Beranda blog Halaman 1502

Destinasi Kedua Desa Wisata Ramah Berkendara Bertolak ke Sanankerto

rockomotif-desa-sanankerto-01.jpeg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Gelaran Festival Kreatif Lokal yang mengedepankan aspek Desa Wisata Ramah Berkendara, kini bertolak menuju Desa Sanankerto sebagai destinasi keduanya.

Dalam kegiatan tersebut, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk, juga turut menyelenggarakan acara peresmian landmark desa serta menghadirkan Festival Pasar Rakyat di Pasar Turen, Malang.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian program CSR Festival Kreatif Lokal 2022 ini diselenggarakan dengan mengajak komunitas pencinta otomotif untuk melakukan touring atau berkendara ke desa wisata dalam rangka membantu mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di desa Sanankerto.

“Kami mengajak sahabat-sahabat kami dari komunitas motor untuk touring bersama dan merasakan pengalaman liburan yang unik di Desa Wisata Sanankerto. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan Sanankerto sebagai salah satu destinasi wisata lokal yang ramah bagi pecinta otomotif, sekaligus memberikannya predikat sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara,” jelas Swandajani Gunadi, Direktur Marketing Adira Finance, yang ditemui saat meresmikan landmark desa secara simbolis.

Adapun pemilihan Desa Sanankerto sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara dikarenakan telah memenuhi kriteria pendukung yang meliputi infrastruktur seperti jalanan beraspal, penerangan lalu lintas, stasiun pengisian bahan bakar, serta bengkel otomotif.

Tidak hanya itu saja, Desa Wisata Ramah Berkendara juga turut menghadirkan manusia yang kreatif, serta dapat menjadi pengelola dan pemandu wisata yang nantinya akan berdampak untuk ekosistem pariwisata setempat.

Selain itu, Desa Sanankerto memiliki beragam destinasi wisata yang menarik seperti Kawasan Wisata Boon Pring, Hutan Bambu Desa Wisata Sanankerto, hingga menyusuri Sungai Andeman.

“Segenap masyarakat dan UMKM di Desa Sanankerto menyambut baik program Festival Kreatif Lokal 2022 dan berterima kasih kepada Adira Finance sebagai mitra dari Kemenparekraf RI yang telah mendukung pengembangan Desa Sanankerto sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara. Semoga lebih banyak wisatawan yang mengetahui dan berkunjung ke Desa Sanankerto,” ungkap M. Subur, Kepala Desa Sanankerto, saat memberikan sambutan di acara peresmian landmark desa.

Kemenparekraf sebagai bagian dari pemerintah yang juga turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasinya terhadap Adira Finance di mana melalui Festival Kreatif Lokal 2022, mereka berharap dan yakin melalui kegiatan ini akan memberikan potensi baru untuk desa tersebut.

“Maanfaat dari adanya kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi inspirasi berbagai pihak dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif”, ujar Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur – Kemenparekraf/Baparekraf.

Selain pihak pemerintah, penyelenggaraan Festival Kreatif Lokal 2022 ini turut didukung oleh pihak swasta, seperti Zurich Asuransi Indonesia, MUFG, Adira Finance Syariah, dan Bank Danamon.

Informasi terkait rangkaian kegiatan Festival Kreatif Lokal 2022 dapat diakses melalui akun media sosial resmi Adira Finance @adirafinanceid, Youtube Adira Finance, dan platform situs Sahabat Lokal adira.id/e/fkl2022-pr.

Jatuh Cinta Berpetualang dengan Aprilia SR-GT 200

rockomotif-review-aprilia-sr-gt-200-01.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Setelah mendapatkan unit test ride, berikut hasil review Aprilia SR-GT 200 yang dilakukan tim ROCKOMOTIF.

Tampilan skuter matik asal Italia ini memang mengusung desain yang berbeda lantaran hadir dengan mengusung tema urban adventure yang kental. Hal ini terlihat dari penggunaan windshield yang cukup tinggi, desain setang lebih lebar dan sedikit lebih tinggi, ground clearance yang mumpuni serta penggunaan ban semi pacul.

Saat kami melakukan review Aprilia SR-GT 200, motor ini kami bawa ke Sirkuit Internasional Sentul, yang berada di Bogor, Jawa Barat, pada 4 September 2022 untuk melakukan kegiatan peliputan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM), salah satu agenda balap paling bergengsi di Tanah Air.

Sepanjang mendokumentasikan balapan tersebut, motor yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp 60 jutaan, mampu menaklukan berbagai medan, mulai dari kontur aspal, berbatu serta tanah sekalipun. Hal ini ditopang oleh kemampuan terbaik dari sektor suspensi depan dan belakang, ground clearance, serta penggunaan ban semi off road.

Review Aprilia SR-GT 200 ini juga memberikan kenikmatan dari sisi tenaga yang dihasilkan. Secara spesifikasi, skuter matik adventure ini dibekali dengan mesin berteknologi i-get bersilinder tunggal dengan kubikasi 175 cc. Bicara tenaga yang dihasilkan, menurut klaim pabrikan mampu memproduksi 17,4 hp dan torsi puncak 16,5 Nm.

Review Aprilia SR-GT 200
Informasi pada speedometer menyajikan beberapa instrumen

Saat berkendara dengan motor ini, aliran tenaga yang dihasilkan dari ruang mesin tadi seperti terkonversi menjadi Dopamin, hormon kebahagiaan yang menjadi penyulut untuk terus berkendara dengan skuter matik ini. Dampaknya, efek Dopamin yang saya rasakan mampu membuat puntiran gas seperti tidak ada habisnya, sehingga terus memacu adrenalin saya untuk menggeber motor ini lebih agresif lagi.

Tak terasa, saat review Aprilia SR-GT 200, kondisi jalan memungkinkan untuk menggeber motor ini, angka di speedometer digital sudah menunjukkan 115 kpj. Hal ini menjadi sebuah kode bagi saya untuk melakukan deselerasi, agar tetap berkendara dengan selamat.

Kenyamanan yang ditawarkan oleh pabrikan untuk setiap konsumennya juga masih bisa diacungi jempol. Settingan suspensi belakang begitu mumpuni untuk seorang diri. Namun jika ingin berpergian dengan membawa satu penumpang, maka harus ada penyetelan suspensi terlebih dahulu agar shockbreaker tidak ambles.

Desain ergonomis yang ditawarkan pada desain jok, memang begitu berpengaruh sepanjang perjalanan dan memberikan esensi dalam review Aprilia SR-GT 200. Busa yang empuk serta bentuk yang dapat menopang duduk dengan sangat baik, turut menjadi salah satu hal yang menyenangkan saat berkendara motor ini.

Review Aprilia SR-GT 200Bicara kenyamanan, saat review Aprlia SR-GT Sport 200 saya juga dimanjakan dengan informasi yang tersedia di panel depan. Beberapa suguhan seperti indikator fuel meter, speedometer, jarak tempuh (kilometer), kecepatan rata-rata, konsumsi BBM rata-rata, tingkat voltase kelistrikan, jam, serta Trip A dan Trip B, bisa disetel dengan mudah melalui tombol mode yang ada di sebelah kiri.

Pada motor ini, pabrikan juga telah menyematkan informasi kecepatan maksimum yang pernah dikemas oleh pengendaranya. Hal ini terlihat saat tombol mode ditekan dua kali, maka informasi tersebut akan tersaji. Jadi, dengan adanya hal ini pemilik kendaraan dapat mengetahui berapa kecepatan maksimum yang pernah ditempuh dengan skuter matik tersebut.

Dengan kapasitas mesin yang terbilang besar, rasanya untuk menghitung berapa efisiensi bahan bakarnya bukan hal yang penting. Namun, bagi pemilik yang nantinya ingin mengetahui seberapa irit atau boros, ada informasi yang disajikan pada panel instrumen tersebut.

Saat kami review Aprilia SR-GT Sport 200 ini, efisiensi bahan bakarnya mencapai 27 kilometer per liter. Ini untuk penggunaan dalam kota dan mobilitas harian dengan menggunakan bahan bakar RON 95.

Review Aprilia SR-GT 200
Dibekali airscoop di bagian samping untuk mengalirkan udara

Hal lain yang membuat motor ini cukup menggoda adalah desain bagian depannya, di mana ada lekukan airscoop yang mengalirkan udara dari depan ke bagian samping. Desain tersebut terlihat seperti celah di sisi sayap depan kanan dan kiri.

Sedangkan fitur atau keunggulan yang ditawarkan oleh pabrikan adalah kapasitas penyimpanan yang terdapat di bawah jok. Saat mencobanya, helm full face bisa masuk ke bagasi dengan sangat baik. Tetapi, jika helm tersebut menggunakan intercom, maka akan sedikit kesulitan memasukkannya di sisi samping.

Sebagai penutup, untuk seukuran motor skutik adventure, penulis menyimpulkan model ini bisa menjadi teman sehari-hari dalam mobilitas. Namun, untuk lebih mendapatkan esensi berkendara yang lebih terasa, ada kalanya skuter adventure ini diajak berpetualang ke alam luar untuk lebih merasakan sensasi berkendaranya.

Review Aprilia SR-GT 200
Settingan suspensi belakang mampu menopang berkendara dengan sangat baik

DPRD Subang Sidak Aktivitas Penggundulan Hutan di Wilayah Ciater

sidak-DPRD.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Rombongan anggota Komisi III DPRD Subang melakukan sidak ke lokasi perusakan kawasan resapan air yang diduga dilakukan pihak investor wisata di Puncak Halimun Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (26/9/2022).

Menurut Ketua Komisi III, Dang Agung kegiatan sidaknya itu sengaja dilakukan menyusul terjadinya kegaduhan terkait diketemukannya kegiatan perusakan kawasan lahan eks HGU PTPN VIII oleh pihak investor yang selama ini menjadi kawasan resapan air di wilayah hulu kabupaten subang wilayah selatan.

“Setelah kami melihat langsung ke lokasi, ternyata betul telah terjadi perusakan lahan kawasan resapan air.Kami akan secepatnya melakukan langkah-langkah mengundang pihak PTPN VIII yang mempunyai kebijakan. Kita akan mempertanyakan apakah pihak PTPN sudah memberikan ijin atau kerjasama dan kita akan meminta berkas-berkasnya,” ucap Dang Agung.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, hamparan lahan resapan air eks HGU PTP VIII di Blok Puncak Halimun kawasan dekat cagar alam Gunung Tangkuban Perahu Kecamatan Ciater, Subang, diketahui dirusak oleh pihak investor wisata menggunakan alat berat exsavator besar .

Puncak Halimun Desa Ciater Kecamatan Ciater itu sendiri kata aktivis lingkungan hidup masing masing Anwar Black dan Iis , merupakan kawasan hulu resapan air wilayah selatan kabupaten subang .

“Jika perusakan lahan kawasan iar itu dibiarkan,tentunya bakal mengundang berbagai bencana alam terutama lonsor,banjir dan krisis air bersih terhadap wilayah kecamatan ciater, Jalancagak dan Sagalaherang,” ujar Anwar.

Terpisah, Kepala Satpoldam Pemkab Subang, Indri Tandia mengaku, adanya aktivitas kegiatan penggundulan di wilayah Blok puncak Halimun Desa Ciater itu diketahui dilakukan oleh PT Tiga Asa Beestari.

“Berdasarkan laporan dari masyarakat, maka kami bersama anggota dan dari pihak DPMPTSP saat itu juga bergerak.Dilokasi yang sulit dijangkau tersebut ternyata tidak ditemukan ada orang, cuma ada gelas gelas bekas sisa sisa ngopi. Makanya kami langsung pasang police line , karena aktifitas kegiatan itu ternyata samasekali tidak mengantongi perijinan,” ujar Indri.

Tokoh dan Pemuda Desa Margahayu Ikut FGD Sentra Pemberdayaan Pemuda Desa Bareng Kemenpora dan IPB

desa-Margahu.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Sentra Pemberdayaan Pemuda Desa/Kelurahan di Desa Margahayu, Kecamatan Pagaden Barat, Subang.

Kegiatan tersebut menindaklanjuti arahan Mentri pada rapat pimpinan di bulan Januari 2022 mengenai perlunya Acara Piloting Project SPPDK (Sentra Pemberdayaan Pemuda Desa-Kelurahan) berbasis data desa presisi minimal satu di setiap kota/kabupaten hingga tahun 2024 yang akan datang.

FGD yang mengambil tema “Koordinasi Piloting Project SPPDK Berbasis Data Desa Presisi” itu dihadiri oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Prof. Dr. Faisal Abdullah. SH.Msi, DFM, Wakil Kepala LPPM IPB Dr.Sufyan Syaf dan Sekertaris Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Esa Sukmawijaya. SP. M.si. selaku Koordinator Pelaksana serta dihadiri pula oleh seluruh aparatur desa dan tokoh pemuda, juga dihari pula oleh Ketua Karang Taruna Kecamatan Pagaden Barat, yang disambut suka cita oleh Kepala Desa Margahayu H. Main Permana S.Pd.
.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda terus memberikan perhatian dalam rangka kualitas pemberdayaan pemuda di Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemenpora menyelenggarakan kegiatan acara rintisan SPPDK berbasis Data Desa Presisi Pemberdayaan Pemuda Tahun 2022.

Kemenpora melalui Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda terus memberikan perhatian dalam rangka kualitas pemberdayaan pemuda di Indonesia.

Pentingnya kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Undang-undang Nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan, Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024, Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan, Peraturan Presiden No 61 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022, Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 1 Tahun 2018 tentang Strategi, Capaian dan Kurikulum Sentra Pemberdayaan Pemuda.

“Oleh karena itu, perlu dilakukan strategi peningkatan pembangunan kepemudaan yakni dengan dilaksanakan rapat koordinasi bidang pemberdayaan pemuda yang melibatkan Kementerian/Lembaga maupun pemerintah daerah dan perwakilan komunitas pemuda untuk peningkatan kapasitas baik individu maupun kelembagaan dalam pelayanan kepemudaan baik di pusat maupun di daerah dengan melibatkan partisipasi pemuda sebagai subjek dan objek dalam pembangunan kepemudaan,” kata Prof. Dr. Faisal Abdullah.

Adapun maksud dari digelarnya kegiatan ini, adalah sebagai wadah konsolidasi dan koordinasi bagi para unsur pelaksana pelayanan kepemudaan nasional di tingkat desa dan kelurahan. mendapatkan berbagai masukan dan penguatan substansi serta kesesuaian cara memandang terhadap perancangan kebijakan, program/kegiatan dan aktivitas kepemudaan nasional seperti tercantum dalam perjanjian kinerja Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda serta bertujuan untuk:

1. Meningkatkan kapasitas kelembagaan, koordinasi, sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan Kemenpora dengan K/L/D serta stakeholders kepemudaan di pusat dan daerah.

2. Meningkatkan pemahaman dan implementasi IPP sebagai dasar penyusunan kebijakan dan alat ukur keberhasilan pelayanan kepemudaan baik pusat maupun daerah.

3. Meningkatkan kajian, advokasi kebijakan dan perlindungan pemuda di pusat dan daerah.

4. Mengkoordinasikan optimalisasi sumber daya pada Pemerintah, Pemerintah Daerah, pemuda kader nasional dan pemangku kepentingan terkait lainnya dalam mendukung kinerja pemberdayaan pemuda.

5. Mendukung percepatan penyusunan Rencana Aksi Daerah Kepemudaan dalam mengimplementasikan IPP dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

6. Meningkatkan partisipasi pemuda dalam pembangunan baik pusat maupun daerah.

Dari 6 tujuan rakor diatas memiliki sasaran yang diantaranya;

1. Tercapainya kesamaan persepsi dan keyakinan bahwa kebijakan kepemudaan nasional akan berlangsung secara sistemik, bertahap, dan berkelanjutan;

2. Terjalinnya hubungan kerja yang harmonis dan saling bersinergi antara para stakeholder untuk membangun kepemudaan baik di Pusat maupun Daerah dalam pelaksanaanya. (Nurdianto)

Bangunan SDN Sindangrahayu Ambruk, Disdik Kabupaten Tasikmalaya akan Bangun Lagi

Bangunan-SDN-Sindangrahayu.jpg

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Dua ruang kelas SDN Sindangrahayu, Desa Kertahayu, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, yang ambruk pada Minggu (25/9/2022) lalu akan dibangun lagi.

Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya menyatakan kesiapannya untuk membangun lagi secepatnya bangunan itu.

Kasi Sarpras SD Disdik Kabupaten Tasikmalaya Suhendi Adi Zahri mengatakan, pihaknya akan berusaha membangun kembali sekolah yang ambruk tersebut.

Baca juga: Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Ambruk, Siswa Pindah ke Madrasah

Ia menyebut, Dana Alokasi Khusus (DAK) sedang dalam proses karena itu salah satu prosedurnya. Sehingga harus maksimal dalam input data di Dapodik.

“Pokonya Insya Allah semaksimal mungkin melakukan yang terbaik bagi sekolah ini, khususnya bangunan SD yang rusak di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya, Senin (27/9/22).

Menurutnya, dari 1.050 SDN yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, kalau tingkat kerusakannya bervariatip, ada yang ringan dan ada yang berat.

Kalau ringan, kata Suhendi, bisa tercover oleh BOS. Sementara yang rusak sedang sekitar 15 persen.

“Terkait masalah mampu dan tidak mampu, kita melihat sumber daya. Mudah-mudahan di 2022 ini kita bisa,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)

Peragaan Busana dari Limbah Meriahkan Acara Festival Bank Sampah di Ciamis

Festival-Bank-Sampah.jpg

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Puluhan anak-anak, remaja maupun dewasa ramaikan peragaan busana dari sampah dalam kegiatan Festival Bank Sampah Kabupaten Ciamis, Senin (27/9/22).

Kegiatan yang berlangsung di Situs Jambansari Ciamis ini berlangsung meriah. Terlebih busana yang dipakai para peserta fashion show ini sangat menarik dan juga unik. 

Meskipun busana para peserta itu terbuat dari bahan daur ulang sampah, baik plastik, tutup botol, cangkang kopi serta kertas koran, namun kreativitas mereka membuat decak kagum para penonton.

Berdasarkan informasi, para peserta berasal sekolah baik RA/TK, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MAN di Kabupaten Ciamis yang tergabung dalam sekolah berbudaya lingkungan atau Adiwiyata. 

Baca juga: Aplikasi Duitin, Terobosan Baru DPRKPLH Ciamis Ajak Warga Pilah Sampah Jadi Rupiah

Tidak hanya dari sekolah adiwiyata saja, namun peserta juga ada dari sejumlah Bank Sampah Unit di Kabupaten Ciamis.

Kepala DPRKPLH Ciamis Taufik Gumelar mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kreasi dari para peserta.

Apalagi mereka sejak dari 2 minggu ke belakang sudah menyiapkan busana yang berbahan daur ulang sampah itu.

“Alhamdulilah, kami sangat menghargai hasil kreatifitas para peserta. Mereka dengan penuh semangat membuat busana tersebut agar bis tampil di acara festival bank sampah Ciamis,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online)

Total Dana Cadangan Pilkada Kota Banjar 2024, Ini Jumlah Rincian dan Pembagiannya 

Dana-Cadangan-Pilkada.jpg

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- DPRD Kota Banjar tetapkan anggaran dana cadangan Pilkada tahun 2024 di Kota Banjar, Jawa Barat, sebesar Rp 16 miliar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjar Ade Setiana mengungkapkan total anggaran dana cadangan untuk Pilkada itu sebesar Rp 22 miliar.

Adapun rinciannya, persentasenya untuk KPU sebesar 59,96 persen, Bawaslu 15,67 persen dan untuk pengamanan sebesar 9,09 persen.

Anggaran itu, lanjut, Ade Setiana, termasuk dana cadangan antisipasi apabila ada anggaran yang belum terakomodir di dalam DPA KPU, Bawaslu maupun Pengamanan, yaitu sebesar 9,09 persen.

Meski begitu, ia enggan menyebutkan secara detail rincian besaran nilai pembagian anggarannya.

“Ini jumlah persentasenya dulu yang saya sampaikan, nanti lagi detailnya. Totalnya sekitar Rp 22 miliar dana cadangan,” katanya kepada wartawan, Senin (25/9/22).

Baca juga: DPRD Kota Banjar Tegaskan Tolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Pihaknya mengklaim, perhitungan persentasenya berdasarkan rumus DPT dan perkiraan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada 2018 lalu.

Adapun realisasi anggaran dana cadangan tersebut, kata Ade Setiana, nantinya mekanisme penganggarannya melalui APBD perubahan tahun 2022, APBD murni tahun 2023, APBD perubahan tahun 2023 dan APBD tahun 2024. 

“Untuk realisasi tahun ini sudah dialokasikan melalui APBD perubahan. Selebihnya nanti penganggarannya secara bertahap melalui APBD 2023 dan 2024 sesuai dengan tahapan pelaksanaan,” katanya.

Sebelumnya, pada tanggal 14 September 2022 DPRD Kota Banjar menetapkan anggaran dana cadangan untuk Pilkada tahun 2024 sebesar Rp 16 miliar.

Pada saat itu belum ada penjelasan besaran jumlah keseluruhan dana cadangan untuk Pilkada 2024 beserta jumlah rincian pembagian anggaran itu. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Target 10 Besar, Ketua KONI Kabupaten Garut: Harus Raih 30 Medali

390f9cd58ab1978ffdbc97c6b785e717.jpg

KBRN, Garut ,:  Ketua Umum KONI Garut, Abdusy Syakur Amin, menuturkan masuk 10 besar dalam Porprov Jabar XIV  yang ditargetkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, jika dikonversikan dengan medali, maka pihaknya harus meraih 30 mendali dari 41 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.

“Untuk masuk 10 besar di Porprov Jabar, sedikitnya kita harus meraih 30 medali, dari 41 cabang olahraga yang dipertandingkan, tapi kita akan berupaya semaksimal mungkin atas target pemkab Garut tersebut,”kata Syakur di Uniga Garut, Selasa (27/9/2022).

Ia juga mengatakan jika ada beberapa cabor andalan untuk meraih medali seperti gulat, tarung derajat, hingga silat. Namun, ia berharap dari cabor-cabor yang pelaksanaannya di Kabupaten Garut bisa menyabet medali pada pelaksanaan Porprov nanti.

“Karena kita menyiapkan secara khusus akuatik itu kita juga dapet tambahan medali, cabor yang dulunya jarang menyumbangkan medali kita harap jadi nambah, seperti arung jeram yang mungkin kemarin sedikit kita coba didorong jadi lebih banyak lagi (perolehan medalinya) dan tuan rumah kan punya keunggulan mengenal medan lokasi pertandingan,” tandasnya.

Pemkab Garut Targetkan Masuk 10 Besar Porprov Jabar ke-14 2022

0a54d4a815a955f092d9cda907ab1f64.jpg

KBRN, Garut : Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan, Kabupaten Garut menargetkan masuk 10 besar pada perhelatan Pekan Olahraga Raga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat XIV Tahun 2022 yang akan dilaksanakan bulan November mendatang.

“Untuk target Kabupaten Garut di Porprov 10 besar,” katanya, di Aula Kampus Uniga Garut, Selasa (27/9/2022).

Ia juga mengungkapkan karena pelaksanaan Porprov ini digelar di beberapa kabupaten di Jawa Barat termasuk di Kabupaten Garut, maka pihaknya akan membentuk koordinator wilayah (korwil) untuk memudahkan koordinasi di Porprov nanti.

“Ada juga yang kita bukan sebagai tuan rumah, makanya kita harus kirimkan beberapa tim ke beberapa kabupaten yang ada di Jawa Barat, kita bagi menjadi 5 panitia, 5 pimpinan di wilayah,” ungkapnya.

Helmi memaparkan, meski masih dirasa kurang, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2022, pihaknya sudah mengalokasikan dana sekitar 4.4 miliar rupiah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan untuk panitia daerah sekitar 2.25 miliar rupiah.

“Tapi itu masih kurang kenapa? Karena kita sebenarnya berharap porprov itu kan biayanya dari provinsi, karena ini kan di provinsi ini kan arena provinsi, kalau kita kan Porkab (pekan olahraga kabupaten), nah ini kan Porprov nah ternyata Porprov itu hanya menyiapkan untuk honor wasit, itu sama honor, hanya itu berarti kan yang lain diserahkan ke daerah,” papar Wabup Garut.

Sementara berkaitan dengan sarana akuatik yang saat ini masih dalam tahap verifikasi oleh pihak _Federation Internationale de Natation_ (FINA), imbuh Wabup Garut, dirinya yakin bahwa sarana tersebut nantinya akan bisa digunakan ketika Porprov dihelat di Kabupaten Garut.

“Ya insya Allah (tepat waktu untuk akuatik) kita terus dorong, kita upayakan, ini yang berat itu tentang akuatik itu adalah karena ada barang-barang yang impor, tapi kemarin saya cek itu lancar, barang-barang impor ini lancar, KONI lancar insya Allah kita tepat waktu,” imbuhnya.

Tarung Derajat Siap Jaga Tradisi Sebagai Penyumbang Medali Terbanyak untuk Kabupaten Bandung

46ed279cf5911d425abfdb41539d16ea.jpg

KBRN, Soreang : Cabang olahraga Tarung Derajat Kabupaten Bandung, bertekad mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Jabar XIV-2022.

Dalam perbincangannya via telepon genggam bersama RRI, Selasa (27/9/2022), Ketua Pengcab Kodrat Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan memastikan, meski persiapan sedikit kurang maksimal akibat Pandemi, namun Tarung Derajat siap menjaga tradisi sebagai salah satu cabor penyumbang medali terbanyak untuk kontingen Kabupaten Bandung.

“Target kita Tarung Derajat jelas mempertahankan juara umum sekaligus menjaga tradisi sebagai cabor penyumbang medali terbanyak,” tegas  Wawan A Ridwan.

Dari data yang diolah RRI, para petarung asal Kabupaten Bandung sendiri tercatat mampu menorehkan prestasi membanggakan baik di event berskala daerah, nasional maupun internasional.

Pada Porda 2006 di Karawang misalnya, Tarung Derajat Kabupaten Bandung tampil sebagai juara umum dengan 3 medali emas, 1 Perak dan 2 Perunggu.

Empat tahun berselang tahun 2010 saat Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah, Tarung Derajat juga menjadi juara umum dengan 4 keping medali emas, 1 Perak dan 4 Perunggu.

Prestasi itu terus dipertahankan pada 2014 dan 2016. Pada 2014, Enam medali emas dan 2 perunggu mampu diraih petarung asal Kabupaten Bandung. Sedangkan pada tahun 2016 di Bogor, Kodrat Kabupaten Bandung juga tampil sebagai juara umum dengan 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu.

Di ajang lainnya seperti Piala Gubernur, Popda, Kejurda usia dini, para petarung asal Kabupaten Bandung juga selalu unjuk gigi. Bahkan di kejuaraan Asia tahun 2016 di Malaysia, petarung asal Kabupaten Bandung juga mampu menyumbangkan 1 medali emas untuk Indonesia.

“Kita akan berusaha sekuat tenaga meningkatkan raihan medali, atau paling tidak mempertahankan jumlah medali yang direbut pada Porprov kemarin,” tandasnya.

Wawan Ridwan mengakui, wabah global Pandemi Covid 19, membuat aktivitas kejuaraan Tarung Derajat atau Boxer di Kabupaten Bandung dalam dua tahun terakhir menjadi terbatas. Kondisi itu sedikit banyak mempengaruhi dari sisi fisik, keterampilan maupun mental para petarungnya.

“Meski begitu, para petarung asal Kabupaten Bandung hasil Kejurkab yang nanti akan terjun di Porprov, terus kita genjot fisik, mental dan keterampilannya. Kita juga terus beri motivasi agar peak performance nya muncul saat Porprov digelar nanti ,” imbuh Wawan Ridwan.

“Saat ini mereka rutin berlatih di SOR Si Jalak Harupat dan di Satlatnya masing -masing,” sambungnya.

Wawan Ridwan yang merupakan Kepala Dinas Pariwasata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung itu, bahkan sudah menyiapkan apresiasi khusus untuk para petarungnya yang berprestasi pada multi event olahraga terbesar se Jawa Barat itu.

“Tentu kami para pengurus tidak akan menutup mata. Bonus pasti ada,” ujar Wawan, walau tidak mau merincinya karena harus dibicarakan dengan pengurus Kodrat Kabupaten Bandung lainnya.

Pada Porprov Jabar XIV 2022 November mendatang itu, cabor Tarung Derajat sendiri akan dipertandingkan di Bekasi yang merupakan rival langsung Kabupaten Bandung dalam mempertahankan gelar juara umum.

“Bekasi pasti karena mereka tuan rumah. Pesaing kita juga datang dari Kota Bandung dan Bogor,” papar Wawan Ridwan.

Wawan Ridwan juga mengapresiasi perhatian dari KONI Kabupaten Bandung, meski dengan anggaran yang terbatas namun mampu mengayomi semua cabang olahraga termasuk Tarung Derajat.

“Kami juga mohon doa restu dari seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, agar Tarung Derajat bisa mempertahankan prestasi dan tradisi sebagai cabor penyumbang medali terbanyak untuk Kabupaten Bandung,” harap Ketua Pengcab Kodrat Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan.

Recent Posts