Beranda blog Halaman 387

Germas Award Tahun 2023, Kemenkumham Raih Penghargaan Terbaik Kedua

Germas.jpg

harapanrakyat.com,- Germas Award Tahun 2023, Kementerian Hukum dan HAM raih penghargaan terbaik kedua. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Award ini digelar oleh Kemenko Bidang PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan).

Penyerahan penghargaan yang berlangsung di Ruang Heritage Kantor Kemenko Bidang PMK, Jakarta, itu diterima langsung oleh Staf Ahli Menkumham Bidang Reformasi Birokrasi, Asep Kurnia, pada Selasa (14/11/2023).

Penghargaan Germas Award merupakan apresiasi kepada Lembaga dan Kementerian, serta pemerintah daerah yang sudah melaksanakan program Germas.

Pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat di masing-masing instansi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan pegawai, serta mencegah penyakit tidak menular. Hal itu menjadi langkah konkrit seorang pimpinan lembaga.

Baca Juga: Menerapkan Gaya Hidup Slow Living Supaya Gak Stres!

Dengan adanya Germas Award Tahun 2023 diharapkan kedepan menjadi budaya preventif guna menekan angka kesakitan di lingkungan karyawan atau pegawai dan masyarakat.

Germas sendiri merupakan tindak lanjut Inpres No. 1 Tahun 2017, yang mana pemerintah mengajak semua K/L dan pemerintah daerah untuk komitmen membangun budaya hidup sehat.

Dalam Germas Award Tahun 2023 ini, Kemenkumham meraih penghargaan terbaik kedua berdasarkan hasil penilaian para tim pakar. Serta tim penilai yang berlangsung selama tiga bulan.

Adapun yang menjadi tim penilai dalam Germas Award ini meliputi Sekretariat Kabinet, Kemenkes, Kemendagri, Kemenko PMK, Kemenpan RB. Kemudian, Bappenas, para Tim Penilai dan Tim Pakar. (Eva/R3/HR-Online)

Batu Lempar Garut, Destinasi Healing di Kaki Gunung Godog

Batu-Lempar-Garut.jpg

Wisata Alam Batu Lempar adalah destinasi healing terbaru yang beralamat di Jalan Godog, Kelurahan Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Di sini, pengunjung bisa menemukan keindahan alam di tengah pohon-pohon pinus dengan sungai kecil dan suasana yang sejuk.

Karena lokasinya berada di kaki Gunung Godog, tempat ini memiliki kaitan dengan pemakaman keramat Syekh Rohmat (Prabu Kiansantang). Oleh karena itu, pengunjung bisa merasakan aura magis berkat adanya aspek budaya dan sejarah yang melingkupi kawasan ini.

Sejuk dan Syahdu di Batu Lempar Garut

Sebagai tempat wisata, tentunya Batu Lempar sudah memiliki fasilitas yang memadai untuk kenyaman pengunjung. Keberadaan fasilitas yang memadai menjadikan tempat ini semakin cocok untuk refreshing.

Baca Juga: Kampung Muara Sunda Garut, Makan Liwet dengan View Gunung

Keindahan, Aksesibilitas, dan Catatan

Daya tarik utama dari Batu Lempar adalah kondisi alam yang asri dengan suasana pegunungan yang sejuk. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim kemarau, agar pengunjung bisa merasakan keseruan jalan-jalan di sekitar lokasi sambil menikmati pemandangan alam dan santapan ringan.

Untuk memasuki kawasan Batu Lempar setiap pengunjung harus membayar tiket masuk yang terjangkau, yakni sebesar Rp 5.000 per orang.  Jarak dari parkiran ke area wisata bisa ditempuh dengan jalan kaki ringan, sehingga tempat ini cocok untuk healing. 

Akses masuk ke lokasi mungkin lebih sulit saat cuaca mendung sehingga disarankan untuk memarkir kendaraan di luar jika hujan. Selain itu, perlu adanya kewaspadaan terhadap nyamuk dengan membawa lotion khusus yang dapat melindungi kulit dari gigitan serangga.

Baca Juga: Aksen Coffee Garut, Tempat Ngopi Hits ala Ubud di Jawa Barat

Suasana, Fasilitas, dan Kebersihan

Kemudian, daya tarik lain yang membuat pengalaman Anda tak terlupakan di Batu Lempar Garut adalah dengan bersantai di tengah pohon pinus sambil minum kopi. 

Terdapat beberapa gazebo sebagai tempat istirahat yang memungkinkan pengunjung untuk botram atau membawa bekal dari rumah. Kondisi toilet yang bersih dan tempat makan turut menambah kesan positif selama menghabiskan waktu di lokasi.

Merangkum ulasan beberapa pengunjung, aspek kebersihan seperti keberadaan sampah-sampah di beberapa titik menjadi tantangan bagi pengelola. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan dan keindahan tempat, termasuk bagi wisatawan yang berkunjung dengan tidak meninggalkan sampah sembarangan.

Secara keseluruhan, Batu Lempar Garut adalah destinasi wisata alam yang menawarkan keindahan pohon pinus di kaki Gunung Godog. Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama agar kawasan ini dapat bertahan hingga lintas generasi. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Massa Buruh Cimahi Tolak Formulasi UMK, Jika Pemerintah Terapkan Ini!

Massa-Buruh-Kota-Cimahi.jpg

harapanrakyat.com – Buruh Kota Cimahi, Jawa Barat, menolak formulasi penghitungan upah minimum kota (UMK) 2024 jika mengacu pada PP 51/2023 tentang pengupahan. Buruh menilai, hal itu sangat merugikan kaum buruh.

“Tentu saja kami menolak dengan tegas jika formulasi UKM 2024 masih mengacu pada PP 51/2023. Itu jelas sangat merugikan kami kalangan buruh. Ini sama saja PP yang baru tidak ada bedanya dengan PP 36 sebelumnya,” ungkap Ketua DPC SBSI 92 Kota Cimahi, Asep Jamaludin, Selasa (14/11/2023).

Sebagai informasi, pada PP Nomor 51 tahun 2023, penghitungan UMK menggunakan pertimbangan tiga variabel. Tiga variabel itu yakni inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu.

Baca Juga : Buruh Kota Cimahi Tuntut Kenaikan UMK 2024 Sebesar 25 Persen

Asep menyoroti mengenai klausul indeks tertentu yang menjadi salah satu variabel. Ia menilai, indeks tertentu itu ditentukan Dewan Pengupahan Daerah dengan pertimbangan terhadap tingkat penyerapan tenaga kerja dan rata-rata atau median upah.

Asep mengatakan, jika pemerintah mengacu pada peraturan baru tersebut, maka UMK di Kota Cimahi jelas tidak akan mengalami kenaikan yang berarti. Padahal, lanjut Asep, buruh Kota Cimahi menuntut kenaikan UMK pada 2024 sebesar 25 persen.

Asep mengungkapkan, alasan tuntutan kenaikan UMK 2024 itu berdasarkan ukuran kebutuhan hidup yang terus meroket. Hal itu lantaran mahalnya kebutuhan pokok utama saat ini.

“Kita akan tetap meminta Pak Pj Wali Kota Cimahi memberi rekomendasi UMK 2024 dengan kenaikan 25 persen. Tuntutan ini berdasarkan kesepakatan bersama aliansi serikat pekerja dan serikat buruh  Kota Cimahi,” katanya

Kawal Kenaikan UMK 2024 Cimahi

Asep menambahkan, aliansi buruh dan pekerja di Kota Cimahi bakal melakukan aksi besar-besaran guna menuntut kenaikan upah layak 2024. Ia bersama seluruh kalangan buruh memberikan ancaman akan melakukan aksi mogok massal jika pemerintah tidak memenuhi tuntutannya.

Baca Juga : Daftar UMK Jawa Barat 2023, Kota Banjar Paling Rendah

Selain menuntut naiknya UMK 25 persen pada 2024, buruh juga menuntut pemerintah mencabut Undang-undang Cipta Kerja Nomor 6 tahun 2023. Buruh pun mendesak Pemkot Cimahi mengimplementasikan Perda 8 tahun 2015 tentang Ketenagakerjaan.

Jika Pemkot Cimahi tidak memenuhi tuntutan UMK 2024, kata Asep, maka pihaknya akan melakukan aksi massa selama tiga hari mulai 22 November 2023.

“Itu sudah menjadi kesepakatan rapat koordinasi serikat pekerja dan serikat buruh di Kota Cimahi. Selain itu jika penerapan UMK 2024 menggunakan formulasi PP 51/2023, tentunya kami sangat menolaknya,” kata Asep di Cimahi. (Eri/R13/HR Online)

Prajurit TNI Kodim Cimahi Wajib Jaga Netralitas Selama Pemilu 2024

Dandim-0609-Cimahi-Letkol-Arm-Boby.jpg

harapanrakyat.com – Dandim 0609 Cimahi Letkol Arm Boby kembali menegaskan prajurit TNI harus menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2024. Setiap anggota TNI harus mampu menjaga kondusifitas wilayah selama pelaksanaan Pemilu 2024.

Ia mengungkapkan, setiap prajurit TNI di Kodim 0609 Cimahi tidak boleh memberikan simbol atau tanda tertentu mengarah ke partai politik tertentu.

“Prajurit TNI, khususnya Kodim 0609 Cimahi wajib menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2024. Tidak boleh memberikan simbol-simbol yang mengarah ke partai politik tertentu,” ungkap Boby, kemarin.

Baca Juga : Pemilu Serentak, ASN Jawa Barat Wajib Jaga Netralitas

Boby mengingatkan, jika dalam melaksanakan tugasnya, prajurit harus tegak lurus sesuai aturan. Yakni TNI tidak boleh memihak kepada salah satu calon partai politik. Hal itu agar pesta demokrasi 5 tahunan berjalan dengan aman kondusif.

“Pada masa kampanye Pemilu, prajurit TNI harus bijak dalam bermedsos (media sosial). Tidak boleh berfoto dengan memberi tanda dengan menggunakan simbol atau jari di medsos. TNI harus tetap netral,” ujar Boby.

Saat pelaksanaan Pemilu, lanjut Boby, sesuai instruksi Panglima, anggota TNI wajib masuk ke dalam tempat pemungutan suara (TPS). Meski demikian, kehadiran anggota TNI di TPS harus tetap didampingi petugas TPS.

“Anggota TNI tidak boleh turut mempengaruhi masyarakat dalam memberikan pilihannya. Panglima TNI menyampaikan agar para prajurit TNI harus netral,” ucap ia.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0609 Cimahi ini juga turut membagikan buku saku netralitas prajurit TNI dalam menjaga netralitas Pemilu 2024. (Eri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Ditumpangi Ayah dan Anak, Dump Truk di Tasikmalaya Masuk Jurang

Ditumpangi-Ayah-dan-Anak-Dump-Truk-di-Tasikmalaya-Masuk-Jurang.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah dump truk jenis Mitsubishi bernopol Z 9413 MO, masuk jurang sedalam 10 meter di Jalan Raya Tasikmalaya – Garut tepatnya di Kampung Legok Buluh, Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Selasa (14/11/2023) dini hari.

Diduga pengemudi mobil mengantuk, sehingga hilang kendali dan masuk ke jurang.

Menurut sejumlah saksi, dump truk tersebut datang dari arah Garut menuju Tasikmalaya. Sebelum masuk jurang, truk sempat menghantam pos ronda dan pembatas jalan.

Akibat insiden tersebut, sang sopir yang diketahui bernama Ilyas mengalami patah tangan. Sementara sang kernet bernama Irfan hanya mengalami luka ringan.

“Kedua korban ternyata merupakan ayah dan anak, warga Kelurahan Cibunigeulis, Kota Tasikmalaya,” ungkap Nia warga setempat yang juga saksi mata.

Baca juga: Aksi Pelaku Pencurian Motor Kurir Paket di Tasikmalaya Terekam CCTV

Saat ini, dump truk tersebut masih berada di dasar jurang belum dievakuasi oleh pihak kepolisian.

“Untuk kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit,” katanya.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Yudiono, membenarkan insiden dump truk masuk jurang.

Ia menjelaskan kronologi kejadian. Kata dia, awalnya mobil truk datang dari arah Garut menuju Tasikmalaya. Setibanya di TKP saat melintasi jalan menurun dan menikung, kendaraan hilang kendali kemudian oleng ke kanan jalan dan terperosok ke jurang sedalam 10 meter.

“Akibat dari kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut, pengemudi dump truk mengalami luka – luka dan dibawa ke Rumah Sakit SMC Kabupaten Tasikmalaya. Sementara kondisi kendaraan rusak berat,” ucapnya. (Apip/R8/HR Online/Editor Jujang)

Satpol PP dan Bawaslu Pangandaran Tertibkan Ratusan APS di Langkaplancar

tertibkan-ratusan-PKL.jpg

harapanrakyat.com,- Satpol PP Pangandaran tertibkan ratusan alat peraga sosialisasi (APS) yang tidak sesuai aturan di wilayah Kecamatan Langkaplancar.

Ketua Bawaslu Langkaplancar Mohammad Komara mengatakan, sesuai aturan yang berlaku, usai penetapan daftar calon tetap (DCT) dan belum masuk masa kampanye. Karena itu, APS yang memiliki unsur ajakan langsung ditertibkan.

“Sebelumnya Bawaslu sudah mengimbau bahwa tahapan DCT sudah sejak 3 November. Maka dari itu, jika ada yang berpotensi kampanye sebelum tahapan, termasuk masalah APS juga kita ingatkan,” ujarnya, Selasa (14/11/23).

Komara menambahkan, dalam penertiban tersebut pihaknya menegaskan Satpol PP dan Bawaslu hanya menertibkan yang melanggar, seperti berisi ajakan, bergambar paku, ada gambar surat suara dan lainnya.

Baca juga: Bawaslu-Satpol PP Pangandaran Tertibkan Alat Peraga Sosialisasi yang Melanggar

Selain itu, lanjutnya, APS yang terpasang di tempat yang tidak sesuai juga menjadi sasaran, seperti di tempat ibadah, di pohon hingga di gedung pemerintah.

“Kita mencatat ada 382 APS yang melanggar. Adapun rinciannya 88 baliho, umbul-umbul 14, poster 272 dan media lainnya 8,” imbuhnya.

Komara mengingatkan, untuk tahapan kampanye akan berlangsung 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024 mendatang.

“Kami harap semua bisa menjalankan sesuai tahapan dan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (Enceng/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

KPU Subang Gelar Kirab Pemilu 2024, Sarana Sosialisasi Pemilu Damai di Kabupaten Subang

KPU Subang Gelar Kirab Pemilu 2024, Sarana Sosialisasi Pemilu Damai di Kabupaten Subang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang melakukan sosialisasi pemilu kepada masyarakat dengan menyelenggarakan Kirab Pemilu 2024 pada Senin (13/11) di Halaman Kantor Bupati Subang.

Kegiatan yang dilaksanakan serentak secara nasional tersebut digelar selama tujuh hari mulai tanggal 13-19 November 2023 yang dibagi ke tujuh daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Subang.

Kirab Pemilu 2024 mengusung tema 'Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa'. Pada kesempatan tersebut, 18 partai politik yang tercatat di Kabupaten Subang menggunakan atribut masing-masing serta tidak diperkenankan menampilkan foto calon legislatif maupun calon presiden dan calon wakil presiden.

Ketua KPU Subang, Suryaman, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa harapan diadakannya Kirab Pemilu adalah menyadarkan masyarakat bahwa pesta demokrasi 2024 akan segera dilaksanakan sehingga partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk bekerja sama menciptakan pemilu yang aman, jujur, dan adil.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Subang H. Ruhimat menyambut baik dan berharap seluruh lapisan masyarakat dapat mewujudkan pemilu yang aman, damai, tertib, dan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan serah terima Kirab Pemilu dari KPU Kabupaten Bandung Barat kepada KPU Kabupaten Subang. Dilanjut dengan penandatanganan Berita Acara Kirab oleh Sekretaris KPU Kabupaten Subang dan Sekretaris KPU Kabupaten Bandung Barat, yang disaksikan oleh Kepala Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Barat dan Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat.

Selanjutnya dilakukan pembacaan Deklarasi Pemilu Damai yang dipimpin oleh Ketua KPU Subang dan penandatanganan Deklarasi 'Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa' oleh Bupati Subang, Ketua KPU Subang, Ketua Bawaslu Subang, unsur Forkopimda, dan Ketua Partai Politik.

Adapun rute Kirab Pemilu dimulai dari Halaman Kantor Bupati Subang – Wisma Karya – Jl. Ahmad Yani – Jl. Letjen Soeprapto – Jl. MT. Haryono – Jl. Ki Hajar Dewantara – Jl. Arif Rahman Hakim – Jl. Mayjen Sutoyo – Jl. Otista – Jl. D.I.Panjaitan – Halaman Kantor Bupati Subang.

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2023

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2023

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si, menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Ke-78 Hari Pahlawan Nasional tahun 2023 tingkat Kabupaten Subang, bertempat di Halaman Kantor Bupati Subang, Jumat (10/11).

Sekda Subang H. Asep Nuroni sebagai inspektur upacara menyampaikan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini, dimana disampaikan bahwa tema yang diusung pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2023 yaitu 'Semangat Pahlawan Untuk Masa Depan Bangsa Dalam Memerangi Kemiskinan Dan Kebodohan'.

Ia menyatakan bahwa tema yang diangkat merupakan langkah dalam menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata.

"kita merupakan pasar yang besar dan dikaruniai begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa," Tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi suatu tantangan bagi generasi penerus untuk dapat mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk Indonesia bagi kejayaan Bangsa dan Negara.

"ancaman dan tantangan ini akan kita taklukkan berbekal semangat yang sama seperti dicontohkan Para Pejuang 10 November 1945," Ujarnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa pahlawan telah mengajarkan untuk selalu berjuang dengan semangat yang menggelora untuk menghadapi berbagai tantangan dan rintangan.

"sebesar apapun ancaman dan tantangan yang akan kita hadapi. dengan tangan mengepal dan dada menggelora," Ungkapnya.

Menutup amanatnya, Sekda Subang yang menyampaikan amanat Menteri Sosial mengajak untuk bersama sama membangun usaha dan ekonomi kerakyatan, untuk Indonesia maju dan sejahtera.

"Mari bersama kita bangun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang makin maju, makin sejahtera," Tutupnya.

Turut hadir pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2023 Jajaran Pejabat Forkopimda, Para Asda, Para Kepala OPD, Para Camat, Para Veteran yang tergabung pada LVRI serta tamu undangan lainnya.

Upacara Tabur Bunga dan Ziarah Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023

Upacara Tabur Bunga dan Ziarah Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni S.Sos.,M.Si bersama Forkopimda Kabupaten Subang melaksanakan Upacara Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Cidongkol, Jumat (10/11/2023).

Upacara Ziarah tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Pahlawan 10 November 2023 sebagai wujud penghormatan dari Pemerintah Daerah dan Forkopimda Kabupaten Subang kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Dandim 0605 Subang Letkol Inf Bambang Raditya M.Han dan Komandan Upacara Kapten Arm Kokom Komara Danramil Sagalaherang Subang.

Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan Cidongkol oleh Inspektur Upacara dilanjutkan dengan tabur bunga ke komplek taman makam pahlawan yang dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang dan seluruh pejabat yang hadir.

Upacara Ziarah Taman Makam tersebut diikuti oleh Forkopimda Kabupaten Subang, para Kepala OPD, unsur TNI/ Polri, Satpol PP Kabupaten Subang, BPBD Kabupaten Subang, dan perwakilan ASN Kabupaten Subang.

ATSI Sebut Kondisi Operator Seluler Indonesia Serupa Nakes Era Pandemi Covid-19

IMG_20231113_150711_copy_800x600.jpg

review1st.com – Wakil Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys menyebut operator seluler di Indonesia saat ini serupa dengan tenaga kesehatan saat pandemi Covid-19 lalu.

Hal itu, Merza Fachys ungkapkan saat diskusi di Selular Business Forum (SBF) yang Selular Media Network gelar hari Senin (13/11/2023), di Jakarta.

Tema dari SBF 13 November 2023 yakni “Lelang Spektrum 700 Mhz dan 26 Ghz, Upaya Mendorong Penetrasi 5G”.

ATSI Sebut Kondisi Operator Seluler Indonesia Serupa Nakes Era Pandemi Covid-19

Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi 700 MHz dan 26 GHz. 

Kedua spectrum yang sudah idle tersebut dapat digunakan untuk mendukung layanan mobile broadband, khususnya mendorong penetrasi 5G. 

Penggunaan kedua frekuensi itu, memberikan peluang bagi operator untuk memperluas layanan 5G yang selama ini seolah jalan di tempat, sekaligus memonetisasi berbagai use case yang kelak berkembang.

Hal tersebut yang membuat Selular Media Network menggelar SBF bertema “Lelang Spektrum 700 Mhz dan 26 Ghz, Upaya Mendorong Penetrasi 5G”.

CEO Selular Media Network, Uday Rayana mengatakan dengan adanya Selular Business Forum ini ingin mendorong perubahan mekanisme lelang spectrum sesuai dengan kondisi dan kebutuhan operator selular saat ini.

“Tentunya, baik dari sisi harga, metode lelang, waktu pembayaran BHP frekuensi, hingga perlunya insentif bagi operator,” ujar Uday, Senin (13/11/2023).

Uday menyebut pada diskusi kali ini ada empat narasumber yang memiliki kapasitas luar biasa di dunia teknologi telekomunikasi, yakni:

1. Denny Setiawan, Direktur Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Kominfo.

2. Merza Fachys, Wakil Ketua Umum ATSI (Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia)

3. Mareta Pratiwi, Executive Secretary to PIDI 4.0 (Pusat Industri Digital Indonesia) Kementerian Perindustrian

4. Sigit Puspito Wigati Jarot, Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional Mastel

“Dengan adanya diskusi ini, kami harapkan ada kejelasan terkait lelang spektrum 700 Mhz dan 26 Ghz hingga mendorong penetrasi 5G di Indonesia,” tandas Uday.

Operator Selular Seperti Nakes Saat Pandemi Covid-19

Pada acara tersebut, Merza Fachys, Wakil Ketua Umum ATSI mengatakan jika operator seluler di Indonesia saat ini serupa dengan tenaga kesehatan saat pandemi Covid-19 lalu.

Merza mengatakan kondisi tersebut berdasarkan dari kajian yang Global System for Mobile Communications Association atau GSMA keluarkan.

Bahkan kajian tersebut sudah ATSI laporkan ke pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) hingga Presiden Joko Widodo.

Merza menyebut kondisi perusahaan operator seluler saat ini tidak sehat dan sering berkorban seperti nakes yang menyelamatkan kepentingan bangsa.

“Pertumbuhan operator seluler saat ini tidak sehat dengan regulatory charge yang tinggi yakni sekitar 12 persen. Padahal yang wajar regulatory charge seharusnya di bawah 10 persen,” ujarnya.

“Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan operator seluler juga tidak seperti masa jayanya dahulu. Ini yang wajib diperhatikan pemerintah supaya operator seluler yang menjadi tulang punggung perekonomian digital justru harus menjadi korban,” sambungnya. 

Menanggapi hal tersebut, Denny Setiawan, Direktur Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Kominfo menyebut Kominfo menyadari permasalahan yang ada dalam operator seluler di Indonesia.

“Pak Menteri (Kominfo) sudah bertemu para CEO sudah berproses untuk menyiapkan sejumlah aturan yang tidak memberatkan siapapun dan tidak menurunkan kualitas layanan seluler maupun internet kita,” ujarnya.

“Untuk mencapai 5G, hal yang pertama akan Kominfo lakukan tentu saja dengan melelang spektrum 700 Mhz dan 26 Ghz yang sedang pemerintah godok peraturannya,” sambungnya.

Sementara itu, Sigit Puspito Wigati Jarot, Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional Mastel menyebut ada tiga isu penting dalam lelang spektrum.

“Pertama yakni harganya harus terjangkau. Lalu, idealnya hanya satu pemenang tetapi pemenang wajib lakukan sharing kepada yang lainnya. Ketiga adalah pengalaman pengguna yang menyenangkan sehingga semakin semangat menggunakan 5G,” ungkapnya.

DI sisi lain, Mareta Pratiwi, Executive Secretary to PIDI 4.0 (Pusat Industri Digital Indonesia) Kementerian Perindustrian menyebut teknologi 5G yang memiliki potensi meningkatkan produk domestik bruto (PDB) manufaktur global 4% atau hanya di bawah $740 miliar.

“Bisnis potensi 5G ini sudah diprediksi sejak 2019 dan sangat luar biasa, bisnis yang sangat menjanjikan. Hal ini sebenarnya peluang bagi dunia teknologi dan butuh implementasi jaringan teknologi 5G,” ungkap Mareta.

Recent Posts