Beranda blog Halaman 1747

Jumlah Customer Bertambah, Pendapatan Ultra Voucher Tumbuh 139%

Ultra-Voucher.jpeg

suarasubang.com – PT Trimegah Karya Pratama Tbk (IDX: UVCR), perusahaan pelopor dan aggregator voucher diskon digital terbesar di Indonesia dengan platform bernama Ultra Voucher mencatatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang Semester I 2021. Hal ini didukung bertambahnya jumlah customer (pelanggan) Ultra Voucher hingga per Juni 2021 mencapai sekitar 205.000 pengguna, dibandingkan sebelumnya yaitu sekitar 123.000 pengguna pada periode yang sama di tahun lalu.

Pada laporan keuangan per Semester I 2021 (1H2021), UVCR membukukan pendapatan sebesar Rp 383,14 miliar atau meningkat 139% dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun lalu (year on year/ YoY). Laba bersih juga meningkat signifikan mencapai 130% (YoY) menjadi Rp 1,42 miliar.

Direktur Ultra Voucher, Riky Boy Permata mengatakan kinerja positif UVCR ini seiring pertumbuhan jumlah customer dari sektor bisnis atau B2B Korporasi dan Reseller, juga dari pengguna aplikasi dan customer e-commerce. B2B sendiri berkontribusi sekitar 34,23% dari total pendapatan (24,26% diantaranya dari korporasi, dan reseller 9,97%). Adapun user aplikasi berkontribusi 24,04%, dan customer e-commerce 41,73%.

“Meningkatnya jumlah customer ini menandakan bisnis Ultra Voucher dipercaya dan dinilai prospektif serta memberikan manfaat bagi para pengguna. Kami akan terus menjaga kepercayaan ini dengan meningkatkan produk dan layanan dengan selalu mengedepankan kegiatan bisnis yang berorientasi pada service and reward sejalan dengan visi perusahaan yakni menjadi The Leading Platform in Reward and Everyday Services,” kata Riky dalam pernyataan tertulis, Senin (20/9/2021).

Seiring dengan peningkatan penjualan, Ultra Voucher mendapatkan insentif dalam bentuk diskon dan cashback dari merchant, sehingga laba usaha meningkat 246% dibandingkan dengan Semester I 2020. Realisasi performa Perseroan di 1H2021 ini, lanjut Riky, sesuai dengan target Perseroan di sepanjang tahun 2021.

Riky optimis dengan adanya perolehan dana hasil IPO yang baru saja digelar pada akhir Juli 2021, sebesar Rp 50 miliar, pendapatan usaha bisa meningkat 195% dan perolehan laba bersih meningkat 600% di akhir 2021 dibanding akhir tahun lalu. Dana hasil IPO ini sendiri dipergunakan untuk pengembangan produk dan fitur baru maupun channel distribusi serta pemasaran Perseroan; dengan alokasi 36% akan digunakan untuk belanja modal, 34% akan digunakan untuk beban operasional, dan 30% akan digunakan untuk peningkatan modal kerja.

“Peningkatan pendapatan usaha ditargetkan seiring dengan meningkatnya user Ultra Voucher dari kanal distribusi utama yaitu B2B, e-commerce, direct to retail dan reseller. Untuk itulah Ultra Voucher terus melakukan inovasi dan aksi korporasi termasuk kerjasama dengan sejumlah pihak sebagai bagian dari pengembangan bisnis kami kedepannya,” tutur Riky.

Pasca IPO, Ultra Voucher telah menjadi bagian dari platform mobile banking SimobilPlus milik Bank Sinarmas yang telah diunduh lebih dari 1 juta pengguna dan saat ini juga telah tersedia di mBCA platform mobile banking milik Bank BCA yang melayani lebih dari 26 juta rekening nasabah. Melalui kerja sama dengan pihak perbankan diharapkan dapat meningkatkan transaksi mobile banking serta meningkatkan pengguna Ultra Voucher.

Dengan tersedianya Ultra Voucher di SimobiPlus dan mBCA, perseroan dapat meningkatkan volume transaksi, dan user yang berasal dari nasabah masing-masing bank tersebut dapat menikmati ragam voucher diskon digital dari berbagai segmen yakni Beauty & Relaxation, Departement Store, E-Commerce, Entertainment, Food & Beverage (F&B), Hotel & Travel, Accessories & Jewelry, Lifestyle, Investment, dan lain-lain.

Saat ini, Ultra Voucher telah menjalin 300 brand yang tersebar lebih dari 40.000 outlet di seluruh Indonesia, yang jumlahnya ditargetkan terus bertambah menjadi 400 merchant sampai dengan akhir tahun 2021. Seiring dengan rencana ekspansi di 3 bidang yakni produk, market share yang menjangkau sektor UMKM, dan perluasan bisnis hingga ASEAN, maka jumlah pengguna Ultra Voucher ditargetkan akan terus mengalami peningkatan.

Operasi Patuh Lodaya Dimulai, Pengendara di Subang Harus Tertib Lalu Lintas dan Taati Prokes

IMG-20210920-WA0012.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Satlantas Polres Subang melaksanakan Operasi Patuh Lodaya tahun 2021 secara serentak di Jawa Barat yang dilaksanakan mulai tanggal 20 September sampai tanggal 3 Oktober 2021. dan juga akan digelar dibeberapa titik di wilayah hukum Polres Subang.

Menurut Kasat Lantas Polres Subang AKP Endang Sujana, bahwa Satlantas Polres Subang mulai hari ini tanggal 20 September hingga tanggal 3 Oktober 2021 akan melaksanakan Operasi Patuh Lodaya tahun 2021 serentak di Jawa Barat, untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan memutus matarantai Covid 19 dan untuk menurunkan Level PPKM yang ada di Kabupaten Subang.

“Mulai hari ini tanggal 20 hingga tanggal 3 Oktober, Satlantas Polres subang melaksakan Operasi Patuh Lodaya untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan memutus Matarantai covid 19,kemudian teguran terhadap pengguna jalan yang tidak mematuhi protokol kesehatan untuk masyarakat presesif dan preventif dan kita himbau agar tetap menjaga kesehatan dan juga untuk.menurunkan Level PPKM Yang Ada di Kabupaten Subang,” katanya, Senin (20/9/2021).

Lebih lanjut Dia menambahakan, Operasi Patuh Lodaya di Tahun 2021 berbeda dengan Operasi Lodaya di tahun sebelum adanya Covid 19,untuk Operasi Patuh Lodaya di tahun ini untuk penekanan ke arah disiplin penyebaran Covid 19.

“Operasi Patuh Lodaya sekarang sangat berbeda sekali dengan tahun sebelumnya di tahun 2019 kesana, dan sekarang penindakan terhadap Pengguna jalan hanya menekan memutus matarantai penularan Covid 19, seperti pengguna kendaraan yang tidak menggunakan masker, di beri masker, dan diberi sanksi push up, dan juga memeriksa kelengkapan surat surat kendaraan,” tutupnya.

Kopi Subang Tembus Mancanegara

IMG-20210919-WA0014.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Usai membuka Forum Diskusi Koperasi Sektor Pangan se Jawa Barat dan mengadakan pertemuan dengan Bupati Subang H. Ruhimat, Menteri Koperasi dan UKM RI Drs. Teten Masduki melakukan kunjungan ke Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah dalam rangka pelepasan secara simbolis ekspor komoditi Kopi Subang ke Timur tengah yang berlokasi di Desa Cisalak, Kecamatan Cisalak Subang, Jumat (17/09/21).

Dalam kunjungannya tersebut Menteri Koperasi dan UKM RI turut didampingi oleh Deputi Perkoperasian Ahmad Zamadi, Deputi Usaha Mikro Eddy Satriya, Staff Khusus Menteri Koperasi Riza Damanik, Asdep Pengembangan dan pembaruan Perkoperasian Bagus Rachman, Dirjen Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Didi Sumedi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Herawanto, Direktur Eksekutif LPEI, D. James Rompis, Direktur Pelaksana II LPEI, Maqin Norhadi.

Sebagai bentuk percepatan Implementasi koperasi modern yang berorientasi ekspor di Kabupaten Subang, Menteri Koperasi dan UKM RI melepas secara simbolis
ekspor komoditas kopi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ke Arab Saudi ditandai dengan pemecahan kendi.

Dalam laporannya Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Miftahudin Shaf menyampaikan bahwa kegiatan ekspor ini merupakan yang perdana untuk dikirimkan ke Arab Saudi dengan total kontrak 150 ton dengan nilai 1 juta USD.

“Saat ini dilakukan pengiriman pertama dengan jumlah 18 ton dengan nilai 148 ribu USD atau sekitar Rp 2 miliar, dan untuk pengiriman selanjutnya InsyaAllah akan dilakukan bertahap setiap bulannya satu container,” ujar Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih
atas support yang diberikan oleh berbagai pihak diantaranya Bank Indonesia (BI) yang telah memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana serta ditunjuknya Koperasi Gunung Luhur Berkah sebagai aggregator kopi Jabar.

Selanjutnya Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang telah memberikan support berupa bantuan pembiayaan modal kerja Ekspor sebesar 2 Milyar Rupiah dan pendampingan program desa devisa.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI atas berbagai kebijakan dan dukungan terhadap pengembangan koperasi dalam menjalankan usaha khususnya untuk Koperasi Gunung Luhur Berkah, diantaranya mendapatkan pendampingan kelembagaan dari Agriterra, adanya fasilitasi pendampingan Sertifikasi HACCP dan tenaga pendampingan bagi koperasi untuk mendapatkan Sertifikasi Fair Trade.

Lebih lanjut pihaknya juga menjelaskan bahwa Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah merupakan Koperasi yang memiliki fokus kegiatan usaha di bidang perkebunan dari hulu sampai hilir dari mulai pembenihan, budidaya, pasca panen sampai dengan trading. Serta menjadi satu-satunya koperasi di Jawa Barat yang telah memiliki izin pengelolaan gudang dalam resi gudang untuk komoditas kopi.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki dalam arahannya menyampaikan bahwa acara pelepasan ekspor Kopi Java Preanger Arabica Specialty dari Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ke negara Arab Saudi menunjukkan bahwa kopi Indonesia memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing di kancah Internasional.

“Kegiatan ekspor ini menunjukkan bahwa kopi Indonesia memang keren dan kopi Indonesia punya kualitas,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa Kopi menjadi salah satu komoditas pangan Indonesia yang potensial dan memiliki harga jual yang lebih mahal di dunia, khususnya di Jawa Barat sendiri memiliki potensi yang besar untuk pengembangan komoditas kopi.

Selain itu Menteri Koperasi dan UKM RI mengatakan bahwa kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi contoh konkret, jika para petani kopi yang awalnya hanya menanam secara perorangan dalam skala non ekonomis atau lahan sempit kemudian setelah dikonsolidasi oleh koperasi sehingga mampu menghasilkan produk yang bisa terhubung dengan pasar global untuk menjaga kontinuitas suplai dan kualitasnya.

“Melihat progres ini InsyaAllah koperasi bisa menjadi salah satu kekuatan pangan nasional,” ujarnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa mode pendekatan koperasi sebagai konsolidator usaha-usaha di sektor pertanian, peternakan perikanan, akan terus direplikasi pada sektor lainnya. Oleh karenanya dengan konsolidasi, usaha-usaha mikro perorangan dalam skala ekonominya dapat terhubung dengan kepembiayaan, market dan industri pengolahannya, sehingga dapat menjadi sirkuit ekonomi dimana setiap tahapan produksi benefitnya akan diterima oleh masyarakat.

Sementara itu pihaknya juga tengah berupaya untuk dapat membenahi koperasi dengan merevitalisasi koperasi menjadi satu model bisnis yang modern sehingga koperasi menjadi pilihan rasional masyarakat untuk membangun usaha yang berbasis ekonomi kerakyatan.

Acara dilanjutkan dengan peninjauan proses produksi kopi oleh Menteri Koperasi dan UKM RI beserta jajaran didampingi oleh Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Asda II, dr. Nunung Syuhaeri, MARS, Staff Ahli bidang pembangunan Asep Setia Permana, Kepala DKUPP Subang, H. Dadang Kurnianudin, Direksi PT. Dahana, Muspika Kecamatan Cisalak dan seluruh pengurus dan anggota Koperasi Gunung Luhur Berkah Cisalak.

Kang Jimat Dorong Percepatan Normalisasi Sungai di Kecamatan Legonkulon

Bupati-Subang.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat kembali menyerahkan secara simbolis benih ikan dan udang kepada lima Koperasi Unit Desa (KUD) di wilayah Subang utara yang dilaksanakan di Kecamatan Legonkulon, Kamis (16/09/2021).

Penyerahan bantuan benih ikan dan udang tersebut diberikan kepada 598 orang petambak yang berasal dari 5 KUD yang berasal dari Kecamatan Legonkulon, Kecamatan Sukasari dan Kecamatan Pusakanagara. Bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya para penambak yang dijadikan stimulan pemberdayaan ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid 19 di Kabupaten Subang.

Dalam laporannya Kepala Dinas Perikanan Rd. Maman Firmansyah, S.Sos, M.Si menyampaikan kegiatan penyerahan benih ikan tersebut dilaksanakan di dua titik lokasi yaitu Desa Tegalurung dan Desa Pangarengan Kecamatan Legonkukon

Adapun daftar lima KUD penerima benih ikan dan udang tersebut yaitu :
Penyerahan dilokasi pertama di Desa Tegalurung
– KUD Mina Karya Laksana Desa Tegalurung Kecamatan Legonkukon untuk komoditas udang Windu kepada 123 orang penerima dengan jumlah benih 1.230.000 benih (10.000 benih/orang)
– KUD Mina Jaya Desa Sukamaju Kecamatan Sukasari untuk komoditas bandeng 27 orang penerima dengan jumlah benih 70.200 ekor (2.600 ekor/orang), komoditas udang windu 30 orang penerima dengan jumlah benih 300.000 benih (10.000 benih/ekor).
– KUD Mina Laksana Desa Anggasari Kecamatan Sukasari untuk komoditas udang windu kepada 130 orang penerima dengan jumlah 130.000 benih (10.000 benih/orang).

Penyerahan dilokasi kedua di Desa Pangarengan
– KUD Mina Sinar Agung Desa Pangarengan kecamatan Legonkulon untuk komoditas Bandeng kepada 140 orang penerima dengan jumlah benih 364.000 ekor (2.600 ekor/orang), komoditas udang windu 22 orang penerima dengan jumlah benih 220.000 ekor (10.000 benih/orang), dan komoditas udang vaname 35 orang penerima dengan jumlah benih 368.040 ekor (10.515 benih/orang).
– KUD Mina Rukun Jaya Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara untuk komoditas bandeng kepada 34 orang penerima dengan jumlah benih 88.400 ekor (2.600 ekor/orang), komoditas udang windu 46 orang penerima dengan jumlah benih 460.000 ekor (10.000 benih/orang), dan komoditas udang vanname 11 orang penerima dengan jumlah benih 115.680 ekor (10.515 benih/orang)

Kepala Dinas Perikanan berharap bantuan komoditas tersebut bisa dimanfaatkan oleh pembudidaya dan KUD, karena kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Bupati dalam rangka menyejahterakan pembudidaya dan KUD di Wilayah Kecamatan Legonkulon.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pula kegiatan serap aspirasi warga bertajuk Obrolan Bersama Kang Jimat (OMAT) yang di moderatori oleh Asda I H. Rahmat Effendi S.Sos, M.Si.

Menurut Sekda Subang H. Asep Nuroni S.Sos, M.Si kegiatan ini secara tersirat mengandung berbagai pesan moral, kemanusiaan dan motivasi yang juga menjadi bagian evaluasi untuk melahirkan prioritas program yang dijalankan untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah.

Dalam diskusi serap aspirasi warga tersebut Kepala Desa Tegal Urung mengapresiasi upaya pemerintah daerah Subang atas Bantuan yang diberikan ke masyarakat Subang utara untuk penanggulangan bencana banjir sebesar 3 Milyar yang digunakan untuk normalisasi berbagai Saluran air yang akan dimulai dari daerah muara. Ia juga mengatakan bahwa dibutuhkan bantuan alat berat untuk menunjang percepatan pengerukan saluran air.

Menanggapi aspirasi warga Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang mengatakan bahwa alat berat untuk normalisasi sungai dalam 1 minggu akan tiba di kecamatan legonkulon dan terkait normalisasi sungai di daerah pantura, dirinya menegaskan akan dikerjakan tahun ini.

Terkait bantuan, Kang jimat berharap berbagai bantuan benih ikan dan udang yang kini diberikan merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendongkrak perekonomian warga serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama para petambak di Kabupaten Subang.

Selain bantuan dibahas pula terkait Percepatan pencairan anggaran, target alat berat yang diterjunkan dalam 1 minggu, perhatian DKUPP kepada KUD akan dikoordinasikan serta usulan perubahan beberapa titik kawasan di kecamatan Legonkulon dari yang sebelumnya kawasan LP2B menjadi kawasan industri.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, Sekda Subang H. Asep Nuroni S.Sos, M.Si, ASDA I H. Rahmat Effendi, Kadis Perikanan Rd. Maman Firmansyah, Camat Legonkulon Drs. Aet Rudiantana S.IP, M.Si, Kades Tegalurung, Kades Pangarengan, kades Sukamaju, Kades Anggasari, Kades Patimban serta muspika Kecamatan Legonkulon.

KPK Setorkan Rp984 Juta Sebagai Aset Recovery

c2e40b4d437909ce64295d231b5b03ed.jpg

KBRN, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil berhasil menyetorkan uang sebesar Rp984.968.999 sebagai aset recovery dari hasil tindak pidana korupsi.

Uang itu merupakan uang pengganti dari mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) 3 Jakarta, Yul Dirga.

“Diserahkan oleh jaksa eksekusi KPK Nanang Suryadi,” kata Plt juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin (20/9/2021).

Ali mengatakan, penyerahan uang pengganti itu mengacu pada putusan MA RI Nomor : 1529K/Pid.Sus/2021 tanggal 13 April 2021. Uang pengganti wajib diserahkan Yul karena putusan sudah berkekuatan hukum tetap.

Pembayaran uang pengganti juga dibutuhkan untuk pengembalian aset atas tindakan rasuah yang dilakukan Yul. Lembaga Antikorupsi akan terus mengejar pembayaran uang pengganti Yul sampai lunas.

“Ini sudah menjadi kebijakan penindakan KPK sebagai efek jera dan memaksimalkan pemasukan bagi kas negara,” ujar Ali.

Sebelumnya, Yul Dirga, divonis 6,5 tahun penjara serta denda Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan. Yul Dirga terbukti menerima suap di lingkungan kantor pajak.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Yul Dirga terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan kesatu pertama,” kata Ketua Majelis Hakim M Siradj di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2020.

Putusan tersebut menggugurkan dakwaan gratifikasi. Sebelumnya, Yul Dirga didakwa menerima gratifikasi USD98.400 (Rp1,4 miliar) dan SGD49 ribu.

Sisanya, lembaga antirasuah melelang dua mobil hasil rampasan kasus pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara senilai Rp517,104 juta. Dua mobil itu milik mantan anggota DPR Sukiman.

“Lelang barang rampasan dari perkara terpidana Sukiman dengan berhasil mengumpulkan hasil lelang sebesar Rp517.104.999,” kata Ali Fikri.

Ali mengatakan, satu mobil yang dijual yakni Toyota Camry berwarna hitam. Mobil itu laku Rp188.105 juta.

Lalu, KPK juga menjual Toyota Innova Ventuter keluaran 2017 milik Sukiman. Mobil itu laku Rp328 juta.

Uang hasil lelang itu bakal digunakan KPK untuk melunasi pidana denda maupun pengganti Sukiman. Lembaga Antikorupsi menegaskan akan terus menagih dua hukuman itu untuk mengembalikan kerugian negara dari tindakan Sukiman.

“Ini sudah menjadi kebijakan penindakan KPK sebagai efek jera dan memaksimalkan pemasukan bagi kas negara,” ujar Ali.

1000 Warga Sekitar Ciater Ikuti Vaksinasi ke-2 di Lokasi Wisata Sari Ater

vaksin-ke2-ciater.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Lebih dari 1000 orang warga masyarakat sekitar obyek wisata Sari Ater mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis ke-2 di area Panggung Ratu Sari Ater, Jumat (17/9/2021). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kodim 0605/Subang bekerjasama dengan Sari Ater. Vaksinasi melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Palasari dan Kodim 0605/ Subang.

Corporate Communications PT. Sari Ater Hotel and Resort H. Yuki Azuania mengungkapkan apresiasinya kepada pihak Kodim 0605/ Subang yang telah menggelar vaksinasi di Sari Ater.

“Terima kasih kepada Kodim 0605/Subang beserta seluruh jajarannya atas terlaksananya acara ini. Mudah-mudahan apa yang sudah kita lakukan dapat mendukung capaian herd immunity, agar Subang bisa turun ke level 1,” katanya.

Yuki juga mengapresiasi antusiasme warga sekitar Sari Ater yang mau mengikuti vaksinasi di Sari Ater.

“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang antusias mengikuti vaksinasi ini, Terima kasih juga kepada muspika Ciater yang telah mengerahkan warganya untuk bersama-sama meningkatkan imun dengan vaksinasi. Semoga di kabupaten Subang vaksinasi bisa segera mencapai 70% bahkan lebih,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0605/ Subang beserta Kasdim dan jajarannya, kalak BPBD Subang, Kepala Dinas Kesehatan Subang, Destana, kades Ciater, Danramil Sagalaherang, Kapolsek Jalancagak, Camat Ciater, GM Sari Ater dan para Head of Departement PT Sari Ater.

 

Acara Bakar Batu di Mamberamo Raya Papua

a10f8660e48bf93fd9cb4137f99ffb18.jpeg

KBRN, Mamberamo Raya: Acara bakar batu merupakan kegiatan dilaksanakan masyarakat di wilayah Papua terlebih daerah pegunungan.

Seperti dilaksanakan masyarakat Kampung Kasonaweja Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, yang menggelar acara bakat batu dalam rangka menyambut Bupati Mamberamo Raya yang terpilih, Sabtu (18/9/2021).

Acara turut mengundang personel Satgas TNI Yonif RK 751/VJS. Danpos Kasonaweja Letda Inf Nurkholis mengatakan, kegiatan dihadiri delapan personel.

“Penyambutan dengan melaksanakan acara bakar batu ini merupakan salah satu bagian dari proses adat masyarakat setempat untuk menunjukkan luapan kegembiraan dengan bersama-sama menikmati hewan yang sudah dibakar dengan menggunakan sarana panasnya batu yang sudah dibakar,” ungkap Letda Inf Nurkolis dalam siaran pers diterima RRI.co.id, Minggu (19/9/2021).

Nurkholis mengatakan, kegiatan bakar batu ini adalah adat. “Kami dari pos sering mendapatkan undangan acara bakar batu seperti ini,  acara  ini sering dilakukan oleh masyarakat, baik yang sedang mengalami kedukaan maupun yang sedang berbahagia,” ungkapnya.

Sementara di tempat terpisah, Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS mengatakan, kegiatan ini merupakan ungkapan kebahagiaan masyarakat. 

“Undangan acara penyambutan bupati terpilih tersebut sudah disampaikan ke saya, dan saya mengijinkan Danpos beserta sebagian personel pos untuk hadir tanpa mengesampingkan faktor keamanan, mengingat wilayah dimana kami bertugas merupakan daerah rawan,” ujarnya. 

Pandemi Covid-19, Atasi Persoalan Pekerja Migran

25f3356614a75b18f6cf4102ee8b3335.jpg

KBRN, Jakarta: Pandemi Covid-19 berkepanjangan tidak hanya menjadi persoalan di dalam negeri, namun juga menjadi masalah besar bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di luar negeri. Di sejumlah negara tujuan, persoalan yang dihadapi para PMI tidak hanya menyangkut ancaman keselamatan jiwa akibat Covid-19, namun juga soal keberlangsungan hidup akibat lockdown yang berlaku di beberapa negara sehingga mereka tidak bisa bekerja. 

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengatakan, negara harus hadir di tengah belitan persoalan para pekerja migran.

“Berikan perlindungan yang optimal untuk para pahlawan devisa ini. Harus ada solusi-solusi menyangkut problem jangka pendek secara prosedural maupun problem pandemi. Ini membutuhkan perhatian serius,” ujar Gus Muhaimin, Minggu (19/9/2021).

Berbagai persoalan yang dihadapi para PMI selama hampir dua tahun belakangan di berbagai negara tujuan seperti Malaysia, Arab Saudi, Korea, Taiwan, Jepang, Singapura dan berbagai negara lain, mengharuskan pemerintah dan bangsa ini untuk melakukan langkah-langkah yang lebih signifikan dan strategis untuk mengatasi problematika dan solusi bagi para PMI. 

Ketua Tim Pengawas Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) ini mengatakan bahwa dalam minggu-minggu ini, dirinya memimpin rapat dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi persoalan PMI.

Antara lain, Imigrasi, Kementerian Luar Negeri, Konsulat, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Sosial dan lintas kementerian untuk membuat satu rangkaian kegiatan utuh menyangkut pemulangan dan antisipasi keadaan para PMI. 

Menurutnya, dalam konteks ekonomi, menjadi pekerja migran adalah pilihan rasional yang bisa dilakukan oleh sebagian warga negara di tengah persoalan sulitnya lapangan kerja, pengangguran dan himpitan ekonomi di Tanah Air.

“Pertumbuhan angkatan kerja yang tak sebanding dengan pertumbuhan kesempatan kerja telah menjadikan pilihan, menjadi pekerja migran adalah pilihan alternatif yang bisa dilakukan,” urainya. 

Karena itu, menghadapi berbagai masalah pekerja migran, tindakan yang diambil pemerintah tidak boleh hanya bersifat reaktif. Misalnya penghentian pengiriman pekerja migran tanpa memikirkan kebijakan jangka panjang dalam bentuk paket kebijakan yang lebih memberdayakan.

Dalam konteks pembangunan ekonomi, kata Gus Muhaimin, baik secara makro maupun mikro, kelompok migran ini adalah salah satu agen transformasi pembangunan di wilayahnya. Triliunan rupiah yang dikirim para pekerja migran setiap tahun ke berbagai wilayah ikut berimplikasi pada pembangunan daerah.

”Saya telah mendengar banyak sekali persoalan pekerja migran Indonesia di luar negeri, terlebih soal rencana kepulangan para pekerja migran di masa pandemi ini. Timwas DPR bersama pemerintah sedang melakukan langkah dan kebijakan strategis menghadapi persoalan migran di era pendemi,” paparnya.

Terkait rencana kepulangan puluhan ribu pekerja migran ke tanah air, kata Gus Muhaimin, langkah yang harus dilakukan adalah kolaborasi seluruh stakeholder.

”Saya telah meminta pemerintah agar seluruh anggaran di sektor ini, SDM, ketersediaan APD terkait prokes, serta pembiayaan bagi mereka yang sakit harus dikonsolidasikan dan dikordinasikan antarseluruh stakeholder. Prinsipnya negara harus hadir di tengah belitan persoalan perkerja migran. Berikan perlindungan optimal untuk pahlawan-pahlawan devisa ini,” tuturnya.

Mengantisipasi ribuan pekerja migran yang secara bergelombang kembali ke tanah air, langkah-langkah produktif harus dilakukan, di antaranya pemberdayaan melalui program Desa Migran Produktif dan pemberdayaan melalui program-program inkubasi bisnis. 

Ke depan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan: Pertama, membuat reoreintasi program pembangunan daerah melalui perencanaan yang matang dengan memprioritaskan terciptanya peluang-peluang usaha bagi masyarakat di segala lapisan sosial dan ekonomi. Kedua, perlunya pemerintah daerah mempertimbangkan terciptanya peluang-peluang kerja baru berdasarkan kekuatan-kekuatan dan potensi ekonomi lokal. 

”Ketiga, kalau pun pengiriman pekerja migran tetap menjadi pilihan tak terelakkan, maka pemerintah daerah perlu menciptakan perangkat peraturan daerah yang dapat digunakan sebagai dasar hukum untuk melakukan kontrol terhadap seluruh aktivitas dan proses migrasi, terutama di tingkat lokal,” tutup Gus Muhaimin yang juga sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa.

Tahap ke-69, Indonesia Kembali Terima Vaksin Pfizer

548991358e94b4b2f7f5aec4f37afa7c.jpg

KBRN, Jakarta: Indonesia kembali kedatangan vaksin Pfizer yang merupakan donasi pemerintah Amerika Serikat melalui COVAX Facility. Dalam kedatangan tahap ke-69 ini tiba di tanah air sebanyak 1.140.750 dosis vaksin jadi. Sehingga total vaksin yang telah tiba di Indonesia mencapai 257.350.400. 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate menjelaskan, pengiriman tahap ketiga pemerintah AS ini merupakan bagian dari 4.644.900 dosis tambahan melalui dose-sharing mechanism. 

Sebelumnya, Indonesia juga telah menerima dukungan dose-sharing vaksin Pfizer dari Pemerintah AS, yaitu sebesar 2.632.500 dosis yang masing-masing dikirim dalam dua tahap, yaitu pada 16 September sejumlah 877.500 dan pada 17 September 1.755.000 dosis.

Menurut rencana,tahap keempat Indonesia akan menerima sebesar 871.650, dan tiba, pada 23 September 2021. 

“Jika dijumlah keseluruhan dengan vaksin Moderna yang sudah tiba di Indonesia sebesar 8.000.160, maka dukungan dose-sharing Pemerintah AS akan berjumlah 12.645.060 dosis,” kata Johnny, Minggu (19/9/2021). 

Menurut Menkominfo, kerja sama internasional, baik bilateral maupun multilateral berperan besar dalam upaya penanganan COVID-19. Indonesia juga turut aktif dalam upaya penyetaraan akses vaksin di dunia. 

“Kerja sama antar negara sangat dibutuhkan dalam upaya mencegah muncul, berkembang, dan menyebarnya varian baru,” ujarnya. 

Johnny menegaskan, pemerintah sejak awal telah membangun dan menjalin diplomasi dengan banyak negara, yang salah satunya berwujud bantuan vaksin untuk kepentingan program vaksinasi nasional.

Dia yakin, dengan amannya ketersediaan stok vaksin akan memperlancar upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi. 

Di lain sisi, pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi nasional.

Karenanya, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk segera divaksinasi, dengan vaksin yang ada, tidak perlu pilih-pilih vaksin karena semua vaksin aman dan berkhasiat. 

“Pemerintah juga tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi mengingat kemungkinan masuknya varian baru virus COVID-19,” tandasnya. 

Penjelasan Polisi Terkait Korban Penembakan di Tangerang

729de02f1be9b493fa60ae7eb52b08f5.jpeg

KBRN, Tangerang: Kabid Humas Polda Metrp Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus membantah bila korban penembakan di Kota Tangerang seorang ustaz. 

Namun, Arman alias Alex adalah seorang paranormal yang telah 20 tahun membuka praktek pengobatan alternatif. 

“Yang sejak awal yang menulis korban ustaz-kan media. Saya tidak bilang dia ustaz ataupun bukan ustaz. Tapi korban selama dua puluh tahun terakhir pekerjaan dia ahli pengobatan alternatif atau paranormal,” ungkap Yusri Yunus kepada rri.co.id, Minggu (19/9/2021). 

Ia menyebutkan, korban diketahui memang merupakan ketua masjid di kompleks tinggalnya.

“Korban ini memang ketua masjid. Ketua masjid itu belum tentu ustaz. Cuma kerjanya dia adalah Ketua Majelis Taklim di kompleksnya,” kata Yusri Yunus. 

Selain sebagai pengurus masjid beberapa waktu terakhir, korban setiap harinya selama 20 tahun terakhir diketahui juga berprofesi di bidang pengobatan alternatif atau yang biasa disebut paranormal. 

“Tapi dia setiap hari juga selama 20 tahun terakhir sebagai ahli pengobatan alternatif,” tukas Yusri Yunus. 

Sebelumnya diberitakan, terduga pelaku penembak ustaz Arman alias Alex melakukan pengintaian selama tiga hari sebelum beraksi. 

Ketua RW 05, Kecamatan Pinang, Ahmad Mangku menjelaskan, peristiwa penembakan terjadi saat ustaz Alex pulang Salat Magrib bersama anaknya yang baru berusia lima tahun. Saat yang bersamaan, ada dua pria tidak dikenal duduk di dekat warung dekat tempat kejadian. 

Menurutnya, keduanya menggunakan atribut ojek online (Ojol). “Saat sebelum kejadian, dua orang itu sudah tiga hari duduk terus di warung. Orangnya itu (pelaku, Red) beli es terus. Pake jaket Ojol,” jelas Ahmad kepada rri.co.id, Minggu (19/9/2021).

Recent Posts