Beranda blog Halaman 600

Kandang Ayam di Ciamis Hangus Terbakar, Pemilik Rugi Ratusan Juta

kandang-ayam-terbakar.jpeg

harapanrakyat.com,- Sebuah kandang ayam dua tingkat milik Dani Mulyana (30) di Dusun Desa, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat hangus terbakar, Selasa (22/8/2023). Akibatnya pemilik kandang ayam mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta.

Petugas Damkar Ciamis Yayan mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran kandang ayam milik Dani Mulyana pada pukul 13.50 WIB. Kemudian anggota Damkar Ciamis langsung berangkat dan tiba di lokasi pukul 14.10 WIB.

Yayan menjelaskan kebakaran itu berawal dari mertua dari pemilik kandang ayam sedang melakukan sterilisasi kandang dari bakteri. Cara pengasapan atau fooging di dalam kandang, karena rencananya pada pekan depan akan diisi ayam.

“Namun pada saat pengasapan berlangsung mertua si pemilik kandang pergi sementara, karena akan salat Dzuhur. Namun, karena bahan yang mudah terbakar sehingga menimbulkan api dan membakar sebagian kandang,” jelasnya.

Api pun semakin membesar, kemudian istri pemilik kandang menghubungi UPTD Damkar Ciamis untuk meminta bantuan pemadaman terhadap kandang tersebut.

Baca Juga: Damkar Ciamis Berhasil Evakuasi Kukang di Pemukiman Warga

“Kemudian kami merespon laporan tersebut. Anggota langsung bergegas dan langsung melakukan evakuasi pemadaman kandang ayam,” ucapnya.

Pada pukul 15.00 WIB api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman. Yayan menambahkan, terkait penyebab kebakaran diduga karena pengasapan atau fooging.

“Alhamdulilah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun pemilik kandang harus mengalami kerugian material yang ditaksir sekitar Rp 150 juta,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Polres Pangandaran Ungkap 4 Kasus Narkoba, Salah Satu Pelaku Edarkan Ratusan Hexymer-Tramadol 

Kasus-Narkoba-di-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Satuan Reserse Narkoba Polres Pangandaran mengungkap 4 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang di wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Dua kasus di antaranya merupakan penyalahgunaan obat sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar. Sedangkan dua kasus lainnya adalah penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kapolres Pangandaran AKBP Imara Utama mengatakan, salah satu TKP kasus narkoba berada di Desa Cikembulan dengan tersangka inisial ARR (22) lulusan SLTA.

“Tersangka diduga melakukan penyalahgunaan sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar untuk mengedarkan dan menjual obat,” kata AKBP Imara Utama saat press release di halaman kantor Polres Pangandaran, Selasa (22/8/2023).

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 182 butir Hexymer dan Tramadol. Kepada tersangka diterapkan pasal 196 jo 197 UU RI 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Ancaman hukumannya pidana penjara 10 sampai 15 tahun,” katanya.

Baca Juga: Syok! Pesepeda Temukan Mayat di Pinggir Jalan Batu Hiu Pangandaran

Sementara kasus kedua terjadi di Desa Wonoharjo. Tersangka inisial RM diduga mengedarkan Hexymer dan Tramadol.

“Tersangka inisial RM dengan barang bukti 88 butir Hexymer. Modus mengedar dan menjual farmasi obat jenis Hexymer dan Tramadol. Ancaman hukuman 10 sampai 15 tahun penjara,” jelas AKB Imara Utama.

Kasus ketiga merupakan kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Cikembulan, Sidamulih. Dari tangan tersangka inisial BAS, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 paket sabu 0,42 gram yang dibungkus plastik.

Selanjutnya kasus keempat, tersangka inisial FZ ditangkap di Desa Pananjung dengan barang bukti sabu seberat 1,13 gram beserta alat hisap bong.

“Modus menyimpan menguasai serta mengedarkan narkoba jenis sabu atau penyalahgunaan narkoba jenis sabu, pasal yang diterapkan pasal 114 ayat 1 Jo 112  ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 4 sampai 20 tahun pidana penjara,” jelas AKBP Imara Utama.

Antisipasi Kasus Narkoba di Pangandaran

AKBP Imara mengatakan, sebagai antisipasi pihaknya rutin melakukan patroli ke penginapan dan sejumlah tempat wisata. Selain itu, pihaknya juga monitor terus perkembangan informasi dari masyarakat.

“Antisipasi wisata yang seharusnya menjadi tempat yang aman nyaman jangan sampai disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkap AKBP Imara Utama. 

Masih dikatakan AKBP Imara Utama, sementara saat ini belum ada indikasi keterlibatan nelayan Pangandaran terhadap penyelundupan narkoba. Namun, pihaknya terus monitoring dan kerjasama dengan kelompok nelayan dengan memberikan pemahaman dan sosialisasi.

“Kita bekerjasama dengan kelompok-kelompok nelayan dan masyarakat untuk selalu memberikan pemahaman terkait bahayanya Narkoba dalam kehidupan kita,” pungkasnya.

Sementara Kasat Narkoba AKP Juntar Hutasoit mengatakan, sejak dirinya bertugas di Pangandaran, dari bulan September sampai Desember 2022 sebanyak 5 kasus narkoba sudah ditangani.

Sementara dari Januari 2023 sampai Agustus 2023, Polres Pangandaran menangani 25 kasus narkoba. Total kasus narkoba yang ditangani hingga Agustus 2023 sebanyak 30 kasus.

“Dan 21 kasus sudah kita limpahkan ke Kejaksaan, paling banyak kasus sabu, ganja dan obat keras tertentu,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Syok! Pesepeda Temukan Mayat di Pinggir Jalan Batu Hiu Pangandaran

Mayat-di-Pinggir-Jalan-Lintas-Pantai-Pangandaran.jpeg

harapanrakyat.com,- Seorang pesepeda menemukan mayat di pinggir jalan lintas pantai Batu Hiu Pangandaran, tepatnya di Dusun Budiasih, RT 1, RW 19, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (22/8/2023) sekitar pukul 05.45 WIB.

Merasa syok menemukan mayat di pinggir jalan lintas Batu Hiu Pangandaran, pesepeda tersebut lantas melapor ke Polres Pangandaran.

Baca Juga: Pastikan Pulih Kembali, Bupati Pangandaran Tunggui Korban Kecelakaan di Rumah Sakit

Anggota Polres Pangandaran Brigadir Polisi Feri Anshori mengatakan, korban bernama Aep Saepudin, warga Kalapatiga, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran.

Korban yang berusia 29 tahun tersebut ditemukan sudah tak bernyawa dengan posisi tubuh miring ke arah pantai.

Feri mengaku pihaknya mendapat laporan penemuan mayat pada pukul 06.00 WIB. Anggota kepolisian dari Polres Pangandaran langsung menuju TKP.

“Anggota langsung cek ke TKP, ternyata korban sudah meninggal dunia,” ujar Brigadir Feri Ridwan Anshori kepada harapanrakyat.com.

Menurut Feri, korban ditemukan di rumput pinggir pantai. Sementara motor Jupiter MX tanpa plat nomor yang dikendarainya berada 4 meter dari lokasi korban ditemukan.

“Kondisi motornya juga sudah rusak pada bagian stang depan,” jelas Feri.

Feri menduga Aep tidak sengaja menabrak tumpukan batu di samping jalan hingga terpental jauh.

“Dugaan kami, korban kecelakaan tunggal. Kemungkinan korban hilang kendali saat mengendarai motor dari Batu Hiu menuju Pangandaran,” katanya.

Namun, lanjut Feri, pihaknya belum bisa memastikan penyebab korban oleng saat mengendarai sepeda motor.

“Sementara jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Pandega untuk visum, kami pun sudah menghubungi pihak keluarga,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Penjualan Mobil Listrik Wuling Masih Mendominasi GIIAS 2023

rockomotif-penjualan-mobil-listrik-wuling.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Sepanjang pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, penjualan mobil listrik Wuling Air EV masih menjadi tumpuan jenama asal Tiongkok.

Dari laporan yang dirilis oleh mereka, sepanjang 11 hari penyelenggaraan kehadiran Air EV masih menjadi primadona pengunjung yang ingin beralih dari mobil konvensional ke mobil listrik.

Terkait keseluruhan, brand ini sukses mengeluarkan sebanyak 1.771 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK), serta mereka juga mencatat 1.619 pengunjung telah melakukan test drive line up yang dihadirkan pada pameran GIIAS.

“Keikutsertaan Wuling dalam GIIAS 2023 kali ini berjalan dengan baik dan mencatatkan pencapaian yang baik. Kami berterima kasih atas antusiasme pengunjung booth Wuling yang telah menyaksikan, mencoba lini produk, dan melakukan transaksi selama pameran berlangsung. Pencapaian yang diraih Wuling ini menunjukkan pertumbuhan yang positif dibandingkan dengan tahun lalu. Kami terus berkomitmen untuk berinovasi menghadirkan layanan dan produk untuk kehidupan yang lebih baik sejalan dengan semangat ‘Drive For A Better Life’,” terang Dian Asmahani selaku Brand and Marketing Director Wuling Motors.

Penjualan mobil listrik Wuling berhasil mendominasi sepanjang gelaran GIIAS, di mana 50 persen dari SPK yang didapat semuanya kepincut Air EV. Adapun untuk varian yang diminati oleh konsumen adalah Long Range, kemudian model anyar Air EV Lite berhasil memikat 143 SPK dan diikuti oleh Confero sebesar 20 persen, serta Alvez dengan kontribusi 17 persen.

Selain memperoleh angka pemesanan yang baik, kehadiran lini produk Wuling di GIIAS 2023 turut mendapat atensi dari pengunjung yang penasaran dengan pengalaman berkendaranya. Antusiasme ini dapat dilihat dari angka aktivitas test drive yang dilakukan selama pameran yang mencapai 1.619 pengunjung di area yang sudah disediakan. Lini produk yang paling banyak dicoba adalah Air ev dengan jumlah 1.053 pengunjung, diikuti oleh Alvez dengan 380 pengunjung, dan seri Almaz dengan total 186 pengunjung.

Menjadi magnet di booth Wuling, Air ev merupakan kendaraan listrik berdimensi compact yang hadir sebagai solusi mobilitas ramah lingkungan dengan memadukan aspek easy to use, easy home charging, dan easy to own. Pada ajang GIIAS tahun ini, Wuling melengkapi kedua varian yang sebelumnya sudah ada, Long Range dan Standard Range, dengan tambahan satu varian paling terjangkau, yakni Air ev Lite. Tipe ini resmi dipasarkan mulai 14 Agustus 2023 dengan harga Rp206.000.000 (OTR Jakarta) dan mendapat insentif PPN dari pemerintah menjadi Rp188,9 juta.

Secara khusus di GIIAS 2023, Wuling untuk pertama kalinya membuka tampilan eksterior dan interior dari SUV terbarunya, New Almaz RS. Selain penampilan perdananya, Wuling juga telah membuka periode pre-book yang dimulai dari 10 Agustus 2023 sampai dengan awal kuartal keempat tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengunjung yang telah berkunjung ke booth Wuling dan melakukan pemesanan produk Wuling selama GIIAS 2023. Sampai bertemu lagi di ajang GIIAS 2024 mendatang,” tutup Dian Asmahani.

AMSI Gelar IDC 2023 Bahas Soal AI

IDC-2023.jpeg

harapanrakyat.com – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) memulai perhelatan tahunan Indonesia Digital Conference (IDC) dan AMSI Awards 2023 di Bandung, Jawa Barat pada 22-23 Agustus 2023. 

IDC 2023 ini mengambil tema ‘Artificial Intelligence for Business Transformation: Tantangan Etik, Inovasi, Produktivitas, dan Daya Saing di berbagai Sektor’. Kegiatan ini menghadirkan lima sesi diskusi dan master class dalam dua hari pelaksanaan IDC 2023. 

IDC dan AMSI Awards 2023 merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan AMSI didukung Internews dan USAID MEDIA. 

Baca Juga : AMSI Desak Publisher Right Segera Disahkan, Ini Alasannya!

IDC 2023 dibuka Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria, Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut, Sekjen AMSI Wahyu Dhyatmika, USAID Mission Director Jeffrey P Cohen, dan Plt Asisten Umum Setda Pemprov Jabar Berli Hamdani mewakili Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Konferensi ini memberikan wawasan dan strategi yang bermanfaat untuk bernavigasi di lanskap digital, melawan misinformasi, dan memperkuat media untuk mendorong perubahan positif,” kata Direktur USAID Indonesia Jeffrey P. Cohen.

“Mari kita terus bekerja sama untuk menegakkan nilai-nilai demokrasi, menjaga kebebasan pers, dan membangun masyarakat yang lebih akuntabel dan transparan,” Jeffrey Cohen menambahkan.

Berikan Sambutan di IDC 2023, Wamen Kominfo Jelaskan AI

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan, tema pada IDC 2023 ini cukup menarik, yakni mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan dampaknya untuk transformasi di bidang bisnis.

Namun, kata Nezar, ada satu hal yang lebih menarik lagi yang perlu mendapat perhatian serius, yaitu bagaimana dampak AI untuk kehidupan industri media.

“AI ini selain memberikan dampak positif juga dapat berpotensi memberikan sejumlah kecemasan tentang efek negatifnya. Inilah (efek negatif) yang harus kita antisipasi kedepannya,” ucap Nezar.

Nezar menjelaskan, dampak pemanfaatan AI pada jurnalisme saat ini belum terlihat secara signifikan, meskipun penggunaan AI di kegiatan jurnalisme semakin terlihat. Dalam beberapa tahun ke depan, kata Nezar, publik akan menikmati karya media hasil dari AI atau campuran AI.

“Tren penggunaan AI oleh industri jurnalisme di antaranya pengenalan gambar untuk penandaan otomatis. Kemudian menyusun ringkasan, penulisan informasi verbal menjadi teks, pengelolaan distribusi tugas konten sosial media. Selain itu memberikan personalisasi konten meningkatkan engagement,” ucapnya.

Baca Juga : AMSI Pertanyakan Perkembangan Regulasi Publisher Rights di Indonesia

Meski demikian, lanjut Nezar, terdapat pula beberapa isu kontemporer pada pemanfaatan AI ini. Salah satunya AI berpotensi menimbulkan kesalahan analisis yang mengakibatkan misinformasi.

“Saya kira AI ini punya dua sisi, yaitu sisi positif dan negatif. Pemerintah saat ini melakukan monitoring penggunaan AI. Selain mencermati sisi positif AI, pemerintah juga mengantisipasi risiko sisi negatifnya melalui regulasi,” ucapnya.

Bahas Peluang dan Tantangan Munculnya AI

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut menuturkan, pada IDC 2023 kali ini membicarakan kecerdasan buatan atau AI. Dalam IDC tahun 2023 ini, akan pula membahas mengenai peluang dan tantangan dengan kemunculan AI ini.

AI kata Wens, pemanfaatannya dapat di berbagai bidang, termasuk di bidang jurnalisme. Sebab saat ini, banyak platform baru yang saat ini terus bermunculan.

“Itulah yang mendasari AMSI terus mendorong publisher right sebelum kehilangan relevansinya. Sebab relasinya masih kuat dan bisnis mereka adalah bisnis kita. Kita cermati AI ini apa keuntungannya dan apa kelemahannya,” ungkap Wenseslaus saat memberikan sambutannya di IDC 2023. (Ecep/R13/HR Online)

Terkait Adanya Kawanan Monyet Masuk ke Permukiman Warga, Ini Kata BKSDA Ciamis 

Terkait-Adanya-Kawanan-Monyet-Masuk-ke-Permukiman-Warga-Ini-Kata-BKSDA-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Ciamis, Jawa Barat, menyebut bahwa sejauh ini belum mendapatkan laporan terkait adanya kawanan monyet yang masuk ke permukiman warga. 

Sebelumnya, gerombolan monyet tersebut masuk permukiman warga di Dusun Sukadana, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

“Belum ada laporan kepada kami,” kata Staf BKSDA, Asep Wawan, Selasa (22/8/2023).

Menurut Asep, biasanya jika ada kawanan monyet yang masuk ke permukiman dan meresahkan warga, pemerintah desa langsung melakukan laporan. Kemudian juga membuat permohonan untuk penanganan hewan tersebut.

Baca Juga: Kawanan Monyet Serbu Permukiman Bikin Warga Sirnajaya Ciamis Resah

Akan tetapi, saat ini Pemerintah Desa Sukawening belum melakukan pelaporan, terkait kejadian tersebut kepada BKSDA Ciamis. 

“Silahkan kepada desa terkait agar dapat membuat laporan dengan membuat surat permohonan untuk penanganan. Biasanya nanti kami akan kerja sama dengan pihak ketiga, untuk melakukan penjarangan,” tuturnya.

Lanjut Asep menambahkan, kejadian kawanan monyet yang masuk ke perkebunan warga memang sudah beberapa kali terjadi.

BKSDA Kabupaten Ciamis biasanya langsung melakukan penanganan terhadap hewan-hewan tersebut, dengan penjarangan.  

“Kalau ada permohonan dari warga, tentunya nanti akan kami lakukan penanganan,” pungkasnya.

Baca Juga: Lapar, Kawanan Monyet Turun dari Gunung Sawal Ciamis

Diberitakan HR Online sebelumya, sejumlah warga di Dusun Sukadana, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, dibuat resah, karena kemunculan kawanan monyet yang masuk permukiman warga.

Kawanan monyet tersebut merusak bahkan juga menjarah perkebunan warga setempat. Tidak hanya itu, monyet-monyet tersebut kerap mendatangi rumah warga untuk mencari makan.

Warga pun resah dan khawatir kalau nanti monyet tersebut bisa menyerang kepada warga. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Wanita Asal Tasikmalaya Hampir Setahun Jadi Korban TPPO di Malaysia

Wanita-Asal-Tasikmalaya-Ini-Hampir-Setahun-Jadi-Korban-TPPO-di-Malaysia.jpg

harapanrakyat.com,- Lusi (27), warga asal Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Malaysia.

Awal mulanya, korban mendapatkan tawaran pekerjaan di Malaysia sebagai cleaning service oleh pelaku yang ia kenal melalui temannya.

Namun setelah berangkat, korban justru mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan. Selain itu, Lusi juga disekap serta tidak mendapatkan upah dari hasil kerjanya tersebut. 

Baca Juga: Fakta Baru Kasus TPPO di Kota Banjar, Tersangka KM Terima Tamu Pria Hidung Belang

Beruntung, Polres Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berhasil memulangkannya dari Malaysia ke kampung halamannya.

Isak tangis haru mengiringi prosesi pemulangan korban saat bertemu dengan anaknya dan keluarga, di Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (22/8/2023). 

Polres Tasikmalaya Benarkan Lusi Jadi Korban TPPO di Malaysia

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Suhardi Hery Haryanto, membenarkan bahwa Lusi merupakan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang. Ia juga bersyukur, korban bisa kembali ke keluarganya.

AKBP Suhardi mengungkapkan, bahwa Lusi memang bekerja di Malaysia, namun tidak mendapat upah sesuai apa yang korban harapkan.

“Yang bersangkutan kita bawa dari Malaysia. Korban tinggal di Malaysia kurang lebih setahun, dan tidak mendapatkan upah,” ungkapnya, Selasa (22/8/2023).

Baca Juga: Sah, Tersangka TPPO Langsungkan Ijab Kabul di Polres Ciamis 

Saat pemulangan Lusi yang menjadi korban TPPO, pihaknya mendapat bantuan dari Mabes Polri, termasuk kedutaan besar dari Indonesia yang ada di Malaysia.

“Selain itu juga bantuan dari Pemkab Tasikmalaya, sehingga korban bisa kembali ke Indonesia (Tasikmalaya),” ujarnya.

Bersembunyi di Kebun Durian

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, AKP Ari Rinaldo mengatakan, pasca kabur dari penyekapan, Lusi bersembunyi di kebun.

“Jadi untuk bertahan hidup, sambil bersembunyi, korban TPPO di Malaysia ini bekerja di warung-warung kebun durian itu,” katanya.

Lanjut Ari menambahkan, setelah menerima menerima laporan dari pihak keluarga korban, Polres Tasikmalaya segera berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat.

“Awalnya, kami berkoordinasi dengan PPA Polda Jawa Barat, untuk bisa bersurat kepada Kementerian Luar Negeri. Karena memang ada jalur yang harus kami tempuh untuk memulangkan korban,” terangnya.

Setelah itu, sambungnya, dari Kementerian Luar Negeri mengusahakan ke Duta Besar (Dubes) Malaysia.

Ia mengatakan, bahwa Polres Tasikmalaya sudah menempuh semua proses tersebut selama kurang lebih 1 bulan, semenjak keluarganya melapor.

“Hingga akhirnya korban bisa kita ambil dari tempat persembunyiannya,” ucapnya.

Baca Juga: Walikota Banjar Geram Ada Kasus TPPO Anak di Bawah Umur, Satpol PP Diminta Bertindak

Sementara saat proses penjemputan, wanita asal Tasikmalaya yang jadi korban TPPO di Malaysia ini sempat merasa ketakutan. Hal tersebut, mengingat dokumen yang ia miliki tidak lengkap.

“Korban sempat merasa takut waktu diarahkan supaya datang sendiri ke Dubes Indonesia di Malaysia. Karena mungkin takut ada razia di jalan, sehingga memerlukan surat dari kami,” ujarnya. 

Kini korban bisa dijemput untuk dibawa ke rumah aman di Dubes Indonesia yang berada di Malaysia.

“Dari sana, baru prosesnya dipulangkan ke Indonesia. Dan segera kami jemput di bandara pada Senin (21/8/2023) kemarin,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Raih Podium di Kejurnas Time Rally Bali 2023, Misi DSRT Berlangsung Sukses

rockomotif-kejurnas-time-rally-bali.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Misi pembibitan yang dilakukan Daihatsu Sport Rally Team dalam industri Time Rally, berlangsung sukses pada gelaran Kejurnas Time Rally Bali yang berlangsung akhir pekan lalu (19-20-/8-2023).

Dalam kesempatan tersebut, tim yang disupport oleh PT Astra Daihatsu Motor ini tidak hanya berhasil meraih banyak trofi kemenangan, namun juga sukses melakukan regenerasi.

Adi Wibowo, selaku Team Principal DSRT, menjelaskan terkait kemenangan tim yang ia nahkodai ini diharapkan dapat menjadi semangat bagi para atlet time rally muda, di mana tidak hanya mengejar prestasi, namun juga yang lebih penting adalah regenerasi yang bisa berjalan beriringan.

“Kerja keras dan ketekun dari anak-anak pemula ini patut menjadi contoh untuk pereli pemula lainnya sehingga nantinya akan adanya regenerasi di perlombaan ini. Saya bangga atas jerih payah mereka yang berhasil mengungguli pereli senior dan ini menandakan target maupun program dari team berjalan sesuai harapan, mudah-mudahan mereka dapat menjadi Juara Nasional Time Rally 2023,” ungkap Adi Wibowo, usai Kejurnas Time Rally Bali.

Sementara itu, terkait hasil yang diraih oleh Daihatsu Sport Rally Team, pada putaran ketiga tersebut ia juga berhasil menyabet kemenangan di mana trio yang didalamnya berisikan anggota Ginanjar Pastika/Rizky Nanda Noverianto/Fudin Bili yang masih tergolong pemula ini dapat mengungguli peserta seniornya dengan menempati posisi runner up.

“Mimpi menjadi kenyataan buat saya dapat hasil yang sangat memuaskan di Bali ini, tempaan dari Team Daihatsu Sport dari coaching maupun masukan dari para senior membuat kami menjadi naik ke podium bergengsi,” ujar Ginanjar, mewakili anggota tim lainnya.

Daihatsu Sport juga mendominasi di Kejuaraan Wanita, pasangan Monica Santoso/Pamela Agustine/Laurell Kurniasari/Emalia Pudjiastuti menjadi pemenang di kelas ini, selain itu mereka juga berhasil menempati posisi kedua di Kejuaraan Non Seeded.

Kekompakan team mebuahkan hasil yang baik dengan menempati peringkat ketiga di Kejuaraan Team Club. Terima kasih atas dukungan para sponsor di Kejurnas putaran 3 Bali, ASTRA DAIHATSU MOTOR (ADM), SUADE Motorsport, KFC, TMTAK, Jakarta Ban dan Jangkar Biru, Team kembali menata strategi untuk  putaran selanjutnya di Kalimantan Selatan bulan Oktober dan putaran penutup di Jawa Barat nanti.

New Honda Brio Masih Jadi Idola di GIIAS 2023

rockomotif-new-honda-brio.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Selama gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung pada 10-20 Agustus 2023 di ICE BSD, Tangerang, penjualan New Honda Brio masih menjadi tulang punggung PT Honda Prospect Motor.

Hal ini berdasarkan data yang dirilis oleh Agen Pemegang Merk tersebut, di mana melalui informasi resminya, jenama asal Jepang tersebut berhasil membukukan total penjualan sebanyak 1.992 unit.

Produk baru yang diluncurkan sebelum gelaran GIIAS 2023 ini, New Honda Brio berkontribusi sebesar 24 persen atau sebanyak 485 unit. Tidak hanya model tersebut, adapun produk lain yang turut memikat konsumen selama pameran berlangsung adalah All New Honda CR-V.

Pada ajang GIIAS kali ini, All New Honda CR-V mengumpulkan penjualan sebanyak 385 unit atau sebesar 19% dari total penjualan Honda. Diluncurkan pada 10 Agustus 2023,  All New Honda CR-V menjadi salah satu model yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung di booth Honda sepanjang penyelenggaraan GIIAS tahun ini.

Selain New Honda Brio dan All New Honda CR-V, penjualan sepanjang GIIAS tahun ini sebagian besar disumbangkan oleh produk-produk di segmen SUV. Salah satu produk favorit di segmen ini, yaitu HR-V, di mana model ini menyumbangkan penjualan sebanyak 365 unit.

Kemudian diikuti oleh BR-V yang menyumbangkan penjualan sebesar 340 unit dan model WR-V sebanyak 325 unit. Seluruh angka penjualan ini merupakan pemesanan yang dilakukan di booth Honda selama GIIAS 2023 berlangsung dan telah memenuhi prosedur administrasi dengan booking fee.

 “Kami berterima kasih atas sambutan konsumen yang sangat antusias untuk produk-produk Honda di ajang GIIAS 2023, terutama untuk model-model SUV Honda yang terus menjadi favorit di tengah banyaknya mobil baru yang diluncurkan tahun ini. Produk terbaru kami, yaitu All New Honda CR-V langsung disambut baik oleh konsumen, sementara produk lain seperti All New Honda HR-V, BR-V dan WR-V mencatat penjualan yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kami berharap pencapaian penjualan di GIIAS tahun ini kembali menyegarkan pasar dan memicu trend yang positif untuk penjualan otomotif di tahun ini,” jelas Yusak Billy selaku Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor

Heboh Video Viral Korban Tabrakan di Kota Banjar, Begini Faktanya

Heboh-Video-Viral-Korban-Tabrakan-di-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Video korban tabrakan bikin heboh warga Kota Banjar, Jawa Barat. Sebab, video yang viral di aplikasi percakapan WhatsApp tersebut, memperlihatkan korban kecelakaan lalu lintas yang informasinya di Kota Banjar.

Dalam video berdurasi 27 detik itu, kecelakaan terjadi pada malam hari. Selain itu memperlihatkan 5 orang tergeletak di tengah jalan dengan berlumuran darah, dan tidak sadarkan diri.

Baca Juga: Di Kota Banjar, Truk Oleng Hantam 2 Kendaraan yang Terparkir

Dalam video yang viral tersebut, juga memperlihatkan dua kendaraan yang terlibat tabrakan. Kendaraan tersebut nampak rusak parah dan tidak berbentuk.

Banyak yang menyebarkan video korban tabrakan itu, dan menginformasikan bahwa kejadian kecelakaan lalu lintas itu terjadi di wilayah Bulak Sawah, Langensari, Kota Banjar.

Kemudian, ada juga yang menyebut peristiwa itu terjadi di dekat jembatan rel kereta api arah ke Mandalare, dan di wilayah Dobo, Kecamatan Pataruman.

Menanggapi video viral itu, KBO Satlantas Polres Kota Banjar, Ipda Sugeng Sulendro mengatakan, berdasarkan informasi tersebut, anggota Satlantas langsung melakukan pengecekan ke lapangan.

“Tadi malam anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Kota Banjar, bahkan dari BPBD dan Damkar, juga melakukan pengecekan terhadap informasi itu. Tapi tidak ditemukan apa yang dimaksud,” kata Sugeng, Selasa (22/8/2023).

Baca Juga: Kecelakaan Maut, Pasutri Tewas Usai Dihantam Pikap di Banjar

Pihaknya memastikan, bahwa video yang memperlihatkan korban tabrakan itu bukan terjadi di wilayah Kota Banjar.

“Dan sampai saat ini, kami khususnya dari Unit Gakkum tidak menerima laporan lebih lanjut terkait hal tersebut,” terangnya.

Sugeng pun mengimbau kepada masyarakat ,untuk tidak menyebarkan video korban kecelakaan atau informasi yang belum jelas sumbernya.

“Saya imbau masyarakat untuk tidak mudah termakan informasi yang belum jelas sumbernya,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts