Subang, Suarasubang.com – Penasaran dengan kabar terbaru di dunia kuliner? Kini Anda tidak perlu jauh-jauh ke luar kota untuk menikmati makanan cepat saji dari gerai ternama asal Amerika, McDonald’s. Gerai McDonald’s resmi beroperasi di Subang Kota pada Senin (25/9/2023), memberikan kemudahan akses kepada para penggemar kuliner di daerah tersebut.
Gerai McDonald’s yang terletak di jalan Otto Iskandardinata, Subang, menawarkan pengalaman makan yang seru dengan lahan seluas 1.876 meter persegi dan luas bangunan 452 meter persegi. Keberadaan McDonald’s ini juga menjadi pelengkap bagi gerai makanan siap saji lainnya yang telah lebih dulu hadir di Subang Kota, seperti PHD, KFC, Richeese Factory, dan lain sebagainya.
Kehadiran McDonald’s di Subang Kota mendapat sambutan positif, terutama dari kalangan remaja. Mereka menyambut antusias karena sekarang tidak perlu lagi pergi ke luar kota untuk menikmati hidangan khas McDonald’s yang lezat dan ikonik.
“Alhamdulillah sekarang lebih lengkap lagi, jadi gak perlu ke luar kota. Tinggal siapin aja duitnya. Mudah-mudahan tahun depan bioskop juga ada ya,” kata Fitriana, salah satu pengunjung yang merasa senang dengan kehadiran McDonald’s di Subang Kota.
Dengan demikian, keberadaan McDonald’s di Subang Kota memberikan pilihan baru bagi masyarakat untuk menikmati makanan cepat saji favorit mereka tanpa harus bepergian jauh. Jadi, tunggu apalagi? Segera kunjungi gerai McDonald’s terdekat dan nikmati pengalaman makan yang tak terlupakan!
ROCKOMOTIF, Sepang – Komitmen Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) dalam menapaki kompetisi balap di level Asia berhasil dirampungkan dengan sangat baik. Setelah mengikuti tiga putaran GT4 Asia yang berlangsung di Thailand pada Mei 2023, kemudian di Jepang pada Agustus 2023 dan ditutup dengan seri Sepang, Malaysia, pada September 2023, tim ini sukses mendapatkan hasil yang begitu impresif.
Pencapaian serta kerja keras yang telah dilakukan sepanjang musim, mampu menempatkan dua pembalapnya yakni Haridarma Manoppo dan Seita Nonaka yang menggeber Toyota GR Supra GT4 berhasil meraih posisi runner up di klasemen akhir GT World Challenge Asia 2023.
Toshio Obara, President Director TCD Asia Pacific Indonesia sekaligus Advisor Toyota Gazoo Racing Indonesia, menjelaskan bahwa pencapaian yang ia raih tersebut merupakan proyeksi dari kegigihan serta keteguhan dalam mengembangkan tim pabrikan ini.
Toyota GR Supra GT4 milik Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI/Agung Lawerissa)
“Hasil ini merupakan kerja keras kita, karena kita selalu melatih orang dan menguji mobil lewat pengujian di sirkuit. Meski terbatas, namun kami juga melakukan banyak hal, di mana antara lain melatih mekanik dan bagaimana membuat mobil yang bagus,” ujar Toshio Obara.
Pada urutan klasemen pembalap GT4 yang dirilis melalui laman resmi GT World Challenge Asia, Haridarma Manoppo dan Seita Nonaka sukses memperbaiki posisi dari yang sebelumnya berada di posisi ketiga kini merangsek dan berhasil meraih posisi runner up.
Toshio Obara menambahkan, “Tapi jangan lupa, bahwa mobil yang kami pakai Toyota GR Supra adalah mobil yang sangat bagus karena saat balap di Okayama mampu menjadi yang tercepat dibandingkan dengan lawannya.”
Secara detail, dari tiga seri yang diikuti oleh Toyota Gazoo Racing Indonesia, baik Haridarma Manoppo maupun Seita Nonaka berhasil memperlihatkan konsistensinya.
Seita Nonaka (kiri) dan Haridarma Manoppo (kanan) pembalap |TGRI di GT4 Asia (TGRI/Agung Lawerissa)
Pada ajang GT4 Asia di Thailand, TGRI sukses merajai dengan berhasil meraih podium pertama pada race pertama dan kedua. Kemudian, pada seri Okayama, Jepang, pada race pertama TGRI meraih podium pertama dan race kedua menempati podium kedua. Sementara pada seri penutup di Malaysia, pada race pertama dan kedua tim balap ini kembali merajai podium pertama.
harapanrakyat.com,- Dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2023, Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Jalan Sehat, Minggu (24/9/2023).
Kegiatan jalan sehat tersebut dilepas secara langsung oleh Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra di halaman UPTD PKB Dinas Perhubungan Ciamis.
Ratusan masyarakat antusias mengikuti jalan sehat dalam rangka Harhubnas 2023 tersebut. Pasalnya, pada kegiatan itu terdapat hadiah menarik bahkan hadiah utamanya yaitu satu unit sepeda motor.
Dalam kegiatan itu, Wabup Ciamis Yana D Putra berpesan agar dapat menjaga keamanan dan juga keselamatan saat berada di jalan. Hal tersebut sebagai upaya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Jaga diri dan orang lain saat di jalan, keselamatan lebih penting dari segalanya. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar,” ucapnya.
Sementara, Kadishub Ciamis Dadang Mulyatna mengatakan, kegiatan jalan sehat Harhubnas 2023 juga pihaknya sinergikan dengan Wahana Tata Nugraha tahun 2023-2024. Program tersebut tujuannya untuk memberikan layanan untuk pengguna jalan.
“Seluruh insan perhubungan itu kita harapkan untuk memberi layanan terbaik bagi pengguna jalan. Terutama anak-anak sekolah yang tempatnya ada di pinggir jalan,” katanya.
Dishub Ciamis juga terus melakukan upaya seperti halnya dalam parkir berlangganan. Kemudian perawatan PJU sebanyak 7 ribu yang tersebar di 258 desa di Ciamis.
Pada kesempatan itu juga, Dadang mengimbau kepada pengguna jalan agar tidak membunyikan klakson telolet. Pasalnya hal itu dapat berpengaruh pada penggunaan rem.
“Jadi, klakson telolet itu secara teknis penggunaanya itu dari udara yang khususnya untuk rem. Jangan sampai nantinya terbagi dua, karena nanti akan berpengaruh pada rem,” pungkasnya.(Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)
harapanrakyat.com,- Pihak kepolisian langsung mengamankan AW, yang merupakan terduga pelaku penusukan dan pembunuhan di Kota Banjar, Jawa Barat. Terduga pelaku ini adalah seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat.
Ia diduga melakukan melakukan pembunuhan terhadap mertuanya, Agus Sopian, warga Dusun Randegan 1, RT 5/2, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.
Kapolres Kota Banjar, AKBP Bayu Catur Prabowo, melalui Kasat Reskrim AKP Ali Jupri, membenarkan adanya tindak pidana penusukan dan pembunuhan oleh AW warga negara asing.
Peristiwa tersebut terjadi di belakang rumah korban, di Dusun Randegan 1, RT 5/2 Desa Raharja, pada Minggu (24/9/2023), sekitar pukul 10.30 WIB.
“Telah terjadi diduga tindak pidana menghilangkan nyawa orang yang dilakukan oleh seorang WNA inisial AW di Dusun Randegan 1,” kata Ali Jupri kepada wartawan saat konferensi pers, Minggu (24/9/2023).
Kronologi Tragedi Penusukan dan Pembunuhan di Kota Banjar
Berdasarkan keterangan hasil interogasi yang Polres Banjar lakukan terhadap tersangka, kejadian bermula dari adanya cekcok permasalahan keluarga antara AW dengan istrinya.
Tersangka AW kemudian mendatangi rumah korban, karena menyangka istrinya berada di tempat mertuanya tersebut.
Namun setelah di rumah korban (AP), tersangka tidak menemukan istrinya. Akan tetapi tersangka mendapati korban sedang berada di belakang rumah.
Seketika itu, tersangka kemudian langsung mendatangi korban (mertuanya), yang ada di belakang rumah (kebun).
“AW pun langsung melakukan penusukan beberapa kali di leher korban,†terang Ali Jupri.
Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Kota Banjar mengatakan, sebelum tragedi penusukan dan pembunuhan, tersangka AW, pada 15 September 2023, juga melakukan tindak pidana pengrusakan di rumah korban. Namun saat itu, pihaknya sudah melakukan mediasi.
Pihaknya juga memproses hukum laporan pengrusakan yang korban (mertuanya) laporkan. Petugas pada hari Jumat kemarin juga sudah memanggil AW, terkait perkara tersebut dan yang bersangkutan hadir.
“Pemanggilan tersebut, untuk pemeriksaan perkara pengrusakan dan yang bersangkutan hadir. Setelah itu Jumat sore kami juga sudah lakukan gelar perkara untuk penyidikan,†katanya.
Lanjutnya mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan pelaku dugaan tindak pidana menghilangkan nyawa orang tersebut. Pihaknya akan memproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Untuk saat ini pelaku penusukan dan pembunuhan di Kota Banjar sudah kita amankan. Kemudian saat ini kita sedangkan melakukan pemeriksaan maraton dari para saksi-saksi dan pihak keluarga korban. Setelah ini akan kami proses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,†pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)
harapanrakyat.com,- Sebuah gudang produksi kardus di Jalan Raya Banyuresmi Garut, Jawa Barat, Minggu (24/9/2023) mengalami kebakaran.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari salah seorang warga yang membuang puntung rokok sembarangan. Api cepat membesar karena bahan dan tempat yang terbakar sangat mudah merambatkan api.
Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai Rp 500 juta. Karena, mesin dan seluruh kardus produksi hangus terbakar.
Tiga unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran Garut, dikerahkan untuk menjinakan api yang menghanguskan gudang produksi kardus.
Proses pemadaman yang petugas lakukan pun berjalan alot. Pasalnya, petugas pemadam kebakaran sulit menjinakkan api tersebut. Petugas baru bisa memadamkan api, setelah menjebol pintu besi.
“Petugas sudah menjangkau karena ada pintu besi, jadi terpaksa kita menjebol pintu itu. Bahan yang terbakar juga sangat mudah terbakar, jadi api cepat membesar,†Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Garut Dedi Kartiwan, di lokasi kejadian, Minggu (24/9/2023).
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran gudang produksi kardus di Garut ini. Karena, seluruh karyawan produksi kardus tengah libur.
“Diduga penyebab api berasal dari puntung rokok. Sehingga bara rokok mengenai kardus yang ada di luar dan api merembet ke dalam,†pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)
review1st.com – memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, 1ENGAGE, yang merupakan pelopor dalam penyediaan solusi interaksi end-to-end & agensi digital untuk pelatihan keterampilan, akan menyelenggarakan program pelatihan keterampilan digital selama setahun yang dimulai pada tanggal 1 November 2023, melalui kolaborasi dengan Meta dan GSMA, yang mewakili industri mobile secara global.
Kerja sama strategis ini merupakan kelanjutan dari acara bergengsi GSMA: M360 APAC di Seoul pada bulan September ini, yang mengeksplorasi tema “Leading a Digital-First Future” dan melanjutkan kerja sama GSMA APAC dengan Meta untuk membangun Negara Digital yang lebih inklusif.
Program ini bertujuan untuk mengatasi hambatan keterampilan digital bagi 65 juta UMKM di Indonesia dan mendorong inklusi digital menyeluruh. Landasan misi ini sejalan dengan tujuan Smartfren Business untuk memperdalam implementasi program keterampilan digital dasar dengan merancang
kampanye khusus untuk UMKM yang belum terlayani. Dengan membekali UMKM dengan keterampilan digital, termasuk interaksi di platform seperti WhatsApp for Business, inisiatif ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat UMKM dan dapat menavigasi lanskap digital dengan percaya diri.
Inti dari pelaksanaan misi ini adalah peran sentral 1ENGAGE yang akan memimpin upaya pelatihan keterampilan digital di lebih dari 10 kota kecil di Indonesia, dengan komitmen untuk memperluas ke lebih banyak kota di masa depan. 1ENGAGE unggul sebagai campaign agensi, yang mengutamakan layanan manajemen campaign dengan menerapkan pendekatan conversational.
Keahlian agensi ini di bidang tersebut menegaskan perannya sebagai katalisator perubahan. Smartfren for Business sebagai agen tunggal dan mitra eksklusif 1ENGAGE di Indonesia, akan lebih memperkuat kapasitas operasional kerja sama ini.
Kok Leong Yap, CEO di 1ENGAGE, berkata, “Kesatuan visi Meta, misi GSMA, dan keahlian 1ENGAGE menandai momen penting dalam komitmen kami terhadap inklusi digital.
Melalui kerja sama strategis dan inisiatif yang terfokus, kami siap untuk mendorong perubahan nyata di komunitas-komunitas Indonesia, menjembatani kesenjangan digital dan mempromosikan masa depan digital yang lebih inklusif.
Pelatihan kami akan dimulai dari dasar, termasuk conversational marketing melalui platform seperti WhatsApp for Business, serta pemanfaatan media sosial di platform seperti Facebook dan Instagram.”
Alim Gunadi, CEO di Smartfren for Business, juga menambahkan, “Smartfren dengan bangga menjalin kemitraan dengan 1ENGAGE, Meta, dan GSMA dalam inisiatif transformasional ini. Kolaborasi kami bertujuan untuk memberdayakan keterampilan digital dan mendorong perubahan positif di Indonesia.
Melalui keahlian 1ENGAGE, khususnya dalam conversational marketing, kami memberdayakan UMKM dan Usaha Besar untuk terhubung secara efektif dengan pelanggan, dengan memanfaatkan platform seperti WhatsApp yang digunakan secara luas oleh 92% pengguna internet di Indonesia.”
Paul Kim, Wakil Presiden Pengembangan Bisnis Internasional & Kemitraan Operator di Meta berkata“Kami mendukung program 1ENGAGE dan yakin bahwa program ini akan memberdayakan UMKM serta memberikan kontribusi yang bermakna pada transformasi digital di Indonesia.â€
Max Cuvellier Giacomelli, Kepala Mobile for Development di GSMA, mengatakan“Di seluruh dunia, kami melihat dampak transformasional yang dimiliki keterampilan digital yang tepat terhadap perkembangan ekonomi dan sosial.
Kami melihat potensi besar program ini untuk memberdayakan UMKM di seluruh Indonesia untuk melakukan transformasi digital pada bisnis mereka, membangun ketahanan, dan mendorong perubahan positif.”
Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep gabung PSI. Kabar ini tentu membuat warganet merasa heran.
Apalagi keluarganya mulai dari Bapak, kakak hingga iparnya bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Namun, Kaesang memilih tidak ikut jejak keluarga dan menjadi anggota PSI dengan alasan memiliki kesamaan visi dan misi.
Alasan Kaesang Pangarep Gabung PSI
Sebelumnya, PSI telah mengunggah video mengenai sosok Mawar. Para netizen menduga sosok tersebut adalah Kaesang Pangarep sebab suara dan postur yang sangat mirip dengannya.
Hingga akhirnya, rasa penasaran warganet terjawab dengan pengumuman dari PSI sekaligus serah terima kartu tanda keanggotaan (KTA) PSI kepada Kaesang bersama sang istri, Erina Gudono di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.  Â
Kaesang Pangarep yang telah resmi menjadi anggota PSI tentu menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Bagaimana tidak, putra bungsu Presiden Jokowi ini awalnya tidak tertarik dengan dunia politik dan memilih menjadi pengusaha.
Namun, kini Kaesang telah resmi terjun ke dunia politik dengan bergabung menjadi anggota PSI.
Selain itu, warganet menyoroti Kaesang sebab partai yang dipilih berbeda dengan keluarganya yang telah lebih dulu menjadi anggota PDIP.
Alasan Kaesang
Ternyata, Kaesang bergabung dengan partai PSI sebab memiliki alasan yang matang yaitu kesamaan visi dan misi.
“Kami kebetulan mempunyai keinginan yang sama, kami ingin anak-anak muda bisa terlibat di sektor publik, karena biasanya anak muda dijadikan objek pasif,” ujar Kaesang.
Putra Jokowi ini juga mengungkapkan bahwa hubungannya dengan tokoh-tokoh PSI sudah berlangsung cukup lama. Kaesang menyebut bahwa dia telah bertemu dengan anggota PSI mulai dari Bro William, Bro Mongol, hingga Ketum (Giring Ganesha) dalam acara podcastnya.
Pertemuan-pertemuan ini berlanjut dengan komunikasi yang intens antara Kaesang dan para petinggi PSI, termasuk Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie dan Sekretaris Dewan Pembina Raja Juli Antoni.
Kaesang Pangarep yang resmi gabung ke PSI tentu menjadi perbincangan warganet. Harapannya, putra bungsu Presiden Jokowi ini yang mulai terjun ke dunia politik dapat ikut memajukan Indonesia melalui anak muda sesuai dengan visi misinya. (Fatmawati/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)
harapanrakyat.com,- Rumah semi permanen milik Idis Afandi (47) warga Dusun Langkaplancar, Desa/Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terbakar, Minggu (24/9/23).
Anggota Tagana Kecamatan Langkaplancar Ali Murdani mengatakan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Pasalnya, saat kejadian pemilik sedang di kebun.
“Untuk dugaan sementata api berasal dari arus pendek listrik yang berada di bagian kamar tidur,†katanya.
Ali menambahkan, kencangnya angin dan bahan bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar. Karena itu, menyebabkan rumah ludes terbakar dan tak ada sisa yang bisa diselamatkan.
Selain itu, lanjutnya, karena jauh dari sumber air, warga yang mengetahui hal itu tidak bisa menolong dan tidak bisa membantu memadamkan api.
“Makanya rumah semi permanen tersebut ludes semua,†imbuhnya.Â
Akibat kejadian ini, kini Idis dan keluarganya mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak terlalu jauh dari TKP.
Sementara itu, pihaknya juga sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Pemdes dan BPBD Kabupaten Pangandaran.
“Saat ini musim kemarau, jadi saya imbau kepada masyarakat untuk waspada jangan membakar sampah sembarangan. Selain itu, pastikan tungku padam saat akan pergi, dan matikan aliran listrik jika tidak perlu, karena api akan sangat mudah menjalar,†pungkasnya. (Enceng/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)
Bergabungnya Kaesang Pangarep dan masuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), tentu tidak lepas dari tangan dingin Grace Natalie. Betapa tidak, politisi cantik ini, kerap tampil saat momen penting PSI seperti saat Kaesang konferensi pers saat bergabung dengan PSI. Bahkan, Grace lah, yang membuka pembicaraan dan memberi kesempatan Kaesang untuk berbicara di depan wartawan.
Lalu, siapakan Grace Natalie, yang kerap disebut sebagai salahsatu pendiri PSI ini. Berikut kami sajikan profilnya.
Saat ini, Grace ikut berlaga dalam Pileg 2024 sebagai calon Anggota Legislatif dari PSI. Ia tercatat, dalam Daftar Calon Sementara (DCS) untuk Dapil III Jakarta. Daerah Pemilihan ini meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu. Grace akan memperebutkan kursi DPR RI di Dapil ini.
Grace Natalie Louisa, nama lengkap dari pendiri Partai Solidaritas Indonesia, adalah seorang tokoh yang lahir pada 4 Juli 1982. Ia lahir dari pasangan Brata Ngadiman dan Anna Clementine. Sebelum memasuki dunia politik, Grace memulai karirnya sebagai seorang jurnalis.
Kini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, setelah sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum PSI. Di bawah kepemimpinannya, PSI berhasil meraih tiga juta suara nasional pada pemilu perdananya (2019.
Grace menghabiskan masa pendidikannya di Ibu Kota, Jakarta, di mana ia merupakan alumni SMA 3 BPK Penabur. Kemudian, ia melanjutkan studi di jurusan akuntansi di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie.
Sebelum menjadi politisi PSI, Grace Natalie awalnya memulai karirnya sebagai jurnalis setelah memenangkan kompetisi SCTV Goes to Campus di wilayah Jakarta. Prestasinya membawanya ke tingkat nasional, di mana ia berhasil masuk ke dalam lima besar. Setelah itu, SCTV mempekerjakannya sebagai penyiar Liputan6 pada tahun 2004. Dua tahun kemudian, Grace bergabung dengan ANTV sebagai jurnalis, dan setelah itu, ia pindah ke TVOne. Selama periode ini, ia juga mengikuti kursus di Maastricht School of Management, Belanda, dari Januari hingga April 2009.
