Beranda blog Halaman 269

Setda Subang: Perjanjian Kinerja Jangan Hanya Jadi Formalitas

suarasubang.com – Pada pagi Selasa, 6 Februari 2024, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si, memimpin apel bersama ASN Lingkup Setda Subang di Halaman Kantor Bupati Subang.

Agenda utama hari itu adalah penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) oleh berbagai elemen, seperti Asisten Daerah, Staf Ahli, dan Setiap Bagian di Lingkup Setda Subang.

Perjanjian Kinerja ini tidak sekadar formalitas, melainkan langkah konkret dalam mewujudkan clear government dan clean governance, sesuai dengan aturan Permen PANRB No. 53/2014.

Dalam amanatnya, Kang Asep Nuroni menekankan pentingnya mencanangkan zona integritas untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Setda harus menjadi pionir dalam mewujudkan WBK dan WBBM tersebut,” ungkap Kang Asep Nuroni, menegaskan bahwa penandatanganan PK bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen sungguh-sungguh.

Ia menekankan bahwa PK yang ditandatangani adalah komitmen untuk mencapai target kinerja yang tercantum dalam dokumen tersebut.

Dengan langkah ini, Setda Subang menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari korupsi dan berkomitmen pada pelayanan birokrasi yang berkualitas.

Penandatanganan PK bukan hanya sekedar tindakan formal, tetapi juga langkah awal menuju efektivitas dan transparansi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Pj Bupati Subang Soroti Sampah dan Inflasi dalam Pembangunan Daerahnya

suarasubang.com – Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, turut berpartisipasi dalam briefing staff yang mencakup Rakor Pengendalian Inflasi dan Pelayanan Pemerintah Daerah

Fokus briefing kali ini melibatkan pergerakan inflasi di Kabupaten Subang pada bulan Januari, penanganan KLB demam berdarah, alokasi anggaran BP4D, kemajuan input SIRUP, dan rencana implementasi car free day.

Penjabat Bupati Subang memprioritaskan penanganan masalah kesehatan dan kebersihan lingkungan di seluruh wilayah Kabupaten. Dr. Imran menekankan perlunya optimalisasi pengelolaan sampah, terutama di jalan protokol dari Subang bagian selatan hingga utara.

Dalam menjaga kelestarian lingkungan, Dr. Imran menekankan pentingnya kolaborasi dengan Badan Pengelolaan Sumber Daya Air Sungai (BBWS) dan Pemerintah Pusat, mengingat Kabupaten Subang memiliki banyak daerah aliran sungai.

Dalam konteks inflasi, Dr. Imran mendorong pemantauan terus-menerus terhadap 20 kebutuhan pokok. Ia juga mendorong kerja sama antar daerah terkait kebutuhan pokok, karena menangani inflasi memerlukan kolaborasi.

Dr. Imran menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Subang memerlukan kerjasama seluruh pihak, mengajak Pemerintah dan masyarakat setempat untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam membangun Subang.

Spesifikasi dan Harga Vivo v30, Begini Kelebihan dan Kekurangan

suarasubang.com – Jika Anda sedang mencari informasi terbaru tentang handphone, khususnya Vivo v30 yang dirilis pada bulan Februari 2024, artikel ini akan membahas secara detail mengenai spesifikasi, harga, serta kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda ketahui.

Harga dan Spesifikasi Vivo v30

Vivo v30 hadir sebagai jawaban atas tuntutan pengguna HP Vivo yang selalu menginginkan perangkat terbaik setiap tahunnya.

Dengan harga yang disesuaikan dengan segmentasinya, Vivo v30 menargetkan persaingan di segmen harga yang seimbang.

Harga diskon dan pre order seringkali ditawarkan saat peluncuran, memberikan nilai tambah bagi konsumen.

Dengan Layar AMOLED HDR10+ 120Hz berukuran 6.78 inches, Vivo v30 menawarkan visual yang menarik dengan resolusi tinggi 1260 x 2800 pixels.

Desain layar yang modern dengan screen-to-body ratio hingga 89.9% membuatnya cocok untuk berbagai kebutuhan, termasuk gaming dan produktivitas sehari-hari.

Untuk fotografi, Vivo v30 membawa kamera utama 50 MP (wide) dan 50 MP (ultrawide) dengan fitur seperti Ring-LED flash, panorama, dan HDR.

Kemampuan fotografi dan videografi yang baik, terutama dalam kondisi low light, menjadikan perangkat ini unggul dalam segmen ini. Kamera depan 50 MP juga menawarkan pengalaman selfie yang memuaskan.

Ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 7 Gen 3 dan GPU Adreno 720, Vivo v30 menawarkan performa yang handal untuk bersaing di segmen pasar yang dituju.

Sistem operasi Android 14 dengan antarmuka Funtouch 14 memberikan pengalaman pengguna yang berbeda dan responsif.

Dengan variasi memori internal mulai dari 128GB hingga 512GB, Vivo v30 memenuhi kebutuhan penyimpanan pengguna modern.

Baterai berkapasitas 5000 mAh yang tidak dapat dilepas menjamin daya tahan yang cukup untuk penggunaan sehari-hari. Fitur pengisian cepat dan teknologi efisiensi energi memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Dengan dimensi yang ergonomis dan berat yang ringan, Vivo v30 memiliki desain yang sesuai dengan segmen harganya. Pilihan warna seperti Bloom White, Waving Aqua, Lush Green, dan Noble Black memberikan variasi untuk selera konsumen.

Kelebihan dan Kekurangan Vivo v30

Vivo v30 memiliki sejumlah kelebihan, termasuk layar berkualitas tinggi, kamera canggih, performa handal, dan desain menarik. Namun, seperti setiap perangkat, ada juga kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.

Menganalisis spesifikasi secara menyeluruh akan membantu Anda membuat keputusan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan informasi terkini mengenai harga dan penawaran diskon ketika perangkat ini tersedia di pasaran.

Inflasi Subang Tertinggi di Jawa Barat Mencapai 4,90 Persen

suarasubang.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data tingkat inflasi di Jawa Barat, dengan Kabupaten Subang mencatatkan inflasi tertinggi sebesar 4,90 persen belum lama ini. Angka ini mencerminkan tantangan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat Subang.

Menurut BPS, inflasi di Jawa Barat secara keseluruhan mencapai 3,02 persen dengan IHK sebesar 105,76. Kabupaten Subang, bagaimanapun, menghadapi tekanan inflasi lebih tinggi, sedangkan Kota Bandung memiliki inflasi terendah sebesar 1,90 persen.

Inflasi YoY disebabkan oleh kenaikan harga pada beberapa kelompok pengeluaran. Makanan, minuman, tembakau, dan rekreasi menjadi faktor utama yang mendukung peningkatan inflasi.

Kepala BPS Jabar, Marsudijono, menyatakan bahwa kenaikan harga pada kelompok-kelompok tersebut memberikan dampak signifikan.

Inflasi dapat mengakibatkan penurunan daya beli masyarakat, terutama bagi mereka dengan penghasilan rendah.

Peningkatan harga barang dan jasa berpotensi merugikan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Kelompok masyarakat yang sudah termasuk dalam kategori ekonomi rendah dapat mengalami penurunan standar hidup yang signifikan.

Pemerintah daerah Kabupaten Subang dituntut untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam menanggulangi inflasi.

Beberapa arahan yang diberikan melibatkan komunikasi publik yang tidak menimbulkan kepanikan, aktivasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pengawasan harga dan ketersediaan komoditas melalui Satgas Pangan, serta penghematan energi.

Upaya penghematan energi, seperti mematikan lampu yang tidak perlu di siang hari, diimbangi dengan gerakan tanam pangan cepat panen.

Melalui kerja sama antar daerah (KAD), setiap daerah dapat mengoptimalkan sumber daya dan menjaga ketersediaan komoditas pangan strategis.

Langkah-langkah lain yang disarankan mencakup intensifikasi jaringan pengaman sosial, termasuk anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), anggaran Bansos, anggaran Desa, dan realokasi Dana Alokasi Umum (DAU) Bansos Pusat.

Ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Dengan implementasi langkah-langkah tersebut, diharapkan Kabupaten Subang dapat mengendalikan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kejati Jabar Ungkap Dua Berkas Perkara Kasus Subang Lengkap P21

suarasubang.com – Rekontruksi kasus pembunuhan oleh tersangka Yosep Hidayah (bertopi merah) yang merenggut nyawa istri dan anaknya, yaitu Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, di rumah kejadian perkara (TKP), di Jalan Cagak Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (22/11/2023). 

Dalam rekontruksi yang digelar jajaran Kepolisian Ditreskrimum Polda Jabar ini memeragakan 95 adegan yang menggambarkan proses pembunuhan oleh para tersangka.

Rekontruksi kasus pembunuhan oleh tersangka Yosep Hidayah (bertopi merah) yang merenggut nyawa istri dan anaknya, yaitu Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, di rumah kejadian perkara (TKP), di Jalan Cagak Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (22/11/2023).

Dalam rekontruksi yang digelar jajaran Kepolisian Ditreskrimum Polda Jabar ini memeragakan 95 adegan yang menggambarkan proses pembunuhan oleh para tersangka.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) mengungkapkan dua berkas perkara kasus pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang telah lengkap atau P21. Tersisa tiga berkas perkara yang masih belum lengkap sehingga masih dilakukan koordinasi dengan Polda Jabar.

“Berkas kasus Subang dari lima berkas diajukan penyidik Polda Jabar baru P21 untuk berkas YH dan MR atau D. P21 Jumat kemarin,” ujar Kasipenkum Kejati Jabar Nur Sricahyawijaya saat dihubungi, Senin (5/2/2024).

Nur mengatakan, tiga berkas perkara lainnya masih dalam tahap konsultasi dan koordinasi dengan penyidik Polda Jawa Barat (Jabar). Setelah dua berkas perkara lengkap, Kasipenkum mengatakan penyidik akan menyerahkan tersangka dan sejumlah barang bukti.

“Nanti penyidik penuntut ada penyerahan tersangka dan barang bukti,” katanya.

Ia menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan dengan penyidik terkait lokasi penyerahan tersangka dan barang bukti.

Sebelumnya, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar Kombes Pol Surawan mengatakan penyidik telah melengkapi kekurangan berkas perkara yang disampaikan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Kini berkas tersebut telah dinyatakan lengkap.

“Intinya beberapa kekurangan yang kemarin jadi petunjuk P19 sudah kita lengkapi sehingga sekarang sudah dinyatakan lengkap oleh JPU,” katanya, Senin (5/2/2024).

Ia menuturkan kekurangan berkas yang dilengkapi yaitu tambahan keterangan saksi-saksi. Sedangkan barang bukti sendiri sudah lengkap. “Ya hanya keterangan saksi yang sudah kita periksa saja, ditambahkan keterangannya gitu saja,” kata dia.

Surawan mengatakan pada Selasa (6/2/2024) mendatang akan melaksanakan tahap dua penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Subang. Terkait keterlibatan polisi dalam kasus tersebut masih dalam pemeriksaan.

Ketua KPU Terkena Sanksi DKPP karena Pendaftaran Gibran Langgar Etik

suarasubang.com – Pada Senin (5/2/2024), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberikan peringatan keras terakhir kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari.

Hasyim dinilai melanggar kode etik dengan memproses pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden tanpa memenuhi syarat usia minimum capres-cawapres sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023.

DKPP juga memberikan peringatan keras kepada enam Komisioner KPU lainnya. Pertimbangan putusan DKPP menyoroti konsultasi yang seharusnya dilakukan KPU dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah setelah Putusan MK pada 16 Oktober 2023.

DKPP menilai konsultasi yang diajukan pada 23 Oktober 2023 terlambat dan menunjukkan kurangnya responsibilitas terhadap perubahan syarat capres-cawapres 2024.

Meskipun KPU berdalih dengan revisi Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023 pada 3 November 2023, DKPP menilai langkah tersebut terlambat dan tidak sesuai dengan prosedur.

Keempat aduan terhadap komisioner KPU ini menyoroti ketidakpatuhan terhadap putusan MK, yang pada akhirnya mempengaruhi proses pencalonan Gibran.

Sanksi DKPP menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan konsultasi yang tepat dalam menghadapi perubahan hukum.

Langkah-langkah KPU yang dinilai melanggar etika menciptakan ketidakpastian dalam proses pemilihan dan menunjukkan perlunya perubahan dalam perilaku penyelenggara pemilu.

Tragedi Railfans: Bahaya Membuat Konten di Dekat Rel Kereta Api

suarasubang.com – Sebuah kejadian tragis mengguncang komunitas Railfans ketika seorang pelajar SMP tewas tertabrak kereta saat tengah membuat konten di jalur double track Stasiun Pondok Jati – Jatinegara.

Insiden ini mencuat setelah video detik-detik terakhir korban diunggah oleh akun @ScariestProject.

Dalam video tersebut, terlihat korban dan temannya merekam kereta di sisi rel yang berlawanan dari jalur yang mereka rekam sebelumnya.

Meskipun perekam yang selamat berhasil menghindar, sayangnya temannya tidak menyadari kedatangan kereta dan tewas seketika.

Kapolsek Matraman, Kompol Suprasetyo, menyatakan kejadian ini sebagai peringatan serius.

Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan memberikan imbauan kepada warga agar tidak membuat konten di bantaran rel kereta, yang merupakan tindakan berbahaya.

Imbauan tersebut diperkuat dengan kunjungan polisi ke lokasi yang sering dijadikan tempat pembuatan konten oleh komunitas Railfans.

Mereka mengingatkan bahwa daerah tersebut rawan kecelakaan kereta api dan mengajak warga untuk saling mengingatkan demi keselamatan.

Kompol Suprasetyo juga menekankan pentingnya mendapatkan izin dari PT KAI dan warga setempat sebelum membuat konten di sekitar rel kereta api. Hal ini sebagai langkah preventif untuk mencegah adanya korban tertabrak kereta.

Tragedi ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan keselamatan saat membuat konten di lokasi berisiko seperti rel kereta api.

Sebagai komunitas yang antusias terhadap kereta, Railfans perlu mengutamakan keamanan dan mematuhi aturan yang berlaku. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk selalu berhati-hati dan bertanggung jawab dalam mengeksplorasi hobi mereka.

Tertunda, PPK Pagaden Subang Belum Terima Seluruh Surat Suara Pilpres 2024

suarasubang.com – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pagaden masih menantikan kedatangan logistik surat suara untuk pemilihan Presiden pada Pilpres 2024.

Hingga saat ini, dari total 960 kotak suara yang diharapkan, PPK Pagaden baru menerima 764 kotak suara.

Ketua PPK Pagaden, Mustopa Kamal, menjelaskan bahwa kotak suara yang telah diterima mencakup suara untuk DPR RI, DPRD Provinsi, DPD RI, dan DPRD Kabupaten.

Namun, terdapat kekurangan 1 kotak suara untuk DPR RI dan 3 kotak suara untuk DPRD Provinsi, khususnya untuk Desa Jabong.

Mustopa menambahkan bahwa kekurangan surat suara Presiden, DPR RI, dan DPRD Provinsi akan segera diatasi.

Rencananya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang akan mendistribusikan kekurangan tersebut pada tanggal 7 Februari 2024. Kekurangan melibatkan 192 kotak suara untuk Presiden dan kekurangan yang tersisa untuk Desa Jabong terkait DPR RI dan DPRD Provinsi.

Situasi ini menandakan penantian yang masih berlanjut dan memberikan gambaran terkini tentang kelancaran persiapan pemilu di tingkat kecamatan, menjelang momentum Pilpres 2024.

Begini Pengelolaan Kinerja Guru di Platform Merdeka Mengajar (PMM)

suarasubang.com – Platform Merdeka Mengajar (PMM), yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), membawa fitur pengelolaan kinerja guru yang memberikan dampak positif pada dunia pendidikan.

Fungsi utama dari pengelolaan kinerja ini adalah memfasilitasi guru dan kepala sekolah dalam menetapkan sasaran kinerja yang kontekstual, sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan dan pengembangan karir.

Sebelum PMM, pengelolaan kinerja guru dilakukan melalui e-Kinerja dan sistem lain dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

PMM diintegrasikan dengan sistem informasi aparatur sipil negara (ASN) dari BKN, membawa perubahan positif dalam pengelolaan kinerja guru.

Pentingnya Data Penilaian Kinerja Guru yang Terintegrasi E-Kinerja sangat jelas dalam mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.

Dengan landasan regulasi dari Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022, PMM menjadi tonggak penting dalam mengoptimalkan kinerja pegawai aparatur sipil negara.

Namun, hanya guru dan kepala sekolah yang merupakan ASN di bawah naungan pemerintah daerah dan sudah menggunakan e-Kinerja yang dapat memanfaatkan fitur pengelolaan kinerja di PMM.

Perbedaan dengan e-Kinerja BKN terletak pada perencanaan kinerja yang diselaraskan dengan prioritas Rapor Pendidikan tingkat satuan pendidikan, serta pelaksanaan kinerja yang mengikuti periode semester dengan pengumpulan bukti digital yang lebih sederhana.

Proses penggunaan pengelolaan kinerja di PMM melibatkan beberapa tahapan, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian kinerja, yang dilakukan setiap enam bulan sekali.

Dengan mengakses fitur ini melalui akun belajar.id, pengguna harus memastikan bahwa data guru terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

PMM memberikan peluang bagi guru untuk memilih praktik pembelajaran relevan dan kegiatan pengembangan kompetensi sesuai preferensi mereka.

Dengan demikian, pengelolaan kinerja di PMM bukan hanya alat administratif, tetapi juga pendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang lebih terarah dan efektif.

Subang Siap Optimalkan Pengendalian Inflasi dan Pelayanan Pemerintah Daerah

suarasubang.com – Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang memimpin briefing staff untuk membahas isu-isu krusial di Subang.

Acara daring tersebut mencakup pengendalian inflasi, penanganan KLB demam berdarah, alokasi anggaran BP4D, progres input SIRUP, dan rencana car free day.

Dalam pembukaan, Dr. Imran menyoroti urgensi penanganan kesehatan dan kebersihan lingkungan di seluruh wilayah Subang. Fokusnya pada optimalisasi pengelolaan sampah, terutama di jalan protokol dari selatan hingga utara Subang.

Dr. Imran menekankan kolaborasi dengan BBWS dan Pemerintah Pusat dalam penanganan masalah di daerah aliran sungai, mengingat keberagaman aliran sungai di Subang.

Menghadapi Pemilu 2024, Dr. Imran mencatat perlunya peningkatan sosialisasi, khususnya kepada pemilih pemula, dan mengajak stakeholder untuk terus mendidik masyarakat tentang hak pilih mereka.

Dalam konteks inflasi, Dr. Imran mendorong pemantauan terus-menerus terhadap 20 kebutuhan pokok serta kerja sama antar daerah. Operasi pasar dianggap sebagai langkah intervensi pasar yang perlu dilakukan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Pentingnya kerja bersama diakui Dr. Imran, yang menegaskan bahwa pembangunan Subang memerlukan kolaborasi seluruh komponen Pemerintah dan masyarakat. Dia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam membangun Subang.

Recent Posts