Beranda blog Halaman 1118

Sosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cimanuk Garut

Sosok-Mayat-Pria-Tanpa-Identitas-Ditemukan-di-Sungai-Cimanuk-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Sosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di Sungai Cimanuk, tepatnya di Wilayah Desa Surabaya, Limbangan, Garut, Jawa Barat pada Senin (30/1/2023) sekitar pukul 08.00 WIB.

Polisi langsung mengevakuasi jenazah tersebut ke RSUD Dr Slamet Garut, untuk proses identifikasi. 

Kapolsek Limbangan, Kompol Remi Eka mengatakan, polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Penemuan mayat di sungai Cimanuk, polisi sedang olah TKP,” katanya, Senin (30/1/2023).

Baca Juga : Isu 2 Anak di Garut Jadi Korban Penculikan, Polisi: Tidak Benar

Remi melanjutkan, ciri-ciri mayat berusia sekitar lebih dari 50 tahun, panjang rambut sekitar 5 cm, badan gempal dan kulit sawo matang.

“Kemudian, tinggi kurang lebih 165 cm dan berkaos motif belang krem hitam sebatas leher,” tambahnya.

Menurut Remi, saat ini anggota Polsek Limbangan sudah berhasil mengevakuasi sosok mayat pria tanpa identitas tersebut.

“Selanjutnya tim Identifikasi Polres Garut akan melakukan pemeriksaan di RSUD Dokter Slamet.” Pungkasnya. (Pikpik/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Tim PH Eks Ketua DPRD Jabar Minta Hakim Bebaskan Terdakwa dari Tuntutan JPU

pledoi-irfan-suryanagara.jpg

harapanrakyat.com,- Tim penasehat hukum (PH) terdakwa Irfan Suryanagara dan Endang Kusumawaty, meminta majelis hakim PN Bale Bandung membebaskan terdakwa dari segala tuntutan jaksa.

Selain itu, tim PH juga meminta putusan majelis hakim agar memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengembalikan seluruh aset terdakwa yang disita, termasuk memulihkan nama baik, harkat, dan martabat para terdakwa.

Hal tersebut terungkap dalam sidang lanjutan pembacaan nota pembelaan (pledoi) eks Ketua DPRD Jawa Barat dan istrinya itu di PN Bale Bandung, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (30/1/2023).

Penasihat hukum terdakwa Irfan dan Endang beranggapan, bahwa tuntutan JPU kepada terdakwa, sangat berlebihan dan imajinatif. Sebab, tuntutan tersebut tidak sesuai dengan fakta-fakta persidangan.

Sebelumnya, JPU menuntut eks Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara dan istrinya Endang Kusumawaty, dengan hukuman penjara selama 12 tahun. Selain itu, JPU juga menuntut denda kepada terdakwa dengan denda sebesar Rp 2 miliar subsider 6 bulan penjara.

Baca Juga : Sidang Eks Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara, JPU Tuntut 12 Tahun Penjara

“Intinya, kami menolak segala tuntutan JPU yang tidak sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan. Banyak hal dalam tuntutan jaksa itu imajinatif, misalnya terungkap bahwa saksi korban (Stelly Gandawijaya) yang sebenarnya sering mendatangi kepada klien kami, bukan sebaliknya,” tutur Rendra T. Putra, salah satu tim penasehat hukum terdakwa seusai persidangan.

Rendra juga menyoroti mengenai keterangan para saksi ahli dan saksi lainnya di persidangan yang menyatakan, kasus ini berawal dari urusan bisnis. Dengan demikian, lanjut Rendra, kasus ini merupakan kasus perdata, bukan pidana seperti dakwakan JPU.

“Beberapa saksi mengatakan ada urusan bisnis, ada pinjam-meminjam, dana talangan. Sesuai keterangan ahli di persidangan, ini perdata bukan unsur pidana. Tetapi oleh pelapor ke Bareskrim dan dilanjutkan kepada jaksa menjadi suatu perbuatan pidana. Itu yang saya kira tidak tepat,” ucapnya.

Terdakwa Irfan Turut Bacakan Pledoi Pribadinya

Selain tim PH, terdakwa Irfan juga turut membacakan isi nota pembelaan pribadi yang dibacakan langsung terdakwa.

Dalam pledoi, tim PH menjelaskan, dari keterangan saksi korban Stelly Gandawidjaja baik dalam berita acara pemeriksaan (BAP) maupun keterangan saat persidangan, banyak saling bertentangan. Sehingga, keterangan saksi Stelly itu tidak memiliki nilai pembuktian.

Demikian halnya juga dengan tuntutan jaksa yang mendakwa adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU). Tim PH menilai, dalam kasus ini tidak terbukti adanya TPPU.

Terungkap dalam fakta persidangan, lanjut tim penasihat hukum, hubungan hukum antara terdakwa Irfan dengan saksi Stelly merupakan hubungan keperdataan berupa persekutuan perdata.

Baca Juga : Mantan Ketua DPRD Jabar Ungkap Kasus Lahan SPBU

“Mengutip keterangan saksi ahli Widiada Gunakaya saat memberikan penjelasannya di persidangan bahwa tindak pidana asal wajib dibuktikan sebelum membuktikan TPPU-nya. Jika pidana asalnya tidak terbukti, maka pembuktian TPPU menjadi tidak relevan lagi,” ucap tim penasehat hukum.

Menanggapi pledoi tersebut, JPU akan mengajukan replik atau tanggapan atas nota pembelaan terdakwa tersebut. JPU akan mempelajari pledoi yang disampaikan, baik dari penasihat hukum maupun terdakwa Irfan.

“Nanti kita tanggapi juga pledoi ini melalui replik dari kami (JPU). Kalau kesan tuntutan kami imajinatif, itu kan hak mereka (penasehat hukum dan terdakwa). Semua pertimbangan itu kan majelis hakim yang menentukan. Selaku jaksa, kami harus yakin dan membuktikan apa yang kami dakwakan,” ungkap salah satu JPU, Yendri. (Ecep/R13/HR-Online)

Cara Rakernas AFPI 2023 Wujudkan Penguatan Ekonomi Digital

Foto-Rekarnas-AFPI-1_800x500.jpeg

review1st.com – Rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) 2023 kali ini mengusung perkuatan ekonomi digital melalui kolaborasi antara pelaku industri fintech, yakni dengan integrasi antara AFPI dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).

Ketua Umum AFPI Adrian Gunadi mengatakan Rakernas AFPI 2023 yang mengambil tema â€œConnecting with Ecosystem and Opportunities to thrive Forward” yang berfokus pada kolaborasi antara pelaku industri dan regulator guna dapat menghadapi tantangan secara bersama kedepannya bagi industri Fintech di Tanah Air.

“Sebagai wujud dari kolaborasi antar pelaku industri Fintech, AFPI dan AFTECH telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU untuk melakukan integrasi.

“Integrasi ini disambut baik oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Bapak Mahendra Siregar saat acara di Bali 10 November 2022 lalu. Disitulah gagasan integrasi AFPI dan AFTECH diformalkan dan sejak itu sudah langsung membentuk tim teknis menyiapkan roadmap penyatuan,” kata Adrian dalam acara Rakernas 2023 AFPI yang diselenggarakan secara online zoom, Kamis (26/1/2023).

Integrasi AFPI dan AFTECH ini untuk memperkuat sinergi, membentuk satu ekosistem fintech di Indonesia jauh lebih kuat dan terintegrasi, dimana dari sisi bisnisnya, AFPI dan AFTECH ini ada irisan, sehingga integrasi akan memberikan benefit untuk industri fintech di Indonesia.

Integrasi AFPI – AFTECH ini direncanakan untuk dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama adalah integrasi beberapa fungsi non-market conduct AFPI, sedangkan tahap kedua akan direncanakan bersama Panitia Teknis.

Ketua Umum AFTECH Pandu Sjahrir pada kesempatan yang sama menambahkan latar belakang integrasi AFPI – AFTECH yakni disahkannya Undang-Undang (UU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).

Dengan adanya UU PPSK ini perlu menambah aligment, dimana pada presidensi G20 aligment salah satunya integrasi AFPI – AFTECH untuk kerjasama lebih baik untuk  keuangan digital Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK).

“Kita harus bisa menjembatani antara pelaku usaha dan regulator. Dari integasi ini benefitnya seperti servis lebih paripurna dan luas. Kita sudah dianggap positif untuk 2023.

“Bagaimana memperkuat system governance di industri, mengintegrasikan komunikasinya. Urusan integrasi ini akan menambah efisiensi dan daya saing sesama pelaku industri fintech, yakni mencapai profitabilitas yang berkelanjutan.

“Kerja dengan niat dan hati yang baik untuk mencapai result yang baik,” ujar Pandu.

Dikesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK Ogi Prastomiyono mengatakan Rakernas AFPI ini menjadi momentum penting untuk kolaborasi dengan ekosistem fintech agar memberikan akses lebih luas ke masyarakat Indonesia.

Dimana akses terhadap produk jasa keuangan dibutuhkan masyarakat untuk kebutuhan finansial pribadi maupun usaha.

“Salah satu yang patut disyukuri adalah pemanfaatan Teknologi Informasi yang intensif oleh penduduk Indonesia. Berdasarkan data APJII 2022, tingkat penetrasi internet sebesar 77,02% naik dibanding pre-pandemi yang masih 73%.

“Sehingga semakin banyak penduduk terkoneksi dengan internet dan digital platform untuk memenuhi kebutuhan keuangannya. Layanan keuangan ini perlu dioptimalkan oleh pelaku Industri Jasa Keuangan yang lebih baik, lebih cepat, lebih luas,” ucap Ogi.

Ogi menambahkan, OJK mengapresiasi kinerja Fintech P2P Lending yang terus tumbuh selama pandemi sehingga memberikan akses kemudahan keuangan masyarakat saat pembatasan mobilitas.

Per akhir Desember 2022, outstanding pembiayaan tumbuh double digit yakni 71,09% yoy hingga Rp51,12 Triliun dengan kualitas pembiayaan relatif bagus di 2,78%.

“OJK apresiasi Fintech P2P Lending mengisi pendanaan untuk sektor produktif, UMKM yang terkendala akses kredit dari pelaku jasa keuangan. Ini terbukti kontribusi produktif dari fintech lending yang meningkat dari 29,8% dari total outstanding 2019, menjadi 46,63% pada 2022.

Fintech lending juga berkontribusi mewujudkan pemerataan ekonomi nasional. Proporsi pendanaan luar Pulau Jawa meningkat 14,66% dari total penyaluran pinjaman pada 2019, dan pada 2022 menjadi 18,6% walaupun kinerja penyaluran fintech lending masih terus perbaikan,” tambah Ogi.

Kinerja Fintech Lending

Adrian menambahkan AFPI sebagai asosiasi yang menaungi Penyelenggara Fintech Lending atau fintech pendanaan bersama telah memiliki pertumbuhan yang  sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini.

AFPI mencatat, sejak 2018 hingga November 2022, agregat penyaluran pendanaan mencapai Rp495,51 triliun yang disalurkan oleh 990 ribu pemberi pinjaman atau lender kepada 93,15 juta penerima pinjaman atau borrower.

Setiap tahun, penyaluran ini bertumbuh signifikan, pada tahun 2021 tumbuh 112%, sedangkan di 2020 tumbuh 25% secara tahunan. Sementara itu pertumbuhan YoY per November 2022 mencapai 45%.

Saat ini terdapat sekitar 102 Penyelenggara Fintech Lending anggota AFPI yang terdiri dari tiga klaster, yaitu klaster pendanaan produktif, multiguna dan syariah yang terdaftar dan diawasi OJK.

Berdiri sejak tahun 2018, AFPI telah mencapai banyak hal dalam perkembangannya untuk memberikan kontribusi nyata dalam perkembangan industri.

Diantaranya dengan membangun pusat data teknologi finansial atau Fintech Data Center (“FDC”) untuk pelaku usaha Fintech Lending yang melakukan penilaian kredit atau credit assessment terhadap para peminjam sehingga bisnis fintech lending di Tanah Air dapat tumbuh dengan sehat.

AFPI juga terus mengupayakan peningkatan literasi keuangan seperti melalui seminar, baik secara online maupun secara langsung, dengan melibatkan berbagai pihak seperti regulator, akademisi, dan kelompok-kelompok masyarakat demi tercapainya pemahaman akan kemudahan akses keuangan melalui fintech lending.

AFPI juga gencar memberikan sertifikasi kepada pelaku industri, dimana hingga Oktober 2022 tercatat sudah 100% agen penagihan memperoleh sertifikasi dari AFPI.

Total akumulasi pelatihan dan sertifikasi yang dilakukan AFPI hingga akhir 2022 tercatat 14.356 peserta dari 88 batch pelaksanaan. Tujuannya untuk memperkuat penerapan SOP sesuai dengan regulasi dan pedoman perilaku industri Fintech Lending.

Dari sisi bidang usaha pendukung AFPI, sudah berkolaborasi dengan lebih 50 anggota diantaranya  sudah ada Bank Negara Indonesia (BNI) yang menjadi anggota pendukung AFPI.

“Perlunya mengintegrasikan peranan ekosistem pendukung agar lebih solid, skala bisnis lebih terjangkau untuk mengoptimalisasi komersial bisnis masing-masing.

“Dengan kolaborasi salah satunya harga layanan lebih murah, biaya operasional efektif. Untuk itulah, kehadiran fintech lending menjadi semakin strategis dengan cita-cita besar mengisi kesenjangan pembiayaan,” ujar Adrian.

Ketua DPRD Subang Angkat Bicara Terkait Polemik TWA Tangkubanparahu

narca-sukanda.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Ketua DPRD Subang Narca Sukanda angkat bicara terkait polemik Taman Wisata Alam (TWA) gunung Tangkuban Parahu yang tidak sama sekali menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkab Subang. Padahal sebelumnya, TWA gunung Tangkuban Parahu selalu memberikan PAD bagi wilayah Kabupaten SUbang dan Bandung Barat.

“Terkait dengan isu yang ada sekarang, TWA Tangkuban Parahu, itu kan dulu jelas ada bagi hasil buat Subang karena wilayah yang ada didalamnya itu kan mayoritas kan Subang, pintu masuknya Bandung Barat,” ujar Narca seperti dikutip dari subang.inews.id (21/1/2023)

Narca menambahkan retribusi dan bagi hasil dari TWA gunung Tangkuban Parahu sejak tahun 2009 ditarik semua ke pusat. Dasarnya UU No 32 tentang Pemerintahan daerah dan juga pajak retribusi daerah UU No 28 tahun 2009.

“Sebagai ketu DPRD,  saya mendorong agar kontribusi dari Tangkuban Perahu itu agar bisa menambah pendapatan daerah. Ujung-ujungnya kalau kita menambah pendapatan daerah, otomatis pelayanan untuk masyarakat itupun bertambah,” katanya.

Pencurian di Masjid Al Jabbar Terekam Kamera CCTV, Harap Waspada!

Pencurian.jpg

harapanrakyat.com,- Pencurian di Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, terekam kamera pengawas (CCTV). Video aksi pencurian itu kemudian viral di Twitter setelah akun bernama @DenCybr mengunggah tayangan tersebut pada Minggu (29/01/2023).

Akun Twitter @DenCybr mengunggah video yang awalnya tersebar dari grup WhatsApp. “Seseorang mengirim video di WAG Pangaosan mengatakan bahwa di Al Jabbar ada bangsat (pencuri) Paps @ridwankamil,” tulisnya dalam keterangan video aksi pencurian itu.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria berjaket hitam. Ia duduk di belakang seorang wanita yang juga duduk di lantai masjid. Tampaknya pria itu mengincar barang milik wanita itu.

Saat si wanita lengah dan tasnya terbuka, pria berjaket hitam langsung mengambil barang milik perempuan itu. Pria tersebut segera memasukkan barang curiannya ke dalam tasnya. Tak lama kemudian melarikan diri dari korban.

Pencurian di Masjid Al Jabbar Bikin Netizen Geram

Baca Juga: DPRD Kota Bandung Soroti Rekayasa Lalu Lintas Masjid Al Jabbar

Melihat adanya aksi pencurian itu, netizen pun geram dan terheran-heran, kenapa sampai bisa mencuri di tempat ibadah. Tempat yang seharusnya dipergunakan untuk berbuat kebaikan justru malah sebaliknya.

“Najis, dia maling di rumah Allah kan? Kalau ketangkap girang, gausah kasih makan minum,” kata akun bernama @mira***.

“Tempat wisata pasti ada maling, mungkin ia pikir itu tempat piknik. Semoga mendapat balasan yang setimpal,” komentar akun @hilm***.

Video aksi pencurian di Masjid Al Jabbar awalnya beredar melalui grup WhatsApp. Namun, sejak akun Twitter bernama @DenCybr membagikan tayangan tersebut, kini videonya viral dan menyebar luas ke platform media sosial lainnya.

Masyarakat Harus Lebih Waspada

Baca Juga: Viral Seorang Wanita Gagalkan Aksi Penculikan Dua Orang Anak di Depok

Sebagai informasi, Masjid Agung Al Jabbar Gedebage, Bandung sudah ramai dikunjungi masyarakat setelah diresmikan pada Jumat (30/12/2022) lalu.

Kawasan Masjid Al Jabbar tidak hanya sebagai tempat beribadah warga, tapi juga untuk wisata melihat kemegahan masjid tersebut.

Meski sempat menjadi kontroversi karena pembangunannya menelan biaya miliaran rupiah, masjid ini tetap menjadi kebanggaan masyarakat. Khususnya masyarakat Bandung dan berbagai kota lainnya.

Pencurian di Masjid Al Jabbar terekam kamera CCTV, namun sejauh ini belum ada informasi lebih terkait identitas maling tersebut. Masyarakat harus lebih waspada jika berkunjung ke tempat ramai. (Revi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Tawon Ndas Bersarang di Garasi Mobil, Warga Ciamis Ini Minta Bantuan Damkar

Sarang-Tawon.jpg

harapanrakyat.com,- Tawon Ndas bersarang di garasi mobil milik Aceng Kustiwa (71), warga Lingkungan Babakan, RT 002, RW 006, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Petugas UPT Damkar Ciamis berhasil mengevakuasi sarang tawon berdiameter 20 centimeter itu pada Minggu (29/01/2023) malam.

Salah seorang petugas UPT Damkar Ciamis Irvan mengatakan, pihaknya menerima laporan dari pemilik rumah mengenai keberadaan sarang Tawon Ndas. Pemilik rumah juga meminta bantuan untuk mengevakuasinya.

Baca Juga: Jari Bengkak karena Cincin Stainless, Remaja di Ciamis Minta Bantuan Damkar

“Pada Minggu pagi Pak Aceng sedang melakukan pengecekan garasi mobil. Kemudian ia melihat sarang tawon menempel di kabel telepon. Karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan, Pak Aceng melapor ke Kantor UPT Damkar untuk mengevakuasi tawon tersebut,” kata Irvan.

Pihaknya pun langsung melaksanakan evakuasi sarang Tawon Ndas berdiameter 20 centimeter itu dari garasi mobil milik Aceng Kustiwa dengan aman. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Harga Beras di Kota Banjar Melebihi HET, DKUKMP Ungkap Penyebabnya

Harga-Beras.jpg

harapanrakyat.com,- Harga beras di Kota Banjar, Jawa Barat, melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi), yaitu mencapai angka Rp 11.500 per kilogram untuk beras medium.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kota Banjar, mengungkapkan penyebab tingginya harga beras tersebut.

Saat sidak ke Pasar Banjar pada Jumat (27/01/2023), harga eceran tertinggi beras medium Rp 9.450 per kilogram. Sementara untuk beras premium masih sesuai HET, yakni Rp 12.800 per kilogram.

Kepala DKUKMP Kota Banjar, Edi Hardianto, melalui Kabid. Perdagangan Irman Hermana mengatakan, penyebabnya tingginya harga beras medium tersebut karena harga sudah tinggi dari pihak supplier. Selain itu, juga menjalang momen bulan Ramadhan.

“Informasi dari pedagang harga beras memang sudah naik dari supplier-nya. Harga Rp 11.500 per kilogram itu juga sudah terjadi sejak dua minggu yang lalu,” kata Irman kepada harapanrakyat.com.

Lanjutnya menyebutkan, pemerintahan pusat sepertinya sudah menyiapkan intervensi untuk menstabilkan harga beras melalui program stabilitas pasokan, dan harga pangan atau SPHP.

Baca Juga: DKUKMP Kota Banjar Tanggapi Usulan Penataan PKL Jalan Hamara Efendi

Rencana Opsar Pastikan Harga Beras di Kota Banjar

Pihaknya bersama Disperindag Provinsi dalam waktu dekat ini rencananya akan melakukan operasi pasar (opsar), untuk memastikan harga beras tersebut.

“Data hasil survei harian, kenaikan harga beras medium sudah dua minggu yang lalu. Dalam waktu dekat kita bersama Dinas Indag Provinsi akan melakukan OPM menjelang bulan suci Ramadhan,” kata Irman.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Banjar Yoyon Cuhyon mengatakan, harga beras medium naik di atas HET karena beberapa faktor. Salah satunya imbas dari naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, juga faktor cuaca yang tidak menentu sehingga mempengaruhi hasil panen menjadi tidak maksimal. Namun, untuk ketersediaan beras di Kota Banjar saat ini masih surplus sekitar 8.643,3 ton, dan bisa mencukupi hingga 5 sampai 8 bulan ke depan.

“Harga beras melebihi HET imbas dari kenaikan BBM dan cuaca tidak menentu. Sehingga panen tidak maksimal. Walaupun kita untuk ketersediaan beras masih surplus,” kata Yoyon. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Ngeri, Kurir COD di Banyuasin Ditusuk Konsumen, Ini Penyebabnya!

Ngeri-Kurir-COD-di-Banyuasin-Ditusuk-Konsumen-Ini-Penyebabnya.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang kurir COD di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, ditusuk konsumennya. Video penusukan itu viral di media sosial, Minggu (29/1/2023).

Adalah Akbar Makrup (22) yang menjadi korbannya. Ia ditusuk sang konsumen saat mengantarkan paket dengan sistem COD ke Desa Limau, Kecamatan Sembawa.

Berdasarkan informasi, konsumen yang memesan paket, enggan membayar paketnya.

Dalam video yang beredar, tampak sang konsumen ngamuk dan memegang sebilah pisau sambil mengancam kurir.

Tak lama kemudian, kurir paket COD itu ditusuk pelaku, hingga mengalami luka di rusuk kirinya. Korban bahkan sempat dilarikan ke RSUD Banyuasin.

AKP Harry Dinar, Kasat Reskrim Polres Banyuasin membenarkan adanya insiden tersebut.

Kronologi kejadian bermula saat korban Akbar Makrup dan rekannya Robi, mengantar paket COD ke konsumen di Desa Limau.

Sang konsumen pun mengambil paket yang diantar dan kemudian membuka paketnya. Sayang, usai diambil, sang pemilik rumah enggan membayar paketnya, entah karena alasan apa.

“Jadi saat korban meminta pembayaran, pelaku balik marah, sebelum kurir COD itu ditusuk,” ujar Kasat Reskrim Polres Banyuasin, Sabtu (28/1/2023).

Baca juga: Hendak Beli Rokok, Anggota TNI di Sinak Papua Tewas Dibacok dan Ditikam OTK

Pelaku pun lalu berteriak kepada kurir untuk mengambil paket itu kembali, sambil mengacungkan pisau ke arah para korban.

“Diduga paketnya akan diambil kembali, pelaku nekat maju dan menusuk korban Akbar satu kali di bagian rusuk kirinya,” kata AKP Harry.

Pelaku juga sempat akan menusuk Robi, namun Robi berhasil melarikan diri lantaran takut.

Saat ini, Akbar kurir COD yang ditusuk konsumennya sudah mendapatkan perawatan di RSUD Banyuasin.

“Namun sekarang sudah dirujuk ke Rumah Sakit di Palembang, karena lukanya cukup parah,” ungkap Kasat Reskrim.

Kurir COD Ditusuk, Polisi Buru Pelaku

Lanjut AKP Harry, pihak kepolisian saat ini tengah memburu pelaku. Pihaknya sudah mendatangi dan meminta keterangan kepada korban.

“Identitas pelaku sudah kita kantongi, saat ini sedang kami kejar,” ucapnya.

Adapun motif pelaku melakukan penusukan, lantaran diduga tidak senang disuruh membayar paket.

Video kurir COD ditusuk konsumen ini menjadi viral. Banyak yang kesal terhadap pelaku karena tidak mau membayar paket dan malah mencelakai kurirnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

PPKM Dicabut, Jangan Lengah Tetap Jaga kesehatan

Rasakan-Udara-Segar-Seperti-di-Alam-Bebas-dengan-LG-PuriCareâ„¢-AeroTower.jpg

review1st.com – Presiden Joko Widodo secara resmi telah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemerintah menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan.

Berikut adalah tips bagi masyarakat agar dapat menjaga kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari:

 1. Tetap menjaga protokol kesehatan 

Walaupun aturan kebijakan PPKM dan wajib masker telah dilonggarkan, tetap menerapkan protokol kesehatan telah terbukti dapat membantu dalam menjaga tubuh agar terhindar dari berbagai macam virus dan penyakit.

Dengan tetap menggunakan masker saat berada di keramaian dan rajin mencuci tangan dapat mencegah berbagai penyakit seperti flu hingga masalah pencernaan.

2. Rutin melakukan aktivitas fisik dan olahraga

Rutin melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari dapat menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Berolahraga bisa dilakukan dengan hal-hal sederhana yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti bersepeda, lari atau jalan sehat.

Dengan berolahraga secara teratur, ketahanan tubuh juga akan terbangun sehingga dapat menjalani hari dengan lebih bugar. 

3. Menjaga kualitas udara sekitar

Agar terbebas dari berbagai virus dan bakteri yang memicu COVID-19, diperlukan pencegahan lebih. Salah satunya  dengan menjaga kualitas udara di rumah, ruang kerja, maupun ruang bermain anak dengan air purifier atau pemurni udara yang bisa melindungi keluarga dari penyebaran virus.

Air purifier dapat membantu mengurangi kontaminasi udara dan partikel-partikel jahat lainnya. Untuk membantu menjaga kesehatan ketika beraktivitas di dalam ruangan, LG menyediakan koleksi LG PuriCare Air Purifier untuk membantu agar udara di dalam rumah senantiasa bersih dan segar. 

Abhinyano Abhi, Product Marketing Manager Air Solution for LG Electronics Indonesia menyatakan, “LG menyediakan koleksi LG PuriCare Air Purifier yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia.

Dengan LG Air Purifier, kami berharap masyarakat Indonesia bisa beraktivitas dengan lebih tenang dan dapat terlindung dari debu dan juga penyebaran virus.”

Koleksi LG PuriCare Air Purifier ini tersedia dalam dua pilihan utama, yaitu; LG PuriCare AeroTower Air Purifying Fan yang menggunakan teknologi UVnano pada bilah kipas sebagai lapisan perlindungan tambahan untuk menghilangkan 99,9%** bakteri di udara.

Dilengkapi Sistem Filtrasi 3 Langkah (Pra Filter – HEPA Filter – Filter Penghilang Bau), LG PuriCare AeroTower Air Purifying Fan dapat memproduksi udara segar seperti di alam bebas.

LG PuriCare 360° Air Purifier Berikan Perlindungan Efektif dari Bakteri & Virus

Melengkapi seri LG PuriCare, LG menghadirkan produk pula produk LG PuriCare 360° Air Purifier  yang telah dikembangkan menjadi versi lebih terjangkau dari generasi pertama.

Meski terjangkau, seri ini memiliki teknologi 360° Purification dan sistem penyaringan ini dengan kolaborasi kerja H13 Grade HEPA Filter dan Ionizer untuk membuatnya efektif memberikan perlindungan dengan mengeliminasi bakteri dan virus.

Mendukung performa filterisasinya, LG juga melengkapi air purifier terbarunya dengan Clean Booster yang bekerja memastikan kecepatan dan jarak jangkauan distribusi udara bersih dalam ruangan.

Mengaktifkan mode ini akan membuat Clean Booster mampu mendistribusikan udara bersih hingga menjangkau jarak tujuh setengah meter dari posisinya diletakkan.

Disisi lain, dalam riset perbandingan internal dengan produk air purifier LG sebelumnya yang tanpa Clean Booster, LG PuriCare™ 360° Air Purifier terhitung 24% lebih cepat dalam melakukan pembersihan udara.

Pengguna pun tak perlu menyisakan keraguan pada kerja air purifier LG terbaru ini dalam melakukan pembersihan udara. Hal ini karena pengguna dapat dengan mudah memantaunya melalui smart indicator yang terdapat didalamnya.

Kerja smart indicator ini didukung sensor PM 1.0 yang mendeteksi keberadaan debu mikro hingga berukuran 0.01? dan pendeteksi bau-bauan yang ada dalam ruang.   

Saat unit air purifier diaktifkan, smart indicator akan otomatis mendeteksi kualitas udara dalam ruang untuk kemudian ditampilkan melalui cahaya lampu dengan warna yang berbeda.

Nyala warna merah menunjukkan kualitas udara paling buruk, kemudian berturut-turut menurut tingkatan kualitas udara, lampu indikator akan berubah menjadi oranye, kuning, hingga hijau untuk menunjukkan kualitas udara dalam ruang yang baik.

“Seluruh rangkaian Air Purifier LG PuriCare juga memiliki sertifikat dari berbagai lembaga ternama, seperti Korea Clean Air Association, British Allergy Foundation dan Korea Asthma Allergy Foundation.

Kami optimis bahwa dengan tren penyebaran COVID-19 yang makin landai dan didukung oleh inovasi produk Air Purifier LG PuriCare, masyarakat Indonesia dapat kembali menjalankan aktivitas mereka dengan bebas dengan aman dan nyaman.” tutup Abhinyano Abhi.

IOH dan Ericsson Selesaikan Integrasi MOCN di Jabodetabek

IOH-Ericsson_800x450.jpg

review1st.com – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melanjutkan tonggak sejarahnya dalam membuka peluang-peluang yang belum tersentuh untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Setelah melalui satu tahun pascamerger, IOH kini dalam perjalanannya menyelesaikan integrasi jaringan berskala nasional yang menggunakan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN) untuk memberikan jangkauan yang lebih luas, kualitas layanan dalam ruangan yang lebih baik, dan pengalaman internet yang lebih cepat bagi pelanggan.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan “Teknologi adalah pendorong utama dalam digitalisasi suatu negara dan perkembangannya sangat bergantung pada industri telekomunikasi.

“Sejalan dengan visi kami untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia, IOH berkomitmen untuk terus menyediakan jaringan yang andal untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan.

“Kami percaya bahwa pengalaman yang lebih baik akan meningkatkan produktivitas masyarakat dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital bangsa di masa depan, serta pada akhirnya memberdayakan setiap orang Indonesia.

Didukung penuh oleh Ericsson, IOH telah menyelesaikan proses integrasi jaringan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebagai salah satu proyek integrasi jaringan tercepat sehingga pelanggan di wilayah tersebut dapat menikmati pengalaman digital yang lebih baik.

Kini IOH memiliki cakupan dan penetrasi dalam ruangan yang meningkat 20%, kecepatan data yang meningkat 27%, serta lalu lintas data yang meningkat 21% dibandingkan sebelum adanya proses integrasi.

Head of Ericsson Indonesia, Jerry Soper, mengatakan, “Ericsson dengan senang hati mendukung Indosat Ooredoo Hutchison dalam menyelesaikan proyek integrasi MOCN.

“Kami percaya bahwa proyek ini dapat memaksimalkan efektivitas infrastruktur jaringan yang ada dan secara signifikan meningkatkan pengalaman pelanggan di seluruh Jabodetabek. Tentunya ini adalah bagian dari upaya kami dalam mendukung agenda transformasi digital Indonesia.”

Ericsson menggunakan teknologi terbaru untuk menyediakan jaringan modern bagi IOH yang sepenuhnya siap untuk 5G dengan konsumsi energi yang lebih rendah dan kapasitas yang lebih besar.

Perangkat radio terbaru Ericsson dapat mendukung IOH dengan fitur-fitur yang mampu meningkatkan kapasitas sekaligus meningkatkan efisiensi site dan mempercepat time-to-market (TTM) dari berbagai layanan 4G dan 5G.

Selain itu, perangkat baseband terbaru dari Ericsson memungkinkan IOH memiliki kemampuan multi-standar untuk menjalankan 2G, 4G, dan 5G secara bersamaan menggunakan konfigurasi mixed mode.

“Kami mengapresiasi penyelesaian integrasi jaringan di Jabodetabek ini yang sekaligus menandai tonggak penting dalam kemitraan strategis antara IOH dan Ericsson.

“Kami yakin kemitraan ini akan mampu meningkatkan jangkauan dan kualitas jaringan kami dan memberikan pengalaman yang luar biasa kepada seluruh pelanggan kami,” tutup Vikram.

Recent Posts