Beranda blog Halaman 512

SMAN 2 Banjarsari Ciamis Gelar Cigayam Fashion Week, Pakaiannya Terbuat dari Sampah

Cigayam-Fashion-Week.jpg

harapanrakyat.com,- Cigayam Fashion Week (CFW) merupakan cara unik SMAN 2 Banjarsari di Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dalam rangka peringatan World Cleanup Day (WCD) atau hari bersih-bersih sedunia, Jumat (22/9/2023).

Siswa SMAN 2 Banjarsari didorong untuk kreatif, mereka memanfaatkan sampah plastik yang disulap sedemikian rupa hingga jadi busana.

Berbagai busana kreatifitas siswa SMAN 2 Banjarsari tersebut kemudian ditampilkan dalam acara Cigayam Fashion Week. 

Kepala sekolah SMAN 2 Banjarsari Teti Gumiati melalui Wakasek Bidang Kurikulum Budi Darmansyah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu dilaksanakan oleh SMAN 2 Banjarsari.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan, dan dalam hal ini kegiatannya selalu berbarengan dengan World Cleanup Day. Sehingga kegiatannya bukan hanya sekedar bersih-bersih, tapi sekaligus memberikan edukasi kepada para siswa untuk lebih berinovasi,” katanya kepada harapanrakyat.com Jumat (22/09/2023).

Menurut Budi, kegiatan Cigayam Fashion Week tersebut bertujuan untuk mendidik siswa agar bisa percaya diri tampil di depan publik.

“Jadi para siswa itu juga diajarkan untuk bisa tampil percaya diri di depan publik, serta mampu berinteraksi dengan baik,” terangnya.

Baca Juga: Tak Kenal Lelah, Siang Malam Relawan Ciamis Selatan Suplai Air Bersih

Budi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan dan tahun ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya.

“Semua atribut atau pakaian yang dipakai peserta lomba Cigayam Fashion Week itu semuanya terbuat dari limbah atau barang bekas, yang dikelola langsung oleh para siswa. Bahkan untuk desain pakaian juga mereka (siswa) yang membuatnya secara berkelompok,” ungkapnya.

Cigayam Fashion Week Acara Puncak World Cleanup Day

Hal senada dikatakan Wakasek Kesiswaan Yoyo Kuswoyo, bersama guru pendidikan kewirausahaan serta pembina ekstrakurikuler IG (inovatif generation), Toyib.

Toyib mengatakan, kegiatan Cigayam Fashion Week di SMAN 2 Banjarsari tersebut merupakan kegiatan puncak dalam kegiatan World Cleanup Day.

“Sebelum acara puncak yaitu Cigayam Fashion Week, para siswa ini melaksanakan kegiatan WCD dengan melakukan aksi bersih-bersih lingkungan. Mulai dari lingkungan sekolah hingga lingkungan masyarakat serta pinggir-pinggir jalan di sepanjang jalur Cigayam,” katanya.

Selanjutnya kata Toyib, para siswa membersihkan sampah yang ada di sungai sekitar sekolah. 

“Semuanya kita sisir serta untuk semua sampahnya kita kumpulkan serta dilakukan pemilahan antara sampah organik dan non organik. Nah dari pemilahan sampah ini para siswa memisahkannya untuk dijadikan material atau bahan pakaian yang dijadikan ajang lomba,” terangnya.

Menurut Toyib, selain dilakukan oleh para siswa, kegiatan WCD tersebut juga diikuti oleh seluruh jajaran guru di SMAN 2 Banjarsari.

“Harapannya dengan adanya CFW ini, anak anak bisa lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Serta mampu berkreatifitas dan mampu mengembangkan kebiasaan di lingkungan masyarakat. Mudah-mudahan program ini bisa terus berjalan dan bermanfaat untuk masa depan para siswa,” ujarnya. 

Sambung Toyib, ada beberapa kategori penilaian dalam acara Cigayam Fashion Week, mulai dari bagaimana penggunaan sampah yang memiliki kreativitas tinggi, performance serta penampilan menarik saat memamerkan pakaian hasil desain para siswa.

“Untuk lebih mengenalkan kegiatan WCD dan CFW ke masyarakat, SMAN 2 Banjarsari menyebarkan kegiatan sekolah melalui sosmed sekolah. Karena sosmed saat ini benar-benar paling cepat dan bisa untuk menyampaikan apapun ke publik,” jelasnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kondisi Bangunan SD di Banjar yang Jadi Sasaran Vandalisme Memprihatinkan 

bangunan-sd.jpeg

harapanrakyat.com,- Kondisi bangunan SD Negeri 3 Rejasari, Kota Banjar, Jawa Barat, yang sempat menjadi sasaran aksi vandalisme oleh orang tak bertanggung jawab ternyata memperihatinkan.

Nampak dinding ruangan sekolah yang sudah mulai kusut dimakan usia. Selain itu, pintu ruangan sekolah juga rusak dengan kondisi berlubang pada bagian tengah pintu.

Kepala SDN 3 Rejasari Siti Mutmainah membenarkan kondisi sekolahnya tersebut sekarang ini memang cukup memperihatinkan. Sebagian bangunan SD sudah banyak yang rusak.

Hampir 50 persen bangunan sekolah yang kondisinya rusak dan belum dilakukan perbaikan. Menurutnya, bangunan SD tersebut sudah cukup tua dan perlu perbaikan.

Pihak sekolah, pernah mengajukan bantuan perbaikan ke pemerintah pusat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Namun sampai saat ini belum terealisasi.

“Sudah banyak yang rusak dan memang harus direhab. Kerusakan sudah 50 persen lebih. Sekarang masih tetap digunakan untuk pembelajaran,” kata Siti Mutmainah, Kamis (21/9/2023).

“Sudah pernah juga mengajukan bantuan perbaikan cuma mungkin belum ada kuota,” katanya menambahkan.

Tanggapan Dinas Pendidikan Banjar Soal Bangunan SD yang Memprihatinkan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Kaswad melalui Kabid Pendidikan Surdam mengatakan, terkait kondisi SDN 3 Rejasari dari pihak sekolah sudah mengusulkan bantuan DAK ke pemerintahan pusat.

Pihaknya juga sudah mengadakan bimbingan teknis (Bintek) dan memanggil operator sekolah pada bulan Desember 2022 agar mengusulkan bantuan.

Akan tetapi, kemungkinan terdapat sejumlah item persyaratan yang belum lengkap sehingga belum terealisasi. Selain itu, kewenangan diakomodirnya bantuan tersebut juga ada di pemerintah pusat bukan di Disdik.

Baca Juga: SD di Kota Banjar Jadi Korban Teror Vandalisme

Kebijakan yang sekarang ini dari pemerintah pusat Itu yang diusulkan harus tuntas pembangunan total. Untuk pembangunan itu juga harus ada lahan yang disiapkan sementara untuk di SDN 3 Rejasari itu lahannya juga tidak ada.

“Kaitan itu sudah kami usulkan melalui DAK karena kan sekarang DAK itu kan yang mengusulkan dari sekolah melalui Dapodik. Tetapi terakomodir tidaknya itu kewenangan pemerintah pusat karena anggarannya juga dari sana,” katanya.

Menurutnya dengan kondisi kemampuan keuangan daerah saat ini, tidak memungkinkan untuk pembangunan fisik melalui APBD.

Kalau DAK dari APBD kota sementara ini belum ada. Belum karena keuangan daerah juga belum ada,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

TNI AU Tegaskan di Konser Dewa 19 Dilarang Kampanye Politik

Kampanye-Politik.jpg

harapanrakyat.com,- Konser Dewa 19 yang akan berlangsung di Lanud Wiriadinata pada tanggal 21 Oktober 2023 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, memiliki aturan ketat, seperti tidak boleh kampanye politik.

Bahkan, jika melanggar, TNI AU Lanud Wiriadinata akan langsung menghentikan konser musik tersebut.

Hal itu seperti yang diungkapkan Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb Adi Putra Buana. 

Adi menegaskan, pihaknya menjamin keamanan selama konser berlangsung. Bahkan, penonton tidak boleh membawa air minum dari luar. Sedangkan di dalam juga tidak boleh meminum alkohol. 

Baca juga: Ini Lokasi Parkir Konser Dewa 19 di Tasikmalaya untuk Penonton

“Jika ada minuman beralkohol, kami akan mengeluarkannya,” tegas Adi, Jumat (22/9/23). 

Adi menegaskan, apabila konser terkait dengan kepentingan politik atau partai politik, maka pihaknya akan segera menghentikan konser. Hal ini sesuai perintah dari Panglima TNI.

“Kami ingin menjelaskan sejak awal bahwa jika salah satu anggota Dewa 19 terlibat dalam aktivitas politik atau menyebutkan calon pasangan tertentu, kami akan segera menghentikannya. Hal ini karena kami berkomitmen untuk menjaga netralitas TNI,” tegasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Ngaku Pusing Keadaan Ekonomi, Seorang Pemuda Nekat Curi Pakaian di Pasar Wanaraja Garut

Seorang-Pemuda-Nekat-Curi-Pakaian-di-Pasar-Wanaraja-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Berdalih pusing karena keadaan ekonomi, seorang pemuda nekat mencuri pakaian di sebuah toko baju di Blok A Pasar Wanaraja, Garut, Jawa Barat.

Kapolres Garut melalui Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo mengatakan, kejadian pencurian tersebut terjadi pada Senin, 4 September 2023.

“Hari Senin lalu, Polsek Wanaraja Polres Garut menerima laporan dari warga, tentang telah terjadinya tindak pidana pencurian barang di Ruko Pasar Wanaraja milik saudari Eneng Rosidawati,” katanya, Jumat (22/9/2023).

Baca Juga: Juru Parkir di Garut Nekat Curi Emas Senilai Rp 27 Juta

Berdasarkan informasi tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Wanaraja melakukan penyelidikan pencurian pakaian di Pasar Wanaraja Garut.

Dalam pengungkapan tindak pidana pencurian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta, dalam bentuk pakaian berbagai macam merek dan ukuran.

“Sementara dari hasil keterangan saksi dan olah TKP, anggota Polsek Wanaraja berhasil mengidentifikasi sekaligus mengamankan seorang laki-laki berinisial RN (27). Terduga pelaku adalah warga Kampung Bojong Kecamatan Wanaraja,” ungkapnya.

Baca Juga: Terlilit Utang, ABG Asal Garut Nekat Curi Motor di Pangandaran

Kepada polisi, RN pelaku membenarkan telah melakukan pencurian pakaian di Ruko Pasar Wanaraja.

Menurut keterangan pelaku, barang hasil curian tersebut sebagian sudah ia jual kepada konsumen di daerah Pasar Sukawening.

“Kemudian uang hasil penjualan pakaian hasil curian di Pasar Wanaraja Garut tersebut, ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Ini Lokasi Parkir Konser Dewa 19 di Tasikmalaya untuk Penonton

Lokasi-Parkir-Konser-Dewa-19.jpg

harapanrakyat.com,- Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb Adi Putra Buana ungkap lokasi parkir konser Dewa 19 di Lanud Wiriadinata, Kota Tasikmalaya 21 Oktober 2023 mendatang.

Berdasarkan informasi, target penonton konser musik tersebut sekitar 25 ribu. 

Adi mengungkapkan, untuk lokasi parkir para penonton nantinya akan berada di sepanjang landasan.

“Kami minta calon penonton masuk dengan tertib. Kami juga akan koordinasi dan berkolaborasi dengan polisi untuk mengatur lalu lintas,” terangnya saat konferensi pers di Hotel Santika beberapa waktu lalu. 

Lantaran nantinya penonton banyak, sehingga pihaknya akan melibatkan seluruh komponen, mulai Brigif, Kodim, Polres hingga Lanud. 

Baca juga: Promotor Konser Dewa 19 di Tasikmalaya Pastikan Acara Berjalan Lancar

Sementara itu, Pihaknya telah merencanakan ini sejak awal, sebelum adanya Citilink, terdapat penerbangan sebelumnya. 

“Penerbangan ini bisa berupa penerbangan charter atau militer,” imbuhnya.

Yang pasti, lanjutnya, konser tersebut akan berlangsung di lapangan terbesar di Lanud Wiriadinata, tepat di sebelah barat landasan pacu dengan jarak minimal 10 meter dari landasan pacu yang harus tetap bebas. 

Hal ini, kata Adi, karena panjang sayap pesawat yang mencapai 30 meter dari tengah landasan pacu.

Adi menambahkan, lebar landasan pacu 25 meter dan 10 meter, sehingga totalnya mencapai 35 meter.

“Sehingga harapannya pesawat dapat lepas landas dan mendarat dengan aman. Secara teknis, panggung akan ditempatkan di landasan pacu 15,” tegasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Polres Garut Amankan Sejoli Live Esek-esek, Pelaku Nekat Demi Saweran Netizen

Polres-Garut-Kantongi-Identitas-Pemeran-Live-Mesum-di-Medsos.jpg

harapanrakyat.com,- Sejoli asal Garut, Jawa Barat, pemeran live mesum di media sosial, berhasil diamankan Satreskrim Polres Garut. 

Keduanya mengakui bahwa konten yang mereka siarkan demi mendapat gift atau saweran dari netizen.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo mengungkapkan, pelaku laki-laki tersebut berinisial AS (24) dan perempuan berinisial P (19). 

Sementara itu, pihaknya berhasil mengamankan kedua pelaku di rumah masing-masing. 

“Hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku nekat membuat konten tersebut bertujuan mencari tambahan cuan dari gift atau saweran netizen,” terangnya, Jumat (22/9/23). 

Baca juga: Polres Garut Kantongi Identitas Pemeran Live Mesum di Medsos

Ari menambahkan, saat ini kedua pemeran tersebut tengah menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Garut. 

Menurutnya, mereka berdua sengaja membuat konten agar mendapatkan sesuatu.

“Intinya mencari saweran, ya semacam gift dari netizen. Untuk lebih jelasnya nanti setelah selesai pemeriksaan,” imbuhnya.

Adapun dalam pengungkapan kasus tersebut, pihaknya tak perlu lama untuk mengidentifikasi kedua sejoli tersebut.

“Keduanya terendus berkat tim gabungan IT Cyber dan tim lapangan Sat Reskrim Polres Garut,” pungkasnya. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Pemprov Jawa Barat Tingkatkan Tata Kelola Penanganan Sampah

TPPAS-Legok-Nangka.jpg

harapanrakyat.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan penanganan sampah di Jawa Barat.

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, salah satu upaya peningkatan pengelolaan penanganan sampah ini dengan menyegerakan operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Kabupaten Bandung.

Bey menegaskan, TPPAS Legok Nangka saat ini masih dalam proses pengembangan, dengan target groundbreaking pada November 2024. Ia juga menegaskan, Pemprov Jabar sangat ingin memajukan proyek ini. Bahkan tim Pemprov Jabar dan konsorsium terkait terus melakukan pembahasan mengenai hal ini.

Baca Juga : Sumitomo Jepang Menangkan Tender TPPAS Legok Nangka Bandung

Selain TPPAS Legok Nangka, Bey Machmudin juga membahas kemajuan pembangunan TPPAS Lulut Nambo di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, proyek TPPAS Lulut Nambo sudah mencapai tahap pembangunan I sekitar 87 persen. Dalam tahap I ini, ia memperkirakan TPPAS Lulut Nambo mampu mengolah sampah sebanyak 50 ton per hari dengan total luas lahan mencapai 55 hektare.

“Pengolahan sampah di TPPAS Lulut Nambo menggunakan sistem Refuse Derived Fuel (RDF). Sebuah teknologi modern yang efisien dalam pengolahan sampah,” ujar Pj Gubernur Jawa Barat itu, Jumat (22/9/2023).

Penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Sarimukti Jawa Barat

Dalam kesempatan itu, Bey juga menegaskan mengenai penanganan TPA Sampah Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat. Pihaknya mengupayakan penanganan sampah di TPA Sampah Sarimukti hingga periode darurat sampai tanggal 25 September terus terlaksana dengan baik.

Hingga 19 September 2023, kata Bey, pemadaman kebakaran sampah di zona 1 sudah mencapai 99,2 persen dan zona 2 sekitar 90 persen. Kemudian di zona 3 mencapai 87 persen, zona 4 sekitar 82 persen, dan zona 5 mencapai 90 persen.

Baca Juga : Pemprov Jawa Barat Dorong Percepatan TPPAS Lulut Nambo Bogor

“Adanya zona darurat sampah dengan kapasitas 90 ribu meter kubik seluas 0,9 hektare juga menjadi salah satu langkah strategis dalam penanganan TPA Sarimukti,” ungkap Bey.

Bey menekankan pentingnya komitmen dari setiap daerah untuk mengurangi dan mengelola sampah sejak awal. Ia menuturkan, hanya 50 persen dari setiap daerah yang dapat mengirimkan sampah ke TPA Sarimukti. Hal itu pun memerlukan komitmen dari seluruh camat hingga lurah di wilayahnya.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif dalam mengelola, memilah, dan memilih sampah dari rumah sebagai bagian dari upaya penanganan sampah yang lebih baik,” kata Pj Gubernur Jawa Barat itu. (Ecep/R13/HR Online)

Jaksa Agung Raih Penghargaan Tokoh Restorative Justice

Penghargaan-Restorative-Justice.jpg

harapanrakyat.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin mendapatkan penghargaan sebagai tokoh restorative justice pada acara Detikcom Awards 2023 bertajuk ‘Adapt and Transform for an Era of Change’. Penghargaan tersebut diberikan kepada individu, merek, perusahaan dan lembaga di Indonesia yang memberikan kontribusi luar biasa di berbagai bidang.

Setelah menerima penghargaannya, Jaksa Agung mengucapkan terima kasih atas kehormatan tersebut. Ia juga menyampaikan, Kejaksaan Republik Indonesia merupakan pelaksana dari konsep restorative justice terbaik menurut International Association of Prosecutors (IAP) atau Asosiasi Jaksa Internasional.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang saya terima hari ini. Saya percaya bahwa pengakuan ini adalah hasil kerja keras para jaksa di seluruh negeri,” ucap ST Burhanuddin dalam keterangan resminya, Jumat (22/9/2023).

Baca Juga : Pj Bupati Purwakarta Didesak Segera Tangani Persoalan Krusial

Keberhasilannya dalam memperkenalkan inovasi alternatif penegakan hukum yang lebih humanis termasuk salah satunya melalui konsep restorative justice. Konsep ini lebih fokus pada pemulihan daripada pembalasan belaka.

Jaksa Agung juga telah banyak membahas prinsip-prinsip dasar dari restorative justice seperti rehabilitasi kerugian korban dan pentingnya mendahulukan kepentingan korban. Jaksa Agung juga kerap membahas mengenai solusi penyelesaian perkara di luar ruang sidang.

Kemudian upaya untuk mengatasi resistensi masyarakat dengan menjadikan jaksa sebagai mediator sehingga dapat menciptakan win-win solution antara pelaku dan korban.

Implementasi Restorative Justice

Sebagai informasi, restorative justice merupakan bentuk pelaksana asas Dominus Litis. Penuntut umum memiliki kewenangan menyelesaikan suatu perkara secara formal di luar ruang sidang. Hal itu sesuai Pasal 139 KUHAP juncto Pasal 30 Undang-Undang Nomor 11/2021 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

Jaksa Agung mengimplementasikannya melalui dengan menerbitkan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15/2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Baca Juga : Usung Tema Energizing The Nation, Anugerah Jurnalistik Pertamina Kembali Hadir

Tidak hanya itu, dalam upayanya memberantas tindak pidana korupsi, ST Burhanuddin juga melakukan paradigma baru dengan melakukan pemulihan kerugian negara akibat tindakan para pelaku korupsi. Dengan demikian, Jaksa Agung tidak hanya berkonsentrasi pada pemidanaan tindak pidana korupsinya saja.

“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada saya sebagai tokoh restorative justice. Sesungguhnya ini adalah keberhasilan bagi para jaksa di daerah. Tentunya penghargaan ini adalah hadiah bagi seluruh jaksa di Indonesia,” ungkap ST Burhanuddin. (Ecep/R13/HR Online)

Pemkab Subang Gelar Salat Istisqo, Bupati: Semoga Kekeringan Segera Berakhir

Pemkab Subang Gelar Salat Istisqo, Bupati: Semoga Kekeringan Segera Berakhir

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menggelar Shalat Istisqo di Alun-alun Subang pada Jum'at (22/9). Sholat Istisqo juga serentak dilaksanakan oleh 30 kecamatan di Kabupaten Subang.

Disampaikan oleh Bupati Subang, H. Ruhimat dalam sambutannya bahwa keputusan melaksanakan sholat istisqo merupakan kesepakatan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bersama jajaran para kiai dan ulama atas kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Subang.

"Alhamdulillah kemarin sore, di beberapa wilayah khususnya wilayah selatan telah turun hujan. Namun wilayah lainnya masih terjadi kekeringan," tuturnya.

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa agar kekurangan air yang melanda di Kabupaten Subang, baik untuk kehidupan sehari-hari maupun pertanian dan perkebunan segera diberikan rezeki sarana air.

"Sebagai manusia biasa kita tentu memiliki keterbatasan, oleh karena itu mari kita satukan niat kita untuk memohon ampunan ke hadirat Allah SWT agar semua bisa segera berakhir terutama musim kekeringan, yaitu dengan memohon hujan melalui shalat istisqa ini," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut bertindak sebagai khotib sholat Istisqo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Subang, KH. Arif Rustandi Akbar yang menyampaikan bahwa sholat istisqo menjadi sarana bertaubat dan berserah diri atas ketentuan yang telah ditetapkan Allah SWT.

"Berharap dengan pelaksanaan ibadah sholat istisqo ini penuh dengan maghfiroh (ampunan) Allah SWT. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan yang terbaik untuk kita," ujar KH. Arif Rustandi Akbar.

Hadir dalam pelaksanaan sholat istisqo, Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, Ketua DPRD Kabupaten Subang, H. Narca Sukanda, S.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., para Asda dan Staf Ahli, jajaran Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah, dan para pegawai ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Kang Jimat-Akur Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Kalijati

Kang Jimat-Akur Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Kalijati

Bupati Subang, H. Ruhimat didampingi oleh Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi menghadiri Tasyakur dan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1445 H di Alun-Alun Kecamatan Kalijati. Selasa (19/09/2023).

Camat Kalijati, Tri Utami, S.Sos. M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk memperingati maulid nabi Muhammad SAW. serta menjalin silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat. "Terimakasih atas kehadiran bapak bupati dan wakil bupati yang telah menyempatkan diri hadir dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuan acara hari ini yakni ingin bersilaturahmi antara pemerintah Daerah Kabupaten Subang dengan masyarakat."

Tri Utami juga mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk masyarakat khususnya masyarakat di Kecamatan Kalijati. "Dan juga kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Kalijati yang terdampak covid serta inflasi."

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi atau yang akrab disapa Kang Akur yang mewakili Bupati Subang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat menjadi wadah silaturahmi antara masyarakat dengan pemerintah Daerah Kabupaten Subang. "Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tentu kegiatan ini banyak manfaatnya salah satunya menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat Kalijati dengan pak Bupati."

Kang Akur juga memohon maaf atas tidak maksimalnya pembangunan di Kabupaten Subang yang diakibatkan karena pandemi Covid-19 yang melanda, tetapi pemerintah Daerah Kabupaten Subang juga memiliki prestasi, salah satunya raihan Opini WTP selama 5 tahun berturut-turut yang diberikan oleh BPK RI.

"Kami memohon maaf apabila selama kami memimpin 4 tahun 9 bulan banyak kekurangan dan jauh dari ekspektasi bapak/ibu sekalian. Karena yang telah kita ketahui selama 3 tahun APBD Kabupaten Subang tersedot untuk menangani pandemi covid di Kabupaten Subang. Ditengah kekurangan kami, kami juga mempunyai prestasi. Salah satunya selama lima tahun berturut-turut pemerintah Daerah Kabupaten Subang mendapatkan predikat Opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI)."

Kang Akur juga mengingatkan masyarakat untuk membangun semangat gotong royong serta guyub di lingkungan masyarakat seperti yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. "Bangun semangat gotong royong, guyub sesama kita. Kalau mengandalkan bantuan dari pemerintah daerah, dananya terbatas. Oleh karena itu harus gotong royong dan guyub, karena rasulullah juga mengajarkan kita untuk bergotong royong."

Dalam acara tersebut juga secara simbolis diserahkan Reward Motor kepada Desa yang telah lunas PBB-P2, bantuan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), sertifikat halal dari kantor KUA Kecamatan Kalijati, serta penyerahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan kepada penyandang disabilitas.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan Tausiah oleh KH. Asep Jarkasih, S.Pd. yang mengusung tema 'memperbaiki Hablum Minallah dan Hablum Minannas'.

Recent Posts