harapanrakyat.com,- Warga di Kampung Kerukunan Ciamis, Jawa Barat, tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, sangat menjunjung toleransi antar umat beragama.
Meskipun berbeda agama, namun sejumlah warga di kampung tersebut silih berganti gotong-royong membantu kegiatan keagamaan.
Seperti halnya yang dilakukan saat ini, sejumlah warga muslim di Kampung Kerukunan Ciamis bersama umat Katolik membersihkan Gereja Katolik Santo Yohanes, Jumat (16/12/2022).
Tidak hanya itu, sejumlah warga muslim juga ikut menempel hiasan pada pohon Natal. Kebersamaan antar umat beragama di Kampung Kerukunan tersebut sudah terjalin sejak lama.
Bahkan, ketika Hari Raya Idul Fitri atau perayaan umat Islam lainnya, umat Katolik juga selalu membantu.
Romo Albertus Gatot Hendarso, Gereja Katolik Santo Yohanes mengaku senang akan adanya kebersamaan ini. Toleransi sangat dijunjung tinggi di lingkungan tersebut.
“Senang, karena warga dan mahasiswa di Ciamis ini ikut membersihkan gereja. Mereka sangat berpartisipasi, terima kasih kepada warga Kampung Kerukunan Ciamis dan juga teman-teman mahasiswa,†katanya.
Menurut Romo Gatot, kegiatan ini bukan kali ini saja. Namun, pada kegiatan hari besar atau kegiatan keagamaan lainnya, baik umat Islam maupun umat Katolik silih bergantian ikut membantu.
Ia juga menjelaskan, untuk Natal tahun ini mempunyai tema Sukacita Hidup Berbangsa, yang artinya mengajak umat Katolik pada perayaan Natal, dan juga kecintaan terhadap Indonesia.
“Kami sangat berharap, kegiatan perayaan Natal ini bisa berjalan dengan aman dan tentram, juga semuanya bisa bersukacita,†ungkap Romo Gatot.
Sementara itu, Ketua RW Kampung Kerukunan Ciamis, Muhamad Ansoryadi mengaku dirinya juga sangat senang, karena tetangganya tengah merayakan hari besar.
Maka dari itu, sejumlah warga di Kampung Kerukunan ikut berpartisipasi dengan membantu membersihkan gereja. Hal itu sebagai bentuk toleransi.
“Meskipun berbeda agama, tapi kami di sini sangat menjaga toleransi. Selalu menghargai dan menghormati untuk kebersamaan yang damai,†katanya.
Muhamad Ansoryadi menambahkan, kegiatan tersebut sudah biasa warga lakukan. Jadi bukan kali ini saja. Sama juga ketika umat Islam sedang merayakan Hari Raya Idul Fitri, umat katolik selalu membagikan ketupat. (Feri/R3/HR-Online/Editor-Eva)
review1st.com – Waste4Change (PT Wasteforchange Alam Indonesia) mengumumkan hasil intervensi dan riset perubahan perilaku pemilahan sampah rumah tangga di Perumahan Telaga Kahuripan Bogor dalam Program GIZ Waste Alliance PREVENT: Creating Value in Plastics through Digital Technology.
Program yang didukung oleh agensi pembangunan internasional GIZ dan Institusi Pembangunan Berkelanjutan dari Jerman IDOS ini berhasil meningkatkan pemilahan sampah hingga 70%, termasuk mencegah sampah organik mencemari material daur ulang dengan menyediakan tempat sampah kedua dan pengangkutan terpisah.
Keberhasilan program ini dinilai menjadi harapan atas langkah besar penyelesaian masalah sampah di Indonesia, seperti penumpukan sampah di TPA. Sebagai contoh, TPA Galuga Bogor yang turut menampung sampah dari Perumahan Telaga Kahuripan, baru dapat mengelola sekitar 600 ton sampah setiap hari. Padahal, luas TPA Galuga Bogor mencapai 37,5 hektar.
Rendahnya daur ulang sampah yang berada di kisaran angka 0-10% ini menyebabkan kapasitas TPA Galuga semakin terbatas dalam menampung sampah warga setempat.
“Melalui intervensi yang dilakukan, Waste4Change berhasil meningkatkan jumlah material daur ulang secara signifikan.
“Intervensi yang dimaksud diantaranya memberikan tempat sampah kedua untuk warga memilah, melakukan modifikasi pada mobil pengangkut sampah dengan memberikan sekat, dan menempelkan stiker penanda di tempat sampah bagi warga yang sudah memilah.
“Pencapaian pertama ditandai dengan peningkatan pemilahan sampah yang semula kurang dari 10% menjadi 35%. Peningkatan terus kami upayakan hingga kini mencapai 70%.†Ungkap Saka Dwi Hanggara, Campaign Manager Waste4Change sekaligus Project Manager program ini.
Program Waste Alliance PREVENT: Creating Value in Plastics through Digital Technology yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun (Agustus 2021 – November 2022) ini dipersiapkan dalam beberapa tahap kegiatan, yaitu riset, edukasi, dan praktik.
Kegiatan tersebut diantaranya melakukan sosialisasi pengelolaan sampah bertanggung jawab kepada warga setempat, melakukan survei perilaku masyarakat dalam menangani sampah mereka, menganalisa hasil survei dan membuat desain intervensi, mendistribusikan waste bin yang mendukung kebiasaan memilah sampah, serta melakukan riset terhadap perubahan perilaku warga dalam hal memilah sampah.
Sambutan baik juga diberikan oleh pihak perumahan Telaga Kahuripan yang menilai upaya pemilahan sampah sejak dari sumber ini sebagai bagian dari usaha menciptakan lingkungan tinggal yang lebih sehat dan asri.
“Kami menyadari, semua orang pasti menghasilkan sampah. Apabila tidak dikelola, sampah akan kembali dan mengancam kelangsungan hidup. Oleh karena itu, pengelolaan sampah sudah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama.†Imbuh Marim Purba, Direktur Telaga Kahuripan.
Selain berhasil mencapai kenaikan pemilahan, target lain yang berhasil dicapai diantaranya adalah, meningkatkan produksi penyerapan daur ulang plastik serta menghubungkan rantai pasok daur ulang plastik dari rumah tangga hingga produsen plastik secara global melalui teknologi digital.
Teknologi digital yang dimaksud ialah melalui aplikasi blockchain dan marketplace online global. Dan untuk dapat mencapai target tersebut, tim program berusaha merancang dan mempersiapkan berbagai kegiatan yang dapat mendukung pengetahuan dan kebiasaan warga Telaga Kahuripan Bogor untuk konsisten dalam memilah sampah dari sumber (rumah).
Untuk merayakan keberhasilan Program Waste Alliance PREVENT: Creating Value in Plastics through Digital Technology, Waste4Change bersama GIZ, PREVENT Waste Alliance, dan IDOS menyelenggarakan Festival Rakyat Telaga Kahuripan Bogor.
Dalam acara tersebut, warga Perumahan Telaga Kahuripan Bogor yang telah berhasil melakukan pemilahan sampah mendapatkan penghargaan khusus.
Turut hadir dalam acara ini, musisi Nugie yang mengapresiasi dan memberikan dukungan terhadap upaya pemilahan sampah warga Telaga Kahuripan.
“Saya blusukan dari Sabang sampai Merauke, baru hari ini menemukan warga yang bersemangat mau bersama-sama memilah sampah. Ini adalah prestasi yang sangat saya apresiasi.
“Semoga kegiatan memilah sampah ini berlangsung awet dan langgeng. Mari bersama-sama kita teruskan usaha ini, jangan pernah berhenti dan putus asa, karena perubahan dimulai dari diri kita sendiri.†jelas musisi sekaligus aktivis lingkungan, Agustinus Gusti Nugroho atau Nugie.
Program GIZ Waste Alliance PREVENT: Creating Value in Plastics through Digital Technology adalah hasil kerjasama antara PREVENT Waste Alliance, IDOS, Plastic Bank, CIRPLUS, Telaga Kahuripan Residence, dan Waste4Change dalam hal mendukung penerapan pengelolaan sampah bertanggung jawab di kawasan pemukiman.
Program ini telah dimulai sejak bulan Agustus 2021 dan resmi selesai pada Desember 2022. Pencapaian program ini tidak terlepas dari usaha semua pihak untuk membuatnya menjadi nyata dan masuk akal untuk diwujudkan.
review1st.com – Tamara Gondo adalah salah satu anggota Generation17, kemitraan antara Samsung dan United Nations Development Programme (UNDP), memberdayakan kaum muda di seluruh dunia yang berkontribusi menuju pencapaian Global Goals.
Bagi Tamara Gondo, T-shirt putih bukanlah benda biasa-biasa saja. Sebagai CEO Liberty Society, sebuah platform e-commerce yang memproduksi dan menjual produk-produk ramah lingkungan, dia menjalin pemberdayaan pengungsi dan keberlanjutan ke dalam setiap pakaian dan aksesori yang dibuat oleh timnya.
“Saya berharap bisa menginspirasi anak muda bahwa berbisnis dan melakukan kebaikan dapat dilakukan bersama-sama,†kata pengusaha berusia 25 tahun itu.
Menurut UNHCR, badan pengungsi PBB, ada sekitar 14.000 pengungsi yang tinggal di Indonesia.
Banyak di antara mereka yang mengalami kesulitan mendapatkan akses untuk bekerja atau menyekolahkan anak mereka.
Tamara mendirikan perusahaannya di Jakarta pada tahun 2019 untuk mendukung dunia dan komunitas pengungsi lokal yang ia pekerjakan untuk membuat produk.
Selain menyediakan pendapatan tetap dan peluang peningkatan keterampilan bagi para pengungsi, platform ini juga mengambil pendekatan yang lebih holistik, bermitra dengan berbagai organisasi untuk memberi para pengungsi layanan kesehatan, pendidikan anak, dan donasi makanan.
“Ini adalah tempat yang aman di mana para wanita dapat hidup dengan damai dan membangun kembali mimpi mereka,†kata Tamara. “Ini adalah tempat dimana mereka dapat mengekspresikan diri dan kreativitas mereka sambil membangun kebebasan finansial.â€
Mendukung Kesempatan Kedua
Semangat Tamara untuk membantu orang lain dimulai sejak dini. Saat duduk di bangku sekolah menengah di Jakarta, ia memulai organisasi nirlaba bersama teman-temannya untuk mengumpulkan sumbangan bagi korban banjir.
Sejak saat itu, organisasi tersebut telah berkembang, mencakup pengumpulan sponsor dan microfinance untuk kaum muda yang kurang mampu.
“Setelah melihat begitu banyak ketidaksetaraan,†katanya, “saya berjanji untuk menjadi pembangun jembatan, menghubungkan mereka yang tidak memiliki sumber daya dengan mereka yang memilikinya.â€
Bertahun-tahun kemudian, saat menjadi sukarelawan di sebuah organisasi pengungsi, Tamara bertemu dengan sekelompok wanita yang menjahit untuk menghidupi keluarga mereka.
Terinspirasi oleh pengalaman pengungsian mereka yang begitu sulit dan pakaian indah yang mereka buat, Tamara tahu saat itu bahwa dia harus ikut membantu.
“Saya melihat para wanita yang sangat berbakat yang memiliki keterampilan dan semangat, tetapi tidak memiliki akses ke pasar,†katanya.
“Mereka tangguh, mereka kuat, mereka kreatif. Itulah yang ingin saya beritahukan pada dunia ketika dunia melihat karya yang mereka buat.â€
Seorang peserta pelatihan menjahit baju di workshop Jakarta.
Bersamaan dengan mengajari para pengungsi berbagai keterampilan menjahit, tim Tamara mencari organisasi-organisasi lain untuk memperluas pelatihan para pengungsi, memberi mereka kelas bahasa, bisnis, keuangan, dan literasi digital.
Baru-baru ini juga diadakan sebuah program kewirausahaan untuk para remaja pengungsi dimana mereka diajari cara meluncurkan situs e-commerce mereka sendiri.
Kreativitas yang Didukung oleh Teknologi
Tamara menyebut teknologi digital membantunya mewujudkan kolaborasi bersama rekan internasionalnya. Meeting virtual membuat timnya yang terdiri dari 11 orang untuk terhubung secara rutin dan berbagi beragam perspektif yang menyorot setiap aspek bisnisnya.
Sebagai platform e-commerce, teknologi adalah alat yang penting untuk memamerkan produk-produk mereka dan menjangkau konsumen global – di AS, Singapura, Malaysia, Taiwan, dan negara lainnya.
Melalui kekuatan teknologi, Tamara dapat terhubung dengan merek dan komunitas yang memiliki visi yang sama, berbagi inisiatif terbarunya, dan menyoroti para pengungsi dan pengrajin Liberty Society.
“Teknologi benar-benar membuka dunia bagi kami untuk berbagi cerita para pengungsi kami dan mengangkat suara mereka yang sering kali tidak didengar,†katanya.
Gaya Berkelanjutan untuk Menyelamatkan Bumi
Menurut UN Environment Programme, dunia menghasilkan sekitar 400 juta ton sampah plastik per tahun, dan setiap detiknya, setara dengan satu truk sampah limbah tekstil dibakar atau dibuang ke tempat pembuangan sampah.
Produknya yang meliputi hoodie, tas, dan hampers, berbahan kain ramah lingkungan yang terbuat dari pohon seperti Tencel dan viscose. Pelanggan utama mereka adalah perusahaan yang mencari barang dan hadiah yang lebih ramah lingkungan.
Singkong digunakan untuk kemasan yang dapat hancur menjadi pupuk kompos, dan daun pisang dimanfaatkan kembali menjadi bubble wrap. Perusahaan juga mendaur ulang limbah plastik, sisa tekstil, dan karton minuman menjadi produk seperti ikat rambut dan tas jinjing.
“Barang-barang kami yang ramah lingkungan dan berdampak dapat membantu merek-merek untuk terus berkontribusi secara berkelanjutan, berbelanja dengan kesadaran, dan menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan secara berbeda,†kata Tamara.
Harapan yang Diperbaharui
Saat ini, Liberty Society telah memberikan peningkatan keterampilan dan kebebasan finansial kepada lebih dari 100 pengungsi.
Melalui kemitraannya, mereka juga telah membantu 500 keluarga untuk mengakses pendidikan, donasi makanan, dan perawatan kesehatan gratis.
Sepertiga dari hasil penjualan digunakan untuk mendukung para pengrajin. Untuk membuka kemungkinan bagi lebih banyak komunitas, organisasi tersebut telah memperluas jangkauannya dengan menyertakan pengungsi laki-laki, penyandang disabilitas, dan penyintas sex trafficking.
Bagi Tamara, bagian paling bermakna dari pekerjaannya adalah melihat para pengungsi menemukan harapan untuk masa depan.
Menurut Tamara, perusahaannya berhasil, “ketika para anggota kami mulai memiliki visi untuk membangun bisnis mereka sendiri, ketika mereka memiliki harapan untuk bermimpi lagi. Sesederhana itu.â€
harapanrakyat.com,- Guru dan siswa yang kreatif dan inspiratif mendapatkan apresiasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Apresiasi diberikan karena warga sekolah tersebut dinilai mampu meningkatkan semangat untuk terus menunjukan yang terbaik dalam sektor pendidikan.
Menurut Kepala Disdik Jabar Dedi Supandi, apresiasi kepada guru dan siswa yang kreatif dan inovatif memang penting dilakukan. Karena itulah, pihaknya selalu memberikan apresiasi kepada mereka.
Apresiasi tersebut salah satunya dilakukan Disdik Jabar melalui Cadisdik (Cabang Dinas Pendidikan) Wilayah VII Jabar, pada hari Selasa (12/12/2022) lalu.
Dalam kesempatan itu, kepala sekolah, guru ASN dan guru non ASN hingga siswa yang ada di Cimahi dan Kota Bandung mendapatkan award atas kontribusi mereka dalam dunia pendidikan selama tahun 2022.
“Bagaimanapun mereka harus mendapatkan apresiasi. Award dari Cadisdik Wilayah VII Jabar ini bukan untuk guru saja, tapi ada juga siswa yang kreatif,†kata Dedi Supandi, Jumat (16/12/22).
Menurutnya, dengan memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada guru dan siswa yang kreatif serta inspiratif itu tentu dampaknya akan besar. Bahkan, masyarakat luas pun akan mendapatkan manfaatnya dari kreatifitas warga sekolah tersebut.
“Dampaknya, mereka merasa kalau karyanya diapresiasi, bisa dilihat orang lain. Dengan begitu maka semangat meningkatkan kreatifitasnya menjadi semakin tinggi. Kemudian masyarakat bisa merasakannya,†terang Dedi.
10 Kategori Guru dan Siswa Kreatif dalam Cadisdik VII Jabar Award
Diketahui ada 10 kategori penghargaan dalam gelaran Cadisdik VII Jabar Awards 2022 ini yang diberikan bagi warga sekolah.
Kesepuluh kategori itu meliputi Kepala Sekolah Inovatif, Guru Inspiratif, Siswa Kreatif, Pengawas Dedikatif. Kemudian, Koordinator TU Kolaboratif, ASN Cadisdik Wilayah VII Produktif, Non ASN Cadisdik Wilayah VII Partisipatif.
Selanjutnya, Bendahara Satuan Pendidikan Korektif, Non ASN Cadisdik Wilayah VII Partisipatif, Pengelola Aset Satuan Pendidikan Responsif, dan Operator Satuan Pendidikan Atraktif.
Kepala Cadisdik Wilayah VII Jabar, Firman Oktora mengatakan, awards ini merupakan inovasi untuk merepresentasikan rasa terima kasih serta penghargaan bagi sekolah mulai jenjang SMK, SMA dan SLB di Kota Cimahi dan Kota Bandung.
Ia menjelaskan, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada penyelenggara SMA Terbuka dan Sekolah Swasta Peduli Dhuafa.
Cadisdik Wilayah VII Jabar memberikan award berdasarkan kriteria tertentu, sesuai tugas dan fungsinya. Selain itu, untuk mendapatkan penghargaan ini, ada juga indikator pendukung lainnya yang menjadi penilaian. Seperti Aktivitas TRK, hasil PPKKS, dan aplikasi Kmob.
Ada jumlah viewer serta like pada media sosial, dan hasil peninjauan tim penilai dari internal Cadisdik Wilayah VII Jabar.
Firman menegaskan, pemberian penghargaan adalah bentuk apresiasi bagi insan pendidikan lingkup Cadisdik Wilayah VII yang memang memiliki keunggulan.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin memberi nuansa baru dengan membuka ruang bagi keleluasaan kreativitas dari warga sekolah. Serta menumbuhkan semangat bekerja dan belajar yang lebih produktif lagi guna memajukan pendidikan.
“Awards ini bukanlah pertandingan atau perlombaan, tetapi bentuk penghargaan bagi SDM Pendidikan yang ada di lingkungan Cadisdik VII Jabar,†kata Firman.
Pihaknya berharap kegiatan ini jadi tradisi setiap tahun dalam rangka memberikan apresiasi serta menginspirasi SDM dalam dunia pendidikan.
Pada kesempatan itu, Nanang Wardhana, Analis Kebijakan Ahli Muda Cadisdik VII Jabar menyatakan, penghargaan untuk kategori Non ASN Cadisdik Wilayah VII Jabar adalah mereka yang selalu aktif. Serta menunjukkan etos kerjanya yang baik dalam melayani administrasi pendidikan.
Sementara itu, Siti Sadiah Yuningsih, Kasi Pelayanan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jabar, mengatakan, kemajuan pendidikan merupakan tanggung jawab semua insan pendidikan.
“Pada saat keterbatasan serta cobaan menerpa, mereka yang masuk dalam nominasi itu tetap semangat menjalankan apa yang menjadi tugas dan kewajibannya. Yaitu membimbing dan melakukan pengawasan pada satuan pendidikan,†pungkas Siti Sadiah. (R3/HR-Online/Editor-Eva)
harapanrakyat.com,- Seorang warga di Garut, Jawa Barat, Jumat, (16/12/2022) tewas, usai tertabrak truk box ekspedisi.
Pasca menabrak korban, truk kemudian terbalik, hingga sempat memacetkan jalan Nasional Malangbong-Garut.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nasional Malangbong Garut, tepatnya di wilayah Warung Bandrek, Kecamatan Cibatu.
Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Cecep mengatakan, korban tewas tertabrak truk ekspedisi merupakan seorang pria.
“Saat itu korban baru selesai membeli rokok di salah satu warung, lalu jalan kaki. Pas jalan kaki itu, tiba-tiba ditabrak mobil boks,†kata Cecep, yang juga warga sekitar.
Terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Undang Hidayat menuturkan, kecelakaan tersebut dipicu pengemudi yang mengantuk.
“Betul satu orang meninggal, jadi pejalan kaki tertabrak, pengemudi pengakuannya mengantuk, sekarang barang bukti yang lainya sudah diamankan ke mako,”kata Kasat Lantas Polres Garut kepada HR Online.
Kasus kecelakaan maut ini, kini ditangani Unit Laka Lantas Polres Garut, barang bukti kendaraan, termasuk pengemudi tengah diperiksa petugas kepolisian. (Pikpik/R8/Hr Online/Editor Jujang)
harapanrakyat.com,- Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, H Nanang Permana, MH menjadi pemateri pada acara EXPO Pembudidaya Perikanan Ciamis (PPC) tahun 2022, di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Jumat (16/12/2022).
Kegiatan itu mengangkat tema, pembangunan perikanan Ciamis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, menuju mantapnya ekonomi sejahtera untuk semua.
Turut hadir perwakilan dari Kementerian Sosial dan juga dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya pemerintah desa setempat, komunitas pertanian, komunitas pembudidaya perikanan, mahasiswa, dan juga masyarakat sekitar.
Salah satu yang dibahas dalam diskusi tersebut, yakni bagaimana masyarakat pembudidaya perikanan dan seluruh masyarakat, tidak hanya mampu mewujudkan ketahanan, tapi juga mewujudkan kedaulatan pangan.
“Yang namanya ketahanan pangan adalah bagaimana kita makan tanpa mempedulikan darimana asal pangan tersebut, dengan expor impor juga beres. Tapi kalau kedaulatan pangan adalah bagaimana kita makan dari hasil apa yang kita tanam sendiri, tanpa harus bergantung pada orang lain,†ujar Ketua DPRD Ciamis, H Nanang Permana.
Nanang berharap, keberadaan Pembudidaya Perikanan Ciamis (PPC), bisa ikut mewujudkan kedaulatan pangan.
“Saya berharap PPC ini bisa menjadi motor penggerak bagi masyarakat, untuk mewujudkan kedaulatan pangan. Bagaimana caranya, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan makan dari hasil apa yang mereka tanam,†katanya.
Masyarakat yang tidak punya sawah pun lanjut Nanang, bisa menanam padi (bahan makanan pokok) di halaman rumah dengan polybag, ember ataupun kaleng bekas.
“Karena padi itu bukan tanaman air, di darat juga bisa tumbuh bagus, saya sudah buktikan itu,†jelas Ketua DPC PDIP Ciamis ini.
Berkaitan dengan hal itu, Nanang yang juga Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis sudah melaksanakan program GNP (Gerakan Nanam Padi), ke setiap sekolah dan kelompok masyarakat.
“Anak-anak sebagai generasi penerus kita ajarkan cara nanam padi di polybag. Sehingga kedepan diharapkan, orang itu makan tidak harus beli beras, tapi bisa makan dari padi yang ditanam sendiri,†ucapnya.
Pada kesempatan itu, H Nanang Permana menyampaikan terima kasih kepada Pembudidaya Perikanan Ciamis (PPC), karena telah mengundangnya untuk bersilaturahmi secara langsung dan sharing soal kedaulatan pangan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan juga pak kepala Desa, yang telah mengizinkan saya datang kesini. Saya merasa terhormat karena dapat bertemu langsung dan bersilaturahmi bersama para pembudidaya ikan,†pungkasnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)
harapanrakyat.com,- Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, H Anjar Asmara MH menyebut, peran perempuan dalam kontestasi politik harus lebih dioptimalkan.
“Jadi jangan meremehkan suara perempuan, emak-emak berdaster. Kita akan ajak para perempuan untuk ikut berperan dalam membangun negeri,†ujar H Anjar, dalam kegiatan konsolidasi pembentukan pengurus Srikandi Demokrat Ciamis, Jumat (16/12/2022), di rukun Jati, Handapherang.
Anjar menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh kegiatan yang digagas oleh Srikandi Ciamis.
“Tentu kita akan memberi keleluasaan kepada Srikandi Demokrat untuk berkiprah, selama dalam konteks memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Srikandi Demokrat Ciamis, Hj Hakimah menyatakan, siap melakukan optimalisasi keberadaan Srikandi Demokrat, dengan merekrut kaum emak-emak.
Anggota DPRD Ciamis 2 periode ini menyebut, pentingnya peran perempuan dalam kontestasi politik Demokrasi.
Keberadaan Srikandi Demokrat ini untuk menyentuh permasalahan-permasalahan krusial yang terjadi di masyarakat, terutama di kalangan perempuan.
“Jadi kita berharap, keberadaan Srikandi Demokrat ini bisa membuat kaum perempuan lebih vokal lagi dalam menyerukan kepentingan masyarakat,†ungkap Hakimah.
Lebih lanjut Hakimah menuturkan, keberadaan Srikandi Demokrat ini adalah amanah dari almarhum Ibu Ani Yudhoyono, yang kini dilanjutkan oleh Ibu Annisa Pohan.
“Insyaallah, Srikandi Demokrat akan menjadi wadah bagi kaum perempuan untuk memperjuangkan aspirasinya,†katanya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPC Demokrat Ciamis, H Anjar Asmara atas dorongan dan dukungannya terhadap keberadaan Srikandi Demokrat.
“Dukungan ini menjadi modal penting untuk pergerakan Srikandi Demokrat di Ciamis,†ucap Hakimah.
Saat ini, pihaknya tengah membentuk kepengurusan ini Srikandi Demokrat dan membahas soal kepengurusan di 27 Kecamatan di Ciamis. “Kemudian kita juga sudah meramu program kerja yang bakal segera kita realisasikan,†pungkasnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)
Dahulu, bus mungkin menjadi moda transportasi yang terakhir dipilih saat seseorang melakukan perjalanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Pelayanan yang kurang memuaskan dan armada yang tidak terawat dengan baik menjadi dua alasan yang kerap disebutkan. Belum lagi, akses jalan tol trans Jawa yang belum ada membuat perjalanan dengan bus membutuhkan waktu yang jauh lebih lama daripada pesawat atau kereta api.
Sekarang, semua sudah sangat berubah, armada bus sudah diperbarui dengan memperhatikan keamanan dan keselamatan penumpang. Fasilitas di dalamnya juga begitu lengkap. Mulai dari USB untuk mengisi daya ponsel, televisi untuk hiburan, hingga bantal untuk beristirahat. Bahkan, saat Anda pesan bus Jakarta ke Surabaya, tersedia sleeper bus alias bus dengan tempat tidur! Perjalanan tentunya menjadi semakin nyaman, ya?
Tips Aman dan Nyaman Naik Bus AKAP untuk Pemula
Bagi Anda yang pertama kali melakukan perjalanan jauh naik bus, pasti rasanya tidak sabar untuk mendapatkan pengalaman seru. Namun, sebaiknya Anda perhatikan beberapa tips berikut ini saat pertama kali naik bus AKAP supaya perjalanan tetap aman, nyaman, dan lancar:
Tentukan tanggal dan jam berangkat
Tidak seperti pesawat atau kereta api, bus memiliki waktu berangkat yang lebih bervariasi. Biasanya, untuk perjalanan jarak jauh, bus akan berangkat setiap jam sekali. Mulai dari pukul 04.00 WIB sampai 23.00 WIB atau lebih beragam untuk setiap rute.
Jadi, pastikan Anda menentukan dulu waktu keberangkatan. Sesuaikan dengan kebutuhan dan rencana Anda. Lalu, Anda juga perlu menentukan titik berangkat dan titik penurunan sehingga lebih mudah dan pastinya dekat dengan destinasi tujuan.
Pilih operator bus
Setelah menentukan waktu berangkat, Anda perlu memilih operator bus yang melayani rute tujuan. Beberapa bus AKAP yang populer dan banyak digunakan oleh masyarakat adalah Sinar Jaya, Harapan Jaya, PO Haryanto, DAMRI, Tungga Jaya, Sudiro, Kramat Djati, Handoyo, Santoso, Lorena, Safari Dharma Raya dan masih banyak lagi.
Pilih jenis bus
Tips berikutnya adalah memilih jenis bus. Anda perlu tahu bahwa tersedia beragam pilihan bus yang melayani rute jarak jauh. Mulai dari eksekutif, kelas eksekutif HD dan SHD, kelas UHD, kelas Double Decker, Royal Class, dan Sleeper Class atau Suite Class.
Setiap kelas bus tentunya menawarkan fasilitas dan harga yang berbeda. Misalnya fasilitas kaki yang lebar, bantal, dan bus sleeper. Semakin tinggi kelasnya, pasti harganya juga semakin mahal. Namun, Anda pasti akan mendapatkan kenyamanan yang maksimal selama berada dalam perjalanan.
Tentukan titik turun di destinasi tujuan
Sebelum melakukan pemesanan tiket, pastikan Anda sudah menentukan titik turun di destinasi tujuan terlebih dahulu. Jadi, Anda bisa mempertimbangkan pilihan transportasi berikutnya, apakah harus menggunakan angkutan umum, ojek, atau cukup dengan berjalan kaki hingga ke destinasi akhir.
Biasanya, saat memesan tiket bus, Anda tidak hanya mendapat informasi harga, PO bus, dan trayek. Tersedia pula informasi tentang titik berangkat dan titik akhir. Sering kali, bus akan selalu berangkat dan tiba di terminal sebagai tujuan akhir. Namun, apabila destinasi Anda lebih dekat sebelum sampai terminal, tidak ada salahnya bertanya bisakah Anda turun sebelum sampai titik akhir.
Pilih kursi penumpang yang pas
Tidak boleh lupa, pilihlah kursi penumpang yang tepat. Posisi paling nyaman tentu berada di sisi jendela, sebab Anda bisa leluasa melihat pemandangan di luar bus. Namun, jika Anda memiliki riwayat mabuk perjalanan, pertimbangkan untuk memilih kursi penumpang yang minim goncangan.
Adapun posisi paling aman untuk Anda yang sering mabuk darat adalah deret ketiga hingga keenam. Pasalnya, deret kursi tersebut akan jauh dari as roda bus, sehingga goncangannya tidak terlalu kencang.
Bawalah barang seperlunya
Meski melakukan perjalanan jauh, sebaiknya tetap bawa barang sesuai dengan kebutuhan. Apabila harus membawa banyak barang, pisahkan barang penting pada tas yang lain. Jika Anda membawa koper atau kardus, letakkan pada bagasi di bagian bawah. Sementara ransel kecil atau sedang bisa Anda bawa masuk ke dalam kabin.
Waspada setiap saat
Terakhir, selalu waspada di mana pun Anda berada. Hindari memasang mimik muka bingung karena Anda akan lebih rentan menjadi sasaran pelaku kriminal. Apabila Anda kebingungan, Anda bisa bertanya pada petugas keamanan. Sementara itu, sebisa mungkin Anda berbaur dengan penduduk setempat, hindari menyendiri dan usahakan untuk selalu berada di tempat yang ramai, baik untuk makan atau sekadar beristirahat.
Itu tadi beberapa tips aman dan nyaman naik bus AKAP bagi Anda yang baru melakukannya untuk pertama kali. Jangan lupa, rencanakan perjalanan Anda dan pesan tiket bus jauh-jauh hari. Sekarang, beli tiket bus tidak harus menuju ke terminal atau pool, Anda bisa melakukan pembelian tiket lebih praktis, mudah, dan cepat secara online di Traveloka.
Tidak hanya itu, ada banyak promo dan penawaran menarik untuk setiap transaksi yang Anda lakukan di Traveloka. Mulai dari kode voucher, cashback, hingga diskon transaksi yang membuat tiket perjalanan lebih mudah dan murah.
KOTASUBANG.com, Subang– Bupati Subang H. Ruhimat meraih penghargaan kategori Kepala Daerah peduli BAZNAS pada BAZNAS Jabar Award 2022 yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil ketua II Baznas Jabar Dr. H. Ali Khosim S.H.I., M.Ag. , ini merupakan penghargaan yang diraih kembali karena dedikasi Bupati Subang yang menyalurkan seluruh gajinya kepada BAZNAS melalui Baznas Kabupaten Subang. BAZNAS JABAR AWARD 2022 diselenggarakan di Hotel Pullman Grand Central Bandung, Kamis (15/12/2022).
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menggelar anugerah BAZNAS Jabar Award 2022 sebagai penghargaan kepada Gubernur, Bupati, Walikota, hingga Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) se-Jawa Barat serta berbagai pihak yang telah berjasa dan peduli terhadap Zakat.
BAZNAS JABAR AWARD 2022 memberikan sebanyak 78 kategori penghargaan dan dihadiri langsung oleh Bupati dan Walikota di Jawa Barat, pimpinan BAZNAS RI, pimpinan Baznas Jawa Barat, pimpinan Baznas 27 kota dan Kabupaten di Jawa Barat, Lembaga Amil Zakat se-Jawa Barat, UPZ Baznas Jabar, mitra Baznas se-Jawa Barat yang telah berjasa dalam pengembangan zakat.
Dalam kesempatan tersebut, ketua Baznas Provinsi Jawa Barat Drs. H. Anang Jauharudin, M.M.Pd., menyampaikan Baznas Jabar Award merupakan wadah untuk mengapresiasi performa lembaga pengelola zakat yang telah berjasa dalam perkembangan zakat di Jawa Barat demi mensejahterakan umat melalui berbagai program dan respon cepat kebencanaan. Baznas adalah lembaga pemerintah nonstruktural, oleh karena itu Baznas akan bergandengan tangan dalam membantu program Pemerintah.
“Peningkatan penghargaan tahun ini menjadi 78 pemenang penghargaan menandakan semakin banyak pihak yang telah berjasa untuk kebangkitan Zakat di Jawa Barat. Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan bisa meningkatkan motivasi dan inovasi bagi seluruh lembaga pengelola zakat untuk bersemangat dalam pengelolaan zakat yang profesional, fastabul khairat, serta memberikan kemaslahatan umat†tutur Anang.
H. Anang pun menyampaikan bahwa pencapaian zakat di Baznas Jabar untuk tahun ini sebesar Rp 2,6 triliun, sementara target capaian tahun depan sebesar Rp 4,1 triliun.
Tak lupa, Anang juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kang Jimat, bahwa Bupati Subang sejak beliau dilantik gajinya langsung dialirkan ke Baznas. Dirinya mengatakan bahwa dirinya tahu betul atas apa yang dilakukan oleh Bupati, karena dirinyalah orang yang menerima gaji Kang Jimat ketika dirinya bertindak selaku Kepala Baznas Kabupaten Subang.
Pada acara ini, ketua BAZNAS Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Noor Achmad M.A yang hadir secara virtual menyampaikan bahwa BAZNAS strategis sekali demi kepentingan pembangunan daerah. Sebab, pemda tak bisa hanya andalkan APBD untuk atasi masalah kemiskinan. Jadi, baznas ini bisa membantu pemda mengatasi permasalahan sosial di daerah, maka dari itu selayaknya kepala daerah di masing-masing wilayah mendapatkan kepercayaan masyarakatnya untuk berzakat.
harapanrakyat.com,- Genangan banjir di Gedebage dan ruas Jalan Rumah Sakit, Kota Bandung, perlu segera mendapat penanganan serius.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menginstruksikan dinas terkait segera mengakselerasi penanganan banjir di lokasi tersebut.
Beberapa upaya penanganan banjir di kawasan itu dengan cara mengeruk sedimentasi aliran sungai dan peninggian jembatan yang berada di kawasan tersebut.
“Segera percepat peninggian jembatan dan pengerukan sungai. Segera sinergikan dengan BBWS dan Pelaksana Jalan Nasional,†ucap Ema di Kota Bandung, Jumat (16/12/2022).
Ema menjelaskan, agar air tidak cepat meluap maka perlu segera melakukan percepatan peninggian tanggul jembatan setinggi 60 sentimeter. Selain itu, peninggian benteng Sungai Jajawai dan Sungai Cinambo pun harus segera terealisasi.
“Itu agar air tidak cepat meluap. Untuk memperlancar aliran air perlu juga upaya pengerukan dan peninggian jembatan sekitar Pasar Gedebage. Persiapkan juga rumah pompa air,†ucap Ema.
Kolam Retensi Atasi Banjir di Kota Bandung
Sebelumnya, Pemkot Bandung telah meresmikan kolam retensi Rancabolang dengan luas sekitar 8.000 meter persegi. Kolam retensi ini nantinya berfungsi untuk menampung air saat terjadi hujan deras.
Pada tahun ini, Pemkot Bandung membangun tiga rumah pompa yang berlokasi di Cingised, Rancabolang untuk mengatasi genangan banjir di area Gedebage dan Adipura,
Diberitakan sebelumnya, sejumlah titik di Kota Bandung mengalami banjir yang cukup parah akibat hujan ekstrem, seperti Pasirkoja dan Gedebage. Akibatnya, selain banyak rumah warga yang terdampak, juga mengganggu arus lalu lintas.
Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga menuturkan, salah satu penyebab banjir di Kota Bandung yaitu sistem drainase yang sudah tidak layak. Drainase memiliki sedimentasi yang tinggi.
“Belum lagi banyaknya sampah dan lain sebagainya. Permasalahan banjir hingga sekarang belum ada solusi jangka panjang. Sejauh ini, penanganannya bersifat parsial dan jangka pendek, seperti rumah pompa atau kolam retensi,†tuturnya.
Pihaknya mendorong Pemkot Bandung segera membangun rencana sistem induk drainase perkotaan di Kota Bandung. Hal tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi dalam penanganan banjir Kota Bandung. (Ecep/R13/HR-Online)