Beranda Berita Nasional Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat Kota Banjar Sudah Tersedia

Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat Kota Banjar Sudah Tersedia

Dinkes-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Vaksin booster kedua di Kota Banjar, Jawa Barat, sudah tersedia, Masyarakat yang berusia lebih dari 18 tahun kini sudah bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dosis keempat tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar, dr. Andi Bastian, melalui Kabid. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Ika Rika mengatakan, hal tersebut berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan tentang vaksin booster kedua untuk kelompok masyarakat umum.

“Untuk vaksin saat ini sudah tersedia, walaupun belum banyak,” kata Ika Rika kepada harapanrakyat.com, Selasa (24/01/2023).

BACA JUGA:  Indomaret di Ciamis Disatroni Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta

Akan tetapi, saat ini pihaknya belum bisa memberikan vaksin tersebut kepada masyarakat karena terkendala suatu hal.

“Kendalanya, setelah dicek di Pcare belum bisa. Nanti kalau di vaksin takutnya sertifikat nggak bisa keluar sekarang. Jadi kita masih nunggu. Kalau besok di Pcare sudah bisa, insya Allah bisa kita laksanakan,” terangnya.

Baca Juga: Nakes di Kota Banjar Mulai Vaksin Booster Kedua, Masyarakat Umum Kapan?

BACA JUGA:  Masih Nol Kasus, Wali Kota Bandung Larang Penjualan Ciki Ngebul

Ika Rika juga menjelaskan, sebelumnya tenaga kesehatan sudah menerima vaksin booster kedua, sehingga saat ini giliran masyarakat umum untuk mendapatkannya.

“Kemarin untuk tenaga kesehatan sudah selesai. Kemudian rencananya untuk para lansia dan masyarakat di atas usia 18 tahun yang akan mendapatkan vaksin ini,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, saat ini vaksin booster yang sudah tersedia adalah jenis Zifivak dan Pfizer. Vaksin Zifivak bisa untuk Sinopharm, kemudian untuk vaksin jenis Pfizer bisa untuk jenis yang lainnya.

BACA JUGA:  KPK Panggil Anies Baswedan Soal Perencanaan Formula E

Ika mengimbau kepada masyarakat agar melaksanakan vaksinasi booster kedua di tempat pelayanan kesehatan yang sudah ditentukan. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Bagaimanapun Covid-19 masih ada. Kita harus mengantisipasi seminimal mungkin. Meski nanti terpapar, namun jika sudah mendapatkan vaksin booster kedua maka gejalanya tidak akan terlalu parah,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)