Beranda blog Halaman 978

Jembatan Penghubung Pantai Pangandaran dan Batu Hiu Diresmikan

Jembatan-Penghubung-Pantai-Pangandaran-dan-Batu-Hiu-Diresmikan.jpg

harapanrakyat.com,- Jembatan yang menghubungkan Pantai Pangandaran dan Pantai Batu Hiu di jalur lintas pantai, dibuka dan diresmikan oleh Bupati Pangandaran, Jabar, Minggu (12/3/2023).

Jembatan itu terletak di Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, jalan lintas pantai yang menghubungkan Pantai Pangandaran, Pantai Batu Hiu, Pantai Batu Karas sampai Pantai Madasari itu, sudah selesai dibangun dan salah satunya adalah jembatan Wiradinata Rangga Jipang yang hari ini kita resmikan.

“Dengan telah diresmikannya jembatan ini, maka jalur lintas pantai dari Pangandaran sampai Madasari resmi bisa dilalui,” ujar Jeje.

Baca juga: Disparbud Tutup Jalan ke Obyek Wisata Grand Pangandaran, Ini Alasannya

Ia menyebut, jalan lintas pantai ini menelan biaya yang sangat besar yaitu senilai Rp 121 miliar. Namun meski begitu, Jeje yakin manfaatnya juga tentunya akan sangat besar.

Menurutnya, jika sebelumnya para wisatawan sebagian besar terkonsentrasi di Pantai Pangandaran, maka dengan selesainya jembatan dan jalan lintas pantai, semua destinasi wisata di Pangandaran akan merata.

“Karena akses jalannya sudah selesai, jadi waktu tempuhnya juga lebih cepat,” paparnya.

Lebih lanjut Jeje mengatakan, sebagai bentuk syukur akan peresmian jembatan dan jalan lintas pantai, jajaran Pemda dan ribuan warga Kabupaten Pangandaran, melakukan konvoi yang dimulai dari Pantai Barat Pangandaran dan berakhir di Pantai Madasari.

“Itu bentuk syukur masyarakat atas selesainya jembatan dan jalur lintas pantai, makanya hari ini terlihat antusias masyarakat yang ikut konvoi  melintasi jalan baru lintas pantai. Ribuan kendaraan yang didominasi kendaraan roda dua berkonvoi mereka menyusuri jalan dari Pantai Pangandaran sampai Pantai Madasari,” pungkasnya. (Enceng/R8/HR Online/Editor Jujang)

Warga Cipaku Temukan Granat Nanas Saat Sedang Menggali Tanah, Diduga Masih Aktif

Penemuan-Granat.jpg

harapanrakyat.com,- Warga Cipaku temukan granat nanas saat sedang menggali tanah di sekitar rumahnya, Minggu (12/03/2023). Lokasi penemuan granat yang diduga masih aktif itu tepatnya di Dusun Cikandung, Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kepala Desa Jalatrang Dadi Haryadi mengatakan, granat jenis nanas itu ditemukan oleh Agus Hendra dan Rio Cipto Maulana. Saat itu kedua warganya tersebut sedang menggali tanah di sekitar rumahnya.

“Berdasarkan keterangan dari Agus Hendra, ketika dirinya sedang menggali tanah dekat rumahnya tidak sengaja menemukan granat terkubur dalam dengan kedalaman sekitar 50 centimeter. Penemuannya sekitar pukul 10.00 WIB,” tutur Dadi, Minggu (12/03/2023).

Baca Juga: Kawanan Burung Kuntul Kembali Datang, Petani di Cipaku Ciamis Sumringah

Mendapat informasi tersebut, kemudian Agus Hendra melaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Jalatrang.

“Adanya laporan penemuan granat jenis nanas itu maka pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas melaporkannya ke Polsek Cipaku, Polres Ciamis,” kata Dadi.

Sementara itu, Kapolsek Cipaku Ipda. Adharudin, melalui Kanit Intel Bripka. Adit Maulana mengatakan, mendapati adanya penemuan granat di wilayah Desa Jalatrang, petugas Polsek Cipaku langsung mendatangi TKP.

“Kondisi granat saat ditemukan masih utuh. Namun kondisinya sudah penuh karat. Akan tetapi pin kunci granat masih nempel. Granat tersebut diduga masih aktif. Untuk mengantisipasi hal yang tidak kita harapkan, kami pun mengamankan granat tersebut,” kata Adit Maulana. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Pensiunan Polisi Ditemukan Mengambang dalam Gorong-gorong di Tasikmalaya

Temu-Mayat-1.jpg

harapanrakyat.com),- Pensiunan polisi ditemukan mengambang tak bernyawa di sebuah gorong-gorong di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Tepatnya di Kampung Balekamang, Cikunir, Kecamatan Singaparna.

Penemuan sesosok mayat berinisial ES (65), seorang pensiunan polisi pada Minggu (12/03/2023) siang tadi membuat geger warga setempat.

Diketahui ES ini seorang pensiunan polisi. Ia bertugas di Jakarta pada tahun 2017 lalu. Tempat penemuan mayat ini pun tidak jauh dari rumah korban yang hanya berjarak 200 meter.

Kepala Desa Cikunir Ibin Arifin mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh anak kecil yang akan memancing.

“Awal mulanya korban ditemukan di bawah gorong-gorong itu oleh anak kecil yang akan memancing dan melihat ada kepala korban. Langsung saya laporan ke Polsek Singaparna,” katanya di lokasi kejadian.

Baca Juga: Tengkorak Kepala Berpayung Hitam di Bogor Bikin Geger, Polisi Olah TKP

Kades Cikunir Ungkap Sebelum Pensiunan Polisi Ditemukan Mengambang

Ibin Arifin juga menuturkan bahwa korban merupakan sosok yang baik. Ia pun kenal dekat dengan korban.

“Korban ini seorang pensiunan polisi tahun 2017. Tugas terakhirnya di Jakarta. Kalau korban punya masalah, saya nggak tahu. Cuma memang pada hari Kamis sesudah menjemput anaknya sekolah, korban tidak pulang ke rumah. Motornya pun dibawa sama anaknya,” terang Ibin Arifin.

Bahkan, imbuh Ibin, saat korban hilang pada hari Kamis kemarin istrinya sempat mencarinya. Namun tidak berhasil menemukan sang suami.

“Akhirnya ketemunya hari ini sudah dalam keadaan meninggal dunia di bawah gorong-gorong,” imbuh Ibun Arifin.

Baca Juga: Ikuti Petunjuk Google Maps, Mobil Truk Terjun Bebas ke Jurang di Tasikmalaya

Ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya

Sementara itu, AKP. Glatiko Nagiewanto, Kapolsek Singaparna, Polres Tasikmalaya, membenarkan bahwa, orang yang pertama menemukan mayat pensiunan polisi itu adalah seorang anak kecil yang hendak pergi memancing.

“Korban memang sempat hilang selama 4 hari. Tetapi keluarganya tidak melapor ke Polsek Singaparna. Saat ini Satreskrim Polres Tasikmalaya tengah menangani kasus penemuan mayat tersebut,” katanya.

Ia juga menyebutkan, mayat seorang pensiunan polisi yang ditemukan mengambang dalam gorong-gorong itu kondisi kulitnya terkelupas.

Untuk temuan luka dan lainnya, saat ini Satreskrim Polres Tasikmalaya sudah mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya untuk kebutuhan visum. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Ganggu Ekonomi Nasional, Pemerintah Tutup Ruang Impor Pakaian Bekas

mendag-Zulhas.jpeg

harapanrakyat.com – Dapat mengganggu bahkan menghancurkan ekonomi nasional, Pemerintah Indonesia terus mengupayakan menutup ruang impor pakaian bekas.

Bahkan pemerintah tak segan akan menyita barang impor pakaian bekas seperti baju, celana termasuk sepatu. Pemerintah melalui satuan tugas yang telah dibentuk, siap memusnahkan barang bekas impor tersebut.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan, selain dapat menghancurkan ekonomi dalam negeri, impor pakaian bekas ini juga dapat berisiko terhadap kesehatan.

Baca Juga : Mendag Gulirkan Program 1000 Warung di Tiap Provinsi Dukung Kewirausahaan Anak Muda

“Kita larang dan akan kami sita barangnya,” ungkap Zulkifli di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (12/3/2023).

Meski demikian, ia mengakui kesulitan membendung masuknya pakaian bekas ini. Hal itu lantaran banyaknya celah masuk ke Indonesia.

“Memang kita ini ada kesulitan, pintu masuknya banyak sekali. Tidak hanya di Jawa, ada di Sumatera, ada di Sulawesi,” katanya.

Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan menjalin kerjasama lintas sektoral beserta seluruh masyarakat untuk mencari tahu masuknya barang bekas impor tersebut.

“Kalau ada informasi, masyarakat dapat menginformasikannya kepada kami. Agar kami sita dan kami musnahkan,” tuturnya.

Dari aspek kesehatan, lanjut Zulkifli, tentunya pakaian bekas itu, belum terjamin bebas dari wabah penyakit.

Baca Juga : Dorong UMKM Fesyen di Bandung, Gaun Tertinggi Pecahkan Rekor MURI

“Banyak jamurnya, itu yang bekas-bekas itu sudah berjamur bisa menimbulkan penyakit, jadi sangat merugikan. Harus kami sita dan kami musnahkan pakaian impor bekas ini,” ujarnya.

Zulkifli juga mengatakan pihaknya juga melibatkan aparat keamanan yang sudah masuk di jajaran satuan tugas tersebut.

“Tapi tentu informasi dari masyarakat itu yang paling penting untuk memutus mata rantai praktik impor pakaian bekas ini,” ucap Zulkifli. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Mendag Gulirkan Program 1000 Warung di Tiap Provinsi Dukung Kewirausahaan Anak Muda

mendag-Zulhas.jpeg

harapanrakyat.com – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menawarkan program 1000 warung untuk mengembangkan kewirausahaan di kalangan anak muda.

Ia menilai, alasan digulirkannya program 1000 warung anak muda ini yaitu pentingnya pengembangan kewirausahaan kalangan anak muda ini lantaran beberapa hal. Di antaranya yaitu ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini.

“Penting sekali untuk mengembangkan kewirausahaan terutama bagi anak muda. Tidak semua orang bisa menjadi pegawai. Juga tidak semua lapangan pekerjaan tersedia,” ungkap Zulkifli Hasan di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (12/3/2023).

Baca Juga : Dorong UMKM Fesyen di Bandung, Gaun Tertinggi Pecahkan Rekor MURI

Oleh karena itu, kata Menteri Perdagangan ini, pengembangan kewirausahaan menjadi perhatian penting, khususnya di kalangan anak muda saat ini.

“Kita akan buat program 1000 warung. Paling tidak, sebagai contoh ada provinsi yang jadi contoh. Kemudian tiap kabupaten/kota,” ungkap Zulkifli Hasan.

Ia menegaskan, pihaknya siap menyokong permodalan berikut desain warung untuk program ini. Calon pelaku usaha, kata Zulkifli, tinggal menjalankan usahanya dan mengembalikan modal ketika penjualan sudah menghasilkan keuntungan.

“Modal kita yang carikan. Nanti kalau sudah laku, baru bayar (pinjaman modal). Desain warungnya nanti sudah ada yang ngerjain. Kita bawa pihak perbankan. Pokoknya terima jadi,” ungkap Zulkifli.

Peserta Program 1000 Warung Harus Ikuti Pelatihan

Namun sebelum menjalankan usaha, ia menambahkan, para peserta program 1000 warung ini, akan mendapat pelatihan terlebih dahulu.

Dukungan modal usaha warung tersebut, Zulkifli menambahkan, minimal Rp 40 juta per orang dengan variasi produk sekitar 600 jenis. Apabila usahanya sudah meningkat, lanjutnya, maka bisa naik ke level minimarket dengan variasi lebih dari 1000 produk.

Baca Juga : Pangandaran Contoh Daerah Pemekaran Paling Sukses di Jabar, Ini Alasannya

Lebih besar lagi, kata Zulkifli, yaitu supermarket. Namun ia lebih menyarankan para peserta program ini memulai usahanya dari level kecil terlebih dahulu. Ketika sudah terlatih, lanjut Mendag, baru bisa mengembangkan usahanya.

“Nanti (peserta program 1000 warung), berlatih lagi jadi besar dan jadi pengusaha yang menengah ke atas. Syaratnya cuma satu kasih tahu tempatnya ada di mana nanti kita survei,” ungkap Zulkifli Hasan. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)

DPRD Jawa Barat Prihatin Kalangan Pelajar Terlibat Kriminalitas

abdul-hadi-wijaya.jpg

harapanrakyat.com – Masih adanya kalangan pelajar terlibat kasus kriminalitas, menandakan metode pembelajaran dan edukasi kepada para pelajar belum berjalan efektif.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya mengaku prihatin dan geram mengenai hal tersebut.

Sebelumnya, seorang pelajar SMK di Kabupaten Bogor, tewas seketika setelah mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam oleh sekelompok pelajar lainnya.

Baca Juga : Pemprov Jawa Barat Perpanjang Penataan Masjid Al Jabbar

Korban mengalami luka bacokan senjata tajam di bagian leher dan pipi. Akibatnya korban dinyatakan tewas saat dalam perjalanan menuju RS FMC Kabupaten Bogor.

“Kami sangat prihatin semakin maraknya kriminalitas yang tidak seharusnya oleh para pelajar. Apalagi sampai menghabisi nyawa orang,” ungkapnya di Kota Bandung, Minggu (12/3/2023).

“Saya melihat, metode pembelajaran yang saat ini berjalan untuk mengedukasi pelajar ke arah positif, masih belum efektif,” ujar Abdul Hadi menambahkan.

Selain itu, kata Abdul Hadi, perlu juga melibatkan remaja yang berprestasi untuk mengajak teman-temannya ke arah kegiatan yang positif dan produktif.

“Perlu melibatkan dan mengajak kalangan anak muda yang berprestasi. Karena kalau sama guru atau orang dewasa, ketika mereka (pelajar) di ruangan akan menjadi baik, tapi di luar ruangan akan membantah,” ucapnya.

Baca Juga : Julukan Garut Kota Intan Tercoreng Sampah yang Berserakan

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah khususnya di sektor pendidikan, dapat melibatkan sesama anak muda dalam mengedukasi para pelajar. Hal itu untuk mengantisipasi kalangan pelajar terlibat dalam aksi kriminalitas.

“Ini sangat penting. Intinya harus mengubah bagaimana pendekatannya kepada anak-anak (pelajar). Kalau lewat metode yang konvensional seperti zaman dulu kita pakai, itu tidak akan efektif,” katanya.

Selain itu, ucap Abdul Hadi, pemerintah atau sektor pendidikan lainnya pun harus melakukan perubahan pola pikir dalam mengedukasi dan juga pelibatan anak muda. Sehingga, kalangan pelajar pun tidak lagi terlibat kasus kriminalitas. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Pangandaran Contoh Daerah Pemekaran Paling Sukses di Jabar, Ini Alasannya

jembatan-karang-tirta.jpeg

harapanrakyat.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono menilai, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi contoh daerah pemekaran yang sukses di Provinsi Jawa Barat.

Dengan demikian, Kabupaten Pangandaran sebagai daerah otonom baru bisa membuka jalan bagi pemekaran-pemekaran daerah lain di Jawa Barat.

“Kabupaten Pangandaran merupakan contoh DOB (Daerah Otonomi Baru) yang sukses. Keberhasilan Kabupaten Pangandaran bisa menjadi rujukan bagi pemekaran daerah-daerah otonom baru di Jawa Barat,” ungkapnya pada uji coba jembatan Karang Tirta Kabupaten Pangandaran, Minggu (12/3/2023).

Baca Juga : Jambore Maskara di Pangandaran Cetak Rekor MURI

Menurut anggota Komisi IV DPR RI tersebut, Kabupaten Pangandaran berhasil mengembangkan potensi daerahnya. Seperti pengembangan bidang wisata dan pemberdayaan masyarakat.

Ono menuturkan, ratusan daerah otonom baru telah terbentuk sejak era reformasi. Salah satunya Kabupaten Pangandaran sebagai salah satu daerah pemekaran di Jawa Barat. Meski demikian, tidak semua daerah pemekaran baru itu, berhasil berkembang pesat.

“Pangandaran termasuk yang pesat perkembangannya. Bisa terlihat dari penataan pantainya. Saat ini, Pangandaran menjadi destinasi yang hebat di Jawa Barat. Lalu pembangunan infrastruktur jalan berkembang pesat dan sudah bagus,” ungkapnya.

Ono menambahkan, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata juga secara aktif mencari anggaran untuk membangun Pangandaran. Bahkan juga datang ke ke Komisi IV DPR.

“Pak Bupati Jeje ini tidak tinggal diam. Beliau cekatan mencari anggaran, sehingga Pangandaran bisa berkembang,” katanya.

Ia menambahkan, tidak hanya membangun infrastruktur yang mumpuni, bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pangandaran kini memiliki aquarium besar.

Buktikan Keseriusan Daerah Pemekaran Sukses

Mengingat dari sisi pelayanan kesehatan, Pangandaran juga telah membangun rumah sakit lalu puskesmas yang bagus.

“Di sisi investasi telah lahir banyak hotel bintang masuk ke Pangandaran. Hal itu membuktikan Pangandaran nyaman untuk investasi dan perkembangannya bagus,” ucapnya.

Baca Juga : Seorang Cucu di Pangandaran Diduga Bakar Rumah Neneknya sampai Ludes

Jembatan Karang Tirta merupakan jalur penghubung antara wisata Pantai Pangandaran, Pantai Batu Hiu, Pantai Batu Karas hingga ke Pantai Madasari.

Selain membangun jembatan, saat ini telah tersedia juga jalan baru lintas pantai sebagai akses penyatu wisata pantai di Kabupaten Pangandaran. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Dorong UMKM Fesyen di Bandung, Gaun Tertinggi Pecahkan Rekor MURI

rekor-MURI-gaun.jpeg

harapanrakyat.com – Mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang fesyen, khususnya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sebuah gaun merah setinggi 3 meter berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Pemecahan rekor MURI tersebut, sebagai simbolik penciptaan karya yang pertama atau superlatif. Ke depannya, pelaku UMKM bidang fesyen mampu berkarya lebih inovatif dan kreatif.

Rangkaian pemecahan rekor MURI gaun tertinggi ini berlangsung di Lapang Upakarti Soreang, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung, Minggu (12/3/2023).

Baca Juga : PSSI Pastikan Kesiapan Stadion Jalak Harupat Bandung Sambut Piala Dunia U20

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri menjelaskan, ketinggian gaun itulah yang tercatat dalam rekor MURI saat ini. Sebagai penggagas pembuatan gaun itu yakni salah satu produsen deterjen di Indonesia.

“Ketinggian gaun yang kami catat itu 3 meter. Ada background dengan pekerjaan yang mereka lakukan sebagai produsen deterjen,” ujar Yusuf, di sela-sela kegiatan SoKlin Softergent Double Perfume Festival, di Soreang.

“Pada masa Wali Kota Bandung, Dada Rosada, juga pernah ada rekor seragam terbesar. Untuk rekor gaun baru kali ini,” ujar Yusuf menambahkan.

Yusuf menjelaskan, MURI pada dasarnya sebagai pencatatan sesuatu yang luar biasa yang kategorinya adalah pertama atau superlatif.

Tujuan pemecahan rekor MURI, lanjut Yusuf, adalah untuk memotivasi orang lain. Lebih jauhnya lagi  memotivasi bangsa ini untuk berprestasi yang terbaik dengan prestasi superlatif.

Baca Juga : Pantai Terindah di Garut, Ada Dermaga Peninggalan Belanda

“Ini bisa dilakukan oleh orang atau pihak yang bersemangat mengejar prestasi luar biasa. Pemecahan rekor gaun tertinggi ini adalah salah satu contoh kecilnya,” kata Yusuf.

Brand Public Relations Lead WINGS Group, Nikodemus Goratama mengatakan, pembuatan gaun setinggi 3 meter itu dilakukan dari sebelum November 2022.

“Sebelumnya sudah kita bawa ke Tasikmalaya. Gaun ini kita buat khusus untuk mencetak rekor MURI,” tutur Niko dalam kegiatan pemecahan rekor MURI gaun tertinggi itu. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Lomba Tingkat Jabar, Kampung KB Kembang Mulya Ciamis Jalani Tahapan Rechecking

Lomba-Tingkat-Jabar-Kampung-KB-Kembang-Mulya-Ciamis-Jalani-Tahapan-Recheking.jpeg

harapanrakyat.com,- Kampung KB Kembang Mulya, Desa Padamulya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, masuk dalam 6 besar kampung KB terbaik tingkat Jabar tahun 2023.

Kampung KB Kembang Mulya berhak masuk dan lolos ke tahap 3 penilaian kampung KB terbaik tingkat Jawa Barat.

Kampung KB tersebut pada hari Jumat (10/3/2023),  menjalani rechecking yang dilakukan BKKBN Provinsi Jabar.

Rechecking tersebut merupakan proses penilaian tahap 3 pada lomba kampung KB tingkat Jawa Barat.

Pada kegiatan itu, hadir Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, sejumlah kepala SKPD dan pihak lainnya.

Pada kesempatan itu, Wabup Ciamis Yana D Putra mengucapkan selamat kepada kampung KB Kembang Mulya yang masuk ke tahap 3 penilaian kampung KB tingkat Jabar.

“Apresiasi atas kerja kerasnya, sehingga bisa masuk ke penilaian tahap 3,” ujar Yana.

Baca juga: Ikuti Penilaian Tahap 2, Pemkab Ciamis Berharap Kampung KB Kembang Mulya Lolos dan Jadi Juara

Kata dia, program kampung KB sangat membantu pemerintah. Karena masyarakat bukan hanya menjadi objek, tapi menjadi subjek pembangunan.

“Dengan keberadaan kampung KB ini, masyarakat terlibat aktif dalam pembangunan, itu bisa kita lihat dan rasakan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Ciamis Dian Budiyana, melalui Kabid Dalduk, Djafar Shiddiq berharap, Kampung KB Kembang Mulya bisa menjadi juara 1 dalam lomba tingkat Jawa Barat ini.

“Dengan segala persiapan dan kerja keras, mudah mudahan bisa jadi juara,” ungkap Djafar.

Kampung KB Kembang Mulya sendiri memiliki berbagai program yang mampu menjadikan masyarakat meningkat dari segi ekonomi, kesehatan, pendidikan dan lainnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Artis Ammar Zoni Ditangkap Polisi di Sentul, Ada Apa?

ammar-zoni.jpeg

harapanrakyat.com – Pesinetron Ammar Zoni tidak berkutik saat polisi menciduknya atas dugaan kepemilikan penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Ammar Zoni, dalam kasus ini polisi juga turut mengamankan dua tersangka lainnya berinisial M (35) dan R (38) serta sejumlah barang bukti.

Polisi berhasil meringkus Ammar Zoni dan dua tersangka lainnya di daerah Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (8/3/2023) lalu. Narkoba jenis sabu seberat 1 gram lebih, menjadi salah satu barang bukti.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Achmad Ardhy mengungkapkan, penangkapan kepada para tersangka ini merupakan hasil pengembangan laporan dugaan penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga : PSSI Pastikan Kesiapan Stadion Jalak Harupat Bandung Sambut Piala Dunia U20

“Polisi memastikan tersangka (Ammar Zoni), positif narkoba setelah penyidik melakukan tes urine,” ungkap Achmad dalam keterangannya, Minggu (12/3/2023).

Saat ini, lanjut Achmad, polisi masih melakukan pendalaman kepada tersangka. Termasuk polisi juga mendalami awal mula Ammar Zoni melakukan penyalahgunaan narkoba ini.

Achmad menjelaskan, penangkapan kepada pesinetron ini berawal dari tertangkapnya sopir pribadi Ammar Zoni berinisial M (35) di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, ia diperintahkan Ammar Zoni membeli sabu di daerah Kampung Boncos, Jakarta Barat.

Mendapat keterangan M itu, lanjut Achmad, pihaknya langsung menuju kediaman Ammar Zoni di Sentul. Tersangka Ammar Zoni pun mengakui bahwa ia memerintahkan M membeli narkoba tersebut.

Baca Juga : Colek Ridwan Kamil, Soleh Solihun Pertanyakan Pungutan di Sekolah Bandung

Hingga saat ini, lanjut Achmad, polisi masih melakukan pemeriksaan insentif kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang melibatkan salah satu pesinetron ini.

Atas penyalahgunaan nakorba itu, polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. (Ecep/R13/HR Online)

Recent Posts