Beranda blog Halaman 1087

Coway Semakin Dekat dengan Pelanggan lewat Hadirnya Branding Booth

BrandingBoothCoway_PakuwonMallSurabaya_copy_800x533.jpg

review1st.com – Pusat perbelanjaan masih menjadi pilihan bagi banyak orang untuk mencari kebutuhan atau pun menghabiskan waktu luang. Pasca PPKM dicabut, okupansi atau tingkat kunjungan Mal di kota-kota besar berangsur naik hingga mencapai 90 persen.

Di luar fungsinya sebagai tempat berbelanja, kini telah banyak mal yang juga memperhatikan customer experience dan customer journey sehingga semakin menarik minat para pengunjung.

Mal kini bahkan dapat menjadi social connection hub yang dapat menjadi tempat berkumpul untuk saling berinteraksi.

Sebagai perusahaan solusi kehidupan terbaik, Coway melihat kebiasaan masyarakat mengunjungi mal sebagai kesempatan untuk hadir lebih dekat dengan para pelanggan dan calon pelanggannya.

Peningkatan polusi udara dan air di Indonesia, khususnya di kota-kota besar menjadi alasan Coway untuk membantu para pelanggannya tetap meningkatkan kualitas hidupnya.

Setelah sebelumnya menghadirkan Showroom di Lotte Shopping Avenue dan Central Park, Coway turut membuka branding booth dalam bentuk pop up store di mana pengunjung dapat berkonsultasi dengan Health Planner Coway untuk mengetahui kebutuhan mereka yang berkaitan dengan gaya hidup sehat.

“Dedikasi Coway dalam menghadirkan solusi hidup sehat dan aman untuk masyarakat Indonesia diwujudkan melalui inovasi produk water purifier dan air purifier.

Semoga melalui branding booth kami mempunyai kesempatan untuk meraih lebih banyak pelanggan,” ungkap Tony Cho, President Director Coway Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Jeon Chan, Chief Marketing & Education Department Coway Indonesia menambahkan, “Kami harap pengunjung dapat menyambut dengan penuh antusias pengalaman merasakan langsung menggunakan produk kami.”

Branding booth Coway yang berada di mal memungkinkan para pengunjung merasakan langsung produk-produk yang tersedia. Misalnya, dengan mencoba air minum dari water purifier Coway yang terhubung dari sumber air di lokasi atau mengenal fitur-fitur canggih dari berbagai varian air purifier Coway.

Terhitung kini, branding booth Coway telah tersebar di 6 kota besar di Indonesia. Di Jakarta, pelanggan dapat berkunjung di Plaza Indonesia dan Mall Kelapa Gading. Di wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan, branding booth Coway berlokasi di AEON Mall BSD City, Living World Alam Sutera, dan Lotte Mart Bintaro.

Mereka yang tinggal di luar JABODETABEK, dapat mengunjungi Trans Studio Mall Bandung, The Trans Icon Mall Surabaya, Pakuwon Mall, dan Tunjungan Plaza Surabaya. Sedangkan di Pulau Sumatera, branding booth Coway telah hadir di Kota Medan, tepatnya di Sun Plaza.

HPN 2023, PWI Ciamis Tegaskan Peran Media sebagai Kontrol Sosial

Kontrol-sosial.jpg

harapanrakyat.com,- Ketua PWI Ciamis, Banjar dan Pangandaran Subagja Hamara tegaskan media bukan hanya sebagai penyampai informasi ke masyarakat saja, namun berperan sebagai kontrol sosial.

Hal itu ia tegaskan dalam peringatan HPN 2023 di Aula BKPSDM Kabupaten Ciamis, Senin (13/2/23). 

Subagja mengatakan, sesuai tema HPN tahun ini, yakni pers bebas, demokrasi bermartabat bukan semata seorang wartawan bebas seenaknya. Namun harus mengutamakan fungsi kontrol sosial.

Baca juga: Lewat Seminar Jurnalistik, Ketua PWI Ciamis Motivasi Guru PAUD dan TK Kelola Konten di Medsos

“Jadi frame di masyarakat itu wartawan menakutkan. Hal itu akan kami ubah framenya. Maka dari itu, kita juga akan melakukan uji kompetensi wartawan (UKW) bulan Juni 2023 nanti di Kabupaten Ciamis,” tuturnya.

Subagja menambahkan, pihaknya juga berterima kasih ke Pemkab Ciamis yang mana telah menjalin hubungan baik dengan PWI dalam berbagai hal. Termasuk adanya perhelatan Porprov Jawa Barat yang berlangsung di Kabupaten Ciamis beberapa waktu lalu.

“Kemarin Pers dan juga Diskominfo Ciamis ikut mensukseskan kegiatan Porprov Jabar. Bahkan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas keberhasilannya,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra berharap pers di Kabupaten Ciamis ini bisa maju dan profesional lagi sesuai perannya. 

Menurutnya, di era digitalisasi saat ini semua orang bisa menulis, namun jika tanpa keredaksian dan pemahaman tertentu tentang bagaimana menyampaikan informasi, bisa jadi informasi tersebut tidak benar.

“Semua orang bisa menulis, tapi tanpa adanya redaksi dan pemahaman tertentu besar kemungkinan bisa menjadi hoax,” ucapnya.

Yana menambahkan, pers di Kabupaten Ciamis ini bisa menjadi kontrol sosial dan penyeimbang dengan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Saya tekankan kepada Diskominfo Ciamis untuk memberikan edukasi mengenai informasi maupun berita kepada masyarakat,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Kecelakaan Tunggal di Tanjakan Panganten Garut, Truk Bawa Sembako Hampir Masuk Jurang

Kecelakaan-Tunggal-di-Tanjakan-Panganten-Garut-Truk-Bawa-Sembako-Hampir-Masuk-Jurang.jpg

harapanrakyat.com,- Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Tanjakan Panganten, tepatnya di Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Garut, Jawa Barat. Kali ini sebuah truk bermuatan sembako hampir masuk jurang, Senin (13/2/2023).

Truk pembawa sembako nomor polisi D 8587 DZ itu datang dari arah Garut bertujuan ke Bungbulang. Namun, baru sampai di Tanjakan Panganten truk mengalami kecelakaan.

Kapolsek Pamulihan, Iptu Masrokan mengatakan, kecelakaan bermula ketika sopir truk bermuatan sembako tersebut telat oper ke gigi besar.

Menurut Masrokan, harusnya sopir mengoper gigi kendaraannya ke gigi satu atau dua, sebab turunan di jalur tersebut curam.

“Maksimal gigi 2, karena turunannya curam, jadi truk terlalu kencang, sopir masih di gigi 3, jadi gak ke rem oleh gigi,” katanya kepada harapanrakyat.com, Senin (13/2/2023).

Baca Juga : Bus Rombongan Study Tour SMPN 3 Garut Terbalik di Purworejo, Seorang Pemotor Tewas

Masrokan menjelaskan, mobil yang dikendarai oleh Supriyanto tersebut mengalami kecelakaan di tikungan menukik. Truk menabrak pembatas jalan dan hampir masuk jurang.

“Jadi truk menabrak dulu pembatas pas tikungan menukik, nyaris masuk jurang, beruntung petugas telah memasang barier dari ban bekas, jadi truk bisa terhenti,” jelasnya.

Kemudian, Masrokan melanjutkan, truk terhenti di pembatas jalan dengan kondisi setengah badan mobil tersangkut.

“Tidak ada korban jiwa, pengemudi selamat, dia hanya sendiri tak bawa kernet,” lanjutnya.

Saat ini, petugas telah mengevakuasi bangkai truk yang mengalami kecelakaan tunggal di Tanjakan Panganten tersebut.

“Bangkai truk rusak berat, unit Laka Lantas Polres Garut sudah mengevakuasi truk itu dengan mobil derek.” Pungkasnya. (Pikpik/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Vaksinasi Booster Kedua di Kota Bandung Targetkan 1300 Orang

vaksinasi-booster-MPT.jpeg

harapanrakyat.com,- Pemerintah Kota Bandung bersama Masyarakat Peduli Tionghoa (MPT) melaksanakan vaksinasi massal booster kedua, dengan target 1.300 orang. Upaya tersebut sebagai bagian untuk menjaga kekebalan masyarakat dari Covid-19.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan vaksinasi massal booster tersebut, meski saat ini pandemi sudah terkendali di Kota Bandung.

“Kegiatan vaksinasi massal untuk booster kedua atau dosis keempat ini, targetnya 1.300 orang. Mudah-mudahan mempercepat ikhtiar kita memperbanyak orang yang diberi vaksin,” ungkapnya di sela-sela kegiatan di Kantor Yayasan Dana Sosial Priangan, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (13/2/2023).

Baca Juga : PPKM Sudah Dicabut, Dinkes Jawa Barat Kebut Vaksinasi Booster

Menurutnya pandemi Covid-19 di Kota Bandung relatif terkendali, yang terlihat dari positivity rate maupun Bad Occupancy Rate (BOR).

“Berdasarkan indikator penambahan kasus tidak lebih dari 10 kasus. Kemudian untuk positivity rate 1,52 persen, BOR juga ketersediaan kita kurangi isinya 5-6 persen, sudah sangat terkendali,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya akan terus mengimbau dan mengajak kepada masyarakat, untuk tetap melaksanakan vaksinasi booster ini untuk kepentingan bersama.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Masyarakat Tionghoa Peduli, Joni Toat menerangkan, pihaknya akan berusaha membantu Pemkot Bandung menyelenggarakan kembali vaksin booster kedua.

“Ini merupakan kedua kalinya kami menyelenggarakan vaksinasi booster. Pertama di bulan Desember untuk lansia, dan sekarang untuk 18 tahun ke atas. Animonya baik serta kami sediakan 1.300 dosis,” tuturnya.

Baca Juga : Peminat Vaksin Booster 2 di Bandung Masih Rendah

Ia menerangkan, kegiatan tersebut terselenggara dengan baik atas kerja sama dengan pemerintah, Polri, dan TNI.

“Jenisnya vaksin saat ini Pfizer. Pada Maret 2021, kami juga melaksanakan vaksinasi dengan ratusan ribu dosis,” ujarnya.

Joni menambahkan bahwa pihaknya akan kembali menyelenggarakan pekan depan, namun di tempat yang berbeda.

“Minggu depan tanggal 20 Februari kami akan menyelenggarakan di lokasi lainnya,” tuturnya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Jaga Ketahanan Pangan, Pemprov Jabar Berikan Pelatihan Penyuluh dan Petugas POPT

pelatihan-penyuluh-pertanian-Jabar.jpeg

harapanrakyat.com,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan pelatihan kepada 3.753 petugas penyuluh pertanian dan Pengawas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT). Hal tersebut, sebagai upaya untuk menjaga ketahanan pangan di Jawa Barat.

Dari ribuan petugas tersebut, Pemprov Jawa Barat juga memperpanjang 1.027 orang penyuluh dan petugas POPT.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, para penyuluh dan petugas POPT di kabupaten/kota memiliki beragam tugas, salah satunya yakni mendampingi para petani.

Baca Juga : Gubernur Jabar Imbau Pengusaha Real Estate Fokus Bangun Hunian Tahan Gempa Bumi

Dengan demikian, Ridwan Kamil mengharapkan, adanya regenerasi petani tua ke petani muda melalui pendampingan tersebut.

Menurutnya, para petugas pertanian ini telah bekerja maksimal dalam menjaga stabilitas pertanian di Jawa Barat tetap aman.

“Jadi agar mimpi regenerasi (petani) ini berhasil, tolong dibantu gerakan regenerasi petani Jawa Barat demi masa depan kita berkelanjutan. Karena harus ada regenerasi dan sukses,” ungkapnya di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (13/2/2023).

Oleh karena itu, Pemprov Jawa Barat akan bergerak cepat dengan memperpanjang kerja kontrak penyuluh POPT.

Gubernur menambahkan, kinerja para petugas pertanian ini sangat signifikan dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di Jawa Barat. Dalam memastikan honor dan operasional para petugas ini, Pemprov Jawa Barat menggelontorkan anggaran Rp 100 miliar.

Baca Juga : Dugaan Penyelewengan Anggaran Motor Dinas Kades di Bandung, Kejari Terima Bukti Pendukung

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jawa Barat Dadan Hidayat menerangkan, pembangunan SDM pertanian di Jawa Barat merupakan bukti kepedulian pemerintah dalam meregenerasi petani.

Ia menambahkan, tugas dan fungsi penyuluh dan POPT akan memberikan pelayanan yang terbaik dalam mendampingi petani milenial, sehingga bisa menjaga stabilitas ketahanan pangan di Jawa Barat.

“Selain melaksanakan tugas dan fungsi dasar sebagai penyuluh dan POPT, mereka juga harus mampu memberikan inovasi dan pelayanan terbaik,” ucap Dadan. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Soal Petani Curhat Pasokan Pupuk, Ini Reaksi DKP3 Kota Banjar

Reaksi-DKP3-Kota-Banjar-Soal-Petani-Curhat-Pasokan-Pupuk.jpg

harapanrakyat.com,- Petani di area persawahan bulak sawah Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, curhat lambatnya pasokan dan harga pupuk subsidi. Petani mengeluh pupuk mengalami kenaikan kenaikan Rp 5 ribu saat musim tanam padi tiba.

Para petani mengaku membeli harga pupuk subsidi menggunakan kartu tani, dengan harga Rp 130 ribu per karung untuk pupuk urea. Sedangkan untuk pupuk NPK harganya Rp 135 ribu.

Diketahui bahwa harga pupuk tersebut jauh di atas ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

Lantas bagaimana dengan reaksi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjar? Kepala DKP3 Kota Banjar, Yoyon Cuhyon mengatakan, pihaknya akan menjadikan keluhan para petani sebagai bahan evaluasi dalam penyaluran pupuk subsidi.

Baca Juga: Curhat Petani Banjar saat Musim Tanam, Harga Pupuk Subsidi Naik dan Pasokan Telat

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kroscek langsung ke lapangan, terkait harga dan pasokan pupuk subsidi yang petani keluhkan.

“Akan menjadi bahan untuk evaluasi. Kita akan cek dan konfirmasi terlebih dahulu,” kata Yoyon kepada harapanrakyat.com, Senin (13/2/23).

Pasokan Pupuk Telat dan Mahal, DKP3 Kota Banjar: Menjual di Atas HET akan Disanksi 

Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian DP3K Kota Banjar, Yeti Sukmayati mengatakan, berdasarkan informasi pihak distributor, ketersediaan pupuk subsidi bisa mencukupi sampai 6 bulan kedepan. Adapun jumlah ketersediaan pupuk tersebut, yaitu untuk urea sebanyak 406 ton dan NPK 450 ton.

Sedangkan batas ketentuan harga eceran tertinggi (HET) harga pupuk subsidi, yaitu untuk urea Rp 2.250 per kilogram. Sedangkan untuk pupuk NPK Rp 2.300 per kilogram.

“Penyaluran pasokan pupuk bersubsidi mencukupi hingga enam bulan kedepan, dan sudah disalurkan oleh kios. Dari bulan Januari pupuk sudah ada,” katanya.

Baca Juga: Meski Diserang Hama Wereng, Panen Padi di Kota Banjar Capai 43 Ribu Ton

Lebih lanjut terkait curhatan petani, yang mengaku membeli pupuk subsidi jenis urea dengan harga Rp 130 ribu dan NPK Rp 135 ribu, hal itu perlu pihaknya lakukan kroscek.

“Untuk harga itu perlu kita cek lagi, apakah petani membawa sendiri dari kios pengecer atau diantar? Bayarnya cash atau yarnen (bayar panen). Kalau kondisinya seperti itu, harganya berbeda tergantung kesepakatan,” ujarnya.

Yeti menegaskan, ada teguran untuk dan saksi jika memang ada kios atau pengecer resmi yang menjual pupuk subsidi di atas ketentuan HET.

“Selain itu juga didasari bukti yang valid,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

LSM CSP: Pembangunan Jembatan Cibuni Diduga Tidak Sesuai RAB

IMG-20230213-WA0030.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUKABUMI – Jembatan Cibuni di Desa/Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi yang berbatasan dengan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjadi sorotan publik.

LSM Cendekiawan Sariksa Pasundan (CSP) menduga bahwa jembatan dengan panjang 120 meter dan lebar 7 meter yang menggunakan anggaran dari Bantuan Provinsi Jabar tahun 2020 pembangunan tidak sesuai RAB.

“Jembatan tersebut sempat jebol karena dugaan pembangunannya tidak sesuai dengan RAB/juknis, dugaan sementara indikasi ada pengurangan volume yang dilakukan oleh pengusaha yang bekerjasama dengan oknum pokja dan oknum PPK. Indikasinya dari awal proses lelang kegiatan yang aneh tersebut sudah dikondisikan pemenangnya bahasa trendnya pengantin karena sudah diatur atau disiasati,” kata Kordinator Peggiat Anti Korupsi LSM CSP Zack, Senin (13/02/2023).

Untuk hal tersebut, Kordinator Pusat CSP resmi meminta bantuan Indonesia Coruption Watch (ICW) untuk bersama-sama mengkaji hasil temuan di lapangan terkait pembangunan jembatan Cibuni yang menyambungkan jalan alternatif Sukabumi – Cianjur.

Ia menambahkan, ada indikasi oknum PUPR mengatur pembagian komitmen fee sama pengusaha tersebut. Dan menurut tim investigasi Pusat CSP Gunawan ST dan Taufan ST yang ahli bidangnya dan sudah di konsultasikan lansung ke ICW dan hasil gelar perkara rekan-rekan dari CSP bersama ICW.

“Indikasi ada kerugian uang negara kita pun sudah mengirimkan surat ke BPKRI di bandung untuk minta hasil audit ,kegiatan tersebut, dan LSM CSP resmi akang melaporkan kegiatan tersebut ke APH dalam waktu yang dekat ini, hanya belum di tentukan institusinya Ke Polri ,Kejaksaan atau KPK karena kita tahu Sukabumi ini kuat ada oknum pengusaha yang mempunyai link atau pawang yang bisa dumas masyarakat tidak bergerak alias di peti eskan,” ungkapnya

Masih menurut Zack, salah satu contoh kasus terkait SPK Bodong TA 2016 . Memakan waktu panjang karena pawangnya sudah rontok baru APH bisa menetapkan kasus tersebut dan CSP ucapkan selamat kepada Kajari Cibadak Kabupaten Sukabumi yang berani menetapkan kasus tersebut walaupun banyak tekanan, hukum tetap harus ditegakan

Zack pun berjanji bersama tim investigasi untuk mengawal pelaporan tersebut untuk ditindak lanjuti ke APH bersama dengan ICW serta menunggu rekan – rekan dari ICW supaya laporan tersebut tidak liar.

“Tegakan Hukum walaupun langit akan runtuh pungkasnya, saat di hubungi di seketariat nya di jalan Senom Bandung Jawa barat,” katanya.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari dinas terkait. (Eka Lesmana)

IOH Catatkan Kinerja yang Solid di Tahun 2022

MuralIOH_copy_800x450.jpg

review1st.com – Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) (“IOH” atau “Perusahaan”) hari ini melaporkan kinerja keuangannya untuk kuartal keempat dan satu tahun penuh yang berakhir pada 31 Desember 2022.

IOH terus mendorong pertumbuhan industri telekomunikasi dan ekonomi digital Indonesia dengan performa yang solid di satu tahun pascamerger sepanjang tahun 2022.

Perusahaan mencatat pertumbuhan yang sangat baik dengan total pendapatan naik sebesar 48,9% YoY atau Rp31.388,3 miliar menjadi Rp46.752,3 miliar.

EBITDA tercatat sebesar RP19.468,7 miliar atau naik sebesar 40,2%, dengan margin EBITDA tercatat sebesar 41,6% pada 2022. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp4.723,4 miliar. 

Pelanggan seluler Perusahaan meningkat 62,5% menjadi 102,2 juta dengan pertumbuhan lalu lintas data sebesar 91,8% di tahun 2022, berkontribusi pada kenaikan pendapatan Data sebesar 61,3% dibanding tahun sebelumnya.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan “Kami senang dapat mengumumkan pencapaian keuangan dan operasional di tahun pertama IOH resmi beroperasi di Indonesia.

Seluruh indikator menunjukkan hasil yang positif, kami dapat menunjukkan nilai sinergi kepada seluruh pelanggan dan pemangku kepentingan kami, dan semua ini hanya dapat terwujud berkat dukungan dan kepercayaan mereka.

Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman yang mengesankan kepada seluruh pelanggan setia, meningkatkan produktivitas masyarakat, dan berkontribusi pada pertumbuhan industri telekomunikasi dan ekonomi digital Indonesia di masa depan.”

Selain itu, cakupan jaringan Perusahaan juga meningkat seiring dengan peningkatan jumlah BTS 4G yang mencapai 137 ribu, sehingga mampu menangani peningkatan trafik yang tinggi. 

Integrasi jaringan Perusahaan sesuai target, bahkan di seluruh wilayah Jabodetabek telah selesai lebih cepat sehingga dapat memberikan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan.

IOH juga masih memperluas jangkauan jaringan dan pelayanan yang jauh lebih baik, termasuk jaringan 5G. Sampai awal tahun ini, jaringan 5G IOH telah menjangkau delapan kota yakni Jakarta, Karawang, Bandar Lampung, Surakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Bali.

“Kami optimis bahwa IOH dapat menyediakan akses teknologi, komunikasi, dan informasi terbaik bagi masyarakat Indonesia. 

Dipandu oleh tujuan yang lebih besar, kami akan terus menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital Indonesia,” tutup Vikram.

Target Retribusi Parkir Berlangganan di Ciamis Capai Rp 2,3 Miliar

Target-Retribusi-Parkir-Berlangganan-di-Ciamis-Capai-Rp-23-Miliar.jpeg

harapanrakyat.com,- Parkir berlangganan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akan segera diberlakukan, usai launching yang akan dilaksanakan Dinas Perhubungan Ciamis, minggu depan.

Plt Kadishub Ciamis, Ahmad Yani mengatakan, pihaknya akan door to door ke setiap Desa dan Kecamatan, untuk melakukan sosialisasi. Sekaligus menarik retribusi bagi masyarakat yang ingin mengikuti program parkir berlangganan.

“Nanti Dishub akan turun ke masyarakat, berikan sosialisasi. Masyarakat pun bisa langsung membayar retribusi parkir berlangganan di wilayahnya masing-masing, ke petugas Dishub saat sosialisasi,” ujar Ahmad Yani, Senin (13/2/2023).

Ia menyebut, sementara ini, pihaknya menargetkan retribusi dari parkir berlangganan sebesar Rp 2,3 miliar per tahun.

Nilai tersebut jauh dari target retribusi parkir saat masih konvensional (reguler), yang hanya Rp 750 juta per tahun.

“Tentunya parkir berlangganan ini membuat PAD meningkat. Kita berharap, target tersebut tercapai dengan bantuan semua pihak,” katanya.

Ahmad Yani menjelaskan, program parkir berlangganan di Ciamis, diberlakukan sesuai Peraturan Daerah (Perda) kabupaten Ciamis nomor 7 tahun 2020, tentang perubahan kedua atas peraturan daerah kabupaten Ciamis nomor 13 tahun 2011, tentang retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum.

Kemudian untuk pelaksanaan teknisnya, diatur oleh Peraturan Bupati (Perbup) Ciamis Nomor 55 Tahun 2022, tentang petunjuk pelaksanaan pelayanan parkir berlangganan di tepi jalan umum.

“Jadi kita harap, masyarakat Ciamis khususnya bisa mengikuti program parkir berlangganan ini. Karena parkir berlangganan menguntungkan masyarakat, hanya bayar sekali dalam satu tahun,” ungkapnya.

Adapun retribusi parkir berlangganan, untuk roda 2 sebesar Rp 20 ribu/tahun, kendaraan roda 4 sebesar Rp 40 ribu/tahun dan bus atau truk sebesar  Rp 60 ribu/tahun.

“Bagi yang tidak mengikuti parkir berlangganan, tetap akan ditarik retribusinya dengan karcis reguler,” jelas Ahmad Yani.

Untuk membedakan kendaraan yang sudah membayar parkir berlangganan, pihaknya akan memberikan stiker yang ditempel di kendaraan tersebut.

Baca juga: Aturan Parkir Berlangganan di Ciamis Diungkap Kabag Hukum

Parkir Berlangganan Upaya Bersama DPRD Ciamis dan Pemda

Sementara itu H Oih Burhanudin, Ketua Bapemperda DPRD Ciamis, mengaku lega akhirnya Ciamis bisa menerapkan parkir berlangganan.

Kata dia, DPRD mendorong parkir berlangganan sejak tahun 2020. Dimulai dengan membuat Perda soal parkir berlangganan.

“Dengan parkir berlangganan ini, selain PAD meningkat tajam, masyarakat juga diuntungkan karena dalam satu tahun cukup membayar parkir beberapa puluh ribu saja,” katanya.

Berbeda dengan parkir konvensional (reguler). Terkadang masyarakat pergi ke pasar, harus sampai 3 kali bayar parkir, akibat berpindah-pindah lokasi parkir.

“Parkir berlangganan di Ciamis ini merupakan salah satu upaya bersama DPRD dan pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD dan juga meringankan beban masyarakat,” pungkas H Oih. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Sudah Dua Bulan TPT di Sukajadi Ciamis Ambruk, Warga Khawatir

Sudah-Dua-Bulan-TPT-di-Sukajadi-Ciamis-Ambruk-Warga-Khawatir.jpg

harapanrakyat.com,- Sudah dua bulan Tembok Penahan Tebing (TPT) Jalan Kabupaten yang berada di lintas Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ambruk.

Warga di sekitar lokasi khawatir TPT yang ambruk tersebut kerusakannya semakin bertambah dan menjadi pemicu kecelakaan.

Karena itu, warga berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui instansi terkait dapat segera memperbaikinya.

Warga setempat, Emo mengatakan, TPT jalan kabupaten yang berada di lingkungannya itu sudah ambruk sekitar dua bulan lalu karena hujan.

Selain itu, setiap hari jalur tersebut selalu ramai dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

“Jadi, sebelum kerusakannya melebar dan bertambah parah, kami berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat segera memperbaikinya,” kata Emo kepada harapanrakyat.com, Senin (13/2/2023).

Baca Juga : Membahayakan, Tiang Listrik PLN di Sadananya Ciamis Miring

Emo menjelaskan, selain akibat intensitas hujan yang tinggi, TPT tersebut ambruk karena pondasinya sudah rusak tergerus air di bagian bawah.

“Sehingga, kalau tidak secepatnya ada penanganan, kerusakannya akan semakin melebar,” jelasnya.

Menurut Emo, posisi TPT yang rusak tersebut berada di jalan membelok, sehingga berpotensi menjadi pemicu kecelakaan.

“Tidak menutup kemungkinan, pengendara motor maupun mobil yang kurang berhati-hati bisa terperosok ke dalam saluran air di bawahnya,” ujarnya.

Emo melanjutkan, TPT yang sudah dua bulan ambruk tersebut statusnya sebagai jalan Kabupaten Ciamis.

“Harapan masyarakat setempat, pemerintah segera membangun kembali TPT tersebut, agar merasa aman dan nyaman bila melintasinya.” Pungkasnya. (Edji/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Recent Posts