangkara atau Dasbhara  adalah tahapan awal dari semua rangkaian proses pendidikan yang dilakukan semua Sekolah Polisi Negara di Indonesia.

“Tahap pembentukan Bintara Polri ini dilakukan secara serentak dari 7 Februari sampai 21 Maret 2023. Selama 7 Mingguan,” ungkap Kombes Frenky Yusandhy, Sik.,MA.

Baca juga: Minimalisir Kriminalisasi Wartawan, Dewan Pers-Polri Teken Perjanjian Kerja Sama

Lanjutnya, sebelum dilakukan penutupan tahap dasar bhayangkara, para siswa Sekolah Polisi Negara Polda Lampung selama 2 hari mengikuti latihan berganda, dengan outbound.

“Sesudah 2 hari, hari ini pembentukan Bintara gelombang 1 tahun 2023 SPN Lampung mengikuti upacara penutupan dengan tradisi pemakaian baret,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, para orang tua yang hadir tampak terharu saat memakaikan baret kepada anaknya yang telah menjadi Bintara Sekolah Polisi Negara Lampung. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Mobil Angkot di Bekasi Hangus Terbakar Gegara Korsleting Listrik

Angkot-Terbakar.jpg

harapanrakyat.com,- Mobil angkot di Bekasi, Jawa Barat, hangus terbakar. Angkutan kota (angkot) trayek 09B jurusan Gabus-Terminal Bekasi itu terbakar di Jalan Agus Salim, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (21/03/23) siang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Aceng Shollahudin mengatakan, kebakaran angkot tersebut diduga akibat korsleting arus pendek listrik.

“Asal mula api muncul dari bangku depan dekat kendali supir, kemudian merambat ke bagian yang mudah terbakar, yaitu tangki BBM (bahan bakar minyak). Sehingga api membesar dan menghanguskan mobil angkot tersebut,” terangnya.

Menurut Aceng, peristiwa kebakaran mobil angkot di Bekasi itu terjadi pada pukul 11:12 WIB, saat sopir angkot bernama Sarbini (50), sedang mencari penumpang.

Baca Juga: Si Jago Merah Mengamuk di Bekasi, Satu Rumah Ludes Terbakar

Aceng mengatakan, pihaknya yang mendapatkan laporan langsung menuju ke lokasi. Tiba di lokasi kejadian pada pukul 11:23 WIB.

“Api yang membakar mobil angkot itu padam pada pukul 11.30 WIB. Saat pemadaman kami dibantu oleh warga sekitar,” katanya.

Aceng menambahkan, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api yang melumat habis badan mobil.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran mobil angkot di Bekasi itu. Hanya saja pemilik mobil tersebut mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta. (Setiawan/HR/R3/HR-Online)

Musim Panen Padi, Petani di Pangandaran Keluhkan Harga Gabah

Panen-Padi.jpg

harapanrakyat.com,- Musim panen padi kali ini dikeluhkan para petani di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Pasalnya, harga gabah tidak sebanding dengan pengeluaran petani dari masa tanam hingga panen.

Imas, salah seorang petani padi di Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, mengatakan, harga gabah saat ini mencapai Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu per kwintal.

“Harga tersebut tidak sesuai harapan para petani. Kalau hasil dari tanaman padi memang sebanding, tapi pengeluaran pun cukup besar. Hal itu jauh di bawah harapan,” tuturnya, Selasa (21/03/2023).

Ia menyebutkan, sebelum musim panen padi tiba, harga gabah mencapai Rp 700 ribu per kwintal, bahkan bisa lebih. Jika harga tersebut tidak berubah maka para petani tidak akan merasa rugi.

Baca Juga: Syukuran Panen Raya Padi Kamboja di Pangandaran, Petani Usulkan Ini

Namun, kalau harga gabah di bawah Rp 700 ribu per kwintal, jelas petani mengeluh karena tidak seimbang dengan pengeluaran.

“Ya, kami dari mulai menggarap sawah hingga panen biayanya cukup besar. Terutama untuk biaya pupuk. Selain itu, pupuk juga bahkan sulit untuk kita dapatkan,” ungkap Imas.

Menurutnya, harga gabah turun karena sekarang ini padi melimpah di berbagai daerah, sebab musim panen padi serentak. Hal tersebut berimbas pula pada harga gabah.

“Harga gabah per kwintalnya berkisar antara 500 ribu rupiah sampai 600 ribu rupiah. Tentunya kami sebagai petani berharap harga gabah bisa naik agar petani tidak rugi,” pungkas Imas. (Ntang/R3/HR-Online/Editor-Eva)

150 PNS Pemkot Tasikmalaya Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

150-PNS-dan-non-PNS-di-lingkungan-Pemkot-Tasikmalaya-sedang-menjalani-tes-urine.jpg

harapanrakyat.com,- Imbas Kepala Bappeda dan 3 ASN positif narkoba jenis sabu – sabu, 150 PNS di lingkungan Setda Kota Tasikmalaya mendadak di tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya.

Tak hanya PNS, mereka yang bekerja di lingkungan Pemkot Tasikmalaya termasuk non PNS langsung menjalani tes urine usai apel pagi. Bagi yang belum di tes tidak bisa masuk ke ruangan kerjanya.

Baca Juga : ASN Pemkot Tasikmalaya Jalani Tes Urine, Termasuk Pj Walikota

Ivan Dicksan, Sekda Pemerintah Kota Tasikmalaya mengatakan, pihaknya terus melakukan tes urine secara terbuka bagi PNS dan non-PNS di Bale Kota Tasikmalaya bersama BNN. Sebelumnya, pejabat eselon juga sudah menjalani tes urine dan hasilnya negatif.

“Kita akan terus berupaya melindungi para pegawai di lingkungan Pemkot Tasikmalaya dari jeratan bahaya narkoba,” ungkapnya, Selasa (21/3/2023).

Menurut Ivan, adanya tes urine ini bertujuan untuk mengetahui kalau-kalau masih ada pegawai kalangan PNS maupun non PNS yang aktif memakai narkoba. 

“Sehingga, kedepannya para pegawai akan fokus bekerja tanpa adanya gangguan bahaya narkoba,” ujarnya.

Ivan menegaskan, pihaknya tidak akan segan jika ada lagi yang kedapatan memakai narkoba di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.

Baca Juga : Julukan Tasikmalaya Kota Santri Tercoreng Ulah 4 Pejabat Positif Narkoba

“Kalau ada lagi tentu akan mendapat sanksi tegas. Tak ada ruang bagi pegawai yang kedapatan mengkonsumsi narkoba di Pemkot Tasikmalaya,” tegasnya.

Sementara, terkait hasil tes urine 150 PNS  dan non PNS di lingkungan Setda Kota Tasikmalaya menunjukan seluruhnya negatif dari narkoba.

“Alhamdulillah negatif semua dan tidak ada urinenya yang mengandung 7 indikator Narkoba.” Pungkasnya. (Apip/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Bantuan PIP Ratusan Siswa di Garut Dipotong Oknum Pengusung 50 Persen

IMG_20230321_234336_pMDGFwWH5U_KR4ytjau9S.jpeg

harapanrakyat.com,- Bantuan Tunai Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Garut, Jawa Barat dipotong 50 persen oleh oknum yang mengaku sebagai pengusung.

Uang bantuan yang seharusnya diterima para siswa Rp 750 ribu, dipotong sebesar Rp 375 ribu-Rp 400 ribu per penerima. Hal ini ditemukan di dua wilayah, yaitu di Kecamatan Limbangan dan Kecamatan Cibalong.

Pemotongan bantuan PIP ini dilalukan oleh para pelaku secara terang-terangan. Mereka memotong para penerima bantuan, usai keluar dari bank.

Pada Selasa (21/3/2023), para orang tua siswa SMP di Garut sumringah. Mereka para siswa miskin mendapat penyaluran bantuan tunai senilai Rp 750 ribu dari Pemerintah Pusat. Proses pencairannya pun terbilang mudah, karena mereka para penerima bantuan sudah tercatat di bank sebagai penyalur bantuan.

Namun sayang, bantuan dari program Presiden lewat Kementrian Pendidikan, malah di salah gunakan oleh oknum yang mengklaim sebagai pengusung.

Polisi menemukan pemotongan bantuan sebesar 50 persen dari pokok besaran bantuan PIP. Kejadian itu ditemukan di wilayah Limbangan. Polisi harus menyelamatkan ratusan penerima bantuan, karena dipungli oleh segerombol pria yang mengaku pengusung.

Proses sunat menyunat bantuan bagi siswa miskin ini terpantau langsung oleh Kapolsek Limbangan. Ia beberapa kali harus adu argumen dengan para pria yang mengaku pengusung.

Baca Juga: Akibat Jalan Rusak, Warga Garut Suarakan Mosi Tak Percaya Gubernur Jabar

“Jangan kamu suruh stop pihak bank, ini siswa resmi, tercatat,” tegas Kapolsek Limbangan Kompol Remi Eka, saat adu mulut dengan pelaku pungli.

Pelaku mengancam pihak bank untuk memberhentikan penyaluran bantuan apabila tidak mendapat potongan tersebut.

Sementara para orang tua siswa dan anaknya kini merasa aman, karena mendapat pengawalan langsung oleh polisi.

Pengakuan Orang Tua Penerima Bantuan PIP yang Dipotong

Sebelumnya polisi belum mengetahui modus para pelaku pungli, mereka leluasa melakukan pemotongan bantuan PIP siswa Garut usai pencarian.

“jadi pas keluar dari bank, ada pria yang ngaku pengusung itu mengikuti kita. terus meminta jatah 50 persen, katanya biaya pengusung,” Tita Rosita, korban pemotongan bantuan PIP asal Kecamatan Limbangan.

Orang tua murid lainya yang satu sekolah bernasib serupa. Banyak orang tua lainnya yang juga sama-sama mendapat pemotongan.

“Sama yang lainya juga dipotong. ya kan saya dapat Rp 750 ribu, nah pas keluar dari bank diminta oleh pria-pria tadi. orang tua yang lainya juga sama, kan awalnya ada grup WA, ada undangan, tapi sekarang sudah bubar,” tambahnya.

Tercatat ada 153 siswa SMP di Kecamatan Limbangan yang sejak kemarin dan hari ini berhak menerima bantuan tunai PIP. Dinas Pendidikan Garut menegaskan, bahwa bantuan PIP merupakan bantuan langsung Pemerintah Pusat dan dilarang satu rupiah pun dipotong.

“Itu bantuan Pemerintah Pusat, tidak boleh satu rupiah pun kurang,” kata Ade Manadin, Kepala Dinas Pendidikan Garut. (Pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Recent Posts