Beranda blog Halaman 1197

Dear Warga Tasikmalaya, Tarif  PDAM Tirta Sukapura Naik

PDAM.jpg

harapanrakyat.com,- Tarif PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami kenaikan pada awal tahun 2023 ini. Penyesuaian tarif air bersih disampaikan pihak PDAM Tirta Sukapura kepada masyarakat kota/kabupaten Tasikmalaya, Jumat (06/01/2023).

Kasubag Informasi dan Pelayanan PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya, Iri Sopyan mengatakan, kenaikan tersebut berlaku untuk pelayanan wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 610/Kep.980-Rek 2021 yang mengatur tentang Tarif Atas dan Tarif Bawah Air.

“Kita tidak bisa menutup diri atau menahan. Karena dengan biaya operasional yang semakin meninggi, kalau tidak segera menyesuaikan tarif maka perusahaan bisa dikatakan sakit,” ujar Iri saat konferensi pers di kantornya, Jumat (06/01/2023).

Penyesuaian Tarif PDAM Sukapura Tasikmalaya Berlaku 2023

Baca Juga: PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya Rugi Rp 300 Juta Akibat Pandemi

Sebelum melakukan penyesuaian tarif, PDAM Tirta Sukapura telah berupaya dengan mengefisiensikan hal-hal lain yang menjadi biaya operasional internal perusahaan.

Dengan kenaikan tarif ini, pelayanan PDAM Tirta Sukapura kepada masyarakat bisa lebih  meningkat. Pelayanan ke pelanggan yang sebelumnya tidak terjangkau, atau daerah yang tadinya mendapat pelayanan tidak sampai 24 jam, bisa lebih maksimal lagi.

“Daerah yang sudah maksimal mendapatkan pelayanan harus melaksanakan pembayarannya tepat waktu. Supaya kami bisa lebih maksimal lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Iri.

Ia menyebutkan, persentase kenaikan tarif PDAM Tirta Sukapura relatif berdasarkan UMK masing-masing daerah. Karena tarif atas dan tarif dasar untuk Kota dan Kabupaten Tasikmalaya berbeda.

“Di wilayah R1, R2 dan R3 yang sama itu tergantung pemakainya juga. Jadi tidak bisa persentasenya sekian, itu tergantung pemakaiannya,” ujarnya.

Baca Juga: PPKM Dicabut, Gubernur Jabar Ingatkan Warga Pandemi Belum Berakhir

Terakhir Kenaikan Tarif PDAM Sukapura Tahun 2017

Iri juga mengatakan, pihaknya terpaksa menaikan tarif untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pelanggan PDAM Tirta Sukapura. Kenaikan tarif PDAM terakhir pada tahun 2017.

“HPP saat ini adalah Rp 7.143, sedangkan harga tarif dasar untuk pelanggan rumah tangga adalah Rp 3.400 sampai Rp 4.400. Tarif dasar yang dikenakan kepada pelanggan tersebut masih lebih rendah dari tarif batas bawah yang ditetapkan Gubernur Jawa Barat,” terang Iri.

Adapun Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 610/Kep.980- Rek 2021 tentang Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah di Kabupaten/Kota Tasikmalaya sebesar Rp. 6.065.

Berdasarkan perhitungan keuangan tahun anggaran 2021, harga pokok produksi/biaya dasar adalah Rp 7.143. Sebelumnya pada tahun 2020 sebesar Rp 6.674.

Biaya tersebut merupakan dasar pemberlakuan tarif dasar kepada pelanggan rumah tangga. Sehingga perlu adanya penyesuaian tarif dasar kepada pelanggan rumah tangga.

Maka dari itu, lanjut Iri, pada tahun 2023 ini perlu adanya penyesuaian tarif PDAM Tirta Sukapura. Hal itu sesuai Keputusan Bupati Nomor 539/Kep.329-Ekbang/2022, tentang penetapan besaran air minum, denda.

Termasuk batas akhir pembayaran pada perusahan air minum PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya tahun anggaran 20223. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Curug Gado Bangkong Tasikmalaya, Wisata Misteri Katak Raksasa

Curug-Gado-Bangkong-Tasikmalaya.jpeg

Curug Gado Bangkong Tasikmalaya adalah objek wisata air terjun yang terletak di kaki Gunung Galunggung. Selain pemandangan air terjunnya yang menakjubkan, objek wisata ini juga punya misteri tersembunyi di balik namanya.

Lokasi Curug Gado Bangkong berada di Kampung Pasir Malang Kepunduhan Cigaleuh, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Rute perjalanan menuju objek wisata ini cukup mudah dibanding air terjun lainnya, karena medan trekking tidak terlalu jauh dari area parkir. Oleh karena itu, Curug Gado Bangkong bisa menjadi destinasi liburan sekeluarga sambil mengajak anak-anak.

Berikut ini ada beberapa poin penting yang perlu diketahui sebelum mengunjungi Curug Gado Bangkong.

Objek Wisata Curug Gado Bangkong Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya memiliki banyak perbukitan yang belum terjamah, namun keindahan dari curug-curug tersembunyi ini menyebar dari mulut ke mulut. Arti kata curug sendiri berasal dari bahasa Sunda yaitu “air jatuh dari bebatuan yang tinggi”.

Baca Juga: The Ten Thousand Hills Tasikmalaya, Wisata Perbukitan Sepuluh Ribu

Untuk Curug Gado Bangkong, ketinggiannya sekitar 70 meter sehingga pemandangan air terjun sangat indah.

Rute, Fasilitas, Daya Tarik

Apabila ingin mengunjungi Curug Gado Bangkong Tasikmalaya, kita bisa mengambil jalur ke Singaparna menuju ke Desa Santanamekar. Jarak dari pusat kota ke Santanamekar kurang lebih sekitar 15 kilometer. Ketika sudah tiba di gerbang Kampung Cicurug, artinya lokasi curug yang hendak dituju sudah dekat.

Wisatawan yang datang hanya membayar Rp 2.000 untuk parkir kendaraan dan Rp 5.000 sebagai biaya retribusi. Harga tersebut tentu terbilang sangat murah, sehingga bisa menjadi ide liburan hemat.

Selain itu, tidak perlu takut kelaparan karena sda banyak warga sekitar yang menjajakan makanan lokal seperti pecel dan buah-buahan.

Di sekitar air terjun pun terdapat telaga yang tidak terlalu dalam yang memungkinkan anak-anak untuk berenang. Namun, jangan biarkan anak-anak lepas dari pengawasan orang dewasa demi menjaga keselamatan.

Baca Juga: Curug Putih Tasikmalaya, Air Terjun Tempat Penyucian Diri

Misteri Katak Raksasa

Menurut keterangan dari penduduk setempat, Gado Bangkong merupakan bahasa Sunda yang berarti Gadu Katak. Pada waktu-waktu tertentu, ada suara katak yang berasal dari makhluk gaib berwujud katak raksasa.

Hingga sekarang, warga setempat masih percaya bahwa katak tersebut memang benar ada. Maka dari itu, para wisatawan diimbau untuk menjaga etika saat mengunjungi objek wisata Curug Gado Bangkong Tasikmalaya. Beberapa tindakan sederhana seperti membawa kembali sampah makanan dan tidak berbicara dengan suara lantang merupakan etika yang baik. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Curug Putih Tasikmalaya, Air Terjun Tempat Penyucian Diri

Curug-Putih-Tasikmalaya.jpeg

Curug Putih adalah objek wisata air terjun yang berada di daerah Sukamukti, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Selain menyuguhkan keindahan alam yang masih asri, Curug Putih menyimpan misteri akan suatu ritual yang konon menurut warga setempat masih berlangsung hingga kini.

Dalam Bahasa Sunda, curug berarti air terjun atau air yang jatuh dari ketinggian bebatuan lebih dari 2 meter. Karena wilayah Kabupaten Tasikmalaya merupakan perbukitan yang belum banyak dijamah, maka ada banyak curug tersembunyi sebagai potensi wisata.

Cisayong juga memiliki beberapa curug yang tersebar dari mulut ke mulut, yaitu Curug Batu Blek, Curug Badak, Curug Gado Bangkong, dan Curug Arjuna.

Untuk Anda yang penasaran ingin berkunjung ke Curug Putih, berikut ada beberapa informasi penting seputar tempatnya.

Objek Wisata Curug Putih Tasikmalaya

Secara geografis, Curug Putih dan Curug Batu Blek merupakan satu aliran sehingga orang-orang bisa mengunjungi keduanya sekaligus bila kuat. Namun, perlu diingat bahwa medan terjal menuju air terjun butuh kesiapan fisik dan mental. Oleh karena itu, jika hendak menaiki gunung bersama teman, ajaklah orang yang tepat.

Baca Juga: The Ten Thousand Hills Tasikmalaya, Wisata Perbukitan Sepuluh Ribu

Rute, Tiket Masuk, Fasilitas

Akses menuju Curug Putih Tasikmalaya mengambil rute Singaparna-Ciawi, kemudian lanjut ke Desa Santanamekar. Rute ini juga dengan Curug Batu Blek, hanya saja akses jalan ke Curug Putih tidak terlalu lebar. Pastikan kendaraan roda dua yang Anda gunakan cukup memadai karena kondisi jalannya tidak mulus.

Saat memasuki gerbang wisata Curug Putih, pengunjung akan membayar tiket sebesar Rp 5.000 dan tarif parkir Rp 5.000 untuk setiap kendaraan. Hanya dengan satu kali membayar tiket, pengunjung bisa mendapat akses ke beberapa curug yang ada di kawasan tersebut.

Di sekitar area parkir terdapat beberapa fasilitas, yaitu: warung makanan dan minuman, musholla, serta toilet. Sebelum mulai menaiki jalur tracking, pastikan Anda sudah membawa bekal makanan dan minuman. Karena ketika sampai di area curugnya, nyaris tidak ada warung atau penjual makanan.

Daya Tarik Curug Putih

Jalur tracking menuju Curug Putih Tasikmalaya melewati kawasan hutan yang rindang, bahkan jalan setapak pun hampir tidak terlihat. Namun, jalan setapak ini bila diikuti akan membimbing kita menuju jembatan bambu.

Baca Juga: Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya, Asyik Buat Liburan

Setelah melewati jembatan, bisa belok ke kanan untuk sampai ke lokasi Curug Putih. Sedangkan jalur ke kiri adalah akses menuju Curug Arjuna.

Selanjutnya, pejalan kaki akan melewati menyusuri aliran sungai yang hanya muat untuk satu orang. Berhati-hatilah saat melewati jalur ini karena di sampingnya terdapat jurang yang sangat dalam.

Setibanya di lokasi air terjun Curug Putih, perjuangan selama di perjalanan pun terbayar dengan pemandangan indah.

Nama Curug Putih berasal dari kata “mutih” atau ritual pemutihan yang memiliki makna penyucian. Di belakang air terjun terdapat gua yang menjadi tempat penyucian diri bagi mereka yang mendapat panggilan.

Untuk menghormati kepercayaan warga setempat, wisatawan yang berkunjung ke Curug Putih Tasikmalaya sebaiknya tidak meninggalkan sampah. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Rumah Makan Padang di Tasikmalaya, Nikmat Pas di Lidah

Rumah-Makan-Padang-di-Tasikmalaya.jpeg

Rumah makan Padang di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat menyajikan hidangan dengan cita rasa nikmat dari bumbu rempah-rempah yang kuat. Tak heran jika masakan asal Sumatera ini memiliki banyak penggemar berkat bumbu rempahnya yang sangat khas dan tajam. Bahkan salah satu masakan Padang yaitu rendang sudah mendunia.

Namun, tahukah Anda jika masakan Padang identik dengan santan dan rasa pedas? Padang merupakan daerah yang berada di dataran tinggi atau darek, sehingga memiliki suhu yang sangat dingin.

Karena penduduknya selalu butuh makanan dan minuman hangat, maka masakan dengan cabai pun akan selalu ada.

Baca Juga: Restoran Barbeque di Tasikmalaya, Pesta Bakar-Bakar Daging

Berikut ini adalah rekomendasi rumah makan di Kota Tasikmalaya yang memiliki tempat nyaman dan menu beragam.

Rekomendasi Rumah Makan Padang di Kota Tasikmalaya

Masakan Padang selain memiliki porsi yang banyak, harganya juga murah. Tak heran jika setiap jam-jam istirahat dan waktu makan, rumah Padang selalu ramai oleh pengunjung dari kalangan pelajar dan pekerja.

Kurnia Saiyo Masakan Padang

Beralamat di Jalan Siliwangi nomor 71, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kurnia Saiyo menjadi rumah makan Padang di Kota Tasikmalaya yang wajib Anda coba. Karena lokasinya dekat dengan kampus Universitas Siliwangi dan Universitas Perjuangan, kebanyakan pengunjung rumah makan ini adalah anak kost.

Porsinya sangat banyak, rasanya mantap meski sedikit lebih mahal dari rumah makan Padang lain. Akan tetapi, rumah makan ini terbilang cukup strategis dan mudah dijangkau. Selain itu, ada lauk cincang dan ayam balado seharga Rp 20 ribu.

Restoran Citra Bundo

Sejak dulu, Citra Bundo merupakan rumah makan Padang di Kota Tasikmalaya yang cukup terkenal bagi warga setempat. Lokasi berada di Jalan Yudanegara No.51, Yudanagara, Kec. Cihideung.

Biasanya mayoritas pengunjung adalah wisatawan dari luar kota, karena letaknya cukup dengan Hotel Santika dan Hotel Horison.

Baca Juga: Citra Bundo HZ Mustofa Tasikmalaya, Rendangnya Enak Banget

Citra Bundo menyediakan berbagai masakan enak, di antaranya rendang dan telor dadar dengan bumbu rempah yang khas.

Pelayanan staf-nya yang ramah membuat orang-orang suka berkunjung ke rumah makan tersebut. Meski harganya tergolong tidak murah, namun rasa dan kualitas masakannya benar-benar sebanding.

Rumah Makan Ranah Pesisir

Berikutnya ada Rumah Makan Ranah Pesisir yang beralamat di Jalan HZ Mustofa nomor 269, Nagarawangi, Cihideung, Kahuripan, Kecamatan Tawang. Lokasinya berada di kawasan lifestyle & entertainment, sehingga pengunjungnya berasal dari berbagai kalangan. Untungnya, menu yang tersedia lumayan lengkap sehingga ada pilihan lauknya pun banyak.

Rumah Makan Ranah Pesisir dekat dengan mall Plaza Asia, Teejay Waterpark, Hotel Amaris dan Hotel Grand Metro. Jika sedang berwisata di Kota Tasikmalaya dan ingin mencicipi masakan Padang, maka rumah makan ini menjadi pilihan yang tepat karena lokasinya tidak terlalu jauh. Untuk harga pun tergolong ramah di kantong, ada ikan kembung dan kilil masing-masing Rp 20 ribu.

RM Padang Sakadar Titipan

Rumah makan di Kota Tasikmalaya biasanya memiliki sambal balado yang membuat hidangan terasa semakin lezat. Maka dari itu, tidak ada salahnya berkunjung ke RM Padang Sakadar Titipan di Jalan Otto Iskandardinata nomor 14, Empangsari, Kecamatan Tawang.

Berhubung di kawasan ini jarang ada restoran Padang, sehingga RM Sakadar Titipan selalu ramai oleh pengunjung.

Kapasitas ruangannya besar, sehingga tidak perlu khawatir tidak kebagian kursi meski sedang padat.

Rasa makanannya pun terbilang pas di lidah dan pilihan menunya cukup komplit. Untuk harga tergolong menengah ke atas namun masih terbilang wajar untuk sewa bangunan seluas itu yang pastinya juga tidak murah.

Baca Juga: Rumah Makan Khas Sunda di Tasikmalaya, Sambalnya Bikin Nagih

RM Padang Kurnia Solok

Lokasinya berada di Jalan Raya Sumedang – Cibeureum nomor 21, Setiaratu, Kec. Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Sebagai patokan, RM Padang Kurnia Solok ada di depan Perumahan Grand Parahyangan. Menu di restoran ini di antaranya ada cumi, rendang, ikan, ayam, dan masih banyak lagi.

Dari lokasinya, RM Padang Kurnia Solok sudah berada di tempat yang strategis karena jalur utama Tasikmalaya-Manonjaya lumayan ramai. Namun, kapasitas rumah makan hanya bisa menampung sekitar 10-15 orang. Selain itu, lahan untuk parkir juga masih terbatas sedangkan harga makanannya cukup tinggi.

Itulah rekomendasi rumah makan Padang di Kota Tasikmalaya yang bisa Anda coba. Mengingat rendang sudah mendunia, tidak salah jika masakan Padang memiliki banyak peminat karena cita rasanya yang kuat cocok di lidah orang Indonesia termasuk masyarakat Sunda.  (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kota Paling Hemat di Jabar, Dana Pengeluarannya Lebih Kecil dari PAD

Kota-Bekasi.jpg

harapanrakyat.com,- Kota paling hemat di Jabar berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat tahun 2021, tercatat ada lima daerah. Hal ini melihat dari rincian pendapatan serta pengeluaran semua daerah kota/kabupaten di Provinsi Jawa Barat.

Pada tahun 2021, BPS Jabar mencatat sejumlah daerah mengalami surplus hingga mencapai miliaran rupiah.

Realisasi penerimaan setiap daerah didapat dari PAD (Pendapatan Asli Daerah), pembiayaan daerah, dana perimbangan, dan pendapatan daerah lainnya yang sah.

Sedangkan, pengeluaran setiap daerah meliputi belanja pemerintah, dalam hal ini termasuk belanja operasi. Kemudian, belanja modal, belanja transfer, belanja tak terduga, serta pembiayaan daerah.

Berdasarkan data yang tercatat di BPS, dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, ada 5 kota yang masuk kategori paling hemat dalam membelanjakan anggarannya. Hal ini melihat dari dana pengeluaran daerah tersebut yang lebih kecil daripada pendapatan.

Baca Juga: Inilah 5 Kota Terkecil di Jawa Barat

Sebagai informasi, data yang BPS rilis tersebut adalah rincian penerimaan dan pengeluaran daerah kabupaten/kota di Jawa Barat pada tahun 2020-2021. Kota Bekasi menjadi kota paling hemat di Jabar dengan nilai surplusnya paling tinggi.

Lantas, kota mana saja yang masuk kategori kota paling hemat se-Provinsi Jawa Barat itu? Berikut ini ulasannya sebagaimana data BPS tahun 2021.

Inilah 5 Kota Paling Hemat di Jabar

Kota Bekasi

Kota Bekasi menjadi kota paling irit dalam pengeluaran anggaran. Berdasarkan data BPS Jabar, pada tahun 2021 pendapatan kota tersebut mencapai Rp 6.500.694.000.000.

Baca Juga: Pengunjung Wisata Situ Bagendit Garut Membludak, Petugas Berlakukan Sistem Buka Tutup

Sedangkan, pengeluarannya hanya Rp 4.869.644.000.000. Dengan begitu Kota Bekasi mampu mengirit PAD (Pendapatan Asli Daerah) sebesar Rp 1.631.050.000.000.

Kota Depok

Urutan kedua kota paling hemat di Jabar adalah Kota Depok yang memiliki pendapatan totalnya sebesar Rp 3.853.158.000.000 pada tahun 2021.

Sedangkan, pengeluaran dana belanja pemerintah daerah tersebut sebesar Rp 3.267.621.000. Jadi, Pemerintah Kota Depok berhasil menghemat pendapatannya Rp 585.537.000.000.

Kota Bogor Masuk Kota Paling Hemat

Baca Juga: Daerah Terluas di Jawa Barat Ada 5, Apakah Daerahmu Termasuk?

Total pendapatan Kota Bogor mencapai Rp 3.138.346.000.000. Sedangkan, pengeluaran dana belanjanya sebesar Rp 2.775.005.000.000.

Dengan begitu, maka Kota Bogor menjadi kota paling hemat di Jabar karena mampu mengirit anggaran sebesar Rp 363.341.000.000.

Kota Cimahi

Kota paling hemat di Jabar berikutnya yaitu Kota Cimahi. Daerah ini punya pendapatan asli daerahnya sebesar Rp 1.791.034.000.000 pada tahun 2021.

Sedangkan, total anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah tersebut sebesar Rp 1.482.368.000.000. Dengan begitu, Pemerintah Kota Cimahi mampu menghemat pendapatannya sebesar Rp 308.666.000.000.

Baca Juga: Jaga Ketertiban dan Kebersihan di Masjid Raya Al Jabbar, Gubernur Jabar Lakukan Antisipasi

Kota Sukabumi

Posisi kelima kota paling hemat di Jabar adalah Kota Sukabumi yang memiliki total pendapatan asli daerahnya sebesar Rp 1.323.892.000.000 pada tahun 2021. Sementara pengeluaran anggarannya Rp 1.203.051.000.

Itu artinya, Pemerintah Kota Sukabumi berhasil menghemat pendapatan daerahnya sebesar Rp 120.841.000.000.

Demikianlah ulasan mengenai kota paling hemat di Provinsi Jawa Barat berdasarkan data BPS Provinsi Jabar tahun 2021. (R3/HR-Online/Editor-Eva)

Restoran Barbeque di Tasikmalaya, Pesta Bakar-Bakar Daging

Restoran-Barbekyu-di-Tasikmalaya.jpeg

Restoran barbeque (bbq) di kota Tasikmalaya, Jawa Barat menjadi salah satu jenis kuliner yang menarik. Dengan harga bersaing, orang-orang bisa menyantap daging panggang sepuasnya dalam batas waktu tertentu.

Tren ini juga semakin membludak karena pengaruh dari budaya Korea. Oleh karena itu, tak heran jika deretan restoran ini menggunakan konsep ala Korea Selatan dalam penataan tempat dan bumbu utamanya. Dari segi nutrisi, daging juga mengandung protein yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Baca Juga: Rumah Makan Khas Sunda di Tasikmalaya, Sambalnya Bikin Nagih

Apabila sedang ingin makan daging panggang, berikut rekomendasi restoran barbeque di kota Tasikmalaya yang bisa Anda coba.

Rekomendasi Restoran Barbeque di Kota Tasikmalaya

Selain memberikan rasa yang enak, bbq juga mengeluarkan asap makanan yang menggoda sehingga nafsu makan pun bangkit. Masak bbq akan jadi semakin seru apabila dilakukan beramai-ramai.

Shukaku Shabu & Bbq

Rekomendasi yang pertama ada Shukaku Shabu & Bbq Tasikmalaya, beralamat di Jalan Otto Iskandardinata nomor 2, Tawangsari, Kec. Tawang. Restoran ini memiliki tempat yang nyaman dengan banyak variasi menu. Makanan pendampingnya pun cukup beragam, terutama dessert-nya.

Meski sebagian besar pengunjung suka memanggang daging sendiri, namun ada chef yang siap memasak sesuai pesanan. Restoran barbeque di Kota Tasikmalaya satu ini menyediakan stok daging yang segar, topping shabu bisa ambil sepuasnya, dan ada paket hemat. Anak-anak di bawah batas minimal tinggi badan bisa gratis.

Rate harga Shukaku Shabu & Bbq Tasikmalaya berkisar Rp 100.000 hingga 125.000 per orang.

Asstro Grill Garden

Siapa yang tidak tahu Asep Stroberi? Rumah makan khas Sunda milik Asep Khaelusna ini sudah tersebar di Bandung dan Garut, dengan buah stroberi raksasa sebagai simbolnya.

Asep Stroberi Tasikmalaya memiliki kawasan kebun khusus untuk pengunjung yang memanggang daging, yaitu Asstro Grill Garden. Lokasi rumah makan berada di Jalan R. Ikik Wiradikarta No. 4, Yudanagara, Cihideung.

Apabila Anda sedang mencari restoran barbeque di Kota Tasikmalaya dengan konsep alam atau outdoor, maka Asstro Grill Garden adalah tempatnya. Pengunjung bisa memanggang daging di tempat yang bersih, luas, dan nyaman untuk keluarga.

Baca Juga: Happy Suki Tasikmalaya, Ada Sukiyaki Terlengkap

Selain itu, arena bermain untuk anak-anak cukup memadai sehingga menjadi nilai plus dari restoran ini. Rate harga Asstro Grill Garden Tasikmalaya berkisar Rp 50.000 hingga Rp 75.000 per orang.

Happy Suki

Suki dan barbeque ibarat pasangan yang tak terpisahkan. Hampir setiap restoran barbeque di kota Tasikmalaya juga menyediakan suki. Apalagi Happy Suki memberikan daging sapi lokal dengan porsi yang banyak, rasa enak dan memuaskan serta pelayanan ramah.

Khusus untuk menu suki, ada kuah tom yam terbaik yang pas di lidah urang Sunda. Kombinasi rasa gurih, asam, dan pedasnya berbeda dengan suki di tempat lain. Selain itu, kita juga bisa memilih paket sesuai dengan budget.

Rate harga Happy Suki Rp 75.000 hingga 100.000 per orang. Alamat di Jalan Panyerutan Ruko nomor 6, Yudanagara, Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. 

Malatang Hotpot Golden Monkey

Jika penasaran dengan restoran barbeque di Kota Tasikmalaya yang masih baru buka, bisa coba ke Malatang Hotpot Golden Monkey. Lokasi berada di Ruko Plaza Asia, Jalan HZ Mustofa, Tugujaya, Kecamatan Cihideung.

Baca Juga: Malatang Hotpot Golden Monkey Tasikmalaya, Hidangan Khas Mongolia

Restoran ini terkenal dengan kuah khas Mala yang telah populer di Bandung. Setelah membuka cabang di Tasikmalaya, banyak pemburu kuliner yang menyambutnya dengan antusias. Di restoran ini pengunjung juga memesan paket barbeque dengan rate harga Rp 25.000 hingga 50.000 per orang.

Korbeq Tasikmalaya

Beralamat di Jalan Tentara Pelajar, Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Restoran ini menjadi tempat yang serba bisa, karena menyediakan spot-spot tertentu untuk barbeque, makan malam romantis, bahkan bisa nongkrong juga.

Korbeq menjadi restoran barbeque di Kota Tasikmalaya dengan menu hidangan korea yang lumayan lengkap. Ada galbitang, japchae, bibimbap, sundubu jjigae, dan tteokbokki. Sedangkan untuk barbeque

, pelanggan bisa memilih daging sapi, saikoro, bebek, cumi, ayam, dan ikan. Tak hanya itu, menu western seperti pasta dan steak juga tersedia di restoran ini sehingga pilihannya pun semakin lengkap.

Rate harga Korbeq Tasikmalaya berkisar Rp 25.000 hingga Rp 75.000 per orang. Ada juga menu paket untuk Anda yang datang bersama orang kesayangan.

Itulah rekomendasi restoran barbeque di Kota Tasikmalaya. Menambah khasanah kuliner Tasikmalaya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Tanding Sepakbola, Jurnalis Menang Lawan Polisi Polres Tasikmalaya

Sepakbola-Jurnalis-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Menegangkan saat para Jurnalis dari Media Online, Cetak dan TV yang tergabung dalam Pokja Jurnalis FC bertanding sepakbola lawan polisi Pejabat Utama Polres Tasikmalaya di Lapangan Mini Soccer Aspol Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (6/1/2023).

Napas para Pemburu Berita ngos-ngosan dan terus silih bergantian pemain, hingga akhirnya peluit panjang wasit ditiup setelah pertandingan 2×45 menit dengan skor 2- 2. Pertandingan pun berakhir dengan adu pinalti, skor 4-2 bagi kemenangan Pokja Jurnalis FC. 

Baca Juga: Belum Selesai Dibangun, Alun-Alun Singaparna Tasikmalaya Dikunjungi Ratisan Warga

Pertandingan yang dimulai pada pukul 14.30 WIB ini berlangsung cukup sengit. Tim sepakbola Pokja Jurnalis FC menurunkan Gelandang Serang Ketua Pokja hingga jajaran pengurus dan anggota Pokja Polres Tasikmalaya. 

Sementara itu tim sepak bola PJU Polres Tasikmalaya Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto turun langsung sebagai striker. Begitu juga para PJU Polres Tasikmalaya, mulai dari Wakapolres, Kabag Sumda, para Kapolsek dan Kasat ikut bermain sepakbola.

Pertandingan Sepakbola Persahabatan Jurnalis VS Polisi di Tasikmalaya 

Ketua Pokja jurnalis FC, Deden Rahadian, mengatakan, pertandingan antara para Jurnalis dengan PJU Polres Tasikmalaya ini merupakan pertandingan eksibisi (persahabatan). Selanjutnya akan dilaksanakan pertandingan utama yakni babak final turnamen sepakbola antar satuan dan rayon di lingkungan Polres Tasikmalaya. 

Deden juga berharap, pertandingan sepakbola tersebut bisa memperkuat jalinan kerjasama antara Polres Tasikmalaya dan jurnalis.

“Intinya bukan kemenangan semata yang kami kejar. Tetapi silaturahmi antara Pokja Jurnalis dengan seluruh unsur di Polres Tasikmalaya,” jelas pencetak gol hattrick ini.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto, mengaku cukup kagum dan bangga dengan skill dan kemampuan permainan yang ditunjukkan oleh Pokja jurnalis FC. 

Bahkan tidak menyangka jika pihaknya dibuat bertekuk lutut dengan perlawanan sengit dari para jurnalis. AKBP Suhardi juga berharap kegiatan seperti pertandingan sepakbola ini digelar secara rutin.

“Kedepannya kami harap ini menjadi momen untuk kita saling merekatkan dan menjalin tali silaturahmi dalam pertandingan sepakbola. Teman-teman Pokja Jurnalis ini semakin solid dan kompak dalam mitra bagi Polres Tasikmalaya,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Belum Selesai Dibangun, Alun-Alun Singaparna Tasikmalaya Dikunjungi Ratusan Warga

Alun-Alun-Singaparna-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Alun-Alun Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dikunjungi ratusan warga, Jumat (6/1/2023). Padahal Alun-Alun Singaparna tidak dibuka untuk umum lantaran belum selesai 100 persen.

Pantauan Harapanrakyat.com terlihat pengunjung menikmati Alun-Alun Singaparna yang proses pengerjaannya baru mencapai 97 persen. Warga yang datang selain berswafoto, juga bermain di atas rumput sintetis.

Baca Juga: Rumah Makan Khas Sunda di Tasikmalaya, Sambalnya Bikin Nagih

Salah seorang pengunjung, Wanda mengatakan, perubahan Alun-Alun Singaparna sangat signifikan.

“Pas sebelum direhab alun-alun ini pengunjungnya biasa saja, tetapi setelah direhab dan diperbaiki seperti ini otomatis pengunjung semakin banyak,” katanya, Jumat (6/1/2023).

Selain itu, Wanda juga melihat sisi positif dari dibangunnya kembali Alun-Alun Singaparna Tasikmalaya.

“Efek lainnya juga support UMKM, jadi lebih membantu dan mendongkrak ekonomi para pedagang di sekitar Alun-Alun Singaparna ini,” katanya.

Wanda juga berharap fasilitas Alun-Alun Singaparna ditingkatkan, terutama tempat sampah sehingga pengunjung terbiasa menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Sebelum alun-alun direhab kan sampah itu ada di mana-mana. Tapi Kalau melihat dari kondisinya, katanya alun-alun ini belum diresmikan oleh Pemerintah, karena memang dari segi kesiapan belum 100 persen rampung,” ujarnya.

Sebagai pengunjung, Wanda mengaku sangat suka dengan rumput sintetis di Alun-Alun Singaparna.

“Pengunjung yang lainnya juga kayaknya paling disukai itu ada rumput sintetis, bisa duduk duduk sambil melihat langsung pemandangan gunung Cikuray,” katanya.

Semntara itu Sekda Kabupaten Tasikmaya Mohammad Zen mengatakan Alun-Alun Singaprna memang belum selesai 100 persen.

“Memang Alun-Alun Singaparna belum selesai karena terkendala cuaca yang cukup berat, baru mencapai 97 persen, untuk peresmiannya setelah bulan Februari 2023,” singkatnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Tak Bisa Melaut, Kapolres Subang Beri Bantuan Sembako kepada Nelayan

IMG-20230106-WA0085.jpg

 

KOTASUBANG.com, Subang – Cuaca buruk dan angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir ini membuat para nelayan khususnya warga Desa Mayangan Kecamatan Legon kulon tak bisa melaut atau menangkap ikan sebagai mata pencaharian mereka setiap harinya. Oleh karena itu Kapolres Subang didampingi Kapolsek Legon kulon memberikan bantuan sembako kepada para nelayan dan istrinya yang ada di Desa Mayangan tersebut pada Jumat, 06 Januari 2023 sekitar pukul 14.30 WIB.

Giat bantuan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., didampingi oleh Kapolsek Legonkulon bersama Kades Mayangan, Kasat Binmas Polres Subang, Kasi Humas Polres Subang, KBO Sat Lantas Polres Subang, Personel Polsek Legonkulon, Personel Polres Subang.

Adapun bantuan sosial berupa paket beras dan minyak goreng yang diberikan oleh Kapolres Subang kepada para nelayan dan istri nelayan Desa Mayangan tersebut sebanyak 100 paket.

Giat tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, karena buruknya cuaca disertai angin kencang yang menjadikan para nelayan kesulitan untuk mencari mata pencaharian yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Mudah-mudahan dengan adanya bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban hidup ditengah kesulitannya para nelayan Desa Mayangan sambil menyapa warga di Mayangan dan mengingatkan untuk selalu tertib hukum, tertib berlalu lintas, semangat untuk mengembangkan UMKM di desa Mayangan untuk menambah penghasilan keluarga nelayan.

Dan para istri nelayan tersebut merasa terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan oleh Kapolres Subang sekaligus mengucapkan terimakasih atas bantuan terhadap Kapolres Subang, AKBP Sumarni dan seluruh jajarannya.

Rumah Makan Khas Sunda di Tasikmalaya, Sambalnya Bikin Nagih

Rumah-Makan-Khas-Sunda-di-Tasikmalaya.jpg

Rumah makan khas Sunda di Tasikmalaya merupakan tempat yang cocok untuk berkumpul dengan teman dan keluarga. Selain bisa menikmati kuliner Tasikmalaya berupa nasi liwet dengan aneka olahan ikan gurame, tempat-tempat ini juga menawarkan pemandangan yang indah. Tak heran jika kebanyakan pengunjung datang bukan hanya untuk memenuhi hobi kuliner, tapi juga sekalian refreshing.

Jika tidak terlalu suka olahan ikan, ada pula hidangan daging sapi dan ayam. Masakan Sunda memang sangat beragam, terutama dari bumbu rempah-rempahnya yang mengkombinasikan rasa asam, manis, gurih, dan pedas. Oleh karena itu, setiap restoran memiliki ciri khas pada sambalnya.

Selain suasana yang asri dan sambal pedas, rumah makan khas Sunda berikut ini menggunakan konsep bangunan tradisional dengan gaya lesehan.

Ini 5 Rumah Makan Khas Sunda

Sebagian pengunjung biasanya lebih suka duduk di atas tikar dengan meja rendah, sehingga bisa makan sambil bersantai dengan kondisi sederhana. Terutama untuk pengunjung yang datang berkelompok atau ramai-ramai, pihak resto menyediakan gazebo.

Baca Juga: Saung Hegarsari Tasikmalaya, Surganya Olahan Gurame

Imah Mang Asep

Bertempat di Jalan HZ Mustofa nomor 188, Imah Mang Asep adalah salah satu rumah makan khas Sunda yang menjadi rekomendasi teratas.

Pemilik restoran ini adalah Asep Khaelusna, orang yang mendirikan Asep Stroberi (Astro). Maka dari itu, pengunjung akan menemukan monumen stroberi raksasa sebagai ciri khas pemiliknya.

Bedanya, Imah Mang Asep menggunakan konsep service buffet atau prasmanan. Pengunjung bisa mengambil sendiri makanan yang sudah tersaji dengan harga terjangkau. Tempat ini menyediakan lesehan, meeting area, karya seni, dan arena bermain, sesuai dengan slogan “Tempat Endah Hargi Mirah”.

Saung Hegarsari

Rumah makan khas Sunda berikutnya adalah Saung Hegarsari yang beralamat di Jalan BKR nomor 68. Keberadaannya lumayan strategis karena berada di kawasan kuliner, sehingga mudah sekali ditemukan.

Saung Hegarsari menyediakan tempat duduk bergaya lesehan dengan gazebo terpisah. Saat musim liburan, rumah makan ini selalu penuh jadi sebaiknya booking terlebih dulu. Apalagi tempat ini terkenal dengan hidangan nasi liwet dan gurame bakar-nya yang lezat.

Rumah Makan Cibiuk

Untuk penggiat kuliner yang suka pedas, tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi Rumah Makan khas Sunda Cibiuk Tasikmalaya.

Baca Juga: Moro Kejo Tasikmalaya, Bakar Goreng Dadakan

Lokasinya berada di Foodcourt Yogya Departement Store, Jalan HZ Mustofa nomor 124. Daya tarik tempat ini adalah lesehan di atas perahu, sehingga pengunjung bisa mendapatkan sensasi berbeda.

Rumah Makan Cibiuk merupakan bisnis kuliner asal Garut yang terkenal dengan sambalnya. Ada sambal ceurik, sambal merah, dan sambal pete. Bisnis ini juga memiliki cabang di Bandung dan Ciamis, sehingga kelezatan masakannya kian populer.

Moro Kejo

Jika sedang mencari rumah makan khas Sunda di Tasikmalaya yang dekat dengan pusat kota, Moro Kejo bisa menjadi pilihan.

Moro Kejo merupakan spesialis hidangan bakar dan goreng dadakan, sehingga pengunjung bisa menikmati pesanan saat masih hangat. Alamatnya di Jalan Pemuda nomor 23, Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Berbeda dengan restoran Sunda pada umumnya, Moro Kejo menggunakan interior dan eksterior yang lebih estetik.

Area indoor dan outdoor sama-sama menggunakan dekorasi bernuansa minimalis vintage yang natural. Selain itu, resto ini juga memiliki open kitchen (dapur terbuka) sehingga pengunjung bisa melihat juru masak menyajikan pesanan dengan bahan-bahan segar.

Baca Juga: Sunny Cafe Resto Tasikmalaya, Ngopi Serasa di Bali

Sunny Cafe and Resto

Liburan akhir tahun tidak perlu jauh-jauh, karena sudah ada rumah makan khas Sunda dengan konsep Bali yaitu Sunny Cafe and Resto Tasikmalaya.

Berada di Jalan Letjen Mashudi nomor 77, lumayan jauh dari pusat kota namun cocok untuk pengunjung yang butuh suasana tenang.

Resto ini menawarkan lesehan bergaya tradisional khas Sunda dengan ornamen ala Pulau Dewata, pemandangan sawah, dan pondok untuk menginap.

Hidangan yang tersedia juga bermacam-macam, mulai dari masakan Asia, Western, dan Seafood. Sunny Cafe and Resto menjadi tempat nongkrong yang pas saat weekend karena menjual minuman berbasis espresso dan fasilitas karaoke.

Itulah daftar rumah makan khas Sunda di Tasikmalaya yang bisa jadi tempat untuk makan bersama keluarga besar. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts