Beranda blog Halaman 889

Merinding, Ribuan Lebah Bersarang Dalam Plafon Mobil, Netizen: Gerak Dikit Auto Disengat!

SARANG-LEBAH.jpg

Viral di media sosial, sebuah video memperlihatkan ribuan lebah bersarang dalam plafon mobil. Video yang diunggah oleh pemilik akun @jagorawi.id itu hingga hari Selasa (11/04/2023), telah ditonton sebanyak kurang lebih 5 juta kali, mendapatkan 149 ribu lebih likes. Serta ada sekitar 4 ribu lebih komentar dari netizen.

Dalam video terlihat ribuan lebah itu nampak berkumpul membentuk satu kesatuan. Tumpukan lebah tersebut terlihat bergoyang-goyang tak henti-hentinya karena guncangan mobil yang melaju kencang.

Dalam keterangan caption, @ jagorawi.id menulis bahwa, hal terpenting yang harus dilakukan adalah untuk tidak terlalu banyak bergerak, agar tidak disengat oleh lebah-lebah tersebut.

“Yang penting tipsnya saat berkendara, jangan bernafas dan banyak gerak sampai tujuan,” isi caption video itu.

Ribuan Lebah Bersarang Dalam Plafon Mobil, Netizen: Merinding!

Baca Juga: Viral BNN Kota Tasikmalaya Ngemis THR ke PO Bus Budiman

Video viral sarang lebah yang menempel dalam plafon mobil tersebut sontak mengundang banyak komentar dari para netizen.

Banyak netizen yang merasa khawatir jika sarang lebah itu jatuh karena guncangan mobil. Lalu menyengat semua orang yang sedang berada di dalam mobil.

“Salah pergerakan auto disengat satu mobil,” tulis akun @wahyures***.

“Aku benar-benar merinding sebadan-badan,” komentar akun @ratnat***.

“Uji coba dulu lewat polisi tidur,” ujar @andr***.

“Enggak ganggu kok bang, cuma numpang mudik doang,” tulis @al_m***.

“Geli aku, serius merinding,” kata @a_l_***.

“Coba bakar mobilnya siapa tahu hilang,” ujar akun @rfkiia***.

Baca Juga: 12 Tahun Berpisah, Pertemuan Seorang Pria dan Ibunya Ini Bikin Baper

Tips Menangani Sarang Lebah

Mengutip dari berbagai sumber, adapun cara dan tips menangani sarang lebah, pertama Anda harus memiliki pengetahuan yang cukup. Juga menggunakan peralatan yang sesuai saat menangani sarang lebah.

Selain itu, hindari melakukan memprovokasi terhadap lebah dan memilih teknik yang tepat untuk menangani sarangnya.

Usahakan tidak mencoba menangani sarang lebah sendirian jika tidak memiliki pengalaman yang cukup.

Jika Anda merasa kesulitan atau tidak yakin, sebaiknya hubungi orang yang ahli atau profesional guna menangani sarang lebah. Termasuk menangani lebah yang bersarang dalam plafon mobil seperti itu. (Gumilang/R3/HR-Online/Editor: Eva)

ODGJ yang Ngamuk di Banjaranyar Ciamis Dirujuk ke RSUD Kota Banjar

ODGJ-1.jpg

harapanrakyat.com,- ODGJ yang ngamuk di Banjaranyar, Ciamis, Jabar, dan membakar rumahnya, Senin (10/4/2023) malam, akhirnya dirujuk ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.

Jajaran petugas kesehatan dari Puskesmas Cigayam mendatangi Mapolsek Banjarsari untuk memastikan jika pelaku pembakaran rumah merupakan ODGJ.

Hal itu diungkapkan Kepala Puskesmas Cigayam Ari Angga Rianto. Setelah hasil pemeriksaan dokter Puskesmas, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Kota Banjar untuk penanggulangan ODGJ yang sempat ngamuk dan membakar rumahnya.

“Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas, pasien ODGJ ini akhirnya bisa kami rujuk ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan pengobatan. Mudah-mudahan saja pasien ini nantinya bisa sembuh seperti semula,” katanya, Selasa (11/03/2023).

Baca Juga: ODGJ Ngamuk dan Bakar Rumah Gegerkan Warga Banjaranyar Ciamis

Menurut Ari, pihaknya mendapatkan laporan mengenai ODGJ yang ngamuk di Banjaranyar tersebut. Tepatnya di Dusun Panglanjan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Pihaknya pun langsung bergerak hingga akhirnya memutuskan untuk merujuk ODGJ tersebut.

“Semalam kami sudah menerjunkan petugas untuk penanganan sementara, mengingat semalam itu ODGJ-nya ngamuk. Sehingga perlu upaya penanganan medis. Tadi pagi kami melanjutkan melakukan pemeriksaan di Mapolsek Banjarsari. Karena sejak malam tadi ODGJ ini terpaksa diamankan dulu di Polsek Banjarsari,” terangnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, warga Panglanjan, Desa Tanjungsari, Banjaranyar, geger lantaran ada ODGJ ngamuk dan membakar rumahnya sendiri. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Buka Kuliah Ramadan, Nanang Permana Harapkan Anggota Pramuka Ciamis Jadi Muslim yang Bermanfaat

Buka-Kuliah-Ramadan-Nanang-Permana.jpeg

harapanrakyat.com,- Ketua gerakan pramuka Kwarcab Ciamis, Jawa Barat, H Nanang Permana SH MH, membuka secara resmi kegiatan kuliah ramadan dan kursus baca tulis Al Quran, Selasa (11/4/2023).

Kegiatan itu dilaksanakan Dewan Kerja Cabang (DKC) Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis, diikuti 39 peserta anggota pramuka penegak dan pandega dari semua Kwartir Ranting, se Kabupaten Ciamis.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari di gedung pramuka Ciamis,” ujar Nanang.

Ia menyebut, kuliah ramadan ini adalah yang ke 38 kalinya sejak tahun 1985. Khusus untuk baca tulis Quran merupakan yang ke 37.

“Jadi ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis, dalam rangka mencetak generasi pramuka yang islami,” katanya.

Menurutnya, kuliah ramadan ini bukan ajang gaya gayaan. Akan tetapi sebagai ajang proses bagaimana anggota pramuka di Ciamis memahami islam, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap, apa yang sudah diketahui oleh peserta, menjadi sebuah sikap bagaimana kita sebagai hamba Allah SWT bisa menjadi muslim yang bermanfaat bagi lingkungan, dirinya, keluarga dan masyarakat,” pungkas H Nanang. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Menilik Sejarah Masjid Agung Kota Banjar, Begini Riwayat Berdirinya Hingga Kini

Menilik-Sejarah-Masjid-Agung-Kota-Banjar-Begini-Riwayat-Berdirinya-Hingga-Kini-1.jpg

harapanrakyat.com,- Masjid Baiturrahman atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Agung Kota Banjar, Jawa Barat, merupakan salah satu masjid yang menjadi saksi sejarah perjalanan Kota Banjar hingga sekarang ini. 

Lokasinya yang strategis berada tepat di jantung Kota Banjar, bersebelahan dengan Pendopo Wali Kota menjadikan Masjid Agung ini sebagai salah satu ikon lawas Kota yang berada di Jabar Selatan tersebut.

Tak hanya itu, Masjid Agung ini juga berada tepat di muka Alun-alun Banjar membuatnya jadi kebanggaan warga Banjar dan selalu ramai penuh dengan jamaah. Lantas bagaimana sejarah dan perjalanan Masjid Agung Kota Banjar?.

Sejarah Pembangunan Masjid Agung Kota Banjar

Ketua Yayasan Baiturrahman Masjid Agung Kota Banjar, H Undang Munawar mengatakan, untuk sejarah berdirinya Masjid Agung Kota Banjar secara detail, memang para pengurus ataupun pengelola yayasan jarang yang memiliki dokumennya.

Namun, berdasarkan riwayat yang masih terang dari para tokoh, sekitar tahun 1992-1994 terdapat pembangunan atau rehabilitasi total terhadap masjid tersebut. 

Pada saat itu, lanjutnya, kondisi bangunan masjid masih berupa bangunan satu lantai. Posisi Gedung Dakwah waktu itu bersebelahan dengan masjid.

“Saat itu Banjar masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Ciamis dengan status kota administratif,” kata Undang kepada harapanrakyat.com, Senin (10/4/2023).

Baca Juga : Polisi Tangkap Pelaku Penukar Barcode Qris Kotak Amal Masjid di Jakarta

Kemudian, setelah rehabilitasi total barulah Masjid Agung Kota Banjar menjadi dua lantai, saat itu juga pagar dan halaman Masjid dibangun.

Termasuk juga pembangunan Gedung Dakwah Islam yang berada di lantai bawah, setelahnya baru ada menara masjid. Dari masa pembangunan tersebut hingga sekarang ini belum pernah lagi ada pembangunan atau renovasi.

“Kalau awal berdirinya sejak tahun berapa itu kami memang kesulitan datanya. Tapi yang masih kita ingat itu pembangunan sekitar tahun 1992-1994 sampai seperti yang sekarang ini,” jelasnya.

Menurut Undang, berdirinya Masjid Agung Kota Banjar tidak bisa lepas dari peran sejumlah tokoh masyarakat. Di antara tokoh tersebut yakni Bapak Suyazid, Nana Surja, Ayo Sunaryo, Mumu Sadikin serta masyarakat lainnya.

Nama Yayasan Masjid Agung Kota Banjar sempat berganti pada tahun 2020. Dari yang sebelumnya bernama Yayasan Masjid Agung Baiturrahman Kota Banjar menjadi Yayasan Baiturrahman Banjar Patroman Kota Banjar.

“Sekarang namanya menjadi Yayasan Baiturrahman Banjar Patroman Kota Banjar. Jadi, berdirinya Masjid Agung ini tidak lepas dari sumbangsih warga masyarakat,” ungkapnya.

Sejarah Awal Berdirinya Mesjid Agung Kota Banjar Belum Diketahui

Mantan Ketua DKM Masjid Agung Kota Banjar, H Supriana menuturkan, untuk merunut lebih jauh sejarah awal berdirinya Masjid Agung tersebut memang agak sulit.

Namun, menurut Supriana, sekarang yang tak kalah penting dari sejarahnya adalah menjaga dan memakmurkan masjid agung yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Banjar itu, dengan ibadah dan melakukan sesuatu yang bermanfaat.

“Sekarang tinggal kita bagaimana mengisi dan merawat Masjid kebanggaan masyarakat Kota Banjar ini dengan sesuatu yang bermanfaat.” pungkasnya. (Muhlisin/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Pelaku Penukar Barcode Qris Kotak Amal Masjid di Jakarta Ditangkap Polisi

PELAKU-PENUKAR-QRIS-MASJID-DITANGKAP.jpg

Pihak kepolisian menangkap terduga pelaku penukar barcode Qris kotak amal masjid yang terjadi di wilayah Jakarta atas nama Mohammad Iman Mahlil Lubis (38 tahun).

Mengutip dari berbagai sumber, hal tersebut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

“Betul, sudah ditangkap,” kata Trunoyudo kepada wartawan, Selasa (11/04/2023).

Ia menjelaskan, pelaku telah melakukan aksinya di 38 titik lokasi. Ke 37 lokasi itu kebanyakan masjid-masjid yang berada di wilayah Jakarta.

“Masjid Nurul Iman Blok M Square, Masjid Nurullah Kalibata City, Masjid Al Azhar, Masjid Raya Pondok Indah, Masjid Al Bakrie, Masjid Istiqlal dan lainnya,” terangnya.

Menurut Trunoyudo, pihaknya berhasil menyita sejumlah barang bukti seperti stiker barcode Qris yang pelaku gunakan bertuliskan ‘RESTORASI MASJID’. Serta sebuah banner bertuliskan ‘MASJID DI ATAS SUNGAI’ dan satu unit handphone.

Trunoyudo menegaskan, aksi pelaku tersebut masuk kategori tindak pidana penipuan.

“Ketika barcode Qris itu dipindai, uang yang ditransfer tidak masuk ke rekening masjid, melainkan uangnya masuk ke rekening pelaku,” jelasnya.

Baca Juga: Gubernur Jabar Tanggapi Aksi Kejahatan Ganti QR Code Kotak Amal Masjid di Jakarta

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP. Irwandhy menambahkan, pihaknya bersama jajaran Polda Metro berhasil menangkap pelaku di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian baru menetapkan satu tersangka dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait hal ini.

“Sementara, kami duga masih ada satu orang yang sama (Mohammad Iman Mahlil Lubis). Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami identifikasi,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, Mohammad Iman Mahlil Lubis terancam Pasal 28 ayat 1 Jo Pasal 45 a ayat 1, dan atau Pasal 35 ayat Jo 51 a ayat 1, UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE. Lalu Pasal 80 dan Pasal 73, UU No. 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana, serta Pasal 378 KUHP.

“Ancaman penjara di atas lima tahun,” terang Irwandhy.

Netizen Curigai Pelaku Penukar Barcode Qris Masjid Lakukan Penipuan Lainnya

Baca Juga: Modus Penipuan Surat Tilang Lewat Whatsapp, Begini Ciri-Cirinya

Mengutip berbagai info dari netizen di media sosial, diketahui dari KTP milik pelaku yang tersebar, Mohammad Iman Mahlil Lubis merupakan warga Medan, Sumatera Utara.

Ia pernah bekerja sebagai karyawan BRI sebagai Divisi Social Entrepreneurship di Kantor BRI Medan, lalu pindah ke Jakarta.

Hasil penelusuran melalui akun media sosial Linkedin, Mohammad Iman Mahlil Lubis mengaku pernah bekerja pada sebuah perusahaan bernama AFL Indonesia. Jabatannya sebagai Managing Director.

Ia juga mengklaim memiliki sertifikat profesi sebagai Certified Fraud Examiner (CFE), dan Computer Hacking Forensic Investigator (CHFI). Namun masih belum pasti apakah sertifikat tersebut asli atau palsu.

Hasil penelusuran lainnya, ketika mengecek kantor AFL Indonesia melalui mesin pencari Google dan beberapa media sosial, eksistensi perusahaan tersebut tidak ada, dan tidak memiliki kejelasan. Bahkan ada netizen yang mengatakan kantor tersebut sudah tutup dan disegel.

Pelaku Sempat Melakukan Klarifikasi di Medsos

Baca Juga: Cara Scan QR Code di Android dengan Menggunakan Beberapa Metode

Saat aksinya terekam video dan viral melalui media sosial, Mohammad Iman Mahlil Lubis melalui akun Instagramnya @imanabuaf sempat membuat sebuah video klarifikasi.

Dalam video itu ia mengaku kaget saat mengetahui KTP miliknya sudah tersebar melalui media sosial. Ia juga berdalih tidak mengambil keuntungan pribadi atas tindakannya tersebut.

Selain itu, menurutnya barcode Qris yang ia buat itu merupakan sebuah proyek prototipe (uji coba-red). Dan masih bersifat sampel yang dirahasiakan.

Namun, netizen banyak yang tidak mempercayai hal tersebut. Sebab, jika memang proyek tersebut bersifat prototipe ataupun sampel, seharusnya ia langsung melakukan komunikasi dan koordinasi kepada pihak masjid. Bukan malah melakukan tindakan menempelkan stiker secara diam-diam. 

Oleh sebab itu, netizen pun menilai bahwa pelaku memang sudah berniat melakukan tindak penipuan dengan memanfaatkan sedekah para jamaah masjid.

Sebagai informasi, ia membuat barcode Qris dari Nobu Bank menggunakan aplikasi Linkaja, Pulsa Bayar dan Youtap.

Saat video rekamannya viral dan diunggah oleh pemilik akun Instagram @ redasamudera beberapa waktu lalu, Mohammad Iman Mahlil Lubis sempat mengirimkan pesan melalui DM.

Ia berkata kepada Reda bahwa akan mengembalikan dana yang masuk melalui Qris yang ia buat tersebut.

Pelaku juga mengaku, kurang lebih Rp 1,8 juta telah masuk ke Qris Youtap yang ia buat. Namun baru sekitar Rp 900 ribu yang ia transfer ke rekening pribadinya. (Gumilang/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Dishub Ciamis Siapkan Posko Mudik Lebaran di Beberapa Titik

Dinas-Perhubungan-Ciamis-Siapkan-Posko-Mudik-Lebaran-di-Beberapa-Titik.jpg

harapanrakyat.com,- Dalam rangka pengamanan arus angkutan mudik lebaran tahun 2023, Dinas Perhubungan Ciamis, Jawa Barat, akan menyiapkan posko di beberapa titik.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Ciamis, Achmad Yani, Selasa (11/4/2023).

“Kita akan persiapkan posko yang sinergitas dengan unsur Polri dan TNI,” ungkapnya.

Ia menuturkan, bahwa posko mudik lebaran tersebut yakni di Kecamatan Cihaurbeuti, Sindangkasih. Kemudian, Puskesmas Ciamis, Alun-alun Ciamis, Cisaga, Banjarsari dan Kawali.

Baca Juga: Ini Cara Daftar dan Tarif Parkir Berlangganan di Ciamis

Menurutnya, untuk mudik lebaran tahun 2023 ini, pihaknya memprediksi akan ada peningkatan pemudik.

Pasalnya saat ini sudah tidak ada aturan pengetatan, dan terlihat juga ada sedikit  kebebasan dari Covid-19, kemudian tidak adanya anjuran Pemerintah terkait pengetatan.

“Tetapi ada kebijakan dari pemerintah dengan memajukan cuti bersama. Untuk peningkatan pemudik sendiri kita prediksi kurang lebih 100 persen lebih atau 2 kali lipat,” tuturnya.

Selain menyiapkan 7 posko keamanan mudik lebaran, pihaknya juga menyiapkan untuk mobile, yakni ngabuburit bersama personil dengan kepolisian dan Satpol PP di berbagai titik keramaian.

“Dalam waktu salat Id juga kita persiapkan untuk mengamankan di beberapa tempat,” ucapnya.

Dinas Perhubungan Ciamis juga menyiapkan rambu-rambu lalu lintas di titik-titik rawan macet dan kecelakaan. Selain itu, juga pengalihan arus apabila terjadi ada kepadatan di suatu wilayah.

Baca Juga: Persiapan Terminal Tipe A Kota Banjar Sambut Pemudik Usai Direvitalisasi

Kemudian, pihaknya juga menyiapkan 8 petunjuk arah, dari mulai titik ruas jalan Panumbangan-Panjalu, kemudian Panjalu-Sukamantri.

“Lalu Cihaurbeuti, Imbanagara, Jalan Tonjong, Cisaga, Bojong, dan Hayawang itu untuk petunjuk jalan alternatif,” terangnya.

Lanjut Achmad Yani menambahkan, nantinya juga ada pembatasan untuk angkutan barang pada H-7 yang sudah tidak boleh lagi melintas.

“Kecuali mengangkut bahan bakar seperti Pertamina, mengangkut sembako dan air minum yang lainnya tidak boleh melintas,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Momen Mahasiswa Duduki Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Protes UU Cipta Kerja

Protes-UU-Cipta-Kerja-di-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Tasikmalaya Progresif, menggelar aksi protes Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (10/4/2023).

Sebelumnya, UU Cipta kerja ini sudah disahkan oleh Pemerintah Pusat yang di setuju DPR RI.

Massa aksi sempat menutup Jl RE Martadinata, sambil berorasi silih bergantian untuk menyampaikan penolakan atas disahkannya UU Cipta Kerja. Kemudian masa aksi dengan mudah masuk ke lingkungan kantor DPRD Kota Tasikmalaya.

Pada saat akan masuk ke Gedung Rapat Paripurna, mereka mencoba menurunkan bendera merah putih setengah tiang, hal tersebut simbol bahwa konstitusi di Indonesia sudah mati, lantaran UU Cipta Kerja sudah disahkan.

Baca Juga: Kasihan, Mahasiswi STIMIK Tasikmalaya Ini Ijazahnya Menggantung, Kok Bisa?

Adu mulut massa aksi dengan Polisi pun tak terelakan, Polisi mencegah mahasiswa menurunkan bendera Merah Putih setengah tiang. Akhirnya Polisi pun berhasil mempertahankan bendera, sedangkan mahasiswa langsung merangsek masuk ke Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya.

“Kita turun ke jalan untuk menolak undang-undang Cipta Kerja, kita dibohongi, sudah sekian lama kita diberikan ketidak adilan oleh Pemerintah,” kata Miqdar, salah satu peserta aksi saat orasi di Halaman Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (10/4/2023).

Miqdar berteriak dengan lantang mengatakan, Undang-Undang Cipta Kerja itu inkonstitusional. Namun faktanya tetap disahkan oleh Pemerintah. Karena itu pihaknya melakukan protes UU Cipta Kerja.

“Kita turun ke jalan bukan membela diri kita sendiri, melainkan untuk membela rakyat Indonesia. Terkhusus membela kaum buruh yang tertindas jika undang-undang Cipta Kerja ini di pakai. Makannya kami membela orang orang yang lemah tersebut,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Babi Teror Warga Garut, Tabrak Bengkel hingga Bikin Pelanggan Bakso Kocar-kacir

Babi-Hutan-Teror-Warga-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Babi hutan mengamuk dan masuk perkampungan di Garut, Jawa Barat. Selain menabrak sebuah bengkel yang ada di pinggir jalan, babi hutan itu juga membuat warga yang tengah berbuka puasa di sebuah kedai bakso panik. Meski tak mencederai warga, namun babi hutan tersebut terus teror warga Garut sampai ke tengah jalan raya, Minggu (9/4/2023).

Warga Kampung Cilanjung Desa Cipareuan Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, dibuat panik setelah seekor babi hutan mengamuk di perkampungan.

Dalam video amatir yang berhasil direkam warga, babi hutan itu menabrak sebuah bengkel di jalan raya Cibiuk-Limbangan, kemudian masuk ke sebuah kedai bakso yang sedang ramai.

Baca Juga: Longsor Batuan Besar Lumpuhkan Akses Bandung-Garut via Talegong

Dalam video CCTV kedai bakso tersebut, sang babi hutan teror warga Garut, terlinat babi berusaha menghampiri pelayan, dan konsumen yang hendak buka puasa. Pelayan kedai bakso tersebut mengaku, kejadian itu terjadi pada Minggu (9/4/2023) kemarin.

“kejadiannya hari minggu kemarin, nabrak bengkel dulu, warga terus teriak-teriak ada babi hutan turun gunung. Kemudian mondar mandir, lalu masuk ke kedai bakso,” kata Robika, pelayan kedai, Selasa (11/4/2023).

Ia menambahkan, usai meneror warga yang ada di kedai bakso, babi hutan tersebut menyebrangi jalan. Pemotor dan pengendara mobil pun sontak dibuat kaget atas kehadiran binatang tersebut.

“Nyebrang jalan, lalu dia mondar mandir di tengah jalan, terus balik lagi ke arah gunung,” tambahnya.

Teror babi hutan masuk perkampungan di wilayah Cibiuk Garut, baru pertama kali terjadi. Meski perkampungan itu berada di bawah kaki Gunung Haruman, namun masyarakat sekitar tak pernah melihat sosok babi hutan selama puluhan tahun. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pembangunan Mall Ria Busana Kota Banjar Ternyata Belum Kantongi Izin

Kepala-DPMPTSP-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjar, Jawa Barat, memastikan bahwa proses pembangunan mall Ria Busana di Jalan Hamara Efendi belum mengantongi izin.

Sebelumnya, warga di kawasan Jalan Hamara Efendi, Irwan Gunawan menyesalkan keterlambatan Dinas Perhubungan Kota Banjar, dalam melakukan kajian Andalalin pembangunan Mall Ria Busana.

Mereka pun mempertanyakan keterlambatan tersebut serta meminta agar proses pembangunan berjalan sesuai prosedur.

Kepala DPMPTSP Kota Banjar, Sahudi, saat dikonfirmasi perihal perizinan, mengatakan, berdasarkan catatan yang ada di DPMPTSP pihak RIA Busana belum mengurus perizinan terkait pembangunan tersebut.

Baca Juga: Warga Sesalkan Terlambatnya Kajian Andalalin Mall Ria Busana Kota Banjar

Pihak RIA Busana baru sebatas melakukan konsultasi tentang persyaratan-persyaratan apa saja yang nantinya harus mereka persiapkan.

Terkait apakah nantinya pembangunan tersebut untuk Mall, toko, ataupun yang lainnya belum ada perizinan untuk peruntukan tersebut.

“Berdasarkan catatan di kami, pihak RIA Busana baru konsultasi tentang persyaratan-persyaratan yang harus di siapkan,” kata Sahudi kepada harapanrakyat.com, Senin (10/4/2023).

Terkait belum adanya izin pembangunan tersebut, menurutnya, pihak DPMPTSP hanya melayani ketika ada warga yang mengajukan proses perizinan.

“Itu ranahnya penegak Perda. Kami hanya melayani apabila ada yang mengajukan perizinan baru kami proses,” katanya.

Sementara itu, pada saat rapat koordinasi terkait pembangunan Mall Ria Busana pada Jumat (29/7/2022) di Kantor Bappelitbangda Kota Banjar, Manager PT Ria Busana, Muhammad Solahuddin, mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah kota sejak dua bulan yang lalu.

Saat itu ia menargetkan pada bulan Februari-Maret 2023 Mall tersebut sudah mulai beroperasi. Untuk penataan parkir kendaraan, pihaknya akan menyita lokasi parkir dengan kapal lebih dari 200 kendaraan bermotor. 

Ia juga berkomitmen untuk mematuhi peraturan yang berlaku dalam proses pembangunan tersebut.

“Lokasi parkir pengunjung kami persiapkan dengan kapasitas 200-300 kendaraan. Tentunya kami selaku investor akan mematuhi peraturan dari pemerintah,” katanya pada waktu itu kepada wartawan. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Longsor Batuan Besar Lumpuhkan Akses Bandung-Garut via Talegong

Longsoran-Batu-Besar-di-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Longsor batuan besar menerjang kawasan jalur Provinsi di Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (11/4/2023) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Akses dari arah Pangalengan Bandung tujuan Kecamatan Cisewu, Kecamatan Caringin dan Rancabuaya Garut, kini tertutup total.

Longsoran yang menerjang kawasan Awisuti Desa Sukamulya Kecamatan Talegong, merupakan longsor batuan besar, hampir sebesar mobil mini bus. Alat berat Dinas PUPR Provinsi dibantu BPBD Garut, melakukan evakuasi reruntuhan longsor.

“Longsoran batu besar, menerjang jalan provinsi, awalnya memang membuat lumpuh akses dari Pangalengan menuju Garut. Tapi sekarang alat berat PUPR sedang melakukan evakuasi. Sehingga untuk roda dua bisa melintas,” kata Satria Budi, Kepala Pelaksana BPBD Garut, Selasa (11/4/2023).

Baca Juga: Gara-Gara COD, Warga Regol vs Kota Wetan Garut Tawuran

BPBD Garut meminta agar Dinas PUPR Provinsi menambah alat berat siaga di wilayah Cukul Selatan. Hal itu mengingat longsoran yang kerap terjadi, sering membuat akses lumpuh.

“Kita meminta Dinas PUPR Provinsi untuk menambah alat berat yang siaga di jalan provinsi tersebut, karena intensitas bencana yang kerap melumpuhkan akses, sering terjadi,” tambahnya.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun jalur selatan terutama jalur Provinsi penghubung Bandung-Garut via Talegong berpotensi dilanda longsor besar. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts