Beranda blog Halaman 1301

TipTip Mendapatkan Dana Investasi Seri A

wp-1669710243952.jpg

review1st.comTipTip, platform terpadu untuk konten kreator di wilayah Asia Tenggara, hari ini mendapatkan pendanaan sejumlah 13 juta Dollar atau setara dengan Rp 205 miliar rupiah.

Pendanaan Seri A ini merupakan lanjutan dari pendanaan seed round senilai 10 juta Dollar yang sebelumnya telah diterima pada awal tahun ini.

East Ventures merupakan investor utama, dengan partisipasi dari beberapa investor, seperti Vertex, SMDV, B.I.G. Ventures serta beberapa investor terkemuka lainnya.

TipTip didirikan pada bulan Oktober 2021, oleh Albert Lucius yang memiliki misi memberikan solusi bagi kesenjangan monetisasi yang saat ini dihadapi para konten kreator di wilayah Asia Tenggara.

TipTip merupakan sebuah marketplace yang menghubungkan para konten kreator dengan para pengikutnya.

Melalui platform tersebut, para konten kreator memiliki kebebasan untuk membuat konten, memasarkan serta menjual langsung hasil kreasi mereka.

Sejak awal diperkenalkan ke masyarakat pada bulan Juli 2022, TipTip mendapatkan respon pasar yang sangat baik, sehingga tercatat peningkatan revenue lebih dari 20 kali lipat di dua bulan terakhir sejak Oktober 2022.

Strategi hyperlocal yang diimplementasikan oleh TipTip terbukti meraih sukses dalam menggandeng kegiatan komunitas baik online maupun offline (hybrid) di lebih dari 40 kota di seluruh Indonesia.

Albert Lucius, CEO and Founder of TipTip, tentang pendanaan ini berpendapat, “Kami merasa sangat terhormat sekaligus bangga dengan kepercayaan serta dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh para investor terkemuka di Asia Tenggara dalam pendanaan Seri A ini yang oversubscribed.

“Kami sangat menghargai kemitraan yang terjalin, dan akan menggunakan dana ini untuk mempercepat perkembangan platform serta diversifikasi produk dan tentunya memposisikan TipTip sebagai platform terkemuka bagi konten kreator di Asia Tenggara.”

Tiptip telah menjadi rumah bagi lebih dari 2.500 konten kreator dan digunakan oleh lebih dari 30.000 pengguna.

Di awal tahun depan, TipTip yakin dapat menggandeng lagi 30.000 lebih konten kreator dan menambah pengguna sebanyak 300.000.

Rata-rata penghasilan yang didapatkan konten kreator serta pengikutnya, setelah 30 hari tergabung aktif di TipTip, berkisar di angka 3 juta rupiah.

Konten kreator bisa mendapatkan penghasilan dengan menjual langsung konten mereka atau melalui jaringan konten promoter di TipTip, selain itu dapat juga dilakukan dengan melakukan live session dengan mengundang pengikut atau fans mereka.

Willson Cuaca, Co-Founder dan Managing Partner East Ventures, berkata, “Kami memiliki kepercayaan penuh terhadap kepemimpinan Albert dalam membawa TipTip.

“Pengalaman Albert dalam membangun Kudo, sebelum di akuisisi oleh Grab di tahun 2017, telah terbukti dalam navigasi yang kuat untuk menghadapi gejolak ekonomi yang diperkirakan terjadi di tahun 2023.

“Kami berharap TipTip terus melanjutkan pertumbuhan yang signifikan dengan tetap menerapkan strategi hyperlocal yang terbukti diadaptasi dengan baik serta membawa perubahan perilaku bagi konsumen maupun konten kreator di era pasca COVID.

“Kami melihat adanya potensi perkembangan yang lebih besar lagi dan kami sangat optimis untuk terus mendukung TipTip.”

Joo Hock Chua, Managing Partner of Vertex, menambahkan, “Kami percaya dengan pendekatan ekosistem kreator-supporter-promotor yang dilakukan oleh TipTip.

“Pendekatan ini sangat cocok untuk memasuki pasar Indonesia yang sangat luas dan tersebar di berbagai komunitas mikro.

“TipTip memiliki keunikan tersendiri dalam memberikan solusi utama dalam masalah yang dihadapi para konten kreator, yaitu monetisasi dalam ekosistem mereka.

“Dengan dukungan TipTip, para konten kreator dapat memonetisasi langsung konten mereka tanpa harus bergantung pada algoritma atau iklan.”

Tiptip memiliki peran penting dalam mengembangkan ekosistem ekonomi di wilayah Asia Tenggara.

Bapak Triawan Munaf, selaku Presiden Komisaris dari TipTip yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) menambahkan, “Platform ini didirikan oleh anak bangsa Indonesia yang manajemennya juga didukung oleh banyak pemimpin handal dan berpengalaman yang berasal dari seluruh Asia Tenggara.

Saya bangga menjadi bagian dari TipTip, dan sangat percaya bahwa TipTip sangat memahami kondisi ekosistem kreator saat ini dan langsung memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi para konten kreator di Asia Tenggara, mulai dari Indonesia.”

UMKM Subang Expo Libatkan Pentahelix, Ada Bazar Hingga Talkshow

MoU-pentahelix.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Dinas Koperasi UMKM, Perdagangan dan Perindustian Melalui UPTD PLUT Kabupaten Subang, mengelar Expo UMKM Subang di Halaman Gedung UPTD PLUT Kabupaten Subang pada Selasa (29/11/2022).

Expo UMKM tersebut dalam rangka Peningkatan kapasitas usaha mikro melalui pemasaran produk unggulan/temu bisnis yang dilaksanakan tanggal 29-30 November 2022. Dan juga akan dilaksanakan beberapa kegiatan dalam Expo UMKM Subang berupa Bazar Produk UMKM, Kuliner, Fashion, handycraft, Music dan Talkshow.

Menurut Kepala Dinas DKUPP Subang, Dr. Dr. Drs. Yayat Sudrajat, MM.M.Si, bahwa kegiatan ini progres yg berkesinambungan untuk para pelaku UMKM Subang dalam mengembangkan potensi.

“UMKM Subang Memilik potensi yang luar biasa, harus terus diupayakan untuk meningkatkan pemasaran karena memiliki produk dan potensi yang berbeda dengan daerah lain,” ucapnya.

Ditambahkan dia, bahwa kegiatan yang berlangsung dua hari ini dalam upaya mendorong pelaku UMKM dari tingkat desa hingga mampu ekspor dalam rangka meningkatkan derajat ekonomi para pelaku UMKM. Dan juga UPTD PLUT mengkolaborasikan berbagai gagasan demi meningkatkan kualitas produk UMKM yang ada di Kabupaten Subang.

Wabup Subang Agus Masykur saat mengunjungi salah satu stand di Expo UMKM Subang

“PLUT sudah berjalan produktif semoga kedepan disertai rumah kemasan, dengan upaya rekonsiliasi, komunikasi, dan edukasi pelaku UMKM yang terus berkolaborasi dengan DKUPP dan umkm yang ada di Kabupaten Subang sudah ada sebajyak 78 ribu UMKM,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Subang H.Agus Masykur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kolaborasi pentahelix demi meningkatnya kapasitas pelaku UMKM agar naik level.

“Saatnya naik kelas setelah kita melewati pandemi covid, demi mampu membanggakan keluarga kelompok dan kabupaten Subang” tuturnya.

Agus Masykur memberikan dukungan dan analogi sederhana, kesuksesan UMKM harus sepesat penularan covid-19. Dirinya juga menyampaikan permohonan untuk tetap berkolaborasi dengan Kemenkop dalam hal ini dengan Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop RI.

“Saya hanya menegaskan kembali bahwa bantuan dari Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop RI melalui adanya gedung PLUT ini sudah produktif dan sangat optimal, namun rumah kemasan kami butuhkan” pintanya.

Disampaikan Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop RI Dr.Yilius MA,bahawa dijaman sekarang ini Expo UMKM sangat perlu untuk pemasaran, karena ini salah satu langkah dalam mempromosikan Produk UMKM di kancah Lokal bisa disebut pemasaran Offline dan juga untuk pemasaran keluar bisa menggunakan Online keduanya sangat penting untuk pemasaran.

“Terkait pemasaran ini ada suatu persoalan yang di hadapi adalah keterbatasan kualitas sdm maka keterbatasan ini kita coba dengan mendirikan klab sebagai senter of excellent untuk orang orang umkm belajar dalam memasarkan produk dalam pendanaan dan lainnya,dan jangan lagi membuatkan gedung,karena di tiap.daerah sudah banyak yang kosong jadi sekarang ini persoalannya adalah isinya,instrukturnya,pelatihannya,dan konsepnya bukan lagi pelatihan pendampingan tapi harus bisa berkisanumbang,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada yatim piatu dan dhuafa, kemudian Penyerahan Simbolis NIB dan Sertifikat Halal kepada Perwakilan 5 UMKM yang diserahkan oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop RI dan Wakil Bupati Subang yang didampingi oleh Kepala DKUPP Subang.

Dan juga Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU pentahelix yang melibatkan Pemkab Subang, PLUT, Aliansi Wartawan Subang (AWAS) yang diwakili Sekretaris Ahmad Ripai, akademisi Aji Fauziana Ridwan selaku Kaprodi PGSD Univ Mandiri, komunitas, dan Ketua PHRi Ratna Kurniawan, serta disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Subang dan Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM RI. Serta peninjauan stand UMKM Kabupaten Subang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Subang, DPRD Subang Komisi II, perwakilan Unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Ketua PHRI Kab. Subang dan tamu undangan lainnya.

Bupati Ciamis Serahkan Insentif dan Uang Kadeudeuh Bagi ASN Purnabakti

Bupati-Ciamis-Serahkan-Insentif-dan-Uang-Kadeudeuh-Bagi-ASN-Purnabakti.jpg

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis, Jawa Barat, Herdiat Sunarya menyerahkan insentif kepada ribuan tenaga pendidik di Kabupaten Ciamis serta memberikan uang kadeudeuh kepada puluhan ASN yang purnabakti secara simbolis.

Penyerahan insentif dan juga uang kadeudeuh tersebut dalam rangkaian kegiatan Upacara HUT PGRI, Hari Kesehatan Nasional dan HUT Korpri yang berlangsung di Taman Lokasana Ciamis, Selasa (29/11/2022).

Adapun rincian penerima insentif itu ada sebanyak 4.800 orang tenaga pendidik, dari mulai jenjang Paud, SD dan juga SMP dengan anggaran mencapai sebanyak Rp 4,8 miliar.

Sedangkan untuk uang kadeudeuh diberikan kepada 20 orang ASN yang telah Purnabakti masing-masingnya mendapatkan Rp 2,5 juta.

Selain itu itu ada juga pemberian uang duka yang dibagikan kepada dua orang ahli waris, totalnya masing-masing Rp 1 juta.

Baca juga: Bupati Herdiat Jadi Pembina KTNA Ciamis, Berkomitmen Perhatikan Petani

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin untuk purna bakti yang telah selesai melaksanakan tugas ada uang kadeudeuh dari Korpri Ciamis.

“Ini sebagai bentuk perhatian dari Korpri dengan menyalurkan pemberian uang kadeudeuh kepada ASN yang purna bakti,” katanya.

Herdiat mengungkapkan, kepada para penerima uang kadeudeuh, mudah-mudahan saja di masa pensiun bisa sehat dan panjang umur dan yang paling utama ada aktifitas.

“Sehingga tidak jenuh ketika memasuki masa pensiun yang paling utama sehat aja dulu,” ungkapnya.

Herdiat menambahkan, dalam peringatan HUT PGRI dan Hari Kesehatan Nasional dan HUT Korpri ini, pihaknya harap tidak hanya kegiatan rutinitas saja, upacara seremonial.

“Tetapi yang paling utama, bagaimana anggota Korpri baik tenaga kesehatan maupun pendidikan serta pegawai umum,  mengimplementasikan melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Ferry/R8/HR Online/Editor Jujang)

Masih Tahap Sosialisasi, Tilang Elektronik Akan Segera Diberlakukan di Kota Banjar

Masih-Tahap-Sosialisasi-Tilang-Elektronik-Akan-Segera-Diberlakukan-di-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Satuan Lalu Lintas Polres Banjar, Polda Jabar, saat ini tengah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan ETLE atau tilang secara elektronik.

Hal itu dilakukan setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menghapus penindakan tilang manual.

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP. Asep Saepuloh mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait hal tersebut.

“Dari empat hari ke belakang kita sudah melakukan sosialisasi terkait ETLE ini baik secara langsung oleh petugas maupun melalui media sosial,” kata Asep Saepuloh, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: BPBD Kota Banjar Ungkap Soal Keberadaan Sesar Citanduy

Menurutnya, penindakan tilang secara elektronik tersebut akan diberlakukan mulai dari awal bulan Desember mendatang.

Ia menjelaskan, prosedur penilangan elektronik tersebut nantinya petugas di lapangan menggunakan smartphone dan aplikasi khusus untuk memotret pengguna jalan yang melakukan pelanggaran.

“Kemudian dari aplikasi itu dikirim ke server yang ada di Polres, dan untuk data lengkap tersebut nanti akan muncul. Dari situ bisa langsung diverifikasi dan suratnya dikirim ke alamat pelanggar,” jelasnya.

Lanjut Asep, pelanggar yang sudah menerima surat itu bisa langsung datang ke Polres Banjar, untuk kembali melakukan verifikasi dan akan mendapatkan BRI Virtual Account (BRIVA).

“Setelah itu pelanggar bisa membayar denda baik di ATM ataupun di bank yang sudah tersedia yaitu di BRI,” paparnya.

Kena Tilang Elektronik dan Tidak Datang ke Polres Banjar Akan Kena Sanksi

Sementara itu, jika pelanggar tidak datang ke Polres dan tidak melakukan pembayaran denda, secara otomatis akan dikenakan sanksi.

“Jika tidak membayar denda, maka ada sanksinya nanti di Samsat berupa pemblokiran baik untuk pembayaran pajak tahunan ataupun lima tahunan,” ungkapnya.

Asep menambahkan, untuk kamera CCTV yang sudah terpasang di setiap persimpangan itu bukan untuk ETLE, melainkan ATCS milik Dinas Perhubungan Kota Banjar, yang berfungsi untuk memantau arus lalu lintas.

Kendati begitu, Asep berharap bagi masyarakat pengguna jalan dapat mematuhi aturan lalu lintas untuk keselamatan saat berkendara.

“Kalau kamera yang terpasang itu ATCS milik Dinas Perhubungan, fungsinya untuk memantau arus lalu lintas. Saya berharap masyarakat dapat mematuhi aturan berkendara dengan adanya ETLE ini,” pungkasnya. (Sandi/R8/HR Online/Editor Jujang)

5 Raperda Tahun 2023 Kota Banjar Ditetapkan, dari Kepariwisataan hingga Penataan PKL

5-Raperda-Tahun-2023-Kota-Banjar-Ditetapkan-dari-Kepariwisataan-hingga-Penataan-PKL.jpg

harapanrakyat.com,-  DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, menetapkan 15 rancangan peraturan daerah (Raperda) yang disepakati masuk dalam program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tahun 2023.

Dari 15 yang ditetapkan tersebut, tiga di antaranya raperda inisiatif DPRD Kota Banjar yang salah satunya mengatur tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL).

Sebanyak 15 raperda yang masuk dalam program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tahun 2023 tersebut ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD, Senin (28/11/22).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Banjar, Bambang Prayogi, mengatakan, jumlah usulan raperda tahun 2023 sebanyak 16 raperda namun yang disepakati masuk dalam propemperda yaitu 15 raperda.

Dari 15 raperda yang diajukan tersebut 3 di antaranya merupakan raperda inisiatif dari DPRD Kota Banjar.

Adapun ketiga raperda inisiatif tersebut yaitu raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro.

Raperda tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan raperda tentang Perubahan atas Perda Kota Banjar nomor 2 tahun tahun 2003 tentang Lambang Daerah Kota Banjar.

“Dari 15 Raperda yang masuk propemperda tahun 2023 tiga buah raperda merupakan raperda inisiatif dari DPRD,” kata Bambang Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Forum Guru Sertifikasi Kota Banjar Sepakat TPP Tidak Dianggarkan

12 Raperda Usulan Pemerintah Kota Banjar

Lanjutnya menyebutkan, adapun 12 raperda yang lain merupakan usulan dari pemerintah kota antara lain, raperda tentang penyelenggaraan kepariwisataan, raperda Pelayanan Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Raperda tentang Rencana Tata Ruang/Wilayah Kota Banjar tahun 2022-2042, Raperda Pengelolaan, Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

“Berikutnya raperda Pemajuan Kebudayaan Daerah, raperda Perangkat Desa, raperda perubahan kedua atas Perda nomor 8 tahun 2018 tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah,” katanya.

Kemudian, raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2022, Raperda Perubahan APBD tahun 2023, RAPBD tahun 2024.

Raperda Pencabutan Perda nomor 1 tahun 2017 tentang Peruntukan Penggunaan Tanah dan raperda tentang perubahan atas Perda nomor 17 tahun 2013 tentang Bangunan Gedung.

“Raperda yang telah masuk dalam program pembentukan peraturan daerah tersebut selanjutnya akan dilakukan pembahasan sesuai target penyampaian pada tahun 2023 mendatang,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online/Editor Jujang)

Solusi Inovasi Inklusi Keuangan Dari Perempuan Untuk Perempuan

wp-1669709023177.jpg

review1st.com – Dalam beberapa tahun terakhir, industri layanan keuangan digital atau fintech menjadi salah satu sektor yang paling berkembang dengan adanya peningkatan partisipasi perempuan sebagai pelaku industri dan penggunanya.

Sebagai usaha untuk mengurangi kesenjangan gender dalam inklusi keuangan, industri fintech di Indonesia saat ini juga sudah banyak melibatkan perempuan untuk berinovasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman untuk perempuan.

Sejalan dengan agenda pemerintah dan regulator, partisipasi perempuan Indonesia dalam inklusi keuangan dan pemulihan ekonomi pasca pandemi di Indonesia terus menjadi perhatian dan prioritas pelaku industri fintech.

Berdasarkan hasil diskusi “Women in Fintech Roundtable Discussion: Role of Women in Promoting Responsible Innovation on Digital Finance and Fintech Ecosystem” yang dilaksanakan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) pada 11 November 2022 lalu, baik pelaku industri maupun pemerintah masih memiliki banyak tugas dan perlu bekerja sama dalam mengadvokasi dan memberikan akses yang lebih mudah kepada masyarakat khususnya perempuan dalam inklusi keuangan pada lingkup digital.

“Menurut sumber Laporan Survei Anggota Tahunan AFTECH, perusahaan fintech di Indonesia saat ini memang sudah cukup banyak menyediakan layanan khusus untuk perempuan. Salah satu produk layanan yang paling banyak digunakan oleh perempuan adalah P2P lending yang 84% peminjamnya adalah perempuan.

“Hal ini juga juga sejalan dengan survei yang dilakukan OJK yang mengungkapkan bahwa 66,7% penerima P2P atau pinjaman online adalah perempuan.    

Sebagai salah satu pembicara diskusi pada acara Women in Fintech Roundtable Discussion, Sati Rasuanto, Co-Founder dan CEO VIDA mengatakan, “Dalam proses onboarding pengguna layanan digital, keberhasilan verifikasi dan otentikasi identitas digital sesuai dengan identitas legal menjadi salah satu kunci penentu bergabungnya pengguna ke dalam platform layanan fintech.

“Untuk itulah, sebagai penyedia layanan verifikasi identitas dan sertifikat elektronik, VIDA berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menghasilkan teknologi yang inklusif dan ramah bagi berbagai gender.

“Dengan begitu, pengguna layanan digital khususnya perempuan dapat melakukan proses onboarding dalam platform digital secara mudah, aman, dan nyaman tanpa adanya bias dan kendala terkait teknologi deteksi verifikasi identitas”

Selain akses dan kemudahan penggunaan layanan fintech, literasi digital dan literasi keuangan yang memadai juga menjadi faktor penting dalam menjamin perempuan mendapatkan kenyamanan dan keamanan penggunaan layanan keuangandi dalam ekosistem digital.

Masih berdasarkan Laporan Survei Anggota Tahunan AFTECH, indeks literasi keuangan baik laki-laki maupun perempuan telah mengalami peningkatan, dengan pertumbuhan literasi keuangan perempuan dua kali lipat dibandingkan laki-laki pada tahun 2016 hingga 2019 dengan peningkatan sebesar 12,4%. 

Sati Rasuanto menambahkan “Literasi digital dan keuangan yang belum merata di tengah meningkatnya penggunaan layanan fintech di kalangan perempuan, masih menempatkan kelompok masyarakat ini, khususnya di Indonesia, sebagai pengguna layanan yang rentan terhadap berbagai resiko kejahatan keuangan.

“Meningkatnya jumlah kasus perempuan sebagai korban platform pinjaman dan investasi online ilegal menunjukan rendahnya literasi keuangan dengan berbagai latar belakang yang masih perlu diperhatikan baik oleh pelaku bisnis industri fintech maupun pemerintah”

Dengan dilakukannya advokasi literasi digital dan keuangan seiring penetrasi penggunaan layanan fintech, VIDA optimis kedepannya hal ini dapat dijadikan salah satu solusi dari inklusi keuangan perempuan dalam membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi di Indonesia.

Tidak hanya sebagai pengguna, Sati mendorong peningkatan peran perempuan di balik inovasi teknologi fintech agar perempuan merasa aman dan nyaman menggunakan produk fintech dalam bertransaksi dalam ekosistem digital.

 XL Axiata – POLRI Kolaborasi Terapkan Teknologi Body Worn Camera

images-1_copy_800x536.jpeg

review1st.com – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)  berkolaborasi dalam mendukung pengamanan KTT G20 Bali yang lalu dengan penggunaan Body Worn Camera.

Kolaborasi yang dilakukan XL Axiata adalah dengan menyediakan jaringan 4G yang prima dan simcard yang dipakai di dalam device Body Worn Camera. Kolaborasi ini merupakan salah satu komitmen XL Axiata mendukung pemerintah dalam mensukseskan gelaran event internasional KTT G20 2022.  

Body Worn Camera yang dipakai oleh Polri dan team pengamanan KTT G20 ini berupa kamera yang menempel pada jaket atau rompi. 

Body Worn Camera telah dipakai oleh tim pengamanan antara 1-18 November 2022 lalu, yang tersebar di area-area   utama, antara lain Bandara Internasional Ngurah Rai, Hotel Apurva Nusa Dua, pergerakan personel polisi antara bandara sampai dengan Nusa Dua ITDC, Lapangan Renon dalam acara gelar pasukan, dan  simulasi penanganan terorisme di Kuta Bali.

Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto, mengatakan, ”Kami berkomitmen untuk terus mendukung program atau event pemerintah dalam pemanfaatan teknologi dan digitalisasi di Indonesia.

Suatu kebanggaan bagi XL Axiata melalui XL Axiata Business Solutions (XLABS) bisa ikut berpartisipasi mendukung pengamanan KTT G20 di Bali beberapa waktu lalu dengan menyediakan konektivitas IoT yang cepat dan stabil pada perangkat body worn camera serta dashboard monitoring untuk memudahkan Polri dalam memonitor dan memastikan semua perangkat berjalan baik.

Kerja sama dengan Polri ini sekaligus menjadi pembuktian bagi XL Axiata dalam hal kemampuan menghadirkan berbagai solusi digital sehingga dapat mewujudkan tujuan XL Axiata menjadi penyedia solusi ICT terintegrasi pilihan.”Feby menambahkan, body worn camera tersebut menggunakan  solusi IoT berbasis GSM. 

Selain itu, XL Axiata juga memberikan dukungan konektivitas yang dipakai pada HT Push To Talk untuk Command Center di Polda Bali, Mobile Command Center di Nusa Dua dan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, dan bantuan operasional Command Center untuk Divisi TIK Polri selama bertugas di KTT G20 Bali.

Body Worn Camera ini merupakan kamera pengawas yang memiliki sejumlah fitur selain merekam aktifitas. 

Kamera ini memiliki memori 32 GB yang bisa merekam nonstop selama 20 jam, kapasitas baterai sampai 8 jam nonstop, Global Positioning System (GPS), bisa untuk live streaming dan terhubung ke petugas command center dengan menggunakan koneksi jaringan XL Axiata 4G. 

Kamera tersebut dilengkapi fitur inframerah, berguna merekam kondisi lapangan saat malam hari. Ada pula fitur tombol darurat (panic button) yang bisa digunakan petugas saat situasi darurat.

Saat tombol tersebut ditekan, maka alarm akan berbunyi di command center serta kamera tersebut secara otomatis mengirim koordinat petugas yang menekan panic button.

Body worn camera ini dipakai oleh petugas Korlantas, Brimob, Divisi TIK Polri dan Densus 88 pada saat pengamanan KTT G20 Bali. Total ada 200 device yang dipakai pada saat pengamanan.

Dengan suksesnya kerjasama pengamanan KTT G20 Bali tersebut, XL Axiata dan Polri akan memperluas jangkauan pemanfaatan teknologi body worn camera ini. Kedua pihak berencana menerapkan teknologi ini di Jakarta dan Surabaya, dengan jumlah sekitar 1.300 unit device.

Peningkatan Trafik Data Selama  KTT G20 Bali

XL Axiata mencatat peningkatan trafik penggunaan data di sepanjang pelaksanaan KTT G20 Bali, 11 – 17 November 2022.

Data dari Customer Experience & Service Operation Center yang berada di XL Axiata Tower, Jakarta, menunjukkan terjadinya kenaikan trafik layanan data sebesar 15%-20% lebih tinggi dibandingkan dibandingkan hari-hari normal di lokasi-lokasi event G20.

Lonjakan terutama terjadi di area Nusa Dua, Jimbaran, Sanur, dan Kuta, termasuk Bandara  Internasional Ngurah Rai, dan khusus di ITDC dan Apurva kenaikan trafik mencapai  >80%.

XL Axiata secara khusus memastikan kualitas jaringan data di sejumlah kawasan yang  menyangga event prestisius ini.  Jaringan XL Axiata untuk area seluruh Bali ditopang lebih dari 5.800 BTS, termasuk lebih dari 3.300 BTS 4G.

Layanan 5G yang disediakan oleh XL Axiata di 17 titik, antara lain Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Apurva Kempinski, dan Pantai Sanur.Peningkatan trafik jaringan data XL Axiata antara lain terlihat dati meningkatnya penjualan kartu Perdana XL dan AXIS. 

Selama penyelenggaraan rangkaian kegiatan KTT G20, penjualan produk prabayar XL Axiata meningkat jumlahnya lebih dari 14% dari hari biasa. Produk unggulan tersebut telah dipercaya para perwakilan delegasi, termasuk awak media dari mancanegara untuk mendapatkan solusi konektivitas digital bernilai tambah.

Bupati Herdiat Jadi Pembina KTNA Ciamis, Berkomitmen Perhatikan Petani

Bupati-Herdiat-Jadi-Pembina-KTNA-Ciamis-Berkomitmen-Perhatikan-Petani.jpeg

harapanrakyat.com,- Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Jawa Barat memberikan penghargaan kepada Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menjadi Pembina KTNA kabupaten Ciamis bertempat di aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis  Selasa (29/11/2022).

Pada kesempatan itu, Herdiat mengucapkan terima kasih kepada KTNA Jabar, yang telah mempercayai menjadi pembina KTNA kabupaten Ciamis.

Namun menurut Herdiat, hal ini bukan menjadi sebuah tujuan utama, yang paling penting ialah bagaimana cara pemerintah daerah melakukan kolaborasi baik dengan para petani.

“Kita akan terus melakukan sebuah kolaborasi dengan para petani, untuk bagaimana memperhatikan mereka agar hidup lebih sejahtera walaupun dengan cara bertahap,” katanya.

Baca juga: Petani di Panawangan Ciamis Harap Saluran Irigasi yang Ambruk Segera Diperbaiki

Herdiat menyebut, para petani harus benar benar diperhatikan oleh semua pihak, terutama oleh pemda Ciamis. Pasalnya, petani merupakan salah faktor penopang dalam  mempertahankan laju perekonomian di kabupaten Ciamis.

“Saerah lain hari ini sangat sulit menopang laju perekonomian dari sektor pertanian, karena daerah lain kebanyakan sudah menjadi kawasan industri. Maka dari itu, Ciamis sangat beruntung dengan mayoritas masyarakatnya adalah petani, karena salah satu faktor menekan inflasi yaitu sektor pertanian,” ujar Herdiat.

Ia melanjutkan, soal ketahanan pangan di Ciamis, Ia optimis kabupaten Ciamis bakal stabil sekalipun resesi dunia tentang ketahanan pangan mengancam.

“Untuk Ciamis, ketahanan pangan Insyaallah akan stabil. Karena di kita mayoritas warganya petani,” pungkasnya.

Usai kegiatan, Bupati Herdiat menerima sertifikat penghargaan dari KTNA Jawa Barat. (Fahmi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Pesan Bupati Herdiat untuk Guru dan Nakes Ciamis di HUT PGRI dan HKN

Pesan-Bupati-Herdiat-untuk-Guru-dan-Nakes-Ciamis-di-HUT-PGRI-dan-HKN.jpg

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, memberikan sejumlah pesan untuk para guru dan tenaga kesehatan (nakes). Pesan tersebut Bupati Ciamis sampaikan saat menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT PGRI ke-77 dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58, serta HUT Korpri ke-51, di Taman Lokasana Ciamis, Selasa (29/11/2022). 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Herdiat mengatakan, dalam rangkaian peringatan HKN, pihaknya sangat mengapresiasi para dokter, perawat dan juga bidan. Selain itu juga seluruh tenaga kesehatan di Ciamis, karena telah berjuang selama pandemi Covid-19.

“Semoga perjuangan para nakes dan yang lainnya mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT,” katanya.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Terjadi, Bupati Ciamis Imbau Masyarakat untuk Selalu Waspada

Selain itu, dalam kegiatan upacara ini juga memperingati HUT PGRI ke-77, Herdiat juga mengatakan, bahwa tugas guru sangat mulia.

Pasalnya, guru mendidik dan mengajar anak-anak harapan bangsa, agar bisa menjadi manusia yang unggul dan berprestasi.

“Saya minta kepada guru di Kabupaten Ciamis agar tetap menjadi sosok pembelajar dan juga pembaharu. Karena guru itu yang patut digugu dan ditiru. Dan melalui kegiatan ini harus tingkatkan lagi kinerja,” pesan Bupati Herdiat.

Baca Juga: Bupati Ciamis Janji akan Perhatikan Kesejahteraan Kepala Sekolah

Perlu diketahui, bahwa untuk tema HUT Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang ke-51, adalah melayani berkontribusi dan juga berinovasi untuk negeri.

Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati Herdiat mengajak dan berpesan kepada seluruh anggota Korpri di Ciamis, agar dapat meningkatkan kinerja. Terutama dalam pelayanan publik.

“Kita juga memberikan simbolis kadeudeuh dan uang duka. Semoga dedikasi dan pengabdian purna bakti dan anggota Korpri yang telah wafat, senantiasa mendapatkan pahala yang berlimpah,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor-Adi)

ICAEW Mengajak Negara G20 Wujudkan Hal Ini

images-7.png

review1st.com – B20 Indonesia telah mempublikasikan “B20 Communique: Policy Recommendation to G20” dan Integrity and Compliance Task Force juga mempublikasikan “Integrity & Compliance Task Force Policy Paper” sebagai naskah rekomendasi kebijakan pada B20 Indonesia Summit.

Dalam naskah kebijakan (policy paper) yang diajukan oleh Integrity and Compliance Task Force B20 tersebut,  terdapat empat sektor rekomendasi utama yang dibahas antara lain:

(1) mempromosikan tata kelola yang berkelanjutan dalam bisnis untuk mendukung inisiatif lingkungan, sosial, dan pemerintah;

(2) mendorong aksi kolektif dalam mengurangi risiko integritas;

(3) menumbuhkan ketangkasan penanggulangan untuk memerangi risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme;

(4) memperkuat tata kelola mitigasi risiko kejahatan dunia maya yang semakin buruk. 

The Business 20 (B20) merupakan perkumpulan resmi negara G20 yang mempertemukan para pemimpin dunia sebagai pembuat kebijakan dan perwakilan perusahaan multinasional terkemuka untuk membahas rekomendasi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti pada beberapa isu prioritas utama sambil memastikan pertumbuhan inklusif, dan memperkuat kolaborasi kesejahteraan global.

Berlangsung pada 13-14 November 2022 di Bali, KTT B20 tahun ini mengangkat tema “Memajukan Pertumbuhan Inovatif, Inklusif, dan Kolaboratif” dalam rangka mendukung tema besar KTT G20 “Pulih Bersama, Pulih Lebih Kuat”.

Terdapat enam Satuan Tugas (Satgas) khusus dan 1 dewan aksi yang dibentuk pada B20 tahun ini yaitu: Satgas Digitalisasi; Satgas Energi, Keberlanjutan & Iklim; Satgas Keuangan & Infrastruktur; Satgas Pekerjaan & Pendidikan Masa Depan; Satgas Perdagangan & Investasi; Satgas Integritas dan Kepatuhan; dan Dewan Aksi Perempuan dalam Bisnis. 

Sebagai salah satu anggota kunci  Integrity and Compliance Task Force B20, ICAEW telah memainkan peran penting dalam mengangkat isu mengenai berbagai tantangan bisnis khususnya pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Hal ini juga terwujud melalui penyelenggaraan “Konferensi Integrity and Compliance Task Force B20 B20: Memupuk Ketangkasan Dalam Memerangi Pencucian Uang dan Kejahatan Ekonomi”.

Dalam konferensi tersebut, ICAEW menghadirkan beberapa pakar dari Inggris dan negara ASEAN untuk mendiskusikan beberapa studi kasus dan wawasan baru mengenai berbagai risiko ekonomi, termasuk didalamnya anti pencucian uang yang kemudian menjadi salah satu rekomendasi kebijakan yang disorot pada naskah kebijakan yaitu mendorong kelincahan dalam penanggulangan untuk memerangi risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Elaine Hong, Direktur Regional ICAEW untuk China dan Asia Tenggara, mengatakan, “Sebagai anggota Integrity and Compliance Task Force B20, ICAEW tentunya turut bangga dan berbahagia dengan diterimanya banyak rekomendasi kami sebagai bagian dari naskah rekomendasi kebijakan B20.

“Dengan pencapaian ini, ICAEW berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dan penegak hukum di seluruh dunia lewat sharing pengalaman dan pengetahuan sembari juga memberikan panduan dan sumber daya pendukung, serta pengawasan anti pencucian uang yang kuat melalui pendekatan berbasis risiko untuk para anggota dan stakeholders di seluruh dunia.” 

Dengan dipublikasikannya naskah rekomendasi kebijakan oleh Integrity and Compliance Task Force B20, ICAEW terus menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta dalam melawan kejahatan ekonomi.

ICAEW merekomendasikan negara-negara peserta G20 agar mengadaptasikan kerangka kerja yang terintegrasi berdasarkan perubahan lanskap pencucian uang dan risiko pendanaan teroris bersamaan dengan peningkatan tata kelola dan kolaborasi dalam mempromosikan langkah-langkah pencegahan kejahatan ekonomi.

Oleh karena itu, ICAEW mendorong negara-negara peserta G20 untuk mengambil tindakan implementasi upaya pencegahan pencucian yang efektif dan secara aktif mengeliminasi risiko yang mungkin terjadi seiring dengan kemajuan teknologi yang menghadirkan peluang aktivitas kriminal baru.

ICAEW mendukung dan sangat merekomendasikan seluruh aksi kebijakan yang dianjurkan dalam naskah kebijakan Integrity and Compliance Task Force untuk diimplementasikan oleh negara-negara G20 terutama terkait pemfokusan kembali identifikasi faktor pencucian uang dan pendanaan terorisme serta peningkatan transparansi kepemilikan keuntungan.

Sejalan dengan naskah kebijakan tersebut, ICAEW juga mengingatkan negara-negara G20 untuk terus memperbarui asesmen risiko ekonomi baik dalam lingkup nasional, sektoral, dan kelembagaan, khususnya terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Hal ini ditujukan untuk memastikan bahwa risiko perubahan sosial, ekonomi, teknologi, dan perilaku masyarakat telah dipetakan dan dicegah secara komprehensif.

Dengan dilakukannya pembaruan ini, ICAEW berharap negara-negara G20 menerapkan lebih banyak peraturan baru, yang mewajibkan pribadi maupun lembaga untuk menjaga transparansi kepemilikan keuntungan, melaporkan perbedaan informasi mengenai kepemilikan keuntungan yang telah teridentifikasi dan menerapkan sanksi peringatan ketika terjadinya pelanggaran. 

Conny Siahaan,  ICAEW Head of Indonesia, menyatakan, “ICAEW mengajak negara-negara G20 untuk melakukan aksi sesuai dengan naskah rekomendasi yang telah dipublikasikan oleh Integrity and Compliance Task Force B20.

“Kami berharap dengan dipublikasikannya rekomendasi kebijakan ini, seluruh peserta serta pemerintah negara-negara G20 termasuk pemerintah Indonesia juga dapat ikut serta membantu agenda ICAEW dalam meningkatkan kesadaran pentingnya uji kelayakan dan mengedukasi masyarakat mengenai resiko kejahatan ekonomi yang dapat dimitigasi oleh setiap orang.”

Recent Posts