KBRN,Garut : Kepala Bidang KSDA Wilayah III Ciamis,Andi Witria mengatakan,macan tutul yang ditemukan warga di Kawasan hutan Cibalong Garut yang sempat viral tepatnya berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas Kelompok Hutan Gunung Pasir Salam,blok Batu Nyengel Cicarulang, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong Garut.
“Posisi ditemukam macan tutul atau macan sancang tersebut berjarak kurang lebih 12 Kilometer dengan Kawasan Cagar Alam Leuweung Sancang,”katanya,Sabtu (12/2/2022).
Agar macan tutul sancang tersebut kembali kehabitatnya dikawasan hutan Libgdung Blok Kepuh dan Blok Jaha,maka pihaknya dikatakan Andi melakukan penghadangan.
“Dikawasan tersebut berdasarkan pantauan ada sekitar 3 ekor macan tutul,”jelasnya.
Pihaknya juga menurut Andi,melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk bekerjasama menjaga habitat kelestarian macan tutul dan satwa liar dengan tidsk.emburu secara sporadis yang bisa berdampak punah terhadap satwa yanng dilindungi,”paparnya.
“Kemudian dilakukan kegiatan sosialisai dan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama untuk menjaga kelestarian macan tutul dan satwa liat dengan tidak memburu mereka,” ucapnya.
Ditemukannya macan sancang itu pun akan ditindak lanjuti dengan mengusulkan Perum Perhutani KPH Garut agar kawasan tersebut dijadikan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE).
“Termasuk melakukan kordinasi dengan Perbakin untuk menertibkan kegiatan pemburuan di loksi tersebut,” ujarnya.
Keberadaan macan tutul tersebut juga sempat terekam kamera warga yang sedang beraktivitas di kawasan hutan tersebut.
Terlihat dalam rekaman video, macam tutul tersebut sedang berada di salah satu pohon.
Saep mengimbau agar masyarakat Cibalong dan sekitarnya untuk berhati-hati jika beraktivitas di hutan lantaran kawasan hutan Cibalong masih terdapat binatang buas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Kecamatan Cibalong apabila berpergian ke hutan atau dekat dengan hutan agar berhati-hati, karena masih adanya hewan buas,” ucapnya.
Dalam video tersebut seorang warga yang merekam mengatakan baru pertama kali melihat macan tutul di kawasan hutan itu.
Video tersebut kemudian viral dan banyak dibagikan oleh warganet di lini masa media sosial.
“Ieu para pemirsa yeuh, bilih hoyong terang bilih teu acan terang anu belang (Ini pemirsa barangkali mau tahu, yang belang,)”
“Lokasina di tonggoheun Cicarulang, Batunyengel, nembean mendak nu kieu, (lokasinya di atas Cicarulang, Batunyengel, baru kali ini menemukan yang seperti ini),” ujar seorang pria yang merekam keberadaan macan tersebut.
MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan Tanah Dengan PT. JAP yang bertempat di Ruang Rapat segitiga, Rumah Dinas Bupati Subang, Jumat (11/2/2022).
Maksud tujuan diadakannya rapat koordinasi ini untuk menindak lanjuti terkait persiapan pengadaan hibah tanah dari masyarakat melalui JAP ke Pemda Subang pada bidang lokasi pembangunan jalan Serang Panjang-Cipeundeuy dengan luas ± 24,4 Km
Ada beberapa bidang yang meliputi lokasi pembangunan jalan Serang Panjang-Cipeundeuy ini diantaranya
Section 1 ada 24 bidang tanah terdiri dari
– Lahan PTPN 16 bidang
– Lahan Pribadi 4 bidang
– Lahan Perhutani 4 bidang
Section 2 ada 47 bidang tanah terdiri dari
– Lahan PTPN 33 bidang
– Lahan JAP 11 bidang
– Lahan Perhutani 3 bidang
“Beberapa ruas jalan yang direncanakan dibangun di wilayah Selatan kabupaten Subang diantaranya untuk memecahkan kemacetan Jalancagak, jalur lingkar cagak dan jalur aman Tanjakan Emen,” kata Sekda.
Kang Asep sapaan akrab Sekretaris Daerah Kabupaten Subang juga menyampaikan harapannya dengan dibangunnya akses jalan tersebut dapat memudahkan akses mobilitas masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat atau desa sekitar yang terlewati akses jalan
Turut hadir pula dalam kesempatan ini Asda 2, Kepala JAP, Para staff jajaran JAP, Camat Cipeundeuy, Camat Serangpanjang, Kabag Pemerintahan, serta Kabag Kerjasama.
review1st.com – realme akan segera meluncurkan smartphone terbaru mereka yakni realme 9 Pro+ ke pasar Indonesia. Smartphone yang dijuluki flagship in mid-range ini membawa teknologi yang biasanya hadir pada ponsel flagship premium ke kelas menengah. Salah satunya adalah sensor Sony IMX766.
Sekedar informasi, sensor berkualitas flagship ini menawarkan kualitas foto yang tajam dan minim noise jika dibandingkan dengan seri pendahulunya.
Hal ini tentu akan memudahkan para pengguna untuk menciptakan berbagai konten foto malam yang lebih baik layaknya menggunakan kamera smartphone flagship yang biasanya dibanderol dengan harga diatas Rp 5 jutaan.
realme 9 Pro+ Gabungkan Sony IMX766 dan OIS
Sony IMX766 sendiri memiliki ukuran sensor yang lebih besar ketimbang seri terdahulunya yakni IMX689. Dengan ukuran sensor yang lebih besar, maka asupan cahaya yang masuk menjadi lebih banyak dan memungkinkan besaran megapiksel lebih tinggi.
Dengan begitu, kamera realme 9 Pro+ mampu menghasilkan foto low light dengan lebih terang, tajam dan memberikan detail di setiap bagian terkecil pada sebuah foto.
Selain itu, realme 9 Pro+ juga menjadi smartphone pertama dengan dukungan hardware OIS di kelas mid-range. Fitur OIS ini juga memudahkan pengguna untuk mengambil foto long exposure secara lebih mudah dan tahan guncangan. Dengan begitu, mereka juga bisa lebih leluasa dalam menciptakan konten foto terbaik di malam hari.
Tidak sampai disitu, realme 9 Pro+ juga didukung oleh teknologi AI Noise Reduction Engine 3.0 yang memungkinkan pengguna mampu mengambil foto dalam kondisi minim cahaya secara lebih jelas dan minim noise.
Hasil Kamera realme 9 Pro+
Nah, kami berkesempatan untuk mencicipi kebolehan kamera smartphone ini pada kondisi malam, sebelum smartphone tersebut benar-benar meluncur ke pasar Indonesia. Berikut hasil fotonya:
Foto ini diambil pada kondisi malam hari di mana terdapat lampu-lampu gedung perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. Meski diambil pada kondisi cahaya yang minim, namun bisa dilihat bagaimana kamera realme 9 Pro+ mampu mempertahankan kualitas foto yang tajam dan bersih dari noise.
Tidak sampai disitu, warna yang dihasilkan oleh kamera smartphone ini juga tampak natural dan lebih stand out jika dibandingkan dengan warna dari kamera smartphone lain dikelasnya.
Dukungan teknologi AI ini menegaskan bahwa realme 9 Pro+ mampu mengkolaborasikan hardware dan software dengan sangat sempurna sehingga karena guncangan dapat diredam oleh perangkat keras OIS dan kemampuan sensor Sony IMX766 yang cakap dalam menyerap cahaya sehingga dapat menghasilkan detail menakjubkan bahkan di kondisi gelap.
Foto berikutnya diambil pada jembatan penyeberangan orang di daerah Sudirman yang cukup viral beberapa waktu lalu berkat lampu-lampu di bagian atap jembatan yang berubah-ubah.
Hal ini sejatinya menjadi tantangan tersendiri bagi sebuah smartphone saat menangkap cahaya yang kerap berubah-ubah warna.
Namun, berkat sensor Sony IMX766 yang punya kecepatan shutter ala sensor flagship, segala tantangan tersebut bisa teratasi dan mampu menghasilkan warna jingga yang konsisten, setidaknya hingga bagian focal length terjauh.
Foto yang dihasilkan juga tampak clear dengan tingkat noise yang cukup rendah. Menurut kami, kedua contoh foto malam ini semakin menegaskan kalau realme 9 Pro+ memiliki kualitas kamera khususnya untuk foto malam yang menyamai kamera smartphone flagship premium yang biasanya dibanderol dengan harga sekitar Rp 4 jutaan.
Smartphone ini sendiri dipastikan bakal segera meluncur ke pasar Indonesia pada 16 Februari 2022 mendatang dan peluncurannya akan disiarkan langsung pada channel YouTube realme Indonesia. Nantikan ulasan lengkap terkait smartphone ini di pembahasan kami selanjutnya.
MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Aliansi Wartawan Subang (AWAS) menggelar Diskusi Publik Jilid I yang dilaksanakan di Kompleks DPRD Kabupaten Subang, Jumat (11/2/2022).
Diskusi dipandu oleh Sekretaris AWAS Ahmad Rifai. Kemudian bertindak sebagai narasumber Kepala Bidang Penanaman Modal dan Promosi BPMPTSP Subang Nelli Sulistiana, Kabid Perizinan Yusep Saepulloh, Tokoh Masyarakat Kaka Suminta, dan Penasehat AWAS Anas Nasrullah. Serta Kabag Prokompim Setda Subang Euis Hartini.
Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut puluhan wartawan, dan aktivis. Tema diskusi Membuka Kotak Pandora Kabupaten Subang.
“Kenapa temanya demikian, karena ini merupakan disukusi awal. Kita harus satukan dulu frekuensinya, cari dulu masalah di Subang itu apa saja, supaya publik tahu,” kata Ketua AWAS, Warlan.
Setelah publik tahu masalah Subang yang selalu terulang terjadi di setiap rezim, terutama masalah yang berkaitan dengan pelanggaran hukum atau korupsi, kemudian masyarakat bisa bersama-sama mengawasi.
Kotak Pandora yang menurut mitologi Yunani adalah sebuah masalah. Jadi diibaratkan harus dibuka dulu masalahnya, kemudian bagaimana untuk menyelesaikan masalah tersebut, tentunya dengan solusi terbaik.
“Kita awasi bersama, jangan sampai kasus hukum yang menjerat pejabat di Subang terus berulang. Kalau perlu kita cari dan usulkan solusinya,” tegas Warlan.
Dengan diskusi, apalagi peserta diskusinya adalah aktivis dan kalangan media, tentunya ini akan menjadi sebuah bahan pertimbangan bagi para pemangku kepentingan.
“Media harus menjadi jembatan bagi tokoh masyarakat dan aktivis untuk bersuara demi Subang Jawara, seperti apa yang disampaikan Bupati Jimat,” katanya.
Dalam diskusi ini terungkap bahwa banyak masalah yang sebenarnya terulang di setiap rezim. Sehingga pada rezim Jimat-Akur sekarang harus dijadikan sebuah pelajaran.
“Jangan sampai ada lagi pejabat yang terjerat kasus. Apalagi di rezim Jimat-Akur, sudah saatnya masyarakat menikmati kehidupan yang aman, tentram dan sejahtera. Jangan ambil hak rakyat,” tegasnya.
Kepala Bidang Penanaman Modal dan Promosi BPMPTSP Subang Nelli Sulistiana, mengatakan sudah ada inovasi baru dari pemerintah.
“Urus perizinan sekarang tidak usah ke kantor BPMPTSP. Jadi perizinan ini sistemnya menggunakan OSS, orang dari mana saja bisa mudah membuat izin di Subang,” katanya.
Cuma kelemahan dari sistem ini, tentunya sangat memberatkan pihaknya. “Kita di daerah memang kesulitan, karana kita tidak bisa mengontrol. Namun kelebihan sistem saat ini tentunya jadi lebih memudahkan masyarakat,” katanya.
Sekarang ini perizinan sangat mudah, untuk membuat NIB syaratnya hanya KTP dan NPWP. “Gratis dan bisa diprint sendiri. Daerah tidak boleh menambah persyaratan lain, karena sudah diatur pusat,” katanya.
Kemudian Kabid Perizinan Yusep Saepulloh, menambahkan bahwa perizinan berusaha menggunakan OSS, sedangkan perizinan non berusaha menggunakan sistem yang dibuat BPMPTSP.
“Contohnya izin praktek dokter, karana sifatnya lokal, maka kita ada inovasi, kita menggunakan cap gratis, ini tentunya salah satu upaya kita untuk mempermudah perizinan. Kedua si pemohon tidak perlu datang ke kantor, bisa via online dan bisa cetak sendiri,” katanya.
Tokoh Masyarakat Kaka Suminta, mengapresiasi diskusi yang diselenggarakan oleh Aliansi Wartawan Subang.
“Selamat kepada AWAS dan jajarannya melakukan sesuatu yang disebut intelektual eksentrisitis, belajar berbicara dengan nalar,” katanya.
Pemerintah menurutnya harus memberikan informasi kepada masyarakat tentang perubahan yang terjadi. Reformasi birokrasi yang dicanangkan presiden.
“Apa yang terjadi di Subang kita semua paham dan alami. Perizinan memang sektor yang bikin membuat kita beberapa kali terkejut. Artinya bahwa ini sektor berbagi kepentingan rakyat, pengusaha dan pemerintah bertemu,” katanya.
Diskusi ini menurut Kaka semoga bisa menjadi rangkaian dalam memperbaiki Subang ke depan.
Penasehat AWAS Annas Nashrullah menitik beratkan terkait proses perizinan. Dia menegaskan, Zero rupiah dalam proses pengurusan izin tidak hanya menjadi instrumen tapi Perlu dibuktikan.
“Hal yang penting juga menyangkut verifikasi di lapangan, jika titik usaha itu berpotensi akan merugikan warga dan lingkungan, sebaiknya tidak direkomendasikan. Karena ini bisa jadi bumerang ke depannya,” katanya
Jurnalis senior itu menegaskan di luar masalah perizinan, hal yang patut digarisbawahi adalah keberadaan satu usaha tidak justru menjadi permasalahan baru akibat adanya manipulasi dokumentasi persyaratan proses perizinan
“Jangan sampai karena dikejar target PAD 2,9 triliun justru menabrak aturan mengabaikan AMDAL. Karena sejatinya buat warga, yang terpenting bukan soal PAD tinggi, tapi tidak banyak memberi manfaat buat mereka, apalagi kalau sampai sebaliknya,” tandasnya
review1st.com – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom),bersama PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), dan anak usaha PT Jababeka Tbk, yakni PT Jababeka Infrastruktur (Jababeka) menjalin kolaborasi strategis untuk pengembangan teknologi 5G di Kawasan Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sekadar informasi, Kawasan Jababeka merupakan kawasan industri yang berhasil bertransformasi menjadi kota modern yang mandiri melalui hadirnya kawasan hunian asri dan komersial serta berbagai fasilitas terdepan.
Apakah itu fasilitas sekolah hingga universitas bertaraf internasional, 3 rumah sakit bertaraf nasional, Jababeka Golf & Country Club, sarana olahraga berkelas internasional, sarana transportasi, dan pusat perbelanjaan modern seperti Living Plaza Jababeka dan Hollywood Junction Lifestyle Center.
Kesepakatan kolaborasi ketiga pihak tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertajuk “Sinergi Pemanfaatan Sumber Daya Perusahaan Dalam Rangka Digitalisasi Kawasan Jababeka“ di Jababeka Golf & Country Club, Cikarang, (10/2).
Dalam kolaborasi ini, Telkom dan Telkomsel akan membangun jaringan 5G di kawasan pilot Jababeka sebagai langkah awal untuk melangsungkan trial use case 5G.
Lebih jauh, pengembangan teknologi 5G ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan transformasi digital bagi Kawasan Jababeka sebagai road map menuju Jababeka Digitalized Township Ecosystem.
Sejalan dengan upaya Jababeka mewujudkan Jababeka Digitalized Township Ecosystem, Telkom juga telah bertransformasi menjadi digital telecommunication company, dimana Telkom telah mengimplementasikan strategi bisnis dan operasional perusahaan yang berorientasi kepada pelanggan (customer-oriented).
Untuk menjawab tantangan industri digital dan mendukung digitalisasi nasional, Telkom saat ini membagi bisnisnya menjadi 3 digital business domain yaitu Digital Connectivity (yang meliputi layanan FTTx, 5G, SDN/NFV, Satellite), Digital Platform (yang meliputi layanan Data Center, Cloud, IoT, Big Data / AI, Cyber Security), serta Digital Services.
Executive Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Teuku Muda Nanta dalam sambutannya menyampaikan, “Terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini antara Telkom dan Jababeka.
“Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, diharapkan Telkom dan Jababeka dapat menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan dan memiliki manfaat bagi para pihak.
Kami berkomitmen untuk mendukung upaya percepatan pengelolaan digitalisasi kawasan Jababeka menuju Jababeka Digitalized Township Ecosystem.â€
Dengan menghadirkan jaringan 5G di Kawasan Jababeka, Telkomsel berupaya membuka peluang lebih luas kepada segmen enterprise untuk dapat memanfaatkan solusi digital berbasis IoT yang didukung koneksi internet ultra cepat dengan latensi rendah berbasis 5G yang dapat mendukung otomasi untuk meningkatkan kualitas produk, keamanan hingga mendorong produktivitas.
Trial use case 5G yang akan dikembangkan meliputi solusi Fixed Wireless Access / Fixed Wireless Office untuk kebutuhan personal maupun enterprise dan Smart Surveillance dengan teknologi Camera Vision.Â
Implementasi teknologi berbasis 5G tersebut merupakan upaya Telkomsel dalam mendukung road map Kawasan Jababeka menuju Jababeka Digitalized Township Ecosystem.
Vice President Area Account Management Yogi R. Bahar mengatakan, “Pengembangan jaringan 5G di kawasan industri saat ini sangat penting dilakukan mengingat tingginya kebutuhan sektor industri terhadap penerapan teknologi Internet of Things (IoT).
“Jababeka sendiri merupakan kawasan industri besar dengan lebih dari 2000 perusahaan nasional maupun multinasional dari lebih 30 negara beroperasi di sana.
“Tentunya, keberadaan jaringan 5G di kawasan tersebut akan mendorong lebih banyak perusahaan untuk bertransformasi melalui penerapan teknologi IoT yang menawarkan kemampuan real-time serta mendukung implementasi smart factory, augmented reality, drone inspection, maupun enhanced video service yang banyak dibutuhkan.
“Telkomsel siap menyokong digitalisasi tenant-tenant di kawasan Jababeka sebagai upaya transformasi melalui pembangunan infrastruktur serta dukungan kapabilitas teknologi dan ekosistem digital Telkomsel.
Langkah ini pun sejalan dengan dukungan kami terhadap fokus pemerintah dalam mendorong implementasi industri 4.0 secara nasional untuk tercapainya industri manufaktur yang mandiri, berdaulat, maju, berkeadilan, dan inklusif.â€
Kawasan Jababeka Siap Sambut Internet 5G
Menanggapi hal itu, Tjahjadi Rahardja selaku Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur mengatakan bahwa pihaknya menyambut positif kolaborasi ini.
Karena PT Jababeka Infrastruktur sebagai pengelola kawasan Jababeka tengah mempersiapkan diri menyongsong era industri 4.0 menuju Digitalized Township Ecosystem.
“Dengan kerja sama ini, diharapkan tenant kawasan Jababeka dan warga kawasan bisa mengenal 5G dan manfaatnya jika 5G diterapkan. Sehingga misi Jababeka untuk membantu semua tenant mencapai industry 4.0 bisa cepat terwujud,†terang Tjahjadi.
Tjahjadi menambahkan Jababeka optimis kolaborasi ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan keuntungan serta manfaat ke semua pihak.
Di Kawasan Jababeka sendiri, sudah tersedia infrastruktur yang sudah mampu mendukung industri 4.0 melalui hadirnya jaringan telekomunikasi fiber optik yang merupakan infrastruktur dasar industri 4.0 dan sudah tersebar di semua kawasan Jababeka seluas 5600 hektar.
Sehingga layanan internet bisa diberikan di semua kawasan, baik untuk kebutuhan pribadi maupun enterprise.
“Kemudian, kami juga telah menyediakan end to end IOT (internet of things) solution. Mulai dari aplikasi absen, payroll, HR (human resources), dan proses produksi.
Lalu kami juga memiliki Fablab, sebuah pusat inovasi, pengembangan kompetensi dan purwarupa berbagai produk terkait implementasi Industry 4.0.
Di mana para tenant bisa memakai fablab untuk riset dan pengembangan produk mereka. Yang artinya, kami sudah siap menyongsong industry 4.0 dan siap juga siap menyambut internet 5G,” urai Tjahjadi.
Ditambah, Tjahjadi yakin di era digital yang tidak bisa dihindari pasti tenant-tenant Kawasan Jababeka sekarang sedang beradaptasi dengan melakukan transformasi digital agar lebih bisa bersaing, dan butuh internet 5G yang amat cepat untuk penerapan IoT atau mendorong produktivitas mereka.
Kemudian, dari sisi Kawasan Jababeka sendiri ialah visi Kawasan Jababeka ke depan ingin menciptakan ekosistem yang mirip Silicon Valley.
Di mana dalam ekosistem tersebut terdapat para pelaku industri, yang didukung dengan universitas, laboratorium, investor, akselerator, perusahaan, dan lainnya, termasuk juga pemerintah dan Transit Oriented Development (TOD).
“Jadi, kerja sama ini ini merupakan langkah strategis dalam membantu tenant kami menerapkan industri 4.0 dan juga membantu Kawasan Jababeka memiliki ekosistem yang mirip Silicon Valley.
“Kami siap membantu menyiapkan hal yang dibutuhkan agar trial use case 5G bisa cepat terlaksana, dan bahkan harapan kami kerja sama ini bisa berlanjut ke tahapan lebih serius,†tutupnya.
review1st.com – Telkomsel Ekosistem Digital telah merampungkan pengalihan Kuncie dan Fita menjadi bagian dalam entitas bisnis vertikal perusahaan tersebut.
Kuncie (dikelola PT Kuncie Pintar Nusantara) yang bergerak di sektor edu-tech, serta Fita (dikelola PT Fita Sehat Nusantara) yang bergerak di sektor health-tech, sebelumnya merupakan bagian dari inovasi layanan digital unit bisnis di Telkomsel, perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia.
Rampungnya pengalihan bisnis Kuncie dan Fita tersebut ditandai melalui Surat Keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM RI yang telah ditetapkan belum lama ini.
Pengalihan bisnis Kuncie dan Fita tersebut juga akan membuat Telkomsel Ekosistem Digital bisa mengakselerasi bisnis kedua corporate startup dan berbagai sektor bisnis vertikal digital lainnya di masa mendatang.
Sekarang, Kuncie dan Fita dapat mengelola bisnisnya dengan lebih independen sebagai entitas bisnis vertikal di bawah naungan Telkomsel Ekosistem Digital, dengan tetap mendorong pemanfaatan synergy value berbagai aset dan kapabilitas dalam pilar bisnis digital Telkomsel, baik itu melalui dukungan digital connectivity, digital platform, maupun digital services.
Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam menegaskan, “Sukses membentuk Telkomsel Ekosistem Digital sebagai anak perusahaan yang akan menjadi holding company bagi berbagai pengembangan portofolio bisnis digital Telkomsel, kini kami melanjutkan aksi korporasi dengan pengalihan Kuncie dan Fita menjadi bagian dalam bisnis vertikal Telkomsel Ekosistem Digital.
“Kami meyakini implementasi dari roadmap Telkomsel ini akan semakin mengakselerasikan pengembangan inovasi layanan kedua corporate startup tersebut ke depannya, terutama dalam membuka lebih banyak potensi yang diharapkan dapat berkontribusi bagi kemajuan ekonomi digital nasional.â€
CEO Telkomsel Ekosistem Digital Andi Kristianto mengatakan, “Inisiatif ini akan membuat Kuncie dan Fita menjadi lebih independen dan mampu mengembangkan bisnisnya sebagaimana startup yang tumbuh secara progresif.
“Inisiatif ini juga akan semakin memudahkan Telkomsel Ekosistem Digital untuk mendukung kedua corporate startup dalam memaksimalkan dukungan dari aset dan kapabilitas Telkomsel maupun dalam merencanakan funding dan komunikasi dengan investor dan stakeholders bisnis lain di masa yang akan datang.â€
“Inisiatif ini akan membuka akses Kuncie ke aset-aset Telkomsel, terutama untuk pengembangan teknologi, dalam menjangkau dan menyediakan pengalaman terbaik untuk learners dan mentors yang siap bergabung dengan platform kami,†jelas Mario Nicolas, CEO Kuncie.
“Kami semakin optimis Fita akan menjadi preventive health-tech unicorn pertama di Indonesia, dan tujuan mulia untuk membuat Indonesia lebih sehat bisa tercapai sesegera mungkin,†ungkap Reynazran Royono, CEO Fita.
Kuncie, sebuah platform belajar beragam kemampuan praktis dari mentor-mentor terpercaya kini telah melayani lebih dari satu juta pengguna dan selalu menduduki peringkat 5 besar di Google Playstore kategori Education.
Sementara itu, Fita, sebuah platform yang menggerakkan masyarakat untuk menjalankan gaya hidup sehat juga telah dipercaya oleh lebih dari satu juta pengguna dan menduduki peringkat pertama di Google Playstore kategori Health & Fitness.
Informasi lebih lengkap mengenai kedua plaftform unggulan tersebut dapat diakses melalui www.Kuncie.com dan www.Fita.co.id.
review1st.com –Â Xiaomi, perusahaan elektronik konsumen dan teknologi manufaktur pintar yang berfokus pada smartphone, perangkat pintar, dan platform Internet of Things (IoT) untuk mendukung gaya hidup, telah memperkenalkan seri smartphone yang menghadirkan inovasi terkini untuk semua yakni Redmi Note untuk Xiaomi Fans di Indonesia maupun di dunia
Hingga kini tercatat 240 juta unit yang sudah terjual di dunia, menjadikan Redmi Note sebagai seri Jawara legendaris.
Angka 240 juta unit Redmi Note yang sudah terjual di seluruh dunia berasal dari laporan Xiaomi Data Center per 31 Desember 2021.
Seri Redmi Note sendiri juga menandai kiprah Xiaomi di Indonesia dengan meluncurkan 9 model Redmi Note sejak tahun 2014 hingga peluncuran seri terkini di Indonesia pada tahun 2021.
Memungkinkan banyak pengguna untuk bisa menikmati inovasi teknologi terbaru merupakan misi dari seri Redmi Note dan satu hal yang membuatnya selalu dinantikan.
Di Indonesia sendiri seri pertama dari Redmi Note diperkenalkan pada tahun 2014 yang menawarkan layar berukuran 5,5†dengan kelebihan seperti spesifikasi yang kompetitif serta dukungan MIUI 5 yang beroperasi pada jaringan 3G di rentang harga Rp 1,999,000.
Redmi Note 3 yang dirilis pada tahun 2016 menjadi model pertama dari seri ini yang menggunakan sensor sidik jari di punggung, badan berbahan metal, serta non removable battery.
Begitu pula dengan Redmi Note 5 yang memiliki dual kamera pertama yakni 12MP dan 5MP, layar 5,99â€, baterai 4000 mAh serta ditenagai Snapdragon 636, peluncuran produk ini sekaligus pengumuman kolaborasi dengan JKT48.
Beberapa pencapaian yang diraih oleh seri Redmi Note untuk menjawab kebutuhan pengguna di kelasnya seperti Redmi Note 6 Pro yang menghadirkan dual selfie camera, serta Redmi Note 7 dengan kamera 48MP, dan meningkat jadi 64MP pada Redmi Note 8.
Smartphone Jawara Redmi Note 9 diperkenalkan pada tahun 2020 dan diikuti seri Redmi Note 10 series yang menjadi Jawaranya AMOLED.
Kecanggihan seri Redmi Note masih bisa dinikmati melalui dua model terkini dari seri Redmi Note 10 yakni Redmi Note 10S dan Redmi Note 10 5G yang bisa didapatkan secara online maupun offline.
Redmi Note 10S merupakan smartphone super untuk kelas mid-range dengan memboyong pengalaman yang paripurna untuk menikmati hiburan dari layar smartphone berkat dual speakers yang mendukung sertifikasi Hi-Res Audio.
Sementara itu, Redmi Note 10 5G yang mendukung jaringan 5G saat ini sudah tersedia di Indonesia, hadir dengan performa andal berkat prosesor MediaTek Dimensity 700 untuk menghadirkan performa lebih baik dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Redmi Note sendiri akan terus melanjutkan tradisi ini dalam menghadirkan inovasi untuk semua orang dalam bentuk smartphone yang dicintai oleh ratusan juta orang penggunanya, termasuk di Indonesia.
KBRN, Jakarta: Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyoroti kenaikan kasus varian covid-19 (omicron) yang menanjak. Kenaikan kasus ini bahkan mulai menunjukkan gejala berbahaya seperti pada puncak covid di pertengahan tahun 2021.
Hal ini mesti diwaspadai oleh semua pihak, mengingat aktivitas masyarakat dapat kembali terhenti jika tidak dimitigasi dengan baik.
“Kenaikan kasus omicron ini tentu duka bagi kita semua. Meskipun dalam banyak kajian varian ini relatif tidak begitu berbahaya dibanding varian delta, namun tingkat infeksinya sangatlah tinggi. Meski ringan, namun jika menginfeksi orang yang punya komorbid dan ketahanan fisik yang lemah, juga berdampak mematikan. Jadi semestinya kita tidak boleh anggap remeh,” kata Politisi Senior Partai Demokrat ini.
Lebih lanjut Menteri Koperasi dan UKM di era Presiden SBY ini juga mengingatkan bahwa jika kasus omicron ini terus menanjak, maka pemerintah harus mengambil, melanjutkan, dan mempertajam serangkaian kebijakan pengaman sosial untuk membantu warga terdampak, terutama warga berpendapatan rendah. Ini penting karena jika aktivitas perekonomian kembali terhenti, maka masyarakat miskin akan sulit memenuhi kebutuhan dasarnya.
“Tugas negara memastikan semua warganya tercukupi kebutuhan dasarnya. Masyarakat miskin sebagai yang terdampak harus diberikan afirmasi agar dapat terus melanjutkan hidupnya. Jaring pengaman sosial seperti bantuan langsung tunai, bantuan sosial, dan bantuan permodalan UMKM adalah kebijakan yang mesti diambil. Tidak ada cara lain,” tegas Syarief.
Menurut Syarief, pemerintah juga harus mengevaluasi anggaran PEN di tahun 2022 yang jauh menurun dibandingkan tahun 2021. Pada tahun 2021, dana PEN dianggarkan sebesar Rp 744,77 T, sementara pada 2022 menurun hanya sebesar Rp 455,62 T. Jika terjadi kenaikan kasus yang sekarang terus menanjak, sudah seharusnya anggaran PEN di tahun ini kembali dinaikkan.
“Perkara dana PEN ini adalah soal keberpihakan. Dengan dampak covid yang langsung memukul kesehatan dan perekonomian rakyat, sudah seharusnya prioritas anggaran dipergunakan untuk penanganan bencana. Terutama bagi warga miskin dan pelaku UMKM sebagai kalangan paling terdampak. Saya mengingatkan dan mendorong pemerintah agar konsisten mengalokasikan anggaran untuk membantu rakyat miskin, dan pelaku UMKM,” tutup Syarief.
MEDIAJABAR.COM, MAJALENGKA – Bhabinkamtibmas desa Cimuncang Polsek Malausma Polres Majalengka Bripka Gilang Indra melaksanakan monitoring dan pengamanan pemberian suntik vaksin Covid-19 kepada siswa siswi SDN II Cimuncang Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka, Selasa (8/2/2022).
Bhabinkamtibmas Bripka Gilang melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan vaksinasi anak dari Nakes Puskesmas Malausma dengan Vaksin jenis Sinovac dengan siswa siswi SDN II Cimuncang. Adapun vaksinasi siswa siswi diperuntukan untuk anak usia 6 tahun sampai 11 tahun.
Kegiatan vaksinasi merupakan program pemerintah dalam rangka menekan Penyebaran Covid-19 dalam rangka untuk memastikan kondisi fisik bebas dari indikasi Covid 19, serta meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh dengan sasaran anak berusia 6 tahun sampai 11 tahun. Vaksinasi massal yang digelar oleh Puskesmas Malausma dengan Peserta vaksin anak yang sudah terdaftar sebelumnya.
Selama kegiatan berlangsung Bhabinkamtibmas dan petugas tenaga kesehatan tetap memberikan imbauan 5M Tetap Disiplin Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir atau handsanitizer, serta hindari kerumunan.
Bhabinkamtibmas juga berkesempatan memberikan semangat dan memotivasi kepada para siswas dan sisiwi peserta Vaksin.
“Pemberian vaksin ini sebagai langkah antisipasi dan kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sehingga masyarakat memiliki kekebalan daya tahan tubuh untuk mencegah terkonfirmasi positif Covid-19 dan terpenting tetap jalankan prokes walau sudah diberi suntikan vaksin anak,” ujar Bhabinkamtibmas.
Kapolsek Malausma IPTU Agus Malik mengatakan program Vaksin Covid-19 ini sangat efektif dalam memberikan kekebalan tubuh dan menekan penyebaran Covid-19.
“Polri sepenuhnya siap mendukung program vaksinasi COVID-19 guna mewujudkan masyarakat yang sehat, ekonomi kuat dan semakin produktif dalam rangka Indonesia Sehat dan Kuat,” pungkasnya.
Kegiatan pengamanan dan monitoring tersebut merupakan tugas dan kewajiban Polri dalam mengawal serta mensukseskan program vaksinasi anak yang digelorakan pemerintah. Selama kegiatan berlangsung kami harapkan kepada seluruh peserta tetap patuhi Prokes.(Rozan)
KBRN, Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terkait dengan pilot project layanan penerbangan internasional perdana ke Bali bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang telah efektif pada 4 Februari 2022.
Sebelumnya, proyek percontohan ini ditandai dengan mendaratnya pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Narita ke Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 3 Februari 2022. Dan sudah membawa 12 penumpang, yang terdiri dari enam WNI dan enam WNA dari Jepang.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, menjelaskan bahwa PPLN yang datang dari Jepang ke Indonesia merupakan travelagent, sehingga skema yang digunakan pada pilotproject kali ini adalah famtrip. Dengan harapan dapat membangun kepercayaan pasar internasional.
Terlebih, Kemenparekraf menginisiasi program warmupvacation, sebagai model karantina yang lebih inovatif dengan sistem bubble. Dimana aktivitas karantina PPLN tidak hanya sebatas kamar, tapi juga di area yang didedikasikan untuk bubble.
“Kebijakan ini akan dilakukan evaluasi yang berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait setiap minggu, karena terkait Omicron. Jadi memang kondisinya sangat dinamis, mau tidak mau kita semua harus proaktif, tidak hanya wisatawan yang harus meneggakkan prokes tapi semua pihak,” jelasnya dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa (8/2/2022).
Penerbangan internasional langsung ke Bali sebetulnya telah dibuka sejak 14 Oktober 2021, namun baru terealiasasi pada Februari 2022. Mengingat hal ini beriringan dengan peningkatan kembali kasus COVID-19 yang dipicu oleh varian Omicron, sehingga, pilotproject ini dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan kewaspadaan, serta protokol kesehatan dilakukan secara ketat dan disiplin oleh semua pihak.
“Dengan demikian, kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja dapat terwujud,” tuturnya.
Seperti diketahui, sudah dua tahun terakhir ini Bali mengalami kontaksi yang sangat signifikan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Bali pada pada kuartal I hingga kuartal III tahun 2021, mengalami kontraksi sedalam 3,43 persen.
Bali dipilih sebagai pilotproject lantaran angka vaksinasi yang terbilang tinggi. Untuk vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 114,62 persen, kemudian vaksinasi dosis kedua sudah 102,40 persen. Sementara, untuk vaksinasi booster baru berkisar 8,38 persen.
Selain itu, terdapat 2.212 usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali yang sudah tersertifikasi CHSE dalam payung InDonesia Care, sehingga dapat dipastikan kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan sudah dalam kondisi optimal dan siap memberikan pelayanan kepada wisatawan.
“Pada intinya kami berusaha menjaga destinasi Indonesia khususnya Bali supaya tetap menjadi inspirasi bagi wisatawan, sehingga ketika keadaan memungkinkan, kita sudah siap dan Indonesia tetap menjadi topofmind dari wisatawan mancanegara,” ujarnya.
Untuk program warmupvacation sendiri, saat ini baru ada lima hotel yang berkomitmen untuk mendedikasikan areanya sebagai bubble. Jumlah hotel ini akan bertambah, apabila semua proses dan persyaratan telah dipenuhi.
“Ada 66 hotel yang sudah diverifikasi bersama dengan GIPI Bali, PHRI, serta Satgas. Namun dari 66 hotel, saat ini baru lima hotel yang siap dengan warmupvacation. Kedepannya ini akan bertambah,” pungkasnya.