Beranda blog Halaman 124

Uang Rp160 Juta Raib di Subang: Pencuri Gasak Tas di Mobil Tak Terkunci

pencurian uang di Subang
Foto: jabar.tribunnews.com

Subang — Peristiwa pencurian menggegerkan kawasan Pantura, Subang. Uang tunai senilai Rp160 juta milik seorang warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, hilang setelah digondol pencuri dari dalam mobil.

Korban, Rohmat (41), mengaku baru saja menarik uang dari Bank BRI Pamanukan. Bersama istri dan dua anaknya, ia menggunakan mobil Avanza untuk keperluan tersebut.

Usai dari bank, mereka mampir di Jalan Pasar Inpres Pamanukan, tepatnya di depan Rumah Makan Kinanti, untuk membeli buah. Mobil diparkir di bahu jalan, tepat di depan sebuah minimarket.

“Saat itu, istri saya turun duluan untuk beli buah-buahan. Saya menyusul beberapa menit kemudian untuk beli gorengan. Mobil memang tak dikunci karena dua anak saya masih di dalam,” ujar Rohmat, Jumat (9/5/2025) siang.

Namun, keputusan itu berujung petaka. Rohmat baru menyadari uangnya hilang saat sudah dalam perjalanan pulang, tepatnya di kawasan Alfamart Batangsari.

Merasa curiga, ia kembali ke tempat semula dan memeriksa rekaman CCTV dari toko yang berada dekat lokasi kejadian. Dari rekaman itulah, terungkap dua pelaku pencurian.

Dalam video CCTV, tampak pelaku mengendarai sepeda motor CBR 150 R. Salah satu pelaku mengenakan jaket hitam, celana jin pendek hitam, dan helm silver. Pelaku lainnya memakai topi dan masker hitam, kemeja putih bermotif hitam, serta celana panjang biru.

“Keduanya terlihat membuka pintu mobil dan langsung mengambil tas berisi uang,” ungkap Rohmat. Setelah itu, mereka melarikan diri ke arah pusat pertokoan Pamanukan.

Kasus ini telah dilaporkan ke Mapolsek Pamanukan. Barang bukti berupa rekaman CCTV juga telah diserahkan sebagai petunjuk utama.

Rohmat berharap pihak kepolisian bisa segera mengusut dan menangkap pelaku. “Saya hanya ingin uang saya kembali dan pelaku ditindak tegas,” harapnya.

Air Mata Bahagia Bu RT dan Sentuhan Hati Gubernur Dedi Mulyadi di Cirebon

Gubernur Dedi Mulyadi bantu Bu RT

Subang – Ribuan warga memadati pesta rakyat di Pabedilan, Cirebon, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang menghadiri acara tersebut. Di tengah keramaian, sebuah momen menyentuh terjadi ketika Dedi berbincang hangat dengan seorang Bu RT yang juga bekerja sebagai buruh tani.

Bu RT itu berhasil menyekolahkan lima anaknya hingga lulus SMA dan kini semuanya telah bekerja. Mendengar kisah inspiratif itu, Dedi spontan memberikan bantuan uang sebagai bentuk apresiasi. Namun, dengan tulus Bu RT menolak karena merasa jumlahnya terlalu besar.

“Jangan banyak-banyak, Pak,” ucap Bu RT. Respons itu membuat Dedi memeluknya erat. Tangis haru pun pecah di tengah warga yang menyaksikan.

“Ini seorang ibu, suaminya hanya Ketua RT, tapi bisa sekolahkan anak-anaknya sampai tamat,” kata Dedi sambil menahan haru. Ia lalu menirukan perkataan Bu RT yang menolak bantuan karena merasa tidak pantas menerima uang sebanyak itu.

Ketika Dedi menanyakan apakah Bu RT memiliki hutang, ia hanya menjawab singkat, “Rahasia Pak.” Namun akhirnya, Bu RT mengaku memiliki utang Rp3 juta.

Dedi pun menyerahkan uang sebesar Rp25.400.000. Namun lagi-lagi, Bu RT merasa jumlahnya terlalu banyak. “Kalau terlalu banyak, saya tambah lagi jadi Rp30 juta,” ujar Dedi, mencoba mencairkan suasana.

Dengan ragu, Bu RT terus menolak tambahan uang itu. “Udah, Pak. Udah banyak,” jawabnya lirih. Ia mengaku takut melihat uang sebanyak itu.

Gubernur pun memberikan solusi. Ia meminta agar uang tersebut dibelikan emas. “Sebagai kenang-kenangan dari saya, buat Ibu ke depan,” katanya.

Dalam pidatonya kepada warga, Dedi menyampaikan bahwa kepemimpinan sejati bukan hanya soal angka dan jabatan. “Derajat tertinggi dalam memimpin adalah dengan rasa dan cinta,” tegasnya.

Ia percaya, rasa dan cinta akan membawa kebahagiaan dan ketentraman bagi rakyat. Ia berharap pertemuan itu menjadi simbol cinta antara pemimpin dan rakyat.

“Yuk, kita urus bangsa ini dengan rasa dan cinta, agar bisa kita wariskan pada generasi berikutnya,” tutup Dedi.

RSUD Subang Buka Lowongan: Kesempatan Emas untuk Dokter Spesialis dan Ahli Terapi Okupasi

lowongan dokter RSUD Subang

Subang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang kembali menghadirkan peluang karier bagi tenaga kesehatan profesional. Kesempatan ini terbuka untuk mengisi tiga posisi penting, yaitu Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Radiologi, dan Ahli Terapi Okupasi.

Lowongan ini ditujukan bagi tenaga medis yang siap berkontribusi dalam layanan kesehatan berkualitas di Kabupaten Subang. Setiap posisi memiliki kualifikasi khusus yang harus dipenuhi, dan informasi detailnya dapat diakses melalui pengumuman resmi dari RSUD Subang.

Adapun persyaratan untuk setiap lowongan sebagai berikut :

Pelamar juga wajib memenuhi persyaratan umum berikut:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Tidak sedang menempuh pendidikan atau terikat kontrak dengan institusi lain
  3. Sehat jasmani dan rohani
  4. Berkelakuan baik, dibuktikan dengan SKCK yang masih berlaku
  5. Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari institusi mana pun
  6. Memiliki etika profesi, motivasi kerja tinggi, dan mampu bekerja dalam tim
  7. Bersedia ditempatkan dan menjalankan tugas di RSUD Subang
  8. Tidak dalam kondisi hamil bagi pelamar perempuan
  9. Tidak terlibat dalam organisasi terlarang

Seluruh dokumen lamaran dikirimkan melalui email ke kepeg.rsudsubang@subang.go.id paling lambat 9 Juni 2025 pukul 15.00 WIB. Pastikan seluruh persyaratan terpenuhi agar peluang untuk bergabung semakin besar.

Frasa kunci utama: lowongan dokter RSUD Subang
Deskripsi meta: RSUD Subang membuka lowongan untuk Dokter Spesialis dan Ahli Terapi Okupasi. Cek syarat umum dan batas akhir pengiriman lamaran di sini.

Tag: lowongan kerja kesehatan, dokter spesialis Subang, RSUD Subang, info lowongan medis, karier rumah sakit

445 Jamaah Haji Subang 2025 Resmi Dilepas, Kang Rey: Gunakan Waktu untuk Ibadah

Jamaah haji Subang 2025
Foto: mediajabar.com

Subang – Sebanyak 445 calon jamaah haji asal Kabupaten Subang resmi dilepas Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Acara berlangsung khidmat di Wisma Haji, Jalan Arief Rachman Hakim, Cigadung, Subang. Turut mendampingi, Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., serta jajaran Forkopimda dan tokoh agama.

Total calon jamaah haji asal Subang tahun ini mencapai 1.183 orang. Mereka terdiri dari 1.162 jamaah dan 21 petugas kloter, terbagi dalam tiga kelompok terbang. Kloter pertama yang diberangkatkan memuat 445 orang.

Dalam sambutannya, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan rasa syukur dan bangga. Ia menekankan bahwa para jamaah adalah orang pilihan yang mendapat panggilan suci dari Allah SWT.

“Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah. Niatkan dengan ikhlas dan serahkan seluruh urusan dunia kepada Allah SWT,” ujar Kang Rey penuh haru.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan spiritual. Suhu panas di Arab Saudi perlu diantisipasi dengan kondisi tubuh yang prima dan pemahaman manasik yang matang.

Tak hanya itu, Kang Rey menegaskan agar jamaah menjaga sikap dan emosi. Jamaah diminta tidak mudah terprovokasi serta selalu mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah.

Pelepasan turut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Subang, Asisten Daerah I, unsur TNI/Polri, Kejaksaan, Pengadilan, Baznas, serta pimpinan organisasi Islam.

Momen ini menjadi awal perjalanan spiritual yang penuh harapan. Dengan iringan doa, para tamu Allah dari Subang siap menapaki jejak suci di Tanah Haram.

Cirebon Siap Cetak Tenaga Kerja untuk Pabrik Mobil Listrik BYD Subang

pelatihan tenaga kerja Cirebon untuk BYD
Foto: Pabrik BYD. (Foto: Doc. BYD.)

Subang – Kota Cirebon ditunjuk sebagai salah satu daerah strategis untuk menyiapkan calon tenaga kerja bagi pabrik BYD di Subang. Pabrik yang dimiliki oleh perusahaan mobil listrik asal China itu membutuhkan ribuan tenaga kerja untuk mendukung operasionalnya.

Instruktur UPT LTK Disnaker Kota Cirebon, Supriyadi, menyebutkan bahwa Disnakertrans Provinsi Jawa Barat mengundang seluruh UPTD BLK dari wilayah Rebana untuk membahas kebutuhan ini. Dari pertemuan itu, diketahui bahwa BYD Subang membutuhkan sekitar 18.000 tenaga kerja.

Provinsi Jawa Barat pun merancang pelatihan untuk 2.500 calon tenaga kerja. Sebanyak 1.000 orang akan dilatih oleh BLK di kawasan Rebana, 1.000 orang oleh BLK Provinsi, dan sisanya 500 orang oleh lembaga swasta.

Wilayah Rebana sendiri mencakup tujuh daerah: Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Subang, Sumedang, dan Kuningan. Dari jumlah 1.000 orang yang dilatih di Rebana, akan dibagi secara proporsional kepada BLK masing-masing daerah.

“Kita menunggu informasi teknis dari provinsi. Jumlah peserta akan disesuaikan dengan kapasitas pelatihan di masing-masing daerah,” jelas Supriyadi.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan pelatihan akan disesuaikan dengan fasilitas yang tersedia di setiap kota. “Kami hanya pelaksana dan penyedia peserta. Penyelenggaranya tetap dari provinsi,” ujarnya.

Delapan Pelatihan Vokasi Siap Digelar

Terlepas dari program pelatihan untuk BYD, Disnaker Kota Cirebon juga telah menyiapkan delapan pelatihan vokasi yang akan digulirkan tahun ini. Pelatihan ini bertujuan mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja.

Beberapa pelatihan yang akan dibuka antara lain pembuatan roti dan kue, servis motor, mengemudi mobil, montir mobil, rias pengantin, barbershop, perawatan AC, serta menjahit. “Semua pelatihan ini dibiayai oleh APBD dan satu kelas berisi sepuluh peserta,” ujar Supriyadi.

Pelatihan ini dijadwalkan dimulai pada Juni atau Juli 2025. Diharapkan lulusan pelatihan dapat terserap di berbagai industri, termasuk kawasan Rebana yang tengah berkembang.

“Semoga dari sini bisa ikut mengisi kebutuhan tenaga kerja di Rebana. Kita siapkan SDM-nya agar bisa bersaing,” tutup Supriyadi.

Kapolres Subang Tegas Berantas Premanisme di Kawasan Industri Suryacipta

keamanan kawasan industri Subang
Foto: www.mediajabar.com

Subang – Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri Suryacipta pada Jumat (9/5/2025). Lokasi yang dikunjungi adalah area pembangunan PT. IPK Manufacturing milik PT. BYD.

Kunjungan ini merupakan bagian dari patroli dialogis dan wujud nyata komitmen Polres Subang menjaga keamanan kawasan industri strategis. Langkah ini penting dalam mendukung pertumbuhan investasi di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, AKBP Ariek menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap aksi premanisme, intimidasi, ataupun pungutan liar di wilayah hukum Subang. Ia menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang mencoba mengganggu stabilitas keamanan.

“Kami pastikan iklim investasi di Subang tetap aman dan kondusif. Kami akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba mengganggunya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pengelola kawasan, dan sistem keamanan internal perusahaan. Kolaborasi ini menjadi kunci menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

Sebagai langkah konkret, Polres Subang menempatkan personel khusus di sekitar proyek PT. BYD. Selain itu, telah didirikan Posko Pemberantasan Premanisme tepat di depan lokasi pembangunan.

Pihak manajemen PT. BYD dan pengelola kawasan Suryacipta menyambut baik dukungan dari aparat keamanan. Mereka menyatakan situasi keamanan hingga kini berjalan kondusif dan terkendali.

Kunjungan ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kolaborasi. Ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menciptakan lingkungan investasi yang sehat, aman, dan bebas gangguan di Kabupaten Subang.

Subang Terapkan Pembinaan Karakter 14 Hari untuk Tangani Kenakalan Remaja

pembinaan karakter remaja Subang
Foto: www.radarbandung.id

Subang – Pemerintah Kabupaten Subang kini mengambil langkah tegas untuk menanggulangi maraknya kenakalan remaja. Fokus utama ditujukan pada para pelajar yang terindikasi terlibat tawuran dan perilaku menyimpang lainnya.

Langkah ini menyusul insiden yang baru-baru ini digagalkan oleh Polsek Jalancagak. Belasan pelajar dari wilayah Jalancagak dan Sagalaherang berhasil diamankan sebelum sempat tawuran di Ciater, Subang.

Sebagai upaya pembinaan, para pelajar tersebut akan mengikuti program pendidikan karakter. Kegiatan ini akan berlangsung di barak militer Lanud Suryadi Suryadharma Kalijati Subang.

Bupati Subang, Reynaldy, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mendata siswa yang akan ikut serta. Surat persetujuan dari orang tua juga sedang dikumpulkan sebagai syarat keikutsertaan.

“Saat ini sudah ada sekitar 30 anak yang terdata. Insya Allah, paling lambat hari Senin mereka bisa dibawa ke Lanud,” ujar Reynaldy pada Jumat (9/5/2025).

Program ini akan berlangsung selama 14 hari. Selama periode tersebut, para pelajar akan mengikuti kegiatan yang bertujuan membentuk kedisiplinan dan karakter positif.

Jika setelah 14 hari belum ada perubahan perilaku, siswa dapat kembali dikirim ke barak untuk pembinaan lanjutan. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membentuk generasi muda yang lebih baik.

Pembinaan dilakukan bersama personel militer dari Lanud Kalijati dan Batalyon Infanteri 312 Kala Hitam. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan suasana disiplin yang mampu mengubah perilaku siswa.

Program ini juga didasari oleh Surat Edaran Gubernur Jawa Barat mengenai konsep karakter Gapura Panca Waluya. Tujuannya membentuk pelajar yang sehat, baik, benar, pintar, dan sigap.

Surat Edaran tersebut mengatur bahwa siswa dengan perilaku menyimpang harus menjalani pembinaan khusus, dengan persetujuan orang tua. Pembinaan dilakukan secara sinergis antara pemprov, pemkab, dan unsur TNI/Polri.

Orang tua menyambut baik program ini. Mereka berharap pembinaan militer mampu menyadarkan anak-anak dari perilaku negatif yang mulai mengkhawatirkan.

“Saya pribadi mengapresiasi langkah cepat Pemkab Subang. Kadang kami kewalahan membimbing anak di rumah. Semoga ini jadi titik balik,” ujar Silvi, salah satu orang tua siswa.

Bupati Subang Tancap Gas Perbaiki Jalan, Blusukan hingga Sunatan Massal

pembangunan jalan Subang

Subang – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur. Didampingi Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, Kang Rey blusukan ke desa-desa wilayah pantura Subang pada Jumat (9/5/2025), sekaligus menghadiri sunatan massal gratis untuk 89 anak di Desa Sukamandi Jaya, Kecamatan Ciasem.

Tak hanya hadir secara simbolis, Kang Rey dan rombongan turun langsung ke jalan menggunakan sepeda motor. Turut serta dalam Saba Desa kali ini Sekretaris Daerah H. Asep Nuroni, Ketua DPRD Subang Victor Wirabuana, Asda I H. Rahmat Effendi, serta sejumlah kepala dinas dan pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Kang Rey menegaskan bahwa pembangunan jalan menjadi prioritas utama. Ia bahkan menargetkan seluruh jalan di Subang akan mulus pada tahun 2027. Pernyataan ini disambut antusias oleh ratusan warga yang hadir.

“Target saya, 2027 jalan di Subang leucir,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.

Ia pun meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi seluruh warga Subang.

Komitmen ini tak sekadar janji. Selama dua tahun masa kepemimpinannya, Kang Rey menargetkan perbaikan terhadap sekitar 320 kilometer jalan rusak. Langkah ini diperkuat dengan peningkatan anggaran pembangunan infrastruktur yang melonjak tajam tahun ini.

Tercatat, Pemkab Subang menggelontorkan dana sebesar Rp250 miliar untuk pembangunan infrastruktur. Angka ini meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp80 miliar.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan kolaborasi antara eksekutif serta legislatif, harapan besar tertumpu pada upaya membangun Subang yang lebih baik, nyaman, dan maju.

Khitanan Massal Warnai Kunjungan Bupati Subang ke Desa Sukamandi Jaya

khitanan massal Subang
Foto: www.rri.co.id

Subang – Sebanyak 89 anak mengikuti khitanan massal gratis di Desa Sukamandi Jaya, Kecamatan Ciasem, Subang, pada Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Saba Desa yang digagas oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi.

Program Saba Desa diawali dengan kunjungan ke berbagai desa di Kecamatan Cikaum dan berakhir di Desa Sukamandi Jaya. Selain kegiatan sosial seperti khitanan massal, agenda ini juga difokuskan untuk meninjau kondisi infrastruktur daerah, termasuk jalan dan jembatan yang menjadi kebutuhan penting masyarakat.

Bupati Reynaldy menegaskan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Ia menargetkan seluruh jalan di Kabupaten Subang akan dalam kondisi baik pada tahun 2027. “Target saya, 2027 jalan di Subang leucir,” ujarnya di hadapan warga.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan kelancaran seluruh program pembangunan. Ia berharap, dengan dukungan masyarakat, semua rencana dan target yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan bersama.

Cara Unik Calon Haji Subang Tandai Koper, dari Boneka hingga Gayung

Calon Haji Subang Tandai Koper
Foto: www.detik.com

Subang – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, calon haji asal Subang punya cara unik untuk menandai koper mereka. Tak hanya label nama, beberapa memilih menggunakan boneka, gayung, hingga botol minum sebagai penanda.

Kasi Haji dan Umroh Kabupaten Subang, Rojak, mengatakan bahwa kebiasaan ini sudah menjadi tradisi. Namun, pihaknya tidak mengeluarkan instruksi khusus terkait penandaan koper. Semua dilakukan atas inisiatif para jamaah.

“Untuk tanda koper kita tidak memberikan arah secara khusus, mungkin inisiatif jamaah agar mudah dikenali. Ada yang pakai gayung, tempat minum, dan sebagainya,” ujar Rojak saat proses pengumpulan koper di kantornya, Jumat (9/5/2025).

Penandaan koper ini bertujuan memudahkan jamaah saat pengambilan koper di Arab Saudi. Dengan begitu, risiko koper tertukar bisa diminimalkan.

Setiap koper diperiksa secara teliti oleh petugas. Tujuannya memastikan tidak ada barang yang tertinggal dan koper dalam kondisi aman. Koper-koper ini dikumpulkan dari berbagai KBIH di Subang, sebelum akhirnya dikirim ke Embarkasi Haji Indramayu.

“Hari ini koper milik calon jemaah haji yang akan berangkat besok dengan kloter 8 KJT sebanyak 445 orang dikumpulkan hingga sore. Malamnya akan diberangkatkan ke Embarkasi Indramayu,” jelas Rojak.

Tahun ini, Kabupaten Subang mendapat kuota haji sebanyak 1.163 orang. Mereka terbagi dalam tiga kloter: kloter 8 KJT berangkat 10 Mei 2025, kloter 14 KJT pada 17 Mei 2025, dan kloter 26 KJT pada 28 Mei 2025.

“Kloter 8 KJT akan diberangkatkan pada Sabtu. Rencananya akan dilepas langsung oleh Bupati Subang di Islamic Centre Asrama Haji Subang,” tambahnya.

Rojak juga mengingatkan larangan membawa barang berlebih dan barang terlarang. Sosialisasi sudah dilakukan jauh hari, termasuk pengingat kembali menjelang keberangkatan.

Recent Posts