Beranda blog Halaman 964

Paripurna DPRD Penyampaian LKPJ Wali Kota Banjar Tahun 2022 dan Penambahan Lambang Daerah

Rapat-Paripurna-DPRD-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, Jawa Barat, melaksanakan rapat paripurna penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Banjar Tahun 2022, Senin (28/3/2023).

Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang Ramdan Kalyubi mengatakan, rapat paripurna membahas penyampaian nota pengantar LKPJ Wali Kota Banjar tahun 2022.

Selain itu juga penyampaian Raperda inisiatif DPRD terkait Raperda perubahan atas peraturan daerah (Perda) nomor 2 tahun 2003 tentang Lambang Daerah Kota Banjar dan Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro.

Pihaknya menargetkan untuk pembahasan dan evaluasi LKPJ Wali Kota Banjar tahun 2022 akan selesai dalam satu bulan mendatang.

“Sekarang baru nota penyampaian. Kami target untuk LKPJ tahun 2022 ini bisa dalam selesai satu bulan,” kata Dadang kepada wartawan usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Banjar.

Baca Juga: Komisi III DPRD Kota Banjar Tanggapi Keberadaan Patung Firaun di BWP

Dadang menjelaskan, usulan Raperda perubahan lambang daerah bukan mengubah lambang daerah pemerintah kota. Tetapi mengubah logo atau lambang dari DPRD.

Alasan perubahan lambang daerah DPRD karena lambang yang sekarang digunakan perlu ada penambahan yaitu simbol kesejahteraan berupa padi dan kapas.

“Bukan penggantian tapi penambahan karena untuk yang sekarang ini lambang DPRD tersebut belum ada simbol padi dan kapas,” kata Dadang.

Substansi LKPJ Kota Banjar Tahun 2022

Sementara itu, Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih mengatakan, substansi dalam LKPJ Kota Banjar tahun 2022 merupakan hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun. Untuk tolak ukur pencapaian adalah target pelaksanaan RKPD tahun 2022.

Dalam penyusunan RKPD tahun 2022 juga memperhatikan upaya penanganan penanganan Covid-19. Termasuk juga pemulihan ekonomi dan penyediaan jaring pengaman ekonomi atau JPE.

Realisasi APBD tahun anggaran 2022 yang tertuang dalam LKPJ tersebut meliputi realisasi pendapatan daerah. Kemudian belanja daerah dan pembiayaan daerah yang masih berupa laporan pertanggungjawaban yang belum diaudit oleh BPK RI.

“Sebagaimana penyajian LKPJ tahun-tahun sebelumnya penyajian realisasi APBD tahun 2022 ini masih berupa laporan pertanggungjawaban. Jadi laporan yang belum diaudit oleh BPK RI,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kepergok Maling Accu Mobil, Pemuda Pengangguran di Cibinong Nyaris Diamuk Massa

Pencurian-Accu-Mobil.jpg

harapanrakyat.com,- Gegara kepergok maling accu mobil, seorang pemuda pengangguran berinisial GN (28), nyaris jadi bulan-bulanan warga. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kapolsek Cibinong AKP. Waluyo mengatakan, pelaku GN (28) diserahkan warga kepada pihak kepolisian usai kepergok melakukan pencurian accu mobil truk yang sedang parkir.

“Pelaku yang melakukan aksinya seorang diri itu gagal usai aksinya diketahui pengemudi truk tersebut. Kejadian pencurian ini berawal saat seorang pengemudi truk berinisial Y, sedang memarkirkan kendaraanya,” ungkap Waluyo, Senin (27/03/2023).

Baca Juga: Sepuluh Kali Beraksi, Dua Pelaku Curanmor di Bogor Diringkus Polisi

Lanjutnya menjelaskan, saat itu sopir truk tersebut hendak mengecas handphone di dalam mobil. Namun ternyata tidak terdapat aliran listrik.

“Saat melakukan pengecekan kondisi kendaraannya, pengemudi truk tersebut mendapati seorang laki-laki yang sedang berupaya mengambil accu mobil,” terangnya.

Pelaku sempat berupaya kabur setelah sopir truk meneriakinya maling. Namun upayanya gagal karena warga yang berada sekitar lokasi berhasil menangkapnya.

“Warga kemudian menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku pencurian accu mobil berinisial GNA,” pungkas Waluyo. (Arief/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Lansia di Ciamis Ditemukan Tewas Penuh Belatung di Rumah Kerabatnya

Lansia-di-Ciamis-Ditemukan-Tewas-Penuh-Belatung-di-Rumah-Kerabatnya.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang lansia sebatang kara ditemukan tewas penuh belatung di rumah kerabatnya di Lingkungan Sikuraja, Kelurahan Linggasari, Ciamis, Jawa Barat, Senin (27/3/2023). 

Lansia tersebut bernama Abdullah atau akrab dengan panggilan Abah Abdullah merupakan warga Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

Warga menemukan mayat korban sudah penuh dengan belatung dan tercium bau menyengat di sekitar rumah, kemungkinan korban sudah lama meninggal dunia.

Eman, salah satu kerabat korban mengatakan, Ia mendapat informasi ada temuan mayat di rumah miliknya, ternyata jasad tersebut adalah saudaranya sendiri.

“Korban sudah sekitar 4 tahunan tinggal di rumah milik saya, korban merupakan saudara dari Selacai, korban berusia sekitar 70 tahun,” katanya.

Baca Juga : Jasad Pria Tanpa Identitas Mengambang di Aliran Kalimalang Bekasi

Menurut Eman, sebelumnya korban mengeluh sakit kaki. Korban tinggal sendiri di rumah miliknya.

“Sebelumnya mengeluh sakit kaki, korban biasa kerja serabutan sehari-harinya, tinggal sendiri,” tuturnya.

Setelah adanya penemuan jasad tersebut, keluarga korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Ciamis.

Abdullah, Lansia yang Ditemukan Tewas Penuh Belatung Lama Tak Terlihat

Sementara itu, salah satu warga setempat, Cicih menjelaskan, saat itu Ia hendak membuang sampah dan melewati rumah korban, lalu melihat kaki korban tergeletak di dalam rumah tersebut, karena saat itu pintunya tidak tertutup.

Untuk memastikan, Cicih kemudian lapor ke warga lainnya supaya melihat langsung kondisi korban. 

“Saya langsung lihat dari kejauhan dengan warga, setelah itu langsung lapor ke kerabatnya yang tidak jauh dari rumah korban,” jelasnya.

Sebelum itu, Cicih dan warga lainnya mengaku mencium bau busuk yang menyengat sejak beberapa hari lalu. Namun, tidak mencurigai bau tersebut berasal dari korban.

Salah satu warga lainnya, Srimawati mengungkapkan, Ia terakhir bertemu dengan Abah Abdullah sebelum puasa atau sekitar dua minggu yang lalu. 

“Hari Selasa sebelum puasa itu kan ada pengajian di masjid, itu sudah tercium bau namun tidak menyengat,” ungkapnya.

Baca Juga : Hendak Balapan Liar, Polres Ciamis Amankan 6 Orang Pemuda

Selain itu, Srimawati mengaku sebelumnya sering melihat korban saat pulang ke rumah tersebut membawa kayu bakar. 

Namun, karena akhir-akhir ini tidak melihatnya, Ia mengira Abah Abdullah pulang ke Selacai.

“Jadi, kami tidak mengira bahwa bau busuk itu berasal dari Abah. Saya biasanya suka ngasih makanan kepada Abah,” tuturnya.

Humas Polres Ciamis, Iptu Magdalena membenarkan pihaknya mendapat laporan terkait adanya temuan mayat, setelah itu personel langsung ke lokasi untuk olah TKP dan evakuasi korban.

“Iya benar, petugas sudah ke lokasi untuk olah TKP dan evakuasi korban. Kami belum mengetahui penyebabnya, karena masih pemeriksaan.” pungkasnya.

Saat ini, petugas membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis untuk pemeriksaan. (Ferry/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Tembok Penahan Tebing di Citeureup Bogor Ambruk, Tiga Keluarga Ngungsi

Tembok-Penahan-Tebing.jpg

harapanrakyat.com,- Tembok penahan tebing di Citeureup, tepatnya di Kampung Bolang, Desa Tajur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ambruk. Akibatnya satu rumah warga rusak berat. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/03/2023).

Selain menyebabkan satu rumah rusak, dua rumah warga lainnya yang berada di atas tebing juga terancam longsor.

Komandan Regu BPBD Kabupaten Bogor Tediansyah mengatakan, tembok penahan tebing ambruk akibat curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah Bogor dalam beberapa hari terakhir ini.

“Satu rumah warga rusak berat. Tembok dinding rumahnya jebol tertimpa material TPT yang ambruk ini,” kata Tediansyah di lokasi kejadian, Senin (27/03/2023).

Baca Juga: Sahur On The Road Dilarang di Bogor Selama Ramadan

Selain itu, lanjutnya, dua rumah warga yang ada di atas TPT tersebut pun terancam longsor. Oleh karena itu, tiga KK (kepala keluarga) harus mengungsi ke rumah kerabatnya.

“Karena membahayakan jiwa, jadi penghuni dua rumah tersebut ikut mengungsi ke rumah kerabatnya. Sehingga warga yang mengungsi ada tiga kepala keluarga dengan total 11 jiwa,” terangnya.

BPBD bersama anggota TNI, Polri, dan masyarakat membersihkan material longsoran yang menutupi sebagian ruangan rumah warga akibat tertimpa TPT ambruk.

Untuk mencegah longsor usai TPT ambruk, pihaknya menutup dengan terpal pada bagian atas longsoran.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ambruknya tembok penahan tebing di Citeureup terebut. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” pungkas Tediansyah. (Arief/R3/HR-Online/Editor-Eva)

DPUPRP Usulkan Pembangunan Jembatan Gantung Ciamis-Kuningan yang Putus ke Pemprov Jabar

Jembatan-Gantung.jpg

harapanrakyat.com,- Pemkab Ciamis melalui DPUPRP usulkan penggantian jembatan gantung yang menghubungkan Kabupaten Ciamis-Kuningan ke Pemprov Jabar.

Jembatan yang menghubungkan dua desa yang berada di dua kabupaten itu putus akibat diterjang arus Sungai Cijolang, Sabtu (25/3/23) lalu. 

Baca juga: Jembatan Gantung Penghubung Ciamis-Kuningan Putus Diterjang Arus Sungai

Sekretaris DPUPRP Ciamis Eka Oktaviana mengatakan, biasanya Pemprov Jabar memiliki program pembuatan jembatan gantung. Sehingga pihaknya pun langsung bergerak setelah peristiwa putusnya akses dua daerah itu. 

“Tahun kemarin juga kita usulkan 5 jembatan, namun kita dapat 2. Untuk kejadian ini, kita dan Pemkab Kuningan sama-sama mengusulkan perbaikan jembatan yang baru,” ungkapnya, Senin (27/3/23). 

Eka menambahkan, dengan adanya dua usulan dari dua pemerintah daerah itu, harusnya Pemprov Jabar langsung bertindak.

Meski begitu, lanjutnya, tidak mungkin masing-masing daerah itu mendapatkan bantuan dan langsung dibangun. Sebab, kemungkinan hasilnya pun bisa berbeda. 

“Kalau permanen atau tidaknya, itu kembali lagi bagaimana jalannya. Kalau jalannya memungkinkan untuk roda 4, berarti akan permanen. Namun kalau hanya untuk roda 2, berarti hanya jembatan gantung. Paling penting kita dan Kuningan sudah sama-sama mengajukan,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Uji Kompetensi Keahlian STI di SMK untuk Peningkatan Kualitas Lulusan

WhatsApp-Image-2023-03-27-at-10.19.38.jpeg

review1st.com – Samsung Tech Institute (STI) membantu UKK Hand Held Product (HHP) SMK kelas 12 program STI. Ribuan siswa ikut serta dan yang kompeten akan mendapatkan sertifikat kelulusan.

UKK HHP 2023 digelar 9 Maret – 13 April 2023. Ada tambahan pilihan untuk promotor HHP. Peserta bisa memilih satu atau keduanya. Total 1.156 siswa mendaftar dari 37 SMK di Indonesia. Ada 816 siswa untuk UKK teknisi HHP, 227 siswa untuk UKK promotor HHP, dan 113 siswa mengikuti UKK HHP teknisi dan promotor.

Samsung Electronics Indonesia, melalui Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship, berkomitmen untuk memajukan pendidikan vokasi di Indonesia. Salah satu upayanya adalah penyelenggaraan UKK untuk peserta SMK STI. Tujuannya adalah untuk mencetak tenaga teknisi dan promotor yang dibutuhkan industri.

Karena digitalisasi semakin merata, kebutuhan akan tenaga teknisi dan promotor yang andal semakin meningkat. Oleh karena itu, program STI dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi bagi talenta teknisi dan promotor sesuai kebutuhan industri.

UKK HHP dilaksanakan dengan ujian teori dan praktik, menghasilkan lulusan SMK STI yang piawai. Ujian teori terdiri dari 25 soal pilihan ganda dengan tingkat kesulitan 30% mudah, 40% sedang, dan 30% HOTS.

Ujian praktik diuji oleh tim dari BBPPPMPVP BOE Malang, tim Support Teknisi dari Samsung Service Center, dan tim Retail dari Mobile Xperience Samsung.

UKK teknisi HHP menggunakan SUB Printer Board Assembly dengan dukungan Samsung Service Center terdekat. UKK promotor dilakukan oleh tim Galaxy Master Samsung terdekat.

Dr. Drs. Wardani Sugiyanto, M.Pd., Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, memberikan apresiasi pada program STI dan UKK. Keduanya merupakan model pembelajaran link and match SMK dan dunia usaha untuk mencetak talenta dengan kompetensi tinggi. Tantangan industri saat ini adalah sulitnya mendapatkan talenta berkualitas. Pemerintah akan mendorong kolaborasi positif seperti ini untuk meningkatkan pengembangan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.

Revitalisasi SMK perlu sinergi antara pendidikan dan dunia usaha untuk tingkatkan kualitas lulusan. Lulusan SMK kesulitan bekerja karena kurangnya kompetensi sesuai kebutuhan industri, termasuk industri smartphone. Samsung diharapkan konsisten berkontribusi menciptakan tenaga kerja muda berkualitas.

Samsung Tech Institute didirikan pada 2013. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas lulusan SMK. Programnya mencakup berbagai hal seperti kurikulum STI, training of trainers, dan uji keterampilan dan kompetensi. Sekolah yang bergabung dengan program STI akan memiliki fasilitas standar dan kesempatan kerja.

SMK memiliki kompetensi keahlian terkait program STI seperti Elektronika Industri, Elektronika Komunikasi, Komputer & Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Audio Video.

STI telah mendukung 75 SMK, terdiri dari 10 Pilot dan 65 Mandiri. Sekolah Mandiri adalah yang menerapkan kurikulum STI sendiri dan berinvestasi bersama Samsung.

Lebih lanjut mengenai Corporate Social Responsibility Samsung, bisa dilihat di http://csr.samsung.com atau dapat mengunjungi news.samsung.com/id.

Bongkar Pangkalan Gas Elpiji Fiktif, Rapat di DPRD Garut Ricuh

Pangkalan-Gas-Fiktif.jpg

harapanrakyat.com- Rapat antara anggota Dewan, Hiswana Migas dan Pertamina di ruang komisi 3 DPRD Garut terkait pangkalan gas fiktif nyaris ricuh. Pasalnya, adu argumen yang meledak-ledak beberapa pihak tak terhindarkan dalam rapat itu, Senin (27/3/23). 

Pantauan di lapangan, pengurus Hiswana Migas menolak pemilik agen didikte. Selain saling serang argumen antara DPRD dengan Hiswana, Kadis Perdagangan pun terlibat adu mulut dengan seorang emak-emak yang menolak kenaikan harga Gas subsidi 3 Kg.

Baca juga: Harga Tabung Gas Elpiji Naik, Bupati Garut Ancam Pidanakan Pangkalan Nakal

Namun, keributan Kadis dan Emak-emak tersebut sempat dilerai seorang ustad. Karena kedua pihak merasa benar, hingga akhirnya warga pun yang langsung melerainya.

Awalnya, rapat dengar pendapat tersebut terlihat berjalan baik-baik saja. Namun karena Bupati menaikkan HET gas subsidi sebesar Rp 3.500 per tabungnya, membuat Hiswana Migas meradang karena kenaikan itu tidak wajar.

Sedangkan Bupati beralasan kenaikan itu karena sudah hampir 7 tahun di Garut gas 3 kilogram tidak naik. Selain itu, kenaikan tersebut dianggap lumrah karena imbas naiknya harga BBM. 

Saat rapat berjalan, tiba-tiba suasana berubah panas saat salah satu anggota DPRD bertanya dengan nada tinggi terhadap pemilik agen terkait pangkalan gas 3 kilogram fiktif. 

Mendapati pertanyaan itu, pengurus Hiswana Migas tak terima. Bahkan, adu mulut hingga gebrak meja pun terjadi pada momen ini. 

Untungnya pimpinan rapat bisa menenangkan suasana, sehingga keributan tak berkepanjangan.

Anggota Komisi 3 DPRD Garut Agus M Sutarman mengatakan, pangkalan fiktif ini terbongkar setelah hasil sample Pertamina di Kecamatan Singajaya. 

Ia mengungkapkan, terdapat 14 pangkalan Gas 3 Kg fiktif dari jumlah total 17 pangkalan yang ada di wilayah tersebut. 

“Betul, kami bikin sampel di Kecamatan Singajaya. Dari 17 pangkalan, 14 di antaranya itu fiktif. Syarat pangkalan itu kan harus ada tempat, harus ada timbangan, dan semua itu tidak ada,” ungkapnya. 

Pihaknya pun menduga, di kecamatan lain juga tidak menutup kemungkinan ada yang fiktif. 

“Ini mainan agen luar biasa,” kata Agus menambahkan.

Dalam rapat ini, Hiswana Migas pun meminta agar para pemilik agen jujur. Hal itu supaya rapat tersebut berjalan lancar. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Kampus STIMIK Tasikmalaya Ditutup Kemendikti, Mahasiswa Demo Pertanyakan Nasib

STIMIK-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Akibat pencabutan izin oleh Kemendikti, ratusan mahasiswa STIMIK Tasikmalaya melakukan unjuk rasa di halaman kampus. Selain orasi, massa juga menempelkan berbagai spanduk dan berusaha menggeruduk ruang rektor, Senin (27/3/23). 

Pantauan di lapangan, keributan nyaris pecah saat massa aksi menyampaikan tuntutannya. Namun aparat kepolisian yang berjaga berhasil mencegahnya.

Baca juga: Mahasiswi Korban Cabul Oknum Dosen yang Berani Lapor, Ini Janji BEM Unsil Tasikmalaya

Selain itu, beberapa mahasiswa juga tampak menangis karena kecewa dengan nasib pendidikan mereka. Tak hanya itu, mereka juga memasang berbagai poster di lingkungan kampus.

Korlap Aksi Hari Akbar mengatakan, massa aksi aksi mempertanyakan nasib mereka setelah Kemendikti mencabut izin STIMIK Tasikmalaya pada Jumat (23/3/23) lalu. 

Apalagi, kata Hari, uang UKT mahasiswa yang sudah masuk ke Kampus, namun ada beberapa mahasiswa yang nomor induknya malah belum terdaftar di Dikti.

“Masih banyak kerugian mahasiswa akibat penutupan ini. Istilahnya kami mau ke mana? apakah kampus atau yayasan bertanggung jawab atas semua kerugian ini? tegasnya. 

Hari menambahkan, jika kampus maupun yayasan tidak bertanggung jawab, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Kami nggak mau rugi akibat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua STIMIK Tasikmalaya Restu Adiwiyono mengatakan, penyebab pencabutan ini sangat kompleks, mulai dari data salah input, perbedaan data dan lainnya. 

“Kita semuanya tidak ada yang mengharapkan kampus ini akan menerima surat dari dirjen Dikti isinya penutupan STMIK ini,” ungkapannya.

Sedangkan solusinya, kata Restu, pihaknya menyarankan agar mahasiswa pindah ke kampus lain. Nantinya yayasan akan menghubungi perguruan tinggi mana yang siap menerima mahasiswa. 

Berdasarkan informasi, mahasiswa yang masih aktif belajar di kampus tersebut mencapai 800 orang. Meski belum ada kejelasan penyebab pencabutan tersebut, namun beredar informasi karena adanya 40 temuan yang berkaitan dengan data. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Resmi Diboyong Prestige, Renault Megane E-Tech Dibanderol Rp1,3 Miliar

rockomotif-renault-megane-e-tech.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Di bawah bendera Prestige Renault Indonesia, SUV listrik terbaru dari pabrikan asal Prancis, Renault Megane E-Tech resmi diluncurkan untuk para konsumen di Tanah Air dengan harga Rp1,3 miliar.

Lewat kehadiran produk barunya tersebut, PRI ingin memberikan suguhan mobil listrik yang lebih mengedepankan sebuah karya seni serta kenyamanan bagi penggunanya.

Rudy Salim, Presiden Direktur PRI dalam peluncuran Renault Megane E-Tech yang dilangsungkan pada hari ini (27/03/2023), menjelaskan bahwa kehadiran SUV listrik ini menjadi sebuah langkah awal bagi pihaknya untuk tren elektrifikasi di Indonesia.

“Kami optimis lewat mobil listrik ini yang dilengkapi dengan 22 fitur menariknya, dapat menjadi jawaban dan warna baru yang dapat bersaing dan memikat para pecinta otomotif di Indonesia,” ungkap Rudy Salim, di sela-sela peluncurannya di showroom Prestige, Jakarta Utara.

Menyoal fitur keselamatan yang dibenam, Renault Megane E-Tech ini telah dibekali dengan 22 Advanced Driver Assistance System (ADAS). Lewat kehadiran aspek penunjang keselamatan tersebut, akan memberikan kenyamanan bagi konsumen yang memang memiliki gaya hidup aktif.

Bicara persoalan tenaga yang dihasilkan, berdasarkan informasi resmi dari PRI model ini mampu menghasilkan tenaga hingga 220 hp sehingga mampu melesat dari posisi diam hingga 100 kpj hanya dengan waktu 7,5 detik. Di samping mampu menghasilkan tenaga yang besar, mobil ini juga dapat menempuh jarak yang cukup jauh yakni sekitar 450 kilometer hanya dalam sekali pengecasan hingga penuh.

Tidak sampai di situ, Renault Megane E-Tech juga menjadi satu-satunya mobil yang memiliki sistem operasi cerdas dan terintegrasi dengan Google sehingga mobil cerdas ini akan mendampingi dan menerima perintah pengemudi dengan baik.

Dukungan lain yang turut dihadirkan adalah layar openR yang baru, di mana melalui kehadirannya tersebut pengemudi dapat menikmati kualitas gambar definisi tinggi dan tersedia delapan pilihan skema warna yang dapat dipilih sesuai selera dan suasana hati pengemudi.

Untuk Renault Megane E-Tech yang dihadirkan oleh PRI, SUV listrik ini telah dibekali dengan serangkaian fitur menarik lainnya seperti 20’’ Enos Alloy Wheels, 9’’ openR Link Multimedia System: Navigation, Google Services, 9 Speakers Harman Kardon Audio, Around View 3D Camera, Heat Pump.

Harga Tabung Gas Elpiji Naik, Bupati Garut Ancam Pidanakan Pangkalan Nakal

Harga-Tabung-Gas-Elpiji.jpg

harapanrakyat.com,- Harga tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram di Garut, Jawa Barat naik Rp 3.500 per tabungnya. Kenaikan harga eceran tertinggi (HET) tersebut yang semula Rp 16 ribu menjadi Rp 19.500 per tabungnya.

Akibat kenaikan dari harga dasar ini, di tingkat pengecer pun melonjak tinggi, yakni sekitar Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per tabungnya. 

Baca juga: Bupati Naikkan HET Elpiji 3 Kg, Aktivis Garut: Akan Timbul Kemiskinan Baru

Berdasarkan informasi, kenaikan harga tabung gas ini berdasarkan Keputusan Bupati 100.4.3.2/ KEP. 109 – DP2ESDM/ 2023. 

Rohimah, salah satu warga mengeluhkan kenaikan yang berlangsung secara tiba-tiba ini. Apalagi harga di eceran yang biasanya Rp 22 ribu menjadi Rp 26 ribu.

“Kaget kita, Pak. Apalagi ini terjadi sejak awal puasa,” ujarnya, Senin (27/3/23). 

Sementara itu, Bupati Garut Rudy Gunawan membenarkan pihaknya menaikkan harga gas ukuran melon tersebut. 

Pihaknya pun  beralasan sudah hampir 7 tahun harga gas subsidi di Garut belum pernah naik. 

Menurutnya, efek kenaikan BBM harus disesuaikan dengan pengeluaran para pangkalan Gas, sehingga operasional mereka bisa tertutup.

“Selama ini harga gas itu sudah melakukan pengkajian mencapai Rp 24.000 sampai Rp 25.000, ada juga Rp 30.000. Nah sekarang ini Hiswana Migas menghitung ada ke ekonomis. Kita ada 1400 pangkalan. Jadi keuntungan pangkalan satu bulan hanya Rp 1,5 juta, apalagi dengan adanya kenaikan BBM, makanya kita naikan,” kata Rudy Gunawan, di Lapang Apel Setda Garut.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengancam akan mempidanakan pangkalan gas yang nakal, yakni mereka yang menjual lebih dari HET Rp 19.500.

“Yang serakah itu adalah pengecer, bisa sampai Rp 30 ribu. Jadi pembelian masyarakat itu harusnya di pangkalan. Jadi pangkalan harus melayani pembelian masyarakat. Kalau tidak mau melayani, kita pidanakan,” tegasnya. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Recent Posts