Beranda blog Halaman 1071

Ini Kondisi Bayi Korban Kecelakaan Ambulance di Tonjong Ciamis

Kondisi-Bayi-Korban-Kecelakaan-Ambulans-di-Tonjong-Ciamis.jpeg

harapanrakyat.com,- Kondisi bayi korban kecelakaan ambulance di Simpang Tonjong, Kabupaten Ciamis stabil dan telah dilarikan ke RSIA Bunda Aisyah Tasikmalaya.

Sebelumnya mobil ambulance yang mengangkut seorang pasien bayi tertabrak mobil box di Simpang Tonjong Ciamis, tepatnya di Jalan Jenderal Ciamis, Kamis (23/2/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.

Akibat kecelakaan ambulance di Tonjong Ciamis tersebut, bayi dan penumpang lainnya langsung dibawa ke RSUD Ciamis untuk mendapatkan perawatan medis. 

Baca Juga: Kecelakaan di Tonjong Ciamis, RSDK: Sopir Ambulance Sudah Ikuti Pelatihan Safety Riding

Kabid Pelayanan Medis RSUD Ciamis Bayu Yudiawan mengatakan, kondisi bayi selamat. Awalnya bayi tersebut dalam keadaan tidak bagus lantaran gagal napas. 

Maka dari itu, bayi tersebut harus dirujuk ke RS Tasikmalaya untuk dilakukan perawatan di ruang NICU atau Neonatal Intensive Care Unit karena gagal nafas.

“Namun karena mengalami musibah di Simpang Tonjong, maka dari itu diarahkan dulu ke RSUD Ciamis untuk dilakukan pertolongan pertama,” katanya, Kamis (23/2/2023).

Menurutnya, pada saat dirujuk ke RS Tasikmalaya, kondisi bayi sudah ter-inkubasi dengan alat bantu pernapasan. Setelah kecelakaan, alat bantu napas itu sempat lepas sehingga kondisi bayi sempat tidak stabil.

“Alhamdulilah, setelah kita tangani kondisi bayi akhirnya bisa stabil lagi meskipun harus indikasi masuk NICU,” tuturnya.

Pada saat itu, ruang NICU di RSUD Ciamis penuh, dan alat ventilator sedang dipakai semua. Maka dari itu, setelah kondisinya stabil RSUD Ciamis merujuk pasien tersebut ke RS di Tasikmalaya untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

“Alhamdulilah sudah dirujuk ke RS Bunda Aisyah Tasikmalaya,” ucapnya.

Bayu menambahkan, untuk kondisi penumpang lainnya yang terlibat kecelakaan ambulance di Tonjong Ciamis yakni sopir, dokter, perawat serta ayah pasien dalam keadaan baik-baik saja. Para korban kecelakaan tersebut hanya mengalami luka ringan. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kecelakaan di Tonjong Ciamis, RSDK: Sopir Ambulance Sudah Ikuti Pelatihan Safety Riding

Direktur-RSDK-Menanggapi-Kecelakaan-Ambulans-di-Tonjong-Ciamis.jpeg

harapanrakyat.com,- Direktur Rumah Sakit Dadi Keluarga (RSDK) dr Muhammad Iqbal membenarkan ambulance yang terlibat kecelakaan di simpang Tonjong, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat merupakan ambulance RSDK.

“Memang benar, insiden yang melibatkan ambulance dengan mobil box itu memang ambulans dari kami. Ambulance sedang mengangkut pasien bayi yang akan dirujuk ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Aisyah Tasikmalaya,” terangnya di Polres Ciamis, Kamis (23/02/2023).

Menurutnya, selain pasien seorang bayi, di dalam ambulance juga terdapat keluarga pasien dan petugas medis.

“Pagi ini memang kita merujuk satu pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. Merujuk SOP, kita menerjunkan satu dokter, perawat, keluarga pasien dan juga sopir ambulance yang sudah mengikuti pelatihan Keselamatan Berkendara (Safety Riding),” ungkapnya.

Baca Juga: Mobil Ambulance Bawa Bayi Terguling di Simpang Tonjong Ciamis

Pernyataan Direktur RSDK tersebut sekaligus menepis isu yang menyebutkan sopir ambulance yang terlibat kecelakaan di Tonjong Ciamis merupakan seorang OB (Office Boy).

Akibat kecelakaan tersebut, sopir dan penumpang di dalamnya mengalami luka ringan. Sementara bayi yang diangkut ambulance sudah berada di RSIA Bunda Aisyah Tasikmalaya.

“Kita sudah mendapatkan info untuk pasien sendiri sudah ada di RSIA Bunda Aisyah. Karena pada saat kejadian, tim medis dari RS Dadi Keluarga langsung meluncur untuk melakukan pertolongan secara cepat,” jelasnya.

Iqbal menyerahkan kasus kecelakaan di Tonjong Ciamis tersebut kepada pihak berwajib. Ia pun menegaskan, RSDK akan mengikuti prosedur di kepolisian.

“Tentang kejadian kecelakaan ini, kita serahkan ke pihak kepolisian saja,” tandasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Alasan Suzuki Masih Belum Buka Harga Grand Vitara di IIMS 2023

Grand-Vitara-di-Booth-Suzuki-Indonesia-2-scaled.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Suzuki menghadirkan All New Grand Vitara di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023, namun pihak PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) belum mengumumkan harga resmi untuk SUV legendaris Suzuki ini.

Ternyata ada alasan kenapa PT SIS belum mengumumkan harga Grand Vitara ini, karena masih ingin melihat respon dari pasar terlebih dahulu atau istilahnya pengenalan.

“Kita belajar dari yang sebelum-sebelumnya, kita ingin introduction dulu. Nah, pada masa introduction itu kita ingin edukasi calon konsumen mengenai teknologi dan fitur yang ada di Grand Vitara,” kata Head of Brand Development & Marketing Research 4W SIS Harold Donnel di IIMS, Rabu (22/2).

Baca juga: Suzuki Grand Vitara Resmi Diperkenalkan di Indonesia, Belum Dijual Ternyata

harga grand vitara

Harold juga menjelaskan lebih lanjut kalau di Grand Vitara ini kan sudah memiliki teknologi Smart Hybrid dan itu butuh edukasi bagi calon konsumen serta melakukan sosialisasi mengenai keunggulan dari sistem Smart Hybrid dari Grand Vitara.

Tak hanya itu, menurut Harold pasar yang diterjang oleh Grand Vitara adalah pasar yang besar porsinya di Indonesia.

“Dengan pasar yang besar di segmen Grand Vitara, Suzuki harus berhati-hati. Kita (Suzuki) bukan market leader, melainkan market challenger. Jadi dengan kehati-hatian itu, kita berharap jika harga sudah fix, konsumen kita semua pada puas dan bisa sebanding dengan biaya yang sudah mereka keluarkan,” tegas Harold.

Suzuki Indonesia juga tidak takut ditinggal oleh konsumen setia mereka meski harga resmi belum diumumkan. Kehadiran Grand Vitara pada momentum IIMS 2023, bisa dikatakan waktu yang terbaik untuk memperkenalkan ke publik.

Baca juga: Suzuki Berikan Promo Menarik Khusus di IIMS 2023

harga grand vitara

“Kita nggak mau ingin terlalu cepat, tapi abis itu salah dikit atau kita keluarkan harga dengan diskon yang gede. Itu kan akan membuat pasar jadi bias,” tambah dia.

Suzuki juga percaya kalau konsumen mereka masih bisa menunggu sebentar lagi, karena menurut Hrold harga resmi Grand Vitara ini akan dirilis di pameran otomotif berikutnya setelah IIMS.

“Kita akan umumkan harga Grand Vitara, cluenya itu di event otomotif berikutnya. Kita percaya brand image Vitara sangat kuat jadi buat konsumen loyal tidak masalah untuk nunggu, saving the best for the last,” ucap dia.

Bagi konsumen yang sudah berminat dengan Grand Vitara, tetap bisa jika mau booking di ajang IIMS 2023. Cukup mencatatkan nama mereka di buku tunggu atau menaruh uang muka sebesar Rp10 juta untuk mendapat antrian awal dari Grand Vitara.

Mobil Hybrid Buatan Anak Bangsa Dikirim ke Luar Negeri

Ekspor-3-scaled.jpg

ROCKOMOTIF, Karawang – Mobil hybrid perdana buatan Indonesia, Toyota Innova Zenix Hybrid resmi diekspor ke luar negeri. Hal ini menandakan peningkatan level kapabilitas dan keunggulan industri manufaktur otomotif nasional melalui aktivitas ekspor produk berteknologi tinggi ke level berikutnya.

“Ekspor perdana kendaraan elektrifikasi Kijang Innova Zenix Hybrid ini, merupakan bagian dari upaya Toyota Indonesia untuk turut serta dalam mencapai target pemerintah yaitu dekarbonisasi. Ekspor mobil utuh ini juga tentunya termasuk baterai elektrifikasi yang dirakit lokal di pabrik kami di Karawang,” ujar Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono.

ekspor innova zenix hybrid

Pada tahun 2023, TMMIN menargetkan ekspor Kijang Innova Zenix sebanyak lebih dari 8.000 unit dengan komposisi 30% tipe HEV dan 70% tipe internal combustion engine (ICE) ke negara-negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

Baca juga: Jokowi Buka IIMS 2023, Arahkan Industri Otomotif Untuk Lebih Banyak Ekspor

Diharapkan, ekspor Innova Zenix ini akan terus meningkat dari tahun ke tahun dengan target 17,000 unit di 2025 untuk tipe hybrid dan konvensional.

“Toyota Indonesia telah memperkenalkan beragam model kendaraan yang dapat mengurangi emisi karbon melalui strategi multipathway, baik kendaraan konvensional hemat bahan-bakar, kendaraan dengan bahan bakar bio (bio-fuel), serta kendaraan berteknologi elektrifikasi, yaitu HEV, PHEV, dan BEV, selain memproduksi lokal Kijang Innova Zenix Hybrid. Kami akan terus mempertahankan posisi Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor kendaraan elektrifikasi buatan dalam negeri, khususnya hybrid,” tambah Warih.

ekspor innova zenix hybrid

Ekspor perdana Kijang Innova Zenix disaksikan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, dan CEO of Asia Region and President of Toyota Motor Asia Pacific Hao Quoc Tien, serta jajaran manajemen Toyota Indonesia dan perwakilan perusahaan pemasok Toyota Indonesia yang termasuk di dalamnya Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Cuaca Kota Bandung Jadi Lebih Dingin, Ini Penjelasan BMKG

prakirawan-cuaca-BMKG-Bandung.jpeg

harapanrakyat.com,- Bagi warga Kota Bandung, Jawa Barat, tentunya saat ini merasakan cuaca yang lebih dingin dari biasanya.

Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Bandung menjelaskan alasan hal tersebut.

Prakirawan Cuaca BMKG Yan Firdaus mengatakan, cuaca dingin tersebut dipengaruhi terjadinya badai La Nina yang terjadi selama tiga tahun terakhir ini.

Menurutnya, selain menjadi lebih dingin juga menyebabkan curah hujan menjadi sering terjadi di Kota Bandung.

Baca Juga : Pemkot Bandung Tambah Stok Beras 20 Ton untuk Operasi Pasar

“Karena La Nina yang panjang, menyebabkan suhu permukaan laut di sekitar Jawa Barat menjadi rendah,” ungkapnya di Kota Bandung, Kamis (23/2/2023).

Walau demikian, menurutnya suhu saat ini sebenarnya lebih hangat jika dibandingkan dengan suhu normal sepanjang 30 tahun terakhir. Pada 30 tahun terakhir, suhu Februari yang normalnya berada pada 20 derajat, saat ini suhu minimumnya 21 derajat.

“Kalau Januari suhu minimum normalnya 20 derajat celcius. Kalau kita rata-ratakan sekitar 20,8 derajat celcius, lebih hangat dari suhu normalnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, cuaca dingin yang terasa oleh masyarakat belakangan ini lantaran adanya angin kencang yang sering terjadi sejak awal Februari.

Sementara untuk curah hujan, Yan menjelaskan, masih sesuai dengan angka normal. Seperti di sepanjang November-Desember lalu nilainya masih normal. Namun, untuk Januari memang berkurang 75 persen dari normalnya.

Baca Juga : Doni Salmanan Ajukan Kasasi Vonis Pengadilan Tinggi Bandung

“Untuk Februari kita masih tunggu nilainya. Namun, ada peluang di Maret dan April ini akan normal juga,” ucapnya.

Ia memprediksi, pada Ramadan nanti masih ada potensi hujan. Untuk itu, pihaknya masih akan terus memantau perubahan cuaca kedepannya.

Yan mengimbau, agar masyarakat lebih waspada dengan angin kencang yang berpotensi bencana alam.

“Kami berharap masyarakat hati-hati dalam perjalanan karena bisa menyebabkan pohon tumbang yang mengganggu pengendara di jalan. Kami juga mengimbau agar menjaga kesehatan saat cuaca terasa lebih dingin,” ungkapnya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Polisi Ciduk Jambret di Klapanunggal Bogor, Korban Pengendara Motor

Polisi-Ciduk-Jambret-di-Klapanunggal-Bogor-Korban-Pengendara-Motor.jpg

harapanrakyat.com,- Polisi ciduk jambret yang beraksi di Jalan Raya Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Kamis (23/2/2023). Korbannya seorang pengendara motor.

Pemuda berinisial R (31) merupakan pelaku penjambretan tidak bisa berkutik saat jajaran Kepolisian Polsek Klapanunggal menangkapnya.

Sebelumnya, pelaku melakukan tindakan kriminal dengan menjambret handphone milik salah seorang pengendara motor di Jalan Raya Klapanunggal, Kabupaten Bogor pada Rabu (22/2/2023).

Baca Juga : Pelaku Jambret Kalung Emas di Tasikmalaya Jadi Bulanan-bulanan Warga

Kapolsek Klapanunggal, AKP Irrine Kania mengatakan, polisi berhasil menciduk pelaku penjambretan dalam gelaran operasi jajarannya.

“Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone dan satu buah motor yang pelaku gunakan untuk melakukan aksinya,” kata Irrine, Kamis (23/02/2023).

Irrine menjelaskan, saat kejadian korban sedang mengendarai sepeda motor dipepet oleh pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.

“Kemudian, pelaku ini langsung mengambil handphone milik korban yang korban simpan pada bagian dashboard,” jelasnya.

Baca Juga : Gagalkan Curanmor, Kasir Minimarket di Bogor Ditodong Senpi

Menurutnya, dari hasil penyidikan terhadap pelaku R, dalam melakukan aksinya Ia tidak sendirian melainkan dengan seorang temannya yang berhasil kabur.

Hingga saat ini, teman pelaku yang berhasil kabur masih dalam pengejaran polisi. Sementara, pelaku yang tertangkap terancam hukuman 7 tahun penjara.

“Atas perbuatannya pelaku akan kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.” Pungkasnya. (Arief/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Gagalkan Curanmor, Kasir Minimarket di Bogor Ditodong Senpi

Gagalkan-Curanmor-Kasir-Minimarket-di-Bogor-Ditodong-Senpi.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang kasir di sebuah minimarket di Jalan Cibarusah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Kamis (23/2/2023).

Aksi curanmor tersebut terekam CCTV, terlihat 4 orang pelaku menggunakan 2 sepeda motor. Sementara, satu sepeda motor milik pengunjung yang menjadi target pencurian terparkir di depan minimarket.

Kemudian, seorang pelaku turun berusaha membobol kunci sepeda motor pengunjung yang terparkir tersebut dan 3 pelaku lain berada di kendaraannya.

Baca Juga : Polisi Amankan Pelaku Curanmor, Korban Ucapkan Terima Kasih kepada Si Pencuri

Kapolsek Jonggol, Kompol Asep Mulyadi mengatakan, aksi curanmor gagal karena kasir minimarket keburu mengetahuinya dan keluar menghampiri pelaku.

“Lalu, para pelaku panik dan sempat menodongkan pistol yang diduga senjata api, hingga akhirnya keempat pelaku pun dapat melarikan diri,” kata Asep, Kamis (23/2/2023).

Asep melanjutkan, terkait aksi pencurian tersebut pihaknya telah melakukan olah TKP dan melakukan Penyelidikan lebih lanjut.

Namun, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui keberadaan tempat tinggal korban maupun saksi yang berada di lokasi.

“Selain itu, sampai sekaran korban maupun saksi belum membuat laporan kepada kami.” Punkasnya. (Arief/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Waduh, Dua Bersaudara di Garut Nekat Bunuh Kakak Tiri

Dua-bersaudara.jpg

harapanrakyat.com,- Dua bersaudara di Garut nekat bunuh kakak tiri lantaran kesal korban sering mengamuk ke ibunya. Kasus tersebut terungkap setelah adanya kejanggalan kematian korban. 

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Deni Nurcahyadi mengatakan, kedua pelaku yang merupakan adik tiri dan sepupunya itu membuat skenario bahwa kematian korban akibat nekat mengakhiri hidup di rumahnya di Kampung Sirna Jati, Desa Indralayang, Kecamatan Caringin, Garut pada Minggu (12/2/2023) lalu.

Namun, kata Deni, ada laporan yang menduga kematian korban tidak wajar, karena ada luka pada kepala dan leher korban.

Baca juga: Pasca 66 Siswa SD di Garut Keracunan Jajanan Sekolah, Polisi Amankan Penjual Es Krim

“Kami menerima informasi ada yang janggal dari kematian korban. Kemudian pada hari Selasa (14/2/2023) kemarin, penyidik dari Jatanras dan Inafis Polres Garut, membongkar kembali makam almarhum Sukma. Hasilnya, polisi menemukan beberapa luka benda tajam di kepala dan leher korban,” ungkapnya, Kamis (23/2/23). 

Untuk membantah skenario itu, Kejaksaan Negeri dan Polres Garut langsung menggelar reka adegan dan hasilnya kedua pelaku, yakni WD dan AM adalah pelakunya.

“Barang bukti sudah kita amankan, termasuk kedua pelaku. Ikatan korban dengan pelaku itu keluarga, yakni korbannya kakak tiri,” imbuhnya. 

Akibat perbuatannya itu, dua bersaudara itu terancam pasal berlapis dengan ancaman lebih dari 15 tahun penjara. Lantaran masih di bawah umur, sehingga harus melibatkan Balai Pemasyarakatan atau (Bapas). (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Kecelakaan Ambulance Bawa Bayi di Ciamis, Ini Kata Polisi

Kecelakaan-Ambulance-Bawa-Bayi-di-Ciamis-Ini-Kata-Polisi.jpg

harapanrakyat.com,- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Simpang Jalan Tonjong Ciamis, tepatnya di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat melibatkan mobil box dan ambulance yang membawa pasien seorang bayi, Kamis (23/2/2023).

Kasat Lantas Polres Ciamis, AKP Asep Iman Hermawan menjelaskan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, di mana mobil box menabrak mobil ambulance.

Baca Juga : Mobil Ambulance Bawa Bayi Terguling di Simpang Tonjong Ciamis

Mobil box tersebut datang dari arah barat ke arah timur atau Tasikmalaya ke arah Kota Banjar, sedangkan mobil ambulance datang dari arah Utara menuju ke arah Selatan. 

“Dari mobil ambulance sendiri itu ada seorang bayi yang masih berumur 3 hari. Saat ini sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis untuk mendapat perawatan,” jelasnya.

Menurut Asep, mobil ambulance tersebut membawa penumpang sebanyak 4 orang, perawat satu orang dan 3 orang lainnya dari keluarga pasien.

“Terkait korban jiwa, saat ini tidak ada. Kami masih menunggu (Informasi) dari pihak dokter di RSUD Ciamis,” tuturnya.

Sementara itu, berita sebelumnya sebuah mobil ambulance membawa pasien bayi mengalami kecelakaan karena tertabrak mobil box di Simpang Tonjong Ciamis.

Baca Juga : Ada Cairan di Kepala, Bayi Asal Cipaku Ciamis Butuh Bantuan

Akibatnya, dua kendaraan yang terlibat kecelakaan terguling. Bahkan, mobil ambulace terbalik hingga dua kali.

Untuk penumpang mobil ambulance termasuk seorang bayi langsung dilarikan ke RSUD Ciamis, untuk mendapat perawatan lebih lanjut. 

Kejadian kecelakaan lalu lintas itu saat ini dalam penanganan lebih lanjut oleh petugas kepolisian dari Satlantas Polres Ciamis. (Ferry/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Ruko Mie Gacoan Bekasi

kebakaran-mie-gacoan-bekasi.jpg

harapanrakyat.com,- Dugaan akibat korsleting listrik, Rumah Makan Mie Gacoan di Jalan Bintara 06/13, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, terbakar.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (22/2/2023) sekitar pukul 22.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi, Aceng Shallahuddin mengatakan, pihaknya menerima informasi terjadinya kebakaran itu pada pukul 22.03 WIB.

Baca Juga : Pemkab Bekasi Tanggung Biaya Tindakan Medis Balita Obesitas

“Unit berangkat pada pukul 22.06 WIB, tiba di tempat kejadian pada pukul 22.15 WIB, pukul 22.30 WIB selesai penanganan,” kata Aceng kepada wartawan, Kamis (23/02/23).

Dalam kesempatan itu pula, Aceng menambahkan, pihaknya berhasil menaklukan si jago merah sekitar pukul 22.45 WIB. Pihaknya langsung melakukan proses pendinginan lokasi kebakaran.

Ia pula menjelaskan melakukan penyisiran percikan api. Hal itu untuk mengantisipasi adanya sumber api yang belum padam seutuhnya.

Aceng menjelaskan, pihaknya menduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada bagian panel di ruang gudang penyimpanan minuman.

“Salah satu karyawan menyadari dari samping ruko, tiba-tiba api menyala besar yang berasal dari kabel listrik yang meleleh dan terbakar,” ungkapnya.

Baca Juga : Tingkat Pengangguran Terbuka di Jawa Barat Terus Menurun

Aceng mengungkapkan, pihaknya menerjunkan 4 unit pemadam kebakaran ke lokasi kejadian untuk memadamkan api di bangunan seluas 10 meter persegi.

“Situasi sudah aman. Untuk korban nihil, kerugian sekitar 60 juta rupiah,” ucap Aceng.

Untuk menyelidiki penyebab kebakaran, saat ini pihak kepolisian melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara. (Setiawan/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Recent Posts