Beranda blog Halaman 1119

Warga Keturunan Tionghoa Se-Priangan Timur Rayakan Imlek di Kota Tasikmalaya

Imlek-1.jpg

harapanrakyat.com,- Warga keturunan Tionghoa se-Priangan Timur rayakan Tahun Baru Imlek di Graha Asia Plaza Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (29/01/2023) malam.

Perayaan puncak Tahun Baru Imlek 2023 diikuti sekitar 700 warga keturunan Tionghoa. Nampak hadir pula Ketua MUI Kota Tasikmalaya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Wilayah Kota Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Pangandaran. Serta pengurus Nahdlatul Ulama (NU) dan Ansor.

Ketua Panitia Imlek David Tjong mengatakan, perayaan tradisi Imlek bersama ini adalah kesempatan yang ketiga kalinya. Sebelumnya pernah diadakan pada tahun 2016 dan 2019 di tempat yang sama.

Baca Juga: Okupansi Hotel di Jawa Barat Saat Libur Imlek Lebih Bagus Ketimbang Nataru 2023

“Acara Imlek bersama ini selain sebagai ungkapan rasa syukur kami sebagai warga keturunan Tionghoa yang ada di Priangan Timur atas Tahun Baru Imlek. Juga sebagai sarana pertemuan sesama anak bangsa,” katanya.

Menurut David, sebagai satu saudara, silaturahmi antar umat beragama ini untuk selalu bergandengan tangan membangun sukacita hidup berbangsa.

Sementara itu, Kiai Ate Musodik, Ketua MUI yang juga Ketua FKUB Kota Tasikmalaya mengatakan, antar umat beragama harus semangat saling bergandengan tangan mencintai bangsa dan negara Indonesia.

“Bentuk kecintaan terhadap bangsa salah satunya mencintai tradisi, mengupayakan persaudaraan dan kesatuan. Tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan golongan,” pungkasnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Hutan Larangan di Ciamis Jawa Barat, Jangan Sompral!

Hutan-Larangan-di-Ciamis.jpg

Hutan larangan di Ciamis, Jawa Barat tersebar di beberapa kecamatan. Hutan larangan sendiri merupakan suatu tempat atau area yang tidak sembarang orang dapat memasukinya. J

ika Anda memasuki kawasan hutan larangan yang penuh dengan aura mistis ini, tolong jangan sompral atau ngomong sembarangan.

Hal ini terkait adanya ‘nilai sakral’ di mana masyarakat setempat sangat meyakininya. Setiap negara atau daerah memiliki tempat-tempat yang memiliki sebuah kisah dan nilai budaya. Ada yang menganggap daerah tersebut suci, ada juga yang menganggapnya terkutuk.

Ada yang mempercayai hutan larangan sebagai tempat bersemayamnya dewa-dewa, roh nenek moyang dan berbagai kepercayaan lainnya di dunia.

Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan budaya dan adat istiadatnya, oleh karena itu tidak heran apabila masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai adat leluhur dan hal di luar nalar atau logika.

Baca Juga: Tempat Angker di Pulau Jawa, Berani Berkunjung?

Terlepas dari kisah mistis, ambil hikmah dari segala kepercayaan masyarakat dan nilai-nilai budaya. Karena hal ini sangat membantu kita untuk menjaga dan melestarikan alam.

Hal positif dari nilai budaya adalah kelestarian alam yang akan selalu terjaga. Tak boleh ada satupun campur tangan manusia, kecuali menjaga dan melestarikannya.

Mari kita turut melestarikan nilai budaya agar alam selalu terjaga. Seperti halnya hutan larangan di Kabupaten Ciamis ini.

Inilah 3 Hutan Larangan di Ciamis Jawa Barat

Berikut tiga hutan larangan di Ciamis yang kental akan kisah mistisnya.

Hutang Larangan Kampung Kuta Tambaksari

Hutan larangan ini berada di Kampung Adat Kuta, tepatnya di Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Ciamis Jawa Barat. Hutan ini memiliki area yang sangat luas yaitu 40 hektar.

Sama halnya dengan hutan larangan lainnya, hutan larangan kampung Kuta Tambaksari ini memiliki beberapa pantangan. Warga setempat maupun pengunjung wajib untuk mematuhinya.

Hal ini sangat penting dan menjadi himbauan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Berikut beberapa pantangan dan peraturan bagi pengunjung yang memasuki area hutan larangan Kampung Kuta Tambaksari:

Pengunjung wajib menaati peraturan, yaitu pengunjung tidak boleh mengenakan alas kaki, perhiasan, baju serba hitam dan mengenakan pangkat.

Pengunjung harus menaati pantangan, yaitu jangan meludah sembarangan, jangan buang air sembarangan dan wanita yang berhalangan atau sedang datang bulan tidak boleh masuk ke hutan larangan tersebut.

Baca Juga: Cara Warga Kampung Kuta Ciamis Lestarikan Alam Patut Dicontoh Warga Lain

Hutan ini memiliki penjaga yang sering dijuluki dengan nama Ambu Rama Bima Raksa Kalijaga yang bermakna “orang tua yang menjaga seluruh umat”.

Oleh karena itu inilah alasan mengapa pengunjung harus menjaga kesopanan dan menjunjung nilai-nilai leluhur.

Hutan Gunung Dukuh Jagabaya Panawangan

Hutan larangan ini berada di Desa Jagabaya, Kecamatan Panawangan, Ciamis Jawa Barat. Memiliki banyak pohon berusia ratusan tahun dan sumber mata air yang melimpah membuat hutan ini dijuluki sebagai kawasan esensial.

Hutan ini memiliki beberapa kisah mistis dan dianggap angker oleh masyarakat setempat. Hal ini didasari karena adanya sosok makhluk halus yang berwujud harimau atau lodaya.

Saking sakral dan angkernya hutan ini, masyarakat tidak ada yang berani menebang pohon, bahkan memungut ranting sekalipun. Hal ini terjadi karena ketakutan masyarakat pada sosok makhluk halus berwujud lodaya.

Ada sebuah kejadian mistis, sosok harimau mendatangi orang yang telah mengambil ranting pohon di hutan tersebut untuk dijadikan kayu bakar. Tentu hal ini menjadi cerita turun temurun, masih banyak penduduk sekitar hutan larangan di Ciamis ini yang percya.

Hutan Larangan Pasarean Nagarapageuh Panawangan Ciamis

Hutan larangan ini masih terletak di Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dan jaraknya tidak begitu jauh dengan hutan Gunung Dukuh Jagabaya. Tepatnya berada di Desa Nagarapageuh Kecamatan Panawangan.

Salah satu hutan larangan di Ciamis ini, kini sudah menjadi kawasan hutan lindung dan situs cagar budaya. Masyarakat setempat sangat menjaga dan turut melestarikannya.

Baca Juga: Ritual di Leuweung Gede, Tim Sepakbola Kampung Kuta Ciamis Sulit Dikalahkan

Hutan ini memiliki sebuah makam keramat, yaitu makan dari salah satu tokoh di daerah tersebut yang bernama Pangeran Undakan Kalangan Sari.

Karena letaknya masih tidak jauh dengan hutan gunung dukuh jagabaya, maka sosok makhluk penjaga masih sama, yaitu berwujud harimau atau lodaya.

Konon apabila berani mengambil kayu atau benda yang ada di hutan larangan tersebut, pada malam harinya, sosok lodaya atau harimau akan mendatanginya.

Sosok itu akan meminta mereka yang mengambilnya agar segera mengembalikan barang tersebut. Namun apabila barang tersebut tidak segera kembali, maka ia akan segera mendapatkan musibah atau nasib sial.

Itulah tiga hutan larangan di Ciamis, Jawa Barat. Apabila Anda datang ke hutan larangan tersebut, taatilah setiap peraturan dari tuan rumah. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Seorang Anak Perempuan di Tasikmalaya Diduga Dirudapaksa Tetangganya Hingga 10 Kali

Rudapaksa-anak.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan sebut saja Mawar (12), pelajar SMP di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga menjadi korban rudapaksa seorang pria berinisial A (32).

Sudah beberapa bulan korban terpaksa harus berhubungan badan dengan pelaku yang merupakan tetangga korban.

Kuasa hukum korban, Diani Safarina mengatakan, terduga pelaku berinisial A sudah melakukan rudapaksa terhadap korban sebanyak 10 kali dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Tepatnya dari bulan Juli 2022.

Anak perempuan yang menjadi korban itu mendapat ancaman jika tidak mau melayani terduga pelaku. Baik ancaman secara langsung maupun melalui pesan WhatsApp.

“Pelaku mengancam korban kalau tidak mau melayani nafsu biologisnya akan melakukan kekerasan terhadap kakaknya. Sehingga korban melayani hubungan badan secara terpaksa dengan pelaku,” terang Diani kepada harapanrakyat.com, Minggu (29/01/2023).

Baca Juga: Laka Lantas di Kota Tasikmalaya, 1 Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Menurutnya, alasan korban pasrah dan tidak buka suara selam 6 bulan karena ia berada dalam ancaman terduga pelaku.

Selain itu, pelaku melakukan rudapaksa terhadap anak perempuan tersebut tempatnya tidak tentu. Di mana saja pelaku ingin menyalurkan hasratnya.

“Terungkapnya kasus ini lantaran korban bilang kepada kakak iparnya, karena selama ini tertekan. Kondisi korban saat ini drop sekali, pandangan kosong. Kalau ditanya juga kadang nggak nyambung. Mungkin karena pikiran,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan visum korban ke rumah sakit pada hari Senin 30 Januari 2023 (hari ini).

“Saya akan kawal dan dampingi korban sampai tuntas. Korban harus mendapatkan keadilan karena ia merupakan anak di bawah umur,” tandasnya.

Sementara itu, terduga pelaku rudapaksa seorang anak perempuan tersebut kini sudah diamankan oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Keluarga korban berharap agar terduga pelaku mendapatkan hukuman seberat-beratnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Curug Gedus Tasikmalaya, Pesona Air Terjun Kembar

Curug-Gedus-Tasikmalaya.jpeg

Curug Gedus Tasikmalaya adalah objek wisata yang memiliki dua air terjun kembar dengan lebar sekitar 50 meter panjangnya dan berbentuk setengah melingkar seperti busur. Karena itu, Curug Gedus atau Wedus menjadi salah satu curug terlebar di Kabupaten Tasikmalaya.

Lokasi Curug Gedus terletak di Kampung Bubuay Desa Sepatnunggal Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Apabila mengambil rute dari pusat kota Tasik, maka wisatawan akan menempuh perjalanan sekitar 1 jam 30 menit.

Pesona Wisata Curug Gedus Tasikmalaya

Untuk memasuki kawasan Curug Gedus Tasikmalaya, wisatawan harus membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang. Kemudian, perjalanan dari area parkir menuju air terjun berjarak 300 meter atau sekitar 15 menit berjalan kaki.

Baca Juga: Curug Meber Tasikmalaya, Jalur Trekking Ekstrem

Wisatawan juga akan melewati area pematang sawah, Sungai Cisodong, dan jembatan gantung yang sudah tidak terawat namun masih bisa jadi spot foto.

Hidden Paradise Sodonghilir

Akses menuju kawasan air terjun sudah cukup baik dan tidak terlalu sulit. Hanya saja, bebatuan di dekat kolam menjadi agak licin apalagi saat memasuki musim hujan.

Namun, pemandangan di air terjun yang disuguhkan sangat mempesona hingga mendapat julukan hidden paradise atau surga tersembunyi Sodonghilir.

Fasilitas di area Curug Gedus Tasikmalaya sudah memadai, mulai dari toilet, mushola, hingga warung lesehan yang menjual makanan.

Wisatawan bisa menikmati keindahan curug sambil menyantap cemilan dan minum kopi. Suasana sejuk di dekat air terjun membuat pikiran tenang dan stres berkurang.

Baca Juga: Curug Cimedang Tasikmalaya, Air Terjun dalam Mulut Goa

Menelusuri Aliran Sungai

Tidak hanya menyuguhkan pemandangan air terjun, wisatawan juga bisa bermain air di kolam yang lumayan luas. Di akhir pekan atau hari libur, banyak wisatawan yang turun ke kolam untuk berenang atau sekedar bermain air.

Selain itu, aliran sungainya sangat jernih dan penuh dengan tanaman kehijauan sehingga cocok untuk jadi spot foto.

Namun, Curug Gedus Tasikmalaya menyimpan mitos tersendiri. Konon, nama curug ini mengambil kata “wedus” yang artinya adalah kambing. Pada waktu-waktu tertentu, ada kambing yang muncul di sekitar kawasan air terjun namun tidak semua orang bisa melihat.

Hingga kini warga sekitar masih menghormati adanya mitos tersebut. Oleh karena itu, wisatawan harus meninggalkan curug menjelang sore hari. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Rajanya Sate Maranggi Tasikmalaya, Dagingnya Empuk dan Besar

Rajanya-Sate-Maranggi.jpeg

Rajanya Sate Maranggi Tasikmalaya adalah rumah makan khas Sunda bergaya tradisional dengan pemandangan sawah. Di tempat ini, orang-orang bisa menemukan sate maranggi terenak se-Tasikmalaya.

Lokasi berada di Jalan Taman Harapan nomor 5, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.

Jalur ini merupakan penghubung Jalan BKR dan Jalan HZ Mustofa, sehingga pengunjung bisa datang dari berbagai arah. Namun, tempat ini kebetulan berada di area persawahan sehingga masih ada pemandangan yang masih asri meski tengah kota.

Ulasan Rajanya Sate Maranggi Tasikmalaya

Sate maranggi merupakan makanan asli Sunda yang populer di wilayah Jawa Barat, khususnya Purwakarta dan Cianjur. Nama “maranggi” sendiri berasal dari istilah pertukangan, yaitu ahli pembuat sarung keris.

Selain memiliki makna yang mendalam, sate maranggi menjadi sajian tradisional dengan harga menengah ke atas.

Baca Juga: Cafe dengan Teh Premium di Tasikmalaya, Tongkrongan Sultan

Disajikan dengan Hot Plate

Rajanya Sate Maranggi Tasikmalaya merupakan tempat yang pas untuk mengadakan acara makan bersama teman dan keluarga.

Menu andalan tempat ini adalah sate maranggi dengan daging sapi. Setiap pesanan akan disajikan dengan hot plate, sehingga sate maranggi tetap panas dan menghasilkan asap yang wangi.

Sate maranggi menggunakan potongan daging berbentuk dadu dengan tusukan bambu. Dagingnya telah melewati proses marinasi (perendaman), sehingga bumbunya meresap ke dalam. Biasanya orang Sunda menyantap sate maranggi dengan nasi putih, acar, sambal tomat, atau oncom.

Rate harga pada menu berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 100.000 per item. Berhubung tempatnya luas, pihak pengelola melayani acara resepsi dan ulang tahun tanpa membebankan biaya sewa tempat. Jadi saat melakukan booking, pelanggan hanya perlu bayar makanannya saja.

Baca Juga: Rekomendasi Martabak di Tasikmalaya, Sajian yang Kian Merakyat

Menikmati Pemandangan Sawah

Ketika menyantap hidangan di Rajanya Sate Maranggi Tasikmalaya, pelanggan bisa menikmati pemandangan sawah di tengah kota. Suasana yang masih asri mendatangkan udara segar, sehingga bisa makan sambil menyegarkan pikiran.

Akan tetapi, kondisi tempat dan fasilitas tampaknya butuh peremajaan mengingat usia rumah makan ini sudah cukup lama berdiri. Selain itu, dari segi pelayanan juga perlu perbaikan mengingat harga sate maranggi di tempat ini cukup mahal. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pantai Santolo Garut, Pasir Putih dengan Ombak Tinggi

Pantai-Santolo-Garut.jpeg

Pantai Santolo adalah salah satu objek wisata panorama laut yang berada di Desa Pameungpeuk, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Tak hanya terkenal dengan Dodol dan Jeruk, Garut juga memiliki Pantai Santolo sebagai salah satu tempat wisata dengan pemandangan yang indah.

Lokasinya terletak di sebelah selatan pusat kota Garut, sehingga penduduk setempat menyebutnya daerah Garut Selatan dengan Garsel atau Garsela.

Untuk mengakses tempat ini, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 3,5 jam atau sekitar 88 km dari pusat kota.

Pantai Santolo cukup populer sebagai destinasi liburan di Jawa Barat khususnya bagi masyarakat kota Bandung. Kawasan ini awalnya merupakan tempat berkumpul para nelayan yang kemudian dikembangkan menjadi tempat wisata.

Sehingga, pengunjung bisa menikmati panorama pantai dan menyewa perahu dengan deburan ombak yang menantang.

Baca Juga: Candi Cangkuang Garut, Wisata Alam Peninggalan Sejarah

Objek Wisata Pantai Santolo Garut

Ada beberapa rute yang bisa kita ambil untuk bisa sampai di Pantai Santolo. Jalur yang pertama dari terminal Garut, bisa melewati Cianjur, Cidaun, kemudian Rancabuaya ke Santolo.

Sedangkan jalur terdekat dari Bandung melewati Ranca Balu, Naringgul, Cidaun, lalu ke Ranca Buaya dan tiba di Santolo. Ada pula jalur alternatif dari Bandung yaitu melalui Pangalengan.

Daya Tarik Pantai Santolo

Pantai Santolo Garut memiliki sejarah unik dari namanya. Dulunya, kawasan ini bernama Pantai Cilauteureun karena merupakan tempat perhentian atau pelabuhan bagi nelayan yang mencari ikan.

Karena orang Eropa yang tinggal di kawasan tersebut kesulitan melafalkan nama “Cilauteureun”, mereka menyebutnya Santolo.

Sebagai salah satu pantai terindah di Jawa Barat, pantai ini terkenal dengan pasir putihnya dan ombak yang tinggi. Tiket masuknya pun cukup murah, yaitu sebesar Rp 5.000 per orang untuk menikmati pemandangan dan wisata kuliner di sekitar pantai.

Pengunjung bisa menjelajahi pulau kecil Santolo dan menyewa perahu untuk merasakan sensasi ombaknya yang menantang.

Bagi Anda yang mencari destinasi wisata di Kabupaten Garut, Pantai Santolo cocok untuk dikunjungi. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Jari Bengkak karena Cincin Stainless, Remaja di Ciamis Minta Bantuan Damkar

Jari-Bengkak-karena-Cincin-Stainless.jpg

harapanrakyat.com,- Jari bengkak karena cincin stainless, seorang remaja bernama Muhammad Firdaus (13) warga Dusun Selacai, Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat meminta bantuan petugas Damkar Ciamis untuk melepas cincin stainless di jarinya tersebut, Minggu (29/1/2023).

Jari manis tangan kanan Firdaus bengkak, sehingga cincin stainless yang melingkar di jarinya tak bisa dilepas.

Baca Juga: Viral Video Mobil Damkar Ciamis Mundur, Begini Kronologinya

Petugas Pos WMK Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Kawali Asep Kurnianto menuturkan, berdasarkan keterangan dari orang tua korban, pada malam hari Muhamad Firdaus memakai cincin stainless.

“Nah, saat bangun tidur jari manis tangan kanannya bengkak sehingga cincin sulit dilepas,” katanya, Minggu (29/1/2023).

Asep menyebutkan, orang tua korban mendatangi Pos WMK Damkar. Sebelumnya mereka sempat menonton di acara televisi petugas melepaskan cincin yang di jari seseorang.

Asep menambahkan, berhubung Pos WMK Kawali belum memiliki mini grinder, petugas terpaksa membawa remaja tersebut ke Mako UPT Damkar Ciamis.

“Alhamdulillah, pada pukul 11.00 WIB, cincin dapat dilepas dengan aman dan selamat,” pungkasnya. (Edji/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Jalan Amblas di Singajaya Garut, Kendaraan dengan Tonase Berat Dilarang Melintas

Jalan-Amblas-di-Sukajaya-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah jalan jembatan di Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat amblas. Amblasnya jalan terjadi pada Minggu (29/1/2023), meski tak ada korban jiwa, namun kejadian ini membuat akses warga terganggu.

Jalan jembatan di Kampung Cikalong, RT 02, RW 08, Desa Karangagung, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, dilaporkan amblas pada Minggu sore (29/1/2023), sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga: Isu 2 Anak di Garut Jadi Korban Penculikan, Polisi: Tidak Benar

Camat Singajaya Dadang Muhidin mengatakan, jalan jembatan dengan panjang 6 meter dan tinggi 5 meter ini diduga amblas akibat hujan deras yang terjadi pada siang hingga sore hari. Meskipun begitu, amblasnya jalan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Juga kita melakukan asesmen serta mengimbau kepada warga masyarakat sekitar agar tetap waspada. Mengingat tingginya intensitas hujan di bulan Januari ini. Kita juga melakukan komunikasi dan koordinasi kepada dinas terkait agar fungsi dari pada jembatan ini bisa lebih cepat untuk ditanggulangi untuk dilaksanakan perbaikan,” tambahnya.

Dadang menambahkan, kendaraan yang memiliki tonase berat diimbau agar tak melalui jalan tersebut. Pasalnya jika dilewati kendaraan berat, ditakutkan akan memutus akses seluruhnya.

“Agar jembatan ini tetap bisa berfungsi walaupun hanya di kendaraan roda empat dengan tonasenya cukup ringan. Tidak seperti kendaraan-kendaraan yang memang tonasenya cukup berat,” imbuhnya. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Sempat Rugi karena Pandemi, KSPPS Al Uswah Kota Banjar Bangkit Kembali

Ketua-Pengurus-Al-Uswah-Kota-Banjar-Supriyadi.jpg

harapanrakyat.com,- Sempat mengalami kerugian hingga ratusan juta Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Al Uswah Kota Banjar, Jawa Barat, kini bisa bangkit kembali.

Saat pandemi Covid-19, banyak anggota koperasi yang terkena dampak. Akibatnya mereka tidak bisa memberikan setoran.

Ketua Pengurus KSPPS Al Uswah Kota Banjar, Supriyadi mengatakan, awal mula Al Uswah mengalami kerugian pada bulan Mei 2020.

“Bulan Maret 2020 itu dinyatakan pandemi, kemudian pada bulan Mei kita satu bulan mengalami kerugian mencapai Rp 385 juta,” kata Supriyadi, Minggu (29/1/2023).

Baca Juga: Soal Dugaan Penyimpangan Kedelai Subsidi, Begini Kata DKUKMP Kota Banjar

Menurutnya, kerugian terjadi karena anggota koperasi yang mayoritas para pelaku usaha tidak bisa setor sebagai dampak pandemi.

“Jadi yang harusnya setor harian bulanan itu jadi nggak masuk karena usahanya pada kacau dampak dari pandemi Covid-19,” terangnya.

Meski sempat mengalami kerugian ratusan juta, lanjut Supriyadi, koperasi tersebut masih bisa mendapatkan untung pada akhir tahun 2020.

“Caranya untung tidak lain kecuali mengencangkan ikat pinggang, jadi artinya efisiensi baru, kita untung di akhir tahun 2020,” jelasnya.

Lanjut Supriyadi, saat ini KSPPS Al Uswah Indonesia sudah memiliki anggota mencapai 19.766 orang yang tersebar mulai dari wilayah Kabupaten Ciamis hingga Cilacap.

“Pendataan terakhir bulan Maret 2022 ada sebanyak 19.766 orang anggota itu tersebar dari mulai Ciamis sampai ke Cilacap. Sekarang belum kita update lagi, tapi pasti bertambah,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam memperingati Milad ke-16 tahun KSPPS Al Uswah Kota Banjar, menggelar acara jalan sehat dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

Acara jalan sehat terus berlangsung di Alun-alun Kota Banjar dan diikuti oleh ribuan masyarakat.

“Hari ini kita acara jalan sehat untuk memperingati milad ke 16 dan nanti dilanjutkan dengan rapat anggota tahunan. Dengan acara seperti ini mudah-mudahan bisa mensosialisasikan Al Uswah secara luas kepada masyarakat,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kisah Wanita Bengkulu Menikah dengan Pria India Viral, Kenalan via Situs Jodoh

Kisah-Wanita-Bengkulu-Menikah-dengan-Pria-India-Viral.jpeg

Kisah viral seorang wanita Bengkulu menikah dengan pria India. Annisa membagikan cerita bertemu pria tersebut melalui unggahan media sosial. Kisahnya kemudian viral di TikTok, Minggu (29/01/2023).

Wanita itu bernama Annisa Ahmed, ia lantas membagikan perjalanan kisahnya melalui media sosial TikTok unggahan miliknya, @annisaahmed beberapa waktu lalu.

Dalam unggahannya, Annisa menulis, tidak semua orang yang mencari jodoh online memiliki niat yang baik. Tak sedikit orang yang jahat dan menipu, karena itu dia sangat berhati-hati saat menggunakan situs tersebut.

Awal Kisah wanita Bengkulu Menikah dengan Pria India

Annisa kemudian memperlihatkan bagaimana awal mula percakapannya dengan pria India itu. Dia mendapatkan pesan dari pria bernama Manzoor. Lelaki tersebutternyata ingin mengenal Annisa lebih jauh, seperti terlihat dalam isi pesannya.

“Kami ngobrol online kira-kira sekitar lima bulan, sampai pada akhirnya dia booking tiket ke Indonesia untuk ketemu saya,” tulisnya dalam keterangan video.

Baca Juga: Viral Seorang Wanita Gagalkan Aksi Penculikan Dua Orang Anak di Depok

Annisa kagum Manzoor menunjukkan keseriusannya dengan terbang langsung dari India ke Indonesia. Annisa pun datang menjemput Manzoor di bandara.

“Kemudian kami bertemu untuk pertama kali setelah mengobrol selama lima bulan secara online, saya benar-benar jadi salah tingkah. Kemudian kami makan di salah satu restoran yang tak jauh dari tempat saya tinggal,” kenangnya.

Manzoor dan Annisa akhirnya bertemu dan melakukan sesi foto untuk pertama kalinya. Pada hari kedua di Indonesia, Manzoor bertemu dengan orang tua Annisa untuk makan bersama.

“Lanjut besoknya dia ajak keluarga saya makan malam. Lalu karena besoknya ada teman saya yang mau menikah, kami mau belikan baju batik untuknya. Kemudian  kami ke undangan dulu,” kata Annisa.

Kemudian keduanya menonton film dan berkenalan dengan teman-teman Annisa. Jadi dia tinggal di kota saya selama 10 hari untuk mengenal satu sama lain dan itu adalah momen terbaik dalam hidup saya, kata Annisa.

Dalam video unggahan berikutnya, Manzoor terlihat datang ke Indonesia untuk melamar dan melangsungkan upacara pernikahannya dengan Annisa. Sebelum pernikahan, Manzoor dan Annisa menggelar acara lamaran.

Viralnya unggahan Annisa yang menceritakan kisah cintanya dengan pria asal India ini telah ditonton lebih dari 251 ribu kali dan mendapat berbagai komentar netizen. Kemudian berbagai respon membanjiri kolom komentar dengan ucapan-ucapan selamat untuk keduanya. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts