Beranda blog Halaman 942

OYO Hadirkan Program “OPOR” Menyambut Ramadan

Photo-2_800x600.jpg

review1st.com – Masyarakat Indonesia antusias menyambut bulan Ramadan suci yang penuh berkah. Penduduk Muslim Indonesia memiliki banyak tradisi dalam memperingati bulan ini. OYO, platform akomodasi global terkemuka, turut memeriahkan bulan Ramadan melalui program “OPOR” atau “OYO Promo Ramadan”. Program ini berlaku mulai 10 Maret hingga 20 April 2023.

OYO memberikan apresiasi pada wisatawan Ramadan dengan hadiah menarik berupa emas dan uang tunai. Pemenang akan dipilih dari 2.500 properti eksklusif di 180 kota, termasuk Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

OYO Hadirkan Program "OPOR" Menyambut Ramadan

OYORAMADAN

Ada 20 pemenang yang akan dipilih berdasarkan masa inap mereka selama bulan Ramadan. Properti ini menawarkan pengalaman menginap yang unik dan eksklusif di kota-kota populer seperti Medan, Palembang, Semarang, dan Magelang.

Para tamu yang memesan kamar di OYO dengan kode promo “OYORAMADAN” ikut program kompetisi “OPOR”. Pemenang utama, tamu yang inap di OYO selama 12 hari atau lebih, dapat emas batangan. 17 pemenang lain dapat hadiah uang tunai dengan kategori yang berbeda.

  • 6 tamu dengan masa inap minimal 5 hari akan mendapatkan uang tunai senilai Rp75.000,-
  • 5 tamu dengan masa inap minimal 6 hari akan mendapatkan uang tunai senilai Rp100.000,-
  • 4 tamu dengan masa inap minimal 8 hari akan mendapatkan uang tunai senilai Rp125.000,-
  • 2 tamu dengan masa inap minimal 10 hari akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp150.000,-

Tamu dapat ikut program dengan unduh aplikasi OYO, klik “Terdekat” atau masukkan kota tujuan. Setelah 3 ketukan, tamu masukkan kode kupon ‘OYORAMADAN’ untuk diskon kamar hingga 70% dan selesaikan pemesanan.

Pelanggan dapat memesan melalui aplikasi atau situs web OYO dan berinteraksi dengan layanan pelanggan 24 jam melalui Yo!Chat.

OPOR

Selain itu, OYO juga meluncurkan program “OPOR” untuk memeriahkan bulan Ramadan dan memulihkan industri pariwisata di Indonesia. Tujuannya adalah mendorong lebih banyak perjalanan dan mendukung upaya pemerintah.

Perusahaan tech-hospitality, OYO, mengumumkan inisiatif terbaru untuk memperkuat perayaan Ramadan dan dukungan pemulihan pariwisata Indonesia.

“Kita ingin merayakan bulan suci yang penting bagi masyarakat Indonesia,” ujar Hendro Tan, Country Operation Head OYO.

Sejak 2018, OYO telah tumbuh pesat di Indonesia dengan lebih dari 13 juta pelanggan. Perusahaan ini terus memperkuat identitasnya sebagai katalisator dalam industri pariwisata dengan dukungan CHSE pada Patron, sanitized stay, VaccinAid, dan check-in tanpa kontak. OYO juga menawarkan program loyalitas OYO Wizard dengan diskon khusus hingga menginap gratis.

Sebagai perusahaan tech-hospitality terkemuka di Indonesia, OYO ingin memperkuat kehadirannya dengan layanan terbaik. Mereka mendukung pemulihan industri pariwisata dengan memeriahkan Ramadan dan mendorong perjalanan.

OYO menerapkan CHSE dan sanitized stay untuk memastikan keamanan pelanggan. Properti dengan staff yang sudah divaksinasi diberikan status VaccinAid. Program loyalitas OYO Wizard menawarkan diskon khusus dan kesempatan gratis menginap sebagai apresiasi kepada pelanggan setia.

Lapas Kuningan terima Penghargaan Dwi Warna Treasury Award dari DJPB Jawa Barat

Lapas Kuningan terima Penghargaan Dwi Warna

Suarasubang.com . BANDUNG – Lapas Kelas IIA Kuningan mendapat penghargaan peringkat kedua “Dwi Warna Treasury Award” sebagai satuan kerja dengan capaian nilai kinerja pelaksanaan anggaran terbaik kategori satker pengelola Pagu 5-20 Milyar dari Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat

Pengharhaan ini diberikan berbarengan dengan rapat koordinasi antara satuan kerja dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan di Aula Soekarno Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat. Selasa(21/3)

Adapun agenda yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut yaitu penyerahan apresiasi “Dwi Warna Treasury Award” kepada satker dan Kementerian dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksana Anggara (IKPA) terbaik TA 2022, evaluasi nilai IKPA TA 2022, dan strategi langkah-langkah peningkatan nilai IKPA TA 2023

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan Kurnia Panji Pamekas sangat mengapresiasi kinerja pegawainya, “Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kuningan khususnya jajaran keuangan atas kinerjanya selama ini, mudah-mudahan tahun depan kita bisa lebih baik lagi dan mendapatkan predikat yang lebih tinggi”, ungkapnya

Menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan bisa meraih penghargaan bergengsi antar Kementerian/Lembaga di Wilayah Jawa Barat. Semoga kinerja terbaik yang telah dicapai bisa terus ditingkatkan dengan tetap menjaga sinergitas dan kolaborasi antar lembaga.

Kemenkumham Jabar
Kakanwil Kemenkumham Jabar
R. Andika Dwi Prasetya

Tutup Tahap Dasar Bhayangkara, Sekolah Polisi Negara Lampung Gelar Tradisi Pemakaian Baret

Tutup-Tahap-Dasar-Bhayangkara-Sekolah-Polisi-Negara-Lampung-Gelar-Tradisi-Pemakaian-Baret.jpeg

harapanrakyat.com,- Tradisi pemakaian baret untuk para Bintara, digelar Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung pada hari Rabu (21/3/2023).

Tradisi tersebut dalam rangka penutupan tahap Dasar Bhayangkara. Adapun pemakaian baret kepada para Bintara dilakukan oleh para orang tua.

Bagi orang tua yang tidak bisa hadir, pemakaian baret dilakukan Kombes Frenky Yusandhy, Sik.,MA, selaku Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Lampung.

Pada kesempatan itu, Kombes Frenky menuturkan, jika tahap dasar Bhayangkara atau Dasbhara  adalah tahapan awal dari semua rangkaian proses pendidikan yang dilakukan semua Sekolah Polisi Negara di Indonesia.

“Tahap pembentukan Bintara Polri ini dilakukan secara serentak dari 7 Februari sampai 21 Maret 2023. Selama 7 Mingguan,” ungkap Kombes Frenky Yusandhy, Sik.,MA.

Baca juga: Minimalisir Kriminalisasi Wartawan, Dewan Pers-Polri Teken Perjanjian Kerja Sama

Lanjutnya, sebelum dilakukan penutupan tahap dasar bhayangkara, para siswa Sekolah Polisi Negara Polda Lampung selama 2 hari mengikuti latihan berganda, dengan outbound.

“Sesudah 2 hari, hari ini pembentukan Bintara gelombang 1 tahun 2023 SPN Lampung mengikuti upacara penutupan dengan tradisi pemakaian baret,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, para orang tua yang hadir tampak terharu saat memakaikan baret kepada anaknya yang telah menjadi Bintara Sekolah Polisi Negara Lampung. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Mobil Angkot di Bekasi Hangus Terbakar Gegara Korsleting Listrik

Angkot-Terbakar.jpg

harapanrakyat.com,- Mobil angkot di Bekasi, Jawa Barat, hangus terbakar. Angkutan kota (angkot) trayek 09B jurusan Gabus-Terminal Bekasi itu terbakar di Jalan Agus Salim, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (21/03/23) siang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Aceng Shollahudin mengatakan, kebakaran angkot tersebut diduga akibat korsleting arus pendek listrik.

“Asal mula api muncul dari bangku depan dekat kendali supir, kemudian merambat ke bagian yang mudah terbakar, yaitu tangki BBM (bahan bakar minyak). Sehingga api membesar dan menghanguskan mobil angkot tersebut,” terangnya.

Menurut Aceng, peristiwa kebakaran mobil angkot di Bekasi itu terjadi pada pukul 11:12 WIB, saat sopir angkot bernama Sarbini (50), sedang mencari penumpang.

Baca Juga: Si Jago Merah Mengamuk di Bekasi, Satu Rumah Ludes Terbakar

Aceng mengatakan, pihaknya yang mendapatkan laporan langsung menuju ke lokasi. Tiba di lokasi kejadian pada pukul 11:23 WIB.

“Api yang membakar mobil angkot itu padam pada pukul 11.30 WIB. Saat pemadaman kami dibantu oleh warga sekitar,” katanya.

Aceng menambahkan, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api yang melumat habis badan mobil.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran mobil angkot di Bekasi itu. Hanya saja pemilik mobil tersebut mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta. (Setiawan/HR/R3/HR-Online)

Musim Panen Padi, Petani di Pangandaran Keluhkan Harga Gabah

Panen-Padi.jpg

harapanrakyat.com,- Musim panen padi kali ini dikeluhkan para petani di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Pasalnya, harga gabah tidak sebanding dengan pengeluaran petani dari masa tanam hingga panen.

Imas, salah seorang petani padi di Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, mengatakan, harga gabah saat ini mencapai Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu per kwintal.

“Harga tersebut tidak sesuai harapan para petani. Kalau hasil dari tanaman padi memang sebanding, tapi pengeluaran pun cukup besar. Hal itu jauh di bawah harapan,” tuturnya, Selasa (21/03/2023).

Ia menyebutkan, sebelum musim panen padi tiba, harga gabah mencapai Rp 700 ribu per kwintal, bahkan bisa lebih. Jika harga tersebut tidak berubah maka para petani tidak akan merasa rugi.

Baca Juga: Syukuran Panen Raya Padi Kamboja di Pangandaran, Petani Usulkan Ini

Namun, kalau harga gabah di bawah Rp 700 ribu per kwintal, jelas petani mengeluh karena tidak seimbang dengan pengeluaran.

“Ya, kami dari mulai menggarap sawah hingga panen biayanya cukup besar. Terutama untuk biaya pupuk. Selain itu, pupuk juga bahkan sulit untuk kita dapatkan,” ungkap Imas.

Menurutnya, harga gabah turun karena sekarang ini padi melimpah di berbagai daerah, sebab musim panen padi serentak. Hal tersebut berimbas pula pada harga gabah.

“Harga gabah per kwintalnya berkisar antara 500 ribu rupiah sampai 600 ribu rupiah. Tentunya kami sebagai petani berharap harga gabah bisa naik agar petani tidak rugi,” pungkas Imas. (Ntang/R3/HR-Online/Editor-Eva)

150 PNS Pemkot Tasikmalaya Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

150-PNS-dan-non-PNS-di-lingkungan-Pemkot-Tasikmalaya-sedang-menjalani-tes-urine.jpg

harapanrakyat.com,- Imbas Kepala Bappeda dan 3 ASN positif narkoba jenis sabu – sabu, 150 PNS di lingkungan Setda Kota Tasikmalaya mendadak di tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya.

Tak hanya PNS, mereka yang bekerja di lingkungan Pemkot Tasikmalaya termasuk non PNS langsung menjalani tes urine usai apel pagi. Bagi yang belum di tes tidak bisa masuk ke ruangan kerjanya.

Baca Juga : ASN Pemkot Tasikmalaya Jalani Tes Urine, Termasuk Pj Walikota

Ivan Dicksan, Sekda Pemerintah Kota Tasikmalaya mengatakan, pihaknya terus melakukan tes urine secara terbuka bagi PNS dan non-PNS di Bale Kota Tasikmalaya bersama BNN. Sebelumnya, pejabat eselon juga sudah menjalani tes urine dan hasilnya negatif.

“Kita akan terus berupaya melindungi para pegawai di lingkungan Pemkot Tasikmalaya dari jeratan bahaya narkoba,” ungkapnya, Selasa (21/3/2023).

Menurut Ivan, adanya tes urine ini bertujuan untuk mengetahui kalau-kalau masih ada pegawai kalangan PNS maupun non PNS yang aktif memakai narkoba. 

“Sehingga, kedepannya para pegawai akan fokus bekerja tanpa adanya gangguan bahaya narkoba,” ujarnya.

Ivan menegaskan, pihaknya tidak akan segan jika ada lagi yang kedapatan memakai narkoba di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.

Baca Juga : Julukan Tasikmalaya Kota Santri Tercoreng Ulah 4 Pejabat Positif Narkoba

“Kalau ada lagi tentu akan mendapat sanksi tegas. Tak ada ruang bagi pegawai yang kedapatan mengkonsumsi narkoba di Pemkot Tasikmalaya,” tegasnya.

Sementara, terkait hasil tes urine 150 PNS  dan non PNS di lingkungan Setda Kota Tasikmalaya menunjukan seluruhnya negatif dari narkoba.

“Alhamdulillah negatif semua dan tidak ada urinenya yang mengandung 7 indikator Narkoba.” Pungkasnya. (Apip/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Bantuan PIP Ratusan Siswa di Garut Dipotong Oknum Pengusung 50 Persen

IMG_20230321_234336_pMDGFwWH5U_KR4ytjau9S.jpeg

harapanrakyat.com,- Bantuan Tunai Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Garut, Jawa Barat dipotong 50 persen oleh oknum yang mengaku sebagai pengusung.

Uang bantuan yang seharusnya diterima para siswa Rp 750 ribu, dipotong sebesar Rp 375 ribu-Rp 400 ribu per penerima. Hal ini ditemukan di dua wilayah, yaitu di Kecamatan Limbangan dan Kecamatan Cibalong.

Pemotongan bantuan PIP ini dilalukan oleh para pelaku secara terang-terangan. Mereka memotong para penerima bantuan, usai keluar dari bank.

Pada Selasa (21/3/2023), para orang tua siswa SMP di Garut sumringah. Mereka para siswa miskin mendapat penyaluran bantuan tunai senilai Rp 750 ribu dari Pemerintah Pusat. Proses pencairannya pun terbilang mudah, karena mereka para penerima bantuan sudah tercatat di bank sebagai penyalur bantuan.

Namun sayang, bantuan dari program Presiden lewat Kementrian Pendidikan, malah di salah gunakan oleh oknum yang mengklaim sebagai pengusung.

Polisi menemukan pemotongan bantuan sebesar 50 persen dari pokok besaran bantuan PIP. Kejadian itu ditemukan di wilayah Limbangan. Polisi harus menyelamatkan ratusan penerima bantuan, karena dipungli oleh segerombol pria yang mengaku pengusung.

Proses sunat menyunat bantuan bagi siswa miskin ini terpantau langsung oleh Kapolsek Limbangan. Ia beberapa kali harus adu argumen dengan para pria yang mengaku pengusung.

Baca Juga: Akibat Jalan Rusak, Warga Garut Suarakan Mosi Tak Percaya Gubernur Jabar

“Jangan kamu suruh stop pihak bank, ini siswa resmi, tercatat,” tegas Kapolsek Limbangan Kompol Remi Eka, saat adu mulut dengan pelaku pungli.

Pelaku mengancam pihak bank untuk memberhentikan penyaluran bantuan apabila tidak mendapat potongan tersebut.

Sementara para orang tua siswa dan anaknya kini merasa aman, karena mendapat pengawalan langsung oleh polisi.

Pengakuan Orang Tua Penerima Bantuan PIP yang Dipotong

Sebelumnya polisi belum mengetahui modus para pelaku pungli, mereka leluasa melakukan pemotongan bantuan PIP siswa Garut usai pencarian.

“jadi pas keluar dari bank, ada pria yang ngaku pengusung itu mengikuti kita. terus meminta jatah 50 persen, katanya biaya pengusung,” Tita Rosita, korban pemotongan bantuan PIP asal Kecamatan Limbangan.

Orang tua murid lainya yang satu sekolah bernasib serupa. Banyak orang tua lainnya yang juga sama-sama mendapat pemotongan.

“Sama yang lainya juga dipotong. ya kan saya dapat Rp 750 ribu, nah pas keluar dari bank diminta oleh pria-pria tadi. orang tua yang lainya juga sama, kan awalnya ada grup WA, ada undangan, tapi sekarang sudah bubar,” tambahnya.

Tercatat ada 153 siswa SMP di Kecamatan Limbangan yang sejak kemarin dan hari ini berhak menerima bantuan tunai PIP. Dinas Pendidikan Garut menegaskan, bahwa bantuan PIP merupakan bantuan langsung Pemerintah Pusat dan dilarang satu rupiah pun dipotong.

“Itu bantuan Pemerintah Pusat, tidak boleh satu rupiah pun kurang,” kata Ade Manadin, Kepala Dinas Pendidikan Garut. (Pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Julukan Tasikmalaya Kota Santri Tercoreng Ulah 4 Pejabat Positif Narkoba

Julukan-Tasikmalaya-Kota-Santri-Tercoreng-Ulah-4-Pejabat-Positif-Narkoba.jpg

harapanrakyat.com,- Julukan Tasikmalaya sebagai Kota Santri tercoreng oleh oknum pejabat Pemerintah Kota Tasikmalaya yang menggunakan narkoba. Sebanyak 4 Aparatur Sipil Negara (ASN) positif narkoba jenis sabu setelah menjalani pemeriksaan.

Seorang Ustad di Cigantang Hilir, Kecamatan Mangkubumi, Acep Firmansyah menyayangkan kelakuan 4 pejabat yang positif narkoba tersebut.

Menurutnya, hal itu sangat melukai dan mencederai masyarakat Kota Tasikmalaya. Sebab, sejak lama Tasikmalaya memiliki julukan Kota Santri.

“Naudzubillahimindzalik, Kota Tasikmalaya sedang menggencarkan perda tata nilai untuk merajut nilai kemasyarakatan yang bermoral. Tentu ini sangat mencederai warga Kota Tasikmalaya,” katanya kepada harapanrakyat.com, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga : Kepala Bapelitbangda Kota Tasikmalaya Ditangkap Polisi Gegara Narkoba

“Selain itu, juga melukai para alim ulama, beliau-beliau ini gencar mengedukasi masyarakat, mengedukasi generasi muda untuk menghindari narkoba itu,” tambahnya.

Kemudian sebagai bagian dari alim ulama di Kota Tasikmalaya, Acep berharap, 4 oknum pejabat tersebut mendapat tindakan tegas dan tidak boleh ada ruang untuk mereka.

“Jangan ada ruang bagi para pecinta narkoba, apapun alasannya, tidak ada ruang dan tempat bagi orang – yang seperti itu,” tegasnya.

Sementara, terkait hukuman dan sanksi bagi 4 Pejabat ASN yang positif sabu tersebut, pihaknya menyerahkan kepada aparat penegak hukum. 

“Dan untuk sanksi jabatannya di serahkan kepada PJ Walikota Tasikmalaya, kita sebagai ulama tidak harus menghakimi karena ada ranahnya.” jelas Acep.

Baca Juga : Selain Kepala Bappelitbangda, 3 ASN Pemkot Tasikmalaya Positif Narkoba

Dari 4 ASN yang positif sabu itu, tiga di antaranya bertugas di Bappeda dan 1 sisanya bertugas di salah-satu kelurahan di Kecamatan Cibeureum.

Saat ini, keempat ASN tersebut tidak ditahan lantaran tidak kedapatan membawa barang bukti dan hanya menjalani rehabilitasi. (Apip/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Kemeriahan Pawai Tarhib Sambut Bulan Suci Ramadhan di Banjar

IMG_20230321_224350_k17b94Jl0D_9W1PZZKH7t.jpeg

harapanrakyat.com,- Ribuan masyarakat Kota Banjar, Jawa Barat, memadati ruas Jalan Perintis Kemerdekaan hingga Alun-alun Banjar. Mereka mengikuti pawai tarhib dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan.

Pawai Tarhib ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Para peserta pawai dari pesantren dan berbagai kalangan berkeliling jalan perkotaan Banjar, Selasa (21/3/2023).

Sekertaris Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Banjar Badar Ismail mengatakan, dalam acara pawai tarhib Ramadhan tersebut pihaknya mengundang seluruh DKM untuk mengirimkan perwakilan.

“Pesertanya luar biasa banyak sekali kita mengundang perwakilan dari DKM, OPD, pesantren, dan lembaga pendidikan Kota Banjar,” kata Badar Ismail kepada harapanrakyat.com.

Menurutnya, dengan kegiatan pawai tarhib masyarakat dapat memahami makna dari Bulan Ramadhan. Sehingga masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi Bulan Ramadhan.

Baca Juga: BHRD Kota Banjar Sebut Hilal Awal Ramadhan 1444 H Berpotensi Terlihat 22 Maret 2023

“Pertama targetnya pawai tarhib Ramadhan ini adalah masyarakat mudah-mudahan paham sekarang ini mendekati bulan Ramadhan harus siap segala sesuatunya,” terangnya.

Badar menjelaskan, penentuan awal puasa setelah pemantauan hilal. Selanjutnya sidang isbat yang akan dilakukan hari Rabu (22/3/2023).

“Besok insyaallah kita akan melakukan Rukyatul Hilal. Seandainya besok hilal terlihat maka pada hari Kamis 23 Maret 2023 kita melakukan ibadah puasa hari pertama,” jelasnya.

Lanjut Badar Ismail, berbeda dengan Muhammadiyah yang sudah menentukan awal puasa. Akan tetapi pemerintah terlebih dulu melakukan sidang isbat.

“Tapi kayaknya tidak ada perbedaan untuk awal puasa. Kecuali nanti saat menentukan awal syawal biasa ada perbedaan,” pungkasnya. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Pemuda Asal Ciakar Ciamis Jatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 10 Meter

IMG_20230321_222043_SOVNRn8H1M.jpeg

harapanrakyat.com,- Nasib malang dialami Doni, pemuda asal Dusun Tanjungjaya, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Doni mengalami patah tulang setelah terjatuh dari pohon kelapa setinggi 10 meter.

Peristiwa yang dialami Doni itu terjadi pada Selasa (21/3/2023). Saat itu Doni sedang bekerja dengan majikannya untuk memetik kelapa. Meski jatuh dari pohon kelapa dengan ketinggian 10 meter, nyawa Doni masih selamat.

Ogi, teman dekat Doni bercerita, ia mendapat kabar dari temannya yang lain bahwa Doni jatuh dari pohon kelapa. Akibatnya Doni mengalami patah tulang paha kaki sebelah kanan.

Baca Juga: Seorang Anak di Sadananya Ciamis Diduga Tewas Tersambar Petir, Ini Kebenarannya

“Terjatuh dari pohon kepala dan kakinya patah. Setelah kejadian langsung dibawa ke spesialis tulang di Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis,” ujar Ogi.

Kini Doni harus mendapat perawatan di tempat spesialis tulang tersebut. Meski kondisi tubuhnya sehat, namun harus mendapat perawatan intensif agar kakinya yang patah bisa segera sembuh.

Doni merupakan sosok pemuda yang sangat rajin bekerja. Selain itu, Doni juga jago olahraga bermain bola voli. Namun akibat kecelakaan yang ia alami, kemungkinan Doni tidak dapat bermain bola voli untuk waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Geger Bongkahan Emas di Gunung Sawal Ciamis Tahun 1963

“Atas musibah yang menimpa Doni, saya sebagai temannya hanya bisa mendoakan supaya bisa sehat seperti sediakala,” pungkasnya. (Dji/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Recent Posts