Beranda blog Halaman 790

Diduga Tewas Tak Wajar, Polres Garut Bongkar Makam Korban Tenggelam Sungai Cikamiri

Diduga-Tewas-Tak-Wajar-Polres-Garut-Bongkar-Makam-Korban-Tenggelam-Sungai-Cikamiri.jpg

harapanrakyat.com,- Diduga tewas tak wajar, Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, Jawa Barat, kembali membongkar makam jenazah korban tenggelam di Sungai Cikamiri Garut, Selasa (23/5/2023).

Selain melakukan ekshumasi, polisi juga melakukan autopsi ulang terhadap almarhum Yogi.

Jenazah Yogi, seorang pria 23 tahun, yang ditemukan tewas mengambang di sungai Cikamiri Kecamatan Samarang Garut, harus dilakukan ekshumasi dan autopsi ulang oleh jajaran Kepolisian Polres Garut

Ada dugaan korban merupakan korban pembunuhan, namun hal itu telah dilakukan pendalaman oleh penyidik jatanras Polres Garut.

“Sedang dilakukan pendalaman, hari ini dilakukan ekshumasi dan autopsi,” singkat AKBP Rio Wahyu Anggoro, Kapolres Garut, Selasa (23/5/2023) saat dihubungi.

Baca juga: Beberapa Hari Hilang, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Sungai Cinangka Garut

Sebelumnya, almarhum Yogi ditemukan tewas mengambang di sungai Cikamiri, Kampung Cimenceuk Kidul Desa Cinta Asih Kecamatan Samarang, pada Jumat (19/5/2023) lalu, sekitar pukul 11. 35 WIB..

Almarhum Yogi, juga awalnya dinyatakan hilang beberapa hari. Namun warga dan para saksi menemukan almarhum sudah dalam keadaan tak bernyawa di sungai. (pikpik/R8/HR Online/Editor Jujang)

Indosat dan GSMA Berkolaborasi dalam Program Digitalisasi? Konservasi Mangrove

IndosatGSMA_copy_800x450.jpg

review1st.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berkolaborasi dengan Global System for Mobile Communication Association(GSMA) dalam upaya meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi Indonesia dengan pengembangan mitigasi berbasis seluler.

Kolaborasi ini merupakan salah satu inisiatif untuk menangani dampak perubahan iklim dunia yang dituangkan ke dalam program “Digitalisasi Konservasi Mangrove” di Kalimantan Utara.

Program berkelanjutan ini juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Federal Jerman untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ), dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit(GIZ), Universitas Borneo Tarakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dan Pemda Sebatik Barat.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan “Isu perubahan iklim dunia telah menjadi perhatian global dan berdampak signifikan bagi kelestarian ekosistem makhluk hidup.

Kolaborasi Indosat dengan GSMA merupakan langkah nyata untuk mengatasi isu perubahan iklim lewat pemanfaatan teknologi digital. Upaya bersama yang sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia ini akan meningkatkan ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian yang tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa.”

Head of Asia Pasific Global System Mobile Communications Association (GSMA), Julian Gorman, menambahkan “GSMA memperkuat komitmennya dalam mengatasi tantangan iklim global melalui dukungan program digitalisasi untuk mengatasi dampak buruk dan iklim ekstrim.

Kolaborasi antara Indosat dan GSMA Mobile Innovation Hub, merupakan bukti komitmen kami terhadap lingkungan mengenai bagaimana seluler dapat berkontribusi penting dalam menghubungkan komunitas melalui solusi digital.

Apalagi, konservasi mangrove merupakan kebutuhan global di banyak komunitas pesisir. Kemitraan strategis ini tentunya membawa produktivitas dan ketahanan lingkungan di masa yang akan datang.”

Program Digitalisasi Konservasi Mangrove ini merupakan kelanjutan dari penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Barcelona pada Maret 2023 lalu yang akan dilakukan dalam dua bentuk kegiatan.

Pertama adalah pemetaan wilayah laut dan pesisir dengan menggunakan Open-source & Geospatial Mapping di wilayah pesisir dan laut Kalimantan Utara khususnya di Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat. Kegiatan ini akan melibatkan warga serta tokoh masyarakat sekitar dengan menggunakan aplikasi Qfiled yang dapat diperbarui secara berkala.

Dengan aplikasi Qfield tersebut, Indosat bersama GSMA, BMZ dan GIZ juga memberikan pelatihan pemetaan untuk memetakan area wilayah pesisir dan pantai, serta memproduksi digital map untuk kegiatan selanjutnya. Keberhasilan dari kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk disosialisasikan kepada pelaku usaha lain serta melindungi mangrove dalam jangka panjang.

Kegiatan kedua adalah memperkenalkan solusi digital berbasis Internet of Things (IoT) kepada para petambak udang lokal untuk memantau kadar air dalam tambak, khususnya yang berdekatan dengan wilayah tumbuh mangrove. Tujuannya adalah agar produktivitas tambak-tambak kecil meningkat serta menghindari mangrove dari ancaman penebangan oleh para petambak besar.

“Digitalisasi akan mampu mengurangi dampak kerusakan alam dan memaksimalkan berbagai potensi yang belum tersentuh untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Indosat akan terus memposisikan diri sebagai kolaborator utama untuk memberdayakan Indonesia,” tutup Vikram.

Solusi Manajemen Data ala Hitachi Vantara Raih Penghargaan

HitachiLogo_copy_800x249.jpg

review1st.com – Hitachi Vantara, anak perusahaan Hitachi Ltd. (TSE: 6501) penyedia infrastruktur modern, manajemen data, dan solusi digital, baru saja menerima apresiasi terbaru untuk Hitachi Content Platform (HCP) dari GigaOm.

HCP milik Hitachi Vantara meraih penghargaan di kategori “Leader” dan “Fast Mover” berdasarkan GigaOm Radar Report for Unstructured Data Management dalam menyediakan Solusi yang berfokus pada Infrastruktur.

Laporan tersebut mengevaluasi 12 vendor di industri dan menilai kemampuan mereka untuk mengatasi tantangan kompleks dalam mengelola data tidak terstruktur dalam lingkungan infrastruktur berskala besar. Ini merupakan tahun ketiga HCP menerima apresiasi tersebut dari GigaOm untuk kategori yang sama. 

Kinerja HCP yang luar biasa di berbagai metrik dan kriteria menjadi sorotan utama, dan dinilai melampaui rata-rata dalam lima dari enam metrik evaluasi, antara lain; arsitektur, skalabilitas, fleksibilitas, kinerja dan efisiensi, serta ekosistem.

Selain itu, HCP juga meraih poin tinggi dalam lima dari tujuh kriteria utama, termasuk; analitik metadata, konten dan penelusuran global, analitik data besar, kepatuhan, serta keamanan. Nilai ini diraih HCP dalam kedua model penerapan – yang dikelola pengguna dan SaaS (Software-as-a-Service).

“Perusahaan yang dinilai terdepan oleh GigaOm Radar merupakan perusahaan yang  unggul di beberapa kriteria utama, diantaranya adalah kemampuan untuk memberikan kinerja tinggi, skalabilitas lintas data, serta kepatuhan dan keamanan yang kuat,” ucap Arjan Timmerman, analyst, GigaOm.

“Platform HCP Hitachi Vantara memberikan kemudahan kepada pengguna, dengan kemampuan untuk membantu pelanggan mengoptimalkan dan mengamankan kinerja objek penyimpanan mereka.

HCP memberikan pemrosesan data yang cepat dan menyediakan informasi lebih lanjut terkait data, memenuhi kebutuhan paling mendesak dari beban kerja cloud-native modern saat ini. Hal ini menjadi alasan HCP dianggap sebagai pemimpin pengelolaan data yang tidak terstruktur,” jelas Arjan.

Solusi dalam lingkungan cloud yang kompleks

Mengelola data tidak terstruktur dalam lingkungan infrastruktur multi-cloud dan multi-vendor yang kompleks adalah salah satu dari banyak tantangan manajemen data yang dihadapi kebanyakan organisasi.

Menurut laporan GigaOm Radar, perusahaan yang tidak memiliki strategi pengelolaan data dengan benar, dapat menghadapi beberapa risiko operasional dan bisnis termasuk data gelap serta data tanpa berpemilik, keamanan, biaya infrastruktur, dan risiko kepatuhan.

Lebih lanjut, laporan tersebut menyoroti bahwa meskipun penyimpanan data terstruktur (atau penyimpanan utama) masih menjadi salah satu item dengan pengeluaran paling signifikan dalam setiap anggaran departemen IT, namun penyimpanan data tidak terstruktur sekarang menyumbang 80% hingga 90% dari total kapasitas dan tumbuh lebih cepat daripada bentuk penyimpanan lainnya.

Solusi infrastruktur yang ditentukan oleh GigaOm dirancang untuk menargetkan manajemen data di tingkat infrastruktur dan metadata.

“Penghargaan ini adalah bukti dari komitmen perusahaan atas inovasi dan kemampuan mengikuti berbagai kebutuhan perusahaan yang dinamis di industri solusi infrastruktur,” ujar Dan McConnell, Senior Vice President, Product Management-Storage, Hitachi Vantara.

“Seiring meningkatnya urgensi terhadap manajemen data, perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang terus berkembang seperti kinerja, skalabilitas, dan kecerdasan data. Produk berbasis data seperti HCP sangat penting dalam pengelolaan biaya, memperoleh wawasan, mendukung aplikasi baru, dan memenuhi persyaratan aturan untuk privasi dan keamanan.

Terutama, karena data tidak terstruktur terus berkembang dengan kecepatan yang tidak diperkirakan. Hitachi Vantara terus berdedikasi untuk memberikan solusi manajemen data berkemampuan tinggi kepada pelanggannya,” tambah Dan.

Giga Om Radar menilai para vendor berdasarkan kemampuan mereka mengeksekusi dan menginovasi peta jalan produk mereka. Bagan radar menunjukkan HCP berada di posisi terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang di pasar solusi IT yang berfokus pada infrastruktur.

HCP menawarkan solusi dengan ekosistem terluas termasuk manajemen intelijen data secara komprehensif untuk mengungkapkan nilai penuh dari aset berbentuk data.

Portofolio HCP Hitachi telah dinilai dengan skor terbaik untuk analisis metadata, analisis big data, serta kepatuhan dan keamanan. HCP menyajikan manajemen data komprehensif bagi IoT, big data, dan data tidak terstruktur, bagi di sejumlah premis maupun di dalam penyimpanan cloud.

Penghargaan teranyar ini menambah portofolio kinerja kuat Hitachi Vantara. Selain penghargaan terbaru dari GigaOm, Hitachi Vantara beberapa waktu lalu juga mengantongi hasil tinjauan teknis untuk Hitachi Content Platform (HCP) dari Enterprise Strategy Group (ESG) TechTarget, mempertegas kekuatan kinerja tinggi platform Hitachi yang dapat diskalakan.

Sebagai tambahan, Hitachi Content Platform: High-performance Object Storage for Cloud-native Applications Report juga menilai tingkat efektivitas yang bisa diperoleh pelanggan pada modernisasi data center dan inisiatif analisis berbasis data mereka.

Abadikan Momen Traveling ke Asia Tengah Pakai Galaxy S23 Ultra 5G

Screenshot_2023-05-23-11-44-39-734_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x444.jpg

review1st.com – Buat kamu yang sedang cari destinasi wisata yang beda dan unik, Asia Tengah wajib masuk ke bucket list. Pasalnya, kawasan ini menawarkan pemandangan alam menawan hingga beragam lokasi bersejarah yang membuatnya menjadi tujuan liburan penuh daya tarik.

Keindahan landscape Asia Tengah pun dibuktikan oleh Fotografer dan Traveler Muhamad Sadam yang mengunjungi tiga negara di kawasan tersebut, yaitu Kyrgyzstan, Kazakhstan, dan Uzbekistan.

Menariknya, momen perjalanan Sadam di Asia Tengah ter-capture dengan epic oleh Galaxy S23 Ultra 5G yang menurutnya memberi kepraktisan lebih saat hunting foto selama traveling dengan tetap menawarkan kualitas foto sekelas kamera profesional.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Sadam adalah Jeti Oguz, Kyrgyzstan, yang dikenal dengan formasi bukit batu ikonik yang disebut ‘Seven Bulls’. Di sini, Sadam memutuskan untuk berkemah dan hidup nomaden agar bisa lebih leluasa dalam menikmati berbagai pemandangan alam yang ditawarkan, mulai dari lembah hingga hutan.

Siapa sangka, keputusan Sadam untuk camping ternyata membantunya untuk mengabadikan langit malam Jeti Oguz dengan epic menggunakan fitur Astro Hyperlapse pada Expert RAW di kamera Galaxy S23 Ultra 5G.

“Di satu malam, saya terkesima melihat langit luas dihiasi bintang-bintang dan ingin mengabadikannya. Saat itu, saya merasa foto saja tidak cukup untuk capture pemandangan yang epic ini, jadi saya memutuskan untuk mencoba fitur Astro Hyperlapse di Galaxy S23 Ultra 5G.

Saya posisikan Galaxy S23 Ultra 5G di tempat yang steady selama 1 jam dan mendapatkan hasil hyperlapse berdurasi 10 detik. Hasilnya bener-bener bagus dan melebihi ekspektasi saya. Perangkat pun tetap aman walau menghadapi suhu -1°C saat berada di luar kemah dalam waktu yang cukup lama,” ujar Sadam.

Sadam menambahkan, fitur Astro Hyperlapse di Galaxy S23 Ultra 5G sangat mudah untuk digunakan. Cukup pilih Hyperlapse di menu kamera, lalu atur timer, fps, serta kualitas gambar, ia tinggal meletakkan perangkat yang telah terpasang ke tripod di tempat yang diinginkan. Sadam pun menganjurkan untuk mengaktifkan fungsi Star Trails yang ada di bagian kanan bawah layar agar bisa mendapatkan hyperlapse langit malam yang epic.

Lebih lanjut, Sadam juga mengabadikan langit malam di Jeti Oguz menggunakan fungsi Astrophotography di Expert RAW yang menurutnya mampu menghidupkan cahaya bintang serta memberi detail yang presisi walau saat itu sinar bulan cukup mendominasi.

Keindahan Alam di Kazakhstan Terekam dengan Baik di Kamera S23 Ultra 5G

Selain mengunjungi Kyrgyzstan, Sadam juga menyambangi Kazakhstan di mana ia dimanjakan oleh bentang alam yang begitu cantik, salah satunya Kaindy Lake, danau sepanjang 400 meter terletak 129 kilometer timur-tenggara kota Almaty.

Di sini, Sadam banyak mengabadikan pemandangan yang mengesankan dari Danau Kaindy dan hamparan perbukitan di sekeliling lokasi dengan Galaxy S23 Ultra 5G. 

“Tiap kali traveling, saya selalu kalungin kamera supaya kalo mau motret lebih gampang. Apalagi, karena saya lumayan perfeksionis, saya selalu mengutamakan kamera untuk ambil gambar saat liburan.

Tapi, kali ini kualitas Galaxy S23 Ultra 5G yang sudah menandingi kamera profesional bikin saya sampai lupa untuk pakai kamera yang sudah saya kalungin.

Saya sendiri kagum banget waktu melihat hasil foto Galaxy S23 Ultra 5G karena detail dan warna yang ditampilkan dari objek-objek di alam seperti pohon hingga pasir serupa dengan apa yang saya lihat langsung dengan mata saya sendiri,” tutur Sadam.

Lebih lanjut, Sadam menambahkan bahwa Galaxy S23 Ultra 5G sangat versatile dalam mengambil foto di berbagai kondisi. Ketika berada di tempat dengan paparan cahaya yang tinggi, kualitas foto yang dihasilkan tetap terjaga tanpa menjadi overexposure.

Lalu, dalam kondisi low light dan backlight yang kerap jadi challenge bagi smartphone lain, hasil foto Galaxy S23 Ultra 5G tetap detail, natural, dan tidak pecah.
Tak cuma versatile dalam menghadapi berbagai kondisi pencahayaan, Sadam juga melihat tiap lensa di sistem kamera Galaxy S23 Ultra 5G telah memiliki kualitas yang mumpuni dan dapat diandalkan kapan saja.

Misalnya, ketika coba pakai mode 50MP, ia bisa mendapatkan detail scenery yang real dan ketajaman gambar yang proporsional. Lalu, saat pakai mode 12MP untuk foto api unggun di malam hari, Galaxy S23 Ultra 5G bisa menampilkan warna api unggun yang hidup dan natural tanpa mengurangi detail dari objek-objek yang ada di sekitarnya.

Mengapresiasi Sejarah Peradaban dengan Expert RAW S23 Ultra 5G

Selain Kyrgyzstan dan Kazakhstan, Sadam juga mengunjungi Uzbekistan dalam petualangannya di Asia Tengah.

Uzbekistan, yang memuat perkembangan peradaban manusia ribuan tahun lalu, dipilih Sadam karena ketertarikannya mengulik sejarah dari lokasi yang dikunjungi saat traveling. Ada dua lokasi sarat sejarah yang dikunjungi Sadam di Uzbekistan, yaitu Tashkent dan Samarkand.

Saat berada di Tashkent, destinasi pertama yang dikunjungi adalah Pasar Chorsu, salah satu pasar tertua di Uzbekistan yang masih berfungsi sampai sekarang. Pada masa lalu, Pasar Chorsu merupakan salah satu pusat dari Jalur Sutera, di mana banyak pedagang mampir untuk berjualan rempah.

Selama di Pasar Chorsu, Sadam banyak memotret suasana pasar dan detail rempah-rempah. Selain mengunjungi Tashkent, Sadam juga mendatangi Samarkand, sebuah kota yang dibangun sekitar 3.000 tahun silam.

Dalam perkembangannya, Samarkand adalah bagian sentral yang sangat berpengaruh dari peradaban masa lalu di Asia Tengah. Salah satu tempat yang dikunjungi Sadam di Samarkand adalah Shah-i Zinda, kompleks bangunan yang sudah berdiri sejak abad 14. Menariknya lagi, makam Imam Bukhari, salah satu pemuka Islam termasyhur juga terletak di Samarkand.

“Tashkent maupun Samarkand merupakan lokasi yang cantik dengan banyak objek yang bisa di-capture untuk menjadi foto yang epic.

Karena setiap tempat di sini punya warnanya tersendiri, seperti Pasar Chorsu yang vibrant karena banyak menjual rempah-rempah atau Shah-i Zinda yang memiliki warna biru yang iconic, saya jadi lebih sering pakai Expert RAW di Galaxy S23 Ultra 5G supaya lebih mudah adjust warna, exposure, atau cahaya untuk mendapatkan detail yang khas dari tiap objek yang difoto.

Sementara resolusi 200 MP dapat digunakan ketika ingin mengambil detail gambar yang tajam dengan lebih praktis,” ucap Sadam. Keleluasaan memotret dengan Expert RAW pun semakin lengkap dengan kemampuan zoom hingga 100x di Galaxy S23 Ultra 5G.

Dengan kelebihan tersebut, Sadam bisa mengambil foto close up dari detail bangunan tertentu dengan hasil yang tetap jernih dan tidak pecah. Bagi Sadam, zoom hingga 100x sangat membantu karena banyak bangunan berukuran besar di Uzbekistan yang tiap sudutnya memiliki detail menarik. Jadi, walau harus memotret dari jarak jauh, Sadam bisa tetap mendapatkan komposisi gambar yang diinginkan.

Buat foto kamu saat traveling jadi lebih epic dengan Galaxy S23 Ultra 5G

Sebagaimana diceritakan di atas, Sadam lebih banyak hunting foto dengan Galaxy S23 Ultra 5G ketimbang pakai kamera selama traveling ke Asia Tengah. Tidak hanya kagum dengan kualitas kamera di smartphone tersebut, Sadam juga merasa terbantu dengan baterai besar 5.000mAh di Galaxy S23 Ultra 5G yang tahan seharian hanya dalam sekali cas.

Jadi, ia bisa leluasa memotret dan pakai perangkat sepanjang hari tanpa harus repot mengecas di sela-sela petualangannya. 

Sadam juga suka dengan durability dari Galaxy S23 Ultra 5G yang benar-benar kokoh. Ia mengaku perangkat sempat beberapa kali jatuh saat sedang memotret di alam terbuka, bahkan ada momen ketika smartphone tersebut jatuh di kisaran 1 meter ketika hiking. Walau begitu, kondisi Galaxy S23 Ultra 5G tetap baik-baik saja tanpa ada kerusakan berarti.

Melihat pengalaman epic Sadam bersama Galaxy S23 Ultra 5G selama traveling di Asia Tengah, Verry Octavianus, Product Marketing Manager Samsung Mobile Experience, Samsung Electronics Indonesia, mengatakan, “Kami senang bahwa Galaxy S23 Ultra 5G bisa memberikan pengalaman mobile photography terdepan bagi pengguna, bahkan memungkinkan pengguna untuk mendapatkan foto sekelas profesional dengan begitu praktis di berbagai situasi dan kondisi.

Semoga para pemilik S23 Ultra  dapat lebih terinspirasi untuk semakin berani dan percaya diri dalam mengekspresikan diri melalui cara yang paling disuka.”

Sudah saatnya kamu untuk mendapatkan foto-foto selama traveling yang lebih epic layaknya Sadam dengan menggunakan Galaxy S23 Ultra 5G.

Kamu bisa menemukan Galaxy S23 Ultra 5G secara online maupun offline dengan harga Rp19.999.000 (12GB/256GB), Rp21.999.000 (12GB/512GB), dan Rp25.999.000 (12GB/1TB).

Terkait Sistem Pemilu Terbuka atau Tertutup, LSI Denny JA: MK Jangan Salah Ambil Keputusan

Peneliti-Senior-LSI-Denny-JA-Toto-Izul-Fatah.jpg

harapanrakyat.com,- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menilai keputusan terkait sistem Pemilu legislatif tertutup atau terbuka memiliki efek panjang terhadap citra Mahkamah Konstitusi (MK). Karena itu, MK jangan sampai salah membuat keputusan, karena jika MK salah membuat keputusan, maka dalam sejarah akan tercatat dalam lembaran hitam.

Peneliti senior LSI Denny JA, Toto Izul Fatah mengatakan, MK perlu menimbang banyak aspek sebelum mengeluarkan keputusan. Mulai dari aspek hukum, sosiologis, psikologis, hingga aspek politis.

Begitu juga dengan aspek administratif dalam Pemilu 2024 juga harus menjadi bahan pertimbangan untuk MK.

“Ini bukan soal baik buruk dan plus minus sistem tertutup atau terbuka, tapi juga soal fakta-fakta di lapangan. Bagaimana opini yang berkembang, dari pimpinan parpol yang jelas menolak, civil society yang tak ingin pengkhianatan demokrasi. Juga soal tahapan Pemilu yang saat ini sudah berjalan,” ungkap peneliti sekaligus Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Selasa (23/5/2023).

Toto mengaku khawatir, apabila MK salah membuat keputusan maka akan ada penolakan massif dari berbagai elemen masyarakat yang berpotensi chaos.

Apalagi, kata Toto, PAN dan PBB sudah terang-terangan menyampaikan ancaman. Sedangkan menjelang Pemilu 2024, butuh situasi kondusif.

“Apabila kondisi terburuk itu terjadi, MK yang patut disalahkan. Karena mereka tidak mempertimbangkan berbagai aspek penting itu tadi,” katanya.

Baca Juga: Kisah Tukang Parkir di Ciamis jadi Bacaleg dari PKB, Ingin Perjuangkan Kalangan Bawah

Tidak Ada Urgensi Ubah Sistem Pemilu Terbuka Jadi Tertutup

Toto menilai tidak ada urgensinya mengubah sistem Pemilu dari terbuka ke tertutup. Sistem terbuka, menurut Toto, justru sesuai dengan tuntutan kebutuhan spirit demokrasi. 

Melalui sistem terbuka, lanjut Toto, memberi ruang lebih luas terhadap partisipasi rakyat. Termasuk juga memberi kesempatan bagi para caleg yang akan dipilih rakyat. Berbeda dengan sistem tertutup, dimana pimpinan Parpol yang memilih wakil rakyat untuk duduk di DPR.

Toto menambahkan, hal yang paling krusial yang perlu jadi pertimbangan MK adalah tahapan Pemilu yang sudah berjalan. Ia pun menegaskan, saat ini tidak ada hal genting yang mengancam negara sehingga sistem Pemilu menjadi tertutup.

“Apabila misalnya, ada hakim yang merasa tersandera karena pesanan kekuatan politik tertentu, semoga tidak ada, sebaiknya cari jalan tengahnya. Salah satunya misalnya, Pemilu 2024 berlaku sistem tertutup, dan sistem tertutup berlaku nanti pada Pemilu 2029,” tandasnya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

BP2MI Ungkap Kasus yang Sering Dialami TKI di Luar Negeri

Kepala-BP2MI-Benny-Rhamdani.jpeg

harapanrakyat.com – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyadari, hingga saat ini masih banyak kasus kejadian yang menimpa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Kasus yang sering menimpa TKI di luar negeri di antaranya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan kekerasan oleh majikan di luar negeri.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, mengantisipasi terjadinya kasus yang menimpa TKI di luar negeri ini, perlu ada edukasi dan literasi kepada calon TKI. Edukasi ini agar masyarakat Indonesia yang bekerja di luar negeri bisa bekerja tanpa terintimidasi saat berada di negara tujuan.

Baca Juga : Tergiur Ajakan Kerja, Warga Asal Jawa Barat Terjebak di Myanmar

“Ada empat upaya pencegahan agar para TKI yang bekerja di luar negeri ini tidak tersandung kasus yang tidak kita harapkan. Misalnya kasus TPPO oleh sindikat calo penyalur TKI ilegal,” ungkap Benny di Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/5/2023).

Keempat langkah itu yakni sosialisasi secara masif setiap instansi sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Selanjutnya, upaya diseminasi informasi aktif sebagai edukasi kepada masyarakat mengenai proses pemberangkatan TKI resmi yang difasilitasi negara.

“Kemudian ada pencegahan yang progresif serta adanya penegakan hukum yang revolutif. Ini sangat penting untuk melindungi para TKI yang bekerja di luar negeri. Agar mereka (TKI) merasa aman dan nyaman saat bekerja dan tidak terjadi kasus apa pun yang menimpanya,” kata Benny.

Benny juga berharap, empat faktor tersebut dapat menjadi komitmen semua pihak, dalam memberantas sindikat TPPO.

Cegah Terjadinya Kasus Terhadap TKI di Luar Negeri

Sebagai informasi, belakangan ini ramai di berbagai platform media mengenai adanya dugaan kasus kekerasan yang menimpa TKI di luar negeri. Salah satunya yang menimpa Ela Lestari (41) seorang TKI asal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ela hilang kontak seusai diduga mendapat siksaan majikannya di Arab Saudi.

Kemudian kasus yang menimpa 12 warga Jawa Barat yang menjadi TKI ilegal lantaran tergiur ajakan kerja di luar negeri. Mereka menjadi korban TPPO di Myanmar. Bahkan, kasus ini pun sempat ramai di media sosial karena majikan mereka menyekap para TKI.

Baca Juga : Gubernur Jawa Barat Jajaki Kerja Sama Investasi dengan AICC

Perusahaan perekrut tenaga kerja ilegal menyandera para TKI ini dan memaksa mereka bekerja sebagai online scam. Online scam merupakan penipuan perusahaan daring.

Pemprov Jabar pun telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memulangkan 12 warga Jawa Barat yang menjadi korban perekrutan TKI ilegal.

“Kami ingin agar para TKI yang bekerja di luar negeri tidak tersandung kasus apa pun dan merasa aman serta nyaman saat bekerja. Oleh karenanya, kepada para calon TKI jika ingin bekerja di luar negeri hendaknya melalui lembaga penyalur tenaga kerja resmi,” tutur Benny. (Ecep/R13/HR Online)

Bupati Subang Buka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Akselerasi Penataan Aset dan Akses TORA

Bupati Subang Buka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Akselerasi Penataan Aset dan Akses TORA

Bupati Subang H. Ruhimat membuka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Akselerasi Penataan Aset dan Akses Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Kabupaten Subang Melalui CSR yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati, Senin (22/5/23). 

Rapat dilaksanakan dalam rangka tindaklanjut hasil pendataan tanah Eks-HGU PT PG Rajawali II yang disisihkan sebanyak 53 Ha dengan harapan mampu dijadikan wadah pemberdayaan masyarakat.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesehatan Rakyat Rahmat Effendi melaporkan bahwa GTRA Subang merupakan salah satu GTRA terbaik di Jawa Barat dan ia berharap dengan adanya rapat tersebut para pengusaha mampu memberikan bantuan melalui CSR dalam mendukung optimalisasi TORA.

Ia juga menyatakan bahwa program GTRA melalui pengelolaan aset dan akses, menjadikan masyarakat dapat berdaya dan mandiri dalam mengolah potensi yang ada pada objek reforma agraria.

Sementara itu, Bupati Subang menyampaikan apresiasinya kepada BPN Subang yang telah mengadakan kegiatan tersebut dan ia berharap dengan adanya program tersebut mampu memberikan kepastian kepada masyarakat terkait. 

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk penataan akses dan aset pada TORA sehingga pihaknya mendukung penuh akan hal tersebut. 

"Rapat ini bukan hanya penataan aset, tapi juga penataan akses. Saya sebagai ketua GTRA mensupport penuh. Kenapa dibutuhkan penataan akses, jangan sampai nama sertifikat ada di rakyat, tapi tanah tersebut lepas ke pihak lain," ujarnya. 

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pihak untuk bergotong royong menyelesaikan tugas yang diberikan sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Acara dilanjutkan dengan paparan oleh Kepala Kantor BPN Subang Andi Kadandio Alepudin mengenai penggalian potensi yang ada di Lahan Eks HGU PG Rajawali II dengan pilot project di Desa Pasirbungur dan Desa Tanjungsari Barat.

Sebelum memaparkan Penggalian Potensi, Kepala BPN Subang menyampaikan bahwa apa yang dirinya kerjakan, merupakan harapan Bupati Subang yang ingin mensejahterakan masyarakat.

Bukan hanya sekedar membagikan sertifikat, tapi tujuan Reforma Agraria juga menjadi cara untuk memberdayakan masyarakat agar dapat secara mandiri berkarya untuk meningkatkan perekonomian.

Kepala BPN juga menyampaikan terkait program yang tengah direncanakan pada pilot project pada lahan TORA yaitu Pembangunan Apartemen Lobster dan Hotel Kambing serta mengajak para pengusaha untuk mampu mendukung program tersebut melalui CSR yang diterapkan di perusahaan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Dandim 0605 Subang, Kapolres Subang, Perwakilan Forkopimda, Kepala OPD, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Subang, perwakilan PG RNI, Perwakilan Perusahaan serta jajaran BPN Subang.

Sekretaris Daerah Pimpin Briefing Staf Lingkup Pemkab Subang

Sekretaris Daerah Pimpin Briefing Staf Lingkup Pemkab Subang

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melaksanakan briefing staf yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni dan diikuti oleh para kepala perangkat daerah, para asda, para staf ahli serta para kepala bagian setda Subang di Ruang Rapat Bupati II, Senin (22/5/23). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyampaikan informasi dan evaluasi kegiatan yang dilakukan oleh perangkat daerah yang ada seperti perayaan HUT ke-75 Kabupaten Subang, rutilahu, progres alun-alun hingga pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut. 

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Subang Rahmat Efendi menyampaikan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka HUT Ke-75 Kabupaten Subang seperti lomba bedug, pawai alegoris dan mancing mania. Ia berharap seluruh perangkat daerah mampu mendukung dan memeriahkan kegiatan tersebut. 

Selain itu, Kepala DPKP Kabupaten Subang Imron Thomas Faturahman melaporkan mengenai penerimaan rutilahu dari provinsi pada tahun ini dan tahun depan dan pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada pihak desa terkait hal tersebut sehingga penerima tepat sasaran. 

Selanjutnya, Kepala BP4D Kabupaten Subang Hari Rubiyanto menyampaikan terkait progres revitalisasi Alun-alun Kabupaten Subang yang direncanakan selesai pada Agustus 2023.

Ia juga menyampaikan terkait penilaian indeks inovasi daerah dan saat ini Kabupaten Subang mencapai angka 58,5 atau daerah inovatif. Terkait hal tersebut, ia meminta dukungan seluruh pihak untuk mencapai daerah sangat inovatif sehingga akan menambah Dana Insentif Daerah (DID). 

Selain itu, Inspektur IRDA Kabupaten Subang Drs. R. Memet Hikmat menyampaikan terkait Monitoring Center For Prevention (MCP) KPK dan peraihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut oleh Kabupaten Subang dari BPK RI. 

"Ini menjadi kebanggaan pak bupati tapi juga menjadi tanggungjawab kita semua untuk tahun berikutnya karena kualifikasi BPK semakin ketat," lanjutnya.

Menanggapi hal briefing staf kali ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni menyampaikan bahwa dari beberapa informasi dan laporan kegiatan yang dilaporkan perlu adanya tindak lanjut. 

Ia juga mengucapkan selamat atas diraihnya opini WTP lima kali berturut-turut. Hal tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh perangkat daerah yang ada sekaligus menjadi tanggungjawab bersama untuk mempertahankannya. 

"Kita patut bersyukur dan disisi lain kita harus mempertahankan opini ini karena seperti yang diketahui BPK sekarang memperketat kualifikasinya dan BPK juga sudah mewanti-wanti kepada seluruh kabupaten/kota," ujarnya.

Pemkab Subang Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-115 dan Hari Kearsipan Ke-52 Tahun 2023

Pemkab Subang Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-115 dan Hari Kearsipan Ke-52 Tahun 2023

Pemerintahan Kabupaten menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-115 dan Hari Kearsipan Ke-52 Tahun 2023. Bertempat di Halaman Gedung Pemkab Subang, Senin (22/5).

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi selaku pembina upacara menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional ini dimaknai dengan memperingati perjuangan bersama, seluruh elemen bangsa yang saling bahu-membahu berkolaborasi menerapkan nilai-nilai persatuan juga kesatuan dalam mewujudkan kebangkitan bangsa di tingkat dunia dengan tema "Recover Together, Recover Stronger".

“Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mempertahankan bara api semangat Kebangkitan Nasional sembari merapatkan barisan perjuangan kita dengan menunjukkan kerja keras, kerja cerdas, juga kerja bersama demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa momen ini juga merupakan memperingati Hari Kearsipan Nasional yang Ke-52, dan mengajak untuk segenap komunitas kearsipan di Indonesia, untuk bersama-sama membangkitkan kembali kearsipan Indonesia untuk terus maju, tetap berjaya, memberi manfaat nyata bagi bangsa dan negara.

“Selamat memaknai dan memperingati hari Kebangkitan Nasional ke-115 dan Hari Kearsipan Nasional ke-52 bagi kita semua. Berjuang, belajar, bertumbuh, dan terus melangkah maju dengan  semangat Subang Jawara,” tutupnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan piala penghargaan oleh Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi Kepada pemenang lomba Kearsipan Terbaik Se-Kabupaten Subang.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, para Asda, para Staf Ahli, para Kepala OPD, para Camat serta tamu undangan lainnya.

Trabas! Momen Mobil Pick-up Offroad Jalan Rusak di Sumatera Selatan

JALAN-RUSAK-1.jpg

Viral di media sosial, tayangan video memperlihatkan momen sebuah mobil pick up menerjang jalan rusak di Sumatera Selatan yang penuh lumpur dan genangan air. Jalan rusak itu tepatnya berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Video tersebut diunggah oleh akun media sosial @majeliskopi08 pada hari Senin (22/05/2023), dan telah ditonton lebih dari 74 ribu kali. Serta mendapatkan 2 ribu lebih komentar dari netizen.

Terlihat dalam video, jalanan yang sangat rusak menyebabkan mobil-mobil yang melintas nampak terguncang-guncang. Selain itu, situasinya diperparah dengan adanya genangan air yang cukup dalam.

Terlihat pula sebuah mobil pickup terpaksa melintasi jalan rusak tersebut sambil terguncang-guncang dan seperti tenggelam.

Baca Juga: Viral, Seorang Mempelai Pria Beri Tiket Coldplay sebagai Mahar Pernikahan

Juga terlihat beberapa mobil lainnya yang melintasi jalan rusak itu mengalami kesulitan saat melintasi jalanan penuh air dan lumpur.

Jalan Rusak di Sumatera Selatan, Netizen: Pak Jokowi Harus ke Sini!

Penampakan jalanan rusak yang viral itu sontak mengundang banyak komentar netizen. Bahkan, beberapa netizen menyarankan agar Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), bisa meninjau langsung kondisi jalanan rusak di daerah tersebut.

“Kepada Bapak @jokowi dan Bapak @hermanderu67 mohon lirik jalanan di daerah Sumatera Selatan, Kabupaten OKI. Khususnya daerah Kecamatan Tulung Selapan dan Kecamatan Cengal selama berpuluh tahun seperti inilah kondisinya,” tulis akun @riskia_ori***.

“Pikap emang gak ada lawan,” kata akun @folk***.

Baca Juga: Jalan Rusak 15 Tahun, Wabup Tasikmalaya: Periode Sebelum Saya Sudah Rusak

“Tag gubernur, bupati, camat, lurah, RT, RW-nya dong,” komentar @irham_s***.

“Offroad-Dirt 4X4,” ungkap akun @luq***.

“Sungai itu mah bukan jalan,” tu;is @roses_are_***.

“Lampung: Sudah, Sumsel: OTW, Provinsi lain harap bersiap,” kata akun @ykn***. (Gumilang/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Recent Posts