Beranda blog Halaman 768

Rangkaian HUT Ke-75 Kabupaten Subang, Wakil Bupati Membuka Langsung Lomba Alimpaido

Rangkaian HUT Ke-75 Kabupaten Subang, Wakil Bupati Membuka Langsung Lomba Alimpaido

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi membuka acara lomba Alimpaido yang diikuti oleh siswa sekolah dasar perwakilan Korwil Pendidikan se-Kabupaten Subang yang bertempat Lapang GOR Subang, Selasa (30/5).

Adapun jenis perlombaan yang diadakan yaitu lomba Egrang, Kelom Batok, Rorodaan, Sondah, Sorodot Gaplok, Perepet Jengkol, Gatrik, Panggal,  Bedil Jepret dan Sumpit. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Tatang Komara mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang turut serta dalam memeriahkan HUT Ke-75 Kabupaten Subang melalui lomba kaulinan tradisional atau Alimpaido. 

Ia juga berharap diadakan lomba tradisional ini mampu mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak Subang.

"Mudah mudahan acara ini membawa visi besar untuk kita semua dan memiliki nilai-nilai kebudayaan yang bermanfaat," tutupnya. 

Semester itu, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang beserta jajaran yang telah memberikan kesempatan untuk anak-anak lebih mengenal permainan tradisional melalui acara Lomba Alimpaido dan menjadi hal yang positif di era digitalisasi ini. 

"Kegiatan hari merupakan kegiatan yang luar biasa karena mengangkat permainan kebudayaan Kabupaten Subang untuk membantu anak-anak merasakan kaulinan tradisional Subang," ujarnya. 

Ia juga berharap kegiatan ini sebagai tonggak sejarah untuk mampu mencatat prestasi di Jawa Barat maupun nasional melalui kaulinan tradisional Subang dan anak-anak mampu menjadi generasi pemimpin Kabupaten Subang di masa mendatang.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Kabid Kebudayaan Disdikbud Subang, para Korwil Pendidikan Se-Kabupaten Subang dan tamu undangan lainnya.

Temuan Baru Kasus ODHA di Banjar Sebanyak 22 Orang, Rata-Rata Usia Produktif

Temuan-Baru-Kasus-ODHA-di-Banjar-Sebanyak-22-Orang-Rata-Rata-Usia-Produktif.jpg

harapanrakyat.com,- Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kota Banjar, Jawa Barat, mengungkapkan temuan baru kasus Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) sebanyak 22 orang pada awal tahun 2023. 

KPA Kota Banjar pun terus menggencarkan upaya pencegahan dan penanggulangan virus yang belum ditemukan obatnya itu.

Ketua Pelaksana Program KPA Kota Banjar, Syahid Burhani mengatakan, 22 kasus tersebut merupakan penambahan kasus baru di tahun ini. Temuan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dari awal periode Januari sampai dengan bulan April 2023.

Baca Juga : Minim Anggaran, KPA Kota Banjar Tetap Gencarkan Pencegahan HIV/AIDS 

Menurutnya, temuan baru sebanyak 22 kasus ODHA di Kota Banjar ini cukup mengkhawatirkan. Sebab, pada tahun 2022 lalu sampai bulan Desember, pihaknya mencatat hanya terjadi penambahan sebanyak 44 kasus.

“Sekarang, baru dari Januari sampai bulan April sudah ada temuan baru 22 orang yang teridentifikasi positif HIV/AIDS,” kata Syahid Burhani kepada harapanrakyat.com, Selasa (30/5/2023).

Ia menjelaskan, dari 22 orang temuan kasus ODHA tersebut kebanyakan merupakan warga dari luar daerah Kota Banjar. Rentang usianya rata-rata masih dalam kategori usia produktif.

“Warga dari luar Banjar. Rata-rata masih kategori usia produktif dan masuk kelompok rentan berisiko (LSL),” jelasnya.

Syahid melanjutkan, sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan temuan kasus baru ODHA, pihaknya tengah melakukan langkah-langkah penanganan secara mobile bekerjasama dengan Puskesmas.

Baca Juga : Penanggulangan HIV/AIDS di Kota Banjar Minim Anggaran

“Salah satu upaya penanggulangan dan pencegahan itu, yakni dengan cara melakukan tes Voluntary Counselling and Testing (VCT). Sasarannya komunitas atau kelompok rentan beresiko,” lanjutnya.

Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya juga akan kembali melakukan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS kepada para pelajar tingkat SMA. Hal itu sebagai upaya pencegahan dini di kalangan remaja.

“Kami juga akan melakukan validasi data terkait penambahan temuan kasus baru ODHA tersebut. Rencananya untuk validasi nanti di bulan Juli mendatang.” Pungkasnya. (Muhlisin/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Video Hot Gisella Anastasia dengan Pria di Kelab Malam Beredar

Gisella-Anastasia.jpg

Baru-baru ini video hot Gisella Anastasia bersama dengan seorang pria di sebuah kelab malam beredar luas di media sosial. Gisel dan pria tersebut tampak mesra seperti halnya pasangan kekasih.

Sambil menikmati hentakan musik DJ, penyanyi berparas cantik itu terlihat tak canggung ketika ia dipeluk mesra dari belakang. Bahkan, raut wajah Gisel pun tampak bahagia.

Namun, belum ada konfirmasi mengenai pria yang memeluk mesra Gisel, apakah kekasih barunya atau bukan. Meskipun gosip keduanya telah menyebar.  

Kehidupan mantan istri artis Indonesia Gading Marten itu memang sering menjadi sorotan pasca terlibat dalam kasus video syur beberapa tahun lalu.

Terbaru, video hot Gisella Anastasia bersama seorang pria di sebuah kelab malam itu pun menyebar luas di media sosial. Video tersebut diunggah akun gosip lambe_danu pada Selasa (30/05/2023).

Baca Juga: Lesti Kejora Tampil Spektakuler di Konser Kerajaan Cinta Ahmad Dhani, Warganet: Merinding

“Gisella makin kesana, makin kesini,” tulis akun gosip tersebut dalam keterangan unggahan videonya.

Sontak saja unggahan video itu langsung menjadi sorotan warganet dan mendapat beragam komentar negatif dari netizen.

Tak sedikit netizen yang meninggalkan kata-kata hujatan dalam kolom komentar pada unggahan video hot Gisella Anastasia terkini itu.

“Gisel belum puas menjadi nakal sepertinya. Mungkin karena butuh uang dan ia masih muda. Setelah terkenal di Jakarta, ia baru menjadi liar,” komentar netizen.

“Apakah ada video lagi,” tulis netizen lainnya.

“Punya anak tetapi masih saja seperti remaja,” komentar netizen lain.

“hampir saja ketahuan itu, wkwkwk,” saut netizen lainnya.

“Banyak-banyak ditusuk orang,” tulis warganet lain.

“Piala bergilir,” ujar akun netizen lainnya dalam kolom komentar unggahan video hot Gisella Anastasia. (Eva/R3/HR-Online)

Kompak, Kodim 0625 Pangandaran Bangun Jalan Bersama Warga

Kompak-Kodim-0625-Pangandaran-Bangun-Jalan-Bersama-Warga.jpg

harapanrakyat.com,- Kodim 0625 Pangandaran kompak bersama warga membangun jalan rabat beton di Dusun Citarunggang, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut menyasar jalur pertanian dan perikanan, sehingga diharapkan mampu membantu kelancaran ekonomi masyarakat.

“Sasarannya itu jalur pertanian dan perikanan, pembangunan jalan ini sepanjang 350 meter dengan lebar 2,5 meter,” kata Dandim 0625 Pangandaran, Letkol Arm Yusuf Andrianto kepada harapanrakyat.com di lokasi, Selasa (30/5/2023).

Baca Juga : Warga Pangandaran Minta Perbaikan Tanjakan Talang Penghubung Jayasari-Harumandala

Menurutnya, proses pembangunan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Pangandaran hingga masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai gotong royong antara semua pihak.

Selain membangun jalan, Kodim 0625 Pangandaran juga menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial, seperti sosialisasi pencegahan stunting dan sejumlah kegiatan lainnya.

“Saya harap kegiatan-kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat dan bisa menumbuhkan rasa gotong royong,” ungkap Yusuf.

Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS). Program tersebut mulai pada hari ini 30 Mei 2023 dan akan berakhir pada 18 Juni 2023.

“Program BSMSS ini adalah yang pertama di wilayah Pangandaran. Semoga dengan adanya program ini, nilai-nilai gotong royong terus berkembang dan terpelihara di masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ruhyana, Kepala Desa Pangkalan mengaku sangat bersyukur dengan adanya program tersebut. Bahkan, Ia berharap program tersebut bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.

“Untuk itu, saya berharap kekompakan masyarakat dalam bergotong royong, bisa lebih meningkat dan menunjukkannya saat ini. Agar jika ada program-program lainnya desa kitalah yang mendapatkannya.” harapnya.

Pantauan harapanrakyat.com di lokasi, peletakan batu pertama program tersebut langsung oleh Dandim 0625 Pangandaran, bersama Kapolres, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran.

Peletakan batu pertama tersebut menjadi tanda dimulainya pembangunan jalan rabat beton. (Enceng/R12/HR-Online/Editor: Rizki)

Tokoh Masyarakat Banjarsari Soroti Pungutan Biaya Perpisahan dan PPDB di MTsN 10 Ciamis

Tokoh-Masyarakat-Banjarsari-Soroti-Pungutan-Biaya-Perpisahan-dan-PPDB-di-MTsN-10-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Polemik pungutan biaya perpisahan dan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Madrasah Tsanawiyah (MTsN) 10 Ciamis, Jawa Barat, sorotan dari Agus Betay, tokoh masyarakat Kecamatan Banjarsari.

Ia menilai, bahwa pungutan yang pihak komite dan panitia perpisahan lakukan tersebut, jumlahnya terbilang fantastis.

“Bahkan menurutnya bisa dikatakan high class,” katanya kepada harapanrakyat.com, Selasa (30/5/2023).

Baca Juga: Biaya Acara Perpisahan, Ortu Siswa MTsN 10 Ciamis Harus Rogoh Kocek Rp 560 Ribu

Lanjutnya menambahkan, sebagai masyarakat, jelas kejadian ini sangat memprihatinkan. Sebab, pungutan yang besarannya mencapai Rp 560 ribu per siswa tersebut, sangat tidak berpihak kepada masyarakat.

“Untuk sekelas di Banjarsari, pungutan biaya perpisahan ini sangatlah besar. Bahkan terbilang fantastis!,” ujarnya.

Pertanyakan Kegunaan Pungutan Biaya Perpisahan di MTsN 10 Ciamis

Menurut Agus Betay, jumlah pungutan yang terbilang high class tersebut, patut untuk dipertanyakan kegunaannya. Hal itu lantaran nilainya sangat besar, jika dibanding kebutuhan acara perpisahan siswa kelas IX.

Oleh karena itu, ia juga meminta transparansi kepada pihak panitia maupun ketua komite terkait penggunaannya nanti.

“Jangan sampai pungutan biaya ini malah cenderung terindikasi mencari keuntungan, dibalik kesusahan para orang tua siswa,” terangnya 

Agus Betay berharap, pihak sekolah berikut jajaran komite lebih bijak dalam membuat keputusan. Terutama soal keuangan yang bersumber dari para orang tua siswa.

“Sebenarnya kasus seperti ini bukan kali pertama terjadi di MTsN 10 ini,” ujarnya.

Baca Juga: Kemenag Ciamis akan Panggil Kepala MTsN 10 Ciamis

Oleh karena itu, ia sangat menyayangkan sekali adanya pungutan biaya perpisahan, dan berharap pihak sekolah maupun komite untuk memperbaiki kinerja.

Menurutnya, jika hal ini terus terjadi, maka khawatir nilai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan pelat merah ini akan tercoreng.

“Dan menjadi nilai buruk di mata masyarakat,” ungkapnya.

Biaya PPDB Bisa Masuk Pungli

Bukan hanya pungutan untuk biaya perpisahan saja, namun MTsN 10 Ciamis kabarnya juga melakukan pungutan untuk biaya Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).

Menurut Agus, pungutan biaya PPDB tersebut sudah termasuk dalam pungutan liar (pungli).

“Sebab biaya dipungut dari awal (saat siswa mendaftarkan diri ke sekolah),” katanya.

Apabila alasan ketua komite biaya PPDB untuk kebutuhan siswa yang tidak tercover oleh dana bos, maka menurutnya tidak tepat.

“Apa sebabnya? hal itu lantaran pungutan ini terjadi saat awal pendaftaran,” ujar Agus.

Namun jika pihak sekolah maupun komite keukeuh bahwa biaya PPDB tersebut atas dasar musyawarah dengan calon siswa/ortu siswa, maka ia mempertanyakan pelaksanaan musyawarahnya.

Seharusnya, tutur Agus, jika pun ada musyawarah, maka semestinya setelah pihak sekolah menerima siswa tersebut (awal ajaran baru). Setelah itu, musyawarah dengan para orang tua siswa terkait kebutuhan siswa baru.

“Apa saja sih yang dibutuhkan? Lalu mekanismenya seperti apa? Sehingga bisa dimengerti dan diterima oleh para ortu siswa,” pungkasnya. (Suherman/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Lesti Kejora Tampil Spektakuler di Konser Kerajaan Cinta Ahmad Dhani, Warganet: Merinding

Lesti-Kejora.jpg

Penampilan spektakuler Lesti Kejora di acara Konser Kerajaan Cinta Ahmad Dhani ke-51 tahun mendapat sambutan antusias dari para penonton yang hadir. Bahkan, kehadiran sang Kejora di atas panggung bersejarah itu membuat warganet merinding.

Melalui media sosial TikTok, akun bernama @Rizkafii_ membagikan video yang memperlihatkan penampilan Lesti Kejora bersama Sang Maestro.

Dalam momen tersebut artis penyanyi Indonesia Lesti tampil spektakuler bareng Ahmad Dhani menyanyikan lagu berjudul ‘Sedang Ingin Bercinta’.

Tampak pula di kursi penonton Rizky Billar dan putranya, Muhammad Al-Fatih begitu antusias melihat penampilan istrinya duet dengan Sang Maestro.

Video yang dibagikan akun TikTok @Rizkafii_ pada Senin (29/05/2023) itu langsung dibanjiri ribuan komentar warganet.

Banyak netizen yang mengaku merinding melihat penampilan spektakuler Lesti Kejora dalam acara Konser Kerajaan Cinta Ahmad Dhani ke-51 itu.

Baca Juga: Profil Angela Lee, Selebgram Cantik yang Baru Alami Kecelakaan

“Kenapa kalau Lesti nyanyi suka langsung merinding,” tulis akun @Melatihsary, dikutip harapanrakyat.com, Selasa (30/05/2023).

“Denger suaranya merinding dari ujung kaki sampai ujung kepala. Sukses terus pak dhe sama kejora,” komentar netizen lainnya @Dewi.

“Merinding….sukses selalu Dede Lesti,” tulis akun @mamidajaya.

“Langsung merinding dan mewek,” komentar @rindurindu931.

Selain itu, ada juga komentar netizen yang mengungkapkan rasa bangganya. Karena, meski sang idolanya itu datang dari desa, namun ia mampu menaklukan Ibu Kota.

“Bangga sama Lesti… anak desa yang mampu menaklukan Ibu Kota, bahkan se-Indonesia. Sukses Neng Lesti, salam Cianjur,” tulis akun @user7283***.

“Di luar negeri ramai juga peminatnya,” saut akun @yayah.

Kehadiran Lesti Kejora di acara Konser Kerajaan Cinta Ahmad Dhani itu sempat pula menimbulkan pro dan kontra publik. Banyak yang menghubungkan Sang Kejora dengan prahara rumah tangganya beberapa waktu lalu. (Eva/R3/HR-Online)

Pemkab Ciamis Perjuangkan Formasi P3K Guru TK, Wabup: Perannya Sangat Penting

Pemkab-Ciamis-Perjuangkan-Formasi-P3K-Guru-TK-Wabup-Perannya-Sangat-Penting.jpg

harapanrakyat.com,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, Jawa Barat saat ini tengah memperjuangkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk guru TK.

Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra mengatakan, pemerintah daerah sedang berusaha mengusulkan kuota formasi P3K bagi guru TK yang hingga saat ini belum ada.

“Kita terus berjuang dan sedang mengusulkannya. Karena kewenangan untuk menentukan formasi bagi P3K itu dari pemerintah pusat,” katanya saat menghadiri HUT ke 73 IGTKI Ciamis di GGT Ciamis, Selasa (30/5/2023).

Baca Juga : DPUPRP Usulkan Pembangunan Jembatan Gantung Ciamis-Kuningan yang Putus ke Pemprov Jabar

Menurutnya, perjuangan yang saat ini Pemkab Ciamis lakukan juga perlu dukungan dari kota dan kabupaten lainnya.

Sehingga, dengan dukungan bersama tersebut bisa mendorong pemerintah pusat dalam membuat kebijakan.

“Peran Guru TK sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka dari itu, kita harus sama – sama memperjuangkan kehidupan yang layak bagi para Guru TK di manapun berada,” ucapnya.

Baca Juga : Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting Ciamis, Bahas Lokus dan Rencana Aksi Daerah

Yana menjelaskan, sejauh ini perhatian pemerintah terhadap para guru TK yakni dengan memberikan insentif Rp 1 juta per tahun. Itupun, akan Ia perjuangkan supaya di Kabupaten Ciamis tetap ada setiap tahunnya.

“Se-Kabupaten Ciamis ada sebanyak 2000 lebih guru TK. Pemberian insentif 1 juta baru dilakukan pada tahun 2022 kemarin, Insya Allah tahun ini akan ada lagi.” Pungkasnya. (Fahmi/R12/HR-Online/Editor: Rizki)

Ridwan Kamil Ungkap Alasan Gagas Program Petani Milenial Jawa Barat

Gubernur-Jawa-Barat-Ridwan-Kamil.jpeg

harapanraktyat.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, program petani milenial yang ia gagas pada 2021 bukan program menggaji peserta. Program petani milenial ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov Jabar meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya petani.

Program petani milenial ini, kata Ridwan Kamil, merupakan pengembangan usaha pertanian yang melibatkan generasi milenial berkolaborasi dengan pemangku kepentingan program tersebut.

“Tugas dari pemerintah hanya membersamai. Berhasil dan tidaknya tergantung dari kerja keras, konsistensi, keberuntungan dari peserta,” ungkap Ridwan Kamil di Kota Bandung, Selasa (30/5/2023).

Baca Juga : Gubernur Jawa Barat Wisuda 4095 Petani Milenial Angkatan 2022

Ridwan Kamil mengungkapkan hal itu seusai menggelar wisuda bagi 4.095 petani milenial Jawa Barat tahun Angkatan 2022 di Graha Sanusi Universitas Padjadjaran Bandung.

“Tadi ada sebagian peserta wisuda sebagian pernah mengalami kegagalan, tapi tidak menyerah. Karena kegagalan bagian dari proses untuk bangkit lagi. Terbukti, akhirnya sukses,” ujar Ridwan Kamil.

Ia mencontohkan, ada petani milenial angkatan 2022 dari Kabupaten Ciamis yang penghasilan awalnya sekitar Rp 1 juta. Namun, kata Ridwan Kamil, saat ini omzetnya mencapai Rp 40 juta.

“Keberhasilan ini harus dimotivasi oleh media juga. Jangan sampai pada saat ada satu kegagalan menjadi viral seolah-olah tergeneralisasikan programnya (petani milenial) tidak berhasil,” ujarnya.

Baca Juga : Dongkrak Ekonomi Sektor Pertanian, Jabar Maksimalkan Program Petani Milenial

Dalam wisuda tersebut Bank BJB turut menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) kepada petani milenial. Sejumlah produk petani milenial juga akan terpajang pada pameran produk di area kampus Unpad.

“Jadi ini (program petani milenial) adalah tawaran dari Pemprov Jawa Barat untuk generasi muda,” kata Ridwan Kamil. (Ecep/R13/HR Online)

Gubernur Jawa Barat Wisuda 4095 Petani Milenial Angkatan 2022

Wisuda-Petani-Milenial-2022.jpeg

harapanrakyat.com – Berhasil mengikuti pendampingan secara penuh, sebanyak 4095 peserta mengikuti wisuda petani milenial Jawa Barat tahun angkatan 2022. Para petani milenial ini juga telah berhasil mendapatkan perubahan dari sisi ekonomi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang sekaligus penggagas program petani milenial ini menyaksikan langsung kegiatan wisuda yang bertempat di Graha Sanusi Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Selasa (30/5/2023).

Dalam momen tersebut Ridwan Kamil turut menyematkan rompi dan topi kepada perwakilan petani milenial yang diwisuda.

Baca Juga : Dongkrak Ekonomi Sektor Pertanian, Jabar Maksimalkan Program Petani Milenial

“Hari ini kami mewisuda 4.095 petani milenial yang masuk kriteria berhasil mengikuti pedampingan secara penuh dan mendapatkan perubahan dari sisi ekonomi,” ujarnya.

Ridwan Kamil menjelaskan, dalam wisuda itu ada empat kategori petani milenial. Yakni kategori pemula, yang belum berusaha, dan belum memiliki pengalaman atau pemahaman tentang bertani.

Selanjutnya kategori lanjutan, yakni mereka sudah memulai usaha dan masih dalam tahap pemenuhan kebutuhan dasar.

Kemudian kategori madya, yaitu yang sudah berusaha dan masih dalam tahap pemenuhan kebutuhan lanjutan.

Berikutnya, kategori utama yang menjadi inspirator dari seluruh petani milenial karena mereka sudah memiliki ekosistem yang mandiri.

Minat Petani Milenial Jawa Barat Terus Meningkat

Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil mengatakan, pada Angkatan tahun 2022 jumlah pendaftar petani milenial terus meningkat. Ia menjelaskan, pada tahun 2022 itu terdapat 20.894 pendaftar petani milenial.

Sebagai perbandingan, kata Ridwan Kamil, pada angkatan tahun 2021 jumlah pendaftarnya sebanyak 8.996 orang.

Baca Juga : Petani Milenial di Tasikmalaya Sekali Panen Melon Bisa Beli Avanza

“Bahkan pendaftar petani milenial untuk tahun 2023 sudah mencapai 30.000 orang. Tentu tidak semua pendaftar lulus tahap awal karena ada seleksi umur, kelayakan, dan lainnya,” tuturnya.

Peningkatan jumlah pendaftar tersebut menandakan bahwa program Petani Milenial sangat diminati oleh generasi muda. Hal itu akan berdampak pada terjaganya regenerasi petani dan menjadi sumber ketahanan pangan di Jawa Barat.

Sebagai informasi, Ridwan Kamil mulai meggulirkan program Petani Milenial pada tahun 2021. Program ini merupakan pengembangan usaha pertanian yang melibatkan generasi milenial berkolaborasi dengan pemangku kepentingan program tersebut.

Program petani milenial Jawa Barat ini bertujuan menciptakan sistem pertanian yang mandiri, maju, dan berkelanjutan dengan tagline tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia. (Ecep/R13/HR Online)

Melanggar, Bangunan Liar di Baregbeg Ciamis Dibongkar

Melanggar-Bangunan-Liar-di-Baregbeg-Ciamis-Dibongkar.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah bangunan liar di blok Pulomaju, Dusun Balemoyan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis dibongkar paksa setelah ditinggal pemiliknya dalam waktu lama hingga lapuk.

Kepala Desa Mekarjaya, Elan Kuswaya membenarkan adanya pembongkaran tersebut, Ia bersama Kepala Desa Saguling, Camat Baregbeg dan Satpol PP Ciamis membongkar bangunan berupa warung tersebut.

“Memang sudah lama pemilik warung itu tidak tinggal di sana, jadi mengganggu keindahan. Terus lokasi bangunan itu juga merupakan jalur drainase,” katanya kepada harapanrakyat.com, Selasa (30/5/2023).

Baca Juga : Bapenda Ciamis dan Satpol PP Tertibkan Reklame Tidak Berizin

Karena pemilik warung meninggalkanya, kondisi bangunan liar tersebut sudah lapuk, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Apa lagi kalau ada hujan angin, bangunan bisa roboh menimpa pengendara, karena warungnya tepat di bahu jalan. Memang seharusnya tidak boleh ada bangunan di situ,” jelas Elan.

Selain itu, menurutnya keberadaan warung tersebut tidak memiliki izin, Ia juga tidak mengetahui pemilik bangunan tersebut, sehingga layak pihaknya tertibkan. 

“Terlebih saat ini pemerintah kecamatan terus gencar melakukan kegiatan ‘berseka’ (bersih-bersih kecamatan), jadi bangunan liar itu kita bongkar bersama-sama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Elan mengungkapkan, selain melanggar dan mengganggu keindahan, bangunan liar tersebut dekat dengan universitas yang seharusnya lebih tertata.

“Wilayah blok Pulomaju ini dekat dengan universitas, makanya penataan desa harus kita lakukan, seperti bangunan di pinggir jalan ini.” Pungkasnya. (Es/R12/HR-Online/Editor: Rizki)

Recent Posts