Beranda Berita Subang Pabrik VinFast Subang Resmi Beroperasi Pertengahan Desember 2025

Pabrik VinFast Subang Resmi Beroperasi Pertengahan Desember 2025

pabrik VinFast Subang

Pemerintah Indonesia memperkuat posisi industri kendaraan listrik global melalui pembukaan pabrik VinFast Subang. Fasilitas manufaktur otomotif ini mulai beroperasi secara bertahap pada pertengahan Desember 2025.

Selanjutnya, kompleks pabrik ini berfungsi sebagai basis produksi utama korporasi. Lokasi strategis ini juga menjadi pusat ekspor kendaraan setir kanan untuk kawasan Asia Tenggara.

Langkah operasional ini sejalan dengan kebijakan pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita merespons positif langkah perluasan industri otomotif tersebut.

“Indonesia memiliki modal dasar untuk menjadi salah satu pemain utama industri kendaraan listrik dunia, didukung kekayaan sumber daya alam, pasar domestik yang besar, serta komitmen pemerintah,” ujar Agus.

Lebih lanjut, fasilitas pabrik ini berdiri di atas hamparan lahan seluas 171 hektare. Investor menanamkan nilai modal awal sebesar 300 juta dolar AS.

Total komitmen investasi perusahaan ini menembus nominal angka 1 miliar dolar AS.

BACA JUGA:  Kotrack KE-75 Hadir di Subang, Mini Excavator 7,5 Ton untuk Pertanian hingga Konstruksi

Kapasitas Produksi dan Model Kendaraan Listrik

Fasilitas perakitan di Jawa Barat ini merupakan pabrik global keempat milik VinFast. Pabrik ini juga menjadi fasilitas manufaktur pertama mereka di luar wilayah Vietnam untuk tingkat regional.

Pada tahap operasional awal, kapasitas produksi mampu mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun.

Kemudian, perusahaan menargetkan eskalasi peningkatan kapasitas maksimal hingga 350.000 unit kendaraan per tahun.

Lini operasional pabrik mencakup tahapan pengelasan bodi, pengecatan, perakitan akhir, hingga pengendalian mutu. Fasilitas lengkap ini memproduksi berbagai segmen kendaraan bermotor murni listrik.

Kategori kendaraan perkotaan (city car) mencakup varian model VF 3 dan VF 5. Sementara itu, model VF 6 dan VF 7 mengisi segmen kendaraan utilitas sport (SUV). Terakhir, lini perakitan kendaraan komersial memproduksi unit Limo Green dan mobil multiguna (MPV) tipe VF 7.

Target TKDN dan Integrasi Rantai Pasok

Manajemen perusahaan memprioritaskan penggunaan suku cadang lokal untuk menekan angka ketergantungan impor.

BACA JUGA:  Calon Gus Eko. Ketua PWI Subang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Strategis dengan Bupati

Oleh karena itu, perusahaan menetapkan target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara bertingkat. Pabrik menargetkan capaian TKDN lebih dari 40 persen pada kalender 2026.

Angka adopsi komponen lokal ini akan naik menjadi 60 persen pada tahun 2029. Pada akhirnya, target TKDN maksimal harus menyentuh batas 80 persen mulai periode 2030.

Sebagai wujud dukungan nyata, manajemen mendirikan area khusus bernama Supplier Park. Kawasan bisnis ini terintegrasi langsung di dalam wilayah kompleks manufaktur utama.

Fasilitas ini menggabungkan para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) ke dalam rantai pasok global. Akibatnya, ketersediaan suku cadang teknis dan layanan perawatan menjadi lebih terjamin bagi para konsumen domestik.

Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Otomotif

Kehadiran kompleks pabrik ini memberikan dorongan nilai ekonomi langsung bagi penduduk Jawa Barat.

Saat mesin pabrik beroperasi pada kapasitas penuh, perusahaan mampu menyerap banyak pekerja lokal. Proyeksi serapan tenaga kerja langsung berada pada rentang 5.000 hingga 15.000 orang.

BACA JUGA:  Paripurna DPRD: Pemkab dan Dewan Lakukan Pembahasan Ranperda DPRD Subang

Selain itu, proyek industri ini membuka ribuan peluang kerja tambahan di sektor logistik operasional. Para pelaku bisnis penyedia jasa juga ikut menikmati pertumbuhan ekonomi di sekitar area perakitan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan pabrik VinFast Subang mulai beroperasi penuh? Fasilitas manufaktur otomotif VinFast di Subang ini mulai beroperasi secara bertahap pada pertengahan bulan Desember 2025.
  • Berapa total kapasitas produksi kendaraan dari pabrik ini? Kapasitas produksi awal mencapai 50.000 unit per tahun dan akan terus ditingkatkan hingga batas maksimal 350.000 unit per tahun.
  • Berapa target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mobil listrik ini? Perusahaan menargetkan pencapaian nilai TKDN lebih dari 40% pada tahun 2026, 60% pada 2029, dan mencapai angka 80% pada tahun 2030.