Beranda blog Halaman 759

Bunyi Klakson Unik, Fenomena Om Telolet Om Kembali Viral di Ciamis

Warga-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Fenomena om telolet om kembali viral di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Hal itu seiring dengan banyaknya bus pariwisata yang selalu transit di sentra oleh-oleh Ciamis, tepatnya di Jalan Raya Ciamis-Banjar, Kecamatan Cijeungjing.

Pantauan harapanrakyat.com, Minggu (04/06/2023), banyak warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa di pinggir Jalan Raya Ciamis-Banjar, untuk melihat bus pariwisata yang lewat dan meneriaki “om telolet om”.

Ahmit Purnama, Ketua RW 05, Dusun Citutut, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, mengatakan, semenjak banyaknya mobil wisata yang melintas dengan suara klakson unik menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Sehingga, fenomena om telolet om kembali terjadi.

Baca Juga: Warga Kedung Caung Ciamis tidak Pernah Makan Ikan Bebeong, Ini Alasannya!

“Banyaknya warga berkumpul biasanya hari Sabtu dan Minggu, karena banyak bus wisata datang ke sentra oleh-oleh Ciamis hanya pada waktu weekend saja,” terangnya kepada harapanrakyat.com, Minggu (04/06/2023).

Ia juga mengatakan, warga yang ada di pinggir jalan raya itu bukan hanya warga sekitar saja. Tetapi ada pula yang datang dari kecamatan lain maupun luar daerah. Mereka datang hanya ingin melihat bus-bus pariwisata dan meneriaki “om telolet”.

“Banyak anak-anak dan remaja yang datang. Rata-rata mereka seperti membuat konten video dan membawa gambar bus-bus wisata yang dianggap unik,” kata Ahmit.

Ia pun selalu mengimbau kepada warga yang datang ke dekat sentra oleh-oleh agar tidak mengganggu arus lalu lintas jalan. Serta harus selalu hati-hati ketika sedang menyaksikan bus-bus wisata yang lewat.

“Asalkan tidak mengganggu arus jalan tidak apa-apa, asalkan selalu berhati-hati saja agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (Fahmi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Wilayah V Jawa Barat Segera Ditutup

Logo-Bawaslu.jpg

harapanrakyat.com – Batas waktu pendaftaran calon anggota Bawaslu Kabupaten Bandung tinggal 3 hari lagi. Sejak pembukaan pendaftaran anggota Bawaslu Wilayah V Jawa Barat, tercatat sebanyak 47 pendaftar.

Anggota Timsel Bawaslu Wilayah V Jabar Hadi Nur Amin mengatakan, proses rekrutmen calon anggota Bawaslu Kabupaten bersamaan dengan proses rekrutmen seluruh Bawaslu kabupaten/kota se-Indonesia.

Pola sistem rekrutmen calon anggota Bawaslu ini menggunakan sistem zonasi. Kabupaten Bandung, kata Hadi, termasuk dalam wilayah V Jawa Barat bersama dengan Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang.

Baca Juga : Panwaslu Padaherang Pangandaran Gelar Tes Wawancara Calon PKD

“Hingga Sabtu (3 Juni 2023), total pendaftar di Wilayah V Jawa Barat baru mencapai 47 orang. Mungkin pendaftaran akan membludak pada hari-hari terakhir,” kata Hadi kepada wartawan, Minggu (4/6/2023).

Menurutnya, salah satu faktor penyebab belum masifnya para calon pendaftar menyerahkan berkas lantaran pendaftar harus menyiapkan seluruh administrasi. Misalnya, kata Hadi, surat keterangan kesehatan jasmani, rohani, dan narkoba dari rumah sakit pemerintah.

Disamping itu, mereka juga harus  melampirkan surat keterangan dari pengadilan dan memenuhi persyaratan lainnya.

Agar proses pendaftaran calon anggota Bawaslu ini berlangsung inklusif dan komprehensif, pihaknya sejauh ini telah melakukan sosialisasi di sejumlah titik di Bandung raya. Sosialisasi itu sesuai dengan daerah yang menjadi kewenangan timsel antara lain Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung.

“Untuk di Kabupaten Bandung Barat kami sudah mensosialisasikan di Kantor Desa Cilame dengan menyasar kelompok masyarakat potensial. Di hari yang sama, kami juga melakukan kegiatan sosialisasi di Keuskupan Kota Bandung dengan sasaran kelompok agama minoritas,” ucapnya.

Pada Jumat (26 Mei 2023) lalu, kata Hadi, pihaknya melakukan kegiatan sosialisasi di Kota Cimahi dengan sasaran kelompok masyarakat disabilitas. Sedangkan di Kabupaten Bandung, bertempat di gedung PCNU dengan sasaran ormas keagamaan Islam.

Tata Cara Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu

Sebagai informasi, pembukaan penerimaan pendaftaran calon anggota Bawaslu kabupaten/kota ini sejak 29 Mei hingga 7 Juni 2023.

Pendaftar calon anggota Bawaslu, lanjut Hadi, dapat mengantarkan berkas fisik ke kantor timsel Bawaslu wilayah V Jabar di Ruko Ruby Commercial Nomor 166, Jalan Sentra Raya Barat, Summarecon Bandung, Gedebage, Kota Bandung.

Baca Juga : Buntut Sawer Duit Ketua NasDem Garut, Ketua KPUD Dicecar Belasan Pertanyaan oleh Bawaslu

Penyampaian berkas dapat melalui surat elektronik (e-mail), pos kilat khusus, atau mengantarkan langsung di hari kerja pukul 8.00 WIB hingga 16.00 WIB.

“Pendaftar nantinya memberikan berkas tiga rangkap, 2 salinan dan 1 asli ke sekretariat timsel. Petugas akan membuatkan akun untuk pendaftar untuk mengunggah sendiri persyaratan berupa pindah yang dapat di rumah atau sekretariat timsel. Sebelum memberikan persyaratan fisik, diharapkan sudah melakukan pemindaian. Setelah memiliki akun, pendaftar calon anggota Bawaslu akan menerima tanda bukti penerimaan berkas,” ungkapnya. (Ecep/R13/HR Online)

Kepala BPIP RI Terharu Lihat Budaya di Ciamis Masih Terjaga dengan Baik

Kepala-BPIP-RI.jpg

harapanrakyat.com,- Kepala BPIP RI atau Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudian Wahyudi menangis melihat indahnya budaya Ciamis yang terus dijaga oleh para budayawan.

Ia mengaku terharu dan bangga karena budayawan dan warga masih menjaga budaya Sunda. 

“Apa yang saya lihat hari ini merupakan sebuah momen yang langka ,” ucapnya saat menghadiri kegiatan Hari Lahir Pancasila di Taman Lokasana Ciamis, Minggu (04/06/23). 

Yudian mengungkapkan, ia mengaku sampai meneteskan air mata pada saat kegiatan tadi karena sangat terpukau dengan para budayawan dalam menunjukkan keasrian budaya Sunda. 

“Ketika kita tidak mempunyai kekuatan pada zaman penjajahan dulu, merekalah para jawara dan tokoh tokoh agama yang berperang. Hal itu mereka buktikan keistimewaannya pada saat pentas,” katanya. 

Yudian menjelaskan, jasa para jawara dan alim ulama yang membuat Negara Indonesia sampai saat ini bisa merdeka.

Apalagi, kata Yudian, pada saat itu para pejuang berperang tidak dengan teknologi canggih, seperti halnya Belanda maupun Jepang. 

“Ini membuktikan bahwa para jawara masih ada, untuk sama sama menjaga NKRI dari ancaman apapun itu,” pungkas Yudian. (Fahmi/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Misteri Petilasan Eyang Sitaguna Kota Banjar, Sosok Penjaga Lembur Saudara Ki Banteng Loreng

petilasan-eyang-sitaguna.jpg

harapanrakyat.com,- Keberadaan petilasan Eyang Sitaguna yang berada di bukit Dusun Pasirnagara, Desa Cibeureum, Kota Banjar, Jawa Barat, hingga kini masih menjadi misteri yang belum terungkap. 

Konon, petilasan berusia ratusan tahun yang lokasinya berada di bawah pohon besar penuh bebatuan tersebut hingga kini masih terawat. Bahkan masyarakat sekitar menjaganya dengan baik. 

Baca juga: Warga Kedung Caung Ciamis tidak Pernah Makan Ikan Bebeong, Ini Alasannya!

Tak hanya itu, banyak yang percaya keberadaan Eyang Sitaguna masih memiliki hubungan erat dengan Kiai Kholeludin atau Ki Banteng Loreng. 

Misteri Petilasan Eyang Sitaguna

Kepala Desa Cibeureum Yayan Sukirlan menuturkan, warga masyarakat belum mengetahui persis riwayat dari Eyang Sitaguna yang makamnya penuh dengan bebatuan tersebut. 

Namun, dari penelusuran yang ia lakukan sementara ini, Eyang Sitaguna merupakan sosok sepuh dan masih memiliki hubungan dengan Kiai Kholeludin.

Ki Banteng Loreng sendiri merupakan tokoh kharismatik yang hingga sekarang ini masyarakat yakini sebagai sosok penjaga dan pengayom masyarakat desa Cibeureum. 

“Masih berhubungan dengan Ki Banteng Loreng. Cuman kalau Eyang Sitaguna itu saudara yang lebih tua,” kata Yayan Sukirlan, Minggu (4/6/23). 

Lanjutnya berujar, masyarakat sendiri sampai saat ini masih menelusuri riwayat Eyang Sitaguna. Warga tidak berani bercerita panjang karena takut terjadi sesuatu karena salah menyampaikan. 

Namun, yang jelas warga mempercayai sosok Eyang Sitaguna merupakan sesepuh yang kemudian menyerahkan mandatnya kepada Kiyai Kholeludin untuk menjadi pengayom masyarakat Desa Cibeureum. 

“Saya juga nggak berani bercerita banyak takut nanti ada yang salah karena ini nggak enteng. Nanti saya akan tanyakan langsung sama kasepuhan baru saya sampaikan,” katanya.

Lanjutnya mengatakan, warga sampai saat ini masih merawat dan menjaga petilasan Eyang Sitaguna dengan cara memberishkan sekedar untuk mencari keberkahan.

Ia juga tidak menampik banyak para warga yang berkunjung ke makam tersebut dengan maksud mendoakan, mencari keberkahan, terutama mereka yang masih merasa menjadi keturunannya. 

“Kalau bertapa iya. Tapi itu bukan bertapa siang malam di sana tetapi mendoakan, mengharap keberkahan. Ada juga yang untuk maksud keduniaan,” katanya. (Muhlisin/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Warga Kedung Caung Ciamis tidak Pernah Makan Ikan Bebeong, Ini Alasannya!

Warga-Kedung-Caung.jpg

harapanrakyat.com,- Warga Kedung Caung, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis mempunyai cerita urban atau cerita rakyat. Konon masyarakat di Dusun tersebut tidak pernah memakan Ikan Bebeong atau ikan khas dari Sungai Citanduy. 

Pasalnya, masyarakat setempat percaya kalau memakan Ikan Bebeong akan mengalami gatal-gatal di sekujur tubuh dan susah rezekinya.

Baca juga: Warga Karangkamulyan Ciamis Dambakan Jembatan Penghubung dengan Kota Banjar

Kepala Desa Karangkamulyan Uus Uswandi mengatakan, Caung itu mempunyai arti Bebeong. Sementara lokasi dusun tersebut berada sekitar 100 meter dari Sungai Citanduy.

“Iya betul, itu cerita rakyat sudah ada sejak dulu, sudah turun temurun. Jadi, masyarakat asli sini tidak berani makan ikan Bebeong,” katanya, Minggu (4/6/2023).

Uus menjelaskan, jika ada warga yang memakan Ikan Bebeong itu, nantinya akan merasakan gatal-gatal di sekujur tubuhnya dan nantinya ada bekasnya.

“Iya, jadi dahulu katanya itu pernah ada warga dari Kedung Caung makan ikan Bebeong, setelah itu lalu badannya gatal-gatal sampai membekas. Maka dari itu, sampai saat ini tidak berani makan Ikan Bebeong karena takut gatal-gatal dan juga katanya suka sedikit susah rezekinya,” jelasnya.

Menurutnya, meskipun tidak pernah makan ikan Bebeong sejak dulu. Namun, masyarakat itu suka makan atau mengkonsumsi ikan jenis lainnya. 

“Kalau ikan jenis lainnya itu biasa makan, baik dari tangkapan dari sungai Citanduy maupun bukan. Yang tidak pernah makan itu adalah ikan Bebeong saja,” tuturnya.

Uus menambahkan, cerita tersebut memang sudah mendarah daging kepada warga Kedung Caung sampai kepada keturunannya saat ini. Bahkan, mereka yang saat ini berada di luar Desa Karangkamulyan atau di Kota itu juga sama tidak berani makan Ikan Bebeong. 

“Iya betul, mau di sini, mau di Kota, mau di mana mereka tidak pernah makan Ikan Bebeong. Mungkin di daerah lain beda namanya, namun warga di sini pasti sudah tahu kalau itu Ikan Bebeong, jadi tidak berani mereka makan,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

OPPO Indonesia Datangkan Ricardo Kaká untuk Ciptakan Keajaiban Bersama

IMG-20230604-WA0013_copy_800x500.jpg

review1st.com – Ikon sepak bola legendaris Ricardo Izecson Dos Santos Leite atau yang lebih dikenal sebagai Kaká, datang ke Indonesia sebagai Global Brand Ambassador untuk Kemitraan OPPO dengan Liga Champions UEFA 2023 dan mengadakan eksklusif Meet and Greet bagi pengguna OPPO Find N2 Flip yang digelar di OPPO Gallery, Plaza Indonesia. 

OPPO telah mengumumkan penunjukkan Kaká, sebagai Global Brand Ambassador untuk kemitraannya dengan Liga Champions UEFA 2023 pada 25 Mei 2023 lalu.

Sebagai legenda yang melahirkan dan menyaksikan momen keajaiban di lapangan hijau pada tingkat dunia, kehadiran Kaká ke Indonesia bertujuan untuk membagi pengalamannya di ajang UEFA Champions League kepada para penggemar bola di Indonesia, sekaligus mengajak para penggemar sepak bola untuk tidak ragu dalam mewujudkan mimpinya.

Kaká merupakan salah satu atlet paling berprestasi baik di level klub maupun internasional. Kaká pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik FIFA dan memenangkan ajang Ballon d’Or, Liga Champions UEFA, Piala Dunia FIFA, dan masih banyak lagi. 

Kaká, Global Brand Ambassador untuk Kemitraan Liga Champions UEFA 2023 mengatakan, “Saya sangat beruntung dapat mengalami keajaiban baik di dalam dan di luar lapangan. Saya percaya keajaiban juga bisa kita ciptakan dengan ketekunan dan keahlian. Ini juga yang saya lihat pada OPPO.

Kami memiliki semangat yang sama yaitu menguji batasan dan menciptakan keajaiban. Sebagai penggemar teknologi, saya sangat senang menemukan OPPO sebagai sebuah brand yang memiliki semangat yang sama dalam mengusung keunggulan dan inovasi serta berupaya menjadi bagian dari perjalanan keajaiban para penggunanya. OPPO melakukannya melalui hp lipat terbarunya, OPPO Find N2 Flip.”

Chief Marketing Officer OPPO Indonesia, Patrick Owen mengatakan, “OPPO Indonesia bangga bisa menghadirkan salah satu keajaiban sepak bola dunia, Kaká, ke Indonesia sekaligus memperkenalkannya sebagai Global Brand Ambassador OPPO untuk Liga Champions UEFA tahun 2022-2023.

Ini merupakan salah satu upaya OPPO memberikan nilai tambah kepada para penggunanya dan masyarakat Indonesia yang memiliki jumlah fans sepak bola yang luar biasa banyaknya.

Kami berharap kerja sama dan kehadiran Kaka di Indonesia dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk terus semangat meraih mimpi dan menciptakan keajaiban serta berbagi momen tersebut kepada dunia.” 

Selama di Indonesia, Kaká akan melakukan beberapa agenda antara lain melakukan Meet and Greet serta memberikan signing ball untuk para penggemar sepak bola di Indonesia di OPPO Gallery. Selain itu, Kaká juga akan menemui beberapa pemimpin media di Indonesia dalam acara santap bersama untuk berbagi cerita tentang pengalamannya selama ini. 

“Dengan hadirnya Kaká, OPPO ingin agar generasi masa depan bangsa memiliki keteguhan untuk terus bermimpi dan menciptakan keajaiban, khususnya bagi pesepakbolaan Indonesia. Karena kekuatan mimpi dan keteguhan dalam menghadirkan keajaiban lah yang mewarnai refleksi 10 tahun usia perjalanan kami di tanah air.

Kerja keras kami mengupayakan yang terbaik bagi konsumen pada akhirnya berbuah keajaiban, yang ditandai dengan hadirnya OPPO Find N2 Flip di tengah-tengah masyarakat.

Hp lipat terbaik ini memiliki berbagai fitur yang mungkin awalnya sulit dipercaya untuk dapat diwujudkan, seperti layar yang paling minim lengkungan, baterai berkapasitas besar, maupun engsel dengan daya tahan kuat yang bahkan tersertifikasi. Dan kini, OPPO Find N2 Flip adalah hp lipat yang paling dicari masyarakat Indonesia,” lanjut Patrick.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang kemitraan OPPO dengan Liga Champions UEFA dan acara yang berlangsung di final tahun ini di Istanbul, silahkan kunjungi website OPPO.

Naik Motor Ugal-ugalan, Polres Banjar Amankan Puluhan Pelajar

motor-ugal-ugalan.jpg

harapanrakyat.com,- Satreskrim Polres Kota Banjar, Polda Jabar berhasil mengamankan puluhan pelajar yang naik motor ugal-ugalan sambil mengibarkan bendera, Minggu (4/6/23) dini hari.

Kapolres Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo melalui Kasat Reskrim AKP Ali Jupri menjelaskan, pihaknya mendapat informasi adanya puluhan remaja ugal-ugalan di jalan raya.

“Kami awalnya mendapatkan informasi dari warga bahwa di sekitar jalan Ir. Purnomosidi sampai terminal Banjar ada puluhan pelajar mengibarkan bendera dan ugal-ugalan,” kata Ali Jupri, Minggu (4/6/2023).

Baca juga: Polisi Temukan Uang Rp 80 Juta di Gudang Tempat Penemuan Mayat Kota Banjar

Berbekal informasi tersebut, polisi pun langsung mencari puluhan remaja itu dan berhasil diamankan di Terminal Banjar.

“Kita berhasil mengamankan puluhan remaja yang tergabung dalam kelompok motor. Mereka kita amankan di Terminal Banjar,” terangnya.

Ali menjelaskan, dari hasil penggeledahan, pihaknya menemukan sebuah bendera berwarna hitam merah dan terdapat tulisan AFRAK COMMUNITY.

“Mereka masuk ke kelompok motor yang bernama AFRAK COMMUNITY dari Lakbok. Mereka mengaku baru berdiri dan merekrut beberapa orang remaja untuk masuk kelompok tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, puluhan remaja yang tergabung dalam kelompok motor tersebut masih berusia pelajar SMP.

“Kami data kebanyakan dari Lakbok, namun ada juga yang sekolah di Banjar. Rata-rata masih sekolah SMP,” imbuhnya.

Saat ini, polisi sudah mengamankan puluhan sepeda motor komunitas tersebut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua agar selalu mengawasi dan memperhatikan pergaulan anak-anaknya. Jangan sampai anak yang kita sayangi menjadi korban ataupun pelaku kejahatan,” pungkasnya. (Sandi/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Pempek Maza Tasikmalaya, Jajanan Khas Palembang

Pempek-Maza-Tasikmalaya.jpg

Pempek Maza Tasikmalaya adalah salah satu jenis kuliner khas Palembang yang kenyal dan berkuah. Kini, pecinta kuliner Tasikmalaya bisa merasakan enaknya pempek yang sebelumnya telah membuka outlet pertama di kawasan Cinere, Depok. 

Outlet berlokasi di depan kampus, Jalan Siliwangi nomor 61, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Jajanan khas Palembang satu ini menjadi kegemaran mahasiswa karena harganya murah meriah dan cita rasanya yang lezat. 

Melansir akun Instagram @pempekmaza, outlet Pempek Maza mulai opening pada 2 Februari 2023 lalu. Hingga kini, outlet tersebut ramai diserbu oleh penggemar kuliner berbahan dasar ikan tenggiri. Berikut poin-poin menarik yang menyita perhatian sebelum mencoba produk pempek viral dari outlet tersebut. 

Baca Juga: Korbeq Tasikmalaya, Restoran All You Can Eat ala Korea

Menilik Outlet Pempek Maza Tasikmalaya

Sebagai salah satu kuliner nusantara, pempek memiliki sejarah yang unik karena telah hadir di Palembang sekitar abad ke-16. Kala itu, perantau Tionghoa menyajikan hidangan khusus untuk paman atau lelaki yang lebih tua dengan sebutan “apek” atau “pekpek”.

Nama tersebut kian populer dan membuat masyarakat mengenal masakan ini dengan sebutan pempek. 

Mengingat lokasi outlet Pempek Maza Tasikmalaya berada di seberang kampus Universitas Siliwangi, maka ada banyak pembeli dari kalangan mahasiswa yang tertarik untuk mencoba. Tersedia harga satuan mulai dari Rp 5 ribu per pcs atau paket Rp 15 ribu per porsi. 

Baca Juga: 911 Coffee Tasikmalaya, Tempat Ngopi dan Makan Steak

Harapanrakyat.com mencoba salah satu menu best seller-nya yaitu varian kapal selam. Konon, penamaan tersebut mengacu pada proses pengolahan yang mengharuskan pempek berisi telur ini direbus hingga mengambang ke permukaan air setelah matang. Mirip seperti cara kerja kapal selam, ya, Bestie?

Dari teksturnya, produk Pempek Maza Tasikmalaya ini cukup kenyal dan tidak liat. Ada rasa gurih dari ikan tenggiri yang khas namun tidak bau amis.

Selain itu, rasa cuko atau kuahnya memberikan perpaduan manis dan sedikit pedas. Ada juga irisan timun kecil-kecil menyerupai dadu sebagai pelengkap. Kemudian, tersedia varian pempek lainnya yaitu pempek lenggang dan pempek kulit. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kebakaran Rumah di Purwajaya Ciamis, Uang hingga TV Ludes Dilalap Api

Kebakaran-Rumah-di-Purwaraja-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Kebakaran rumah terjadi di Desa Purwajaya, Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada Sabtu (3/6/2023) malam.

Rumah yang terbakar tersebut milik Irfan (65) warga Dusun Sindangsari RT 10, RW 03, Desa Purwajaya, Kecamatan Purwadadi. Akibat kebakaran tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Nurholis mengatakan, kebakaran rumah milik Irfan warga Desa Purwajaya tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat kejadian kondisi rumah dalam keadaan kosong tanpa penghuni.

“Kebakaran ini diduga terjadi akibat adanya korsleting listrik,” terang Nurholis kepada harapanrakyat.com, Minggu (4/6/2023).

Baca Juga: Beredar Video Kebakaran Rumah di Selacai Ciamis, Ternyata Ini Faktanya

Menurut Nurholis, saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang berjamaah sholat di masjid, sehingga pemilik rumah tidak mengetahui ada percikan api yang akhirnya membakar rumahnya.

“Akibat kejadian ini dapur rumah, perabotan dapur, uang tunai sebesar Rp 2 juta,dan TV ludes terbakar,” katanya 

Sementara itu, pasca terjadinya kebakaran anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis dibantu TNI dan Polri serta masyarakat membersihkan puing-puing sisa amukan si Jago Merah. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Razia Kos-kosan di Tasikmalaya, Seorang Perempuan Nangis Histeris Ogah Diangkut ke Kantor Satpol PP

Razia-Kos-kosan-di-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Belasan pasangan yang sedang asik berduaan di dalam kamar kos di kota Tasikmalaya diangkut petugas Satpol PP Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (3/6/2023) malam. Razia kos-kosan tersebut bertujuan untuk menciptakan ketentraman dan ketertiban umum di Kota Tasikmalaya.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2014, tentang tata nilai kehidupan masyarakat yang religius di Kota Tasikmalaya.

Dari tiga titik kos-kosan, petugas Satpol PP didampingi ormas Islam berhasil menjaring 14 lelaki dan 9 perempuan. Mereka sedang asik berduaan di dalam kamar kos tanpa ada ikatan pernikahan.

Baca Juga: Berlaku 1 Juni, Ini 13 Sasaran Tilang Manual di Tasikmalaya

Bergerak ke wilayah Cikurubuk, petugas memergoki seorang perempuan bersama temannya sedang duduk di tempat sepi. Namun seorang perempuan histeris menangis karena ketakutan dan tidak ingin diangkut ke Kantor Satpol PP Kota Tasikmalaya.

“Kita rutin menjaga ketertiban umum di Kota Tasikmalaya dengan menyisir 3 titik kos-kosan di Cipicung, Cilembang dan Cikurubuk. Kita dapatkan 14 laki-laki dan 9 perempuan sedang dalam kamar kos bukan suami istri sah,” kata Jujun Junaedi Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Dinas Satpol PP Kota Tasikmalaya, Sabtu (3/6/2023) malam.

Perempuan Nangis Histeris saat Razia Kos-kosan di Tasikmalaya Dipulangkan

Lanjut Jujun, saat petugas melakukan razia di wilayah Cikurubuk, seorang perempuan tidak mau dibawa ke Kantor Satpol PP untuk di data, malah menangis histeris.

“Perempuan itu sedang duduk di tempat gelap yang tidak wajar. Namun hasil daripada interogasi yang bersangkutan tidak merasa, sehingga kita pulangkan lantaran menangis histeris,” jelasnya.

Mereka yang terjaring ada yang sudah bekerja dan ada 4  orang perempuan Mahasiswa. Semua yang terjaring razia di kos-kosan masih merupakan warga sekitaran Tasikmalaya seperti Salopa dan wilayah lainnya.

“Kita akan terus merazia karena itu sudah menjadi tugas kami, ada atau tidak adanya laporan kita rutin terus bergerak,” ujarnya.

“Kami juga mengimbau untuk masyarakat Kota Tasikmalaya punya peraturan daerah, tentang tata nilai kehidupan. Kemudian dilarang minuman beralkohol, kita harus paham itu dan harus diikuti yang tertera dalam aturan tersebut,” tandasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts