Beranda blog Halaman 651

Hari Anak Nasional 2023, DP2KBP3A dan Forum Anak Daerah Gelar Gebyar Barudak Subang

Hari Anak Nasional 2023, DP2KBP3A dan Forum Anak Daerah Gelar Gebyar Barudak Subang

Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemerintah Kabupaten Subang melaksanakan peringatan Hari Anak Nasional tahun 2023 yang mengangkat tema Anak Indonesia, Bangkit Bergerak Maju Serentak Selamanya Berdampak Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapang Bintang Subang, Minggu (23/7).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Subang, sejumlah perwakilan perangkat daerah serta diikuti oleh Forum Anak Daerah Kabupaten Subang, puluhan anak dan warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan berbagai lomba kaulinan barudak, pementasan seni hingga senam kreasi anak yang dipimpin oleh  Forum Anak Daerah Kabupaten Subang.

Menurut laporan Kepala DP2KBP3A Kabupaten Subang dra. Nunung Suryani, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan permainan anak jaman dahulu kepada anak-anak serta memberikan waktu istirahat agar tidak tergantung pada gadget.

"Pada tahun ini, kita mengumpulkan anak-anak untuk bermain permainan jaman dulu dan sejenak untuk melepas gadget pada anak. Nanti akan ada permainan egrang dan tradisional lainnya," ujarnya.

Selain itu, ia berharap peringatan ini menjadi pengingat kepada para orangtua untuk lebih peduli lagi kepada anak yang merupakan aset bangsa di masa depan sehingga harus dipersiapkan sejak dini.

"Jangan sampai anak mendapat kekerasan atau tidak terurus sehingga hak-hak anak menjadi tidak terpenuhi. Saya mengimbau kepada masyarakat, para orangtua, lembaga pendidikan untuk lebih peduli terhadap hak-hak anak, " tutupnya.

Adapun acara puncak akan dilaksanakan pada Jumat, (28/7) dengan pengukuhan, pemberian penghargaan kepada anak berprestasi dan pembacaan suara anak oleh perwakilan Forum Anak Gotong Royong Kabupaten Subang di Aula Pemda Subang.

Panduan Wisata Digital Turki: Temukan Keindahan Destinasi Favorit dengan tiket.com!

blog-Tiket-Guide-turki-2023-1.png

review1st.com – Tiket.com hadirkan panduan wisata digital edisi Turki di aplikasi dan blognya untuk liburan musim panas. Maksimalkan momen liburan di Turki yang kaya pesona wisata dengan panduan dari tiket.com. Temukan daya tarik eksplorasi di negara Eurasia ini yang menarik saat musim panas.

Dapatkan akses ebook tiket Guide edisi Turki untuk rencanakan liburan tak terlupakan. Tiket.com, OTA pertama di Indonesia, siapkan pedoman wisata digital lengkap untuk Anda.

“tiket.com menghadirkan tiket Guide sebagai wujud komitmen tiket.com untuk menyediakan solusi lengkap bagi kebutuhan wisata juga perjalanan. tiket Guide menjadi panduan ringkas dan cermat untuk pilihan transportasi, akomodasi hingga aktivitas wisata yang bahkan dilengkapi dengan beragam kode promo agar liburan semakin hemat. Kami berharap dengan hadirnya tiket Guide edisi Turki ini sobat tiket dapat menikmati liburan ke Turki dengan experience yang lebih optimal, mudah dan lebih hemat,” Ungkap Maria Risa Puspitasari, SVP of Brand Marketing tiket.com.

Turki, destinasi favorit warga Indonesia, menawarkan bangunan bersejarah, pantai eksotis, dan gua memesona. Banyak objek wisata gratis membuat perjalanan ke sini menarik. Terbaik mengunjungi Turki dari Juni hingga September karena cuaca hangat dan matahari terbenam larut malam. Menikmati destinasi dan kuliner lezatnya menjadi pengalaman tak terlupakan.

Persiapan Perjalanan & Pilihan Transportasi

Panduan Wisata Digital Turki: Temukan Keindahan Destinasi Favorit dengan tiket.com!

Sebagai destinasi bebas visa untuk WNI, syarat kunjungan ke Turki adalah paspor berlaku minimal 150 hari. Pesan penerbangan langsung Jakarta – Istanbul, gunakan kode promo INTFLYDISCOVER untuk diskon 5% tiket pesawat.

Nikmati transportasi umum nyaman dan terjangkau di Turki, termasuk metrobus, Istanbul Tram, Kapal Feri, dan kereta cepat Turki. Dapatkan kartu Istanbulkart atau Turkey City Pass by Tripass di tiket.com.

Eksplor Wisata Sejarah Hingga Wisata Alam

Setibanya di Istanbul, kunjungi Hagia Sophia, Basilica Cistern, dan Dolmabahce Palace.

Tiket masuknya sekitar Rp700 ribu, beli di: https://www.tiket.com/to-do/tiket-dolmabahce-palace-guided-tour.

Pilih hotel di pusat kota, dekat objek wisata dan tempat belanja, seperti Romantic Hotel Istanbul.

Reservasi hotel sekarang di tiket.com.

https://www.tiket.com/hotel/turkey/romantic-hotel-istanbul

Nikmati Wisata Alam Turki di Antalya, Pantai-Pantai Cantik Menanti!
Selain wisata sejarah, sobat tiket juga bisa menikmati wisata alam Turki di kota Antalya dengan deretan pantai-pantai cantik seperti Konyaalti Beach, Lara Beach, atau Kaputas Beach. Sobat tiket juga bisa mengunjungi Kota Bodrum dan melakukan petualangan seru menjelajah pulau dan teluk cantik di Laut Aegea. Sobat tiket bisa membeli paket boat trip di kota Bodrum di https://www.tiket.com/to-do/tiket-daily-boat-trip-in-bodrum

Panduan Wisata Digital Turki: Temukan Keindahan Destinasi Favorit dengan tiket.com!

Rasakan Keindahan Cappadocia dari Ketinggian Balon Udara!
Tentu perjalanan ke Turki tak lengkap tanpa mewujudkan mimpi untuk menikmati keindahan Cappadocia dari ketinggian dengan menaiki balon udara. Pilih saat matahari terbit atau sekitar pukul 5 pagi untuk menaiki balon udara dan saksikan keindahan Kota Cappadocia yang tak terlupakan dengan pesan tiket balon udara di https://www.tiket.com/to-do/tiket-cappadocia-hot-air-balloon. Setelah itu, sobat tiket bisa menyusuri trek tebing-tebing spektakuler dengan menaiki ATV untuk mendapatkan sensasi petualangan seru. Beli tiket aktivitas seru lebih murah dengan memanfaatkan kode promo BLOGTODO dengan diskon 10% untuk produk To Do di tiket.com.

Panduan Wisata Digital Turki: Temukan Keindahan Destinasi Favorit dengan tiket.com!

Pengalaman Menginap Seru di Hotel Gua Harman Cave Hotel, Cappadocia!

Untuk menyempurnakan momen liburan Cappadocia ini, sobat tiket dapat menginap di hotel gua, Harman Cave Hotel yang memiliki bangunan bak kastil, klasik, dan estetik. Pesan melalui tautan https://www.tiket.com/hotel/turkey/harman-cave-hotel dan gunakan kode promo MENGINAPINT khusus untuk pembelian hotel internasional dan dapatkan diskon hingga Rp500rb untuk banyak pilihan hotel di berbagai negara.

Masih banyak objek wisata dan juga berbagai aktivitas seru lainnya di Turki terangkum lengkap di tiket guide. Tak hanya daftar tempat-tempat seru, tapi semua panduan lengkap seperti informasi transportasi menuju objek wisata, harga tiket, hingga rekomendasi penginapannya juga bisa didapatkan di tiket Guide, langsung akses di sini https://blog.tiket.com

Pembangunan Jalur Kereta Api Banjar-Parigi Terhenti 1912, Pengusaha Kopra dan Karet Merugi

Pembangunan-Rel-KA.jpg

harapanrakyat.com,- Pembangunan jalur kereta api Banjar-Parigi, Jawa Barat, dilaksanakan oleh Perusahaan Kereta Api Pemerintah Kolonial Belanda bernama Staatsspoorwegen. Fakta pembangunan jalur tersebut sesuai dengan yang tertera dalam lembaran negara (Staatsblad) No. 457 Tahun 1911.

Jadi sebetulnya pembangunan jalur kereta Banjar-Parigi sudah mulai beroperasi sejak tahun 1911. Namun, karena gangguan yang tidak bisa terdeteksi sebelumnya sehingga pembangunannya baru terlaksana pada 1913.

Salah satu penghambat pembangunan jalur kereta Banjar-Parigi yaitu kekurangan biaya. Sebab, Pemerintah Kolonial Belanda kala itu memfokuskan pembangunan kereta jurusan Cirebon-Kroya pada tahun 1912.

Akibat proyek tersebut, pembangunan jalur kereta api Banjar-Parigi dicabut izinnya. Pencabutan izin proyek membuat para pengusaha kelapa (kopra) dan karet akan mengalami kerugian.

Namun, karena pengusaha asing tidak ingin perkebunan merugi, pihak swasta kemudian menawarkan kerjasama.

Mereka menawarkan sejumlah biaya untuk pembangunan jalur kereta Banjar-Parigi. Pemerintah Kolonial Belanda sempat menyepakati penawaran ini.

Tapi, regent Priangan saat itu merasa kurang enak jika pihak swasta ikut membantu pembiayaan pembangunan. Demi menutupi integritasnya sebagai pemerintah, tawaran itu akhirnya ditolak.

Baca Juga: Kehebatan Pasukan Siliwangi Kuasai Garut Pasca Terkontaminasi Negara Pasundan Tahun 1950

Pembangunan Jalur Kereta Api Banjar-Parigi Terhenti Proyek Jalur KA Cirebon-Kroya

Menurut surat kabar De Express bertajuk “De Lijn Bandjar-Parigi” yang terbit pada 21 Agustus 1912, pembangunan jalur kereta Banjar-Parigi terhenti oleh adanya proyek jalur kereta Cirebon-Kroya.

Pemerintah kolonial mengalihkan dana pembangunan jalur kereta di Priangan Timur itu untuk melunasi keperluan pembangunan jalur kereta api Cirebon-Kroya.

Dalam surat kabar tersebut menjelaskan bahwa pembangunan jalur kereta api Cirebon-Kroya lebih penting daripada jalur kereta Banjar-Parigi.

Selain mengangkut hasil alam, kereta api Cirebon-Kroya juga untuk kepentingan penumpang.

Akibat hal ini, pemerintah kolonial mengerem sementara biaya pembangunan jalur kereta Banjar-Parigi sampai waktu yang belum ditentukan.

Mereka sadar jika keadaan ekonomi kolonial saat itu masih sulit. Apalagi keadaan ekonomi di wilayah Priangan Timur yang kecil.

Baca Juga: Sejarah Gedung Bank Indonesia Cirebon, Dirancang Biro Arsitek Terkenal Zaman Belanda

Wacana pemberhentian pembangunan jalur kereta api Banjar-Parigi menjadi momok yang sering menghantui pemilik kebun karet dan kopra di Pangandaran.

Mereka tidak ingin pembangunan jalur tersebut terhenti, karena berakibat fatal pada jumlah penjualan hasil panen.

Pengusaha Karet dan Kopra di Pangandaran Merugi

Para pengusaha swasta di perkebunan karet dan kelapa (kopra) Pangandaran memprotes pemerintah kolonial, agar pembangunan jalur kereta api Banjar-Parigi tetap berjalan. Karena jika terhenti bisa membuat pengusaha swasta menghadapi resiko kerugian.

Sebab, pada tahun 1910 banyak pengusaha swasta yang menanamkan modalnya untuk memperluas kebun kelapa dan karet di sekitar Banjar dan Pangandaran.

Semangat tersebut tak lepas dari janji pemerintah yang hendak membangunkan jalur kereta api Banjar-Parigi pada tahun 1911.

Dengan adanya kereta api yang menghubungkan Pangandaran dan Banjar membuat pendistribusian karet dan kopra ke daerah pengimpor akan cepat terlayani.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Kereta Cepat Jakarta-Bandung 3 Bulan Gratis!

Oleh karena itu, wacana pembangunan jalur kereta Banjar-Parigi membuat pengusaha swasta berlomba-lomba untuk memperluas lumbung pendapatannya.

Namun, karena rencana pemerintah yang kurang matang membuat para pengusaha swasta itu siap-siap merugi. Mereka (pengusaha swasta) tidak bisa lagi memprotes pemerintah kolonial yang ingkar janji.

Sementara mereka juga tidak bisa kembali menarik uang yang telah keluar untuk modal bisnisnya di ladang kopra dan karet.

Pembangunan Jalur Kereta Banjar-Parigi Terkendala Biaya dan Jumlah Pekerja

Masih menurut surat kabar De Express (1912), konon selain karena terbatas biaya, pembangunan jalur kereta Api Banjar-Parigi juga terkendala oleh jumlah pekerja yang minim.

Paling tidak jumlah pekerja dalam pembangunan jalur kereta itu 30 persennya dari jumlah keseluruhan 100 persen.

Mengapa hal ini bisa terjadi, menurut Agus Mulyana, sejarawan peneliti sejarah kereta api di Priangan, bahwa penyebab kekurangan jumlah pekerja dalam pembangunan jalur KA Banjar-Parigi salah satunya akibat wabah malaria.

Saat itu banyak pekerja proyek yang mogok. Mereka tak sanggup meneruskan kontrak pembangunan akibat beberapa teman kerjanya menjadi korban malaria. Terlebih wabah tersebut menjangkit kuat di daerah Kalipucang dan Pangandaran.

Akibat peristiwa tersebut, jarang sekali orang yang mau menjadi pekerja di proyek pembangunan jalur kereta api Banjar-Parigi.

Meskipun pemerintah kolonial membayar mereka cukup tinggi, namun para pekerja yang rata-rata orang pribumi itu menolak. Mereka lebih memilih mencari pekerjaan lain. (Erik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Terhadap KUA, PPAS 2024 dan 2 Raperda

Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Terhadap KUA, PPAS 2024 dan 2 Raperda

Bupati Subang, H.Ruhimat didampingi Sekretaris Daerah, H.Asep Nuroni, menghadiri sekaligus menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Nota Pengantar KUA PPAS Tahun Anggaran 2024 dan dua Buah Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten dan Kawasan Industri Berwawasan Kemitraan di Kabupaten Subang, melalui Rapat Paripurna DPRD pada Jumat (21/7) di ruangan Rapat DPRD Kabupaten Subang.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD, H. Narca Sukanda didampingi Wakil Wakil Ketua II, H. Aceng Kudus,SP.

DPRD Kabupaten Subang H. Narca Sukanda, menyampaikan bahwa paripurna tersebut berdasarkan hasil rapat paripurna pada 18 Juli 2023 lalu tentang perubahan jadwal kegiatan.

Bupati Subang, H.Ruhimat, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Subang yang telah menyampaikan pandangan umum Fraksi- Fraksi terhadap Rancangan KUA DAN PPAS Tahun Anggaran 2024.  

Selanjutnya, bahwa secara umum KUA PPAS Kabupaten Subang Tahun 2024 menjadi acuan dalam menuntaskan Visi Misi dan RPJMD Kabupaten Subang Tahun 2018-2023 di mana output dan outcome dari semua program kegiatan Organisasi Perangkat Daerah sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Subang, H.Ruhimat dan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, bergantian menyampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Subang terhadap Rancangan Nota Kesepakatan KUA PPAS Tahun Anggaran 2024 dan dua buah Rancangan Peraturan Daerah.

Terkait Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Subang, akan memberikan Perlindungan, Kenyamanan, Keamanan kemudahan dan kepastian hukum terhadap Investor yang akan menginvestasikan di Kabupaten Subang, serta akan menjadikan Iklim Usaha yang baik dan sinergi antara Pihak Swasta dengan BUMD dengan hadirnya dua buah Raperda tersebut.

Bupati berharap agar KUA PPAS tahun Anggaran 2024 dan dua Raperda tersebut selanjutnya dibahas dalam forum Panitia Khusus dan Badan Anggaran.

Hadir pada kesempatan tersebut para unsur Forkopimda, Asisten Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Para Pimpinan Badan/Lembaga BUMN/BUMD, Para Camat, Insan Pers serta undangan lainnya.*(YK/Radio Benpas Subang)

Perkenalkan Ear (2) Varian Baru Nothing Ear (2) Black Erajaya Active Lifestyle

ELEV_AZU_BL_010-min_800x450.jpg

review1st.com Erajaya Active Lifestyle memperkenalkan Ear (2) sebagai varian baru produk audio Nothing. Ear (2) memiliki desain ikonik transparan, fitur canggih, dan personalisasi pengguna untuk pengalaman audio terbaik. Varian warna hitam True wireless earbuds ini dibanderol dengan harga Rp2,399,000. Dapat diperoleh di jaringan ritel Erajaya Group mulai 22 Juli 2023.

Erajaya Active Lifestyle mengumumkan ketersediaan varian warna hitam dari Nothing Ear (2) 

CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, mengapresiasi pelanggan setia atas antusiasme terhadap Nothing Ear (2) yang diluncurkan pada bulan April. Produk ini menyajikan pengalaman audio unggul dan desain menarik sesuai gaya hidup aktif masa kini. Sekarang, Erajaya Active Lifestyle memperkenalkan varian warna hitam Ear (2) untuk memenuhi kebutuhan unik pengguna. Dapatkan produk ini di gerai Urban Republic terdekat!

Ear (2) Black menawarkan pengalaman audio otentik dengan teknologi LHDC 5.0 dan driver kustom 11.6 mm, serta sertifikasi Hi-Res Audio. Pengguna dapat mempersonalisasi profil audio melalui aplikasi Nothing X dengan penyesuaian equalizer langsung, memastikan kualitas suara tetap optimal.

Fitur-fitur menarik, seperti Dual Connection untuk mudah beralih perangkat saat panggilan atau mendengarkan musik, dan Clear Voice Technology dengan tiga mikrofon untuk panggilan yang jernih, tersedia untuk kenyamanan pengguna.

Wadah Ear (2) Black berfungsi sebagai tempat pengisian daya earbuds, menyediakan hingga 36 jam pemakaian musik (dengan active noise cancelling dinonaktifkan). Cukup isi daya selama 10 menit untuk penggunaan hingga 8 jam. Produk ini mendukung pengisian nirkabel hingga 2.5W dan dilindungi dari air dan debu dengan sertifikasi IP54 (earbud) dan IP55 (wadah).

Dapatkan Ear (2) Black mulai 22 Juli 2023 dengan harga Rp2,399,000 di Urban Republic, Erafone, iBox, dan Eraspace.com. Jangan lewatkan promo cashback hingga Rp200.000* dari tanggal 22 Juli hingga 5 Agustus 2023 di seluruh jaringan ritel Erajaya Group. Segera kunjungi gerai Urban Republic terdekat untuk mencoba produk ini secara langsung.

Telkomsel IndonesiaNEXT Season 7: Pengumuman 32 Digital Talent Terbaik

IndonesiaNEXT_1_800x450.jpg

review1st.com – Program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel, IndonesiaNEXT Season 7, mengumumkan 32 digital talent terbaik dari 6.648 peserta dalam Acara Crowning Session. Telkomsel juga memulai Program IndonesiaNEXT Season 8, mendukung pengembangan talenta digital dengan akses peningkatan kompetensi dan kapabilitas.

Puncak gelaran Crowning Session IndonesiaNEXT Season 7 memberikan penghargaan kepada 32 digital talent terpilih dari 321 perguruan tinggi Indonesia. Patrick Segara dari Institut Teknologi Bandung meraih gelar Best of The Best Talent dengan solusi kesehatan berbasis teknologi yang inovatif.

Telkomsel IndonesiaNEXT Season 7: Pengumuman 32 Digital Talent Terbaik

Direktur Human Capital Management Telkomsel, R Muharam Perbawamukti mengatakan, “Indonesia membutuhkan talenta digital besar untuk era industri 4.0. Riset Asian Development Bank[1] menunjukkan 75% pemberi kerja membutuhkan talenta digital dengan berbagai tingkat keterampilan. Melalui IndonesiaNEXT, Telkomsel berkomitmen membuka peluang meningkatkan kompetensi dan kualitas talenta muda Indonesia. Tujuannya adalah menciptakan talenta digital berkualitas dan berdaya saing global, sejalan dengan target pemerintah mencapai Indonesia Emas 2045.”

Telkomsel IndonesiaNEXT Season 7: Pengumuman 32 Digital Talent Terbaik

Kegiatan dan Pelatihan Program IndonesiaNEXT Season 7

Selama Program IndonesiaNEXT Season 7 (Desember 2022), peserta dari 321 universitas di 38 provinsi mengikuti berbagai kegiatan, termasuk Webinar Nasional, Training, Bootcamp, dan Crowning Session. Mereka juga dilatih dalam hard skill dengan sertifikasi nasional Digital Marketing BNSP, Google SEO, Microsoft Office, Adobe Associate, serta UI/UX. Pelatihan soft skill seperti public speaking, entrepreneurship, dan logical & creative thinking juga diberikan melalui materi Powerful Presentation, Complex Problem Solving, dan Logical & Creative Thinking.

“Telkomsel mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Program IndonesiaNEXT Season 7 yang telah terpilih sebagai pemenang, semoga seluruh pelatihan dan sertifikasi yang didapat akan membuka peluang lebih luas bagi talenta digital muda Indonesia untuk mengoptimalkan potensi dirinya, sehingga dapat menjadi talenta digital yang mampu berkontribusi nyata pada kemajuan Bangsa Indonesia,” pungkas Muharam.

Program IndonesiaNEXT, bagian dari Telkomsel CSR unggulan, bantu mahasiswa kembangkan keahlian digital berdaya saing. Sejak 2016, telah menjangkau 38 provinsi dengan total pendaftar 79 ribu mahasiswa dari 3.227 perguruan tinggi di Indonesia. Sertifikasi keahlian internasional diberikan pada 6.500 mahasiswa, 200 dosen, dan pelatihan lainnya hingga 28 ribu peserta. Informasi lebih lanjut di indonesianext.co.id dan media sosial IndonesiaNEXT.

Laporan Keuangan Metrodata (MTDL) Kuartal 2 Tahun 2023

Metrodata.jpg

review1stcom – Emiten TIK Digital, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), mencatat peningkatan pendapatan segmen Commercial di Semester I-2023. Segmen ini fokus pada penjualan produk IT kepada system integrator dengan end user korporasi. Hasil survei Bank Indonesia juga menunjukkan peningkatan kegiatan usaha pada triwulan kedua tahun ini.

Pada Semester I-2023, MTDL mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 9,3 triliun, turun 4% YoY, namun mengalami pertumbuhan sebesar 7% QoQ. Laba bersih juga tumbuh 0,3% YoY dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Segmen Consumer dari unit bisnis Distribusi mengalami pemulihan dengan pertumbuhan positif 7% QoQ setelah terdampak pelemahan permintaan Notebook & PC pada Kuartal I-2023. Sementara itu, segmen Commercial memberikan kontribusi solid, menopang unit bisnis Distribusi dengan pertumbuhan 18% YoY hingga Semester I-2023.

Pertumbuhan Pendapatan Solusi & Konsultasi di Semester I-2023

Unit bisnis Solusi & Konsultasi mencatat pertumbuhan pendapatan 13% YoY di Semester I-2023. Solusi Cloud menjadi sorotan utama dengan kontribusi 43% dari total order booking 8 Pilar. MTDL optimis pertumbuhan solusi Cloud akan berkelanjutan mengingat populasi internet yang besar di Indonesia dan pertumbuhan data center yang semakin mempercepat penetrasi internet individu dan perusahaan. Pertumbuhan segmen Cloud pada Semester I-2023 mencapai 21% YoY.

“Jika melihat perkembangan bisnis TIK digital di Tanah Air, serta melihat pertumbuhan pendapatan kami di kuartal kedua yang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, kami yakin bahwa pemulihan bisnis TIK digital sedang berlangsung. Kami berharap, proses pemulihan ini akan terus berlanjut sehingga MTDL bisa terus mencatatkan percepatan pertumbuhan pendapatan yang signifikan,” kata Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja

Di sisi lain, Indonesia berhasil pulih pasca covid dengan pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,3% akhir 2023. Keberhasilan ini menarik minat banyak vendor bekerjasama dengan MTDL. Baru-baru ini, unit bisnis Distribusi menjajaki kerjasama dalam produk smart home, audio visual, dan layanan Cloud untuk B2B dan B2C. Unit bisnis Solusi & Konsultasi juga telah bermitra dengan beberapa vendor untuk solusi supply chain, pemantauan berbasis Cloud, dan pemrosesan data.

Sementara itu, dari seluruh pendapatan Perseroan pada Semester I-2023 ini, unit bisnis Distribusi memberi kontribusi sebesar Rp 6,9 triliun. Sementara unit bisnis Solusi & Konsultasi mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,9 triliun. Sehingga unit bisnis Distribusi masih berkontribusi secara mayoritas pada total pendapatan konsolidasi yaitu sebesar 71%.  

PD Salimah Ciamis Rintis Pendirian Sekolah Lansia Salimah

Titin-Setiasih.jpg

PD Salimah Ciamis sedang merintis pendirian Sekolah Lansia Salimah (Salsa) di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Ketua PD Salimah Kabupaten Ciamis, Titin Setiasih, ketika ditemui HR, Minggu (23/07/2023), membenarkan upaya tersebut.

Titin menjelaskan, Salsa ditujukan untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan para lansia agar memiliki perilaku yang sehat.

“Dengan begitu, para lansia bisa menjalani masa-masa usia lanjut yang berkualitas,” katanya.

Menurut Titin, saat ini di Kabupaten Ciamis baru di tiga wilayah kecamatan yang sudah memiliki Salsa. 

Sebelum itu, Titin mengaku, pihaknya juga sedang menyiapkan kegiatan training of trainer (ToT) untuk instruktur Salsa.

PD Salimah Ciamis Peringati HLUN Tahun 2023

PD Salimah menggelar peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun 2023 di Saung Sawah Sukamaju. 

Peringatan HLUN 2023 ini mengusung tema “Gerakan Nasional Lansia Berdaya Bersama Salimah”. 

Pada momentum ini, PD Salimah mengadakan acara pemeriksaan kesehatan dan senam sehat bersama 230 orang ibu-ibu lansia. 

Ketua PD Salimah Ciamis, Titin Setiasih, menegaskan, kegiatan pada peringatan HLUN tahun 2023 ini merupakan bentuk perhatian pihaknya pada lansia.

Titin berharap, rangkaian acara peringatan HLUN ini memotivasi para lansia untuk tetap semangat, sehat, produktif dan mandiri. (Deni/R4/HR-Online)

Sempat Dilaporkan Hilang, Akhirnya Kakek Asal Kota Banjar Ini Kembali Pulang

Sempat-Dilaporkan-Hilang-Akhirnya-Kakek-Asal-Kota-Banjar-Ini-Kembali-Pulang.jpg

harapanrakyat.com,- Kakek Agus Suprio, warga Lingkungan Sukarame, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, yang sempat dilaporkan hilang kini sudah kembali pulang, Minggu (23/7/2023).

Sebelumnya, pihak keluarga melaporkan ke kantor Polsek Banjar, bahwa Agus Suprio hilang sejak Kamis (20/7/2023).

Istri Agus, Nining Dianingsih mengatakan, suaminya berhasil ditemukan dengan keadaan sehat dan selamat di pool bus Budiman.

“Alhamdulillah suami saya sudah pulang tadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ada informasi tentang keberadaannya di Pool Budiman, kemudian kita jemput,” kata Nining, Minggu (23/7/2023).

Baca Juga: Tolong Bantu Cari! Kakek di Banjar Hilang Sejak Tiga Hari Lalu

Lanjutnya menambahkan, pihak keluarganya sudah berupaya melakukan pencarian kemana-mana, tapi tidak membuahkan hasil.

“Karena sudah pulang, tadi kita juga mencabut laporan yang sebelumnya dibuat di Polsek Banjar,” terangnya.

Sempat Dilaporkan Hilang, Ini Alasan Agus Pergi Tinggalkan Rumah Tanpa Pamit

Agus Suprio nekat pergi tanpa pamit kepada keluarganya, lantaran berniat untuk mencari informasi pekerjaan kepada teman-temannya.

Agus mengaku, sebelumnya ia pernah terjatuh dan tidak bekerja. Sehingga, istrinya sering ngomel, yang membuatnya nekat pergi tanpa pamit.

“Saya niatnya mau nyari kerjaan ke teman, karena hampir sebulan nggak kerja. Terus kenapa nggak ngasih tahu ke istri, karena waktu itu dia lagi sibuk bicara,” kata Agus.

Kakek asal Kota Banjar yang sempat dilaporkan hilang, ternyata pada hari pertama pergi mengayuh sepeda ke daerah Manonjaya. Tujuan pergi ke Manonjaya, yaitu untuk menemui temannya. Akan tetapi temannya itu sedang berada di luar kota.

“Hari pertama pergi ke daerah Manonjaya, terus sampai ke Karangresik sekitar pukul 12 siang. Sampai paginya saya nginep di masjid,” jelasnya.

Selanjutnya, ia melanjutkan perjalanan ke Kota Banjar. Akan tetapi, kakek Agus tidak langsung pulang ke rumah, melainkan pergi ke Pajamben, Desa Binangun.

Kemudian, Agus melanjutkan mengayuh pedal sepedanya ke wilayah Langensari. Dan menginap untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah Wanareja, Kabupaten Cilacap.

“Hari Sabtunya saya jalan lagi ke daerah Majenang, terus pulang lagi ke Kota Banjar. Terus sampai ke pool Budiman sekitar tadi pagi pukul 08.00 WIB, dan dijemput keluarga,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Kehebatan Pasukan Siliwangi Kuasai Garut Pasca Terkontaminasi Negara Pasundan Tahun 1950

Pasukan-Siliwangi-TNI.jpg

harapanrakyat.com,- Sekembalinya “hijrah” dari Yogyakarta ke Jawa Barat, kehebatan pasukan Siliwangi tidak hanya mampu menumpas sisa-sisa tentara Belanda yang membandel. Tetapi mereka juga berhasil menaklukan dua kelompok makar, yakni gerombolan DI/TII dan pasukan Negara Pasundan.

Keberhasilan itu mereka raih karena seorang prajurit TNI memiliki hati yang sabar, sehingga persoalan tersebut tidak menjadikannya hal yang memusingkan.

Mereka dengan ikhlas berupaya menata ulang Jawa Barat supaya tidak terkontaminasi oleh kelompok makar yang dilakukan DI/TII, dan Negara Pasundan di kota Garut.

Kehebatan pasukan Siliwangi mendekati petinggi Negara Pasundan dengan cara persuasif. Mereka menjelaskan jika Negara Indonesia sudah merdeka.

Dengan begitu, maka secara otomatis daerah Jawa Barat pun menjadi wilayah bagiannya. Oleh sebab itu, Negara Pasundan tidak boleh mendeklarasikan kemerdekaannya.

Namun, langkah persuasif tersebut karena pasukan Negara Pasundan tidak ingin mengikuti arahan TNI.

Mereka tetap pada pendiriannya akan membangun kekuatan penuh menentang NKRI, dan menjaga kedaulatan Negara Pasundan.

Baca Juga: Asal-usul Tari Jaipong, Tarian Khas Jawa Barat yang Sarat Makna

Tentunya TNI tidak bisa mentoleransi lagi prinsip seperti itu. Pasukan Siliwangi yang bertugas di wilayah Garut mulai mengadakan penyisiran paksa untuk memberantas orang-orang yang terlibat Negara Pasundan.

Karena ketangkasan dan jumlah satuan Siliwangi yang unggul, akhirnya Negara Pasundan runtuh pada tahun 1950.

Kehebatan Pasukan Siliwangi Ambil Alih Pemerintahan di Kabupaten Garut

Menurut surat kabar Indische Courant voor Nederland berjudul “Militair gezag in Garut” yang terbit 8 Februari 1950, tentara dari satuan Siliwangi telah mengambil alih pemerintahan di Kabupaten Garut.

Saat pengambilan alih tersebut, pasukan Negara Pasundan tidak sedikit pun melakukan perlawanan.

Mereka (pengikut Negara Pasundan) menyerah secara telak pada TNI, khususnya pada satuan Siliwangi.

Meski begitu, pasukan Siliwangi tidak serta-merta membebaskan para petingginya begitu saja. Para petinggi Negara Pasundan harus diadili oleh hukum negara yang sah.

Baca Juga: Ingin Menjadi Anggota Paspampres? Ini Syarat-syaratnya

Selain mengadili mantan pejabat Negara Pasundan, salah satu kehebatan pasukan Siliwangi yaitu terus mengawasi kelompok makar tersebut. Walaupun mereka menjadi tahanan rumah, pasukan Siliwangi yang bertugas tetap memata-matai mereka dari kejauhan.

Akibat peristiwa pengambilalihan pemerintahan Negara Pasundan oleh TNI melalui pasukan Siliwangi di Kabupaten Garut, gerombolan makar di Priangan Timur itu ketakutan.

Kebetulan pada saat itu prajurit NII pimpinan Kartosuwiryo masih kuat di wilayah Tasikmalaya-Ciamis.

Pejabat Negara Pasundan Ikut Kembali dengan NKRI

Sehari setelah pengambilalihan kekuasaan dari Negara Pasundan ke pihak Republik Indonesia, kehebatan dari pasukan Siliwangi kembali terbukti. Hingga akhirnya para pejabat Negara Pasundan mengikrarkan diri kembali pada NKRI.

Mereka sadar dengan perbuatannya selama ini yang tidak bisa membawanya pada kebahagiaan.

Terlebih Belanda sendiri sudah hengkang dari Ibu Pertiwi sejak Belanda mengakui kedaulatan RI pada 27 Desember 1949.

Baca Juga: Curug Jagapati Garut, Air Jernih dengan 4 Tingkat

Negara pun memaafkan mantan pejabat Negara Pasundan, dan meminta agar mereka bisa memberikan contoh kepada kelompok makar lainnya supaya segera menyerah.

Mantan anggota Negara Pasundan kerap menyampaikan hal tersebut dari desa ke desa, dan dari kota ke kota.

Tujuannya hanya satu, membantu menyadarkan gerombolan DI/TII pimpinan Kartosuwiryo supaya tidak terlalu jauh bertindak.

Sebab, jika mereka tetap kekeuh dengan NII-nya maka tidak ada cara lain selain negara menginstruksikan TNI untuk memeranginya.

Pasukan Siliwangi Perketat Pemberlakuan Jam Malam

Meski pasukan Negara Pasundan sudah bertekuk lutut pada TNI, namun pasukan Siliwangi memiliki trik yang hebat agar tidak kecolongan. Pihak Siliwangi memperketat pemberlakuan jam malam untuk membatasi aktifitas masyarakat Garut.

Jam malam mulai diberlakukan pada pukul 18.00-19.30 WIB. Masyarakat Garut tidak bisa bebas beraktivitas saat jam malam tiba.

Bahkan, mereka yang sedang dalam keadaan darurat, seperti pergi berobat ke rumah sakit saja perlu lapor dulu ke pos jaga yang telah TNI sediakan.

Menurut surat kabar Indische Courant voor Nederland (1950), jam malam bertujuan untuk mewaspadai adanya penghianatan dari anggota Negara Pasundan yang berhasil meloloskan diri.

Karena, mereka pergi tanpa jejak dan hilang dari pencatatan daftar penangkapan yang TNI lakukan.

Jadi, pemberlakuan jam malam adalah alternatif TNI untuk menjaga daerah Garut dari ancaman kombatan Negara Pasundan yang hilang tanpa keterangan.

Satuan Siliwangi menugaskan prajuritnya di setiap pos jaga dengan senjata lengkap siap perang. Itulah kehebatan pasukan Siliwangi saat mengusir sisa tentara Belanda dan gerombolan makar dari Garut. (Erik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Recent Posts