harapanrakyat.com,- Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Garut, menyoroti kasus temuan 3.000 LGBT yang disampaikan oleh para tokoh pondok pesantren kepada DPRD Garut. KPA memegang data penularan HIV akibat perilaku menyimpang biseksual yang menularkan kepada ibu hamil atau istrinya.
Dari angka 1004 orang di Garut yang positif HIV, banyak yang tidak sadar tertular lewat hubungan seksual.
Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Garut, dianggap sudah amat memprihatinkan, hal itu membuat angka penularan HIV terbilang tinggi.
Lantaran ulah pria hidung belang yang kerap berganti pasangan kepada pekerja seks komersial (PSK), termasuk perilaku menyimpang biseksual.Â
Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Garut bahkan menghitung agregat jumlah positif HIV di Garut mencapai 1004 orang.
“Sekarang penularan tidak disadari masyarakat, tiba-tiba masyarakat menganggap bisa tertular, nah ini ada data, populasi kunci di Indonesia yang dilakukan pemeriksaan adalah ibu hamil,†kata Kepala Komisariat KPA Garut, Eidi, Senin (26/12/2022).
Menurutnya, kasusnya bisa jadi seorang istri ketika hamil dan diperiksa ternyata positif HIV. Hal itu bisa terjadi karena beberapa alasan.
“Khususnya di Garut, istrinya itu kan niat mau hamil, nah pas diperiksa dia positif HIV, ini ada dua indikasi. Pertama yang laki-lakinya suka jajan (PSK) di luar atau dia punya selingkuhan laki-laki (biseksual). Jadi ia suka kepada perempuan, ia juga suka terhadap pria,” lanjutnya.
KPA Garut: Pendekatan Agama Kurang, Tren Biseksual Tinggi
KPA Garut memandang angka 1004 orang positif HIV dianggap angka yang tinggi. Bahkan, KPA Garut menyebut kasus HIV di Garut sudah di lampu kuning bahkan merah. Pendekatan agama yang dianggap kurang, membuat tren biseksual dianggap paling tinggi di tahun 2022.
“Biseksual salah satu LGBT itu dominan, kalau melihat dari jumlah kasus biseksual lagi tren naik, untuk transgender yang positif HIV cuma 2 sampai 3 orang. Jadi begini, mereka populasi itu didampingi. Cuma kan pendampingan butuh biaya, butuh orang, belum ada pendekatan sisi agama, jadi selama ini baru pendekatan secara medis,” tambah Eidi.
Lalu apa itu biseksual?
Biseksual merupakan perilaku manusia yang memiliki ketertarikan rasa romantis kepada wanita sekaligus pria. Istilah umum digunakan untuk menunjukkan perasaan seksual kepada pria maupun wanita sekaligus.
“Dia memiliki istri, kemudian dia punya selingkuhan laki-laki (biseksual), jadi ia suka kepada perempuan, ia juga suka terhadap pria,” jelas Eidi. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)
harapanrakyat.com,– Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Supriatna Gumilar mengajak masyarakat memajukan desa. Hal itu disampaikannya saat reses di beberapa desa Kecamatan Banjarsari dan Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (26/12/2022).
Pria yang akrab dipanggil Cuking ini mengatakan, untuk memajukan Kabupaten Ciamis, masyarakat bisa memulainya dengan memajukan desa terlebih dahulu.
“Karena ketika semua desanya maju dengan kemandirian masyarakat, niscaya kabupaten pun secara otomatis akan lebih maju dan mudah dalam mensejahterakan masyarakat,†katanya.
Cuking juga meminta masyarakat paham politik, apalagi sebentar lagi akan menghadapi tahun politik.
“Maka dari itu, saya mengajak kepada masyarakat agar sedikit demi sedikit tahu tentang arti politik serta hidup berpolitik. Jangan sampai masyarakat salah kaprah dalam mengartikan politik, bagaimanapun berpolitik itu merupakan hak semua warga,” katanya.
Menurut Cuking, pemahaman masyarakat terhadap politik masih rendah. Salah satu buktinya yaitu mudahnya masyarakat diiming-imingi uang (money politic).
“Sehingga saat datangnya pesta demokrasi, masyarakat itu bukannya memikirkan bagaimana dan siapa calon yang diusung dan benar benar amanah serta keberpihakan kepada rakyat ketika ia duduk sebagai wakil rakyat,†katanya.
Karena itu, lanjut Cuking, saat rese dirinya berusaha memberi pemahaman politik agar masyarakat tahu dan bisa menentukan sikap atau dukungan politiknya.
“Coba contoh desa-desa di Jawa tengah, seperti Solo misalnya, desa-desanya itu maju lantaran apa, karena pemahaman politiknya tinggi,†tegasnya.
Cuking menambahkan, saat pemahaman terhadap politik tinggi, maka masyarakat bisa satu suara mengusung calon yang amanah dan menguntungkan rakyat.
“Mereka tidak tergiur dengan politik uang, mereka itu lebih cenderung berpikir bagaimana membangun daerah untuk masa depan rakyat itu sendiri. Terus terang saja saya sangat ingin ada satu desa saja di Banjarsari yang bisa meniru hal seperti itu,” tandasnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)
harapanrakyat.com,- Wujudkan Pangandaran bebas sampah, pegiat lingkungan dari Bank Sampah Induk Sahate mengajak masyarakat sadar tidak buang sampah sembarangan.
Tak hanya itu, mereka juga mendorong masyarakat agar bisa bersama-sama mewujudkan Pangandaran Zero Waste (Pajero).
Dalam silaturahmi para pegiat lingkungan di Tanjung Cemara, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih itu, mereka melakukan sosialisasi serta pelatihan pemanfaatan dari sampah.
Dirut Bank Sampah Sahate Pangandaran Rian Hidayat mengatakan, ke depan ia harap masyarakat mulai berubah dalam mengelola sampah dari rumah.
Dengan konsep menabungkan sampah dan bisa menghasilkan uang, maka kesadaran masyarakat terhadap sampah bisa lebih baik lagi.
“Ini ada 30 peserta bank sampah unit, 3 pengusaha daur ulang sampah dan 8 komunitas yang hadir. Melalui acara ini, ke depan semoga saja konsep Pazero ini bisa terwujud, bahkan menguntungkan bagi masyarakat,†jelasnya, Minggu (25/12/22).
Upaya Pangandaran Bebas Sampah
Menurutnya, gerakan dari masyarakat harus terus berjalan tanpa harus melihat ada ataupun tidak ada anggaran dari pemerintah. Meski begitu, perlu adanya dukungan kolaborasi pemerintah dengan pegiat sampah.
Masih kata Rian, pihaknya sudah mengolah 98 jenis sampah yang ada di Kabupaten Pangandaran. Untuk periode 1 tahun pada semester pertama 2021-2022 sebanyak 80 ton sampah yang sudah tertangani.
“Dari 30 bank sampah unit yang sudah ada, target kita bisa mendirikan bank sampah unit menjadi 93 desa. Sehingga sampah yang akan kita kelola akan bertambah lagi, jelas ini bisa mengurangi sampah di TPA,” katanya.
Pihaknya pun berharap, ke depan Pemerintah terus mendukung adanya para pegiat lingkungan, khususnya para pengelola sampah, agar kabupaten Pangandaran menjadi daerah wisata yang bebas dari sampah.
Sementara salah satu pegiat sampah asal Desa Selasari Kec Parigi Aris mengatakan, pihaknya mendirikan bank sampah ini sudah berjalan hampir 3 tahun mulai 2020 lalu.
Tujuan awal pembentukan itu ia ingin mengubah kebiasaan masyarakat terhadap pengelolaan sampah, seperti tidak buang sembarangan.
“Dan tentunya membiasakan memilah sampah dari rumah sehingga lingkungan menjadi bersih. Apalagi bisa sedikit membantu dan menambah nilai ekonomi bagi penabung itu sendiri,” jelas Aris.
Ia harap pemerintah membuat kebijakan tegas dengan mewajibkan atau memaksa agar masyarakat sebelum membuang sampah terlebih dahulu dipilah dari rumahnya masing-masing.
“Karena penanganan sampah itu minimalnya ada 2 faktor yang pertama dari internal yakni kesadaran diri dan kedua eksternal dari luar seperti aturan yang memaksa. Karena ini buat kebaikan juga bukan untuk hal yang buruk dan jelek,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)
review1st.com – Tidak terasa kita sudah sampai di penghujung 2022 dan akan melangkah memasuki tahun 2023. Kebanyakan masyarakat menyambut tahun baru dengan menyusun daftar resolusi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Beberapa resolusi bisa berupa olahraga lebih rutin, menabung lebih giat, atau hal-hal positif lainnya. Octopus, perusahaan teknologi yang berfokus pada solusi daur ulang sampah, melalui kampanye New Year, New Habit mengajak Anda menyambut tahun 2023 dengan memulai menggiatkan kebiasaan baik dan berkelanjutan, yaitu memilah dan mendaur ulang sampah.
Kebiasaan membuang sampah masyarakat Indonesia bisa dikatakan cukup memprihatinkan, sampai saat ini masih banyak warga yang belum melakukan pemilahan sampah dengan baik dan benar.
Selain itu, sebagian besar masyarakat juga memilih untuk membuang sampah dengan cara dibakar, dikubur di tanah, atau dibuang ke sungai. Akibatnya, lingkungan semakin tercemar dan terancam.
Moehammad Ichsan, Chief Executive Officer dan Co-Founder Octopus Indonesia mengatakan, “Octopus menerapkan ekosistem ekonomi sirkular berbasis teknologi dalam membantu masyarakat melacak, memilah dan mengumpulkan produk pasca-konsumsi.
“Sejalan dengan slogan ‘Solusi Daur Ulangmu’, aplikasi Octopus memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengelola sampah, serta memastikan kualitas sampah yang terjaga dengan baik agar dapat didaur ulang.
“Kami berharap dapat mendukung masyarakat membangun kebiasaan membuang sampah dengan tepat, sehingga menghasilkan kontribusi yang positif bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan.â€
Hamish Daud, Chief Marketing Officer dan Co-Founder Octopus Indonesia menambahkan, “Memulai kebiasaan baru yang positif akan terasa lebih ringan dan menyenangkan apabila dilakukan bersama-sama dengan keluarga dan sahabat.
“Octopus mengadakan Kampanye New Year, New Habit, di mana pengguna bisa mengajak orang sebanyak-banyaknya untuk mengumpulkan dan mendaur ulang sampah dengan membagikan kode referral di aplikasi Octopus.
“Harapannya, semakin banyak orang yang mengubah gaya hidup menjadi lebih ramah lingkungan dan minim sampah (Zero Waste Lifestyle).
“Untuk menambah semangat dalam menyebarkan kebiasaan baik ini, kami juga menawarkan point reward yang bisa pengguna tukarkan dengan berbagai benefit.â€
Bagi Anda yang ingin memulai Zero Waste Lifestyle di tahun 2023, tidak perlu jauh-jauh dan memikirkan jalan keluar yang sangat rumit.
Karena, perubahan gaya hidup ini bisa kita lakukan dengan mudah di lingkungan rumah, sekolah atau kantor. Untuk Anda yang masih bingung harus mulai dari mana, coba lakukan empat kebiasaan kecil ini untuk bumi minim sampah di tahun 2023:
Memilah sampah – Buang sampah di tempatnya saja sudah tidak cukup. Sekarang kita harus memilah limbah sesuai kategori, supaya tidak tercampur dan lebih mudah untuk didaur ulang. Anda bisa pisahkan sampah-sampah seperti plastik, kertas, serta kemasan kaca, dan menukarkannya dengan pulsa, paket data atau token listrik di aplikasi Octopus.
Lakukan prinsip One In, One Out – Untuk menghindari penimbunan barang yang tidak berguna, Anda bisa mencoba prinsip one in one out, yakni hanya membeli satu barang jika ada satu barang lama yang perlu dikeluarkan. Anda bisa memberikan barang ini ke orang yang membutuhkan, atau memesan Pelestari dari aplikasi Octopus untuk menjemput barang tersebut.
Decluttering -Jika Anda merasa punya terlalu banyak barang elektronik yang sudah jarang dipakai, mungkin sudah saatnya melakukan declutteringatau memisahkan barang-barang yang memang hanya diperlukan saja. Benda-benda kesayangan yang sudah tidak lagi berguna seperti kamera tua, handphonejadul, laptop rusak, bahkan kabel bekas bisa Anda tukarkan dengan bitcoin dan emas digital di aplikasi Octopus.
Bagikan kode referral Octopus Anda ke keluarga, teman dan sahabat – Memulai kebiasaan baru pastinya lebih mengasyikkan jika dilakukan bersama-sama. Anda bisa bergabung dalam Kampanye New Year, New Habit,dan mengajak orang-orang terdekat untuk mendaur ulang sampah menggunakan aplikasi Octopus. Caranya mudah sekali, yaitu dengan membagikan kode referral sebanyak-banyaknya. Anda bisa mendapatkan 5.000 poin dari setiap pengguna baru yang mengunduh aplikasi Octopus, serta 50.000 poin ekstra dari setiap pesanan pertama pengguna baru.
Anda bahkan berkesempatan memenangkan total point reward sebesar 5,5 juta jika berhasil mengajak 100 orang untuk mendaur ulang sampah menggunakan Octopus.
Spesial untuk 5 orang pertama yang berhasil mengajak 100 orang, akan mendapat tambahan hadiah menarik seperti uang tunai, dan juga berbagai produk menarik dari Timex, Leka, Urban Republic, dan merchant rekanan octopus lainnya.
Poin yang didapat bisa digunakan untuk banyak hal termasuk pembelian produk F&B, fesyen, dan voucher diskon dari berbagai merek. Poin tidak dapat diuangkan.
Selain Kampanye New Year, New Habit, Octopus juga mengadakan kegiatan seru lainnya yaitu Octopus Mission Hunt, sebuah tantangan bagi pengguna untuk menyelesaikan misi penyetoran sampah di aplikasi Octopus.
Selain itu, Anda juga dapat mengikuti kompetisi #AGratitudeToReflect2022 dengan cara unggah foto di Instagram dan ceritakan momen bahagia di tahun 2022.
Jangan lupa follow, tag, dan mention Instagram @octopus.ina dan sertakan hashtag #AGratitudeToReflect2022 dan #NewYearNewHabit. Ikuti kegiatan seru ini dan menangkan berbagai hadiah menarik.
harapanrakyat.com,- Joging Track di Kawasan Cileueur River Walk tepatnya di Lingkungan Janggala, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis Ambruk, Senin (26/12/2022) sekitar pukul 5.00 WIB.
Joging Track tersebut baru selesai pembangunannya. Saat ini statusnya masih dalam tahap pemeliharaan selama 365 hari. Belum penyebab ambruknya jalan tersebut, beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
Salah satu warga, Fatimah mengaku, saat TPT tersebut ambruk pihaknya saat itu usai melaksanakan salat subuh. Ia mendengar suara gemuruh dari luar.
“Saya dengar gemuruh keras, saya kira tebing seberang sungai yang longsor, saya lihat tapi tidak ada. Ketika lihat ke pinggir ternyata jalan (Joging Track) deket rumah saya yang ambruk,” ucapnya.
Menurutnya, bangunan joging track Kawasan Cileueur River Walk ini baru selesai beberapa bulan kebelakang.
“Setelah selesai pembangunannya. Belum pernah ada Caah (Banjir) besar di sungai Cileueur ini. Kalau hujan deras memang sering,” tuturnya.
Dari pantauan HR Online, Joging Track yang ambruk itu kurang lebih sepanjang 10 meter dan berada pada ujung track jalan. Masyarakat setempat berinisiatif langsung menutup jalan tersebut dengan menggunakan bambu dan juga kayu.
Joging Track Kawasan Cileueur River Walk Ciamis Ambruk Segera Diperbaiki
Sementara itu, Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman pada DPRKPLH Ciamis, Aris Taufik Abadi mengatakan, pembangunan Kawasan Kumuh Cileueur itu adalah kewenangan Pemerintah Pusat yakni Kementrian PUPR.
“Pembangunan Kawasan Cileueur sendiri pelaksanannya oleh pihak ketiga dan kewenangannya ada pada Balai Prasarana Permukiman wilayah Jawa Barat pada Kementrian PUPR,” katanya.
Aris menjelaskan, saat ini masih dalam masa tahap pemeliharaan selama 365 hari. Informasinya itu sampai tanggal 30 Agustus 2023.
Kawasan Cileueur itu kaitan kewenagan Pemerintah Daerah adalah terkait dengan pengusulan. Kemudian pemantauan pada saat pelaksanaan dan penerima hasil manfaat.
“Serah terima itu nanti dilaksanakan setelah selesai masa pemeliharaan selama 365 hari,” jelasnya.
Menurutnya, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada PPK dan penyedia juga. Bahkan, penyedia saat ini sudah dalam perjalanan menuju ke lokasi kejadian.
“Informasinya akan segera di tindak lanjuti. Kemudian saya komunikasi dengan PPK, katanya PPK berkomitmen untuk memperbaiki hal-hal yang berkaitan dengan pemeliharaan di Kawasan Cileueur,” tuturnya.
Aris menambahkan, Kawasan kumuh Cileueur River Walk ini bersumber dari APBN dengan total sebesar Rp 13,3 Miliyar.
“Segera ada tindak lanjuti oleh penyedia. Karena ini masih dalam masa pemeliharaan sehingga belum ada penyerahan kepada Pemkab Ciamis,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)
review1st.com – Setelah mendapatkan animo luar biasa dari para Mitra saat gelaran Hari Mitra Grab & OVO pada 11 Desember lalu, Grab Indonesia menutup 2022 dengan menghadirkan acara serupa bertajuk HAJATAN di 6 kota: Jakarta, Palembang, Medan, Surabaya, Makassar, dan Bandung untuk lebih dari 6.000 Mitra.
Di Jakarta, acara HAJATAN dilaksanakan di Balai Komando Kopassus Cijantung dan dihadiri oleh lebih dari 1.000 Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant beserta anggota keluarganya.Â
HAJATAN merupakan perhelatan akhir tahun yang menjadi ajang bagi para mitra untuk berkumpul bersama Grab dan rekan-rekan seperjuangannya, bersenang-senang dengan keluarga, serta memperkuat solidaritas yang sudah terjalin dengan baik selama ini.
Gelaran ini juga merupakan bentuk apresiasi Grab atas kontribusi dan kerja keras para Mitra.
Neneng Goenadi, Country Managing Director, Grab Indonesia, mengatakan, “Setelah menyaksikan suka cita para perwakilan mitra Grab pada acara Hari Mitra Grab & OVO lalu, kami berupaya untuk menghadirkan rasa kebersamaan dan kebahagiaan lebih luas lagi bagi mitra-mitra di kota lain melalui HAJATAN.
“Acara HAJATAN di setiap kota punya keunikan dan keseruan masing-masing yang memang dibuat khusus agar para mitra benar-benar punya waktu berkumpul bersama keluarga mereka.
“Kami berharap acara ini sekaligus bisa menutup tahun 2022 dengan hati yang bahagia dan penuh rasa syukur, serta siap menghadapi tahun 2023 dengan solidaritas yang lebih kuat.â€Â
Tak hanya berkumpul bersama rekan sejawat, ribuan perwakilan Mitra Grab di Jakarta juga dapat berbagi kebahagiaan bersama keluarga mereka di ajang HAJATAN.
Berbagai aktivitas menarik pun dihadirkan dengan tujuan agar para Mitra dan keluarganya dapat menikmati hari ini, yakni antara lain:
Mencicipi ragam kuliner lewat GrabFood Festival
Berbagai permainan yang diperuntukkan khusus bagi anak-anak di area bermain (Kids Zone)
Menikmati hiburan musik dari KOTAK Band
Bernyanyi dan dangdutan bersama Putri Jamila yang merupakan jebolan Bintang Pantura 5
Mendapatkan berbagai promo menarik untuk berbagai keperluan otomotif lewat program GrabBenefits
Beragam doorprize, mulai dari kipas angin, rice cooker, hingga TV
Iki Sari Dewi, Director of Jabodetabek, Grab Indonesia, mengatakan, “Kami berharap para Mitra di Jakarta yang belum berkesempatan hadir secara langsung di acara Hari Mitra Grab & OVO dapat merasakan momen kebersamaan yang tidak kalah menarik di acara HAJATAN ini.
“Menghadirkan artis kenamaan dan beragam aktivitas hiburan, kami berharap para Mitra dan keluarganya dapat benar-benar bersenang-senang dan melepas lelah sejenak.â€
Yandri Korpriandi (kiri), salah seorang Mitra Pengemudi, mendapatkan doorprize motor.
“Saya seneng banget bisa ikutan acara HAJATAN ini dan ketemu sama temen-temenbuat seneng-seneng bareng. Sebelumnya kita di basecamp cuman bisa ngeliatin temen-temen yang berangkat ke Hari Mitra Grab pada seru bener di sana.
“Eh ga taunya di sini juga diadain. Ditambah lagi yang namanya rejeki ga ke mana, saya dapet doorprize motor juga. Semoga Grab makin banyak bikin acara-acara seru begini, jangan kasih kendor!†ujar Yandri Korpriandi, salah seorang Mitra Pengemudi yang mendapat doorprize motor.
Aiko Aprillia, salah satu anak mitra Grab mengatakan, “Suka banget bisa ikutan Bapak sama Ibu ke sini soalnya ada perosotan kayak di Mall. Terus saya ketemu banyak temen-temen baru juga.â€
MEDIAJABAR.COM, CIMAHI – Dalam rangka Perhelatan Musyawarah Wilayah XI Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PW GPII) Jawa Barat yang diselenggarakan pada tanggal 23-25 bertempat di BPSDM Cimahi, Ronny S Rochman (Ketua PD GPII Kota Bandung) merasa terpanggil untuk ikut berkontestasi dan berkompetisi.
“Sebagai kader yang lahir dari rahim organisasi gerakan dan berproses baik kaderisasi formal (Tsaqofah) maupun kultural, tentunya akan terpanggil untuk mendaftarkan diri berkompetisi dan berkontestasi dengan para kandidat dan kader-kader potensial lainnya, dengan ketulusan niat untuk membangun dan lebih membesarkan organisasi,” ucap Ronny SR.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembukaan acara dihadiri oleh Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah beserta Pimpinan Badan Otonom (Korps Brigade, Korps Puteri & Korps Mahasiswa GPII), para undangan serta perwakilan Pimpinan Organisasi Kepemudaan diantaranya PW Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katholik, Pemuda Persis, Senior, serta sekitar 200 peserta musyawarah utusan Pimpinan Kecamatan yang berasal dari Pimpian Daerah Kota Kabupaten se-Jawa Barat.
“Agenda Muswil ini tentunya tidak hanya sekedar proses kompetisi dan Konstestasi Pergantian Ketua Umum tetapi juga bagaimana merumuskan dan merekomendasikan program-program kerja strategis ke depan dalam rangka memajukan organisasi GPII,” ucap Ketua Steering Committe Rizky Ghasani.
Dari pengumpulan formulir pendaftaran yang dihimpun Steering Committe (SC) tercatat ada 4 nama yang mendaftar diri dan mengumpulkan berkas persyaratan menjadi Bakal Calon Ketua Umum diantaranya: Tetep Syafiq (Kab.Garut), Ahmad Yani (Brigade), Eksa Cilika Auliyayahya (Kab.Bandung Barat) dan Ronny S Rochman (Kota Bandung).
Terpantau dilokasi acara ada sekitar 250 peserta dari berbagai Kader Utusan Pimpinan Kecamatan dan Utusan dari Pimpinan Daerah (PD) GPII yang hadir untuk mengikuti proses Musyawarah dan persidangan.
Setelah melalui proses musyawarah para kandidat dan Sidang Pleno yang sangat alot dan dinamis serta Keputusan dari Presidium Sidang akhirnya menetapkan Saudara Ronny S Rochman sebagai Ketua Umum terpilih PW GPII Jawa Barat periode 2022-2025 secara aklamasi.
“Kaderisasi dan regenerasi organisasi adalah langkah strategis dalam upaya mecetak Kader-Kader untuk memiliki militansi, potensi, kapasitas dan integritas,” kata Ronny SR. (*)
harapanrakyat.com,- Atap Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Citeureup, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk akibat lapuk dimakan usia.
Lapuknya bagian kayu penyangga atap bangunan Pustu itu sudah berlangsung lama. Informasi yang dihimpun harapanrakyat.com di lapangan bahwa, usulan untuk perbaikannya sudah dilayangkan sejak tahun 2019, Namun hingga saat ini belum juga terealisasi.
Kaur Perencanaan Desa Citeureup, Kecamatan Kawali, Tatang mengatakan, ambruknya bagian atap Pustu di desanya. Hal itu karena kayu penyangga sudah banyak yang lapuk.
Ia juga membenarkan, sejak tahun 2019 telah diusulkan untuk perbaikan. Akan tetapi usulan tersebut belum juga terealisasi.
“Mengingat Pustu berfungsi untuk menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan Puskesmas dalam meningkatkan akses dan jangkauan pelayanan dasar. Maka diharapkan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui instansi terkait dapat memprioritaskan untuk perbaikan,†kata Tatang, Senin (26/12/2022).
Ia menambahkan, melihat kondisi bangunan Puskesmas Pembantu sudah tidak layak menjadi tempat layanan kesehatan. Meskipun hanya untuk melayani atau menangani penyakit ringan. Karena tempat layanan kesehatan harus representatif. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)
harapanrakyat.com,- Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (26/12/2022) sore. Akibatnya satu rumah warga di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran, rusak tertimpa pohon tumbang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian mencapai jutaan rupiah. rumah tersebut milik Usman warga RT 01 RW 14 Dusun Bantarkalong, De Busa Sidomulyo.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran Nana Suryana membenarkan kejadian tersebut. Hujan deras serta angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Pangandaran.
“Akibatnya sebuah pohon jenis albasia yang cukup tinggi dan besar di desa sidomulyo tumbang kemudian menimpa rumah milik warga yang tidak jauh dari lokasi pohon,” ujar Nana.
Nana mengatakan kerusakan rumah terjadi pada bagian atap. Mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung melaporkan kejadian itu ke instansi terkait.
Usman pemilik rumah masih syok akibat peristiwa tersebut. Untuk sementara waktu Usman tak dapat menyampaikan keterangan mengenai peristiwa yang ia alami.
“Tagana bersama BPBD serta warga langsung mendatangi lokasi. Kemudian mengevakuasi reruntuhan pohon yang menimpa rumah dengan alat gergaji dan alat lainnya,” pungkasnya. (Entang/R9/HR-Online/Editor-Dadang)
harapanrakyat.com,- Polres Tasikmalaya akhirnya mengungkap kasus dugaan pembunuhan siswi SMP Tasikmalaya berinisial PA (13). Pelaku pembunuhan berinisial M (71) yang merupakan kakek tiri korban. Peristiwa itu terjadi di Cipicung, Kecamatan Culamega, Tasikmalaya, Jabar.
Polisi pun menetapkan pelaku pembunuhan yakni kakek tiri korban sebagai tersangka dan menahannya di Mapolres Tasikmalaya, Senin (26/12/2022).
“Kami dapat mengungkap kasus pembunuhan terhadap siswi SMP yang kejadiannya pada akhir November 2022 kemarin. Pelakunya adalah kakek tirinya,” Kata AKBP Suhardi Hery Haryanto, Kapolres Tasikmalaya.
Suhardy menjelaskan motif tersangka membunuh cucunya lantaran sakit hati, menyangka cucunya mencemarkan namanya. Sebelumnya sempat ada kejadian korban pernah menyangka bahwa kakek tirinya menyelinap masuk ke rumah tanpa izin.
“Sebelumnya pernah ada kejadian bahwa korban ini pernah mengetahui kalau tersangka menyelinap masuk ke rumah tanpa izin. Ketika itu ada korban,” ungkapnya.
Polisi pun masih melakukan pendalaman terhadap motif pelaku yang tega membunuh cucu tirinya.
Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah golok, batu pengasah dan pakaian korban.
“Kami telah olah TKP, memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan dan menyita barang bukti. Upaya penyelidikan dengan anjing pelacak, mengirimkan sejumlah barang bukti ke Pusat Puslabfor Polri. Juga melaksanakan autopsi terhadap jenazah korban,” katanya.
Akibat perbuatannya, pelaku pembunuhan yang merupakan kakek tiri dijerat dengan pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)