Beranda blog Halaman 937

Modus Penipuan Surat Tilang Lewat Whatsapp, Begini Ciri-Cirinya

Modus-Penipuan-Surat-Tilang-Lewat-WhatsApp.jpg

Akhir-akhir ini beredar modus penipuan surat tilang lewat WhatsApp yang membuat masyarakat semakin resah. Modus penipuan ini mengatasnamakan pihak kepolisian yang menyatakan bahwa target telah melakukan pelanggaran lalu lintas.

Melansir unggahan akun Instagram @lambe_turah pada Jumat 17 Maret 2023 lalu, modus penipuan ini bisa menguras saldo rekening dan saldo e-wallet sampai ludes. Tak hanya itu, penipu juga bisa mendapatkan informasi pribadi target.

Beberapa pengguna Whatsapp yang sudah menjadi korban menyatakan bahwa saldo rekening mereka terkuras setelah membuka tautan dari sebuah pesan Whatsapp.

Waspada Modus Penipuan Surat Tilang Lewat Whatsapp

Untuk mengantisipasi hal ini, tentunya pengguna Whatsapp harus teliti saat menerima pesan mencurigakan dari nomor tak dikenal. Berikut ciri-ciri modus penipuan surat tilang lewat WhatsApp yang perlu Anda waspadai.

Baca Juga: Viral Video WhatsApp Mengandung Virtex Ganas, Bikin HP Ngelag

Ada Banyak Salah Ketik (Typo)

Ciri yang sering muncul dari modus penipuan surat silang lewat WhatsApp adalah banyaknya typo dalam bahasa pesan. Meskipun menggunakan gaya bahasa yang formal, akan tetapi jika banyak kesalahan ketikan sudah pasti itu adalah pesan penipuan.

Harap jangan klik tautan atau lampiran file APK sembarangan apabila Anda menemukan pesan seperti ini.

Selalu Periksa Nomor Tak Dikenal

Saat ini ada banyak aplikasi yang dapat kita gunakan untuk memeriksa nomor yang tidak ada dalam kontak, misalnya dengan Getcontact yang sudah tersedia secara gratis melalui Playstore. Apabila nomor tersebut memiliki label mencurigakan seperti penipu, maka harap waspada dan segera blokir nomor tersebut.

Jangan Memberikan Informasi Pribadi

Agar tidak menjadi korban dari modus penipuan surat tilang lewat WhatsApp, sebaiknya Anda tidak membagikan Informasi pribadi kepada pihak pengirim.

Baca Juga: WhatsApp Anti Telepon Spam, Fitur Baru yang Sangat Berguna

Penipu bisa saja membuat formulir yang mengharuskan target untuk mengisi data pribadi. Apabila terjadi kebocoran data, segera laporkan ke pihak terkait sebagai langkah antisipasi.

Jangan Klik Tautan atau APK

Biasanya penipu akan menyertakan tautan atau aplikasi APK yang bisa menjebak target. Untuk mewaspadai modus penipuan surat tilang lewat WhatsApp, usahakan tidak terpengaruh dengan berita dari pihak pengirim.

Jangan sekali-kali mengklik tautan atau APK yang bukan berasal dari Play Store. Pasalnya, beberapa korban mengaku saldo rekeningnya terkuras setelah membuka tautan tersebut.

Whatsapp juga akan segera meluncurkan fitur anti telepon spam untuk menghindari panggilan yang bersifat mengganggu. Apabila fitur ini telah rilis, pengguna bisa mengaktifkan anti spam call di menu pengaturan untuk membisukan panggilan suara atau video call dari nomor yang tidak ada dalam kontak. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Dua Anak Punk yang Terseret Ombak di Pangandaran Warga Tegal dan Karawang

Terseret-Ombak.jpg

harapanrakyat.com,- Dua anak punk yang terseret ombak di Pantai Pangandaran, Jawa Barat, merupakan warga dari luar Kabupaten Pangandaran.

Kedua anak punk itu masing-masing bernama Iwan (28), warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sedangkan, Rafael (17) merupakan warga Tegal, Jawa Tengah.

Kedua korban terseret ombak saat berenang di area terlarang Pantai Barat Pangandaran, hingga akhirnya tenggelam.

