Beranda blog Halaman 1127

Ribuan Massa di Garut Kutuk Pembakaran Al Quran di Swedia dan Denmark

Ribuan-Massa-di-Garut-Kutuk-Pembakaran-Al-Quran-di-Swedia-dan-Denmark.jpg

harapanrakyat.com,- Ribuan massa di Garut, Jawa Barat turun ke jalan, Rabu (1/2/2023). Mereka menggelar aksi damai dengan tema bela Al Quran. Aksi ini merupakan buntut pembakaran dan perusakan Al Quran oleh warga Swedia dan politisi Belanda.

Ribuan umat muslim berbagai organisasi masyarakat, aktivis serta pelajar SMA berkumpul di Alun-alun Garut.

Mereka menggelar aksi tersebut dengan damai, dengan long march menuju Bunderan Simpang Lima Tarogong Garut.

Baca Juga: LGBT, Prostitusi dan Miras Marak di Tasikmalaya, Ormas Islam: Tegakkan Perda Tata Nilai

Beberapa koordinator aksi bergantian orasi di mobil komando yang panitia sediakan. Tak hanya itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut, KH Sirodjul Munir, juga ikut hadir dalam acara ini.

Dalam orasinya, para peserta aksi menyatakan mengutuk keras intoleran pembakaran dan perusak Al Quran di Swedia dan Belanda.

“Kami umat muslim mengutuk keras terhadap pelaku pembakar kitab suci umat muslim. Kami meminta kepada pemerintah untuk mengambil sikap terhadap perilaku intoleran tersebut,” kata Jajang, peserta aksi.

Baca Juga: Ratusan Massa Santri dan Ulama Serbu Sidang M Kace di PN Ciamis

Pasca pembakaran Al Quran oleh Rasmus Paludan, dan perusakan oleh politisi Belanda Edwin Wagensveld, membuat banyak pihak turun ke jalan.

Selain di Turki, beberapa warga negara timur tengah pun melakukan aksi serupa. 

Pembakaran dan perusakan Al Quran yang merupakan kitab suci umat muslim, telah memantik gerakan di seluruh penjuru dunia.

Negara yang mayoritas muslim menganggap, bahwa perusakan kitab suci adalah isu intoleran antar umat beragama. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Kota Bandung Cabut Aturan Penyesuaian Tarif Layanan Air Minum

walkot-bandung-rakor-inflasi-daerah.jpeg

harapanrakyat.com,- Wali Kota Bandung, Yana Mulyana akhirnya mencabut Keputusan Wali Kota Bandung (kepwal) Nomor 690/Kep.2908 Eko/2022 tentang Penyesuaian Tarif Pelayanan Air Minum dan Air Limbah.

Berdasarkan Kepwal ini, tarif pelayanan air minum di Kota Bandung pun mengalami penyesuaian pada  Desember 2022 lalu.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Bandung melakukan peninjauan ulang terkait aturan penyesuaian tarif. Mengingat pada Desember 2022 lalu, terjadi penyesuaian tarif air bersih dan air limbah di Kota Bandung.

Baca Juga : Sumbang Inflasi Daerah, Pemkot Bandung Tinjau Ulang Penyesuaian Tarif Layanan Air Minum

Akan tetapi, penerapan penyesuaian tarif pelayanan tersebut tersebut malah menyumbang inflasi tertinggi pada Desember 2022 di Kota Bandung sebanyak 1,77 persen. Pasalnya pada tahun 2022 inflasi di Kota Bandung mencapai 7,54 persen.

“Maka per hari ini (Rabu 1 Februari 2023), telah diterbitkan kepwal pencabutan atas kepwal 2908 tentang penyesuaian tarif. Sehingga kembali ke harga semula” ungkapnya di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/2/2023).

Menurutnya mulai 1 Februari 2023, seluruh golongan tarif pelayanan air minum dan air limbah kembali menggunakan tarif awal.

Lebih jauh, pihaknya telah mengintruksikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung untuk segera mengembalikan tarif kepada tarif awal.

“Kita sudah instruksikan, karena PDAM itu BUMD kita. Maka harus taat pada aturan,” tuturnya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Peracik Miras Oplosan Maut di Tasikmalaya Ngaku Hanya Coba-coba

Peracik-Miras.jpg

harapanrakyat.com,- Peracik miras oplosan berinisial MF ditetapkan jadi tersangka atas kasus pesta miras oplosan di Tasikmalaya, Jawa Barat, yang merenggut dua nyawa warga Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Tersangka MF ini statusnya merupakan mahasiswa di salah satu universitas di Kabupaten Ciamis. Ia mengaku meracik miras (minuman keras) oplosan hanya coba-coba.

“Pengakuan pelaku mengoplos baru kali ini. Waktu saya tanya kepada pelaku, ia mengaku hanya coba-coba ngoplos, sekaligus untuk mendapatkan keuntungan,” kata AKBP. Aszahari Kurniawan, Kapolres Tasikmalaya Kota, saat rilis di Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (31/01/2022).

Lanjutnya mengatakan, tersangka MF meracik miras oplosan menggunakan etanol yang ia beli dari penjualan online. Bahan etanol sendiri memang dijual bebas karena itu merupakan bahan yang bisa digunakan untuk kesehatan.

Sedangkan, terkait dua korban meninggal dunia akan diotopsi atau tidaknya, Aszahari Kurniawan mengatakan bahwa hal itu akan dikomunikasikan terlebih dahulu. Baik dengan pihak keluarga korban, maupun dengan Kejaksaan.

Baca Juga: Pesta Miras Oplosan di Tasikmalaya, Dua Orang Meregang Nyawa

“Kita amankan barang bukti sisa dari etanol dan beberapa tempat untuk mengoplos. Informasi yang penyidik dapat dari pengakuan si pelaku dan juga kesaksian yang masih hidup bahwa, pelaku mencampurnya dengan 3 liter etanol.

Sementara itu, kondisi korban yang masih hidup sampai sekarang masih menjalani perawatan. Informasi terakhir mereka sudah mulai membaik.

Pesta minuman keras oplosan di Tasikmalaya mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Kedua orang itu berinisial AI dan MS, warga Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Keduanya meninggal dunia usai konsumsi miras oplosan berbahan etanol dengan alkohol 96 persen, obat batuk, minuman berenergi, dan minuman bersoda.

Peracik miras oplosan maut yang statusnya mahasiswa berinisial MF itu kini sudah diamankan di Mapolres Tasikmalaya Kota.

Tersangka MF hanya tertunduk saat polisi hadirkan dalam rilis di Mapolres Tasikmalaya Kota, Selasa (31/01/2023) sore. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Mitsubishi Sumbang Peralatan Sekolah Untuk Korban Gempa Cianjur

MMKSI-MHP-Cianjur-3-scaled.jpg

ROCKOMOTIF, Cianjur – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengawali tahun 2023 dengan melanjutkan komitmennya untuk berkontribusi di bidang kemanusiaan serta berbagi kebahagiaan bersama masyarakat terdampak bencana melalui Mitsubishi Motors CSR Humanity Program (MHP). Program ini merupakan kelanjutan dari donasi dan kegiatan tanggap bencana di area yang terdampak gempa bumi di Dusun Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, yang telah dilakukan sejak akhir November 2022.

Program pascabencana ini dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2023, dan masih dilakukan dengan berkolaborasi bersama United Volunteer Otomotif (UVO), sebuah komunitas off-road nirlaba, yang telah lebih dulu turun ke lokasi bencana menggunakan 2 (dua) unit Triton Rescue Car dari MMKSI.

Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, kali ini MMKSI mengundang sekitar seratus anak di Dusun Cugenang, untuk menikmati hiburan dan makan siang bersama, sekaligus mendapatkan set peralatan sekolah. Lewat program ini, diharapkan anak-anak dapat terhibur dan tetap bersemangat meskipun masih harus bertahan dalam kondisi yang memprihatinkan.

CSR Mitsubishi

Baca juga: MMKSI Berhasil Jadi Penopang Penjualan Mitsubishi Secara Global

“MMKSI turut prihatin terhadap kondisi yang masih harus dilalui oleh masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Dusun Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, yang hingga saat ini sebagian besarnya masih harus tinggal di tenda-tenda pengungsian dengan fasilitas yang sangat minim. Sedikit banyak kondisi ini tentunya akan mempengaruhi kondisi fisik dan mental anak-anak, sehingga kami berinisiatif untuk datang kembali ke lokasi bencana dan berbagi kebahagiaan bersama mereka sebagai bagian dari kegiatan cause-marketing “Life’s Adventure” dari MMKSI. Kami berharap melalui perhatian ini, mereka termotivasi untuk tetap menjalani hidup dengan semangat dan bisa terus belajar hingga wilayah mereka bangkit dan kembali pulih,” ujar Naoya Nakamura, Presiden Direktur MMKSI.

Mitsubishi Gempa Cianjur

Sebelumnya, pada akhir November 2022, MMKSI bersama UVO turun ke lokasi untuk membantu proses tanggap darurat dengan dua unit Triton Rescue Car. Tak hanya itu, MMKSI juga meyalurkan donasi yang diwujudkan untuk membuat delapan unit hunian sementara, empat unit toilet dan MCK, satu unit dapur umum, juga bantuan lain berupa kasur, selimut, jeriken air, serta bantuan bahan pokok.

MMKSI juga memberikan donasinya terpisah kepada Palang Merah Indonesia, bersama dengan Mitsubishi Krama Yudha Automotive Group tanggal 5 Desember 2022. Program CSR MHP MMKSI secara konsisten dilakukan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan terutama yang berkaitan dengan bencana nasional.

New Honda BeAT Dipermanis, Harga Mulai Rp 17 Jutaan

Honda-Beat-Deluxe-Green-scaled.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Skutik terbaru dari PT Astra Honda Motor (AHM) yaitu New Honda BeAT diberikan penyegaran alias mempermanis tampilan dengan adanya pilihan warna baru disertai desain stripe yang menambah kesan sporti dan dinamis. Harganya sendiri dibanderol mulai Rp 17,82 juta untuk tipe CBS, dan Rp 18,672 juta untuk tipe Deluxe. Sementara itu untuk New Honda BeAT Street dipasarkan di DKI Jakarta dengan harga OTR Rp 18,476 juta.

Honda Beat sendiri sudah diluncurkan pada tahun 2008 silam dan menjadi pilihan para pecinta skutik compact di Indonesia. Itu sebabnya AHM terus memperbarui model ini sesuai perkembangan tren terkini.

Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan Honda BeAT series menjadi salah satu sepeda motor skutik yang digunakan oleh berbagai segmen masyarakat untuk menemani mobilitas sehari-hari. Guna mendukung hal tersebut, model ini terus diberikan pembaharuan sesuai dengan kebutuhan dan harapan para penggunanya.

Baca juga: Alasan Honda Masih Pertahankan Mesin 110cc untuk All New Honda BeAT

“Tampilan New Honda BeAT series kini semakin dinamis yang mewakili karakter pengendaranya. Kami meyakini penampilan baru yang semakin atraktif ini dapat terus menjadi salah satu pilihan konsumen untuk menemani mereka mengejar mimpi,” kata Thomas.

warna baru New Honda Beat

Untuk tipe CBS memiliki pilihan warna baru yang lebih sporti bergaya perkotaan yaitu Jazz Silver Black, melengkapi pilihan warna Funk Red Black, Hard Rock Black dan Techno Blue Black. Keempat pilihan warna ini telah disematkan stripe terbaru yang bergaya sporti dengan desain geometris tajam membalut sisi bodi sepeda motor.

Pada type Deluxe, hadir dengan dua pilihan warna baru yang dibalut dengan gaya Deluxe Green dan Deluxe Dark Silver, cocok bagi penggunanya yang menyukai kesan mewah dan berkelas. Penambahan warna ini melengkapi pilihan warna Deluxe Black dan Deluxe Blue yang tetap hadir. Beragam pilihan warna tersebut dilengkapi dengan 3D emblem berwarna silver dan penyematan emblem warna merah spesial untuk varian Deluxe Black.

Baca juga: Intip Fitur Baru dari All New Honda BeAT

Penyegaran tampilan terkini juga diaplikasikan pada skutik bergaya street style yakni New Honda BeAT Street. Pilihan varian ini hadir dengan penyegaran stripe bergaya artistik sesuai karakter anak muda perkotaan saat ini. Tipe ini memiliki dua pilihan warna yakni Street Black dan Street Silver.

Skutik Honda ini masih menggunakan mesin 110cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI yang tergabung dalam rangkaian teknologi eSP (enhanced Smart Power). Penyematan teknologi mesin terbaru ini, mampu menghasilkan tenaga 6,6 kW @ 7.500 rpm dengan torsi tertinggi di 9,3 Nm @ 5.500 rpm namun tetap irit konsumsi bahan bakar. Mesin ini juga memastikan hasil pembakaran yang ramah lingkungan dengan standar emisi Euro 3.

New Honda BeAT Deluxe telah dilengkapi dengan fitur ISS (Idling Stop System) yang berperan mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti dan menyala kembali saat tuas gas diputar. Fitur ini membuat motor lebih efisien dan ramah lingkungan. New Honda BeAT series juga dibekali dengan teknologi terdepan yakni sensasi menghidupkan mesin motor dengan suara halus melalui teknologi ACG Starter.

Walikota Pastikan Kebakaran ICU RSUD Bandung Kiwari Sudah Padam

kebakaran-RSUD-Bandung-Kiwari.jpeg

harapanrakyat.com,- Wali Kota Bandung Yana Mulyana memastikan, kebakaran yang terjadi di RSUD Bandung Kiwari, sudah padam.

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Bandung, berhasil memadamkan titik api di rumah sakit tersebut sekitar pukul 9.00 WIB.

Berdasarkan informasi, kebakaran yang terjadi di rumah sakit itu terjadi pada pukul 7.07 WIB. Titik api mulai muncul di lantai 4 rumah sakit tersebut.

Yana memastikan, pihak rumah sakit sudah mengevakuasi seluruh pasien di lantai 4 itu. Yana juga  menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut.

“Alhamdulilah tidak ada korban jiwa dan sudah tertangani. Kemudian petugas pemadam juga sudah berhasil memadamkan titik api. Proses pendinginan masih berlangsung,” ungkapnya seusai memantau RSUD Bandung Kiwari, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/2/2023).

Baca Juga : Kota Bandung Terapkan Aturan Tata Ruang Baru

Menurut Yana, terkait pasien yang terdampak kebakaran RSUD Bandung Kiwari ini, rumah sakit terdekat akan menjadi tempat rujukan. Sehingga proses pengobatan tetap berjalan bagi para pasien.

“Untuk pasien yang terdampak kebakaran, rumah sakit sekitar juga siap dan sudah kita hubungi,” ujarnya.

Kendati demikian, Direktur RSUD Bandung Kiwari, Yorisa Sativa memastikan layanan di RSUD Bandung Kiwari masih tetap berjalan.

Yorisa mengatakan, pihaknya mengevakuasi sejumlah pasien ke rumah sakit terdekat. Hal itu sebagai imbas dari kebakaran di ruangan Intensive Care Unit (ICU) yang berlokasi di lantai 4 gedung tersebut.

Lebih jauh, pasien yang mendapat rujukan tersebut rata-rata merupakan pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan.

“Kalau untuk jumlah pasiennya, kami masih mendata. Tetapi pasien di lantai empat sudah tertangani di IGD dan ada juga yang memerlukan bantuan pernapasan,” tuturnya.

Kosongkan Area Titik Kebakaran

Selain itu, pihaknya telah merujuk 20 bayi yang baru lahir ke rumah sakit sekitar untuk mendapatkan perawatan.

Mengingat ketika kejadian kebakaran, sejumlah pasien di RSUD Bandung Kiwari harus dievakuasi ke luar ruangan. Setelah api padam, pihaknya memastikan pasien bisa kembali masuk ke area gedung.

“Namun untuk lantai empat, kami kosongkan sementara. Sekarang ada beberapa pasien di IGD bisa kembali,” ucapnya.

Baca Juga : Vandalisme di Kota Bandung, Kondisi Ruang Publik Taman Sungai Cidurian Rusak

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Gungun Sumaryana menerangkan bahwa kebakaran yang terjadi di RSUD Bandung Kiwari dilaporkan pada pukul 7.07 WIB.

“Pukul 7.10 WIB, tim kami sudah tiba di tempat dan melakukan pemadaman api. Pihak rumah sakit sudah mengevakuasi pasien. Saat ini juga kami sudah lakukan pendinginan untuk memastikan titik apinya padam,” terangnya.

Disinggung terkait dugaan penyebab kebakaran di RSUD Bandung Kiwari, lanjutnya, petugas masih menyelidiki hal tersebut.

“Penyebab kebakaran di lantai empat RSUD Bandung Kiwari ini, masih dalam penyelidikan petugas,” ungkapnya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Terungkap, Ini Identitas Penanam Ganja di Cagar Wisata Situ Cangkuang Garut

Identitas-Penanam-Ganja-di-Cagar-Wisata-Situ-Cangkuang-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Polisi berhasil mengungkap sosok penanam ganja di area dekat Cagar Wisata Situ Cangkuang Garut, Jawa Barat.

Ternyata, ia adalah Cepi yang berprofesi sebagai dukun. Selain itu, warga sekitar juga mengenal Cepi sebagai jagoan kampung.

Sebelumnya, penemuan kebun ganja di wilayah Cagar Wisata Situ Cangkuang, Kecamatan Leles Garut, membuat geger warga sekitar.

Warga tak menyangka bahwa pengelola menanam ganja di atas tanah milik Dinas Pariwisata Garut.

“Saya kira banyak polisi pakaian preman lagi syuting atau bikin konten. Ternyata lagi mengendap pohon ganja,” kata warga sekitar yang tak mau disebut identitasnya, Rabu (1/2/2023).

Baca Juga: Geger! Polisi Temukan Kebun Ganja di Garut, 167 Ganja Ditanam di Kawasan Situ Cangkuang

Warga mengenal pelaku sebagai paranormal atau dukun. Bahkan masyarakat enggan berinteraksi, karena sifat pelaku berlaga jagoan kampung.

“Ya tahunya kaya dukun gitu. Suka kaya jagoan kampung gitu lah,” tambahnya.

Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, jumlah pohon ganja yang pelaku tanam sebanyak 167 pohon.

Sementara letak tanaman mariyuana tersebut di antara sempadan danau situ dengan kolam yang pelaku urus.

“Jumlahnya 167 pohon ganja termasuk bibit pohonnya. Sudah ada yang berusia 2 tahun, tingginya antara 1 meter hingga 2 meter. Pelaku sudah kita amankan ke mako,” kata Kapolres Garut.

Penanam ganja yang telah digelandang ke Mapolres Garut, terancam melanggar Pasal 111 junto Pasal 114 Undang-undang Narkotika, dengan ancaman 20 tahun penjara. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Ular Kobra Bersarang di Bawah Kasur Dievakuasi Petugas Damkar Banjarsari Ciamis

Ular.jpg

harapanrakyat.com,- Ular kobra bersarang di bawah kasur berhasil dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (01/02/2023).

Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari Bintang mengatakan, pihaknya berhasil menangkap seekor ular jenis kobra yang bersembunyi di dalam kamar rumah warga, tepatnya di bawah kasur.

“Adanya laporan warga, kami langsung turun tangan untuk melakukan evakuasi ular kobra di rumah milik Amirah, warga Dusun Pahauran, RT 01/06, Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari,” katanya.

Baca Juga: Tawon Ndas Bersarang di Garasi Mobil, Warga Ciamis Ini Minta Bantuan Damkar

Lanjut Bintang, ular kobra yang bersarang di bawah kasur itu pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah. Saat itu pemilik rumah bermaksud akan membereskan pakaian yang bertumpuk di atas kasur.

Namun, saat tengah mengambil satu persatu tumpukan pakaian, tiba-tiba terlihat ada benda hidup yang mencurigakan. Setelah diteliti ternyata benda itu seekor ular kobra.

“Setelah saya tiba di lokasi langsung menuju kamar dan mencari ular kobra yang sempat terlihat oleh pemilik rumah. Saya cek seluruh ruang kamar, tapi ular kobra itu tidak nampak,” tutur Bintang.

Akhirnya, Bintang mencoba membuka kasur, dan ternyata ular kobra itu tengah terdiam di bawah kasur. Ia pun langsung mengamankan dan menangkapnya. (Suherman/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Geger! Temuan Jasad Bayi di Aliran Sungai Rancaekek Bandung

temuan-jasad-bayo-rancaekek-bandung.jpg

harapanrakyat.com,- Warga di Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan jasad bayi mengambang di aliran Sungai Rancaekek.

Warga setempat menemukan bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal.

Terlihat dalam tayangan video dalam akun Instagram @info_cileunyi, jasad bayi itu tersangkut tumpukan sampah di aliran sungai tersebut.

Dalam keterangannya, warga setempat menemukan jasad itu pada Selasa (31/1/2023) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam unggahan video berdurasi 53 detik tersebut, tampak seorang warga berusaha mengevakuasi jasad bayi yang tersangkut tumpukan sampah. Beberapa warga lainnya menyaksikan upaya evakuasi di pinggir sungai.

Baca Juga : Vandalisme di Kota Bandung, Kondisi Ruang Publik Taman Sungai Cidurian Rusak

Beruntung, upaya evakuasi tidak mengalami hambatan. Pasalnya, ketinggian air di aliran sungai tidak terlalu tinggi dan aliran sungai pun tidak terlalu deras. Sehingga, upaya evakuasi tidak memerlukan waktu yang cukup lama.

Meski menggunakan perlengkapan seadanya, warga yang melakukan evakuasi pun akhirnya dapat mengangkat jasad bayi ke pinggir aliran sungai.

“Upaya penyelamatan jasad bayi di aliran sungai,” ungkap seorang warga dalam video tersebut, Rabu (1/2/2023).

Terlihat juga dalam tayangan itu, sejumlah warga berkerumun di bantaran sungai yang bersiap melakukan evakuasi dari aliran sungai.

Baca Juga : Kota Bandung Terapkan Aturan Tata Ruang Baru

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan dari instansi terkait mengenai usia dan jenis kelamin bayi tersebut. Banyaknya pihak yang menduga bayi tersebut dibuang ke aliran sungai, namun hal itu belum dapat terkonfirmasikan. (Ecep/R13/HR-Online)

Terekam CCTV, 5 Orang Hendak Ambil Paksa Mobil Sitaan Secara Arogan di Tasikmalaya

5-Orang-Hendak-Ambil-Paksa-Mobil-Sitaan-Secara-Arogan-di-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Sejumlah pria terekam kamera CCTV atau pengawas berupaya mengambil paksa mobil sitaan dengan cara arogan di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dalam rekaman tersebut, sang penagih berjumlah 5 orang itu selain menunjuk-nunjuk juga terlibat cekcok dengan penghuni rumah. Bahkan, adu mulut tersebut sampai dilerai oleh istri sang pemilik rumah.

Lima orang yang hendak mengambil mobil sitaan itu datang ke rumah Mugni Anwari, warga Perum Kacapi, Kelurahan Mangkubumi, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (25/1/2023) lalu.

Baca Juga: Tarik Paksa Motor Nasabah, Debt Collector di Tasikmalaya Diburu 8 Ormas

Terlihat dari CCTV yang ada di rumah tersebut, mereka datang untuk menyita mobil dari tangan Mugni, karena dianggap melakukan tipu gelap.

Kronologi 5 Orang Hendak Ambil Paksa Mobil Sitaan di Tasikmalaya

Mugni Anwari menceritakan awal mula 5 orang tersebut bisa datang ke rumahnya. Jadi, pada tahun 2019 lalu, ia merupakan karyawan dari AH yang merupakan bosnya saat itu.

Kemudian perusahaan AH atau tempatnya bekerja kolep, sampai debt collector mengejarnya dan akan mengambil paksa mobil sitaan. Sebab, bosnya itu tidak sanggup membayar cicilan mobil.

Kemudian, AH menitipkan salah satu mobil Mercy Seri C200 Nomor Polisi B 733 JEN kepadanya.

“Pada bulan November 2019 kemudian meminta tolong kepada saya untuk mencicil mobil Mercy itu karena sudah menunggak 3 bulan, dan dikejar-kejar oleh debt collector,” tuturnya kepada sejumlah awak media di rumahnya, Selasa (31/1/2023).

Mugni membantu bosnya untuk melunasi cicilan mobil selama 3 bulan. Singkatnya tahun 2020 dan 2021, cicilan mobil tersebut masih diteruskan olehnya hingga lunas.

Namun pada tahun 2021, AH yang merupakan mantan bosnya itu melaporkannya ke Polres Metro Bekasi.

“AH melaporkan saya karena telah menggelapkan mobil tersebut. Padahal kejadiannya, AH yang nitip minta bantuan untuk meneruskan cicilan mobil itu,” terangnya.

Baca Juga: Di Tasikmalaya, Debt Collector Dihajar Massa, Ini Penjelasan Polisi

Setelah persoalan tersebut sudah ditangani polisi, anggota Unit Ranmor Polres Metro Bekasi Kota, Kanit beserta penyidik datang ke rumahnya seperti yang terekam kamera CCTV.

“Saat datang mereka bersikeras dengan arogansi. Bahkan mereka akan mengambil yang menurut kelima orang itu mobil sitaan dengan paksa,” katanya.

“Tetapi, saya meminta untuk menghadirkan saudara AH di Polres Tasikmalaya Kota,” tambahnya.

Lanjutnya menambahkan, setelah perseteruan di rumahnya itu, pada akhirnya terjadi kesepakatan di Mapolres Tasikmalaya Kota. Dari kesepakatan itu, mobil tersebut dititipkan di Mapolres Tasikmalaya Kota jam 8 malam.

“Namun besok malamnya dapat laporan, bahwa tanpa sepengetahuan saya sudah ada yang membawa,” ucapnya.

Gugat Oknum Polisi Polres Metro Bekasi dan AH

Setelah kejadian sejumlah pria berupaya mengambil paksa mobil sitaan dengan cara arogan, Mugni melalui kuasa hukumnya, Dedi Supriadi, akan mengusut sampai tuntas.

Bukan hanya itu, pihaknya juga akan menggugat oknum anggota Polres Metro Bekasi dan mantan bosnya, AH. Sebab, sudah membawa mobil diluar kesepakatan.

Selain itu, alasan lain Mugni akan menggugat, karena ia mengaku sudah beritikad baik untuk membantu AH yang merupakan mantan bosnya.

“Saya sudah membantu bayar cicilan mobil Mercy C200 No B 733 JEN, tapi malah kebalik jadi dirugikan,” katanya.

Baca Juga: Debt Collector di Tasikmalaya Dihajar Massa, Motornya Dibuang ke Sungai

Lanjutnya menambahkan, bahwa ia memiliki bukti pembayaran cicilan mobil mewah dri awal hingga lunas. “Total yang saya keluarkan sejumlah Rp 150 juta,” terangnya.

Mugni mengaku, imbas dari kejadian oknum polisi yang akan ambil paksa mobil mewah sitaan itu sudah banyak merugikannya.

Menurutnya, tidak hanya kerugian uang dengan total ratusan juta, namun juga keluarganya sudah tercoreng. Sehingga membuat warga sekitar perumahan Kacapi Tasikmalaya menjadi resah.

“Adapun yang bikin saya dan keluarga malu, datang oknum petugas polisi dengan pakaian preman. Mereka memperlakukan saya secara tidak hormat. Bahkan saya sampai dibentak-bentak, dan itu menjadi pertanyaan warga sekitar,” ujarnya.

Karena tidak terima dengan perlakukan sejumlah orang yang akan ambil paksa mobil sitaan serta kejadian tersebut, Mugni pun menunjuk Dedi Supriadi untuk menjadi kuasa hukumnya.

“Melalui kuasa hukum, saya akan menggugat dan meminta ganti rugi uang kepada pihak terkait. Ganti rugi tersebut sesuai yang telah saya keluarkan, dengan jumlah total sampai ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Penjelasan Kuasa Hukum Korban

Sementara itu, Dedi Supriadi menilai, bawah persoalan yang melatarbelakangi kejadian ambil paksa mobil mewah sitaan ini ada kejanggalan. Terutama yang petugas Polres Metro Bekasi lakukan.

Dedi berujar, bahwa atas kejadian tersebut membuat kliennya sudah pasti dirugikan. Pasalnya, kliennya dengan AH ada kesepakatan yakni pinjam meminjam mobil serta kesepakatan jual beli mobil.

“Jadi pihak penegak hukum harus bisa memberikan kesimpulan, apakah kasus ini tindak pidana atau perdata,” ucapnya.

Oleh karena itu, kejadian ambil paksa mobil sitaan tersebut menurutnya ada kejanggalan. “Kita akan melakukan penelusuran,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo, mengaku tidak tahu menahu terkait mobil mewah tersebut.

Namun ia membenarkan bahwa kedatangan petugas dari Polres Metro Bekasi Kota. Tapi menurutnya petugas dari Polres Metro Bekasi Kota hanya numpang tempat saja.

“Memang benar sempat ada yang menitipkan mobil mewah itu, tapi mobil itu diambil lagi. Karena bukan hak kita, jadi tidak bisa mempertahankan mobil tersebut,” ucapnya.

Selain itu, untuk mediasi antara pihak terkait ia mengaku tidak ikut serta. Karena menurutnya itu bukan ranah dari Polres Tasikmalaya Kota.

“Memang setelah itu dari yang dikorbankan juga datang ke kita, dan itu sudah ditanggapi oleh anggota kita,” ungkapnya.

Pihaknya pun akan membantu menyampaikan keluhan Mughni dengan menghubungi anggota Polres Metro Bekasi Kota, yang diduga melakukan ambil paksa mobil sitaan tersebut.

Agung juga tidak mempermasalahkan, jika Mugni akan menggugat Polres Tasikmalaya Kota terkait penitipan mobil mewah.

“Ya silahkan. Lagian saya gak tahu apa-apa. Saya tidak ada tendensi apa-apa dan tidak ikut campur. Kalau mau digugat ya harusnya Polres Metro Bekasi Kota,” ujar Agung.

Hingga berita ini ditayangkan, harapanrakyat.com belum berhasil mengkonfirmasi pihak Polres Metro Bekasi Kota. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts