Beranda blog Halaman 265

BKN Anulir Pelantikan 19 Pejabat Bandung Barat, Kenapa?

Pj-Bupati-Bandung-Barat-Arsan-Latif.jpg

harapanrakyat.com – Sebanyak 19 pejabat di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terpaksa kembali menduduki jabatan semula. Pengembalian ke jabatan semula itu setara sesuai surat rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sebagai informasi, sebelum melepas jabatannya sebagai Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan sempat melantik 19 pejabat di Pemkab Bandung Barat. Namun, belakangan ini 19 pejabat tersebut terpaksa kembali ke jabatan semula.

Hal itu lantaran masa kerja pada jabatan awal belum genap dua tahun. Selain itu, mereka juga dinilai tidak sesuai dengan rekomendasi Tim Penilai Kinerja (TPK).

Baca Juga : Selama Libur Panjang, Ratusan Ribu Wisatawan Kunjungi Objek Wisata di Bandung Barat

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif menjelaskan, ada 19 pejabat yang kembali ke jabatan asalnya. Mereka, kata Arsan, dari 3 orang pejabat pengawas, 1 pejabat fungsional ahli madya, dan 15 pejabat administrator.

Arsan beralasan, pengembalian 19 pejabat yang kembali ke jabatan semula ini merupakan hasil dari tindak lanjut surat Kepala BKN Nomor 9361/B-AK.02.02/SD/F/2023.

Surat dari BKN itu memberikan amanat untuk ke 19 pejabat Bandung Barat yang dilantik pada bulan Agustus 2023 itu kembali ke jabatan semula.

Hanya, lanjut Arsan, pengembalian ke 19 pejabat ke jabatan semula ini, akan berdampak pada 23 pejabat lainnya yang juga harus kembali lagi ke posisi semula. Hal itu sebagai efek domino terhadap keputusan ini.

“Keputusan ini merupakan ketentuan dari peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan tanpa mengurangi semangat dan juga motivasi untuk terus mengabdi kepada NKRI,” ucapnya.

Segera Gelar Pelantikan 19 Pejabat di Bandung Barat ke Jabatan Semula

Ketika pengembalian ke jabatan semula itu terlaksana, kata Arsan, tentu saja mereka juga akan kembali menjalani prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan lagi.

Arsan mengimbau nanti setelah pelantikan ke jabatan asal 19 pejabat ini, pihaknya berharap agar seluruh pejabat tersebut kembali bekerja dengan baik.

Baca Juga : Pemkot Cimahi Lebarkan Jalan Daeng Muhammad Ardiwinata, Ini Alasannya!

Arsan mengajak juga kepada seluruh ASN yang ada di Pemkab Bandung Barat senantiasa membangun kekompakan dan kebersamaan untuk Bandung Barat. Hal itu untuk mewujudkan Bandung Barat menuju ke arah yang lebih baik lagi.

“Untuk pejabat di Bandung Barat yang nanti akan kita lantik kembali menduduki jabatan asal, yakini saja ini semua merupakan kehendak dan takdir terbaik dari Allah SWT,” tutur Arsan. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Masih Ada PKL Tolak Relokasi, Pemkot Bandung Bakal Gelar Audiensi

PKL-Bandung.jpg

harapanrakyat.com – Masih adanya penolakan relokasi PKL Kawasan Dalem Kaum Bandung, Jawa Barat, Pemkot Bandung akan membuka audiensi bersama.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Bandung, Atet Dedi Handiman mengatakan, ia membuka kesempatan audiensi bagi para PKL Dalem Kaum yang menolak relokasi.

Baca Juga : DPRD Anggap Relokasi PKL Dalem Kaum Bandung Hal Keliru, Kenapa?

“Kita siap untuk beraudiensi, karena pemkot adalah pelayanan masyarakat. Jadi ada feedback bagi kita,” ungkapnya di Kota Bandung, Selasa (2/1/2024).

Menurutnya, sempat ada rencana pembicaraan dengan perwakilan pedagang atau PKL pada pekan lalu. Namun, agenda tersebut urung terjadi karena wakil dari PKL Dalem Kaum yang menolak relokasi tidak hadir.

“Kami tergantung apa yang mereka bicarakan. Tapi tetap harus sesuai ketentuan bahwa tidak boleh ada aktivitas berjualan (PKL) di zona merah,” ujarnya.

Alasan PKL Dalem Kaum Tolak Relokasi

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu sempat terjadi kericuhan yang melibatkan pedagang kaki lima di Kawasan Dalem Kaum yang menolak relokasi dan Satpol PP Kota Bandung. Akibatnya, beberapa petugas Satpol PP mengalami luka-luka.

Perwakilan PKL Dalem Kaum, Beri Sobar menerangkan hal tersebut lantaran adanya penolakan dari aksi penertiban oleh Satpol PP. 

“Karena kami direlokasi ke tempat yang tidak layak, seperti basement, itu kan tempat parkir. Ini di luar kemauan PKL. Jadi kita (PKL) menolak relokasi karena di sini (kawasan Dalem Kaum) sudah nyaman. Sudah puluhan tahun bahkan menjadi sejarah juga buat PKL Dalem Kaum,” katanya.

Baca Juga : Tersisa 32 PKL Kawasan Dalem Kaum Bandung Masih Berproses Relokasi

Ia menambahkan selain enggan relokasi ke Basement Alun-alun Bandung, Beri menilai, Satpol PP melakukan penertiban secara sepihak, tanpa ada pemberitahuan ke PKL.

Akibatnya, kata Beri, bentrokan pun tidak bisa terhindarkan. Sebab hal tersebut membuat marah PKL yang tengah berjualan.

“Bahkan ada tujuh orang korban (PKL Dalem Kaum) di sini. Intinya kami (PKL Dalem Kaum) yang masih ada di sini, menolak relokasi,” ucapnya. (Rio/13/HR Online/Editor-Ecep)

Pemkot Cimahi Lebarkan Jalan Daeng Muhammad Ardiwinata, Ini Alasannya!

Kemacetan-Lalu-Lintas-Jalan-Daeng-Muhammad-Ardiwinata-Cimahi.jpg

harapanrakyat.com – Kerap menjadi simpul kemacetan lalu lintas, Jalan Daeng Muhammad Ardiwinata menjadi fokus perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkot Cimahi, Jawa Barat.

Rencananya, DPUPR akan memperlebar jalan pertigaan menuju lingkungan Pemkot Cimahi itu pada 2025.

“Iya, rencananya pada tahun depan (2025) memang akan dilakukan pelebaran Jalan Daeng Ardiwinata. Saat ini tahapan-tahapannya sudah dimulai,” ucap Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Cimahi, Deni Herdiani, Selasa (2/1/2024).

Baca Juga : Menilik Penyebab Jalan Amir Machmud Kota Cimahi Jadi Langganan Banjir

Menurut Deni, saat ini pihaknya sudah memulai tahap pertama pelebaran Jalan Daeng Muhammad Ardiwinata Cimahi itu. Ia mengklaim, telah bekerja bersama dengan tim appraisal melakukan penghitungan luas lahan untuk pembebasan lahan pelebaran jalan.

Jika sudah ada kecocokan harga dengan pemilik lahan, maka pihaknya tidak akan menunggu lagi dan akan langsung melakukan pembebasan lahan.

“Harus pembebasan lahan terlebih dahulu (pelebaran Jalan). Tim appraisal juga sedang melakukan penghitungan, kalau kesepakatan sudah tercapai, ya kita langsung bayarkan,” tuturnya.

Masih menurut Deni, sebetulnya kemantapan jalan-jalan di Kota Cimahi, telah mencapai hingga 97 persen. Ini berarti, kata Deni, rata-rata jalan di Kota Cimahi sudah baik.

Baca Juga : Pergeseran Tanah, Tembok Rumah dan Benteng Sekolah di Cimahi Roboh

“Untuk kemantapan ruas-ruas jalan di Kota Cimahi statusnya telah mencapai 97 persen. Ada sedikit peningkatan sebesar 1 persen dari tahun lalu yang baru 96 persen,” ujar Deni.

Dalam rencana pelebaran Jalan Daeng Muhammad Ardiwinata Cimahi ini, kata Deni, pihaknya akan membangun bundaran jalan berdiameter 12 meter. Selain itu, di jalan tersebut nantinya akan ada 3 lajur. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Selama Libur Panjang, Ratusan Ribu Wisatawan Kunjungi Objek Wisata di Bandung Barat

Grafika-Bird-Park-Destinasi-Wisata-Menarik-di-Cikole-Lembang.jpg

harapanrakyat.com – Selama libur Natal dan tahun baru, ratusan ribu pelancong mengunjungi objek wisata di Bandung Barat, Jawa Barat. Salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah kawasan Lembang.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bandung Barat, sejak 23 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024, jumlah wisatawan ke Bandung Barat mencapai 621.302 orang. Jumlah kunjungan wisatawan tertinggi ada pada momen pergantian tahun mencapai 95.145 wisatawan.

Kepala Bidang Pariwisata Disparbud Bandung Barat, David Oot menjelaskan, jika data jumlah wisatawan tersebut berdasarkan kalkulasi dari setiap pengelola tempat wisata di Bandung Barat.

Baca Juga : Libur Nataru 2024, Wisatawan Mulai Penuhi Kawasan Lembang Bandung Barat

“Setiap harinya kita terima laporan dari masing-masing objek wisata di kawasan Bandung Barat. Kemudian kami rekapitulasi hingga terdata 621.302 wisatawan,” kata David, Selasa (2/1/2023).

David menjelaskan, dari semua objek wisata di Bandung Barat, tetap menjadi destinasi wisata favorit wisatawan.  Ia menambahkan, kawasan Lembang tetap menjadi primadona dan menjadi magnet para wisatawan untuk datang ke Bandung Barat.

“Namun jika melihat berdasarkan data yang ada, jumlah kunjungan wisatawan ke Bandung Barat ketika Tahun Baru 2024, menurun jika daripada saat liburan Natal. Pada saat Natal itu sangat tinggi lantaran bertepatan dengan libur panjang,” tuturnya.

David melanjutkan, tingginya kunjungan wisatawan ke objek wisata di Bandung Barat berdampak terhadap tingginya okupansi hotel. Hal itu karena banyak wisatawan berasal dari luar daerah yang tentunya menginap di beberapa hotel, terutama di kawasan Lembang.

“Pada Desember 2023 jumlah tamu hotel mencapai 48.695 orang dengan nilai okupansi 63 persen. Itu merupakan kenaikan dari bulan-bulan sebelumnya yang hanya mencapai 43 hingga 55 persen,” katanya. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Pergeseran Tanah, Tembok Rumah dan Benteng Sekolah di Cimahi Roboh

Dinding-Rumah-Jebol.jpg

harapanrakyat.com – Sebuah tembok rumah dan benteng sekolah di Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, roboh lantaran adanya pergeseran tanah.

Kejadian itu terjadi di daerah Gang Madrasah RT 01 RW 08 beberapa saat setelah hujan deras mengguyur Kota Cimahi pada Senin (1/1/2023) kemarin.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan menjelaskan, kejadian pergeseran tanah tersebut berdampak langsung pada rusaknya sejumlah bangunan. Tidak memakan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca Juga : Menilik Penyebab Jalan Amir Machmud Kota Cimahi Jadi Langganan Banjir

“Pergeseran tanah itu dampaknya satu rumah jebol dan benteng sekolah ambrol. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini,” ucap Fitriandy, Selasa (2/1/2024).

Berdasarkan hasil kajian cepat BPBD Kota Cimahi, tingginya intensitas hujan yang terjadi sebelumnya, memicu pergeseran tanah. Selain itu, kontur tanah di kawasan itu cukup labil. Akibatnya, kata Fitriandy, saat hujan lebat menyebabkan adanya terjangan limpahan air yang membuat tanah menjadi bergeser.

“Tim URC (Unit Reaksi Cepat) BPBD Kota Cimahi juga melakukan penanganan terhadap bangunan yang roboh akibat pergeseran tanah tersebut,” tuturnya.

Dari pantauan di lokasi, BPBD mengkhawatirkan pergeseran tanah tersebut akan kembali terjadi hingga merusak bangunan rumah-rumah warga yang lainnya.

Baca Juga : Banjir Rendam Dua Sekolah di Cimahi, Kegiatan Belajar Diliburkan

“Kami sudah mengamankan lokasi kejadian yang terdampak. Kami imbau masyarakat yang berada di wilayah tersebut meningkatkan kewaspadaannya. Khususnya di lokasi terjadinya pergeseran tanah ini,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Cimahi itu.

“Masyarakat perlu untuk terus melihat perkembangan info prakiraan cuaca dan senantiasa berwaspada ketika menghadapi musim penghujan ini,” kata Fitriandy menambahkan. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Gudang Rongsok di Garut Terbakar, Mobil dan Motor Ikut Hangus

Gudang-Rongsok-di-Garut-Terbakar.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah gudang penyimpanan barang bekas alias rongsok di Garut, Jawa Barat, hangus dilalap si jago merah, Selasa (2/1/2023).

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah karena terdapat mobil yang ikut hangus terbakar. Belum diketahui penyebab api, namun diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik.

Kebakaran hebat melanda sebuah penyimpanan barang rongsok di Kampung Cimaragas Desa Ngamplangsari Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Bangunan tersebut bahkan hampir rata dengan tanah, karena banyak bahan mudah terbakar yang sulit dipadamkan.

Menurut keterangan warga Garut di sekitar lokasi, awal mula api besar yang keluar dari gudang penyimpanan rongsok tersebut. Kemudian ia berteriak memberitahu terjadinya kebakaran, lalu warga sekitar bersama anggota Polsek Cilawu yang tengah melakukan patroli mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga: Insiden Kebakaran Rumah di Garut, Satu Orang Tewas Terpanggang

Anggota Polsek Cilawu bersama warga sekitar melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Lalu Polsek Cilawu berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Garut untuk membantu memadamkan api.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, diduga api bersumber dari konsleting arus listrik api. Pertama kali menyala di bagian dapur kemudian merambat ke bagian tengah rumah lalu dengan cepat merambat ke barang-barang rongsokan yang berada di dekat rumah. Selain itu, mobil pick up dan sepeda motor ikut ludes terbakar oleh api.” kata Ipda Adi Susilo, Kasi Humas Polres Garut, Selasa (2/1/2024).

Akibat kejadian tersebut pemilik rumah mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta. Api kini sudah bisa dijinakan, dengan kondisi rumah hancur. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pelaku Seni di Kota Banjar Minta Kegiatan Seni Budaya Diperhatikan 

Event-Kesenian-di-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Pelaku seni dan budaya di Kota Banjar, Jawa Barat, meminta kepada pemerintah kota agar turut memikirkan kemajuan kesenian daerah. Mereka juga meminta Pemkot Banjar membuat event untuk mengakomodasi kebutuhan pelaku seni dan budaya.

Keinginan itu muncul usai ditetapkannya Perda tentang Pemajuan Kebudayaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, belum lama ini.

Sekretaris 2 Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Banjar, Bonis, mengatakan, adanya Perda Pemajuan Kebudayaan diharapkan, kesenian daerah yang sudah berjalan dapat dikelola secara profesional.

Selain itu, dengan adanya Perda tersebut, pembinaan dan penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya dapat dukungan anggaran yang memadai dari pemerintah.

Baca Juga: Wisata Arung Jeram Ulin Kabapa Banjar, Cocok Buat Pecinta Wisata Air saat Libur Nataru

Selama ini untuk agenda atau event kesenian daerah menurutnya masih kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

“Harus lebih profesional karena sekarang sudah ada regulasinya. Untuk anggaran juga  harus ada kelayakan karena selama kita dicukup-cukupkan seadanya,” kata Bonis kepada harapanrakyat.com, Senin (2/1/2024).

Bonis menyarankan pemerintah kota agar melakukan validasi ulang atau pemutakhiran data jumlah kelompok seni supaya mereka memiliki legalitas formal.

Pihaknya berharap dengan adanya Perda tersebut, kesenian daerah bisa mendukung kemajuan wisata di Banjar. Proses perizinan event seni dan budaya pun akan lebih mudah. 

“Pementasan kesenian juga harus ada kalender kegiatan, baik skala besar maupun event kecil. Kalau bisa kalender kegiatannya juga bertambah untuk menarik wisatawan,” katanya.

Pelaku Seni, Edi Susanto, menambahkan, setelah ditetapkannya Raperda tersebut pihaknya berharap ada keseriusan dari pemerintah daerah untuk menata pelaku seni dan budaya.

Menurutnya, pembinaan dan penyelenggaraan seni dan budaya yang selama ini sudah berjalan masih sebatas seadanya.

“Tentu saja sangat berharap sakali hal itu bisa terwujud karena selama ini kebudayaan di Kota Banjar hanya sebatas saayana dan wayahna,” ujarnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya keseriusan dari pemerintah daerah para pejuang seni dan budaya ini bisa lebih terarah dan tertata dengan baik,” ucapnya menambahkan. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Arus Balik Liburan, Puluhan Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta

rockomotif-arus-balik-liburan-2024.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Kepolisian mencatat volume kendaraan yang melakukan arus balik liburan Tahun Baru 2024 menuju Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama, pada 1 Januari 2024 mencapai 34.896 kendaraan.

Dalam keterangannya, Juru Bicara Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2023 Divisi Humas Polri, Kombes Pol Maladi, menyampaikan bahwa volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama juga terbilang masih dominan.

“Volume lalu lintas yang keluar Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama (arah Trans Jawa) sebanyak 20.282 kendaraan, sedangkan arus balik liburan Tahun Baru 2024 yang masuk Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama sebanyak 34.896 kendaraan,” jelasnya, seperti dikutip dari laman resmi Humas Polri.

Tidak sampai di situ saja, pergerakan mobil yang meninggalkan Jakarta dan masuk ke Jakarta juga tercatat melalui beberapa Gerbang Tol lainnya. Seperti di Cikupa, kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat ada sebanyak 31.857 kendaraan, sementara untuk yang masuk ke Jakarta, tercatat sebanyak 28.875 kendaraan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang, akan melakukan perjalanan mudik dan arus balik liburan Natal dan Tahun Baru 2024 agar memastikan kondisi fisik sehat, serta periksa kendaraan sebelum melakukan perjalanan, memanfaatkan rest area seefektif mungkin untuk beristirahat dan pastikan saldo uang elektronik terpenuhi,” tambahnya.

Sementara itu, tidak hanya pada Gerbang Tol saja, namun pergerakan kendaraan juga turut memadati jalur penyebrangan, di mana berdasarkan data yang dirilis sebanyak 537 perjalannan dengan jumlah penumpang 92.886 orang, 10.882 kendaraan roda dua, 11.847 kendaraan roda empat, 698 unit bus, dan 3.416 unit truk.

Pesan Herdiat kepada Pejabat Lingkup Pemkab Ciamis: Layani Masyarakat, Jangan Diminta Melayani

Pesan-Herdiat-kepada-Pejabat-Lingkup-Pemkab-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, berpesan kepada para pejabat di lingkup Pemkab Ciamis, agar dapat melayani masyarakat dengan baik.

Hal tersebut Herdiat sampaikan saat melantik jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama, jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis, Selasa (02/01/2024) di Aula Setda Ciamis.

“Fungsi kita adalah pamong praja yang berarti melayani masyarakat. Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya, jangan minta dilayani,” kata Herdiat

Herdiat juga mengucapkan selamat kepada para pejabat di lingkup Pemkab Ciamis yang telah dilantik dan dikukuhkan sebagai JPT maupun jabatan administrator.

“Ini suatu amanah, suatu kepercayaan dari pemerintah untuk ibu bapak sekalian. Sekarang amanah ini laksanakan dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucapnya.

Menurutnya, dimanapun ditugaskan dan ditempatkan, agar dapat dilaksanakan dengan ikhlas. Karena tidak ada tempat basah atau kering. Jadi laksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Saya kadang-kadang dengan tim Baperjakat sering bingung. Ada salah satu seorang pejabat ditugaskan dimana pun sulit, di internal sulit, hidup bermasyarakat sulit. Ini harus jadi perhatian, paling tidak introspeksi diri,” tuturnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Polres Ciamis Amankan Perempuan Diduga Pelaku Pembuang Bayi di Cipaku

Polres-Ciamis-Amankan-Perempuan-Diduga-Pelaku-Pembuang-Bayi-di-Cipaku.jpg

harapanrakyat.com,- Polres Ciamis, Jawa Barat, berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial PA (21), yang diduga sebagai pelaku pembuang bayi di Cipaku.

PA diduga membuang bayi di bawah pohon mahoni di Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku, Ciamis, pada hari Minggu (31/12/2023) lalu.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Joko Prihatin mengatakan, PA merupakan warga Cipaku, Kabupaten Ciamis.

“Iya betul, pelaku pembuang bayi di Dusun Buniasih, Desa Muktisari, Cipaku, beberapa waktu lalu telah kita amankan,” katanya, Selasa (2/1/2024) kepada HR Online.

Sebelumnya, Polres Ciamis mendapat laporan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan. 

Atas adanya laporan tersebut, tim gabungan dari Resmob dan Reskrim Polsek Cipaku melakukan penyelidikan.

Pada 31 Desember 2023, sekira pukul 17.30 WIB, tim gabungan berhasil mengamankan perempuan yang diduga pelaku pembuang bayi di Cipaku tersebut. 

“Selanjutnya, unit PPA Polres Ciamis lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Lanjutnya menjelaskan, bahwa motif pelaku membuang bayi yang merupakan anaknya sendiri karena malu. Pasalnya, bayi atau anak korban itu merupakan hasil dari hubungan gelap.

Sehingga, supaya menutup aib keluarga dan ada yang mengambil, maka pelaku membuang bayinya tersebut.

“Jadi bayi tersebut hasil dari hubungan gelap pelaku. Karena tidak ingin menjadi aib bagi keluarga, bayi tersebut dibuang oleh pelaku dan supaya ada orang yang mengambilnya,” jelasnya.

Untuk selanjutnya, pihaknya akan melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk melakukan pengembangan kepada terduga pelaku pembuang bayi di Cipaku.

“Untuk kondisi bayi saat ini Alhamdulillah dalam kondisi baik dan sekarang dalam perawatan di RSUD Ciamis,” pungkasnya. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts