review1st.com – Mengabadikan setiap momen dan membagikannya secara digital telah menjadi bagian hidup dari Gen Z saat ini. Baik ketika mereka sedang liburan, bekerja, atau bahkan hanya melakukan rutinitas harian biasa, membuat konten foto kerap kali dilakukan agar mereka bisa selalu melakukan hubungan sosial secara digital.
Namun, tidak selamanya kondisi sekitar sangat menarik untuk diabadikan, misalnya saat berkegiatan di luar ruangan. Cuaca yang mendung, senja yang berawan, atau bahkan malam gelap gulita tertutup awan, menjadikan momen kurang kayak untuk diabadikan.
POCO memahami kebutuhan para Gen Z tersebut dan telah menghadirkan berbagai smartphone performa ekstrem, harga ekstrem untuk membantu mereka membuat konten yang makin kreatif. Salah satunya adalah dengan POCO M5s yang memiliki spesifikasi kamera mumpuni dan fitur AI Sky Filter yang memanjakan dalam berkreasi foto.
Berikut adalah cara menggunakan fitur AI Sky Filter di POCO M5s.
Buka galeri dan pilih foto yang ingin disunting. Kemudian, pilih ikon edit untuk memulai proses penyuntingan.
Setelah masuk ke menu penyuntingan, pilih ikon AI dan klik ikon Sky hingga berbagai pilihan contoh Sky Filter akan terbuka. Yang perlu diperhatikan adalah untuk menggunakan fitur ini, smartphone harus terhubung dengan internet karena perlu mengunduh berbagai contoh filter tersebut.
Namun, jangan khawatir pengguna tidak perlu mengunduh semua filternya, melainkan hanya filter-filter yang diinginkan saja.
Setelah filter tersebut berhasil diunduh, pengguna akan mendapatkan empat pilihan filter utama, mulai dari Sunny, Evening, Night, hingga Dynamic.
Di filter utama Sunny, pengguna akan ditawarkan berbagai pilihan filter kondisi siang hari, termasuk AI Clear Day, Clear Sky, Sunny, Azure, Cloudy, Cumulus, Cirrus, Stratus, Nimbus, Rainbow, Double Rainbow, Snowy, Cumulus, dan Waves.
Jangan khawatir, bagi yang ingin membuat konten yang lebih sendu dan hangat, AI Sky Filter di POCO M5s juga menawarkan berbagai pilihan filter di kondisi sore hari. Pilihan filter tersebut antara lain, Fantasy, Dream, Scarlet, Rays, Eventide, Warmth, Crimson, Aurora, Daybreak, Dawn, Twilight, Glow, Morning, Fading Light, Sunset, dan Dusk.
Pengguna juga bisa membuat konten unik dengan mengubah foto siang menjadi malam yang penuh bintang dengan memilih fitur Sky Filter Night. Di filter ini, pengguna bisa memilih kondisi malam yang unik, misalnya Stars, Star Tracks, Trajectories, Crescent, Luna, Full Moon, Lightning, Aurora, Borealis, Cosmos, Galaxy, Milky Way, Dark Moon, dan Starry Night.
Yang lebih mendobrak lagi, foto yang dihasilkan bisa menjadi lebih dinamis dengan fitur Sky Filter Dynamic, yang membuat foto dengan langit yang bergerak. Pilihan-pilihan filternya antara lain, Clear, Cloudy, Cumulus, Twilight, Rain, Snow, Milky Way, hingga Fireworks.
Berikut beberapa contoh hasil foto dengan fitur AI Sky Filter di POCO M5s.
Dengan berbagai pilihan kreasi di fitur AI SkyFilter pada POCO M5s ini akan semakin memperkaya kreasi Gen Z untuk membuat fitur yang makin menarik. Cara penyuntingan ini sangat mudah dibandingkan menggunakan aplikasi pihak ketiga yang harus diinstal terlebih dahulu bahkan ada yang tidak gratis.
Dalam membuat konten, POCO M5s telah dibekali 64MP AI Quad Kamera dengan kombinasi sempurna dari 64MP main camera, 8MP ultra wide angle camera, 2MP depth camera, dan 2MP macro camera. Bagi pecinta selfie, 13MP front camera mampu menghasilkan foto selfie yang sempurna ataupun video yang tajam.
Kemampuan kamera POCO M5s makin maksimal berkat teknologi AI yang mengoptimalkan kinerja fotografi melalui sistem komputerisasi, dan mampu menghasilkan berbagai foto yang maksimal, dari mode portrait dengan efek bokeh pada latar belakang.
Foto landscape dengan ultra wide angle, foto malam hari menggunakan night mode, menciptakan kreasi video slow motion, time-lapse, hingga explore aplikasi editing Sky Filter yang telah diulas pada artikel ini.
harapanrakyat.com,- Selama tahun 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis melalui Dinas Peternakan dan Perikanan telah membagikan ribuan ekor DOC (day old chick) ayam sentul kepada sejumlah kelompok peternak.
Hal tersebut sebagai bukti keseriusan Pemkab Ciamis dalam melakukan pengembangan ayam sentul sebagai ayam khas Ciamis.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis Syarief Nurhidayat mengatakan pihaknya saat ini mengembangkan dua jenis ayam sentul. Yakni ayam sentul batu dan ayam sentul debu.
Dari hasil pengembangan Balai Pembibitan Ayam Sentul, pihaknya telah berhasil menghasilkan ribuan DOC ayam Sentul.
“Hasil anakannya atau DOC ayam sentul kami bagikan kepada para kelompok peternak Ciamis,” ujar Syarief Nurhidayat, Kamis (1/12/2022).
Syarief menjelaskan saat ini Pemkab Ciamis telah mempunyai Indukan ayam sentul batu dan sentul debu sebanyak 600 ekor jantan dan 100 ekor betina. Setiap bulannya selalu mengalami produksi telur hingga penetasan.
“Kebetulan dalam menetaskan telur kita mempunyai beberapa mesin tetas. sehingga induk ayam sentul tidak melakukan pengeraman,” katanya.
Syarief mengungkapkan untuk mekanisme penyebaran ayam sentul kepada Kelompok yaitu harus mengajukan terlebih dahulu proposal. Nantinya akan ada proses verifikasi lapangan oleh tim teknis.
“Setelah lolos bahwa kelompok itu benar adanya maka pihak akan memberikan bantuan DOC ayam sentul sebanyak 200 ekor. Namun kelompok harus besabar menunggu permohonan, karena produksi ayam sentul Ciamis masih sangat terbatas,” pungkasnya. (Fahmi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)
harapanrakyat.com,- Bakal calon ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ciamis Koko Koswara mendapat dukungan dari pengurus kecamatan (PK) Sadananya. Sehingga dalam bursa pemilihan Ketua KNPI Ciamis 2022-2025, Koko mendapat dukungan 3 PK dan 2 OKP (organisasi kemasyarakatan dan pemuda).
Ketua PK Sadananya Suhud Handi Sumawijaya mengatakan rekomendasi tersebut ia berikan karena sejarah Koko dalam kepengurusan KNPI.
“Koko itu mempunyai histori kepengurusan di KNPI Ciamis yang begitu lama. Tentunya sudah tahu situasi dan kondisi DPD KNPI Ciamis. Itu yang menjadi salah satu alasan kami untuk memberikan rekomendasi kepadanya,” katanya, Kamis (1/12/2022).
Selain itu, Suhud yakin bahwa dia (Koko) bisa merubah KNPI Ciamis menjadi lebih baik lagi ke depannya.
“Koko Koswara itu, tidak sulit komunikasi. Jadi antara PK dan juga OKP itu tidak ada sekat. Kita nyambung aja komunikasi dengannya,” ucapnya.
Suhud juga siap mengawal Koko Koswara dalam pemilihan Ketua DPD KNPI Kabupaten Ciamis ini.
“Kita kawal sampai Koko Koswara ini bisa menang dan menjadi Ketua DPD KNPI Ciamis periode 2022-2025,” tegasnya.
Sementara itu, bakal calon Ketua KNPI Ciamis, Koko Koswara mengucapkan terima kasih kepada PK KNPI Sadananya.
“Terima kasih telah memberikan dukungannya. Mudah-mudahan ini menjadi suatu awal untuk kebangkitan kita bersama,” ucapnya.
Menurutnya, dengan adanya rekomendasi dari PK Sadananya. Pihaknya saat ini sudah mengumpulkan 3 rekomendasi dari PK dan 2 OKP dalam pemilihan Ketua KNPI Ciamis.
“Kalau PK itu dari Sadananya, Pamarican dan Cijeungjing. Sedangkan OKP Pemuda Bulan Bintang dan BKPRMI,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)
MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat, mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, menghadiri kegiatan pengisian awal waduk (Impounding) Bendungan Sadawarna Kabupaten Subang, Kamis (1/12/2022).
Menuju ke lokasi acara, Kang Jimat dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menaiki motor listrik yang digunakan sebagai kendaraan operasional di Bendungan Sadawarna.
Terlihat Wagub Uu menggunakan Dudukuy merah yang diberikan langsung oleh Kang Jimat sebagai kenang-kenangan atas kunjungan ke Kabupaten Subang.
Bendungan Sadawarna sendiri memiliki kapasitas tampungan sebesar 70,98 juta Meter Kubik dengan luas genangan 498,43 ha dan tinggi Bendungan 40 meter.
Bendungan sadawarna sendiri memiliki manfaat diantaranya untuk irigasi sebanyak 4284 ha, air baku 1,2 meter kubik/detik, PLTMH 2 MW, reduksi banjir 11,74 juta meter kubik, dan pemeliharaan sungai sebesar 2,01 Meter kubik/detik.
Kepala BBWS Citarum Ir. Bastari, M.Eng
dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bendungan Sadawarna merupakan salah satu proyek nasional yang dibangun sejak tahun 2018 dan meliputi 3 Kabupaten yaitu Subang, Sumedang dan Indramayu.
“Bendungan Sadawarna merupakan salah satu proyek nasional di Dirjen sumber daya air, Kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat dalam menyediakan sarana dan prasarana tampungan air berupa waduk atau bendungan di provinsi Jawa Barat Bendungan ini dibangun mulai tahun 2018 dan alhamdulillah ini bisa tepat waktu dan tepat anggaran,” katanya.
Seremonial pengisian air Bendungan Sadawarna
Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu pembangunan dan pelepasan lahan untuk keperluan Bendungan Sadawarna, dan berharap Bendungan Sadawarna mampu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di 3 Kabupaten.
“Semoga bermanfaat bagi ketahanan pangan, kebutuhan air dan mengendalikan banjir, Khususnya untuk di wilayah Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Indramayu di provinsi Jawa Barat. Semoga segala kerja, segala usaha, yang kita lakukan diridhoi oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” katanya.
Selanjutnya, Bupati Subang H. Ruhimat yang akrab disapa Kang Jimat dalam sambutannya mengucapkan syukur atas hadirnya Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang yang memberikan optimisme bagi masyarakat Kabupaten Subang, Sumedang dan Indramayu.
“Puji syukur bagi rakyat Subang dan rakyat Sumedang maupun Indramayu, yang mana dengan rayap kami mendengar bahwa Bendungan ini akan diresmikan. Dengan adanya Bendungan, tentujya penuh dengan keceriaan dan optimis. Untuk itu saya Atas nama rakyat Kabupaten Subang menghaturkan terima kasih kepada kementerian PUPR dan BBWS,” katanya.
Kang Jimat pun menyatakan, dengan hadirnya Bendungan Sadawarna, mampu memberikan manfaat seperti untuk kebutuhan air baku dan mengatasi banjir yang sering terjadi di sekitar Subang Utara.
Bendungan Sadawarna
“Di musim hujan, sungai ini meluap dan menyebabkan banjir di wilayah Pamanukan dan sebagainya. Dengan selesainya Bendungan ini baik untuk kebutuhan air baku maupun untuk sedikit banyak mampu mengatasi terkait banjir sehingga kami ceria dengan hadirnya bendungan ini,” katanya.
Kang Jimat pun mengapresiasi pembangunan Bendungan Sadawarna yang dilakukan dengan profesionalisme, sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pekerja.
“Sekalipun demikian megahnya bangunan kami tidak mendengar ada hal-hal yang tidak diinginkan terkait pelaksanaan pembangunan, karena ini semua tentunya dilakukan dengan SOP dan profesionalisme yang tentunya ditaati,” katanya.
Selain itu, Kang Jimat pun menyadari adanya berbagai potensi yang bisa dihasilkan dari hadirnya Bendungan Sadawarna, sehingga dirinya meminta dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat dalam kepengurusan potensi tersebut bisa melalui BUMD Subang untuk seutuhnya kemaslahatan rakyat melalui peningkatan PAD.
“Tentunya efek dampak dari bendungan ini digunakan untuk beberapa kabupaten wabil khusus kebutuhan sumber daya air baku maupun Apa itu banjir, tapi nampaknya ini masih ada potensi-potensi lain, seperti PLTA kemudian pula mungkin PLTS, mudah-mudahan Pak wabup bisa mendorongnya supaya BUMD kami bisa ikut serta mengelola. Pak Wagub mohon support nya untuk pengelolaan PLTS maupun PLTA bisa dikelola oleh BUMD,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan bahwa Jawa Barat merupakan wilayah dengan curah hujan yang tinggi, sehingga memiliki potensi di bidang air. Untuk itu, Insfratruktur bendungan sangat dibutuhkan untuk memberikan manfaat dari potensi tersebut.
“Jawa Barat memang memiliki curah hujan yang tinggi, sumber airnya banyak, maka wajar di Jawa Barat banyak sungai, wajar di Jawa Barat pertanian nya hebat, ini akan bermanfaat jika ditunjang pembangunan sebuah bendungan,” katanya.
Wagub Uu juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo atas inisiasinya untuk membangun berbagai bendungan. Dirinya menyatakan, dengan adanya bendungan, mampu memberikan multi manfaat dan efek domino, baik bagi pertanian hingga ke pariwisata.
“Selain itu, Terima kasih kepada Pak Jokowi sebagai presiden kita yang telah membangun Jawa Barat khususnya dalam bidang bendungan yang sangat luar biasa dan sangat bermanfaat. Jadi tidak tertutup kemungkinan, sawah-sawah yang ada di sini yang dulu disampaikan tadi kata pak bupati sebagai sawah Tadah hujan, Aya hujan tiasa nyawah, teu aya hujan wasalamualaikum. Dengan adanya Bendungan ini mudah-mudahan bukan hanya satu kali panen, tapi seperti Kabupaten Cirebon tiga kali per tahun, mudah-mudahan artinya dengan dibangun danau ataupun Bendungan sadawarna ini akan memiliki multi manfaat efek domino yang sangat luar biasa di samping pertanian tapi juga nanti ada parawisatanya juga ada hal-hal yang lain yang tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Wagub Uu juga menyatakan bahwa pembangunan Bendungan Sadawarna harus dilanjutkan dengan pembangunan irigasi yang mampu mendukung adanya Bendungan Sadawarna.
“Mungkin nanti Pak Bupati harus dilanjutkan dengan pembangunan irigasi-irigasi skala kecil di persawahan sesuai dengan tingkatannya, dan tidak menutup kemungkinan kami Pemprov Jawa Barat pun bisa membantu membangun irigasi supaya air bisa mengalir ke sawah-sawah yang dibutuhkan,” katanya.
Selain itu, Wagub Uu juga menjelaskan bahwa Bendungan Sadawarna memiliki wawasan lingkungan, karena bermanfaat untuk lingkungan, yaitu seperti untuk menampung air ketika hujan lebat sehingga tidak mengakibatkan banjir dan menyimpan air ketika musim kemarau sehingga tidak kekeringan.
“Pembangunan Bendungan ini jelas bukan hanya berwawasan lingkungan, tetapi juga bermanfaat untuk lingkungan, air bisa ditahan heula di saat hujan supaya tidak banjir, di saat kemarau masyarakat bisa ter airi, karena sudah disimpan di sini, artinya pembangunan ini sangat banyak bermanfaat untuk masyarakat di sini,” katanya.
Wagub Uu pun mengajak seluruh Bupati dan semua pihak untuk bersama-sama menjaga kehadiran Bendungan Sadawarna, seperti tidak membuang sampah sembarangan hingga menanam pohon demi keasrian lingkungan.
“Bupati mari kita sama-sama menjaga Bendungan ini, membangun itu berat, habus 3 triliun APBN digelontorkan oleh pemerintah pusat, kenapa tidak kita sama-sama menjaga dan memelihara jangan buang sampah sembarangan kalau bisa mungkin nanti ditambah dengan menanam pohon di sekitarnya,” katanya.
Acara dilanjutkan dengan seremonial penekanan tombol sirine sebagai simbolis dilaksanakannya Impounding. Diserahkan pula penghargaan dari Kepala BBWS Citarum kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, Bupati Subang, Perwakilan Bupati Sumedang dan Indramayu dan dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama pengisian awal bendungan sadawarna oleh kepala Sekretariat Dewan SDA Nasional, Wagub Jawa Barat, Kepala BBWS Citarum, Bupati Subang, Perwakilan Bupati Sumedang dan Indramayu.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan oleh kepala BBWS, Bupati Subang, Perwakilan Bupati Sumedang dan Indramayu, kepada pihak-pihak yang berpartisipasi dalam pembebasan lahan dan pembangunan bendungan Sadawarna.
Selanjutnya, Wakil Gubernur beserta Kang Jimat melaksanakan penanaman pohon buah buahan dan meninjau langsung ke puncak bendungan Sadawarna, sekaligus melaksanakan pelepasan balon dan merpati sebagai simbol dimulainya Impounding.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR, Direktur Utama lembaga manajemen aset negara, kepala perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, kepala dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Sekretariat Daerah Kabupaten Subang, Perwakilan Bupati Sumedang & Indramayu, Kapolres, Dandim dan Kajari Subang, Indramayu dan Sumedang, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan & Kesra Kabupaten Subang dan Indramayu, serta tamu undangan lainnya.
MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri Pembukaan Musyawarah Cabang VIII BPC HIPMI Subang yang bertempat di Hotel Betha Subang. Kamis (1/12/2022).
Dadang Firmansyah selaku ketua pelaksana melaporkan bahwa rangkaian kegiatan Muscab ini telah berlangsung sejak 1 November 2022.
“Mulai Rangkaian sosialisasi, pendaftaran calon ketua, penyampaian visi misi calon ketua, dan puncaknya musyawarah cabang hari ini,” paparnya
Dadang Firmansyah dalam laporannya menambahkan bahwa HIPMI akan bersinergis dengan pemerintah dalam mewujudkan Subang Jawara.
“HIPMI ingin terus berkontribusi dan kolaborasi dari pengusaha dan Pemerintah Kabupaten Subang,” tutupnya
Ketua BPC HIPMI Subang Rizky Nugraha, menyampaikan bahwa konsep sederhana pengusaha itu harus berorientasi pada pembangunan daerah. Rizki juga meyakinkan bahwa HIPMI memiliki konsentrasi sebagai ruang aktualisasi para pengusaha muda.
Tidak hanya itu, Rizky menyampaikan bahwa HIPMI juga telah melakukan kaderisasi dan menjadi ruang inkubasi kader pengusaha muda dalam mewadahi segala potensi pemuda di bidang usaha dalam menghadapi resesi.
“HIPMI melakukan pembinaan kepada anggota agar bisa bertahan dikondisii saat ini agar tetap optimis ‘badai pasti berlalu,” katanya.
Sekretaris Umum BPD HIPMI Jabar Reza Mansyur, menekankan bahwa HIPMI harus terus menjadi mitra pemerintah daerah agar dapat saling mengisi ruang peluang dan tantangan dalam menangkap petenis usaha
“Peluang itu datangnya dari pemerintah,” tuturnya
Reza Mansyur juga menambahkan bahwa ketua yang akan menahkodai BPC HIPMI Subang Ke depan harus representatif suara kader HIPMI Subang.
“Calon ketua itu harus dipilihan dan diinginkan oleh kader semua,” ucapnya
Reza Mansyur berharap momentum muscab ini menjadi starting point HIPMI lebih baik, dalam memainkan peran yang lugas ditengah kondisi perekonomian saat ini dan menghadapi resesi kedepan.
“Bisa membawa HIPMI lebih baik, selamat melaksanakan Muscab,” katanya.
Hadir pula dan memberikan sambutan Ketua Kadin Subang, Agus Parwanto menyampaikan bahwa HIPMI telah banyak prestasi dan kontribusi dalam membangun daerah. Agus berharap HIPMI dan KADIN mampu mewujudkan visi yang sama, yakni membangun Subang yang lebih baik.
“Kadin dan HIPMI tidak bisa dipisahkan untuk bisa berkolaborasi dan sinergi untuk kemajuan Subang,” katanya.
Wakil Bupati Subang atau biasa dipanggil Kang Akur, menjelaskan bahwa perkembangan Subang begitu pesat, terutama sektor industri yang mengharuskan untuk terus meningkatkan kompetensi di tengah disrupsi.
“HIPMI harus jadi pelaku usaha di Kabupaten Subang, jangan hanya jadi penonton,” jelasnya
Kang Akur menyampaikan bahwa potensi usaha pertanian khususnya beras di Subang masih terus potensial terlebih telah dilaksanakannya penandatanganan MoU Kerjasama Antar Daerah (KAD) Beras antara BULOG Kanwil Kalteng dengan BULOG Kanwil Jawa Barat.
“Pendistribusian Beras IR 42 dengan hadirnya Pelabuhan Patimban, kita mengirim ke Kalimantan lebih cepat melalui tol laut, jalur distribusinya lebih pendek,” tegasnya.
Kang Akur juga menambahkan bahwa HIPMI merupakan pondasi bagi pelaku usaha muda untuk terus bermetamorfosis dengan berbagai sektor untuk menangkap peluang di Subang.
“Peluang sekaligus tantangan kita ambil peran, kemudian yang jadi persoalan ke depan yakni jika kita tidak mampu menangkap peluang yang ada,” katanya.
Kang Akur berpesan kepada jajaran pengurus BPC HIPMI ke depan untuk tetap sinergitas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, bersama-sama dalam mewujudkan Subang Jawara.
Turut hadir dalam agenda tersebut yakni Asisten Daerah bidang perekonomian dan pembangunan Kab. Subang, Sekretaris DKUPP, Perwakilan Unsur Disnakertrans, Dewan Pembina BPC HIPMI Subang, HIPMI PT seluruh Perguruan tinggi Subang dan tamu undangan lainnya.
harapanrakyat.com,- Otak pelaku investasi bodong berinisial WW yang telah merugikan puluhan warga Tasikmalaya, Jawa Barat, hingga miliaran rupiah itu berhasil diringkus Satreskrim Polres Tasikmalaya.
“Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan tersangka tindak pidana penipuan dengan cara belanja online,†ungkap AKBP Suhardi Hery Haryanto, Kapolres Tasikmalaya, saat konferensi pers di Mako Polres Tasikmalaya, Kamis (01/12/2022).
Ia menjelaskan, modus dari otak pelaku investasi bodong ini yaitu mengajak beberapa korban untuk menjadi member. Hal itu supaya pelaku dapat mencairkan limit belanjanya.
Namun belanjanya pun fiktif dengan menggunakan jasa pemilik toko online pada aplikasi belanja online.
“Jadi tersangka ini mengiming-imingi belanja online dengan cashback sebesar 20 persen. Tapi pada kenyataannya hanya tipu muslihat untuk mendapat keuntungan. Adapun total kerugian para korban kurang lebih 2,3 miliar rupiah,†terang Suhardi Hery.
Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain.
“Tidak menutup kemungkinan pula ada korban lain. Kalau untuk sementara ini korbannya lebih dari 200 orang. Cuma kita masih mendalami korban-korban lainnya,†ujarnya.
Atas kejadian tersebut, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat jangan tergiur iming-imingi dengan hal-hal yang tidak masuk logika.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan barang bukti dari otak pelaku investasi bodong berinisial WW berupa tiga unit handphone, laptop, empat buah buku rekening dan print out transaksi keuangan, beserta screenshoot percakapan.
“Polisi menerapkan pasal 378 KUHPidana dan Pasal 3 UUD RI N0 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara,†jelas Suhardi Hery. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)
KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang H. Ruhimat, mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, menghadiri kegiatan pengisian awal waduk (Impounding) Bendungan Sadawarna Kabupaten Subang. Kamis, (1/12/2022).
Bendungan Sadawarna sendiri memiliki kapasitas tampungan sebesar 70,98 juta Meter Kubik dengan luas genangan 498,43 ha dan tinggi Bendungan 40 m. Bendungan sadawarna sendiri memiliki manfaat diantaranya untuk irigasi sebanyak 4284 ha, air baku 1,2 meter kubik/detik, PLTMH 2 MW, reduksi banjir 11,74 juta meter kubik, dan pemeliharaan sungai sebesar 2,01 Meter kubik/detik.
Kepala BBWS Citarum Ir. Bastari, M.Eng dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bendungan Sadawarna merupakan salah satu proyek nasional yang dibangun sejak tahun 2018 dan meliputi 3 Kabupaten yaitu Subang, Sumedang dan Indramayu.
“Bendungan Sadawarna merupakan salah satu proyek nasional di Dirjen sumber daya air, Kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat dalam menyediakan sarana dan prasarana tampungan air berupa waduk atau bendungan di provinsi Jawa Barat Bendungan ini dibangun mulai tahun 2018 dan alhamdulillah ini bisa tepat waktu dan tepat anggaran.” katanya.
Sementara itu Bupati Subang H. Ruhimat menyatakan, dengan hadirnya Bendungan Sadawarna, mampu memberikan manfaat seperti untuk kebutuhan air baku dan mengatasi banjir yang sering terjadi di sekitar Subang Utara.
“Di musim hujan, sungai ini meluap dan menyebabkan banjir di wilayah Pamanukan dan sebagainya. Dengan selesainya Bendungan ini baik untuk kebutuhan air baku maupun untuk sedikit banyak mampu mengatasi terkait banjir sehingga kami ceria dengan hadirnya bendungan ini.” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan bahwa Jawa Barat merupakan wilayah dengan curah hujan yang tinggi, sehingga memiliki potensi di bidang air. Untuk itu, Insfratruktur bendungan sangat dibutuhkan untuk memberikan manfaat dari potensi tersebut.
“Jawa Barat memang memiliki curah hujan yang tinggi, sumber airnya banyak, maka wajar di Jawa Barat banyak sungai, wajar di Jawa Barat pertanian nya hebat, ini akan bermanfaat jika ditunjang pembangunan sebuah bendungan.” ungkapnya.
Wagub Uu juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo atas inisiasinya untuk membangun berbagai bendungan. Dirinya menyatakan, dengan adanya bendungan, mampu memberikan multi manfaat dan efek domino, baik bagi pertanian hingga ke pariwisata.
“Selain itu, Terima kasih kepada Pak Jokowi sebagai presiden kita yang telah membangun Jawa Barat khususnya dalam bidang bendungan yang sangat luar biasa dan sangat bermanfaat. Jadi tidak tertutup kemungkinan, sawah-sawah yang ada di sini yang dulu disampaikan tadi kata pak bupati sebagai sawah Tadah hujan, Aya hujan tiasa nyawah, teu aya hujan wasalamualaikum. Dengan adanya Bendungan ini mudah-mudahan bukan hanya satu kali panen, tapi seperti Kabupaten Cirebon tiga kali per tahun, mudah-mudahan artinya dengan dibangun danau ataupun Bendungan sadawarna ini akan memiliki multi manfaat efek domino yang sangat luar biasa di samping pertanian tapi juga nanti ada parawisatanya juga ada hal-hal yang lain yang tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
Wagub Uu juga menyatakan bahwa pembangunan Bendungan Sadawarna harus dilanjutkan dengan pembangunan irigasi yang mampu mendukung adanya Bendungan Sadawarna.
“Mungkin nanti Pak Bupati harus dilanjutkan dengan pembangunan irigasi-irigasi skala kecil di persawahan sesuai dengan tingkatannya, dan tidak menutup kemungkinan kami Pemprov Jawa Barat pun bisa membantu membangun irigasi supaya air bisa mengalir ke sawah-sawah yang dibutuhkan.”
Selain itu, Wagub Uu juga menjelaskan bahwa Bendungan Sadawarna memiliki wawasan lingkungan, karena bermanfaat untuk lingkungan, yaitu seperti untuk menampung air ketika hujan lebat sehingga tidak mengakibatkan banjir dan menyimpan air ketika musim kemarau sehingga tidak kekeringan.
“Pembangunan Bendungan ini jelas bukan hanya berwawasan lingkungan, tetapi juga bermanfaat untuk lingkungan, air bisa ditahan heula di saat hujan supaya tidak banjir, di saat kemarau masyarakat bisa ter airi, karena sudah disimpan di sini, artinya pembangunan ini sangat banyak bermanfaat untuk masyarakat di sini.” katanya.
Wagub Uu pun mengajak seluruh Bupati dan semua pihak untuk bersama-sama menjaga kehadiran Bendungan Sadawarna, seperti tidak membuang sampah sembarangan hingga menanam pohon demi keasrian lingkungan.
Acara dilanjutkan dengan seremonial penekanan tombol sirine sebagai simbolis dilaksanakannya Impounding. Diserahkan pula penghargaan dari Kepala BBWS Citarum kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, Bupati Subang, Perwakilan Bupati Sumedang dan Indramayu dan dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama pengisian awal bendungan sadawarna oleh kepala Sekretariat Dewan SDA Nasional, Wagub Jawa Barat, Kepala BBWS Citarum, Bupati Subang, Perwakilan Bupati Sumedang dan Indramayu.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan oleh kepala BBWS, Bupati Subang, Perwakilan Bupati Sumedang dan Indramayu, kepada pihak-pihak yang berpartisipasi dalam pembebasan lahan dan pembangunan bendungan Sadawarna.
Selanjutnya, Wakil Gubernur beserta Kang Jimat melaksanakan penanaman pohon buah buahan dan meninjau langsung ke puncak bendungan Sadawarna, sekaligus melaksanakan pelepasan balon dan merpati sebagai simbol dimulainya Impounding.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR, Direktur Utama lembaga manajemen aset negara, kepala perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, kepala dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Sekretariat Daerah Kabupaten Subang, Perwakilan Bupati Sumedang & Indramayu, Kapolres, Dandim dan Kajari Subang, Indramayu dan Sumedang, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan & Kesra Kabupaten Subang dan Indramayu, serta tamu undangan lainnya.
Dadaha Junction Tasikmalaya adalah sebuah foodcourt yang letaknya dekat dengan komplek olahraga. Tempat ini menyediakan menu yang bervariatif dan harga terjangkau. Selain itu, kondisinya tempatnya cukup terawat dan estetik sehingga bisa sekaligus nongkrong dengan teman atau keluarga.
Bagi warga setempat, Dadaha merupakan kawasan olahraga yang cukup ramai. Mulai dari stadion sepakbola, basket, voli, bulutangkis, hingga panjat tebing. Tak hanya itu, di kawasan ini juga terdapat gym dan kolam renang.
Kemunculan Dadaha Junction Tasikmalaya mendapat sambutan luar biasa karena orang-orang bisa singgah setelah berolahraga. Makanannya cocok di lidah, harganya murah meriah, dan nyaman untuk nongkrong.
Jajal Kuliner Dadaha Junction Tasikmalaya
Berikut ada beberapa poin menarik yang bisa ditemukan pengunjung ketika mencoba menjajal kuliner di foodcourt ini.
Tempat Nongkrong yang Strategis
Lokasi cukup strategis, yaitu berada di Jalan Lingkar Dadaha nomor 24A, Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Pengunjung bisa memesan masakan Sunda, dessert, dan aneka cemilan yang kekinian.
Untuk pengunjung yang membawa kendaraan sendiri, Dadaha Junction Tasikmalaya menggunakan area parkir di bahu jalan, namun cukup terorganisir dengan baik berkat petugas parkir yang membantu.
Pengunjung harus masuk ke dalam foodcourt untuk menemukan letak kasir yang bersebelahan dengan dapur.
Foodcourt hanya memiliki satu lantai dengan desain ala resto, namun bisa menampung banyak pengunjung. Terdapat dekorasi dinding kekinian yang membuat suasana terasa lebih hidup. Fasilitas untuk mencuci tangan, toilet, dan mushola pun sangat bersih.
Jajal Kuliner se-Tasik
Menariknya, Dadaha Junction Tasikmalaya menjadi tempat berkumpul dari merek makanan lokal. Pengunjung bisa menemukan Ayam Padasuka dan Martabak Ramayana dalam satu tempat. Ada juga Dimsum, Baso Tj, dan Bakmie yang cukup populer di foodcourt ini.
Apabila pengunjung mencari dessert, maka tersedia Sop Buah dan Salad Pudding. Menu ini tentu cocok bagi pengunjung yang rutin berolahraga dan ingin tetap menjalankan diet sehat.
Dadaha Junction Tasikmalaya juga menyediakan menu yang cocok untuk anak, yaitu Chick Chick dan Donuthing dari Baim Wong. Namun, minuman di foodcourt ini hanya ada air mineral, jus, dan teh kemasan. Semoga bisa segera hadir kopi racikan barista agar semakin banyak orang yang datang. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)
harapanrakyat.com,- Polisi menunggu hasil otopsi jenazah PA (13), siswi SMP di Desa Cipicung, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. Sebelumnya, pelajar tersebut ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuhnya bersimbah darah pada Rabu (30/11/2022) petang.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto mengatakan, pada petang itu pihaknya mendapat laporan dari warga. Kemudian, Satreskrim Polres Tasikmalaya langsung meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara).
“Memang di salah satu rumah yang tempatnya juga sangat jauh dari pemukiman warga lainnya, kita menemukan ada satu mayat,†ungkap Suhardi Hery di Mako Polres Tasikmalaya, Kamis (01/12/2022).
Satreskrim Polres Tasikmalaya hingga shubuh melakukan olah TKP, dan hari Kamis ini pihaknya melaksanakan otopsi jenazah.
“Memang kita temukan luka luar pada tubuh jenazah pelajar tersebut. Tapi untuk lebih jelasnya nanti kita menunggu hasil otopsi. Sedangkan dari hasil keterangan saksi dan pihak keluarga, korban itu masih pelajar,†kata Suhardi Hery.
Lanjutnya mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP, sampai saat pihaknya tidak menemukan adanya barang korban yang hilang. Indikasi sementara, pihaknya masih melakukan pendalaman dan menunggu hasil otopsi dari pihak rumah sakit.
“Insya Allah, nanti kalau sudah mendapatkan hasil otopsi kita akan sampaikan agar lebih jelas penyebab dari kematian korban,†katanya.
Untuk saat ini, Satreskrim Polres Tasikmalaya mengamankan beberapa barang dari TKP berupa baju korban, serta beberapa alat yang ada sekitar rumah.
“Korban tinggal di rumah tersebut bersama nenek dan kakeknya,†pungkas Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)
KOTASUBANG.com, Subang– Kelvie Pratama akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Subang periode 2022-2025. Kelvie terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang VIII BPC HIPMI Subang yang digelar di Hotel Betha Subang, Kamis, (01/12/2022).
Kelvie dalam kepemimpinannya kedepan memiliki visi untuk mewujudkan HIPMI sebagai rumah bersama bagi pengusaha muda di Kabupaten Subang untuk naik level.
Beragam program kerjapun telah disiapkan. Mulai dari pelatihan dan workshop bisnis bagi anggota HIPMI, kerjasama dengan pemkab Subang dalam mensukseskan program ekonomi, hingga temu bisnis dengan mendatangkan investor – investor skala regional dan nasional.
Wakil Bupati Subang atau biasa dipanggil Kang Akur yang hadir pada pembukaan Muscab menjelaskan bahwa perkembangan Subang begitu pesat, terutama sektor industri yang mengharuskan kita terus meningkatkan kompetensi di tengah disrupsi.
“HIPMI harus jadi pelaku usaha di Kabupaten Subang, jangan hanya jadi penonton” jelasnya.
Kang Akur juga menambahkan bahwa HIPMI merupakan pondasi bagi pelaku usaha muda untuk terus bermetamorfosis dengan berbagai sektor untuk menangkap peluang di Subang.
“Peluang sekaligus tantangan kita ambil peran, kemudian yang jadi persoalan ke depan yakni jika kita tidak mampu menangkap peluang yang ada” lanjutnya.
Kang Akur berpesan kepada jajaran pengurus BPC HIPMI ke depan untuk tetap sinergitas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, bersama-sama dalam mewujudkan Subang Jawara.