Kasat Polair Polres Pangandaran AKP. Sugianto mengatakan, peristiwa dua anak punk tenggelam sekitar jam 11.00 WIB. Pihaknya mengetahui hal itu setelah salah seorang teman korban melaporkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Asik Berenang, Dua Anak Punk Tenggelam di Pantai Barat Pangandaran

“Saat itu ombak Pantai Pangandaran kebetulan cukup besar. Anak punk yang berjumlah 7 orang melakukan aktivitas berenang di area terlarang. Dua orang tergulung ombak karena tidak bisa menyelamatkan diri hingga akhirnya tenggelam,” terang Sugianto, Kamis (23/03/2023).

Menurut laporan yang diterima, lanjutnya, ke tujuh orang anak punk tiba di Pantai Pangandaran pada pukul 07.00 WIB. Mereka main di kawasan pesisir Pantai Pangandaran, tepatnya Dekat Pos 5.

Setelah menerima laporan pihaknya langsung melakukan penyisiran. Namun sampai sore tadi kedua anak punk yang terseret ombak belum bisa petugas temukan.

Sementara itu, kelima anak punk yang selamat diamankan oleh Dinas Asia Kabupaten Pangandaran, untuk selanjutnya dipulangkan ke alamatnya masing-masing.

“Karena kondisi ombak yang tinggi maka pencarian korban akan lanjut besok pagi,” pungkasnya. (Cenk/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Asik Berenang, Dua Anak Punk Tenggelam di Pantai Barat Pangandaran

Tenggelam-di-Pantai.jpg

harapanrakyat.com,- Sedang asik berenang, dua anak punk tenggelam di Pantai Pangandaran, Jawa Barat, tepatnya di sekitar Pos Lima Pantai Barat, Kamis (23/03/2023). Sebelumnya kedua anak punk itu terseret arus air laut saat berenang hingga akhirnya tenggelam.

Petugas Balawista Pantai Pangandaran Dodo Taryana mengatakan, kawasan Pos Lima Pantai Barat memang salah satu lokasi yang rawan laka laut.

Hal itu karena di lokasi tersebut arus balik air laut cukup kuat. Sehingga para wisatawan yang berenang harus ekstra hati-hati.

“Hari ini sekitar pukul 11.00 WIB dua anak punk tenggelam di Pantai Barat Pangandaran. Kedua anak tersebut masing-masing bernama Rafael usia 17 tahun, dan Iwan usia 28 tahun,” kata Dodo, Kamis (23/03/2023).

Lanjutnya mengatakan, kedua anak punk itu sedang asik berenang tiba-tiba terseret arus air laut. Berdasarkan ricek di lokasi kejadian, kedua korban sempat ditolong oleh teman sesama anak punk lainnya.

Baca Juga: Tim Gabungan Terus Cari Korban Perahu Terbalik di Pangandaran

“Teman-teman yang lainnya sempat menolong. Tapi karena arus air lebih kuat akhirnya dua anak punk tersebut tak tertolong dan tenggelam,” terang Dodo Taryana.

Ia menyebutkan, anak punk yang berenang totalnya ada 7 orang. Empat orang diantaranya sudah menepi ke darat, sedangkan tiga lagi masih berenang.

Namun, salah satunya dari tiga yang masih berenang tiba-tiba minta tolong karena dua temannya, yaitu Iwan dan Rafael terseret arus.

Meskipun sempat melakukan pertolongan, kedua korban tersebut terbawa arus, dan selanjutnya anak-punk yang lain melaporkan ke petugas Balawista.

Saat ini kedua anak punk yang tenggelam di Pantai Barat Pangandaran itu masih dalam tahap pencarian oleh petugas gabungan.

Hingga berita ini dibuat, petugas gabungan belum menemukan kedua korban tenggelam tersebut. Rencananya pencarian akan berlanjut besok Jumat, 24 Maret 2023. (Ntang/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Polda Jabar Larang Sahur On The Road Selama Ramadan

Sahur-On-The-Road.jpg

harapanrakyat.com – Berpotensi menimbulkan kerumunan dan dapat memicu gangguan keamanan, Polda Jabar melarang adanya kegiatan Sahur On The Road (SOTR) selama Ramadan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo menjelaskan, pada prinsipnya Sahur on The Road bersifat kerumunan. Selain itu, kata Ibrahim, kemungkinan akan terjadi gesekan keributan antar teman bahkan kelompok saat Sahur on The Road.

“Kami akan lakukan sejumlah langkah pencegahan dengan menjaga di beberapa wilayah. Jika di lapangan kami menemukan ada warga yang menggelar Sahur on The Road, maka kami akan melakukan pembubaran,” ungkap Ibrahim di Polda Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/3/2023).

Ibrahim menuturkan, penerapan larangan ini bukan tidak beralasan. Berdasarkan hasil evaluasi polisi, kata Ibrahim, Sahur On The Road ini malah menjadi sarana anak muda untuk berkumpul-kumpul. Bahkan menjadi ajang balapan liar.

“Berdasarkan evaluasi itu, makanya polisi melarang adanya kegiatan tersebut selama Ramadan,” katanya.

Baca Juga : Sahur On The Road Dilarang di Bogor Selama Ramadan

Selain menerapkan larangan SOTR selama Ramadan, lanjut Ibrahim, pihaknya pun akan meningkatkan patroli dalam skala besar. Hal itu pihaknya lakukan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat.

“Polda Jabar akan menggelar operasi dengan sasaran pencegahan kepada masyarakat yang membawa barang-barang berbahaya, seperti senjata tajam. Bahkan pemeriksaan barang-barang berbahaya akan kami laksanakan kepada masyarakat yang nekat melaksanakan Sahur on The Road,” tuturnya.

Pengawasan juga akan pihaknya lakukan hingga seluruh satuan kewilayahan bahkan kepolisian sektor dengan cara melarang aktivitas Sahur On The Road saat Ramadan. (Ecep/R13/HR Online)

ShopeePay Jadi Layanan Pembayaran Digital Pertama dengan BI-Fast

Foto01_copy_800x400.jpg

review1st.com – ShopeePay mengumumkan integrasi dengan BI-Fast, infrastruktur Sistem Pembayaran ritel nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk layanan transfer dana yang lebih efisien, cepat (real-time), dan tersedia setiap saat (24/7).

ShopeePay merupakan platform layanan pembayaran digital pertama yang melakukan integrasi ini, memungkinkan para pengguna untuk menikmati transaksi transfer perbankan yang lebih praktis, aman, dan nyaman. 

Direktur Eksekutif – Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono,  menyampaikan, “Tahapan implementasi BI-FAST oleh peserta kepada nasabahnya disesuaikan dengan strategi dan rencana peserta dalam mempersiapkan kanal pembayarannya.

Perluasan kepesertaan BI-FAST yang terus dilakukan, diharapkan memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk stakeholders BI terhadap layanan sistem pembayaran ritel yang Cepat, Mudah, Murah, Aman, Andal.”. 

Sejalan dengan komitmen #ShopeeAdaUntukSemua, integrasi ini semakin melengkapi layanan yang disediakan ShopeePay untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih seamless.

Eka Nilam Dari, Head of Business and Partnerships, ShopeePay Indonesia menambahkan, “ShopeePay senang dapat diberi kesempatan menjadi layanan pembayaran digital pertama yang melakukan inovasi ini bersama Bank Indonesia untuk menghadirkan pengalaman bertransaksi yang terbaik bagi para pengguna.

Dengan dukungan serta kolaborasi dengan Bank Indonesia, kami berharap dapat mendorong akses keuangan digital yang lebih inklusif. Hal ini juga menjadi semangat ShopeePay dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik melalui teknologi digital.”

ShopeePay juga menghadirkan transfer ke bank gratis sebanyak 10x dalam sebulan untuk para pengguna. Untuk menikmati fitur ini, pengguna harus memastikan aplikasi Shopee sudah ter-update ke versi terbaru, upgrade akun ShopeePay ke ShopeePay Plus, dan pilih Menu Transfer > Transfer ke Bank yang ada di laman utama aplikasi Shopee. 

Mulai awal April 2023, pengguna juga bisa mendaftarkan nomor handphone yang digunakan di akun ShopeePay sebagai BI-Fast proxy, memungkinkan pengguna melakukan transfer dari dan menuju jaringan perbankan hanya dengan menggunakan nomor handphone.

Untuk mendaftarkan nomor handphone sebagai BI-Fast proxy di ShopeePay, ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Buka laman ShopeePay dari aplikasi Shopee
  2. Klik icon “Settings”
  3. Klik menu “BI-Fast Proxy”
  4. Klik “Sambungkan dengan ShopeePay”
  5. Masukkan PIN
  6. Proxy sudah berhasil disambungkan

Informasi lebih lanjut mengenai integrasi ini dapat diakses melalui https://shopee.co.id/m/bi-fast .

Unduh aplikasi Shopee secara gratis melalui App Store atau Google Play dan segera aktifkan ShopeePay untuk menikmati fitur transfer saldo lebih mudah dan efisien.

vivo V27 Series Smartphone dengan Kemampuan Kamera ‘Ultimate Portraits’

image004_copy_800x534.jpg

review1st.com – vivo Indonesia secara resmi telah mengumumkan kehadiran generasi V-Series terbaru yaitu vivo V27 Series yang akan diluncurkan pada tanggal 27 Maret 2023.

vivo V27 Series hadir untuk menunjang berbagai gaya hidup pengguna yang dilengkapi dengan kemampuan fotografi terbarumelalui teknologi Aura Light Portrait yang mampu menghasilkan â€˜Ultimate Portraits’ dengan lebih jernih dan terang alami.

Tidak hanya kemampuan kamera yang ditingkatkan, vivo V27 Series juga tampil dengan desain stylish dan elegan. Smartphone terbaru vivo ini diciptakan untuk menunjang kebutuhan gaya hidup aktif para target konsumen yang produktif, kreatif, dan selalu ingin tampil up-to-date.

“Saat ini, smartphone telah menjelma menjadi perangkat yang mendukung gaya hidup pengguna di berbagai situasi. Melihat hal ini, vivo terus berkomitmen memberikan produk yang inovatif dalam pengembangan setiap smartphone yang kami hasilkan.

Begitu pun untuk vivo V27 Series yang merupakan terobosan terkini kami dengan melihat kebutuhan konsumen muda yang kini kian dituntut untuk produktif, kreatif, dan bergaya,” ungkap Risa Rismayanti, Product Manager vivo Indonesia.

Inovasi berbeda yang dihadirkan oleh vivo pada vivo V27 Series adalah desain yang sleek dan stylish. Kesan ini terlihat dari perpaduan warna baru yang dihadirkan, serta teknologi Fluorite AG Glass pada vivo V27 5G dan teknologi Fluorite AG Effect pada vivo V27e yang memberikan warna yang unik jika dilihat dari sudut pandang berbeda.

Teknologi ini mampu membuat bodi smartphone berkilau dan mewah serta bebas sidik jari. Pengguna akan semakin dimanjakan dan dibuat jatuh cinta pada genggaman material dan desain premium pada vivo V27 Series.

vivo V27 5G membawa 3D Curved Screen tertipis sepanjang sejarah vivo, sedangkan vivo V27e disokong dengan 2.5D Flat Frame sehingga kedua smartphone ini akan terasa nyaman digenggam.

Tidak perlu khawatir jika harus membawa smartphone ini beraktivitas di outdoor atau melakukan fotografi dan videografi malam karena vivo V27 Series sudah dilengkapi dengan IP54 yang tahan akan debu dan cipratan air.

Mengusung keunggulan â€˜Ultimate Portraits’, vivo V27 Series mengombinasikan kehebatan dari Aura Light Portrait yang pertama kali dihadirkan pada smartphone vivo untuk membuat pengguna dengan berbagai gaya hidup mampu mendapatkan hasil tangkapan yang jelas dan terang alami pada kondisi minim cahaya.

vivo V27 Series juga dilengkapi dengan fitur Vlog Movie Creator yang menawarkan pembuatan kreasi video secara instan dan memberikan efek video yang beragam. Kehadiran teknologi ini pun sangat cocok digunakan bagi para pecinta fotografi atau videografi malam, para content creator, dan berbagai gaya hidup masyarakat saat ini.

Inovasi fotografi lainnya pun turut hadir pada vivo V27 Series yang membawa teknologi Hybrid Image Stabilization (OIS + EIS) untuk tangkapan dengan detail yang tajam dan jernih dalam suasana malam yang minim cahaya, ditambah dengan fitur Super Night Video pada vivo V27 5G.

Kamera depan 50MP HD Autofocus pada vivo V27 5G yang merupakan kamera depan beresolusi tertinggi saat ini, mampu menangkap pergerakan mata sehingga fokus pada struktur wajah dengan akurasi yang tepat dan cepat.

vivo V27e pun mengusung kamera belakang yang memiliki kemampuan menangkap lebih banyak cahaya dan mencerahkan hasil foto malam hari secara sempurna dengan 64MP OIS Night Camera2MP Bokeh Camera, dan 2MP Super Macro Camera.

Ditambahkan oleh Risa, “Kami memahami keinginan konsumen muda yang aktif akan kebutuhan fitur smartphone camera yang mampu mendukung beragam kegiatan mereka bersama teman dan kerabat hingga malam hari.

Baik saat night run, atau menjajaki kuliner malam bersama selepas kantor, hingga saat berkencan di restoran yang minim cahaya. Hadir dengan performa terbaik dikelasnya dan fitur kamera yang canggih menjadikan vivo V27 Series pilihan tepat bagi para konsumen yang modern dan aktif.”

vivo V27 Series siap meningkatkan pengalaman pengguna dengan kecepatannya yang tinggi melalui chipset yang kuat, serta didukung performa tambahan yang lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya, namun tetap efisien dan hemat tenaga.

Di samping itu, vivo V27 Series juga telah dilengkapi 12GB + 8GB Extended RAM untuk vivo V27e yang membuat pengguna dapat merasakan pengalaman menjelajah perangkat yang selalu mulus dan lancar hingga mampu membuka 36 aplikasi sekaligus.

Mendukung berbagai gaya hidup para pengguna saat ini, vivo V27 Series juga didukung dengan baterai 4600 mAh untuk pemakaian yang lebih panjang guna menunjang aktivitas sepanjang hari.

Pengisian baterai 66W FlashCharge pada vivo V27 Series yang memungkinkan pengisian hingga 50% kurang dari 19 menit.

Tidak ketinggalan, vivo menyematkan teknologi 24-Dimension Security Protection yang menjadikan pengisian baterai efisien yang akan berhenti jika sudah penuh sehingga tetap aman. Dengan fitur ini, proses pengisian baterai dapat berjalan secara aman, nyaman, dan efektif.

ASUS Umumkan Program Giveaway Hardware PC TUF Gaming Global

01.TUFGamingPromotion_copy_800x419.jpg

review1st.com – ASUS mengumumkan program giveaway hardware PC gaming #GetTUFGameTough global yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memenangkan salah satu dari sebelas komponen TUF Gaming atau prosesor Intel ® Coreâ„¢ i9 -13900K.

ASUS mengundang para gamer di mana pun untuk berpartisipasi pada program ini. Para gamer cukup mengikuti petunjuk di situs web program giveaway  https://asus.click/tuf-gaming-campaign-pr dan mengirimkan formulirnya.

Program ini adalah kesempatan besar bagi semua peserta untuk memenangkan berbagai produk TUF Gaming yang menakjubkan!

Hadiah yang berlimpah

Di antara berbagai macam hadiah menarik yang tersedia, peserta kontes dapat memiliki kesempatan untuk memenangkan motherboard TUF Gaming Z790 yang baru saja diluncurkan. Motherboard yang paling utama di seri terbaru ini adalah TUF Gaming Z790-Plus WiFi.

Motherboard tersebut siap beroperasi dengan prosesor Intel Core Generasi ke-13 terbaru dengan solusi daya yang ditingkatkan. TUF Gaming Z790-Plus WiFi menawarkan konektor daya ProCool II 8+8 dan power stage DrMOS 16+1 yang ditingkatkan dari pengaturan 14+1 dari seri TUF Gaming Z690.

Hal tersebut menambah kemampuan VRM untuk memberikan daya yang stabil dan tetap tenang ketika di bawah tekanan.

TUF Gaming Z790-Plus WiFi juga dilengkapi tombol ASUS PCIe ® Slot Q-Release yang mempermudah pengguna ketika melepaskan kartu grafis, bahkan termasuk kartu grafis berkinerja tinggi dengan solusi pendinginan yang tebal dan backplate yang besar.

Fitur AEMP II yang dihadirkan juga memudahkan pengoptimalan modul DDR5 agar menghasilkan kinerja yang luar biasa. Hanya dengan beberapa klik di BIOS untuk mengaktifkan profil memori, maka pengguna akan memiliki kecepatan RAM yang stabil hingga 37,5% lebih cepat dari spesifikasi DDR5 dasar. 

Sementara itu, slot PCIe 5.0 x16 membuat pengguna dapat mengggunakan kartu grafis tercepat hari ini dan di masa yang akan datang. Empat slot M.2 onboard, tiga untuk PCIe 4.0, mempermudah dalam mengatur library game yang besar dan cepat.

Jaringan yang berasal dari controller Ethernet Intel 2,5 Gbps dan radio Intel WiFi 6E dapat menghubungkan pengguna ke router yang kompatibel melalui pita 6 GHz yang terbuka lebar di wilayah tertentu.

Rangkaian port USB, termasuk port USB 3.2 Gen 2×2 Type – C ® yang cepat di panel I/O belakang memungkinkan pengguna untuk terhubung ke semua perangkat periferal gaming favorit mereka.

Hadiah lain yang disediakan meliputi motherboard TUF Gaming Z790-Plus WiFi D4 dan TUF Gaming B760-Plus WiFi D4; kartu grafis TUF Gaming GeForce RTXâ„¢ 4070 Ti 12GB dan TUF Gaming GeForce RTX 4070 Ti 12GB OC Edition; pendingin AIO TUF Gaming LC 240 ARGB,  power supply TUF Gaming 1000W Gold, monitor TUF Gaming VG28UQL1A, case TUF Gaming GT502, headset TUF Gaming H1 Wireless, dan mouse TUF Gaming M3 Gen II.

Program ini berlangsung dari 16 Maret hingga 27 April 2023; ikuti dan pelajari lebih lanjut tentang seri TUF Gaming di https://asus.click/tuf-gaming-campaign-pr. Ketentuan dan persyaratan berlaku Silakan lihat situs web kontes untuk detailnya.

Diguyur Hujan Lebat, Dua Bangunan Sekolah di Garut Ambruk

atap-Sekolah-ambruk.jpg

harapanrakyat.com,- Dua bangunan sekolah di Garut, Jawa Barat, dilaporkan ambruk setelah diguyur hujan lebat. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena kegiatan belajar mengajar sedang libur.

Ambruknya kedua sekolah itu masing-masing berada di Kecamatan Banjarwangi dan Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut.

Kuat dugaan ambruknya 1 bangunan ruang kelas SDN 2 Kadongdong yang berada di Kecamatan Banjarwangi itu setelah hujan lebat mengguyur.

Bangunan ruang kelas SDN 2 Kadongdong ambruk pada Selasa (21/03/2023). Beruntung, robohnya atap ruang kelas tidak sampai menimpa para siswa dan guru.

Baca Juga: Berada di Jalur Proyek Jalan Tol Getaci, Disdik Jabar Pikirkan Relokasi SMAN 8 Garut

“Sekolah di Garut ambruk kemarin, Selasa tanggal 21 Maret sekitar pukul 06.30 WIB. Satu ruang kelas di lokasi ini yang ambruk,” kata Danramil Cikajang Kapten Inf. Hartono Panggabean, Kamis (23/03/2023).

Bangunan ruang kelas SDN 2 Mekarwangi, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, juga mengalami ambruk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun harapanrakyat.com, dua ruang kelas tersebut ambruk pada Selasa (21/3/2023) petang, sekitar pukul 18.25 WIB.

Kuat dugaan penyebab ambruknya dua ruang kelas SDN 2 Mekarwangi akibat tiang penyangganya sudah lapuk. Kondisi itu berakibat pada robohnya dua ruang kelas, yakni kelas 3 dan kelas 4. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Polda Jabar Sita 200 Karung Pakaian Impor Bekas di Bandung

Kabid-Huma-Polda-Jabar-Kombes-Ibrahim-Tompo.jpg

harapanrakyat.com – Polda Jawa Barat menggerebek sebuah gudang pakaian thrifting (impor bekas) di wilayah Pasar Gedebage, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Sebanyak 200 karung pakaian thrifting menjadi barang bukti dalam penggerebekan tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, petugas menyita barang bukti tersebut berkenaan dengan dugaan pelanggaran Pasal 110 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Baca Juga : Ganggu Ekonomi Nasional, Pemerintah Tutup Ruang Impor Pakaian Bekas

“Ditreskrimsus Polda Jabar bersama PPNS Kemendag menyita pakaian thrifting tersebut,” kata Ibrahim di Polda Jabar, Kota Bandung, Kamis (23/3/2023).

Menurutnya, aparat melakukan penyitaan 200 bal pakaian thrifting itu pada Selasa 21 Maret 2023 sejak pagi hingga sore hari. Polisi menyita ratusan bal itu dari sebuah gudang yang dekat dengan Pasar Cimol Gedebage yang menjual pakaian thrifting.

Pengungkapan dugaan penyimpanan pakaian thrifting itu, berawal dari laporan terkait adanya aktivitas penurunan muatan barang-barang di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ibrahim menuturkan, pihaknya langsung memeriksa ke lokasi gudang penyimpanan. Petugas pun mendapatkan ratusan karung pakaian impor bekas.

Baca Juga : Sambut Ramadan, Masjid Al Jabbar Kembali Terbuka Bagi Umum

Sebelumnya, pemerintah pun melarang adanya aktivitas jual beli pakaian impor karena dapat mengganggu penjualan produk dalam negeri.

Dari penemuan tersebut, menurut Tompo, polisi bersama PPNS Kemendag pun langsung mengamankan pakaian thrifting dan juga memeriksa saksi yang ada di lokasi.

“Pakaian impor bekas kemudian kami amankan dan kami serahkan ke PPNS Kemendag untuk penitipan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kota Bandung,” katanya. (Ecep/R13/HR Online)

Sejarah Panggilan Aden di Tatar Sunda, Pernah Dikecam Para Raden

Penyalahgunaan-Gelar-Raden.jpg

Panggilan Aden di Tatar Sunda dalam catatan sejarah ternyata pernah dikecam oleh para Raden. Pada tahun 1930 banyak orang Sunda bergelar Raden memprotes orang-orang yang mempergunakan titel tersebut pada rakyat kalangan menengah ke bawah (rakyat kecil). Penyalahgunaan gelar Raden ini membuat sejumlah kalangan marah.

Para Raden sungguhan marah dan merasa diejek oleh perlakuan ini. Sebab pemberian gelar Raden bagi orang Sunda kala itu adalah praktik sakral yang penuh dengan simbol-simbol magis.

Artinya tidak sembarang orang yang bisa menyabet gelar Raden. Paling tidak gelar ini diturunkan melalui warisan leluhur. Misalnya untuk orang kaya, berpendidikan tinggi, dan pemegang jabatan luhur pada zaman kolonial, salah satunya Sentana.

Adapun rakyat kecil di pedesaan Garut misalnya, sering mempergunakan nama Raden untuk memanggil manja anak-anak kecil. Biasanya menyebut anak kecil itu dengan Aden –untuk anak laki-laki dan Nenden –untuk anak perempuan.

Baca Juga: Majalah Al-Mawaidz, Inspirasi NU Tasikmalaya Dirikan Pesantren Modern

Kedua gelar itu sebetulnya merupakan kebiasaan keluarga Raden memanggil anak-anaknya. Hal itulah yang membuat keluarga Raden di Tanah Sunda merasa terusik, terhina karena titelnya dipermainkan oleh “rakyat rendahan”.

Keluarga Raden memprotes supaya penggunaan nama Aden dan Nenden yang sering dilakukan rakyat biasa memanggil anaknya dihapuskan. Protes mereka tertoreh dalam tulisan yang dimuat surat kabar Sinar Pasoendan pada tahun 1934. Bagaimana protes keluarga Raden itu berlangsung. Berikut ulasannya.

Sejarah Panggilan Aden di Tatar Sunda dan Protes Para Raden

Catatan sejarah terkait polemik panggilan Aden di Tatar Sunda ditulis di surat kabar Sinar Pasoendan yang terbit pada hari Senin, 19 November 1934 bertajuk, “Kadedemes Koe Raden”.

Tulisan tersebut menyoroti keluarga Raden yang memprotes kebiasaan rakyat kecil memanggil anaknya dengan Aden dan Nenden mempertanyakan ulang pemberian gelar Raden itu sebenarnya untuk siapa?

Narasi ini nampaknya membuat pembaca sadar terutama jika si pembacanya itu adalah rakyat kecil berlagak ningrat: dengan memanggil anak-anaknya Aden dan Enden.

Dalam tulisan tersebut diungkapkan, rakyat kecil seharusnya malu mengaku-ngaku keturunan Raden, sedangkan Raden itu mewarisi harta dan intelektual yang luas ketimbang dirinya.

Kemudian di paragraf selanjutnya, tulisan para Raden itu mempertanyakan ulang lagi dengan mengutarakan opininya sebagai berikut: “sebenarnya siapa dan apakah pantas gelar Raden digunakan pada orang yang bukan Raden?”

Secara struktur Keradenan gelar tersebut memang bukan untuk gaya-gayaan saja. Titel itu adalah pertanda simbolik orang Sunda untuk mengetahui kapasitas seseorang berdasarkan keturunan, pendidikan, dan jabatan.

Adapun lapisan sosial yang berhak menerima gelar ini antara lain terdiri dari para pemimpin daerah (regent- Bupati), Sentana (Intelektual), Pegawai Negeri Zaman Kolonial, Ningrat, dan keturunan-keturunan priyayi daerah yang berpengaruh lainnya.

Pernyataan ini sebagaimana yang diungkapkan oleh surat kabar Sinar Pasoendan (1934) sebagai berikut:

“Aka ari njeboet ka boedak anjar pinanggih (boedak lemboet noe dibawa koekolotna) sok make ketjap “Eneng, Aden, atawa Nenden”. Oge ka anak batoer salemboer anoe sakira kolotna terpeladjar (Sentana) sanadjan njaho teu boga titel Raden nja kekeuh bae sok resep njeboet “Aden” ka lalaki atawa ka boedak awewe Nenden. Apes-apesna Tjetjep atawa Eulis. Leres ari noe hak mah nyaeta noe ramana boga titel Raden”.

Pernyataan di atas intinya ingin memperjelas peruntukan gelar Raden yang sebenarnya. Sebab bagi masyarakat Sunda gelar Raden tidak sembarang digunakan. Jadi bilamana ada rakyat biasa menggunakan gelar ini dianggap tidak etis dan kurang menghargai norma.

Pemilik Gelar Raden Mengapa Identik dengan Sentana

Sentana atau lapisan sosial terpelajar merupakan individu yang tergolong sebagai pemilik gelar Raden. Hal ini menarik untuk kita telusuri mengapa itu bisa terjadi?

Jika dilihat dari sudut pandang antropologi ini bisa terjadi karena orang Sunda mulai mendapatkan jalan untuk memperoleh legitimasi dengan mempergunakan gelar yang mengandung nilai Adi Luhung.

Baca Juga: Geger Bongkahan Emas di Gunung Sawal Ciamis Tahun 1963

Gelar Raden dipercaya bisa membuat seseorang berkuasa. Ini berarti gelar Raden bagi orang Sunda bertujuan untuk mengenal penguasa yang didaulat atas kemampuannya atau integritasnya. Misalnya karena pendidikan tinggi, karena keturunan ningrat, dekat dengan penguasa, tuan tanah, dan lain sebagainya.

Dalam bidang pendidikan, gelar Raden menjadi masalah karena secara tidak langsung telah mempertontonkan jarak pemisah antara anak bangsawan dan rakyat kecil.

Anak seorang bangsawan dan bergelar Raden akan mendapatkan sistem pendidikan yang bergengsi. Mereka juga bisa bergaul dengan anak-anak Belanda dan mendapatkan bahasa pengantarnya bahasa Nederlandsch. Sedangkan pelajar dari rakyat biasa sebaliknya.

Maka dari itu sebagian kelompok anti feodal kerap mengkritik penggunaan gelar Raden pada personal –keturunan ningrat dan bangsawan di daerah. Walaupun begitu, setidaknya penggunaan gelar Raden telah membuat rakyat jelata membuka mata jika tidak semua keturunan ningrat itu baik –gelar Raden hanya untuk melegitimasi kekuasaan, narsis.

Namun sebagian kelompok bangsawan bergelar Raden membantah kritikan itu. Sesama intelektual mereka memberikan pendapat bahwa karena geger penyalahgunaan penamaan Raden tahun 1930-an, paling tidak membuat rakyat sadar bahwa pemimpin lokal harus mendapat keistimewaan untuk bisa setara dengan Belanda.

Sebab penampilan, garis keturunan, intelektual, dan legitimasi bisa membuat para Raden setara dengan orang Eropa. Meskipun pada kenyataannya tidak: Orang Eropa tak pernah sudi mengakui kesetaraan sosial dengan masyarakat pribumi (Inlanders).

Keluarga Raden Tidak “Goemeden”

Menurut rubrik Ti Para Sandah dalam Sinar Pasoendan (1934), terdapat ciri yang bisa mengklasifikasikan seseorang itu keturunan Raden (sungguhan) atau bukan. Antara lain untuk mengetahui hal itu bisa kita lihat melalui karakter (sifat) personalnya.

Baca Juga: Kesederhanaan Bung Hatta dan Kisah Sepatu Impian yang Tak Terbeli

Keturunan atau pemilik gelar Raden biasanya tidak pernah menyombongkan diri sendiri atau dalam bahasa Sundanya –Goemeden.

Akan tetapi sebaliknya, jika ada seseorang yang mengaku-ngaku Raden, maka sudah bisa dipastikan orang itu akan Goemeden. Menutupi segala kebohongannya dengan menggunakan narasi-narasi sombong, merendahkan orang lain, dan membuat buruk citra Raden sesungguhnya.

Pernyataan ini sebagaimana kutipan dari Sinar Pasoendan (1934) berikut ini: “Tapi sabalikna lamoen anoe ngabogaan Raden toelen keren dipake goemeden, belik loeklik teu mikeun anak dengeun diseboet “aden, tjek Etjle mah dat is ireh kadedemes teuing. Kawasna bae rek digares kawas karemes”.

Oleh sebab itu dalam catatan sejarah, keluarga Raden mengimbau supaya jangan membiasakan menggunakan panggilan Aden dan Nenden pada anak kecil (laki-laki dan perempuan). Sebab jika dibiasakan, khawatir mereka bisa menyalahgunakan sebutan itu dan membuat citra buruk pada pemilik gelar Raden yang sesungguhnya. (Erik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts