Beranda blog Halaman 1075

Ini Dia Harga Dan Spesifikasi TECNO Spark Go 2023

3.KVSparkGo2023_copy_640x360_copy_800x450_1.jpg

review1st.com – TECNO, produsen smartphone muda dan inovatif dibawah naungan Transsion Holdings hari ini resmi meluncurkan produk terbarunya diawal tahun 2023. Ialah Spark Go 2023.

Produk yang merupakan salah satu bentuk dari inovasi smartphone dengan performa dan fitur mumpuni, namun dengan harga yang kompetitif dan terjangkau bagi konsumen IndonesiaTECNO Spark Go 2023, dibalut dalam body dengan desain terraced square cloud mirror geometry dan layar besar IPS LCD 6,56 inci HD+ dot notch screen.

Pada bagian tengah atas layar terdapat kamera selfie 5 MP ke bagian belakang, terdapat dua kamera yang dimuat dalam modul persegi yang memiliki resolusi 13 MP + AI Lens.

“Mengusung konsep #SerunyaSeharian, smartphone ini menawarkan kinerja multitasking yang baik sepanjang hari bagi konsumen ataupun para kaum Gen Z.

Mulai dari tetap terhubung dengan orang lain melalui berbagai saluran komunikasi dan membuat konten dari foto atau video untuk diupload ke sosial media, hingga menikmati sarana hiburan mendengar musik atau menonton film” ungkap Anthoni Roderick, Public Relations Manager TECNO Indonesia.

Spark Go 2023 ini membawa kapasitas RAM dan ROM yang cukup besar, RAM 4 GB disertai fitur memory fusion atau “penambah RAM” mencapai 3 GB, dan media penyimpanan sebesar 64 GB yang juga masih bisa ditambah dengan slot microSD yang tersedia.

Agar bisa menikmati #SerunyaSeharian, TECNO Spark Go 2023 ditopang dengan baterai besar berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian 10W melalui charge port USB-C.

Pada sisi software, Spark Go 2023 sudah disematkan OS Android 12 ditambah tampilan UI HiOS 12.0. Fitur lainnya adalah tersedianya fingerprint pada bagian belakang dekat kamera.

Di Indonesia sendiri, Spark Go 2023 tersedia dengan dua pilihan warna yaitu endless black dan uyuni blue. “Seperti yang sudah diketahui, bahwa TECNO selalu menghadirkan produk penuh inovasi dengan harga yang kompetitif.

Spark Go 2023 ini adalah produk untuk menjawab kebutuhan konsumen di range harga entry level, dengan fitur tersebut dapat menunjang kegiatan sehari-hari. Jadi rasanya Spark Go 2023 ini pantas untuk dijadikan benchmark harga 1 jutaan rupiah di pasar Indonesia, “tambahnya.

Harga dan ketersediaan

Tersedia mulai 22 Februari 2023, TECNO Spark Go 2023 dibanderol dengan harga Rp1.299.000 di seluruh gerai resmi yang bekerjasama dengan TECNO dan official store TECNO di Shopee. Konsumen juga bisa menikmati harga flash sale sebesar 50 ribu rupiah dari tanggal 22 hingga 28 Februari 2023

Prihatin Kondisi Pasar Pamanukan, Ruhimat Minta Semua Pihak Tidak Egois

Prihatin Kondisi Pasar Pamanukan, Ruhimat Minta Semua Pihak Tidak Egois

suarasubang.com – Bupati Subang H. Ruhimat berdiskusi dengan pedagang Pasar Pamanukan terkait kondisi dan permasalahan yang dihadapi oleh pedagang Pasar Pamanukan, bertempat di Pasar Inpres Pamanukan. Rabu (22/02/2023).

Diskusi dan tanya jawab tersebut dimoderatori oleh Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan dr. Nunung Syuhaeri MARS.

Beberapa hal yang dibahas dalam diskusi tersebut diantaranya akses jalan Pasar Pamanukan, fasilitas pendukung Pasar Pamanukan, perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bagi pedagang Pasar Pamanukan, dan alternatif pembiayaan pembangunan Pasar Pamanukan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Subang, Heri Sopandi S.Sos.,M.Mpd menyatakan terkait akses jalan di Pasar Pamanukan, Dinas PUPR Subang atas perintah Kang Jimat telah mengalokasikan dana untuk perbaikan jalan yang akan dibangun di tahun 2023 ini.

kondisi pasar pamanukan subang

“Terkait akses masuk Pasar Pamanukan, Pak Bupati juga melihatnya kurang nyaman dan memerintah langsung kepada saya. Akses jalan menuju pasar disiapkan dana 750 juta. Mohon dari pedagang menentukan di ruas mana yang akan dibangun.”

Selanjutnya, Kang Jimat menjelaskan terkait Amdal pembangunan pasar, dimana Kang Jimat menyampaikan sebelum dimulai pembangunan akan dibentuk tim untuk mengkaji dari berbagai aspek agar pembangunan tidak menimbulkan masalah baru.
“Terkait Amdal analisa dampak lingkungan, sebelum dibangun bakal ada tim untuk menilai kelayakan Amdal tadi. Jangan sampai menimbulkan masalah lagi.”

Kang Jimat mengaku prihatin dengan kondisi Pasar Pamanukan dan menyatakan komitmennya di sisa pemerintahannya, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan melaksanakan proses pembangunan dengan semaksimal mungkin.

Kang Jimat juga memberikan saran kepada para pedagang terkait proses pembiayaan pembangunan pasar yang keputusannya diserahkan sepenuhnya kepada para pedagang Pasar Pamanukan.

“Saya prihatin dengan kondisi pasar yang bahkan sebelum kebakaran sudah tidak layak. Mudah-mudahan kaharep tidak terjadi model kieu. Akan diawasi betul kontruksi sehingga akan dikaji agar menguntungkan semua pihak.

“Kami tidak akan tinggal diam. Saran sih, tidak bermaksud memaksakan kehendak pemerintah. Bagaimana yang sebelah sini pake developer lalu yang sebelah menggunakan bantuan dari pemerintah. Saya akan ajukan dan semoga lebih cepat.”

Kang Jimat menyarankan adanya penggabungan dua metode melalui developer dan bantuan pemerintah pusat adalah agar pedagang dan pembeli sama-sama memiliki alternatif dalam menyewa kios dan berbelanja kebutuhan.

“Tidak semua orang pengen ke Mall. Semua ingin belanja sesuai kemampuan. Pedagang juga punya pilihan dalam menyewa kios.”

Selain untuk memberikan alternatif bagi pedagang, pembangunan pasar oleh developer akan menjadikan Pasar Pamanukan sebagai wajah Pamanukan dalam menyambut kemajuan Kabupaten Subang.

Kang Jimat berkomitmen, apapun keputusan dari para pedagang Pasar Pamanukan dirinya akan bekerja sekuat tenaga untuk mewujudkannya. “Menjadi muka Pamanukan untuk menyambut perkembangan Kabupaten Subang. Saya akan berjibaku mewujudkan itu semua.”

Menutup diskusi tersebut, Kang Jimat berpesan kepada seluruh pedagang Pasar Pamanukan untuk tidak mengedepankan ego masing-masing agar tercapai hasil yang terbaik bagi semua.

“Jangan mengedepankan egois masing-masing. Kalau semua sudah jadi dan rapi, para pedagang di luar pasar pasti akan tertarik berjualan di sini.” Pungkas Kang Jimat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala BP4D Subang, Muspika Kecamatan Pamanukan, Kepala Desa se-Kecamatan Pamanukan, dan Pedagang Pasar Pamanukan.

Bupati Subang Tinjau Harga dan Kondisi Pasar Pamanukan

bupati subang tinjau pasar pamanukan

suarasubang.com – Bupati Subang, H. Ruhimat melaksanakan Silaturahmi dengan Pedagang Pasar Pamanukan, bertempat di Pasar Inpres Pamanukan, Rabu (22/02/2023). Acara silaturahmi tersebut diselenggarakan oleh DKUPP Kabupaten Subang bekerja sama dengan Badan Perwakilan Pedagang Pasar (BP3) Pamanukan, dengan tujuan bermusyawarah terkait pembenahan Pasar Pamanukan.

Sebelum acara dimulai, Kang Jimat bersama jajaran melaksanakan safari pasar Pamanukan untuk berinteraksi secara langsung dengan warga pasar Pamanukan sekaligus melihat kegiatan jual beli dan memantau ketersediaan serta harga bahan pokok di Pasar Inpres Pamanukan. Kang Jimat juga meninjau berbagai fasilitas penunjang dan kondisi lapak yang ada di Pasar Inpres Pamanukan.

Membuka acara silaturahmi tersebut, Ketua BP3 Pamanukan Drs. H. Hasan Bisri menghaturkan terima kasih kepada Kang Jimat atas kehadirannya ke Pasar Pamanukan, serta berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan di masa kepemimpinan Kang Jimat.

“Alhamdulillah dapat berkumpul dengan Kang Jimat di Pasar Pamanukan. Atas nama pengurus BP3 mengucapkan alhamdulillah karena di bawah kepemimpinan Kang Jimat selama 4 tahun sudah membebaskan tanah dan pembangunan beberapa ruas jalan termasuk bendungan Sadawarna. Semua itu berkat kerja keras Kang Jimat.”

bupati subang, ruhimat

H. Hasan Bisri menambahkan, Pasar Pamanukan adalah pasar primadona di Kabupaten Subang sehingga berharap kehadiran Kang Jimat di Pasar Pamanukan menjadi harapan bagi waga Pasar Pamanukan. “Pasar Pamanukan adalah primadona psar di Kabupaten Subang.”

Kepala DKUPP Kabupaten Subang Dr. Drs. H. Yayat Sudrajat, MM.,M.Si pada kesempatan tersebut menyatakan DKUPP Subang siap mengakomodir kebutuhan warga pasar sesuai dengan perintah Kang Jimat karena memang Pasar Pamanukan adalah pasar milik Pemda Subang. “Kami siap untuk menerima seluruh saran aspirasi dari pedagang atas perintah Pak Bupati. Pasar ini adalah Pasar Pemda dengan jumlah penghuni 256 pedagang pasar.”

H. Yayat menambahkan tujuan pertemuan ini adalah sebagai ajang silaturahmi dan bentuk perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terhadap Pasar Pamanukan. H. Yayat juga menyampaikan perhatian Kang Jimat pada pedagang sangat besar, terbukti dengan telah dibangunnya beberapa pasar di Kabupaten Subang.

“Tujuan kita silaturahmi. Sudah beberapa pasar yang dibangun oleh Kang Jimat dengan berbagai sumber dana.”

Terkait Pasar Pamanukan, H. Yayat menuturkan pihaknya tidak ingin gegabah dalam pembangunan, karena menurutnya Pasar Pamanukan adalah pasar yang sangat strategis sehingga pembangunannya pun harus direncanakan dengan matang.

“Bukan berarti dibiarkan. Pamanukan ini sangat strategis sehingga harus dibangun dengan rencana. Pasar ini memang sudah tidak layak karena sisa kebakaran. Atas kerja sama antara pedagang dengan Pemda, Pasar Pamanukan bisa terbangun dengan baik.”

Mengawali sambutannya, Kang Jimat memohon maaf atas kondisi Pasar Pamanukan yang tidak terlalu nyaman untuk digunakan. Kang Jimat mengungkapkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang tidak mampu sendirian dalam melaksanakan pembangunan Pasar Pamanukan sehingga Kang Jimat mengajak seluruh pedagang Pasar Pamanukan untuk bermusyawarah mencari jalan keluar terbaik bagi semua pihak.

“Begitu ningali, kuring lambat dinararaga nyukupan kebutuhan pedagang di Pasar Pamanukan. Kami dalam membangun tidak bisa sendiri, maka dari itu hayu bagaimana baiknya supaya pedagang di sini lebih nyaman. Saya percaya ke para pedagang di Pamanukan untuk tidak egois masing-masing.”

Kepada BP3 Pasar Pamanukan Kang Jimat menghaturkan terima kasih atas perannya dalam mewadahi aspirasi warga Pasar Pamanukan dan berharap BP3 mampu menjadi jembatan penghubung antara warga pasar dengan Pemerintah dalam mencari solusi terbaik.

“Nuhun kepada BP3 Pamanukan yang selalu mencari yang terbaik untuk Pasar Pamanukan sehingga jelas apa yang dibutuhkan. Maka dari itu saya silaturahmi untuk bermusyawarah mencari solusi jalan terbaik agar apa yang diinginkan dapat terwujud.”

Kang Jimat juga memohon maaf atas terhambatnya pembangunan di Kabupaten Subang karena Pandemi Covid-19, namun Kang Jimat mengungkapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terus berupaya melakukan pembangunan sebagai persiapan hari esok Subang meski di tengah keterbatasan.

“4 tahun jadi Bupati baru sekali berkunjung ke Pasar Pamanukan karena adanya Pandemi Covid-19. Patimban akan memajukan Kabupaten Subang karena Subang akan menjadi tujuan investasi dan menjadi Kawasan Industri. Bagaimana agar dampak negatif dapat diminimalisir?

“Langkah yang dilaksanakan diantaranya Pemerintah Daerah Kabupaten Subang telah menyiapkan lahan untuk pembangunan jalan. Ulah katangkal penduduk geus loba matak sudah disiapkan dari sekarang.”

Mengenai kondisi Pasar Pamanukan, Kang Jimat mengajak seluruh pedagang untuk berdiskusi dan mengesampingkan ego agar solusi yang tercapai adalah yang terbaik bagi semua pihak. Kang Jimat juga memberikan alternatif pilihan bagi warga Pasar Pamanukan terkait sumber dana pembangunan pasar.

“Kebutuhan pedagang yang ada di sini. Makanya ayo kita musyawarah demi kebaikan bersama. Karena hari esok bakal ada perkembangan, saya juga malu kalau pasarnya seperti ini. Saya inginkan kumaha carana pasar ieu bisa direnovasi. Pedagang nyaman dan pembeli juga akan ramai.

“Terkait hal itu, pola untuk merenovasi bisa dibangun oleh investor, kedua bisa mengandalkan bantuan dari Pemerintah Pusat, yang ketiga gabungan dari keduanya.”

Acara dilanjutkan dengan tanya jawab antara Kang Jimat dengan pedagang Pasar Pamanukan yang dimoderatori oleh Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan dr. Nunung Syuhaeri MARS.

Usai melaksanakan silaturahmi dan peninjauan Pasar Pamanukan, Kang Jimat menyempatkan diri untuk menyapa dan berbincang dengan Petugas Kebersihan yang ada di TPS Celeng Pamanukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala BP4D Subang, Kepala Dinas PUPR Subang, Muspika Kecamatan Pamanukan, Kepala Desa se-Kecamatan Pamanukan, Emak Emak Rempong.

Ketua TP PKK Kabupaten Subang Silaturahmi ke Majelis Ta’lim Pusakanagara dan Pusakajaya

ketua TP PKK Subang Haji Yoyoh

suarasubang.com – Hj. Yoyoh Sopiah Rohimat Selaku Ketua TP PKK Kabupaten Subang beserta pengurus melaksanakan kunjungan kerja ke majelis ta’lim di wilayah Kecamatan Pusakanagara dan Kecamatan Pusakajaya. Selasa 21 Februari 2023.

Kegiatan tersebut dalam rangka silaturahmi dan sosialisasi majlis ta’lim serta peringatan Isra Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW 1444 H dan turut dihadiri oleh perwakilan setiap masing masing Pokja dan sekretariat PKK Kabupaten, Kecamatan dan desa, Ketua DWP Kabupaten Subang Hj. Siti Nuraeni Nuroni, dan ketua IIC Kabupaten Subang.

Dalam sambutanya Hj. Yoyoh menyampaikan rasa syukur bisa bersilaturahmi dan berkumpul kembali dengan pengurus majelis ta’lim, yang dimana silaturahmi ini salah satunya mendatangkan kebaikan.

Ketua TP PKK Kabupaten Subang Silaturahmi ke Majelis Ta'lim Pusakanagara dan Pusakajaya

“Atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada warga yang hadir di acara majelis talim ini, karena dengan ibu ibu yang hadir ini merupakan sudah melakukan suatu ibadah selain itu juga masyarakat dapat mencari ilmu dan amalan baik di dunia untuk bekal di akhirat.”

Mimih sapaan akrab Hj. Yoyoh menyampaikan bahwa majelis ta’lim adalah salah satu bentuk kebaikan, sekaligus menjadi sarana ibadah sebagai umat Islam, serta bisa menjadi sarana dalam menjalin silahturahmi.

Mimih berharap, pada setiap kegiatan yang dilaksanakan, hendaknya dapat diperhatikan dan diikuti dengan baik, sehingga materi yang disampaikan oleh penceramah dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Senada dengan itu, mimih berharap dengan adanya majelis talim ini, masyarakat mampu lebih bersemangat untuk menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

Mimih juga mengajak masyarakat untuk mendoakan dan terus memberikan dukungannya untuk kelancaran berbagai program pemerintah. Mimih pun berterimakasih kepada masyarakat Kabupaten Subang yang telah bekerjasama mendukung dan menjalankan program program Bupati Subang yaitu Kang Jimat.

Mimih juga mengajak bersama sama untuk berjuang mewujudkan Kabupaten Subang yang bersih, maju, sejahtera dan berkarakter di sisa 1 tahun jabatannya Kang Jimat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian secara simbolis speaker portable untuk ketua DKM masing masing kecamatan dan di lanjutkan dengan sosialisasi dari ketua PC Muslimat NU Subang Hj. Iis Mamah Salamah.

Sekda Subang Hadiri Penguatan Lini Lapangan Program Bangga Kencana dan PPPA

suarasubang.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H.Asep Nuroni, S.Sos., M.Si menghadiri sekaligus membuka kegiatan dalam rangka penguatan lini lapangan program Bangga Kencana dan PPPA DP2KBP3A Kabupaten subang yang bertempat di aula islamic center Kabupaten Subang. Rabu, 22 Februari 2023.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang Dra. Nunung Suryani, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa acara tersebut diikuti oleh 270 kader/pengurus lini lapangan program Bangga Kencana dan PPPA perwakilan dari seluruh kecamatan yang berada di kabupaten subang.

Dra. Nunung menambahkan bahwa acara tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti arahan Bupati pada rakorda Forkopimda, untuk menyelesaikan target-target juga menyelesaikan visi misi kepemimpinan Jimat-Akur .

“Kita harus menunjukan kinerja yang lebih baik bahwa tahun ini adalah tahun prestasi dari seluruh bidang yang ada di kabupaten subang, termasuk DP2KB3A siap membantu untuk mewujudkan subang JAWARA.”

Kang Asep Nuroni sapaan akrab sekretaris daerah kabupaten subang dalam sambutannya menyebutkan bahwa Bangga kencana sejatinya adalah program untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan total mengenai program KB

Sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas sesuai dengan undang-undang 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga.

Kang Asep Nuroni juga menginstruksikan, Kegiatan yang tersebut jangan hanya sebatas seremonial semata, namun harus ada upaya bersama dan komitmen yang kuat untuk mengoptimalkan kinerja di lini lapangan, terutama dalam mewujudkan program bangga kencana dan juga program PPPA.

“Khusus untuk Bapak/Ibu petugas lini lapangan, saya mengucapkan terimakasih atas kinerjanya selama ini.

“Tapi kita jangan terlena dan berpuas diri dengan prestasi yang sudah kita raih karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan. Tetap semangat semoga Allah SWT senantiasi meridhoi setiap langkah kita dalam mewujudkan Subang JAWARA.”

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dari salah seorang tokoh KB Jawa Barat bapak Drs.H Rukhman Heryana, M. Si dengan judul materi ” MEMBANGUN MOTIVASI DAN SEMANGAT PETUGAS LAPANGAN UNTUK MENSUKSESKAN PROGRAM BANGGA KENCANA DAN PROGRAM PPPA TAHUN 2023″

Pengukuhan DPC Perhiptani Ciamis, Wabup Sebut Penyuluh Ujung Tombak Kemajuan Pertanian

Pengukuhan-DPC-Perhiptani-Ciamis-Wabup-Sebut-Penyuluh-Ujung-Tombak-Kemajuan-Pertanian.jpeg

harapanrakyat.com,- Wakil Bupati Ciamis, Jabar, Yana D Putra hadiri kegiatan pengukuhan kepengurusan DPC Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Ciamis, periode 2022-2027.

Pengukuhan dilaksanakan Rabu (22/2/2023), di Aula  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis.

Sebanyak 218 pengurus dari 6 wilayah Kecamatan, dikukuhkan oleh Atik Rohman, Ketua DPC Perhiptani Ciamis.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra menyebut, jika peran penyuluh pertanian sangat strategis dan penting. Sebagai ujung tombak kemajuan pertanian di Kabupaten Ciamis.

“Keberadaan Perhiptani ini diharapkan mampu meningkatkan peran dan fungsi para penyuluh pertanian di Ciamis,” katanya.

Baca juga: Dalam Jambore Penyuluh Pertanian, Wabup Ciamis Akan Perjuangkan Kesejahteraan PPL

Terkait dengan pengukuhan Perhiptani, Yana berharap para pengurus benar-benar memahami apa yang menjadi tugas dan fungsinya dalam menjalankan organisasi.

“Paling tidak para pengurus tahu apa itu Perhiptani, harus membaca juga AD ART nya. Sehingga paham maksud dan tujuan organisasi ini apa,” jelas Yana.

Menurutnya, sebagai ujung tombak kemajuan pertanian di Ciamis, para penyuluh harus dibekali wawasan pengetahuan serta teknologi tepat guna.

“Harus selalu mendapat bimbingan teknis, terkait ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dunia pertanian juga dinamis, harus selalu mengikuti perkembangan zaman, ” ujarnya.

Setelah mendapatkan peningkatan kompetensi, para penyuluh pertanian nanti akan mentransfer ilmunya kepada para petani.

“Sehingga nanti petani akan mampu memaksimalkan potensi pertanian yang dikelola,” ucapnya.

Dengan dikukuhkannya pengurus Perhiptani, lanjut Yana, menjadi angin segar untuk pembangunan pertanian di Kabupaten Ciamis. (Fahmi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Ogah Ditagih Janji Hibah Lahan, Mensos Risma Sujud di Kaki Guru SLB

Ogah-Ditagih-Janji-Hibah-Lahan-Mensos-Risma-Sujud-di-Kaki-Guru-SLB.jpeg

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Bu Risma sapaan akrabnya, sujud di kaki salah seorang guru Sekolah Luar Biasa (SLB) A Padjajaran Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/2/2023).

Aksi itu tiba-tiba Ia lakukan, saat salah seorang pengurus SLB menagih janji hibah lahan kepadanya.

Bu Risma saat itu mengelak atas tagihan itu dan mengganti janjinya dengan berupa renovasi bangunan.

Namun karena pengurus tidak terima, akhirnya terjadi saling ‘cekcok’ hingga mantan Walikota Surabaya itu bersujud.

Baca juga: Empat Menteri yang Tertangkap Kamera Tidur dan Viral di Media Sosial

Kronologi Mensos Risma Sujud

Dilansir dari berbagai sumber, awalnya kedatangan Bu Risma ke SLB A Padjajaran Bandung merupakan agenda untuk pembagian bantuan kepada masyarakat miskin.

Sebelum ke aula tempat acara berlangsung, ia mampir ke Cafe milik SLB yang karyawannya adalah para tunanetra penyandang disabilitas.

Saat tengah asyik melihat tanaman sambil berbincang dengan pengelolanya, kemudian ada salah seorang guru SLB yang menanyakan terkait hibah lahan Kemensos yang dulu sempat ia janjikan.

Risma pun langsung mengelak dengan alasan hibah tersebut tidak bisa terlaksana karena tanah berada di posisi tengah-tengah.

Ia lantas memberikan tawaran untuk renovasi bangunan.

“Bangunannya akan direnovasi dan ditambah ruang belajarnya karena disini banyak yang tunanetra,” ujar Risma.

Namun salah seorang guru bernama Tri, bersikukuh kepada Risma agar janji hibah lahan dapat terlaksana karena bukan untuk kepentingan pribadi.

“Dulu Ibu pernah berjanji kepada kami akan menghibahkan lahan. Ini untuk kepentingan bersama bukan kepentingan pribadi, Bu!,” tegas Tri.

Bu Risma saat itu terus mendapat desakan dari para guru dan staff SLB agar janjinya terlaksana.

Namun tiba-tiba Mensos Risma itu sujud di bawah kaki salah seorang guru.

“Saya akan bersujud sebagai bentuk permaafan,” kata Risma sambil posisi membungkuk.

Risma Pernah Lakukan Aksi Serupa

Aksi sujud Mensos Risma ternyata bukan kali pertamanya Ia lakukan.

Jauh sebelum heboh di media sosial, Bu Risma pernah melakukan aksi serupa saat menjabat sebagai Walikota Surabaya.

Ia pernah sujud saat kegiatan pertemuan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tahun 2020 lalu.

Selain itu, Bu Risma juga melakukan aksi sujudnya saat salah seorang dokter bernama dr Sudarsono menceritakan overload-nya pasien Covid-19 di Rumah Sakit.

Tak hanya itu, Risma juga pernah melakukan aksi serupa di depan para pengusaha saat mendapat bantuan dari Group Astra Surabaya.

Itulah aksi Mensos Risma Sujud yang geger di media sosial. (Aji/R8/HR Online/Editor Jujang)

Doni Salmanan Ajukan Kasasi Vonis Pengadilan Tinggi Bandung

Sel-Khusus-Doni-Salmanan.jpeg

harapanrakyat.com,.- Keberatan dengan putusan vonis Pengadilan Tinggi Bandung, Jawa Barat, pihak Doni Salmanan akan mengajukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Pengajuan kasasi itu lantaran Pengadilan Tinggi Bandung memvonis Doni dengan pidana kurungan selama 8 tahun

Kuasa hukum dari Doni Salmanan, Ikbar Patriana mengatakan, ia memastikan dalam waktu dekat ini mengajukan upaya hukum kasasi.

“Jelas kita akan melakukan upaya hukum kasasi atas putusan vonis (Pengadilan Tinggi Bandung) tersebut ke MA,” kata dia melalui sambungan telepon pada Rabu (22/2/2023).

Ikbar menambahkan, dengan pengajuan kasasi ini pihaknya mengharapkan putusan vonis kasasi nanti akan lebih ringan dibandingkan dengan putusan vonis sebelumnya.

“Sesegera mungkin akan kami ajukan kasasinya,” ujar dia.

Baca Juga : Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung Vonis Doni Salmanan 4 Tahun Penjara

Humas Pengadilan Tinggi Bandung, Jesayas Tarigan mengatakan, pihak Doni Salmanan mempunyai tenggat waktu selama 14 hari menentukan sikap hukumnya.

Hal itu seusai pemberitahuan resmi materi putusan Pengadilan Tinggi Bandung oleh Pengadilan Negeri Bale Bandung.

“Memiliki hak untuk mengajukan kasasi dengan tenggat waktu 14 hari. Terhitung sejak pemberitahuan secara resmi kepada terdakwa tentang keputusan Pengadilan Tinggi,” ucap dia.

Sebagai informasi sebelumnya, Pengadilan Negeri Bale Bandung memvonis Doni Salmanan dengan kurungan 4 tahun penjara.

Vonis tersebut lebih ringan dengan tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa 13 tahun penjara.

Ketua Majelis Hakim Achmad Satibi membacakan vonis tersebut di ruang sidang PN Bale Bandung, Jalan Jaksa Naranata, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/12/2022).

Baca Juga : Hakim PN Bale Bandung Vonis Bebas Mantan Ketua DPRD Jabar

Selain menjatuhkan vonis 4 tahun kepada terdakwa Doni Salmanan, majelis hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp 1 miliar.

Dalam kasus ini, Doni memperoleh keuntungan mencapai Rp 40 miliar karena mengajak sejumlah pengikut untuk bergabung dan mendepositokan sejumlah uangnya di platform Quotex. (Ecep/R13/HR-Online)

Polres Jakarta Selatan Periksa 5 Saksi Kasus Penganiayaan di Pasanggrahan

kasus-penganiayaan-pasanggarahan-jakarta.jpeg

harapanrakyat.com,- Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa lima saksi terkait kasus penganiayaan oleh pengendara mobil Rubicon Mario Dandy Satriyo (20). Pelaku melakukan penganiayaan kepada korban D yang masih berusia 17 tahun.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, kasus tindakan penganiayaan itu terjadi pada Senin (20/2/2023). Lokasi kejadian penganiayaan itu di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Ada lima saksi yang sudah kami lakukan pemeriksaan dalam kasus penganiyaan ini. Salah satunya yaitu AGH yang merupakan mantan pacar korban yang menjadi teman dekat pelaku,” ucap Ade Ary, Rabu (22/2/2023).

Ade Ary menambahkan selain mantan pacar korban, polisi juga memeriksa saksi berinisial SL yang merupakan teman pelaku penganiayaan.

Baca Juga : Pemprov DKI Jakarta Alokasikan Rp 16,8 Miliar Pengadaan Mobil Listrik SKPD

Atas kejadian ini, polisi menjerat pelaku penganiyaan dengan pasal 76 c juncto pasal 80 UU Nomor 35/2014 dengan ancaman pidana maksimal lima tahun.

Selain itu, polisi juga menjerat pelaku dengan subsider pasal 351 ayat 2 KUHP yang juga ancaman pidana lima tahun penjara.

Sebelumnya, viral kasus penganiayaan yang terjadi di Grand Permata Cluster Boulevard kawasan Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Senin (20/2/2023).

Korban penganiayaan adalah seorang pelajar berinisial D (17). Adapun pelaku kasus penganiayaan yaitu Mario Dandy Satriyo, pengendara mobil Rubicon.

Belakangan diketahui bahwa pelaku penganiayaan itu merupakan anak seorang pejabat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan II.

Dalam kasus tersebut pelaku kasus penganiayaan menggunakan nomor polisi palsu yang terpasang di mobil pelaku. (R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Pemkab Bekasi Tanggung Biaya Tindakan Medis Balita Obesitas

balita-obesitas-di-bekasi.jpg

harapanrakyat.com, – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan menanggung biaya tindakan medis Muhammad Kenzi Alvaro yang mengalami obesitas.

Balita yang saat ini berusia 16 bulan itu, memiliki berat badan 27 kilogram. Berat yang tidak biasa bagi balita seusianya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan medis kepada balita pasangan Pitriah (40) dan M Sopyan (41) itu.

Baca Juga : Balita di Bekasi Alami Obesitas Berlebih

Biaya tindakan medis untuk Kenzi itu, lanjut Alamsyah, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi melalui program Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Menggunakan KIS APBD untuk tindakan medis Kenzi. Kalau biaya hidup dan keperluan lain, saya tidak punya kewenangan. Semua pihak bisa membantu, misalnya kebutuhan keluarga mendampingi anak Kenzi,” kata Alamsyah, Rabu (22/2/2023).

Alamsyah menuturkan, untuk tindakan medis saat ini pihaknya telah membawa Kenzi ke Rumah Sakit Ananda Bekasi. Hal ini agar orang tua Kenzi bisa mendapat penanganan medis dari ahli gizi di rumah sakit. 

Ia Alamsyah, Kenzi juga mendapat penanganan awal dari Posyandu dan Puskesmas di lingkungan tempat tinggalnya.

Baca Juga : Olah 10 Ton Sampah, Pemkot Bandung Luncurkan TPST Berteknologi RDF

Sebelumnya balita laki-laki, Muhammad Kenzi Alfaro beralamat di Jalan Manunggal 5, Desa Pusakarakyat, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, mengalami obesitas berlebih.

Orang tua Kenzi, Pitriah (40) mengatakan, sejak lahir Kenzi tidak diberikan asupan ASI. Mendekati usia 12 bulan hingga saat ini, Pitriah memutuskan beralih ke kental manis.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut terpaksa ia lakukan sebab tidak mampu membeli susu formula untuk Kenzi lantaran suaminya hanya pekerja serabutan.

“Pas setahun umurnya (Kenzi), saya ganti susunya karena tidak sanggup membeli susu formula,” kata Pitriah. (Setiawan/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Recent Posts