Beranda blog Halaman 748

Roadshow Refleksi Jimat-Akur Kecamatan Cibogo, Bupati Subang: Pemerintah Berkomitmen Untuk Lanjutkan Pembangunan

Roadshow Refleksi Jimat-Akur Kecamatan Cibogo, Bupati Subang: Pemerintah Berkomitmen Untuk Lanjutkan Pembangunan

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menggelar Refleksi Lima Tahun Jimat-Akur dalam rangka transparansi laporan kinerja Bupati dan Wakil Bupati Subang yang mengusung tema mengangkat komitmen keberlanjutan pembangunan. Bertempat di Lapangan Desa Majasari Kecamatan Cibogo, Kamis (8/6). 

Camat Cibogo Sri Novia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten atas perhatian yang telah diberikan kepada masyarakat Subang termasuk warga Kecamatan Cibogo. 

Ia juga berharap komitmen Bupati-Wakil Bupati yang tertera dalam visinya yaitu mewujudkan Kabupaten Subang Yang Bersih, Maju, Sejahtera dan Berkarakter mampu dilaksanakan dengan baik sebagaimana yang dicita-citakan. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni menyampaikan terkait perjalanan lima tahun Bupati H. Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi memimpin mulai dari tahun pertama menjabat yang terfokus pada reformasi birokrasi dengan adanya zero rupiah dalam pengangkatan, mutasi dan rotasi serta peraihan predikat WTP. 

Tahun kedua terjadi Pandemi Covid-19 sehingga terjadi refocusing anggaran yang semula untuk pembangunan dialihkan untuk penanganan Covid-19. Pada tahun ketiga, mampu memperjuangkan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan.

Tahun keempat, adanya pengangkatan PPPK, pembayaran cakupan kepesertaan BPJS mencapai 93,34 persen, lahirnya Raperda mengenai kepelabuhan untuk peningkatan ekonomi, peraihan penghargaan kab/kota inovatif se-Indonesia serta peraihan desa mandiri. 

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi juga menyampaikan terkait reformasi birokrasi yang telah dilakukan pada awal kepemimpinan hingga perjuangan untuk meraih Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021.

Terkait kepemimpinan, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama menjabat. 

"Ditengah kekurangan, kami tetap membangun Kabupaten Subang lebih baik lagi contohnya dengan adanya zero rupiah, transportasi untuk Pos KB sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan," lanjutnya. 

Ia juga menyampaikan bahwa terdapat banyak  terobosan yang telah dilakukan untuk meningkatkan PAD termasuk pemberdayaan BUMD.

Selain itu, Bupati Subang H. Ruhimat mengatakan bahwa kunjungannya tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus  menyampaikan apa yang sudah dilakukan selama memimpin di Kabupaten Subang.

Ia juga menyampaikan terkait program zero rupiah merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

"Apabila ada pelayanan yang kurang baik kepada ibu bapak, segera laporkan kepada saya atau camatnya," ujarnya. 

Acara ditutup dengan Tausiyah dari mubaligh Hj. Aah Nurul dilanjutkan dengan pemberian doorprize. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Subang, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Subang, Ketua DWP Kabupaten Subang, anggota DPRD Kabupaten Subang, para Asda Setda Subang, para Staf Ahli, sejumlah Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Subang, sejumlah Camat se-Kabupaten Subang, para kepala desa se-Kecamatan Cibogo serta tamu undangan lainnya.

Bertemu Keluarga Korban Tabrak Lari di Kota Banjar, Terduga Pelaku Minta Maaf

Tabrak-Lari.jpg

harapanrakyat.com,- Keluarga korban tabrak lari di Kota Banjar, Jawa Barat, bertemu dengan terduga pelaku berinisial WO. Di hadapan keluarga korban, WO menyampaikan permintaan maaf.

Ia juga turut berduka cita atas meninggalnya korban bernama Odih, dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 25 Mei lalu.

“Saya turut berduka cita yang sebesar-besarnya dan memohon maaf kepada keluarga korban,” ucap WO, Kamis (08/06/2023).

Terduga pelaku tabrak lari tersebut mengakui bahwa hal itu merupakan kelalaiannya. Karena ia tidak berhenti dan memeriksa keadaan setelah mendengar suara benturan usai tabrakan.

Baca Juga: Polisi Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari yang Menewaskan Pengendara Motor di Kota Banjar

“Mungkin itu kelalaian saya tidak memeriksa kondisi sekitar setelah mendengar suara benturan. Saya malah langsung melanjutkan perjalanan,” ungkap WO.

Sementara itu, keluarga korban tabrak lari, Rudi Ilham Ginanjar mengatakan, pihaknya sudah memaafkan atas peristiwa yang sudah terjadi.

“Kami pihak keluarga korban memaafkan peristiwa yang sudah terjadi. Karena kita juga tidak tahu musibah itu akan terjadi,” katanya.

Akan tetapi, lanjut Rudi, untuk proses hukum selanjutnya akan diserahkan kepada pihak kepolisian Polres Kota Banjar. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Dilarang Euforia, Pelajar di Kota Banjar Rayakan Kelulusan Sekolah Disemprot Damkar

IMG-20230608-WA0014.jpg

harapanrakyat.com,- Puluhan siswa kelas 6 di SD Negeri 7, 8, 9 Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, merayakan kelulusan sekolah dengan cara yang berbeda.

Pihak sekolah mengundang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar, untuk datang dan menyemprotkan air dari unit mobil Damkar kepada para siswa kelas 6 yang telah lulus sekolah.

Kepala SD Negeri 8 Hegarsari Evi Kania mengatakan, perayaan kelulusan dengan cara tersebut baru pertama kali dilakukan.

“Ini baru pertama kali. Biasanya cuma dikasih kertas yang menyatakan bahwa siswa tersebut lulus. Tapi hari ini kita merayakannya dengan cara basah-basahan,” katanya, Kamis (08/06/2023).

Menurutnya, cara tersebut tidak merugikan dan mengganggu orang lain jika dibandingkan dengan cara mencorat-coret baju seragam.

Ia menjelaskan, dari 3 sekolah itu, jumlah siswa kelas 6 yang dinyatakan lulus yaitu, dari SDN 7 sebanyak 21 orang, SDN 8 sebanyak 23 orang, dan SDN 9 Hegarsari sebanyak 18 orang.

“Jadi dari tiga sekolah ini jumlah keseluruhan ada sebanyak 62 orang siswa kelas 6 yang merayakan kelulusan sekolah,” jelasnya.

Lanjut Evi, dengan kelulusan tersebut mereka dapat meneruskan sekolah ke jenjang pendidikan selanjutnya, agar bisa mencapai cita-cita yang mereka inginkan.

Baca Juga: Biaya Acara Perpisahan, Ortu Siswa MTsN 10 Ciamis Harus Rogoh Kocek Rp 560 Ribu

“Mudah-mudahan dengan lulusnya mereka bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, dan bisa mencapai cita-citanya,” imbuh Evi.

Perayaan Kelulusan Sekolah Libatkan Damkar Kota Banjar

Terpisah, Kepala UPTD Damkar Kota Banjar Aam Amijaya mengatakan, pihaknya seringkali diminta untuk membantu merayakan kelulusan siswa. Baik tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK. Caranya dengan penyemprotan air menggunakan unit kendaraan Damkar.

Menurut Aam, hal tersebut merupakan salah satu pelayanan terhadap masyarakat, selain tugas pokoknya dalam menangani kebakaran.

“Selagi kami masih bias, apapun itu akan kami lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Banjar,” kata Aam.

Sebelumnya, Kadisdikbud Kota Banjar Kaswad, mewanti-wanti kepada seluruh satuan pendidikan untuk mengawasi siswanya, agar tidak melakukan perayaan kelulusan dengan cara berlebihan.

Bahkan, pihaknya pun telah mengeluarkan Surat Edaran imbauan kepada seluruh satuan pendidikan untuk mencegah siswa-siswinya melakukan euphoria kelulusan sekolah. Karena bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Lagi, Luhut Akan Ajukan Audit Semua LSM, Kali Ini Soal Pendanaan

Lagi-Luhut-Akan-Ajukan-Audit-Semua-LSM-Kali-Ini-Soal-Pendanaan.jpg

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan kembali akan mengajukan audit terhadap semua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia.

Pernyataan itu Ia sampaikan setelah persidangan kasus penghinaan terhadapnya yang melibatkan Haris Azhar dan Fatia. Dalam persidangan yang sempat memanas itu, Luhut hadir sebagai saksi.

Pasca persidangan, Ia mengatakan ingin mengetahui terkait pendanaan LSM di seluruh Indonesia. Sebab, menurutnya banyak LSM yang menerima aliran dana dari negara asing.

“Ada kecurigaan campur tangan asing lewat LSM. Karena itu saya ingin audit mendapat (dana-red) dari mana mereka,” katanya di Ruang Sidang Utama, Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (7/6/2023).

Baca Juga : Luhut Minta KPK Tak Sering OTT, ICW: Tak Senang KPK Berantas Korupsi?

Selain itu, menurut Luhut, banyak LSM yang menggunakan dana untuk keperluan tidak jelas, karena itu adanya audit LSM ini menjadi penting.

“Untuk ke depannya, saya akan meminta LSM-LSM tersebut diaudit. Terlebih lagi ada banyak dari mereka yang menggunakan dana untuk keperluan tidak jelas,” ujarnya.

Luhut Pernah Berencana Ajukan Audit LSM Soal Data

Rencana Luhut mengadakan audit terhadap LSM di Indonesia ternyata bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya, pada November 2021 Ia pernah berencana melakukan audit LSM setelah mendapat kritik soal data deforestasi.

Melansir suara.com, Luhut mendapat kritik terkait data tersebut dari kalangan aktivis lingkungan hidup. Saat itu, mereka membantah data tingkat deforestasi Indonesia yang diklaim pemerintah menurun.

Baca Juga : Luhut Sebut OTT KPK Tidak Baik, Kritiknya Tuai Polemik

Kemudian, mantan Dubes RI di Singapura ini menjawab bantahan itu dengan mengatakan data milik para aktivis tersebut tidak benar. Lantas, Luhut pun menyatakan akan melakukan audit terhadap LSM.

“Sudah saya katakan, akan saya audit. Jangan menyampaikan berita yang salah, nggak bener dong kamu,” ungkapnya.

Respon Koalisi LSM Soal Luhut Ajukan Audit

Ketika itu, rencana Luhut melakukan audit menuai kritik dari sejumlah pihak, begitupun dengan pernyataannya kali ini.

Melalui koalisi LSM, Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Zenzi Suhadi mengecam rencana luhut tersebut, karena menurutnya audit LSM tidak memiliki landasan hukum.

Baca Juga : Penerapan PPKM Level 3 saat Nataru Dibatalkan, Pemerintah Perketat Ini

Bahkan, Zenzi menyebut, hal itu merupakan tindakan anti kritik dan merupakan upaya pemerintah untuk mengontrol sipil dan dapat membahayakan demokrasi.

“Mengecam audit yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Audit ini adalah tindakan anti kritik pemerintah melalui Menko Marves, yang mana bukan bagian dari kewenangannya.” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (7/6/2023).

“Masih banyak hal lain yang yang lebih penting untuk diaudit pemerintah, dari pada terhadap LSM.” Pungkasnya. (Rizki/R12/HR-Online)

Peringati Hari Laut Sedunia di Pangandaran, Lepas Tukik dan Tanam Terumbu Karang

IMG-20230608-WA0069.jpg

harapanrakyat.com,- Refleksi peringatan Hari Laut Sedunia di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, diisi dengan kegiatan pelepasan tukik dan penanaman terumbu karang. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pasir Putih Cagar Alam Pangandaran, Kamis (8/06/2023).

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin yang hadir dalam kegiatan Hari Laut Sedunia itu mengatakan, laut merupakan sumber kehidupan masyarakat Pangandaran.

Ia pun mengajak masyarakat dan stakeholder untuk menjaga dan melestarikan laut agar tetap lestari.

“Kita coba bangun kepedulian di Pangandaran kerjasama dengan kelompok masyarakat peduli lingkungan, stakeholder seperti nelayan, Balawista, pelaku jasa pariwisata, jasa snorkeling, perahu pesiar. Juga seluruh elemen dengan memaknai Hari Laut Sedunia tanggal 8 Juni 2023,” kata Asep Noordin kepada harapanrakyat.com, usai kegiatan Hari Laut Sedunia.

Ia menyebutkan, Laut Pangandaran lebih luas dari daratannya, termasuk juga di dunia. Sehingga  laut menjadi sumber kehidupan.

Baca Juga: Ternyata Ritual Hajat Laut di Pangandaran Dimulai Sejak Kedatangan Pelaut Mataram

Momen Hari Laut Sedunia di Pangandaran Tenggelamkan Becak dan Odong-odong

Dalam momen peringatan Hari Laut Sedunia tahun ini, pihaknya menenggelamkan becak dan odong-odong untuk dijadikan rumpon tempat berkumpulnya ikan-ikan.

Selain itu, juga melepas tukik ke laut dengan harapan menjadi berkembang untuk kehidupan yang baru di laut.

“Untuk membangun terumbu karang di Pangandaran kita kerjasama melalui program adopter, yakni transplantasi terumbu karang buatan. Itu sudah dilakukan dengan mengundang agnia, baik BUMN, BUMD dan lainnya,” ujarnya.

Masih menurut Asep Noordin, luas karang yang ada di sekitar Cagar Alam mencapai 470 hektar. Sedangkan, luas daratannya hanya 450 hektar.

Oleh karena itu, terumbu karang menjadi potensi besar dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestariannya.

Baca Juga: Long Weekend, Okupansi Hotel di Pangandaran Meningkat

Kemudian, pasir putih di Pantai Timur lebih panjang dari Pantai Barat. Hanya memang pemanfaatannya masih tumpang tindih. Ada nelayan, penyimpanan perahu, dan penyimpanan material bagang.

Faktor Kerusakan Terumbu Karang

Adapun yang menjadi faktor kerusakan terumbu karang salah satunya akibat tsunami. Termasuk perilaku masyarakat yang masih belum peduli terhadap pelestarian alam, pantai dan laut yang di dalamnya ada terumbu karang.

“Momen peringatan Hari Laut Sedunia ini, mari bersama-sama jaga laut kita. Di Pantai Timur ada aktivitas bagang, nelayan menjadi penyempurna objek wisata. Jika wisata dan nelayan berkolaborasi dan ditata dengan baik, maka akan menjadi kekuatan dahsyat bagi kemajuan Pangandaran,” pungkasnya. (Madlani/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Curhat Petani Banjar, Sawah Kekeringan Terancam Gagal Panen

IMG_20230608_233048_7f5HRRdv43_Oyuj12f91z.jpeg

harapanrakyat.com,- Petani Kota Banjar, Jawa Barat, tepatnya di area persawahan Sumanding Kulon RT 04 RW 21, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, kini sedang resah. Para petani di Kota Banjar tersebut khawatir terancam gagal panen karena sawah kekeringan akibat musim kemarau.

Tanaman padi di area persawahan tadah hujan tersebut banyak dipenuhi rumput dan tanahnya retak-retak karena kurangnya pasokan air.

Tak hanya itu, sebagian tanaman padi yang baru berusia satu bulan bahkan nampak menguning dan berpotensi gagal panen.

Heri, salah seorang petani mengatakan, tanaman padi miliknya kini telah memasuki usia 1,5 bulan. Sudah terlihat menghijau dan tinggal menunggu bulir padi tumbuh.

Namun, pertumbuhan tanaman padi miliknya kurang maksimal karena kekurangan pasokan air sehingga banyak rumput liar. Lahan sawah miliknya 400 bata dan juga menggasak 150 bata milik orang lain.

“Padinya banyak rumput. Satu bulan lebih ngga ada air karena ini murni sawah tadah hujan,” kata Heri, Kamis (8/6/2023).

Kekeringan tersebut tidak hanya melanda sawah miliknya saja tapi juga sawah yang lain. Bahkan, menurutnya ada yang lebih parah dan kemungkinan gagal panen.

Baca Juga: Ratusan Kendaraan Bermotor Terjaring Operasi KTMDU di Kota Banjar

Para petani pun kesulitan untuk mencari pasokan air. Kalaupun ada lokasinya sangat jauh dan membutuhkan biaya cukup besar untuk biaya pompanisasi dan beli selang.

“Punya saya masih mending. Sawah sebelah saya lebih parah lagi. Padinya baru tanam satu bulan. Kalau ngga ada hujan kayaknya nggak bisa panen. Bisa pompanisasi tapi jauh biayanya juga banyak buat beli selang. Semoga nanti bisa sampai panen,” katanya lagi.

Sawah Kekeringan, Petani Ingin Ada Saluran Irigasi

Heri berharap ke depan area persawahan tersebut ada saluran irigasi dan pasokan air. Agar tanaman padi bisa tumbuh maksimal hasilnya juga meningkat.

“Kalau petani ingin ada air sama irigasi biar bisa panen tiga kali. Biasanya tadah hujan saya satu tahun dua kali panen tapi sekarang ya untung-untungan panen apa nggak nantinya,” ujarnya.

Petani lainnya Sutandi mengatakan, tanaman padinya sekarang berusia 2 bulan lebih namun pertumbuhannya kurang maksimal karena tidak adanya pasokan air.

Menurutnya, para petani sementara ini hanya bisa berharap masih turun hujan agar sawah di Banjar tidak alami kekeringan.

“Saya cuma menggarap punya punya orang. Luasnya 150 bata. Kemungkinan masih bisa panen. Sementara ini kami paling nunggu ada hujan lagi,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Terduga Pelaku Tabrak Lari di Kota Banjar Buka Suara, Begini Pengakuannya

VideoCapture_20230608-212452.jpg

harapanrakyat.com,- Terduga pelaku tabrak lari berinisial WO buka suara, terkait tabrakan di Jalan Siliwangi, Kota Banjar, Jawa Barat, 25 Mei 2023 lalu yang menyebabkan pemotor meninggal dunia. Terduga pelaku saat itu mengemudikan mobil pickup.

Diketahui terduga pelaku WO yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas itu merupakan warga Desa Puspasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya.

WO mengatakan, saat kejadian ia membawa peti berisi buah manggis. Ia bersama rekanya datang dari arah Barat menuju Timur, satu arah dengan korban.

Kemudian, ketika tiba di lokasi kejadian ia hendak menyalip kendaraan sepeda motor yang dikendarai oleh Odih bersama istrinya.

Terduga pelaku tabrak lari, WO mengaku tidak menyadari saat menyalip korban di jalan menikung, mobilnya menyenggol sepeda motor tersebut.

“Pas tikungan itu saya merasa ada suara benturan. Tapi pas saya lihat ke arah kiri dari kaca spion nggak ada apa-apa,” kata WO kepada wartawan, Kamis (08/06/2023), di Mako Polres Kota Banjar.

WO menjelaskan, dirinya mengira suara benturan itu berasal dari barang yang diangkutnya berupa peti berisi buah manggis bergeser.

Baca Juga: Polisi Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari yang Menewaskan Pengendara Motor di Kota Banjar

“Saya berpikir itu benturan peti yang saya bawa bergeser. Karena barang gak full waktu itu, jadi saya langsung melanjutkan perjalanan,” ungkap WO.

Pengakuan Pengemudi Espass soal Terduga Pelaku Tabrak Lari di Kota Banjar

Terpisah, pengemudi mobil Espass Sukar mengatakan, ia datang dari arah Timur menuju Barat. Saat tiba di lokasi sepeda motor korban oleng ke kanan.

“Kayaknya bersenggolan sama mobil pickup, terus oleng ke kanan dan menabrak mobil saya,” katanya.

Sukar mengaku sempat menghentikan mobilnya, namun ia tidak menolong korban karena panik. Kemudian ia pulang dulu ke rumah, dan menyuruh anaknya datang ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi korban.

Selanjutnya, Sukar mendatangi Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Banjar, untuk melaporkan peristiwa tabrakan tersebut.

“Langsung menyerahkan diri ke kantor laka lantas, tapi nggak ada orang. Terus saya pergi ke kantor Polsek Pataruman dan suruh menunggu,” imbuhnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku tabrak lari berinisial WO, setelah 2 minggu melakukan pencarian. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Belasan Remaja Usia 15-19 Tahun di Ciamis Terpapar Raja Singa

Remaja-Usia-15-19-Tahun-di-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Belasan remaja usia 15-19 tahun di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat terpapar Raja Singa (Sifilis), penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri. Penularan Raja Singa biasanya terjadi karena hubungan seksual.

Dinas Kesehatan Ciamis mencatat terjadi lonjakan kasus IMS di kelompok umur 15-19 tahun pada tahun 2023.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Ciamis Edis Herdis, S.Sos, MM mengatakan, data yang dihimpun dari Puskesmas pada tahun 2023, ada 19 orang remaja terpapar Raja Singa pada kelompok usia 15-19 tahun.

“Kenapa kami sebut terjadi peningkatan, karena pada tahun 2022 penemuan kasus IMS Raja Singa di kelompok umur 15-19 tahun hanya ada 11 kasus. Sedangkan tahun 2023 per Mei ada 19 kasus yang ditemukan,” terangnya, Kamis (8/6/2023).

Baca Juga: Dinkes Ciamis Temukan 273 Orang Terjangkit Penyakit Sifilis, Kebanyakan Perempuan

Menurut Edis, Raja Singa merupakan penyakit yang penularannya akibat aktivitas seksual atau hubungan suami istri yang tidak sehat.

“Untuk mengantisipasi kejadian ini kita Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan HIV/Aids (KPA) Ciamis terus gencar melakukan edukasi ke tiap sekolah SMP maupun SMA,” katanya.

Edis menuturkan, untuk pemeriksaan penyakit menular seksual seperti Raja Singa bisa dilakukan di setiap Puskesmas.

“Untuk pemeriksaan PMS (Penyakit Menular Seksual) sudah bisa dilakukan di setiap Puskesmas. Pengobatan dan pemeriksaannya pun dilakukan secara gratis,” katanya. 

Edis menambahkan, meningkatnya penyakit IMS seperti Raja Singa di kelompok umur 15-19 tahun akibat fenomena Media Sosial.

Menurutnya, banyak tayangan media sosial yang tidak terkontrol dan tidak layak ditonton oleh anak atau remaja usia 15-19 tahun.

“Banyak anak terpengaruh dengan apa yang dilihat dari berbagai tayangan di Media Sosial. Kita dari Dinas Kesehatan Ciamis mengajak masyarakat dan orang tua untuk mengawasi anak-anak agar terhindar dari hal-hal negatif,” tandasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Erajaya Group dan Kemenkop UKM Menandatangani MoU untuk Pemberdayaan UMKM

Penandatanganan-MoU-antara-KemenkopUKM-dan-pihak-swasta-serta-BUMN-315.-PT-Erajaya-Swasembada-Tbk-diwakili-oleh-Hasan-Aula-selaku-Wakil-Direktur-Utama-paling-kiri_800x486.jpg

review1st.com Erajaya Group komitmen mendukung pembangunan nasional melalui pemberdayaan UMKM. Mereka bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk program pengembangan rantai pasok bagi usaha mikro. Hasan Aula dari Erajaya dan Yulius dari Kementerian menandatangani MoU. Penandatanganan ini disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM di Hotel Mercure Alam Sutera Tangerang pada Rabu (31/5).

Penandatanganan MoU antara KemenkopUKM dan pihak swasta serta BUMN. PT Erajaya Swasembada Tbk diwakili oleh HasanAulaselaku Wakil Direktur Utama (paling kiri) 

Jimmy Perangin Angin, Chief Human Capital, Legal, dan CSR Erajaya, menyatakan bahwa Erajaya Group bekerja sama dengan Kemenkop UKM untuk implementasi program tanggung jawab sosial perusahaan di rantai pasok mitra usaha mikro. Langkah awalnya adalah mengembangkan database UKM potensial dan menyelaraskan kebutuhan bisnis dengan mitra Erajaya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis mitra mikro dan berkontribusi pada perekonomian nasional.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM), Teten Masduki, mengatakan program kemitraan strategisdanpenguatan rantai pasok ini perlu untuk terus digenjot agar pelaku UMKM bisa tumbuh bersama danlebihsejahtera. “Pelaku UMKM tidak bisa lagi berusaha secara sendiri-sendiri apabila ingin meningkatkankapasitasbisnisnya,” kata MenKopUKM. 

UMKM harus masuk dalam rantai pasok industri dan bermitra dengan industri besar jika ingin peningkatankesejahteraan dan produktivitasnya.”Karena itu kita sekarang mengajak bermitra dengan para pelakuusahabaikswasta maupun BUMN agar UMKM terintegrasi menjadi bagian dari pada industri,” ucap MenKopUKM. Hal ini akan dioptimalkan melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM (PLUT – KUMKM) sebagai pusat layanankonsultasi dan bisnis para pelaku KUMKM. 

Aspek-aspek Program Kolaborasi PLUT – KUMKM dan Erajaya dalam Pemberdayaan UKM

Penandatanganan MoU PLUT – KUMKM menjadi bagian aktivitas sosial perusahaan melalui pilar Lentera Kasih. Fokusnya adalah pemberdayaan masyarakat dengan pendampingan UKM sesuai prinsip ESG.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan partisipasi ekonomi lokal dan keterlibatan UKM dalam rantai pasok berkelanjutan. Program ini tidak hanya melibatkan Erajaya dan mitra usaha mikro dalam ranah bisnis, tapi juga mencakup:

  1. Pembinaan dan pengembangan usaha mikro melalui pelatihan, pendampingan, dukungan sarana produksi, serta pengembangan teknologi. 
  2. Dukungan dan implementasi kepada mitra usaha mikro yang bergabung dalam programpengembanganrantai pasok di bidang perdagangan ritel dan aksesoris 
  3. Publikasi dan sosialisasi program kerjasama 
  4. Fasilitas kemitraan rantai pasok 
  5. Fasilitas akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Klaster berbasis rantai pasok bagi Usaha Mikro.

Ratusan Kendaraan Bermotor Terjaring Operasi KTMDU di Kota Banjar

Operasi-KTMDU-1.jpg

harapanrakyat.com,- Ratusan kendaraan bermotor terjaring operasi KTMDU di Kota Banjar, Jawa Barat. Dalam operasi Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang itu, petugas gabungan melakukan pemeriksaan di Jalan R. Dewi Sartika, Kamis (08/06/2023).

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Banjar Benny Suranata mengatakan, kegiatan operasi kendaraan ini bertujuan untuk menurunkan angka kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang.

“Kami bekerjasama dengan Satlantas Polres Kota dan Subdenpom dalam rangka menurunkan angka KTMDU,” kata Benny kepada wartawan.

Ia menyebutkan, target pajak kendaraan bermotor setiap tahunnya mengalami kenaikan. Namun, di sisi lain dari potensi sebesar 67.800, masih ada sebanyak 25 persen yang KTMDU.

“Dengan upaya seperti ini bisa mengingatkan masyarakat untuk melakukan daftar ulang kendaraan bermotornya,” terangnya.

Baca Juga: Polisi Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari yang Menewaskan Pengendara Motor di Kota Banjar

Lanjut Benny, kecenderungan masyarakat tidak melakukan daftar ulang karena lupa dan dampak buruk ekonomi karena pandemi Covid-19.

“Kecenderungannya memang mereka lupa, terus kami juga memahami dua tahun ke belakang kan masih masa pandemi,” ungkapnya.

Benny menjelaskan, dari pembayaran pajak kendaraan bermotor tersebut, 30 persennya akan kembali lagi ke pemerintah daerah.

Menurutnya, ada sebanyak 100 unit kendaraan roda empat, dan 567 kendaraan roda dua yang berhasil diberhentikan oleh petugas gabungan saat operasi KTMDU di Kota Banjar.

“Sampai dengan hari kemarin jumlah yang membayar kurang lebih sekitar Rp 10 juta. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, sekarang hari terakhir,” jelasnya.

Benny menambahkan, pihaknya berharap masyarakat untuk membayar pajak kendaraan tepat pada waktu. Karena, kontribusi pembayaran pajak tersebut untuk pembangunan juga.

“Salah satu kontribusi pajak kendaraan bermotor itu untuk pembangunan juga, yaitu dengan adanya dana bagi hasil dari pemerintah provinsi kepada kabupaten/kota,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Recent Posts