Selama kariernya sebagai jurnalis, Grace melaporkan berbagai peristiwa penting, termasuk tsunami Aceh 2004, letusan Gunung Talang di Sumatera Barat, dan kerusuhan di Poso. Ia juga berhasil melakukan wawancara eksklusif dengan tokoh internasional seperti Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva, CEO Forbes Steve Forbes, dan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta.
Grace Natalie Jadi CEO SMRC
Setelah enam tahun sebagai wartawan, Grace berpindah haluan dan menjadi CEO Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Selama bekerja di lembaga riset ini, ia mulai terlibat dalam dunia politik.
Dua tahun kemudian, Grace Natalie bersama dengan Raja Juli Antoni dan Isyana Bagoes Oka mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia kemudian menjabat sebagai Ketua Umum PSI sebelum menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Giring Ganesha pada Agustus 2020.
Saat itu, Grace tengah mengejar gelar S2 di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura. Sejak itulah, PSI melantik mantan vokalis Nidji tersebut sebagai Ketua Umum PSI definitif. Grace pun kemudian berganti jabatan menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina PSI hingga saat ini. (R8/HR Online/Editor Jujang)
review1st.com – Robin Spinks, Head of Inclusive Design di Royal National Institute of Blind People (RNIB), telah mendedikasikan karirnya untuk menciptakan lingkungan yang inklusif.
Dalam perannya ini, dia tidak hanya mewakili dua juta orang tunanetra atau orang yang mengalami kebutaan sebagian di Inggris, tetapi juga mengadvokasi pengembangan teknologi inklusif di seluruh dunia.
Ada banyak nuansa di sekitar inklusivitas teknologi, mulai dari kesalahpahaman yang meluas tentang disabilitas hingga kebutuhan unik setiap individu. Melalui kemitraan antara Samsung dan RNIB, Robin memberikan perspektif dan keahliannya untuk membantu kedua organisasi dalam mengatasi kerumitan ini dengan tujuan akhir untuk menciptakan “Screens for All.”
Samsung Newsroom duduk bersama Robin untuk menjelaskan seperti apa teknologi inklusif saat ini, mendiskusikan karyanya dengan Samsung, dan mendapatkan perspektifnya tentang apa yang akan terjadi di masa depan dalam dunia aksesibilitas.
Robin Spinks adalah Head of Inclusive Design di Royal National Institute of Blind People (RNIB), yang mempelopori upaya dalam layanan digital global dan aksesibilitas produk.
Sebelum bergabung dengan RNIB, Robin menghabiskan waktu selama lima tahun di Afrika untuk bekerja sama dengan LSM, pemerintah luar negeri, dan perusahaan teknologi bantuan terkemuka di Inggris untuk menciptakan solusi pembacaan layar dan pembesaran layar yang terjangkau dan dapat dipesan lebih dahulu untuk lingkungan dengan sumber daya terbatas. Kini, setelah bekerja di RNIB selama hampir 15 tahun, ia terus mengadvokasi teknologi inklusif.
Menilai Kebutuhan akan Teknologi yang Dapat Diakses
Spinks dan timnya bekerja untuk meningkatkan desain dan kegunaan produk dan layanan untuk memastikan produk dan layanan tersebut dapat diakses oleh semua orang, sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam meningkatkan kegunaan dan aksesibilitas dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.
Robin Spinks, Head of Inclusive Design di RNIB (kanan) berbicara dengan Richard Moreton, Samsung (kiri)
Mengadvokasi aksesibilitas di seluruh portofolio produk dan layanan yang begitu beragam memiliki kesulitan tersendiri, menurut Spinks. “Sebagian orang akan mendapatkan manfaat dari pembesaran, sehingga mengaktifkan fungsi zoom pada sebagian layar, misalnya, akan membantu mengoptimalkan pengalaman menonton mereka.
Sebagian orang mungkin memerlukan bantuan dengan deteksi tepi layar atau membuat tepi layar lebih jelas sehingga mereka bisa mengikuti aksi di layar,” kata Spinks.
Teknologi saat ini lebih terintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari daripada sebelumnya dan ada banyak kemungkinan untuk berinovasi di sekitar pengalaman pengguna.
“Kami telah mengerjakan segala hal, mulai dari pancuran air hingga mesin bank, smart TV hingga smartwatch, ponsel hingga aplikasi, layanan digital, eLearning, dan masih banyak lagi,” kata Spinks.
Samsung dan RNIB telah memulai kemitraan ini bersama-sama untuk membentuk masa depan tayangan yang dapat diakses dengan menciptakan fitur-fitur unik yang kuat dan mudah diakses yang akan menginovasi pengalaman menonton bagi semua orang.
Kekuatan Kemitraan: Misi Bersama Samsung dan RNIB untuk Aksesibilitas yang Lebih Baik
Televisi tradisional dapat memberikan tantangan bagi mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan. Namun, Samsung dan RNIB telah bekerja sama untuk mengatasi hal ini selama hampir satu dekade, dengan memanfaatkan kekuatan teknologi untuk menciptakan pengalaman menonton yang lebih inklusif.
RNIB sangat terlibat dalam pengujian fitur aksesibilitas pengguna, memanfaatkan wawasan komunitas, dan titik-titik masalah untuk mendorong inovasi. Dikombinasikan dengan kecakapan teknologi dan kepemimpinan Samsung dalam industri televisi, Samsung Smart TV dan layar terus menggabungkan terobosan baru dalam fitur dan fungsi aksesibilitasnya.
Hasil dari kemitraan ini adalah beberapa fitur populer seperti Relumino Mode.1 Mode Relumino dirancang untuk membantu meningkatkan pengalaman menonton bagi mereka yang memiliki penglihatan rendah, sehingga memungkinkan lebih banyak orang untuk terlibat dan menikmati konten favorit mereka.
Dengan menyempurnakan bagian tertentu dari video – seperti menyoroti garis besar dan meningkatkan kontras, warna dan ketajaman – akan lebih mudah untuk melihat konten di layar dan mengikuti semua tindakan.
Fitur penting ini dirancang untuk menjadi powerful dan dapat disesuaikan, sehingga dapat berfungsi sebagai solusi untuk semua. Upaya kolaboratif antara Samsung dan RNIB memberikan dampak yang nyata, dan di antara banyak perusahaan yang bekerja sama dengan RNIB, kemitraan dengan Samsung adalah yang terbaik, menurut Spinks.
“Samsung memimpin dalam hal televisi yang dapat diakses, tidak hanya di Inggris, tetapi juga di seluruh dunia,” katanya. “Sungguh merupakan hal yang luar biasa untuk menjadi bagian dari cerita tersebut dan terus melihatnya berkembang serta berevolusi secara profesional dan pribadi. Sungguh sangat memuaskan untuk menjadi bagian dari sesuatu yang begitu kuat.”
Robin Spinks mengeksplorasi Mode Relumino pada TV Neo QLED
Melalui kemitraan ini, Smart TV Samsung telah mendapatkan Sertifikasi “Tried and Tested†dari RNIB, yang diberikan kepada produk berdasarkan kesesuaiannya untuk orang yang mengalami kebutaan atau kebutaan parsial.
Mode Relumino Samsung menawarkan penyesuaian intensitas yang sesuai untuk berbagai kondisi tampilan
Sertifikasi ini tidak hanya membantu memandu keputusan pembelian konsumen, tetapi juga meminta pertanggungjawaban produsen untuk mendesain produk dengan mempertimbangkan semua pengguna.
Sekilas Tentang Masa Depan Teknologi yang Mudah Diakses
Mode Relumino Samsung yang mutakhir mengubah hiburan di rumah, menjadikannya lebih inklusif dan dapat diakses oleh semua orang. Dan menurut pengalaman Spinks, penerimaan terhadap mode Relumino sangat positif.
Jadi mengapa tidak memperluas jangkauannya? Spinks menyoroti bahwa saat ini terdapat dua juta orang di Inggris yang mengalami gangguan penglihatan yang signifikan, dan pada tahun 2050, jumlah tersebut diperkirakan akan berlipat ganda menjadi empat juta orang – sejumlah besar orang yang akan mendapatkan manfaat dari peningkatan teknologi yang mudah diakses.
“Pikirkan tentang semua perangkat yang memiliki interface atau layar digital. Akan menarik untuk melihat perangkat dan aplikasi lain di mana Relumino Mode dapat berguna.”
Simulasi dengan kacamata penglihatan buram untuk melihat seperti apa Mode Relumino bagi para penyandang tunanetra
Spinks menyarankan agar jenis teknologi ini diperluas ke berbagai produk yang konsumen temui setiap hari. Memesan makanan di kedai makanan, membeli tiket kereta api, masuk secara digital di kantor dokter, dan semua hal lainnya harus menjadi pengalaman yang adil dan dapat diakses oleh semua orang.
“Tujuan kami adalah untuk mewujudkan budaya di mana tidak ada hambatan bagi penyandang tunanetra untuk mengakses dunia digital,” ujarnya.
Teknologi Samsung Relumino Mode menghighlight outline sekaligus meningkatkan kontras dan warna untuk meningkatkan kejernihan
Ketika melihat masa depan teknologi yang mudah diakses, dia membayangkan “perpaduan dinamis antara peningkatan teknologi mainstream yang sudah ada di dalamnya” dan lebih banyak dukungan khusus untuk kasus penggunaan tertentu.
Dia melihat perlunya aksesibilitas untuk tumbuh bersama sistem operasi. Ketika ditanya saran apa yang akan dia berikan kepada perusahaan atau perancang yang ingin mengembangkan fitur aksesibilitas, dia berkata, “Yang terpenting, bicaralah dengan pengguna dan dengarkan cerita mereka.
Dengarkan dan pahami secara aktif hambatan yang mereka hadapi dan jika bisa, gunakan sedikit simulasi yang memungkinkan Anda untuk belajar dan memahaminya.” Ia melanjutkan, “Salah satu hal terbaik dari berinvestasi dalam hal aksesibilitas adalah semua orang mendapatkan manfaat dari hasil kerja keras Anda.”
“Ini bukan hanya tentang memberikan solusi. Buatlah fitur aksesibilitas yang menarik,” kata Spinks.
Yang paling penting dari semuanya adalah pengalaman pengguna yang luar biasa bagi semua orang. “Itulah elemen yang sangat penting dan pada akhirnya, itulah yang akan dinilai – seberapa mudah dan menyenangkan untuk digunakan,” tambah Spinks.
“Ini adalah tentang bersama-sama menciptakan pengalaman yang bijaksana yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga ingin kembali dan menggunakannya lagi dan lagi karena mereka menikmati pengalamannya.”
Spinks mencatat bahwa para perancang, produsen, dan insinyur harus mengadopsi sikap yang berpikiran maju untuk meningkatkan pengalaman pengguna, dengan menawarkan peta jalan untuk masa depan teknologi yang inklusif.
“Banyak orang berbicara tentang kemajuan teknologi, namun dari sudut pandang kami, kemajuan itu baru bisa disebut sebagai kemajuan jika adil bagi semua orang,” katanya. “Jika teknologi pada dasarnya bersifat visual, maka teknologi tersebut menjadi eksklusif dan orang-orang dengan gangguan penglihatan akan lebih sulit untuk berpartisipasi dalam menikmati teknologi tersebut.”
Samsung dan RNIB memahami hal tersebut, terutama pada televisi karena fitur aksesibilitas dirancang untuk menciptakan pengalaman yang lebih adil dan menyenangkan bagi semua orang. “Yang sangat mengesankan dari Mode Relumino adalah tidak mengganggu gambar secara visual hingga membuat orang yang tidak memiliki gangguan penglihatan tidak suka
menonton,” ujar Spinks. “Saya dapat duduk bersama keluarga saya dan untuk pertama kalinya benar-benar menikmati menonton TV bersama.” Perjalanan menuju lanskap teknologi yang sepenuhnya dapat diakses masih jauh dari selesai, tetapi dengan upaya gabungan dari para pendukung yang berkomitmen seperti Robin Spinks dan inovator seperti Samsung, kemajuan akan tercapai.
Samsung dan RNIB memiliki perspektif yang sama bahwa kemajuan teknologi yang dapat diakses menggarisbawahi kebenaran yang esensial: teknologi harus, dan harus, untuk semua orang.